Pasca Pemilukada 2024 Sumsel, Lupakan Perbedaan Jadikan Politik sebagai sarana Persatuan


PALEMBANG, SININEWS.COM - Pengamat politik Sumsel, Ade Indra Chaniago, mengungkapkan bahwa peredaran  amplop pada masa tenang sangat masif. Hal ini terlihat dari perubahan signifikan hasil survei sebelum Pilkada dibandingkan dengan hasil quick count.

"Saya terkejut ketika pasangan calon (paslon) nomor 01 mencatatkan kemenangan hingga 73 persen dalam quick count. Di kepala saya, langsung terlintas bahwa setidaknya ada 3,3 juta amplop yang beredar di masyarakat, karena fenomena ini juga ramai diperbincangkan di media sosial," ungkap Ade saat berbicara di Kawan Ngopi Cafe, Jumat malam, 6 Desember 2024.

Senada dengan Ade, praktisi hukum Mualimin Pardi Dahlan menilai bahwa masyarakat belum memahami bahwa politik uang adalah pelanggaran hukum serius. 

Bahkan, fenomena ini berubah menjadi perlombaan antar-warga untuk membandingkan isi amplop. "Bagi masyarakat, ini menjadi ajang kompetisi di tempat ini amplop berisi Rp50 ribu, di tempat lain Rp100 ribu. Mereka tidak sadar bahwa ini adalah persoalan hukum," ujarnya.

Menurutnya, peran Bawaslu sangat penting dalam menindak fenomena ini. Jika ditemukan bukti yang cukup, kasus ini dapat dikategorikan sebagai pelanggaran yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM), yang seharusnya berujung pada diskualifikasi pasangan calon terkait.

 "Jika benar ada isu sebanyak 3,3 juta amplop yang beredar, ini adalah pelanggaran TSM. Konsekuensinya, kemenangan paslon tersebut harusnya dianulir," tegasnya.


Gambaran Umum Pilkada Sumsel

Sementara itu, pengamat politik Bagindo Togar menyoroti bahwa politik uang menunjukkan masih dominannya praktik politik primitif di Pilgub Sumsel. 

"Praktik ini seperti barter antara paslon dan pemilih—amplop dan bansos ditukar dengan suara. Ini adalah bentuk kegagalan membangun ekosistem politik modern yang berbasis ide dan gagasan," ujarnya.

Bagindo pun pesimistis akan adanya perubahan signifikan selama lima tahun ke depan.

 "Dengan masifnya politik uang, masyarakat tidak bisa berharap banyak untuk perubahan yang lebih baik. Proses yang cacat menghasilkan hasil yang serupa," tutupnya.

Dalam sudut pandang lain, salah satu narasumber Relung Forum dari kalangan influencer, Cek Maria, menekankan bahwa politik seharusnya menjadi sarana untuk menyatukan, bukan memecah belah. Ia menilai bahwa peran influencer, endorser, atau profesi serupa seharusnya bertumpu pada kemampuan memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat.

"Prinsipnya, setelah Pilkada selesai, selesai pula pekerjaan atau kontrak profesional kita. Semua kembali seperti semula, tidak ada yang berubah. Jadi, jangan berlebihan atau saling menjatuhkan. Begitu juga masyarakat, seharusnya bisa menjaga harmoni," ujar Maria.

Maria, yang juga dikenal sebagai seorang komedian, memberikan apresiasi terhadap kerja dan kinerja diskusi publik yang digagas oleh Relung Forum sepanjang proses Pilkada Sumsel. 

Menurutnya, forum-forum diskusi semacam ini memiliki peran penting dalam mendorong transparansi dan keterbukaan.

Dalam berbagai isu yang telah diangkat oleh Relung Forum, Maria berharap diskusi tersebut dapat memberikan dampak signifikan, terutama dengan menghasilkan rekomendasi yang relevan untuk pemangku kebijakan dan pihak-pihak terkait.

"Semoga melalui forum ini, kita bisa memberikan masukan yang bermanfaat dan konstruktif, sehingga demokrasi kita bisa berjalan lebih baik.

Sekarang pilkada sudah selesai, kita sambut pemimpin yang terpilih, kita bangun sumsel ini dengan kolaborasi yang kuat bersama, termasuk salah satunya melalui forum ini," tutupnya.

Share:

Kapolsek Talang Ubi Hadiri Pengukuhan Ormas Pemuda Panca Marga, Ini Harapannya


PALI. SININEWS.COM – Dalam suasana penuh khidmat dan semangat kebangsaan, Senin, 16 Desember 2024, telah dilaksanakan pelantikan dan pengukuhan Pimpinan serta Pengurus Cabang Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) periode 2024–2025. 


Acara yang berlangsung di Guest House Pendopoan Bupati PALI ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan unsur Forkopimda.


Sejumlah tokoh penting turut menghadiri kegiatan ini, termasuk Gubernur Sumatera Selatan terpilih, H.Herman Deru,SH, MM, Wakil Bupati PALI terpilih Iwan Tuaji SH, serta jajaran pejabat Pemkab PALI, di antaranya Staf Ahli Bupati Drs.Kusmayadi dan Asisten I H. Andre Fajar Wijaya, S.Si, M.Si. Unsur TNI-Polri diwakili oleh Kapolsek Talang Ubi, KOMPOL Robi Sugara, SH, MH, M.Si, yang hadir mewakili Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., serta Danramil 404-03 Pendopo, KAPTEN INF Narko.


Pelantikan ini juga menjadi bukti sinergi lintas elemen, dengan kehadiran Ketua PD Pemuda Panca Marga Sumatera Selatan Gerry Iskandar Alamiah, Ketua PC PPM PALI Ahmad Hafidz Fatahila, serta perwakilan organisasi masyarakat lainnya, termasuk Ketua PAC Pemuda Pancasila PALI, Stelly, beserta anggota.


Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan doa dan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Hymne Pemuda Panca Marga, dilanjutkan prosesi pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua PD PPM Sumatera Selatan. Dalam suasana penuh simbolisme, dilakukan penyerahan pataka, tanda jabatan, dan tongkat komando kepada pimpinan baru PPM PALI, sebagai lambang amanah dan tanggung jawab besar untuk meneruskan perjuangan generasi pendahulu.


Ketua PC PPM PALI, Ahmad Hafidz Fatahila, dalam sambutannya menegaskan tekad organisasi untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat. 


“Kami berkomitmen melestarikan nilai-nilai perjuangan 1945 dan membangun harmoni sosial,khususnya di Kabupaten PALI.Pemuda Panca Marga hadir untuk mempersatukan,bukan memisahkan,”ungkapnya penuh optimisme.


Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K., M.H., melalui sambutannya yang disampaikan oleh Kapolsek Talang Ubi, menekankan pentingnya kolaborasi dengan Pemuda Panca Marga dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).


“Pemuda Panca Marga bukan sekadar organisasi, tetapi pilar kebangsaan yang mampu menjadi mitra strategis dalam menjaga harmoni sosial dan stabilitas keamanan.Kami percaya, sinergi antara Polri dan PPM akan semakin memperkokoh rasa persatuan di tengah keberagaman masyarakat PALI,” ujar Kapolres kepada awak media ini pada Senin (16/12/2024). 


KOMPOL Robi Sugara, SH, MH, M.Si,menambahkan pesan penting tentang peran strategis Pemuda Panca Marga dalam menguatkan persatuan. 


"Kami mengajak seluruh elemen PPM untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan, tanpa memandang perbedaan suku, agama, atau latar belakang politik. Persatuan adalah fondasi yang kokoh untuk membangun Kabupaten PALI menjadi lebih maju,”tegasnya.


Pemuda Panca Marga, yang didirikan pada tahun 1978 sebagai wadah putra-putri veteran, terus konsisten dalam upayanya melestarikan nilai-nilai perjuangan 1945. Organisasi ini berorientasi pada pembangunan karakter bangsa melalui prinsip SISHANKARATA (Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta), sekaligus menjadi mitra dalam pembangunan nasional.


Kapolsek Talang Ubi Kompol Rudi Sugara,menegaskan komitmen Polres PALI untuk mendukung organisasi seperti PPM dalam mewujudkan program-program yang konstruktif bagi masyarakat. 


“Kami siap bersinergi dalam setiap langkah yang bertujuan menjaga ketertiban dan menciptakan keamanan yang inklusif,” ujarnya menutup sambutan.


Kegiatan ini berakhir pada pukul 13.00 WIB dalam suasana tertib, aman, dan kondusif. 

Lagu kebangsaan Bagimu Negeri yang mengalun di penghujung acara menjadi penegasan akan komitmen seluruh elemen masyarakat untuk terus mengabdi bagi bangsa dan negara.


Pelantikan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara Pemerintah,masyarakat, unsur keamanan adalah kunci menciptakan harmoni dan stabilitas di tengah keberagaman. 


"Pemuda Panca Marga, sebagai generasi penerus semangat juang, diharapkan dapat terus menjadi teladan dalam menguatkan nilai-nilai Kebangsaan di Bumi Serepat Serasan."pungkas Kompol Robi.(sn/perry)

Share:

Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba, Iptu Aan Pimpin Razia di Air Itam


PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka meningkatkan keamanan dan memberantas peredaran narkoba, Polres PALI melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) kembalib melaksanakan operasi terpadu di Desa Air Hitam,Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI. 


Setelah pekan lalu, IPTU Aan Sriyanto,SH,MH,memimpin lagsung operasi gabungan razia Narkoba yang melibatkan lintas sektoral,untuk yang kedua kalinya Operasi ini mencakup patroli perairan, razia tempat hiburan, hingga pengejaran beberapa Daftar Pencarian Orang (DPO) yang terkait dengan penyalahgunaan narkoba.


Kegiatan yang berlangsung sepanjang Sabtu (14/12/2024) dan Minggu (15/12/2024) ini,melibatkan tim gabungan dari Satresnarkoba,Polsek Tanah Abang,dan tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten PALI. 


Langkah ini merupakan komitmen Polres PALI dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari bahaya narkoba.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K.,M.H menyampaikan bahwa membutuhkan tindakan tegas dan kerjasama dari semua pihak,serta jangan ada oknum yang bermain-main dengan Narkoba. 


"Narkoba adalah ancaman serius yang dapat merusak generasi bangsa.Kami akan terus bekerja keras menutup semua jalur distribusi dan menindak pelaku penyalahgunaan narkoba,siapapun itu kamu tidak akan pandang bulu, semuanya akan kita tindak secara tegas sesuai dengan hukum yang berlaku, dan Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mendukung langkah ini,"tegas Kapolres PALI sambil mengajak seluruh lapisan element masyarakat untuk memerangi Narkoba,saat diwawancarai awak media ini pada Senin pagi (16/12/2024). 


Operasi dimulai sejak pagi hari dengan patroli perairan di wilayah Sungai Musi, salah satu jalur utama yang rawan digunakan untuk distribusi narkoba. 

Tim menyusuri rute dari Pelabuhan PT EPI,Simpang Muara, dan seluruh pangkalan yang berada disepanjang sungai Musi. 


Kasatresnarkoba Polres PALI IPTU Aan Sriyanto SH, MH, menjelaskan bahwa patroli perairan ini bertujuan untuk mengantisipasi masuknya narkoba dari luar wilayah.


"Sungai Musi merupakan jalur strategis yang sering dimanfaatkan oleh jaringan pelaku narkoba.Patroli ini kami lakukan untuk memastikan tidak ada celah bagi mereka,"urainya.


Operasi dilanjutkan dengan mobile hunting di darat pada siang hari,menyusuri area Pangkalan Sul, Desa Air Hitam Timur,dan Desa Air Hitam Barat.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan di jalur darat yang berpotensi menjadi akses distribusi narkoba.


Pada pukul 13.00 WIB, tim melaksanakan razia ditempat hiburan Karaoke Satya Family. 

Dalam Razia ini,petugas melaksanakan pemeriksaan identitas,penggeledahan barang bawaan, dan tes urine terhadap 12 orang, terdiri atas 9 laki-laki dan 3 perempuan dan hasil tes urine menunjukkan kesemuanya negatif. 


Operasi diakhiri dengan pengejaran terhadap empat DPO berinisial B, G, P, dan C. 

Meskipun keberadaan mereka belum ditemukan,Polres PALI memastikan upaya pengejaran akan terus dilanjutkan.


"Kami tidak akan berhenti sampai para pelaku tertangkap,upaya ini bukan hanya untuk menegakkan hukum,tetapi juga untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat,"tegas IPTU Aan.


Operasi ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak. Salah seorang tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten PALI,menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Polres PALI.


"Kami mendukung penuh kegiatan ini karena narkoba adalah ancaman nyata bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.Kehadiran kami bertujuan untuk memastikan kesehatan para pihak yang terlibat dalam operasi ini,"ujarnya.


Salah seorang tokoh masyarakat dikabupaten PALI,yang namanya enggan disebutkan,memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh Polres PALI.


"Kami sangat berterima kasih atas perhatian Polres PALI terhadap kami sebagai masyarakat,Kegiatan ini memberikan rasa aman dan menunjukkan bahwa Polri benar-benar peduli terhadap masa depan masyarakat," katanya.


Operasi ini bertujuan untuk memutus rantai peredaran narkoba, baik di jalur darat maupun perairan, serta menindak tegas pelaku yang menjadi target operasi. 

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba.


Kapolres PALI menutup dengan pesan yang jelas,bahwa Polres PALI terus berupaya menjaga keamanan dan menciptakan lingkungan yang sehat bagi seluruh lapisan masyarakat.


"Kami berkomitmen penuh untuk menjadikan Kabupaten PALI sebagai wilayah yang bebas dari narkoba. Namun, keberhasilan ini hanya bisa tercapai dengan dukungan masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga generasi muda dari kehancuran akibat narkoba,"pungkas Kapolres PALI.(sn/perry)

Share:

Rasa Haru Yang Bercampur Saat Sarmi Lihat Langsung Rumahnya Di Robohkan Koramil 404-02/ PBM


PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Keseharian menjalankan kewajiban sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) sembari merawat suami yang sudah 15 tahun lamanya tak dapat melihat (Tuna Netra).

Sarmi dan suami Edi Candra, warga jalan Taman Murni Kelurahan Gunung Ibul Barat Kota Prabumulih mendapat perhatian khusus dari Kodim 0404/ Muara Enim di wilayah Koramil 404-02/ Prabumulih.

Perhatian tersebut yakni berupa bantuan bedah rumah atau pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang merupakan program Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD).

Atas perhatian kepada ia dan keluarga, Sarmi yang yang merasa haru dan sudah kehabisan kata-kata itu, hanya dapat mengungkapkan syukur dan terimakasih kepada para Pasukan TNI Angkatan Darat (TNI AD).

"Terimakasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah menolong orang seperti kami, semoga apa yang di kerjakan bapak TNI ini selalu dalam lindungan Allah," Katanya usai menyaksikan langsung perobohan rumah miliknya. Senin, 16 Desember 2024.

Perlu diketahui, dalam pelaksanaan pembangunan RTLH kepada Ibu Sarmi dan Keluarga, Koramil 404-02/ Prabumulih di dukung langsung oleh Bank Sumsel Babel (BSB) Kota Prabumulih.

Hingga saat ini Kodim 0404/ Muara Enim Mulai Dari Koramil 404-01/ Gelumbang hingga Koramil 404-08/ Bringin terus melaksanakan pembangunan RTLH, hal tersebut di katakan langsung oleh Dandim 0404/ Muara Enim Letkol Arm Tri Budi Wijaya SH melalui Perwira Penghubung (Danramil) 404-02/ Prabumulih Mayor CZI Didi Suratman.

"Kodim Muara Enim hingga saat ini tetap untuk melaksanakan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni, mudah-mudahan jika ada restunya ini tidak akan berhenti, ternya masih banyak rumah yang perlu di bantu, Rumah Tidak Layak Huni," tegasnya saat memberikan kata sambutan.

Melalui sedekah dari seluruh prajurit di setiap bulanya, Didi juga menugaskan kepada Babinsa untuk mencari keluarga penerima manfaat untuk pembangunan RTLH.

Masih dengan Pabung Prabumulih. Didi Suratman menjelaskan, mulai dari tahap awal yakni pembongkaran, di lanjut pembangunan hingga pemberian kunci, semua di kerjakan oleh para prajurit.

"Semua dari para prajurit, bergantian. Ini juga harapannya untuk meningkatkan kegotongroyongan," sambungnya

Di akhir sambutan, Didi menuturkan agar pembangunan RTLH yang di tujukan kepada Ibu Sarmi dan keluarga dapat membantu meringankan beban hidupnya. "Semoga dengan di bangunnya rumah ini, dapat menjadi bermanfaat dan barokah untuk ibu sarmi dan keluarga," tutupnya.

Share:

Jaga Stabilitas Keamanan, Polsek Tanah Abang Laksanakan Razia Akhir Pekan


PALI. SININEWS.COM – Demi memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Tanah Abang, personel Polsek Tanah Abang menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam (14/12/2024). 


Dimulai pukul 20.20 WIB hingga selesai, kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi tindak pidana seperti curas, curat, curanmor, premanisme, narkoba, miras, sajam, dan senpi.


Kegiatan ini melibatkan sejumlah personel, termasuk Aipda Yoman Anggara (Ka. SPK C), Aipda Dedi Dahlin, Bripka Asep Mulyana, Bripka Wahyu Kurniawan, dan Brigpol M. Jaim Dani. 


Mereka melaksanakan patroli dialogis serta razia SOC (stop and check) di beberapa titik rawan. Hingga selesai pada pukul 21.50 WIB, kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.


Kapolsek Tanah Abang, IPTU Arzuan SH, menjelaskan bahwa giat KRYD ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan selama akhir pekan, terutama pada malam Sabtu yang kerap menjadi waktu rawan tindak kejahatan. 


"Kami berupaya menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Tanah Abang, khususnya saat akhir pekan," ujar IPTU Arzuan.


Selain razia terhadap kendaraan bermotor roda dua dan roda empat, petugas juga memberikan sanksi berupa teguran kepada pengendara yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan. 


Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.


Hingga berita ini diturunkan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Tanah Abang tetap terjaga dalam keadaan aman dan kondusif. 


Giat KRYD ini menjadi wujud nyata komitmen Polsek Tanah Abang dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pada momentum akhir pekan.(sn/perry)

Share:

Ratusan Santri LPPTKA BKPRMI Diwisuda, Kapolsek Talang Ubi Apresiasi


PALI. SININEWS.COM – Sebanyak 285 santriawan dan santriwati mengikuti prosesi Khataman dan Wisuda Santri ke-10 serta Wisuda Tahfidz Juz 30 ke-2 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (LPPTKA) BKPRMI Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pesos Komperta Pendopo, Talang Ubi, pada Minggu (15/12/2024), ini menjadi momentum istimewa untuk membangun generasi muda yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah di Bumi Serepat Serasan.


Dalam sambutannya,Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya acara ini. 


“Kegiatan ini bukan hanya menjadi momen penting bagi para santri dan keluarga, tetapi juga bukti nyata bahwa pendidikan berbasis keagamaan di Kabupaten PALI terus berkembang,saya berharap generasi muda yang dilahirkan dari proses pembelajaran ini dapat menjadi teladan,baik dari segi moral maupun spiritual, ditengah masyarakat,” ujarnya kepada awak media ini melalui phonecellnya,pada Minggu (15/12/2024). 


Kapolres menambahkan bahwa Polri, dalam hal ini Polres PALI,berkomitmen untuk mendukung kegiatan yang memupuk nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan. 


“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merasakan kenyamanan dalam menjalankan aktivitas keagamaan,” tegasnya.


Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi, Kompol Robi Sugara, S.H., M.H., M.Si., yang mewakili Kapolres dalam kegiatan ini, turut memberikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati. “Selamat kepada para santriawan dan santriwati yang telah berhasil menamatkan pembelajaran Al-Qur’an dan hafalan Juz 30. Ini adalah awal dari perjalanan yang panjang untuk terus memperdalam ilmu agama dan menjadi generasi yang berakhlak mulia,”ungkapnya seusai menghadiri acara tersebut. 


Kompol Robi juga menekankan pentingnya peran Polri dalam mendukung terciptanya rasa aman pada setiap kegiatan masyarakat. 


“Hadirnya Polri dalam acara ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sekaligus mendukung keberlangsungan kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Kami berharap para santri dapat terus termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,”imbuhnya.


Acara yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting  Kabupaten PALI ini dimulai pukul 08.30 WIB dan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB. Beberapa tokoh yang hadir antara lain Ketua MUI Kabupaten PALI, KH. Mughni Zein; Ketua DPW BKPRMI Sumatera Selatan, Firdaus, S.H,serta perwakilan Forkopimcam Talang Ubi.


Prosesi acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars BKPRMI dan Mars LPPTKA. Dalam sesi utama, prosesi wisuda santri menjadi puncak acara, disertai dengan penyerahan piagam penghargaan kepada santri terbaik.


Dengan mengusung tema “Berbuat Bermanfaat, Ciptakan Generasi Muda Islam yang Berani, Beriman, dan Berakhlakul Karimah di Bumi Serepat Serasan,” kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kebanggaan dan motivasi kepada para santri serta menguatkan peran pendidikan keagamaan dalam membangun karakter bangsa.


"Acara ini berlangsung aman, lancar, dan penuh khidmat berkat sinergi antara Polsek Talang Ubi, Forkopimcam, dan pihak penyelenggara. Komitmen bersama ini menjadi langkah positif dalam mendukung kegiatan yang membawa manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten PALI."pungkas KOMPOL Robi Sugara.(sn/perry)

Share:

Razia Terpadu Polsek Penukal Abab Selain Menjaga Kamtibmas, Juga Sarana Himbauan Masyarakat Jauhi Judi Online


PALI. SININEWS.COM – Polsek Penukal Abab melalui Tim UKL IV menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) berupa razia terpadu di depan Mako Polsek pada Sabtu (14/12/2024) malam.


Kegiatan ini bertujuan mencegah penyakit masyarakat (pekat), aksi kejahatan 3C (curat, curas, curanmor), serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) lainnya.


Dimulai pukul 20.00 WIB, kegiatan diawali dengan apel persiapan yang dipimpin Kanit Intelkam Polsek Penukal Abab, Aipda Rudi Hartono, S.H., dan diikuti oleh tujuh personel Polsek yang terseprint. 


Dalam arahannya, Plh Kapolsek Penukal Abab, AKP Ardiansyah, S.H., menekankan pentingnya pendekatan humanis selama pelaksanaan razia untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat.


Tim UKL IV memeriksa kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang melintas di depan Mako Polsek. 


Dalam pemeriksaan tersebut, petugas juga memberikan edukasi kepada para pengendara mengenai pentingnya membawa kelengkapan surat kendaraan dan menghindari aktivitas di luar rumah tanpa keperluan mendesak.


Petugas juga menghimbau para pemuda yang nongkrong untuk menghindari aktivitas negatif seperti judi online dan tidak pulang larut malam. 


Langkah ini diharapkan dapat mencegah mereka menjadi korban maupun pelaku tindak kriminal.


Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar yang merasa lebih aman dengan kehadiran petugas di jalan raya. 


Pendekatan humanis yang dilakukan, seperti memberi teguran alih-alih sanksi langsung, menciptakan suasana kondusif dan meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya menjaga ketertiban.


“Kami harap masyarakat bisa lebih memahami risiko berada di luar rumah tanpa keperluan mendesak, terutama di malam hari,” ujar AKP Ardiansyah.


Melalui KRYD ini, Polsek Penukal Abab membuktikan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah hukum mereka. 


Dengan pendekatan yang tegas namun humanis, harapan terciptanya kamtibmas yang kondusif semakin nyata.(sn/perry)

Share:

Terdapat Dugaan Pungli di Kantor ATR/BPN Muara Enim, Akankah Di Tindak Tegas Oknum Pelakunya

MUARA ENIM – Pemberitaan tentang dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses pembuatan sertifikat tanah di Kantor ATR/BPN Kabupaten Muara Enim tersebar luas di berbagai grup _WhatsApp_ dan media _online_ . Informasi ini memicu perhatian masyarakat serta mengundang sorotan tajam terhadap pelayanan publik di instansi tersebut.

Beberapa media mengangkat berita ini dengan judul yang berbeda. Misalnya, Terkuak Dugaan Pungli di Kantor ATR/BPN Muara Enim , yang tayang di _Muaraenimnews.com_ , dan “Pelayanan Tidak Sesuai Harapan, Kepala BPN Muara Enim Diamuk Seorang PPAT” yang tayang di _Linksumsel.com_ .  

Saat dikonfirmasi oleh salah satu media melalui pesan WhatsApp, Jum'at (13/12/2024), Kepala ATR/BPN Kabupaten Muara Enim, Hendry Uswandar, tidak memberikan tanggapan atas sejumlah pertanyaan terkait dugaan pungli yang dituduhkan, di antaranya:  

1. Apakah benar terjadi dugaan pungli oleh oknum staf ATR/BPN?  

2. Langkah apa yang akan diambil dalam menanggapi pemberitaan tersebut?  

3. Benarkah terdapat sertifikat yang proses pembuatannya memakan waktu bertahun-tahun tanpa diterbitkan? Apa penyebabnya?  

4. Apakah permasalahan yang menjadi sorotan saat ini terjadi di era kepemimpinan Anda?  

Hingga berita ini diterbitkan, Minggu (15/12/2024), tidak ada jawaban yang diberikan oleh Hendry Uswandar, dan seolah membenarkan persoalan yang terjadi saat ini.

Sementara itu, Kepala PPAT Kabupaten Muara Enim, *Suhardi*, yang dikenal dengan sapaan "Bodong", menyatakan bahwa ia bersama rekan-rekan seprofesinya akan mengungkap dugaan pungli ini hingga ke ranah hukum.  

“Kami akan mengungkap sampai ke akar-akarnya agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang. Masyarakat Muara Enim tidak boleh terus-menerus menjadi korban,” tegas Suhardi.  

Ia menambahkan bahwa praktik-praktik yang merugikan masyarakat seperti ini harus dihentikan, dan pihak-pihak yang terbukti bersalah harus bertanggung jawab di hadapan hukum.  

Pemberitaan ini menciptakan tekanan bagi pihak ATR/BPN Kabupaten Muara Enim untuk segera memberikan klarifikasi dan mengambil tindakan tegas terhadap dugaan penyimpangan yang terjadi.

Salah seorang Masyarakat Muara Enim sebut saja Alex.s (50),pada awak media mengungkapkan bentuk dukungannya pada para PPAT yang telah mengungkapkan dugaan pungli yang selama ini sering terjadi oleh oknum di Kantor BPN.

"Masyarakat Muara Enim sangat berharap agar transparansi dan integritas pelayanan publik di Kantor ATR/BPN dapat segera dipulihkan demi keadilan dan kepercayaan publik, beri hukuman serta sangsi tegas sesuai aturan di negeri ini bagi oknum yang telah merugikan Masyarakat." Pungkas Alex.s. (SN)

Share:

Lakukan Penganiayaan di Caffe Demang Lebar Daun, Pelaku Diamankan Polisi


Palembang. SININEWS.COM  - Seorang pria berinisial FD(37) terpaksa berurusan dengan pihak berwajib setelah diduga  melakukan penganiayaan terhadap rekannya, Muhammad Luthfi Hadhyan, di sebuah kafe di jalan Demang Lebar Daun, Palembang, pada Selasa (10/12/2024)


Berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/1399/XII/2024/SPKT/Polda Sumsel, kejadian bermula saat korban dan saksi memenuhi undangan ibu Sri Meilina, ibu dari rekan kerja korban, Ledi, untuk mendiskusikan jadwal piket kerja di lantai 2 Brasserie Kafe.


Diskusi berlangsung alot hingga FD yang telah lama tinggal bersama Sri Meilina merasa kesal terhadap sikap korban.


"Korban di anggap menunjukan sikap tidak sopan, baik dari turur kata maupun bahasa tubuhnya, sehingga memicu emosi pelaku," terang pihak kepolisian.


FD kemudian mulai mengintimidasi korban dengan mendorong bahunya dan menunjuk pipinya. Ketika korban tetap diam, FD semakin emosi dan melayangkan pukulan ke wajah korban. Tak berhenti di situ, FD kembali menyerang korban dengan pukulan membabi buta ke kepala, pipi serta mencakar leher korban hingga dibpisahkan oleh saksi di lokasi.


Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka dan melapork ke Polda Sumsel untuk meminta keadilan. Barang bukti berupa rekaman CCTV, hasil visum, dan pakaian yang dikenakan saat kejadian telah di amankan oleh polisi.


Pada Jumat (13/12/2024), FD menyerahkan diri ke Unit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel. Pelaku mengakui perbuatannya dan kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di kantor Ditreskrimum.


Akibat tindakannya, FD di jerat pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun,pihak Kepolisian masih terus mendalami kasus ini.(sn/perry)

Share:

Demi Jaga Ketertiban dan Keamanan Masyarakat, Polsek Talang Ubi Tak Pernah Lelah Lakukan Razia


PALI. SININEWS COM – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Talang Ubi menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu, 14 Desember 2024. 


Kegiatan yang berlangsung di depan Mako Polsek Talang Ubi, Jalan Merdeka, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Talang Ubi, KOMPOL Robi Sugara, SH, MH, M.Si, dan melibatkan enam personel kepolisian.


Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H.,memberikan apresiasi atas pelaksanaan razia ini. 


“Kegiatan KRYD ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Melalui razia ini, kami tidak hanya menegakkan aturan tetapi juga mengedukasi masyarakat untuk lebih patuh terhadap peraturan lalu lintas dan hukum yang berlaku,” ujarnya kepada awak media ini pada Sabtu malam (14/12/2024). 


Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi, KOMPOL Robi Sugara, SH, MH, M.Si, menjelaskan bahwa razia kali ini difokuskan pada berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk kejahatan jalanan (3C), penyalahgunaan senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam), peredaran narkotika, premanisme, perjudian, hingga minuman keras (miras).


“Selama pelaksanaan razia, kami menghentikan kendaraan roda empat (R4) dan roda dua (R2) untuk pemeriksaan. Kami juga memberikan teguran kepada pengendara yang tidak menggunakan helm serta yang tidak membawa surat-surat kendaraan.Meski demikian, tidak ditemukan pelanggaran berat yang memerlukan penindakan berupa tilang,”jelas Kapolsek Talang Ubi.


Dari hasil razia, diketahui situasi lalu lintas di seputaran Kecamatan Talang Ubi dalam kondisi lancar dan terkendali. 


“Kami terus mengingatkan masyarakat untuk melengkapi surat-surat kendaraan dan mematuhi aturan lalu lintas.KRYD ini berakhir pukul 22.00 WIB dengan situasi aman dan kondusif,”tambahnya.


Kapolres PALI juga menegaskan pentingnya sinergi antara Kepolisian dan masyarakat. 


“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Kepatuhan terhadap aturan adalah kunci terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman,” tandas AKBP Khairu Nasrudin.


Melalui kegiatan ini,Polsek Talang Ubi berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah hukumnya.


"Kita berkomitmen untuk selalu berupa memberikan rasa aman dan nyaman  kepada seluruh masyarakat di Kabupaten PALI ini," tutup Kompol Robi Sugara.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts