Pj Bupati Muara Enim Hadiri Langsung Malam Pisah Sambut Kapolres Muara Enim


MUARA ENIM, SININEWS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim menggelar Ramah Tamah dan Kenal Pamit Kapolres Muara Enim dengan Pergantian Jabatan Kapolres Muara Enim dari AKBP Aris Rusdyanto menjadi AKBP Andi Supriadi, Senin (31/10) di Balai Agung Serasan Sekundang, Kota Muara Enim.

AKBP Andi Supriadi mendaftarkan Kapolres Muara Enim Polri sejak awal AKBP Aris Rusdyanto yang dimutasi ke Satuan Yanma Mabes. Profil Kapolres Muara Enim yang baru AKBP Andi Supriadi yang sebelumnya menempati posisi Koordinator Sekretaris Pribadi Pimpinan (Koorspripim) Polda Sumsel, AKBP Andi Supriadi merupakan perwira polisi yang lahir dan dibesarkan di Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Lulusan Akpol Tahun 2003 ini dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya siap bersinergi dengan Pemkab. Muara Enim guna menjalankan tugas Polri sebagai penegak hukum dimasyarakat dan membangun Bumi Serasan Sekundang.

"Mohon dukungan dan bimbingannya dari para Pj. Bupati serta rekan unsur Forkopimda dan khususnya masyarakat Kabupaten Muara Enim guna mewujudkan Kamtibmas kondusif di Bumi Serasan Sekundang,"ujar Kapolres Muara Enim Andi Supriadi

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Kurniawan yang hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muara Enim Nurmala Sari Kurniawan bersama unsur Forkopimda Kabupaten Muara Enim mengucapkan terima kasih kepada AKBP Aris yang telah bersinergi dan bekerja sama untuk mewujudkannya di Kabupaten Muara Enim. Di sisi lain Pj.Bupati juga mengucapkan selamat datang kepada Kapolres Muara Enim yang baru AKBP Andi Supriadi, dirinya mengharapkan semangat juang baru dari sosok Kapolres lulusan Akpol Tahun 2003 tersebut.

"Selamat Datang untuk AKBP Supriadi, selamat simpan di Bumi Serasan Sekundang sebagai Kapolres Muara Enim. Semoga beta berada di Bumi Serasan Sekundang," ujar Pj. Bupati.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, kekuatan sekecil apapun yang dimiliki, akan menjadi kekuatan yang besar jika saling bersinergi. yakin bahwa di tengah kondisi dan kemampuan yang berbeda-beda ini, tentunya semangat kebersamaan yang tinggi, kepedulian yang besar, dan keikhlasan yang tulus untuk terus berbuat bagi Kabupaten Muara Enim.

"Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk Bapak Kapolres yang baru untuk silaturahmi, koordinasi dan komunikasi guna menyelaraskan arah kebijakan dalam membangun Kabupaten Muara Enim,"tegas Pj. Bupati.

Di akhir sambutannya Pj Bupati selaku Kepala Daerah juga mengucapkan terima kasih kepada AKBP Aris Rusdiyanto atas sinergi dan kerjasamanya selama kurang lebih 10 bulan yang luar biasa ini bersama kami sebagai Kapolres Muara Enim dengan membangun koordinasi dan komunikasi yang sangat baik, termasuk juga dengan para anggota Forkopimda Kabupaten Muara Enim lainnya.

"Kami berdoa agar selalu menyertai bapak di tempat yang baru. Semoga Tuhan Yang Maha Esa, semoga bermanfaat dan memberi kemudahan kepada bapak melaksanakan tugas selanjutnya," Pj. Bupati.

Nampak hadir dalam pisah sambut Kapolres siang itu, Pj. Sekda, Staf Ahli Bupati, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kepala Instansi Vertikal, serta para Pimpinan BUMN/BUMD/BUMS dilingkup Kabupaten Muara Enim. (Tim News Room Diskominfo Muara Enim)

Share:

PJ Bupati Muara Enim Turut Menghadiri Rakor Di Lubuk linggau


MUARA ENIM, SININEWS.COM - Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Selatan dan kabupaten/kota se-Sumatera Selatan Tahun 2022, digelar di Ballroom Hotel Dewinda, Kota Lubuklinggau, Selasa ( 01/11).

Pj. Bupati Muara Enim Kurniawan, AP., M.Si., turut hadir dalam Rakor tersebut, dengan tema Sinergisitas Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan dan kabupaten/kota dalam menghadapi Pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024 tersebut dibuka secara langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru.

Dalam kesempatan itu, Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo yang hadir pula secara virtual mengapresiasi langkah Sumsel yang ikut berkontribusi bagi negara. 

Syahrul berharap dalam pelaksanaan akselerasinya, Pemprov Sumsel dapat melibatkan masyarakat sehingga kepercayaan publik dapat terjaga.

“Saya apresiasi rakor yang Bapak Gubernur Sumsel buat hari ini. Saat ini kita sudah berupaya bersama untuk mengendalikan inflasi serta swasembada Indonesia, dimana Sumatera Selatan saat ini menjadi Provinsi tertinggi dalam kekuatan pangan di Indonesia,” ujarnya 

Dalam sambutannya, Herman Deru melibatkan seluruh pihak yang terlibat secara proaktif terutama jajaran Forkopimda kabupaten/kota di Sumsel untuk terus bersinergi menghadapi pemilu dan pilkada serentak 2024 mendatang.

"Mari kita tingkatkan sinergi demi terwujudnya suasana yang kondusif pada pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 serta dapat mengendalikan inflasi dan mengatasi kerawanan pangan dengan menggencarkan Program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan,".

"Melalui dialog bersama para narasumber, seluruh peserta rakor saya minta untuk mencatat seluruh permasahan yang ada di masing-masing daerah untuk disampaikan dan kita diskusikan bersama pada rakor ini. Saya ingin bukan rapat menghasilkan tetapi rapat yang menghasilkan," tambahnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Pj. Bupati mengatakan Pemerintah Kabupaten Muara Enim siap menjalin sinergi bersama Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Muara Enim dalam upaya pengendalian inflasi dan penanggulangan kerawanan pangan dengan menggencarkan program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) sesuai dengan instruksi Gubernur.

“Pemkab Muara Enim juga akan terus berkoordinasi dengan lembaga penyelenggara pemilu yakni KPU dan Bawaslu, untuk mendukung suksesnya pelaksanaan pemilu dan pilkada serentak 2024 di Kabupaten Muara Enim,” pungkasnya.

Hadir pula pada kesempatan itu, Forkopimda Provinsi Sumsel, Ketua KPU Sumsel dan Ketua Bawaslu Sumsel, Bupati/Walikota, Forkopimda kabupaten/kota se-Sumsel serta para pimpinan BUMN/BUMD yang ada di Sumsel. 

Share:

PALI Resmi Miliki Gerai Oleh-oleh, Produk Pertanian Pun Tersedia


PALI. SININEWS.COM -- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini resmi miliki Gerai Oleh-oleh khas kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan yang nantinya selain menjadi wadah pelaku UKM dalam pemasaran produknya juga sebagai ikon kabupaten yang baru memasuki usia ke-9 tahun itu. 


Gerai oleh-oleh khas PALI diinisiasi Dinas Koperasi dan UKM kabupaten PALI diberi nama Sagarurung, nama itu mengambil dari makanan olahan khas kabupaten PALI berbahan dasar ikan yang diasap. 


Pada Gerai oleh-oleh khas kabupaten PALI Sagarurung, selain menyediakan olahan, juga hasil pertanian segar berasal dari petani lokal dipajangkan serta kerajinan dari berbagai bentuk.


Launching Gerai oleh-oleh khas PALI dibuka Bupati PALI Dr Ir H Heri Amalindo MM melalui Wakil Bupati PALI Drs H Soemarjono dihadiri sejumlah kepala OPD dan Forkopinda dilingkup Pemkab PALI, Selasa (1/11/22).


Launching sendiri dilaksanakan di lokasi Gerai oleh-oleh khas PALI Sagarurung, di depan lapangan Golf kelurahan Handayani Mulya kecamatan Talang Ubi. 


Raden Abdurrohman, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM kabupaten PALI menjelaskan bahwa selama ini belum ada tempat pelaku UKM untuk memasarkan hasil produknya. 


"Alhamdulillah kita sudah ada Gerai Sagarurung yang merupakan satu tempat yang nantinya akan menjual produk-produk UMKM Kabupaten PALI, seperti ikan asap Sagarurung, kripik ubi, kripik jengkol, sayur mayur, hingga beraneka ragam kopi," ujar Raden Abdurrohman. 


Bahkan, di Gerai Sagarurung disebutkan Rohman  juga sudah tersedia kopi beraneka ragam, yang disajikan oleh barista yang telah dilatih melalui pelatihan yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UKM kabupaten PALI. 


"Pada launching ini juga kita laksanakan pelatihan bagi UKM serta calon Barista yang dilaksanakan ditempat berbeda," sebutnya. 


Selain itu, dalam kesempatan itu Dinas Koperasi dan UKM kabupaten PALI  menyerahkan bantuan alat peningkatan mutu kepada pelaku UMKM di kabupaten PALI. 


Ia berharap, hadirnya Gerai Sagarurung  bisa meningkatkan perekonomian bagi pelaku UMKM di kabupaten PALI. 


"Menjadi harapan kita bersama, UMKM di kabupaten PALI berkembang dan menjadi penunjang majunya ekonomi di Bumi Serepat Serasan," pungkasnya. 


Sementara itu, Wakil Bupati PALI, Soemarjono mengapresiasi telah dibuka secara resmi Gerai Sagarurung. 


Namun, mantan ketua DPRD Kabupaten PALI itu meminta agar launching Gerai Sagarurung tidak hanya kegiatan ceremonial semata. 


"Tetapi juga harus berkelanjutan dari launching hari ini. Tentu kepada Dinas Koperasi dan UKM harus memikirkan langkah selanjutnya, seperti bahan baku, manajemen pengelola serta hal lainnya. Sehingga, kegiatan ini tidak hanya seremonial saja," ulasnya. 


Wabup menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi kini tidak hanya didukung dari sektor teknologi tetapi juga dari sektor niaga seperti UMKM. 


"Kita berharap hadirnya Gerai Sagarurung yang menjual oleh-oleh khas kabupaten PALI, bisa menjadi pemacu dan pemicu bagi perkembangan UMKM dan pada akhirnya bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat kabupaten PALI," pungkasnya. (sn/perry)

Share:

Masih di Bahas DPRD, Segini Besaran APBD PALI Tahun Depan


PALI. SININEWS.COM --  Membahas Rancangan Peraturan Daerah APBD tahun anggaran 2023, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Rapat Paripurna ke-14, Senin (31/10/22).


Rapat paripurna dengan agenda penyerahan nota rancangan Peraturan Daerah APBD tahun anggaran 2023 dari Bupati PALI ke DPRD dihadiri Bupati PALI Dr Ir H Heri Amalindo MM, Wakil Bupati PALI  Drs H Soemarjono, sejumlah kepala OPD dan Forkopinda dilingkugan Pemkab PALI. 


Rapat paripurna sendiri dipimpin langsung ketua DPRD PALI H Asri AG diikuti 18 anggota dewan dari 25 anggota DPRD PALI yang ada. 


Setelah penyerahan dokumen, nota Rancangan Peraturan Daerah APBD tahun 2023 dibacakan Wakil Bupati PALI. 


Pada penyampaian nota Rancangan Peraturan Daerah APBD tahun 2023, Wabup menyebut bahwa Pemkab PALI mengusung tema Peningkatan Daya saing ekonomi dan penyelenggaraan tata pemerintahan yang profesional dalam pelayanan kepada masyarakat dengan prioritas pembangunan daerah. 


Adapun prioritas pembangunan daerah dijabarkan Wabup adalah pemilihan ekonomi dan peningkatan daya saing daerah. 


Kemudian peningkatan infrastruktur dasar, kualitas lingkungan hidup dan stabilitas Trantibunlinmas. 


Lalu peningkatan tata kelola pemerintahan, pelayanan publik dan inovasi daerah. 


Prioritas selanjutnya adalah percepatan penanganan kemiskinan dan stunting.


Wabup juga menjelaskan Rancangan APBD tahun 2023. Dimana pendapatan diproyeksikan sebesar Rp1.193.590.354.148,-.


Pendapatan itu berasal dari PAD diperoleh dari hasil pajak daerah, retribusi daerah, pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Pendapatan dari PAD diproyeksikan sebesar Rp73.811.071.148,-


Pendapatan lainnya berasal dari transfer yang merupakan pendapatan dari transfer pemerintah pusat dan transfer antar daerah yang diproyeksikan sebesar Rp1.119.779.283.000,-


Sementara untuk belanja daerah pada APBD tahun 2023 diproyeksikan sebesar Rp1.302.556.759.411,-.


Usai Wabup memaparkan Rancangan APBD tahun 2023, rapat paripurna pun ditutup ketua DPRD PALI. 


"Rapat paripurna diskor, dan dilanjutkan pada tanggal 7 november 2022 dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi yang ada di DPRD PALI," tutup Ketua DPRD PALI. (sn/perry)

Share:

Penguatan Lima Tujuan Germas, Dinkes PALI Gelar Sosialisasi


PALI, SININEWS.COM -- Mensosialisasikan pembentukan forum komunikasi (Forkom) Germas,Dinas Kesehatan Kabupaten PALI menggelar Pertemuan Koordinasi Forkom Germas Advokasi dan Pendampingan dalam rangka Penerapan Germas tingkat kabupaten PALI, Jumat (28/10/2022) bertempat di Ruang pertemuan RM Sejahtera, Simpang Bandara, kelurahan Handayani Mulya, kecamatan Talang Ubi. 


"Kegiatan ini untuk penguatan lima tujuan Germas tingkat kabupaten PALI. Serta untuk mendukung program prioritas nasional, meningkatkan aktivitas fisik, edukasi perilaku hidup sehat, pencegahan penyakit dan menciptakan lingkungan yang sehat," ungkap Mudakir mewakili Plt kepala dinas kesehatan kabupaten PALI. 


Dijelaskannya juga bahwa peserta dari kegiatan ini berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se-kabupaten PALI. 



"Kemudian narasumber berasal dari Dinkes Provinsi Sumsel dan Bappeda Kabupaten PALI," pungkasnya. 


Sementara itu Bupati PALI, DR. Ir. H. Heri Amalindo, MM yang diwakili oleh Asisten I Setda Kabupaten PALI, H. Andre Fajar Wijaya, MSi berharap kegiatan Germas bukan menjadi rutinitas semata, tetapi menjadi budaya di masyarakat. 


"Dengan menjadi budaya, maka secara sadar akan berdampak pada perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat. Sehingga, harapan bersama Germas merupakan gerakan yang masif untuk mewujudkan masyarakat PALI yang sehat," ungkapnya. 


Dalam kesempatan itu, Asisten 1 juga mengingatkan semua peserta untuk mengikuti kegiatan dengan serius. 


"Terkait stunting, mari bersama-sama kita mencegah stunting sejak dini sebelum genting. Karena, salah satu tujuan Germas yaitu untuk mencegah stunting," pungkasnya. (sn/perry)

Share:

Belum Temukan Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak di PALI, Dinkes Awasi Peredaran Obat Sirup

Plt Kepala Dinkes PALI 

PALI. SININEWS.COM -- Mencuatnya kasus gagal ginjal akut pada anak yang diduga diakibatkan oleh mengkonsumsi obat sirup yang mengandung Etilen Glikol di luar ambang batas, hingga saat ini belum ditemukan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Hal itu diungkapkan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten PALI, dr. Zamir Alvi, SH MHKes saat dihubungi media ini, Rabu (26/10/22).


"Untuk saat ini, tidak ada kasus gagal ginjal akut pada anak di PALI akibat obat sirup," ujarnya. 


Lebih lanjut, Ia memastikan pihaknya terus melakukan monitoring ke toko obat dan apotek yang berada di kabupaten PALI. 


"Selain itu, Dinkes juga secara berkala berkoordinasi dengan puskesmas, rumah sakit hingga pihak kepolisian untuk melakukan pengawasan terhadap peredaran obat sirup yang dilarang oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan BPOM," pungkasnya.


Sementara itu, Plt Kepala Satpol-PP kabupaten PALI, Harun SH menyatakan pihaknya siap melakukan razia terhadap apotek atau minimarket yang menjual obat sirup anak. 


"Kalau diminta Dinkes, kami siap kawal dan siap melakukan pemantauan dengan melakukan razia ke toko, minimarket atau apotek memastikan tidak lagi menjual obat sirup yang telah masuk daftar yang dilarang pemerintah," tandasnya. (sn/perry)

Share:

Anggota DPR-RI Ir Hj Sri Kustina Kembali Turun ke Masyarakat, Dorong Pemerintah Desa dan Masyarakat Maksimalkan Potensi Lokal

Ir Hj Sri Kustina, anggota DPR-RI dari fraksi partai Nasdem menyerahkan bantuan kepada Kelompok usaha masyarakat 


Ogan Ilir. SININEWS.COM -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dari fraksi partai Nasdem, Ir Hj Sri Kustina kembali turun ke tengah-tengah masyarakat dalam menyerap aspirasi. 


Kegiatan itu merupakan wujud Hj Sri Kustina dalam melaksanakan fungsi yang dimiliki oleh anggota DPR-RI yaitu fungsi pengawasan, legislasi dan penganggaran. 


Kali ini, kegiatan reses anggota DPR-RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan II meliputi 11 kabupaten/kota itu dilaksanakan di Desa Pemulutan Ulu kecamatan Pemulutan kabupaten Ogan Ilir (OI) pada Senin 24 oktober 2022.


Seperti biasa, anggota DPR-RI yang juga istri dari Bupati Penukal Abab Lematang Ilir provinsi Sumatera Selatan Dr Ir H Heri Amalindo MM itu mengunjungi beberapa tempat. 



Yakni, Kantor Desa Pemulutan Ulu,  Kelompok Tani Kelapa, Kelompok tani mangga, Kelompok tani Padi, Kelompok tani cabe, Kelompok olahan kerupuk ikan. Kelompok budidaya ikan terpal, Kelompok Nelayan, Kelompok ternak ayam petelur dan Kelompok tani pisang.


Pada kesempatan itu, Hj Sri Kustina memberikan bantuan berupa sembako dan dana untuk penambahan modal usaha terhadap kelompok usaha masyarakat. 


Anggota DPR-RI yang saat ini duduk di komisi 4 dengan ruang lingkup kerjanya membidangi Pertanian, Lingkungan Hidup dan Kehutanan  serta Kelautan itu  juga mendorong pemerintah daerah untuk menggali potensi lokal untuk mendorong perekonomian masyarakat. 


"Kita ketahui bahwa saat pandemi covid-19 banyak sektor usaha terdampak termasuk perekonomian masyarakat. Untuk itu, dengan digelarnya kegiatan ini diharapkan mendapatkan solusi untuk masyarakat di desa ini yang terdampak pandemi. Salah satunya saya mengajak Lurah atau kepala desa dan seluruh lapisan masyarakat bersatu padu membangun daerah ini lebih makmur, maju dan sejahtera dengan mengoptimalkan potensi-potensi yang dikembangkan secara bersama," papar Hj Sri Kustina. 



Anggota DPR-RI yang rajin berbaur bersama masyarakat itu juga menyinggung pentingnya ketahanan pangan.


"Pangan adalah kebutuhan dasar manusia yang paling utama, karena pemenuhan pangan merupakan bagian dari hak warga dan kewajiban bagi negara untuk mencukupinya," tambah Hj Sri Kustina. 


Mengingat pentingnya kecukupan pangan, Hj Sri Kustina menyebut bahwa pemerintah harus hadir dan menempatkan pangan sebagai komponen dasar dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas.


"Untuk itu saya mengajak masyarakat agar sektor pertanian jangan dilupakan bahkan sangat perlu perhatian dan fokus agar sektor pertanian menjadi lebih kuat dan tangguh," ajaknya. (sn/perry)

Share:

Jaga Stabilitas Pangan, Pemkab PALI Ajak Forum CSR Berpartisipasi


Sekda PALI saat membuka kegiatan rapat koordinasi bersama forum CSR bahas pengendalian inflasi dan menjaga stabil pangan di Bumi Serepat Serasan 


PALI. SININEWS.COM -- Mengendalikan inflasi dan antisipasi ancaman krisis pangan global, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengajak forum CSR (Corporate Social Responsibility) untuk berkoordinasi membahas stabilitas ketersediaan pangan di wilayah Bumi Serepat Serasan. 


Acara tersebut digelar Rabu (26/10/22) di Aula kantor bupati PALI dihadiri sejumlah pimpinan perusahaan yang beroperasi di kabupaten PALI. 


Kegiatan itu dibuka Sekda PALI Kartika Yanti mewakili Bupati PALI.


"Sesuai arahan Presiden RI dan Menteri Keuangan RI bahwa kedepan kita akan hadapi krisis pangan secara ekstrem, sudah 82 negara alami krisis pangan, dalam satu hari ada 19.700 orang meninggal dunia akibat kelaparan," tutur Sekda. 


Diakui Sekda bahwa dampak itu baru akibat ekonomi belum lagi cuaca ekstrem.


"Dengan kondisi itu, Pemkab PALI langsung mengambil langkah antisipasi ancaman itu dengan membentuk tim kecil dan sudah memulai menanam tanaman pangan salah satunya menanam ubi kayu, ubi jalar dan jagung serta dalam waktu dekat ini akan menabur benih ikan," tambahnya. 


Dengan mengumpulkan perusahaan-perusahaan, Sekda menginginkan adanya partisipasi dari pihak perusahaan mendukung gerakan antisipasi krisis pangan global dan mengendalikan inflasi.


"Besar harapan kami mewakili bupati adanya kontribusi dari pihak perusahaan untuk mendukung program ini. Kami tidak minta uang, tetapi kami minta partisipasi perusahaan dengan membantu kami atau membina masyarakat minimal manfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman pangan dan sayuran," pinta Sekda. 


Sekda juga mengemukakan bahwa ancaman krisis pangan global ini jangan dianggap sepele, karena apabila ini terjadi maka bisa dibayangkan akan timbul dampak sosial. 


"Hal ini harus kita antisipasi. Sebab kalau sudah kelaparan melanda, maka apapun akan dilakukan seseorang agar bisa bertahan hidup. Tentunya permasalahan sosial timbul, tingkat kriminalitas meningkat serta permasalahan lainnya akan muncul apabila krisis pangan benar-benar terjadi," tandas Sekda. (sn/perry)

Share:

Luar Biasa! Empat Kali Berturut-turut Pemkab PALI Terima Penghargaan Predikat WTP dari Menteri Sri Mulyani


Sekda PALI mewakili Bupati terima penghargaan predikat WTP dari Menteri Keuangan RI melalui Kabid Perbendaharaan kantor Dj Perbendaharaan Kementerian Keuangan Sumatera Selatan 


PALI. SININEWS.COM -- Prestasi yang dicapai pemerintah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam pelaporan keuangan tidak diragukan lagi, pasalnya pada Rabu (26/10/22), Kementerian Keuangan Republik Indonesia menghadiahkan penghargaan kategori Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk keempat kalinya secara berturut-turut. 


Penghargaan itu diberikan Kementerian Keuangan RI melalui Kepala Bidang Perbendaharaan kantor Dj Perbendaharaan Sumsel, Muhammad Syukur yang diterima Sekda PALI Kartika Yanti mewakili Bupati PALI Dr Ir H Heri Amalindo MM. 



"Kami datang ke PALI dalam rangka memberikan penghargaan kepada pemerintah kabupaten PALI atas prestasinya memperoleh perdikan WTP. Penghargaan ini diberikan langsung dari Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani," ujar Muhammad Syukur. 


Kabid Perbendaharaan Kantor Dj Perbendaharaan Kementerian Keuangan Sumatera Selatan ini berpesan agar kedepan pemerintah kabupaten PALI lebih baik lagi dalam meningkatkan kualitas pelaporan keuangan.



"Kabupaten PALI ini sudah empat kali mendapatkan penghargaan predikat WTP pelaporan keuangan. Harapan kami kedepan lebih ditingkatkan lagi," pesannya. 


Sementara itu, Sekda PALI Kartika Yanti optimis PALI kedepan bisa mempertahankan gelar predikat WTP agar mendapatkan plakat dari kementerian keuangan. 



"Penghargaan predikat WTP ini untuk pelaporan keuangan tahun 2021, dan kami bertekad pertahankan ini. Karena kalau lima kali mendapatkan penghargaan predikat WTP, maka Kementerian Keuangan akan memberikan plakat," tekadnya.(sn/adv)

Share:

Aksi Bergizi di Sekolah, Dinkes PALI Bagikan Tablet Penambah Darah


PALI. SININEWS.COM -- Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gelar kegiatan Aksi Bergizi di Sekolah, Rabu 26 oktober 2022.


Dalam menunjang kegiatan itu, Dinkes PALI membagikan tablet penambah darah ke siswi di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten PALI.


Kegiatan yang dipusatkan di halaman Gedung Olahraga Kesehatan (Orkes) SMA YKPP Pendopo itu, dihadiri oleh Bupati PALI, DR. Ir. H. Heri Amalindo, MM yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati bidang SDM dan Masyarakat, Drs. Kusmayadi, dan sejumlah OPD terkait di lingkungan Pemkab PALI. 


Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) kabupaten PALI, dr. Zamir Alvi, SH MHkes melalui Kabid Kesmas, Ernawati mengatakan bahwa kegiatan Aksi Bergizi di Sekolah pada hari ini digelar secara serentak se-Indonesia. 


Kegiatan ini juga, sambung Ernawati juga untuk mensosialisasikan tentang bahaya anemia, serta bagaimana untuk mencegahnya. 



"Sekaligus juga dilakukan sosialisasi untuk pencegahan stunting sejak dini ke pelajar. Karena, aksi bergizi hari ini berkaitan erat dengan pencegahan stunting," jelas Ernawati. 


Selain kegiatan sosialisasi, dalam kesempatan itu juga dibagikan pil tablet penambah darah ke pelajar perempuan. 


"Ada tiga aksi bergizi yang dikenalkan ke para pelajar, yang pertama yaitu minum pil tablet penambah darah satu butir seminggu, kemudian penuhi gizi seimbang dengan makan protein hewani setiap hari, serta terakhir latih fisik dengan olahraga setiap hari," pungkasnya. 


Sementara itu, Kusmayadi dalam keterangannya menjelaskan jika aksi bergizi di sekolah menjadi salahsatu upaya strategis untuk meningkatkan kepatuhan untuk memenuhi gizi serta dalam rangka penurunan angka stunting. 


"Karena aksi bergizi di sekolah, berkait erat dengan pencegahan stunting. Oleh karena itu, kepada anak-anak didik, untuk benar-benar memahami dan mengikuti acara dengan seksama," ujarnya. 


Disamping itu, Ia juga mengingatkan kepada peserta didik untuk tidak melakukan pernikahan dini, pergaulan bebas, serta jauhi narkoba. 


"Pernikahan dini menjadi salahsatu faktor penyebab terjadinya stunting. Oleh karena itu, cegah stunting itu penting, cegah stunting bikin glowing," pungkasnya. (sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts