Lokasi Transmigrasi Tempirai Disambangi Kementerian, Kadisnakertrans PALI Katakan Ini


PALI SININEWS.COM -- Tim Kementerian Transmigrasi RI beserta Dinas Transmigrasi 3 Kabupaten/kota dilingkup Pemerintah Daerah lstimewa Yogyakarta (DIY) sambangi lokasi Transmigrasi Sungai Jelike Desa Tempirai Selatan Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI Sumatera Selatan, Kamis, 20 oktober 2022.


Dalam kunjungi Tim Kementerian Transmigrasi disambut Kadisnakertrans Kabupaten PALI Ir,H, Endang Silparensi, MT, didampingi unsur Muspika Kecamatan Penukal Utara beserta masyarakat lainya.


Setelah melihat langsung dan mengevaluasi progres pembangunan 21 unit perumahan calon Transmigran serta prasarana umum lainya ini, Marhendrawuri staff Kementerian Transmigrasi RI menilai adanya kemajuan pembangunan pada lokasi transmigrasi.

 

Marhendrawuri juga mendorong pihak pelaksana kegiatan agar tetap konsisten mempercepat volume pekerjaan sesuai Juknis yang ada.


"Kami berharap pekerjaan ini bisa selesai sesuai perencanaan," harapnya.


Sementara itu, Kepala Bidang Transmigrasi dan ketenagakerjaan Pemda DIY Eli Suprahartini didamping 3 perwakilan Kabupaten /Kota lainnya menyambut baik adanya persiapan Pemda PALI untuk menerima dan menfasilitasi warga Yogyakarta dipemumkiman transmigrasi ini.


"Kami ingin 3 KK asal DIY akan menjadi bagian keluarga Pemdes Tempirai Selatan dan dapat berpartisipasi mendukung pembangunan Pemda PALI," ucapnya. 


Ditempat sama, Kadisnakertrans Kabupaten PALI, mengapresiasi atas kunjungan rombongan Kemenakertrans ini,


Didampingi Tim Pelaksana Pekerjaan Tabrani dan Konsultan Pengawas Adnan, Kadisnakertrans PALI tetap konsisten mendukung pelaksanaan pembangunan transmigrasi sesuai regulasi perencanaan pembangunan


"Harapan kami dengan adanya lokasi transmigrasi ini akan mempercepat pembangunan di kabupaten PALI khususnya di wilayah Tempirai Raya," harap Endang. (sn/bungharto)

Share:

Calon Panwaslucam PALI Jalani Tes Wawancara

Basrul SAP, komisioner Bawaslu PALI memantau calon Panwaslucam yang tengah bersiap jalani tes wawancara 


PALI. SININEWS.COM --  Tahapan penjaringan calon Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini telah memasuki tahap akhir, dimana Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten PALI saat ini tengah melakukan tes wawancara terhadap calon Panwaslucam. 


Sebanyak 30 orang calon Panwaslucam yang telah lolos pada tahapan tes tertulis, pada Kamis (20/10/22) satu per satu dipanggil untuk jalani tes wawancara. 


Dikatakan Ketua Bawaslu PALI H Heru Muharam bahwa setelah jalani tes tertulis, diambil 6 orang calon Panwaslucam setiap kecamatan. 


"6 orang calon Panwaslucam ini akan lalui tes wawancara, yang lolos tes wawancara kita ambil 3 orang untuk bertugas sebagai anggota Panwaslucam di masing-masing kecamatan," ujar H Heru Muharam. 


Ditambahkannya bahwa penguji tes wawancara ini dilakukan olah komisioner Bawaslu PALI. 


"Seluruh komisioner ikut dalam menyeleksi calon Panwaslucam pada tahapan tes wawancara. Kita akan profesional menjalankan tugas ini supaya hasilnya nanti benar-benar putra-putri terbaik yang memang mempunyai kemampuan," tukasnya. 


Untuk pengumuman hasil tes wawancara, H Heru Muharam menjelaskan sesuai jadwal yaitu tanggal 23-27 Oktober 2022.


"Kita umumkan hasil tes wawancara sesuai jadwal tahapan. Dan untuk pelantikan sesuai time line tanggal 27-29 Oktober 2022. Harapan kami seluruh calon Panwaslucam bisa ikuti tahapan tes wawancara ini sebagai syarat utama lolos sebagai anggota Panwaslucam," tutupnya. (sn/perry)

Share:

Talang Pipa Banjir, Pertamina Pendopo Turun Langsung

Pertamina Pendopo saat menyerahkan bantuan 


PALI. SININEWS.COM -- Musibah banjir yang dialami ratusan warga Talang Pipa kelurahan Talang Ubi Barat kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI memantik kepedulian Pertamina Pendopo. 


Pada Rabu (19/10/22), pihak Pertamina Pendopo mendatangi warga terdampak banjir dengan memberikan bantuan berupa bahan pangan. 


Bantuan diterima Camat Talang Ubi, Hj Emilia S.Sos didampingi Kapolsek Talang Ubi Kompol Darmawan SH di balai Talang Pipa yang menjadi dapur umum.


Diketahui bahwa banjir melanda Talang Pipa yang merendam ratusan rumah warga akibat air sungai Abab meluap. 


Air sungai Abab meluap akibat diguyur hujan deras tadi malam. 


Air masuk ke rumah warga diketahui pada Rabu dinihari sekitar pukul 01.00 WIB. 


Warga pun berupaya menyelamatkan barang-barangnya ke tempat lebih tinggi. 


Dan akibat banjir itu, aktivitas ratusan warga lumpuh. 


Hingga Rabu pagi, ketinggian air sekitar 30 centimeter hingga satu meter. 


Pemkab PALI melalui BPBD pun turun tangan dengan mendirikan posko dan perahu karet. 


Diketahui bahwa wilayah Talang Pipa kecamatan Talang Ubi dilalui Sungai Abab yang membentang hingga desa Betung kecamatan Abab kabupaten PALI. 


Wilayah Talang Pipa menjadi langganan banjir kala musim penghujan karena wilayah ini kategori padat penduduk dengan sebagian besar pemukiman berada persis di bibir sungai Abab.


Dalam pemberian bantuan, pihak Pertamina Pendopo bukan hanya kali ini saja, namun setiap ada musibah banjir seperti ini, dengan sigap perusahaan plat merah ini turun langsung meringankan beban masalah yang terdampak banjir. (sn/wahari)

Share:

Hujan Deras Bukan Hanya Talang Pipa Terendam, Jalan Muara Ikan juga Longsor

kondisi jalan longsor di Muara Ikan 


PALI. SININEWS.COM -- Akibat hujan deras yang turun berturut-turut akhir-akhir ini berdampak bukan hanya di wilayah Talang Pipa kelurahan Talang Ubi Barat kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI. 


Tetapi dampak itu juga dialami pada Jalan Penghubung Desa Muara Ikan - Desa Prabumenang Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI.


Jalan penghubung itu longsor pada dinding penahan jalan cor beton sepanjang 50 meter dan setinggi 3 meter.


Dijelaskan Sukendi 35 tahun warga Desa Muara ikan yang tinggal disekitar lokasi kejadian Rabu 19 oktober 2022 bahwa kejadian longsor itu akibat dilanda hujan deras dalam dua hari ini. 


"Sebelumnya di Muara Ikan dilanda hujan deras berkepanjangan, sehingga menjelang dini hari, terdengar suara gesekan tanah  longsor dan terkikis oleh air hujan," ujarnya. 


Sementara itu, Kades Muara ikan Ruslan Mansyur, SE membenarkan kejadian ini dan segera melaporkannya ke instansi terkait.


"Tim Reaksi Cepat BPBD dan PUTR PALI kroscek langsung ke lokasi tanah Longsor, dan langsung membuat line pembatas darurat kemarin," kata Kades. 


Ditambahkan Ruslan Mansyur, pihak Instansi terkait akan berupaya memperbaikinya dalam waktu dekat ini.


"Besar harapan masyarakat Muara ikan pada Pemda PALI, penanggulangan longsor ini dapat segera diperbaiki. Mengingat Jalan ini satu satunya akses keluar masuk warga Muara Ikan dan sekitarnya," harapnya. (sn/bungharto)

Share:

Talang Pipa Banjir, Dapur Umum Sibuk

kesibukan di dapur umum Talang Pipa 


PALI. SININEWS.COM -- Kesibukan terlihat pada balai Talang Pipa kelurahan Talang Ubi Barat kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI. 


Balai itu menjadi tumpuan masyarakat Talang Pipa untuk mengevakuasi barang-barangnya ketika banjir yang terjadi hari ini,19 oktober 2022.


Balai itupun menjadi tempat dapur umum yang didirikan pihak kecamatan Talang Ubi untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir.


Sebab, imbas dari banjir itu aktivitas ratusan kepala keluarga di Talang Pipa lumpuh. 


"Pagi ini kami memasak untuk 300 porsi. Bahan makanan dari kecamatan dan sumbangan warga lain," ujar Puput, relawan di dapur umum Talang pipa.


Puput akui diperkirakan ada lebih dari 200 orang yang tidak bisa beraktivitas hari ini. 


"Untuk memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak banjir, kami beraktivitas di dapur umum hingga banjir berakhir," tukasnya.


Diketahui bahwa pada Selasa malam, hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah kabupaten PALI. 


Dampak hujan deras itu, air sungai Abab meluap dan masuk permukiman penduduk di Talang Pipa. 


Hingga Rabu pagi, ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa. 


BPBD pun turun tangan dibantu Kepolisian, TNI, Satpol.PP serta OPD lainnya membantu warga terdampak banjir. (sn/perry)

Share:

Talang Pipa Banjir, BPBD PALI Turunkan Perahu Karet

perahu karet diturunkan BPBD PALI 


PALI. SININEWS.COM -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menurunkan perahu karet untuk membantu warga terdampak banjir di Talang Pipa kelurahan Talang Ubi Barat hari ini 19 oktober 2022.


Pasalnya, banjir yang menggepung wilayah Talang Pipa berdampak pada ratusan rumah terendam serta aktivitas warga lumpuh.


"Kami berupaya membantu masyarakat apabila ingin mengevakuasi barang-barangnya yang terendam," ujar Kartika Sari, mewakili Plt Kepala BPBD PALI. 


Perahu karet yang diturunkan dikatakan Kartika berkeliling ke rumah-rumah warga yang terendam. 


"Kita berkeliling ke rumah-rumah warga. Pada musibah ini, BPBD menerjunkan puluhan personil dibantu pihak kepolisian Dan TNI," tukasnya. 


Selain menurunkan perahu karet, BPBD juga mendirikan posko darurat. 


"Tujuan posko untuk membantu warga yang hendak beristirahat juga sebagai tempat pemantauan kami di lokasi banjir," terangnya. 


Diketahui bahwa pada Selasa malam, hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah kabupaten PALI. 


Imbas dari hujan deras itu, Talang Pipa dikepung banjir akibat sungai Abab meluap.


Air masuk ke rumah warga diketahui sejak pukul 01.00 WIB.


Sebagian warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. (sn/perry)



Share:

Diguyur Hujan Deras, Talang Pipa Dikepung Banjir

kondisi banjir di Talang Pipa 


PALI. SININEWS.COM -- Hujan deras mengguyur hampir di seluruh wilayah Bumi Serepat Serasan pada Selasa malam 18 oktober 2022.


Akibatnya, wilayah yang menjadi langganan banjir di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terendam. 


Salah satunya di Talang Pipa kelurahan Talang Ubi Barat kecamatan Talang Ubi. 


Wilayah itu dikepung banjir sejak Rabu dini hari akibat sungai Abab meluap. 


Ratusan rumah warga terendam dan sebagian mengungsi ke tempat lebih tinggi.


Ketinggian air pada Rabu pagi rata rata mencapai pinggang orang dewasa.  


"Hujan turun sejak pukul 21.00 WIB berlangsung cukup lama. Hujan sangat deras," ujar Wani, salah satu warga setempat hari ini. 


Ditambahkan Wani bahwa air masuk ke permukiman mulai pukul 01.00 WIB. 


"Saya terbangun pukul 01.00 WIB. Air sudah masuk rumah," tambahnya. 


Mengetahui air masuk ke pemukiman, Wani bergegas mengevakuasi barang-barang perabot rumah tangga dan kendaraan sepeda motor ke tempat lebih tinggi. 


"Dini hari tadi kami memindahkan barang-barang ke tempat lebih tinggi. Salah satunya ke balai di pinggir jalan," tukasnya. 


Sementara itu, Puput warga lainnya mengaku bahwa ada 5 RT terdampak banjir akibat diguyur hujan tadi malam. 


"Ada ratusan rumah terdampak banjir. Saat ini sudah ada BPBD membantu mengevakuasi warga ataupun barang-barang milik warga yang hendak dipindahkan," ucapnya.


Pihak kecamatan pun langsung tanggap dengan mendirikan dapur umum.


"Sebagian besar aktivitas warga Talang Pipa lumpuh. Untuk itu warga lapor ke pihak kecamatan, dan alhamdulillah dari kecamatan mendirikan dapur umum," tambah Puput.( sn/pery) 

Share:

PALI Siap Hadapi Ancaman Krisis Pangan Global dengan Ubi


Plt Kepala Dinas Pertanian saat memantau pembukaan lahan untuk ditanami ubi kayu 


PALI. SININEWS.COM -- Antisipasi krisis pangan global yang diprediksi bakal dilanda sejumlah negara di dunia tahun 2023 mendatang, Pemerintah kabupaten PALI mulai bergerak dengan mendorong masyarakat menanan ubi kayu atau singkong jenis konsumsi. 


Pengembangan tanaman ubi ini mulai digerakkan Pemkab PALI dan mengajak masyarakat untuk menanam ubi kayu jenis konsumsi minimal memanfaatkan pekarangan rumah. 


Bahkan keseriusan Pemkab PALI, Bupati PALI Dr Ir H Heri Amalindo MM membuka lahan di sekitar kantor bupati untuk ditanami ubi kayu. 


"Tujuan kami menggerakkan masyarakat untuk menanam ubi kayu di pekarangan rumah atau lahan tidur supaya ada nilai tambah bagi masyarakat selain mengandalkan tanaman karet," ujar Bupati belum lama ini. 


Bupati juga mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menanam ubi disekitar kantornya. 


"Masyarakat perlu ada contoh, untuk itu dari pegawai Pemkab PALI diajak tanam ubi disekitar perkantoran supaya bisa menarik minat masyarakat," imbuhnya. 


Sementara itu, Ahmad Jhoni Plt Kepala Dinas Pertanian kabupaten PALI menyatakan pihaknya menyiapkan lahan seluas satu hektar disekitar kantor bupati yang saat ini digarap dan rencananya akan ditanami ubi kayu pada akhir pekan ini. 


"Seusai arahan pak bupati untuk meningkatkan hasil pangan dalam mengantisipasi krisis pangan dunia, kita genjot produksi ubi kayu jenis konsumsi. Sebab peluang menanam ubi selain bisa dikonsumsi langsung, juga bisa diolah dengan berbagai macam olahan pangan," terang Ahmad Jhoni. (sn/perry)

Share:

Pasca Kebakaran Madu Kincing, Polsek Penukal Utara Turun Tangan

Kapolsek Penukal Utara saat Berikan Bantuan kepada korban kebakaran 


PALI. SININEWS.COM -- Kebakaran yang terjadi di Dusun Madu Kincing Desa Kota Baru kecamatan Penukal Utara kabupaten PALI pada kemarin yang menghanguskan salah satu rumah warga memantik kepedulian Polres PALI. 


Malalui Polsek Penukal Utara, anggota polisi yang biasa garang di lapangan saat memberantas kejahatan, kini berbagi kasih dengan memberikan bantuan kepada Matsri(70) warga Dusun II Desa Kota Baru yang menjadi korban kebakaran. 


Kapores Pali AKBP.Efrannedy S.I.K., M.A.P.,melalui Kapolsek Penukal Utara IPTU Arzuan S.H.,mengatakan bahwa ini merupakan wujud solidaritas pihak Kepolisian terhadap masyarakat yang berada diwilayah hukumnya. 


"Kita memberikan sedikit bantuan dalam bentuk sembako dan uang tunai,sebagai bentuk rasa peduli kita kepada masyarakat yang tengah kena musibah," ujar Kapolsek Penukal Utara, Senin 17 Oktober 2022.


Lebih lanjut ia menyampaikan jangan dilihat dari bentuk dan jumlah bantuannya,tapi lihatlah dari ketulusan hati dan rasa simpati dari pihak kepolisian. 


"Semoga dengan adanya bantuan ini, bisa sedikit membantu meringankan beban yang dirasakan oleh ahli musibah,yakinlah Allah SWT tidak akan memberikan ujian dan cobaan melebihi batas kemampuan umatNya,dan semoga bisa bersabar dalam menjalani ujian ini."support sang Kapolsek yang ramah tamah ini,didampingi Kanit Reskrim AIPDA Cecep Budi Prasetyp,Kanit Intel AIPDA Dodi Wisno,Bhabinkamtibmas BRIPKA Fitriawan,dan Kades Kota Baru YUSRI KOLBI,S.Kom.


Matsri menyampaikan terima kasih dan rasa harunya atas perhatian dari pihak Kepolisian,yang telah memberinya bantuan sembako dan uang. 


"Kami sekeluarga sangat berterima kasih atas perhatian serta bantuan dari pihak Kepolisian,yang telah peduli dengan cobaan yang kami alami ini,semoga ini akan menjadi berkah buat kami dan ladang ibadah buat bapak-bapak Kepolisian,"pungkas Kakek Matsri ini terharu sambil berdoa.(sn/bungharto)

Share:

AMMPP Demo Angkutan Batubara, Hasilnya 6 Poin Disepakati Tanpa Harus Menyetop

aksi damai AMMPP 


PALI. SININEWS.COM -- Aktivitas angkutan batubara yang melintas di jalan umum kabupaten PALI  dipermasalahkan puluhan warga yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli PALI (AMMPP). 


Puluhan massa pada Senin (17/10/22) menggelar aksi unjuk rasa di halaman Bupati PALI, KM 10 Kelurahan Handayani Mulya kecamatan Talang Ubi. 


Massa meminta aktivitas angkutan batubara dihentikan karena dinilai tidak ada manfaatnya bagi masyarakat sekitar. 


"Kami minta hentikan aktivitas angkutan batubara dihentikan dan kepada Pemkab PALI untuk mencabut izin angkutan batubara. Banyak jalan rusak akibat aktivitas itu," kata Yogi S Memet, koordinator aksi. 


Setelah berorasi beberapa menit, perwakilan aksi unjuk rasa diterima Wakil Bupati PALI Drs H Soemarjono untuk duduk bersama dengan pihak perusahaan dalam hal ini PT Bumi Sekundang Enim Energi (BSEE) selaku perusahaan tambang batubara dan PT Mitra Atrha Sinergy (MAS) selaku transportir. 


Setelah alot melakukan perundingan, akhirnya pertemuan itu berakhir damai dan menghasilkan 6 poin kesepakatan bersama.


Adapun poin kesepakatan antara pengunjuk rasa dan pihak PT BSEE/PT MAS adalah:



1.PT BSEE melaksanakan CSR sesuai perundang-undangan yang berlaku 


2.PT BSEE  dan PT Mitra Artha Sinergi (MAS) memperhatikan dampak lingkungan hidup sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlalu 


3.PT MAS berkewajiban segara memperbaiki jalan yang rusak akibat kegiatan operasional angkutan batubara dengan berkoordinasi dengan Dinas PUTR 


4.Untuk kendaraan operasional batubara yang bernomor polisi diluar Sumsel agar dihentikan sementara untuk operasi 


5.Pihak PT MAS mengatur jumlah armada pengangkutan tidak secara serentak yang dapat menimbulkan atau mengganggu pengguna jalan dan warga sekitar 


6.Agar tonase muatan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku yaitu maksimal 8,5 ton.


Setelah 6 poin kesepakatan disetujui dan dituangkan dalam berita acara, massa meminta pun membubarkan diri dengan tertib. (sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts