Diskusi Permasalahan Lingkungan, Kasat Binmas Polres PALI Datang ke Desa Betung Pada Momen Jumat Curhat


PALI. SININEWS.COM – Kasat Binmas Polres PALI, AKP Romi F. AR, M.H., menggelar kegiatan Jumat Curhat di Desa Betung, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, pada Jumat, 27 Desember 2024. 


Kegiatan ini dihadiri oleh anggota Sat Binmas Polres PALI dan masyarakat setempat. Diskusi hangat antara aparat kepolisian dan warga menjadi momen penting dalam menjembatani aspirasi masyarakat, terutama terkait masalah lingkungan.


Salah satu topik utama yang dibahas dalam pertemuan ini adalah kurangnya fasilitas tempat pembuangan sampah permanen. 


Warga mengeluhkan banyaknya sampah yang dibuang sembarangan ke sungai dan di pinggir jalan. 


Permasalahan ini menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada kesehatan dan kebersihan lingkungan.


Menanggapi hal tersebut, AKP Romi F. AR, M.H., menyampaikan komitmennya untuk membawa keluhan ini ke tingkat yang lebih tinggi. 


“Kami akan berkoordinasi secara berjenjang dengan Lurah dan Camat untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan tempat pembuangan sampah. Selain itu, kami juga akan menggalakkan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan,” ungkapnya.


Selain membahas permasalahan sampah, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. 


Kegiatan Jumat Curhat yang rutin dilaksanakan menjadi langkah konkret Polres PALI dalam mendengar dan menanggapi permasalahan masyarakat secara langsung.


Dengan adanya langkah-langkah strategis yang diambil oleh Polres PALI, diharapkan Desa Betung dapat segera memiliki solusi konkret untuk mengatasi permasalahan sampah, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.(sn/perry)

Share:

Ciptakan Lingkungan Bebas Narkoba, Polsek Tanah Abang Sosialisasikan Desa Bersinar di Bumi Ayu


PALI. SININEWS.COM – Dalam upaya menciptakan lingkungan bebas narkoba, Polsek Tanah Abang menggelar sosialisasi Desa Bersih Narkoba (Bersinar) di Desa Bumi Ayu, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, pada Jumat (27/12/2024).


Kegiatan yang berlangsung di kantor kepala desa ini dimulai pada pukul 14.30 WIB dan dihadiri berbagai elemen masyarakat setempat.


Dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanah Abang, IPTU Arzuan, S.H., kegiatan ini turut melibatkan Camat Tanah Abang yang diwakili Evitriani, Kabit PPA Kabupaten PALI Kasmiati, Kepala KUA Tanah Abang Almukminin, Kepala Desa Bumi Ayu Saprin, perangkat desa, para anggota Karang Taruna, dan sekitar 30 peserta lainnya.


Kapolsek IPTU Arzuan, S.H. dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat untuk memerangi peredaran narkoba. 


Ia mengimbau warga Desa Bumi Ayu agar menjauhi barang haram tersebut. 


Selain itu, ia meminta masyarakat segera melapor kepada pihak kepolisian jika menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkoba di lingkungan sekitar.


“Narkoba adalah ancaman serius bagi generasi bangsa. Kami berharap masyarakat Desa Bumi Ayu tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mitra aktif Polri dalam pemberantasan narkoba,” ujar IPTU Arzuan.


Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang hadir. Antusiasme mereka terlihat dari diskusi interaktif dengan para narasumber, terutama terkait upaya melindungi generasi muda dari bahaya narkoba. 


Kepala Desa Bumi Ayu, Saprin, juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dan kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.


“Kami berkomitmen menjadikan Desa Bumi Ayu sebagai contoh desa yang bebas narkoba, sekaligus mendukung penuh langkah Polsek Tanah Abang dalam pemberantasan narkoba,” ungkap Saprin.



Desa Bumi Ayu Menuju Desa Bersinar

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program Desa Bersinar yang diinisiasi untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba serta memperkuat sinergi antara Polri dan warga. 


Harapannya, Desa Bumi Ayu dapat menjadi model desa bebas narkoba di Kecamatan Tanah Abang dan menginspirasi wilayah lainnya.


Dengan partisipasi aktif warga, Polsek Tanah Abang optimistis dapat memberantas peredaran narkoba di Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, sekaligus menjaga generasi muda dari ancaman barang terlarang ini.

Share:

Penyelundupan BBM Ilegal Dibongkar, Polres PALI Tangkap Dua Tersangka Berikut Barang Bukti


PALI. SININEWS.COM – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres PALI,berhasil mengungkap kasus penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) ilegal jenis solar olahan di wilayah hukum Polres PALI. 


Kasus ini terungkap pada Kamis, 26 Desember 2024, sekitar pukul 18.00 WIB, di Jalan Lintas PALI-Musi Banyuasin,Desa Kota Baru,Kecamatan Penukal Utara,Kabupaten PALI.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K.,M.H menegaskan,bahwa pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari komitmen Kepolisian dalam mendukung program 100 hari Presiden ASTACITA,khususnya dalam memberantas penyelundupan dan kegiatan ilegal yang merugikan negara. 


"Penyelundupan BBM ilegal ini sangat merugikan negara,baik dari segi ekonomi maupun kelancaran distribusi energi.Kami berkomitmen untuk terus memberantas tindakan ini demi menjaga stabilitas keamanan dan ekonomi nasional,"ujar Kapolres pada Jum'at petang (27/12/2024). 


Kasat Reskrim Polres PALI AKP Nasron Junaidi,S.H.,M.H., menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari kecurigaan anggota patroli terhadap sebuah kendaraan jenis Isuzu Traga berwarna putih dengan nomor polisi BG-8264-TG. Setelah dilakukan pemeriksaan,ditemukan BBM ilegal jenis solar olahan yang disimpan dalam berbagai wadah,seperti baby tank dan drum plastik.


Berdasarkan penyelidikan,tersangka Syamsul Bahri (39) dan Ardi Borden (44),diketahui membeli BBM ilegal tersebut dari tempat penyulingan di Desa Ulak Paceh,Kecamatan Lawang Wetan,Kabupaten Musi Banyuasin,untuk dijual kembali di Kecamatan Gelumbang,Kabupaten Muara Enim.


“Kami telah mengamankan dua tersangka berikut barang bukti berupa satu unit kendaraan,12 jerigen,empat drum plastik,dan dua baby tank berisi BBM ilegal. LTersangka telah mengakui perbuatannya,dan proses hukum sedang berjalan,"terang AKP Nasron.


Barang bukti yang diamankan meliputi:

1.Dua buah baby tank berisi BBM ilegal.

2.Empat drum plastik berisi BBM ilegal.

3.Dua belas jeriken berisi BBM ilegal.

4.Satu unit mobil Isuzu Traga dengan STNK atas nama HEPTA.


Menurut Pakar Energi dari Universitas Sriwijaya, Dr. Ir.Hendra Wijaya,aktivitas penyelundupan BBM ilegal ini memberikan dampak besar pada distribusi energi di Indonesia.


“Penyelundupan seperti ini merusak ekosistem distribusi BBM,menyebabkan kerugian pada Pertamina sebagai pemasok utama,dan berpotensi memengaruhi harga BBM di pasar,"jelasnya.


Sementara itu,Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri PALI menyatakan siap bekerja sama dengan kepolisian untuk menyelesaikan kasus ini. 


“Kami akan mendukung penuh proses hukum agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi,”ujar salah satu perwakilan JPU.


Kasat Reskrim AKP Nasron Junaidi menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan kasus ini, termasuk memeriksa saksi dan tersangka, menyita barang bukti, serta melengkapi berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke kejaksaan.


"Kami mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan terkait penyelundupan atau penjualan BBM ilegal.Kerja sama antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban,"pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Tekad Kuat Kasatres Narkoba Berantas Peredaran Barang Haram di PALI



PALI. SININEWS.COM - Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Kepolisian Resort (Polres) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel, AKP Aan Sriyanto, berharap pemberantasan narkoba yang dilakukannya bersama jajaran, dapat memberikan sumbangsih signifikan, terhadap hilangnya peredaran barang haram itu di Bumi Serepat Serasan.


Untuk itu, beberapa upaya pun dilakukannya. Dari tindakan penindakan secara refresif, maupun pencegahan dengan menghimbau dan sosialisasi guna menggugah kesadaran masyarakat, akan bahayanya mengedarkan dan mengkonsumsi narkoba.


Dari waktu ke waktu, tak sedikit para bandar yang telah disikat satuan Narkoba di bawah komandonya. Selain beberapa giat pencegahan dengan sosialisasi secara massif ke berbagai elemen masyarakat. Tak terkecuali menggelar patroli dan razia secara rutin di titik-titik yang dicurigai sebagai sarang peredaran narkotika.


"Kemarin kami sudah melakukan razia dan patroli ke Air Itam Kecamatan Penukal. Sebuah desa yang disebut-sebut sebagai pusatnya peredaran narkoba di PALI. Selain menghimbau warga di sana, kami juga melakukan razia dan upaya mengamankan para terduga pengedar," terang Aan Sriyanto, saat diskusi dengan media ini di Kedai Kopi Dari Hati (KDH), Talang Ubi, Rabu malam (26/12/2024).


Diungkapkan pria kelahiran Palembang 26 Maret 1983 itu, ia berusaha menggugah kesadaran masyarakat, agar memahami betapa berbahayanya narkoba bagi kehidupan kita. Tak kalah penting, nasib generasi muda yang akan mengisi masa depan bangsa ini, bisa hancur bila sudah terkontaminasi oleh zat berbahaya yang terkandung pada berbagai jenis narkotika.


"Saat ini tak hanya para pemuda saja, bahkan anak-anak pun telah banyak yang dicekoki narkoba oleh para pengedar. Ini cukup memprihatinkan bagi kita. Bagaimana masa depannya bisa cerah, bila sudah kecanduan zat adiktif tersebut," ujarnya penuh kekhawatiran.


Oleh karenanya, Aan Sriyanto berharap ada sebuah langkah sinergis antara pihaknya dengan pemerintah daerah, serta juga berbagai elemen masyarakat lainnya, untuk sama-sama memerangi narkoba di kabupaten PALI. Bila itu sudah terjalin dengan sebuah gerakan bersama, maka dapat dipastikan rantai distribusi narkoba di kabupaten ini akan terputus, yang berimbas bersihnya PALI dari peredaran gelap narkotika.


"Saya berharap mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah maupun legislatif. Antara lain dengan pengesahan Perda tentang larangan hiburan hingga malam hari. Ini lebih banyak mudharotnya, dan diketahui kerap dijadikan ajang transaksi serta konsumsi narkoba."


Selain itu, polisi yang pernah mengungkap kasus 5 kg sabu, saat baru 3 bulan bertugas di PALI ini, juga berharap wacana pembentukan Satgas Anti Narkoba yang sempat didengungkan DPRD PALI dan pemerintah daerah beberapa waktu lalu, dapat segera terwujud. Dengan kolaborasi banyak pihak, langkah kongkret pemberantasan narkoba di Bumi Serepat Serasan dapat lebih mudah dilakukan.


"Semoga saja, apa yang kita lakukan ini selalu mendapat dukungan dari semua komponen masyarakat PALI. Informasi-informasi dari masyarakat, tentang adanya peredaran narkoba sangat kami butuhkan. Selain itu, yang juga tak kalah penting adalah jangan pernah terlibat atau melindungi para bandar narkoba. Karena kami pastikan akan menindak tegas!" pungkasnya.


Apresiasi Masyarakat


Tanggapan positif atas kerja Satuan Narkoba Polres PALI mendapat apresiasi dari banyak pihak. Salah satunya dari tokoh pemuda PALI, Yogi S Memet, SIP. Pria yang dikenal sebagai organisatoris ini salut atas upaya nyata satuan yang dipimpin AKP Aan Sriyanto SH, dalam memberantas narkoba di Kabupaten PALI.


Menurutnya, sangat diperlukan keseriusan semua pihak untuk membersihkan PALI dari peredaran narkotika. Sebab, ada banyak dampak buruk sebagai efek domino bisnis narkoba ini. Antara lain adalah merusak keharmonisan rumah tangga, merusak generasi muda, bahkan menimbulkan bermacam tindak pidana lainnya.


"Oleh karena itu, kami mengapresiasi Satnarkoba Polres PALI yang telah intens melakukan sosialisasi dan juga tindak refresif dengan merazia titik-titik yang dicurigai sebagai pusat peredaran narkoba di PALI. Kami siap mendukung untuk mewujudkan PALI agar segera bersih dari narkoba!" tukasnya.(sn/perry)

Share:

Manfaatkan Lahan Tidur Bukti Polsek Talang Ubi Dukung Ketahanan Pangan


PALI. SININEWS.COM – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan,sekaligus menciptakan lingkungan yang hijau dan sehat,Kapolsek Talang Ubi melaksanakan peninjauan langsung ke kebun binaan di Desa Suka Maju, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). 


Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur menjadi area produktif, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesial Prabowo Subianto, dan instruksi Kapolri untuk memperkuat kemandirian pangan.


Kapolsek Talang Ubi Kompol Robi Sugara,S.H.,M.H.,M.Si., yang memimpin langsung kegiatan tersebut,didampingi oleh Kanit Binmas Aipda Ikrom Ardiansyah S.H.,dan Bhabinkamtibmas Desa Suka MajuAipda Afandi Bay, S.H.


Dalam keterangannya,Kompol Robi menyatakan bahwa kebun binaan ini diharapkan tidak hanya mendukung stabilitas pangan lokal, tetapi juga menjadi solusi dalam memperkuat solidaritas masyarakat.


"Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat,agar mampu memanfaatkan potensi lahan tidur diwilayah mereka.Dengan menanam berbagai jenis sayuran dan buah-buahan,masyarakat dapat menciptakan ketahanan pangan secara mandiri sekaligus mendukung kesehatan mereka.Ini adalah bukti nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang produktif dan berkelanjutan," ujar Kompol Robi kepada awak media ini, pada Kamis (26/12/2024). 


Ia juga menambahkan,bahwa program ini adalah langkah konkret Polsek Talang Ubi dalam mendukung visi Pemerintah,untuk mewujudkan swasembada pangan. 


"Kita ingin menjadikan Kecamatan Talang Ubi sebagai wilayah percontohan 

dalam pengelolaan lingkungan berbasis ketahanan pangan. Ini sejalan dengan arahan Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin S.I.K.,M.H., yang selalu menekankan pentingnya peran Polri dalam mendukung program strategis pemerintah."pungkasnya


Menurut Kompol Robi, AKBP Khairu Nasrudin menyampaikan melalui dirinya bahwa keberhasilan program ini memerlukan kerja sama semua pihak, termasuk peran aktif masyarakat. "Kapolres menegaskan bahwa program ini tidak hanya berdampak pada ekonomi lokal, tetapi juga mampu memperkokoh sistem pertahanan negara melalui kemandirian pangan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung langkah besar ini demi kesejahteraan bersama," tegasnya.


Selain itu, kebun binaan ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi desa-desa lainnya untuk mengikuti jejak serupa. Dengan memanfaatkan lahan tidur, desa-desa di Kecamatan Talang Ubi dapat mewujudkan lingkungan yang lebih produktif, sehat, dan ramah lingkungan.


Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat yang berkomitmen untuk terus mendukung upaya Polsek Talang Ubi dalam menciptakan wilayah yang mandiri secara ekonomi dan berkelanjutan. Dengan inisiatif ini, Kecamatan Talang Ubi berpotensi menjadi contoh sukses kolaborasi antara pemerintah, Polri, dan masyarakat dalam menciptakan kemandirian pangan.Polsek Talang Ubi Dorong Ketahanan Pangan dan Hijaukan Lingkungan Melalui Pemanfaatan Lahan Tidur


Talang Ubi,PALI – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan,sekaligus menciptakan lingkungan yang hijau dan sehat,Kapolsek Talang Ubi melaksanakan peninjauan langsung ke kebun binaan di Desa Suka Maju, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). 


Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur menjadi area produktif, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesial Prabowo Subianto, dan instruksi Kapolri untuk memperkuat kemandirian pangan.


Kapolsek Talang Ubi Kompol Robi Sugara,S.H.,M.H.,M.Si., yang memimpin langsung kegiatan tersebut,didampingi oleh Kanit Binmas Aipda Ikrom Ardiansyah S.H.,dan Bhabinkamtibmas Desa Suka MajuAipda Afandi Bay, S.H.


Dalam keterangannya,Kompol Robi menyatakan bahwa kebun binaan ini diharapkan tidak hanya mendukung stabilitas pangan lokal, tetapi juga menjadi solusi dalam memperkuat solidaritas masyarakat.


"Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat,agar mampu memanfaatkan potensi lahan tidur diwilayah mereka.Dengan menanam berbagai jenis sayuran dan buah-buahan,masyarakat dapat menciptakan ketahanan pangan secara mandiri sekaligus mendukung kesehatan mereka.Ini adalah bukti nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang produktif dan berkelanjutan," ujar Kompol Robi kepada awak media ini, pada Kamis (26/12/2024). 


Ia juga menambahkan,bahwa program ini adalah langkah konkret Polsek Talang Ubi dalam mendukung visi Pemerintah,untuk mewujudkan swasembada pangan. 


"Kita ingin menjadikan Kecamatan Talang Ubi sebagai wilayah percontohan 

dalam pengelolaan lingkungan berbasis ketahanan pangan. Ini sejalan dengan arahan Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin S.I.K.,M.H., yang selalu menekankan pentingnya peran Polri dalam mendukung program strategis pemerintah."harinya.


Menurut Kompol Robi, AKBP Khairu Nasrudin menyampaikan melalui dirinya bahwa keberhasilan program ini memerlukan kerja sama semua pihak, termasuk peran aktif masyarakat. 


"Kapolres menegaskan bahwa program ini tidak hanya berdampak pada ekonomi lokal, tetapi juga mampu memperkokoh sistem pertahanan negara melalui kemandirian pangan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung langkah besar ini demi kesejahteraan bersama," tegasnya.


Selain itu, kebun binaan ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi desa-desa lainnya untuk mengikuti jejak serupa. Dengan memanfaatkan lahan tidur, desa-desa di Kecamatan Talang Ubi dapat mewujudkan lingkungan yang lebih produktif, sehat, dan ramah lingkungan.


Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat yang berkomitmen untuk terus mendukung upaya Polsek Talang Ubi dalam menciptakan wilayah yang mandiri secara ekonomi dan berkelanjutan. 


"Dengan inisiatif ini, Kecamatan Talang Ubi berpotensi menjadi contoh sukses kolaborasi antara pemerintah, Polri, dan masyarakat dalam menciptakan kemandirian pangan." Pungkasnya. (sn/perry)

Share:

Tumbang dan Tutup Jalan, Damkar Serta Satlantas Polres PALI Berjibaku Evakuasi Pohon Roboh


PALI. SININEWS.COM -- Jalan raya utama masuk kabupaten PALI tepatnya di Desa Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi pada Rabu malam 25 Desember 2024 tertutup pohon besar yang tumbang akibat hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi sejak sorenya.


Akibat kejadian itu, arus lalulintas pun tersendat karena pohon yang tumbang roboh ke badan jalan.


Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) serta Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres PALI pun sigap mengevakuasi pohon tersebut agar arud lalulintas kembali lancar.


"Semalam ada laporan adanya pohon tumbang ke badan jalan raya Talang Bulang, kemudian kami langsung menuju TKP," ungkap Ibrahim Cik Ading Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten PALI.


Diakui Ibrahim bahwa setelah berjibaku selama lebih kurang setengah jam, akses jalan kembali lancar.


"Evakuasi pohon tumbang selesai sekitar setengah jam setelah kami bekerja dibantu Satlantas Polres PALI. Arus lalulintas pun kembali lancar," sebutnya.


Atas kejadian tersebut, Ibrahim kembali menghimbau masyarakat agar tetap waspada apabila tengah dalam perjalanan terjebak cuaca ekstrim.


"Lebih baik berteduh apabila turun hujan lebat disertai angin kencang. Karena banyak titik rawan pohon tumbang. Jadi kami himbau agar masyarakat lebih baik memilih berhenti dan jangan melanjutkan perjalanan terlebih dahulu serta mencari tempat aman untuk berteduh," himbaunya.(sn/perry)

Share:

Dukung Percepatan Swasembada Pangan, Polda Sumsel Lakukan Upaya Ini



PALEMBANG. SININEWS.COM - Dalam rangka koordinasi dan menyampaian petunjuk arahan penyelenggaraan akselerasi program dua yakni pemanfaatan lahan produktif mendukung percepatan swasembada pangan dijajaran Polda Sumsel, Irwasda Polda Sumsel Kombes Feri Handoko memimpin rapat bersama stake holder terkait pada Selasa (24/12/2024) dimapolda Sumsel.


 Irwasda Polda Sumsel Kombes Feri Handoko mengatakan akselerasi program dua pemanfaatan lahan produktif mendukung percepatan swasembada pangan perlu dipersiapkan dengan menyamakan persepsi melalui rapat koordinasi bersama stake holder terkait.


Dirinya menjelaskan Sumsel mendapatkan target lahan tumpang sari dalam 1 tahun sebanyak 10.000 hektare, dan untuk saat ini baru tersedia 600 hektare saja.


“Perlu dilakukan koordinasi yang baik sehingga masing masing pihak bisa memahami tugas dengan baik. Kesiapan lahan, bibit dan pupuk serta pendukung lainnya untuk rencana penanaman jagung secara serentak dipertengahan bulan Januari 2025 nanti apakah bisa dilaksanakan, tentu kita perlu saran dan masukan dari dinas terkait agar tidak gagal tanam,” ujarnya.


Feri Handoko mengakui perlunya komitmen bersama dalam menjalankan program kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah dalam hal ketahanan pangan.


Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumsel, Dr Riana Sopiana mengatakan sekarang ini banyak petani jagung yang menjual dalam bentuk tongkol, dengan harga relative lebih rendah, yang jika dijual dalam bentuk pipil akan memiliki harga jual yang lebih tinggi.


“Ini perlu pembimbingan kepada para petani agar mereka mendapatkan hasil/nilai penghasilan yang lebih baik lagi,” ujarnya.


“Ditahun 2025 pemerintah menargetkan hasil 70 juta ton padi dari luas lahan 2 juta hektare, sementara ini Sumsel menyiapkan 1,7 juta hektare yang akan dibagi dua yakni komoditas padi dan komoditas  jagung,” lanjutnya.


Dirinya menjelaskan bahwa lahan yang dialokasikan merupakan diluar lahan regular, sehingga dengan demikian diharapkan bisa menambah luasan lahan yang ada melalui kerjasama pihak terkait menggunakan metode tumpangsari.


Sekretaris Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Dian Eka Putra mengatakan sekitar 600 hektare lahan disiapkan untuk peremajaan karet dan 21.000 hektare untuk peremajaan sawit, tersebar di 17 kabupaten yang berpotensi bisa digunakan untuk mendukung program pemerintah. Sementara Dr Sulthani Aziz dari Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai (BPDAS) mengatakan sekitar 400 hektare di Pali dan 250 hektare di Oku bisa digunakan untuk program penanaman jagung.


“Kami dari BPDAS siap mendukung program ini, termasuk penyediaan bibit dengan anggaran yang sudah ada dalam rencana kerja BPDAS,” tandasnya.


Kepala Balai Hutan Lestari menimpali, sekitar 250 hektare bisa digunakan untuk ketahanan pangan dengan peta sudah ada di BPHL.


Kepala Dinas Perhutanan Muzawir mengatakan program tersebut bisa dilaksanakan dikawasan hutan yang memiliki perizinan dan juga pada lahan kawasan industri atas izin masyarakat yang memungkinan untuk lahan ketahanan pangan dan bisa digunakan sesuai aturan.


“Segera kami hitung kembali luasan lahan perhutanan yang cocok digunakan untuk ditanami jagung dan akan dikirimkan data yang sudah dilakukan pengecekan,” tuturnya.


Sementara itu dari pihak Bulog mengaku sepanjang tahun 2024 telah menyalurkan 9000 ton lebih bibit agung kepada petani melalui koperasi.


Tak luput, Kepala Sub Bagian Keamanan PTPN 1 Regional 7 Arie Mulawarman menambahkan adanya lahan Karet seluas 100 hektare didaerah Banyuasin yang siap digunakan dengan pola pembiayaan berkerjasama dengan koperasi unit (daerah kebun musi randas), sedangkan untuk dilahan kelapa sawit dan gula akan berkoordinasi dengan pimpinan pusat.


“Kedepan, PTPN akan berkordinasi lebih lanjut dengan Polda Sumsel terkait pelaksanaan ketahanan pangan lahan jagung,” ujarnya.


Sebagaimana diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah meluncurkan Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan yang ada dalam visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.


Program dilaksanakan memanfaatkan lahan tidur dan menggerakkan masyarakat untuk bertanam dengan tanaman konsumtif dengan hasil panen yang aian didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan program makan bergizi sehat.


Untuk mensuksesjan program pemerintah tersebut, Polri akan terus menjalin sinergitas  dan kerjasama dengan seluruh stakeholder.(sn/perry)

Share:

Pelaku Perampasan Sepeda Motor di Beracung Ditangkap, Satreskrim Polres PALI Ungkap Kurang Dari 24 Jam


PALI. SININEWS.COM–  Satreskrim Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil mengungkap kasus tindak pidana perampasan yang terjadi diwilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. 


Kasus ini berhasil diungkap dalam waktu kurang dari 24 jam setelah laporan diterima oleh pihak Kepolisian.


Kasus ini bermula pada Senin, 23 Desember 2024, sekitar pukul 14.00 WIB. 

Korban, DM (37) seorang ibu rumah tangga warga Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat di kawasan Simpang Beracung. Tersangka berinisial EES(22), yang dikenal korban,menghentikannya dengan alasan meminta ditemani membeli nasi diwarung yang berada disekitar lokasi kejadian.


Setelah tiba diwarung,kemudian tersangka meminta korban turun untuk membeli nasi. Namun saat korban turun,tersangka mencoba meminjam sepeda motor korban. 


Ketika korban menolak,tersangka lalu mengintimidasi korban dan merampas kunci motor secara paksa,kemudian tersangka melarikan diri dengan kendaraan tersebut.


Setelah menerima laporan dari korban pada Selasa (24 Desember 2024),Polres PALI segera bertindak. Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K,M.H.,melalui Kasat Reskrim AKP Nasron Junaidi S. H.,M.H., memimpin langsung penyelidikan. Berbekal informasi dari masyarakat,keberadaan tersangka terdeteksi disekitar kediamannya,dikawasan Golf Permai,Kelurahan Handayani Mulya.


"Kami segera menginstruksikan Tim Opsnal Beruang Hitam yang dipimpin oleh Kanit 1 Unit Pidum IPDA Muhammad Fadli,untuk melakukan penangkapan.Dalam operasi ini,tersangka berhasil diamankan bersama barang bukti tanpa perlawanan," ujar AKP Nasron Junaidi saat diwawancarai awak media ini. 


Dalam penangkapan tersebut,Polisi juga menyita sejumlah barang bukti,diantaranya:

-1 lembar STNK sepeda motor Honda Beat.

-1 buku BPKB sepeda motor Honda Beat.

-1 unit sepeda motor Honda Beat milik korban.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K.,M.H menyampaikan apresiasi terhadap kinerja cepat jajarannya. 


"Kasus ini menunjukkan komitmen kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,Kepolisian tidak akan mentolerir tindak pidana yang merugikan warga,dan Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati,segera melapor jika mengalami atau mengetahui tindak kriminal," ujarnya kepada awak media ini, pada Rabu petang (25/12/2024). 


Tersangka pelaku,EES kini mendekam ditahanan Polres PALI dan dijerat Pasal 368 KUHP,tentang perampasan dengan ancaman hukuman pidana maksimal sembilan tahun penjara.


Sukarni,salah satu warga Kelurahan Handayani Mulya, memberikan komentar,

"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Polres PALI dalam menangani kasus ini. Semoga pelaku dihukum setimpal agar memberikan efek jera."harapnya.


Kasus ini menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat dan kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman di Kabupaten PALI.


"Sinergitas antara masyarakat dan Aparat sangatlah penting, dalam menciptakan dan menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif." pungkas Kasat Reskrim Polres PALI.(sn/perry)

Share:

Pengunjung Paye Biru Membludak, Polsek Penukal Abab Laksanakan Pemantauan


PALI. SININEWS.COM – Personil Polsek Penukal Abab dipimpin oleh Plh Kapolsek Penukal Abab AKP Ardiansyah SH melalui Wakapolsek IPTU Maryono melaksanakan kegiatan monitoring di kawasan wisata Paye Biru, Desa Betung Selatan, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, pada Rabu, (25/12/2024).


Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB ini bertujuan memastikan keamanan dan kenyamanan para pengunjung yang memadati lokasi wisata tersebut.


Paye Biru, destinasi yang semakin populer di kalangan masyarakat lokal maupun luar Kabupaten PALI, dikenal karena keindahan alamnya. 


Air yang jernih dan berwarna kebiruan menjadi daya tarik utama yang menjadikan tempat ini favorit untuk liburan. 


Dalam satu tahun terakhir, jumlah kunjungan terus meningkat, mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap destinasi wisata ini.


Pesan Himbauan Polsek untuk Wisatawan

Dalam giat ini, personil Polsek memberikan imbauan kepada pengunjung untuk selalu menjaga barang-barang pribadi dan memastikan keamanan kendaraan baik roda dua maupun roda empat. 


"Kami ingin memastikan bahwa para pengunjung dapat menikmati waktu mereka di Paye Biru dengan tenang. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ujar IPTU Maryono.


Pentingnya Kolaborasi Pengelola dan Polsek

Polsek Penukal Abab juga mengingatkan pentingnya koordinasi antara pihak pengelola Paye Biru dan aparat keamanan. 


Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, pengelola diharapkan dapat melengkapi fasilitas dan infrastruktur yang memadai. 


Hal ini mencakup penambahan area parkir yang aman, penunjang keselamatan seperti papan peringatan, hingga posko informasi.


“Antusiasme masyarakat untuk berwisata ke Paye Biru sangat tinggi. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara pihak pengelola dan kami untuk menciptakan lingkungan wisata yang nyaman dan aman bagi semua,” tambah Wakapolsek.


Wisata Paye Biru: Potensi Besar Wisata Lokal

Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan, Paye Biru memiliki potensi besar untuk terus berkembang. 


Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, diperlukan untuk menjadikan lokasi ini lebih menarik dan kompetitif, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional.


Dengan pengelolaan yang tepat dan pengamanan yang memadai, Paye Biru diharapkan dapat menjadi ikon wisata di Kabupaten PALI yang mampu memberikan pengalaman tak terlupakan bagi para pengunjung.(sn/perry)

Share:

Pelaku Begal di Simpang Y Juga Terlibat Kasus 'Nodong' di Komplek Pertamina



PALI. SININEWS.COM –Ternyata pelaku penusuk korbannya pake obeng yang sempat viral di berbagai plavon Media Sosial, juga terlibat dengan berbagai kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 Ayat (1) Ke-2 KUHP. 


Kejahatan tersebut terjadi pada Jumat, 20 Desember 2024, di kawasan Komplek Pertamina, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Pali.


Korbannya,seorang pelajar bernama RA (15), bersama rekannya YL (15), sedang melintas di kawasan Simpang Lima Pendopo pada sore hari. 


Saat itu,korban merasa diikuti oleh dua orang pelaku yang menggunakan sepeda motor Honda Beat Street. Saat korban memasuki jalan dibawah Gereja Pertamina,pelaku langsung memepet korban dan merampas ponsel Vivo Y02 miliknya. Akibat kejadian tersebut,korban mengalami kerugian sekitar Rp 2.500.000 dan segera melaporkan peristiwa itu ke Polres Pali.


Kasat Reskrim Polres Pali AKP Nasron Junaidi, SH., M.H.,mengungkapkan bahwa tim segera bergerak setelah menerima laporan tersebut. 


"Kami langsung mengumpulkan informasi terkait identitas dan keberadaan para pelaku.


Berdasarkan laporan masyarakat, salah satu pelaku, Pernando Saputra (22), berada di Kota Jakarta, sementara pelaku lainnya berinisial MA(15), berada di rumah,"jelas AKP Nasron.


Tim Opsnal Beruang Hitam di bawah pimpinan Kanit 1 Unit Pidum, IPDA Muhammad Fadhli, melakukan penangkapan secara terpisah terhadap kedua pelaku. 


Operasi penangkapan berjalan lancar tanpa perlawanan dari pelaku.


Barang Bukti Diamankan

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu unit motor Honda Beat yang digunakan pelaku dan satu unit ponsel Vivo Y02 milik korban. Barang bukti tersebut kini diamankan di Mapolres Pali sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.


Kapolres Pali memberikan apresiasi atas kinerja cepat jajarannya.


 "Tindakan responsif ini menunjukkan komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku tindak kriminal di wilayah hukum Polres Pali," tegasnya.


Selain itu,Kepala Desa Talang Kemang, tempat tinggal korban, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polres Pali. 


"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dari pihak kepolisian.Ini memberikan rasa aman bagi masyarakat kami," ujarnya.


Polres Pali menghimbau masyarakat,untuk tetap waspada dan melaporkan segala bentuk tindak kriminal yang terjadi di lingkungan sekitar. 


“Kami mendorong masyarakat agar tidak segan melapor jika melihat atau menjadi korban tindak kejahatan. Polisi siap memberikan perlindungan dan penanganan terbaik,” pungkas Kasat Reskrim AKP Nasron Junaidi.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts