Tetapkan RKPDes, Polsek Talang Ubi Hadiri Musrenbangdes Talang Bulang


PALI. SININEWS.COM – Desa Talang Bulang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2025. 


Acara berlangsung pada pukul 14.00 WIB di Balai Desa Talang Bulang dan selesai pukul 15.30 WIB dengan suasana yang tertib, aman, dan kondusif.


Kegiatan ini dihadiri berbagai elemen masyarakat dan perangkat pemerintahan. Hadir mewakili Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten PALI, Abdul Qodir, SE, memberikan arahan terkait perencanaan desa. 

Selain itu, Kepala Desa Talang Bulang, Mendriadi, turut memberikan pandangan strategis mengenai arah pembangunan desa ke depan.


Dalam sambutannya, Mendriadi menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam membangun desa. 


“RKPDes adalah cerminan dari kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, kami yakin program yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik demi kemajuan Desa Talang Bulang,”ujarnya pada Senin (09/12). 


Acara juga dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Polsek Talang Ubi, Aipda Hendrick Ediman, yang mewakili Kapolsek Talang Ubi KOMPOL Robi Sugara,S.H,M.H,M.Si, serta Babinsa Koramil 404-03 Talang Ubi, Serda Marwan D. Dalam kesempatan tersebut, Aipda Hendrick Ediman menyampaikan komitmen Polsek Talang Ubi untuk mendukung pelaksanaan program pembangunan desa. 


“Kami akan terus mendampingi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga semua program pembangunan dapat berjalan lancar,”ungkapnya.


Turut hadir pemangku adat, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping lokal desa, perangkat desa, ibu-ibu PKK, dan Karang Taruna. 

Abdul Qodir, SE, dari DPMD Kabupaten PALI, juga menyampaikan harapan agar Desa Talang Bulang menjadi percontohan dalam pengelolaan RKPDes yang transparan dan akuntabel.


 “Musrenbangdes ini adalah momentum untuk menyelaraskan visi pembangunan desa dengan kebutuhan nyata masyarakat. Pemerintah Kabupaten PALI mendukung penuh upaya ini,”tegasnya.


Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan-sambutan, doa bersama, dan pembacaan dokumen RKPDes 2025. Acara ditutup dengan sesi foto bersama, yang menggambarkan semangat kebersamaan seluruh pihak yang hadir.


Musrenbangdes Desa Talang Bulang tahun ini menekankan beberapa program prioritas, termasuk peningkatan infrastruktur desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan penguatan layanan publik. 


“Kami optimis dengan kerja sama yang kuat, Desa Talang Bulang akan semakin maju dan sejahtera,”tutur Riko,pendamping lokal desa.


Kegiatan berakhir pukul 15.30 WIB dalam keadaan aman dan terkendali. Kapolsek Talang Ubi, melalui Kompol Robi Sugara, SH, MH, M.Si, menyampaikan apresiasi atas kelancaran acara ini. 


“Sinergi antarstakeholder adalah kunci keberhasilan pembangunan desa. Kami mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh Desa Talang Bulang,” pungkasnya Kapolsek Talang Ubi.(sn/perry)

Share:

Lagi-lagi Aksi Bobol Kotak Masjid Terjadi di PALI, Pelaku Terekam CCTV


PALI. SININEWS.COM -- Lagi-lagi aksi pencurian kotak amal masjid terjadi di wilayah kabupaten PALI, kali ini di Masjid Al-Mukhlisin Komplek Pertamina Pendopo pada Senin subuh 9 Desember 2024.


Aksi pelaku saat membobol kotak amal Masjid Al-Mukhlisin pun terekam CCTV dan beredar di sosial media.


Atas aksi pencurian kotak amal masjid yang akhir-akhir ini sudah ada beberapa kasus, warga pun geram.


"Kalau mau mencuri, ditempat lain saja. Jangan tempat ibadah jadi sasaran," ungkap Rano, salah satu warga Talang Ubi.


Sama halnya disampaikan Rizani, salah satu tokoh masyarakat Talang Ubi yang menginginkan pelaku segera ditangkap agar ada efek jera terhadap pelaku.


"Kami berharap pelaku segera ditangkap dan diekspose agar masyarakat luas tahu supaya pelaku jera," pintanya.


Sebab menurut Rozani aksi bobol kotak amal masjid sudah sangat meresahkan.


"Hasil dari kotak amal itu untuk membantu pembangunan masjid bukan untuk menyiapkan pelaku kejahatan. Jadi kami meminta bagi pelaku untuk sadar apalagi sebagian besar masjid di kota Pendopo sudah dilengkapi cctv, yang tentunya aksi pelaku bisa ketahuan," katanya geram.(sn/perry)

Share:

Hadiri Musrenbangdes Suka Maju, Kapolsek Talang Ubi Nyatakan Kepolisian Siap Kawal Setiap Kegiatan


PALI. SININEW.COM – Polsek Talang Ubi bersama berbagai pihak menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Desa Sukamaju yang berlangsung di kantor desa setempat pada Senin (09/12/2024) pukul 09.00 WIB. 


Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2025, dengan tema "Pengembangan Prasarana dan Sarana yang Maju, Merata, Berwawasan Lingkungan, dan Berkelanjutan."


Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Kapolsek Talang Ubi KOMPOL Robi Sugara, SH, MH, M.Si, perwakilan Camat Talang Ubi Tris Marsandi, Kepala Dinas DPMD Kabupaten PALI, Kepala Desa Sukamaju Rudini, S.Pd, M.Pd, serta tokoh masyarakat, perangkat desa, dan berbagai organisasi seperti Karang Taruna dan PKK.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Talang Ubi menyampaikan pentingnya kehadiran Polri dalam mengawal setiap tahapan Musrenbangdes. 


“Polri tidak hanya bertugas mengamankan jalannya musyawarah, tetapi juga mengawasi dan memahami rencana pembangunan di wilayah binaannya,”tegas KOMPOL Robi Sugara.


Selain itu, ia memberikan pesan khusus kepada para orang tua agar lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anak mereka. 


“Penting bagi orang tua untuk menjaga anak-anaknya agar terhindar dari pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.


Musrenbangdes ini bertujuan untuk merumuskan prioritas pembangunan yang merata, adil, dan berkelanjutan. 


Diharapkan hasil musyawarah ini dapat menjadi dasar penyusunan RKPDes 2025 yang benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat Desa Sukamaju.


"Dengan sinergi antara Pemerintah desa, masyarakat, dan aparat keamanan seperti Polsek Talang Ubi, pembangunan yang direncanakan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi Kecamatan Talang Ubi,Kabupaten PALI." Pungkas Kompol Robi Sugara,S.H.M.HM.Si.(sn/perry)

Share:

Tak Berkutik Saat Ditangkap Satres Narkoba Polres PALI l, AM Ditangkap Beserta Sabu dan Senjata Api Rakitan


PALI. SININEWS.COM – Satuan Reserse Narkoba Polres PALI kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Kabupaten PALI. 


Kali ini, aparat berhasil menangkap AM (46), warga Desa Mangku Negara, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, atas dugaan kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu. 


Penangkapan ini berlangsung pada Jumat (6/12/2024) setelah dilakukan penyelidikan secara intensif.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., melalui Wakapolres PALI Kompol Dedi Rahmad Hidayat, S.H., menjelaskan bahwa dalam operasi tersebut,petugas tidak hanya mengamankan tersangka tetapi juga sejumlah barang bukti penting.


“Dari tangan pelaku, kami menyita 1,45 gram sabu-sabu, 1 senjata api rakitan dengan enam amunisi (tiga kaliber 6 mm dan tiga kaliber 5.6 mm), 1 timbangan digital, 1 bal plastik klip kosong, uang tunai, dan 1 unit handphone Nokia Tipe 105 yang digunakan untuk transaksi,”ungkap Kompol Dedi Rahmad Hidayat dalam Konferensi Pers,padw Senin (9/12/2024), dihadapan para jurnalis. 


Penangkapan AM bermula dari informasi masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang kerap terjadi di Desa Mangku Negara. 


Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Sat Narkoba melakukan penyelidikan mendalam. 


Setelah mengidentifikasi pelaku, tim satresnarkoba Polres PALI bergerak cepat untuk menangkap AM yang sempat mencoba melarikan diri ke dalam hutan.


“Saat dilakukan penggeledahan di lokasi, kami menemukan sabu-sabu seberat 1,45 gram dan barang bukti lainnya. Tersangka ditangkap ketika berada dalam proses percobaan pelarian,” ujar Kompol Dedi.


Selain narkotika,polisi juga menemukan senjata api rakitan beserta enam butir peluru. 

Menurut Kompol Dedi, pihaknya akan mendalami lebih lanjut asal-usul senjata api tersebut, untuk mengungkap jaringan yang terlibat.


“Kami akan mengembangkan kasus ini untuk mengetahui sumber senjata api dan kemungkinan keterkaitannya dengan jaringan kriminal lainnya,” tegasnya.


Kasus ini menambah daftar keberhasilan Polres PALI dalam upaya memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayahnya. 


Penangkapan AM menjadi bukti nyata komitmen Polres PALI untuk menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat dari ancaman narkotika.


“Kami menghimbau masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan kegiatan mencurigakan di lingkungan mereka,mari bersama kita berantas narkoba demi masa depan yang lebih baik,” tutup Kompol Dedi.


Saat ini, AM beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres PALI untuk proses penyidikan lebih lanjut. 


Kompol Dedi Rahmad Hidayat berharap kasus ini menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba terlibat dalam tindak pidana narkotika di wilayah hukum mereka.


"Dengan langkah tegas ini,Polres PALI terus berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkotika."pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Polsek Talang Ubi Jaga Gereja Pantekosta


PALI. SININEWS.COM– Dalam rangka menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru, Polsek Talang Ubi menggelar pengamanan di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, pada Minggu (8/12/2024) pukul 17.00 WIB. 


Kegiatan ini bertujuan memastikan situasi kondusif serta memberikan rasa aman kepada para jemaat yang tengah beribadah.


Kapolsek Talang Ubi, KOMPOL Robi Sugara, SH, MH, M.Si, turut hadir dan memberikan himbauan penting kepada Jemaat Imanuel. 


“Kami mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga hubungan toleransi dan kerukunan, baik antarumat beragama maupun sesama masyarakat. Selain itu, kami mengharapkan kerjasama yang baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Talang Ubi,” ungkapnya.


Kegiatan pengamanan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Polsek Talang Ubi dalam menjaga toleransi antarumat beragama dan menciptakan situasi yang kondusif di tengah masyarakat. 


Kehadiran polisi memberikan rasa aman dan nyaman, tidak hanya kepada jemaat GPdI tetapi juga seluruh warga di wilayah hukum Polsek Talang Ubi.


Dengan langkah-langkah yang telah dilakukan, Polsek Talang Ubi berharap seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan lancar, aman, dan damai, selaras dengan semangat kebersamaan serta kerukunan yang terus dijaga.(sn/perry)

Share:

Baru Beberapa Hari Menjabat, Nama Kapolsek Talang Ubi Dicatut


PALI. SININEWS.COM – Nama besar institusi Kepolisian kembali dicoreng oleh ulah oknum tak bertanggung jawab. 


Kali ini, identitas Kapolsek Talang Ubi Kompol Robi Sugara,S.H.,M.M.Si.,yang disalahgunakan untuk menjalankan aksi penipuan. Modusnya, pelaku menggunakan foto dan identitas beliau untuk meminta sejumlah uang dari masyarakat melalui pesan singkat atau aplikasi perpesanan.


Peristiwa ini mencuat setelah beberapa laporan diterima pihak Polsek Talang Ubi,Sabtu (7/12). Pelaku memanfaatkan kepercayaan masyarakat terhadap figur Kapolsek untuk melancarkan aksinya,kejadian tersebut menjadi sorotan,mengingat Kompol Robi baru saja menjabat sebagai Kapolsek Talang Ubi di wilayah Polres PALI, Polda Sumsel.


Saat dikonfirmasi, Kompol Robi Sugara menyampaikan keprihatinannya atas insiden ini sekaligus memberikan himbauan,agar masyarakat tetap tenang dan waspada.


> “Fenomena seperti ini sering terjadi, terlebih kepada pejabat yang baru bertugas. Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan tidak langsung merespons pesan-pesan mencurigakan. Verifikasi terlebih dahulu ke Polsek Talang Ubi agar bisa dipastikan kebenarannya,” ungkap Kompol Robi, Minggu (8/12).


Beliau juga menegaskan bahwa nomor yang digunakan oleh pelaku untuk menjalankan aksinya bukanlah miliknya.


> “Saya pastikan nomor tersebut bukan milik saya.Ini murni upaya kejahatan dari pihak tak bertanggung jawab,”tegas pejabat Kepolisian nomor wahid di Polsek Talang Ubi ini kepada awak Media. 



Tidak tinggal diam,Kompol Robi segera memerintahkan timnya untuk melakukan penyelidikan mendalam. Hasilnya cukup mengejutkan. Berdasarkan pelacakan awal, diketahui bahwa nomor ponsel pelaku berasal dari luar Pulau Sumatera, tepatnya di wilayah Jawa.


> “Ini membuktikan bahwa pelaku adalah jaringan yang terorganisir. Penyelidikan akan terus kami tingkatkan untuk memastikan pelaku tertangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Kompol Robi.


Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan aparat atau pejabat publik. Polri meminta masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kejadian serupa agar tindakan tegas dapat diambil.


Pihak Polsek Talang Ubi juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap pesan-pesan permintaan uang yang mengatasnamakan pejabat tertentu. 

Proses klarifikasi dan verifikasi di kantor polisi setempat adalah langkah paling bijak untuk menghindari menjadi korban penipuan.


Insiden ini mencerminkan tantangan yang dihadapi aparat dalam era digital, dimana teknologi sering disalahgunakan untuk tindak kejahatan. Namun, Polri menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan kejahatan siber,termasuk kasus penyalahgunaan identitas ini.


"Dengan penyelidikan yang terus berlanjut,masyarakat diharapkan tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak Kepolisian dan Polri menjamin bahwa pelaku akan ditindak tegas sesuai hukum untuk menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian."pungkas Kompol Robi Sugara.(sn/perry)

Share:

Razia Didepan Mako, Polsek Penukal Abab Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas


PALI. SININEWS.COM – Polsek Penukal Abab terus memperkuat keamanan wilayah melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). 


Pada Sabtu malam (7/12/2024), pukul 20.00 WIB, Tim UKL III melaksanakan apel persiapan di Mako Polsek Penukal Abab sebelum melanjutkan razia terpadu di depan markas mereka.


Apel ini dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Penukal Abab, IPDA Ahmad Wadi Harpa, S.H., M.H., didampingi oleh para Kanit lainnya dan melibatkan 10 personel Polsek. 


Fokus kegiatan ini adalah pemeriksaan kendaraan yang melintas, sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kriminal.


Plh Kapolsek Penukal Abab, AKP Ardiansyah, S.H., menegaskan bahwa razia ini bertujuan menekan angka kriminalitas dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kelengkapan surat-surat kendaraan. 


Dalam razia tersebut, Tim UKL III berhasil memberikan teguran kepada 25 pengendara roda dua (R2) dan roda empat (R4), serta mengamankan satu unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat.


Selain itu, tim juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak untuk segera pulang guna menghindari potensi menjadi korban kejahatan. 


Pesan serupa disampaikan kepada para pemuda yang tengah nongkrong di sekitar lokasi agar menghindari aktivitas yang berpotensi melanggar hukum, seperti judi online atau pulang terlalu larut malam.


Patuhi Prosedur, Jaga Keamanan

Dalam pelaksanaan KRYD, seluruh personel Polsek Penukal Abab tetap mematuhi prosedur standar operasional, memastikan pemeriksaan dilakukan secara humanis namun tegas. 


Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata upaya kepolisian dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.


"Dengan mematuhi aturan, melengkapi surat-surat kendaraan, dan menghindari aktivitas yang tidak perlu di luar rumah pada malam hari, kita bersama dapat menjaga keamanan wilayah kita," ujar AKP Ardiansyah.


Razia terpadu ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa lebih nyaman dengan kehadiran aparat di lapangan. 


Polsek Penukal Abab memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin untuk menciptakan kondisi wilayah yang kondusif dan aman.(sn/perry)

Share:

Ingatkan Pengendara Selalu Taat Aturan, Polsek Talang Ubi Laksanakan KRYD


PALI. SININEWS.COM – Polsek Talang Ubi kembali menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam (07/12/2024) pukul 20.00 WIB di Mapolsek Talang Ubi, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. 


Apel ini dipimpin langsung oleh PS Kanit Propam AIPTU Sumaryono, SH, dan diikuti oleh seluruh personel Polsek Talang Ubi yang telah ter-sprint.


KRYD digelar dengan serangkaian kegiatan, termasuk pemeriksaan kendaraan dan pengendara yang melintas di wilayah hukum Polsek Talang Ubi. 


Tidak hanya itu, masyarakat juga diberikan imbauan untuk segera kembali ke rumah jika tidak memiliki kepentingan mendesak, guna menghindari potensi menjadi korban kriminalitas.


"Kami memberikan imbauan kepada pengendara R2 dan R4 agar selalu berhati-hati di jalan, mematuhi aturan lalu lintas, dan tidak menggunakan knalpot brong," ujar Kapolsek Talang Ubi, Kompol Robi Sugara, SH, MH, M.Si.


Kegiatan razia ini bertujuan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di Kecamatan Talang Ubi.


Meski telah dilakukan sosialisasi secara intensif, Kapolsek Robi Sugara menyoroti masih adanya pengendara, baik sepeda motor maupun mobil, yang kurang memperhatikan kelengkapan surat-surat kendaraan. 


"Kami terus mengingatkan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas untuk mengurangi risiko kecelakaan dan pelanggaran," tambahnya.


Setelah pelaksanaan razia, seluruh personel Polsek Talang Ubi melakukan apel konsolidasi untuk mengevaluasi kegiatan KRYD. 


Langkah ini diambil untuk menyusun strategi yang lebih efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut.


Melalui kegiatan ini, Polsek Talang Ubi berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan di jalan dan keamanan lingkungan. 


Selain itu, masyarakat diimbau untuk terus berperan aktif menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kecamatan Talang Ubi.(sn/perry)

Share:

Tidak Puas dengan Pekerjaan Normalisasi Sungai Kelekar, Warga Majasari Ancam Gelar Demo


PRABUMULIH, SININEWS.COM- Keluhan masyarakat Majasari terkait pekerjaan normalisasi sungai Kelekar terus berlanjut. Hari ini, Minggu (7/12), puluhan masyarakat Majasari berkumpul berembuk untuk melakukan aksi.

Puluhan masyarakat yang merasa tidak puas dengan pekerjaan normasliasi ini meminta agar pihak pelaksana memenuhi janjinya pada saat pekerjaan belum dimulai, pada Sabtu (7/12/2024).

Ketua RW 04 Kelurahan Majasari, Yahanes Auri mengatakan, ada beberapa tuntutan warga yang berkumpul hari ini. "Ada beberapa tuntutan warga hari ini, salah satunya yakni terkait janji pihak PUPR  dan pelaksana pekerjaan yakni soal panjangnya pemasangan talud," ujar Yohanes.

Sebelum pekerjaan dimulai ada informasi pemasangan talud di Majasari ini sepanjang 150 meter yang terbagi 75 meter kiri dan 75 meter kanan. "Namun, yang dikerjakan hanya sekitar 100 meter, dan itupun tidak terbagi kiri dan kanan, yang kiri ada sepanjang 88 meter dan yang kanan hanya 12 meter," tambah Yohanes lagi.

Hal ini, menurut Yohanes sudah dilaporkan ke Babinkamtibmas Kelurahan Majasari Aipda Hendri. "Ya sudah kami laporkan ke Babinkamtibmas Aipda Hendri," tutup Yohanes.

Senada dengan Yohanes, Ketua RW 01 Kelurahan Karang Raja membenarkan apa yang menjadi keluhan dan permintaan masyarakat. "Ditambah lagi talud yang lama sudah dibongkar habis tetapi tidak dipasang lagi talud baru, kalau dari awal tidak ada pekerjaan talud baru kenapa talud lama dibongkar," tegas Sugianto.

Sementara itu, Anton yang rumahnya berada di dekat sungai Kelekar mengatakan dengan adanya pekerjaan normalisasi ini, rumahnya mengalami retak-retak, "Rumah kami kena imbasnya pak, ada retak di dalam akibat pekerjaan normalisasi ini," ucap Anton.

Selain Anton, Selamet yang juga hadir dalam pertemuan ini mempertanyakan kenapa talud lama dibongkar, sedangkan tidak ada pembangunan talud baru. "Kalau ada CCO setidaknya ada informasi kepada masyarakat, karena masyarakat yang lebih tau kondisi di sini," tutur Selamet kepada media ini.

Selanjutnya, menurut keterangan Subagio, yang juga warga sekitar mengatakan, bahwa masyarakat Majasari akan melakukan aksi ke DPRD jika tidak ada respons positif dari pelaksana pekerjaan dan pihak PUPR Kota Prabumulih. "Kita akan lakukan aksi jika tidak ada respons positif dari pihak terkait," tambah Bagio.

Pekerjaan normalisasi sungai Kelekar yang bertujuan untuk mengatasi banjir dan menjadi harapan besar bagi warga yang berdiam di sekitar aliran sungai, kini menjadi polemik dan berbuah keluhan bagi masyarakat yang berdiam di sepanjang aliran sungai Kelekar.

Sementara itu, Ketua DPK LAKRI  Prabumulih, Fandri Heri Kusuma yang ikut hadir dalam pertemuan warga hari ini, mengatakan akan ikut mengawal aksi warga.

"Setelah mendengar keluhan warga Majasari hari ini, kami akan ikut mengawal aksi mereka. Kami juga akan mempertanyakan apakah benar ada perubahan atau CCO pada pekerjaan ini. Kalau ada apa pertimbangannya, itu yang akan kami pertanyakan," ujar Fandri.

Fandri juga menegaskan, LAKRI akan terus mengawal jika ada aksi dari masyarakat ke depannya. "Kami akan terus ikuti perkembangannya sampai terpenuhi," tegas Ketua DPK LAKRI. (Ril/SN)

Share:

Polsek Talang Ubi Gelar Razia, Pengendara Dilarang Gunakan Knalpot Brong


PALI. SININEWS.COM -- Polsek Talang Ubi kembali menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam (07/12/2024) pukul 20.00 WIB di Mapolsek Talang Ubi, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. 


Apel ini dipimpin langsung oleh PS Kanit Propam AIPTU Sumaryono, SH, dan diikuti oleh seluruh personel Polsek Talang Ubi yang telah ter-sprint.


KRYD digelar dengan serangkaian kegiatan, termasuk pemeriksaan kendaraan dan pengendara yang melintas di wilayah hukum Polsek Talang Ubi. 


Tidak hanya itu, masyarakat juga diberikan imbauan untuk segera kembali ke rumah jika tidak memiliki kepentingan mendesak, guna menghindari potensi menjadi korban kriminalitas.


"Kami memberikan imbauan kepada pengendara R2 dan R4 agar selalu berhati-hati di jalan, mematuhi aturan lalu lintas, dan tidak menggunakan knalpot brong," ujar Kapolsek Talang Ubi, Kompol Robi Sugara, SH, MH, M.Si.


Kegiatan razia ini bertujuan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di Kecamatan Talang Ubi.


Meski telah dilakukan sosialisasi secara intensif, Kapolsek Robi Sugara menyoroti masih adanya pengendara, baik sepeda motor maupun mobil, yang kurang memperhatikan kelengkapan surat-surat kendaraan. 


"Kami terus mengingatkan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas untuk mengurangi risiko kecelakaan dan pelanggaran," tambahnya.


Setelah pelaksanaan razia, seluruh personel Polsek Talang Ubi melakukan apel konsolidasi untuk mengevaluasi kegiatan KRYD. 


Langkah ini diambil untuk menyusun strategi yang lebih efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut.


Melalui kegiatan ini, Polsek Talang Ubi berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan di jalan dan keamanan lingkungan. 


Selain itu, masyarakat diimbau untuk terus berperan aktif menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kecamatan Talang Ubi.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts