Bukti Dukung Program Tanam Jagung Serentak Sejuta Hektar, Kapolres PALI Tanam Dilokasi PT.Agro



PALI. SININEWS.COM -- Polres PALI melalukan penanaman jagung di lahan milik PT Surya Bumi Agro Langgeng pada Selasa 21 Januari 2025 sebagai bukti dukungan terhadap program tanam jagung serentak satu juta hektar yang menjadi andalan pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan.

Penanaman jagung serentak di wilayah Polres PALI langsung dipimpin Kapolres AKBP Khairu Nasrudin SIK juga dihadiri sejumlah PJU, Bupati PALI yang diwakili Staff Ahli Agen Eleidi, Kejari PALI, Kepala Dinas Pertanian juga petinggi dari PT Agro.

Sebelum pelaksanaan tanam jagung serentak, Kapolres PALI serta yang hadir pada giat tersebut terlebih dahulu mengikuti vidcom bersama Kapolri dan Menteri Pertanian yang melakukan tanam bersama di Subang Jawa Barat.




"Sebagai wujud kami dalam mewujudkan swasembada pangan. Dan hari ini adalah penanaman serentak se-Indonesia dengan luas sejuta hektar dengan jenis tanaman jagung. PALI sendiri ada dua tempat yang melakukan penanaman serentak, yakni di PT Agro seluas 3,6 hektar dan PT LKK seluas 2 hektar," ujar Kapolres PALI.

Ditambahkan Kapolres bahwa program tersebut merupakan program unggulan pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan.

"Penanaman serentak ini dilakukan langsung Kapolri dan Menteri Pertanian diikuti seluruh Polda di Indonesia," imbuhnya.

Sementara itu, pihak PT. Surya Bumi Agro Langgeng (SAL) yang disampaikan Direktur PT SAL, Budi Yuwono didampingi GM Agronomi, Ali Tarmizi menyatakan pihaknya sangat mendukung program pemerintah pusat.

"Kami sangat mendukung penuh program pemerintah pusat dan Polri yang tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan swasembada pangan yang diharapkan bisa berkelanjutan," ucapnya.(sn/perry)



Share:

Tertipu Polisi, Dua Warga Air Itam Beserta Sabu dan Ekstasi Diamankan



PALI. SININEWS.COM - Patut diacungkan jempol atas keberhasilan Satuan Reserse Narkoba Polres PALI dalam mengungkap peredaran gelap Narkotika di Desa Air Itam Kecamatan Penukal kabupaten PALI Sumatera Selatan.


Karena Desa ini terkenal dengan sebutan "Kampung Narkoba", dimana warga nya kompak selalu bungkam untuk memberikan informasi terkait pelaku Narkoba.


Namun dibawah pimpinan Kasat Narkoba Polres PALI, AKP Aan Sriyanto, M.H, dua orang pengedar Narkotika jenis shabu-shabu dan Pil Ekstasi berhasil dibekuk.


Dari tangan kedua orang berinisial BC (37) tahun, dan ZLK (41) warga Air Itam ini Satuan Reserse Narkoba Polres PALI berhasil mengamankan 3 (tiga) paket plastik  bening besar yang berisikan serbukan putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto : 308 g (tiga ratus delapan gram), senilai harga Rp 162.0000.000,- (Seratus enam puluh dua juta rupiah).



Selain itu juga Polisi mengamankan 1(satu) paket plastik bening yang berisikan 50 (lima puluh) butir pil tablet warna coklat berlogo “ kepala singa “ diduga narkotika jenis pil ekstasi dengan berat bruto : 14 g (empat belas gram) senilai harga Rp 20.000.000,- ( dua puluh juta rupiah).


Dan 1 (satu) unit handphone merek Vivo Y30 warna hitam, 1 (satu) unit timbangan digital warna hitam.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K, M.H., melalui Kasat Narkoba Polres PALI AKP Aan Sriyanto, M.H, didampingi KBO IPTU Taufik Hidayat, dan PS Kanit Narkoba Bripka Fernadi Prima Yudha, S.H, menjelaskan bahwa pada hari Senin tanggal 20 Januari 2025 Kasat Narkoba Polres PALI mendapatkan informasi dari masyarakat sering adanya transaksi narkotika jenis Sabu dan pil ekstasi dirumah panggung Desa Air Itam.


Selanjutnya Kasat Narkoba Polres PALI  AKP AAN SRIYANTO, M.H memerintahkan KBO IPTU TAUFIK HIDAYAT dan PS. KANIT  BRIPKA FERNADI PRIMA YUDHA. S.H untuk melakukan penyelidikan terkait informasi yang diterima tersebut dan informasi tersebut memang benar.


Selanjutnya KBO Satresnarkoba Polres PALI IPTU TAUFIK HIDAYAT diperintahkan oleh Kasat Narkoba Polres PALI AKP AAN SRIYANTO, M.H agar anggota Opsnal melaksanakan undercover buy. Anggota tersebut melakukan penyamaran untuk membeli narkotika jenis sabu dan pil ekstasi tersebut kepada kedua orang pelaku.


" Didalam proses transaksi kedua Pelaku menemui anggota yang melakukan Undercover Buy, dimana Pelaku BC menyerahkan langsung dari tangannya kepada anggota yang melaksanakan Undercover Buy," kata AKP Aan Sriyanto kepada wartawan Senin (20/1/2025).


Lanjutnya, Setelah anggota yang menyamar menerima narkotika tersebut selanjutnya sesaat itu juga dengan gerak cepat dilakukan penangkapan oleh anggota yang menyamar dan tim yang sudah bersembunyi.


" Tersangka ini mengaku mendapatkan narkotika tersebut dari seorang laki-laki yang memiliki inisial nama "DS", selanjutnya tersangka beserta barang bukti diamankan kekantor Satresnarkoba Polres PALI untuk dimintai keterangan lebih lanjut," jelasnya.(sn/perry)

Share:

Evaluasi Kinerja Triwulan II, Pj. Bupati Sampaikan Progres Capaian 10 Indikator Prioritas Pembangunan

MUARA ENIM - Pj. Bupati Muara Enim, H. Henky Putrawan, S.Pt., M.Si., M.M., mengikuti evaluasi penilaian kinerja bulan Oktober 2024-Januari 2025 atau triwulan II dengan memaparkan 10 indikator prioritas pembangunan di Kabupaten Muara Enim kepada Tim Evaluasi Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) yang diketuai oleh Inspektur I Inspektorat Jenderal (Itjen), Brigjen Pol. Rustam Mansur di Gedung Itjen Kemendagri RI, Senin (20/01/2025) di Jakarta.

Pj. Bupati dalam siaran persnya melalui Diskominfo Kabupaten Muara Enim menyampaikan terkait laju inflasi di Kab. Muara Enim terkendali diangka 0,74 persen pada Bulan Desember 2024, kemiskinan ekstrem turun menjadi 0,63 persen di tahun 2024 serta progres capaian prioritas pembangunan lainnya yang semakin meningkat.

Didampingi Sekda, Asisten, Kepala OPD dan Camat, Pj. Bupati menjelaskan sebagai salah satu daerah acuan perhitungan inflasi di Sumsel, Kabupaten Muara Enim terus menggencarkan program operasi pasar murah, gerakan pangan murah, sidak pasar hingga kerjasama antar daerah yang terbukti berhasil mengendalikan laju inflasi menjadi 0,74 persen di Bulan Desember 2024.

Selain itu, Pj. Bupati juga memaparkan 9 indikator lainnya yakni penurunan stunting, pengembangan BUMD, peningkatan pelayanan publik, pengurangan pengangguran, pengentasan kemiskinan ekstrem, peningkatan aspek kesehatan, penyerapan anggaran dan program kegiatan unggulan daerah serta kemudahan dalam perizinan. 

Pj. Bupati mengatakan tahun 2024 kemiskinan ekstrem Kab. Muara Enim mengalami penurunan menjadi 0,63 persen dari 1,39 persen di tahun 2023 dengan terus mengevaluasi berbagai upaya yang telah dilakukan.

Terkait penanganan stunting, Pj. Bupati menyampaikan angka stunting di Kab. Muara Enim sebesar 2,14 persen dengan intervensi kegiatan pada lokus stunting yang melibatkan seluruh stakeholder serta memasifkan inovasi daerah Aplikasi Penanganan Stunting (ANTING).

Pj. Bupati memastikan arahan dan masukan dari Itjen Kemendagri akan menjadi bahan evaluasi kedepan guna meningkatkan pencapaian kinerja demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kab. Muara Enim. (SN)

Share:

Apel Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) Kejaksaan Negeri Muara Enim Tahun 2025

MUARA ENIM - Pada Senin 20 Januari 2025 sekira pukul 09.00 WIB bertempat di Lapangan Upacara Kejaksaan Negeri Muara Enim, Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim sekaligus bertindak sebagai pembina apel Bapak Rudi Iskandar, S.H., M.H melaksanakan Apel Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) Kejaksaan Negeri Muara Enim Tahun 2025.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh pegawai PNS Kejaksaan Negeri Muara Enim,dalam kegiatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim Bapak Rudi Iskandar, S.H.,M.H, dalam amanatnya menyampaikan bahwa inisiatif pencanangan Zona Integritas tidak hanya bersifat simbolis, melainkan harus diimplementasikan melalui kerja sama yang solid di lingkungan kantor. Oleh karena itu dihimbau kepada para Para Kasi dan Kasubag Kejaksaan Negeri Muara Enim untuk menjadi role model dalam mengevaluasi pelaksanaan kegiatan WBK ini sehingga dapat meraih predikat WBK.

 Selain itu, Kejari juga menyampaikan agar seluruh jajaran diharapkan turut berpartisipasi secara aktif, sebagai bagian dari upaya bersama menuju terciptanya Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Usai Upacara di gelar,Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama zona integritas menuju WBK dan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Muara Enim serta pemasangan selempang agen perubahan dan duta pelayanan serta penyematan pin WBK secara simbolis oleh Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim.

"Alhamdulillah Kegiatan berjalan aman, lancar, serta kondusif," ujar KEPALA SEKSI INTELIJEN Kejari Muara Enim, ANJASRA KARYA, SH.,MH.
Share:

Anggota PWI PALI Kumpul di Kantor Baru, Ini Yang Dibahas


PALI. SININEWS.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar rapat perdana pada Senin (20/1/2025) di Sekretariat PWI, di Jalan Merdeka, kawasan Beracung PALI. Rapat ini menjadi langkah awal organisasi dalam merumuskan program kerja tahun 2025 sekaligus mempersiapkan peluncuran platform informasi resmi, "Media PWI PALI".


Ketua PWI PALI, Joko Sadewo, SH., M.H.,  menyampaikan bahwa rapat ini merupakan momen penting untuk menyelaraskan visi dan misi organisasi. “Kami ingin memastikan program kerja yang disusun dapat memberikan manfaat nyata, baik untuk anggota PWI maupun masyarakat PALI secara umum. Salah satu fokus kami adalah meluncurkan Media PWI PALI, yang akan menjadi platform resmi untuk menyampaikan informasi terpercaya,” ujarnya.


Media PWI PALI dirancang sebagai media digital yang menyajikan berita terkini, informasi kegiatan PWI, dan konten edukatif. Media ini diharapkan menjadi sarana komunikasi yang efektif antara PWI PALI dengan masyarakat. Peluncuran platform ini dijadwalkan berlangsung pada akhir bulan ini dengan konsep digital dan cetak yang mudah diakses oleh semua kalangan.


Dalam rapat tersebut, sejumlah program kerja juga dibahas, termasuk pelatihan jurnalistik, penguatan kapasitas anggota PWI, dan kerja sama dengan pemerintah daerah serta sektor swasta. Program ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme wartawan sekaligus mendukung pembangunan daerah melalui pemberitaan yang positif dan konstruktif.


“Peluncuran Media PWI PALI bukan hanya tentang menghadirkan media baru, tetapi juga tentang memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan ekosistem informasi yang berkualitas di PALI,” tambah Ketua PWI.


Rapat perdana ini dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota PWI PALI, yang turut memberikan masukan terkait program kerja dan strategi pengelolaan media. Dengan semangat kebersamaan, PWI PALI optimis dapat menjalankan program-program unggulan dan menghadirkan inovasi baru melalui Media PWI PALI.


Melalui rapat ini, PWI PALI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kemajuan pers daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.(sn/perry)

Share:

Perkuat Sinergi Program Kerja, PWI Jalin Hubungan dengan BSI



PALI. SININEWS.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menjalin silaturahmi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang PALI untuk memperkuat sinergi dalam mendukung berbagai program kerja. Kegiatan ini berlangsung di Kantor BSI Cabang PALI pada Senin (20/1/2025).


Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PWI PALI, Joko Sadewo, SH., M.H., bersama sejumlah anggota PWI. Rombongan disambut hangat oleh Kepala Cabang BSI PALI, Bambang Susanto, beserta jajaran.


Dalam sambutannya, Bambang menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan PWI PALI yang dinilai penting dalam membangun hubungan baik dan mendukung program-program BSI. "BSI Cabang PALI baru saja beroperasi satu bulan lalu, dan kami memiliki berbagai program unggulan, seperti pembayaran zakat, layanan umroh dan haji, serta pembiayaan perumahan bersubsidi. Kami berharap, melalui sinergi dengan PWI, informasi mengenai program ini dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat," ujar Bambang.


Bambang juga menegaskan bahwa BSI siap menjadi mitra strategis PWI PALI dalam berbagai kegiatan sosial dan ekonomi. "Kami optimis, dengan potensi besar yang dimiliki Kabupaten PALI, kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat," tambahnya.


Ketua PWI PALI, Joko Sadewo, SH., M.H., dalam kesempatan tersebut mengapresiasi sambutan hangat dari pihak BSI. Ia menyatakan bahwa PWI, sebagai organisasi pers yang sudah lama berdiri, siap mendukung program-program BSI melalui pemberitaan dan media. "Kami berkomitmen untuk membantu menyebarluaskan informasi mengenai program BSI, baik melalui media mainstream maupun digital. Selain itu, kami juga sedang mempersiapkan fasilitas podcast di kantor PWI untuk mendukung penyampaian informasi secara lebih modern," ungkap Joko.


Selain membahas kerja sama dalam pemberitaan, pertemuan ini juga menyoroti potensi program sosial BSI, seperti penyaluran zakat,program "BSI Maslahat". Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat kurang mampu di Kabupaten PALI.


Kolaborasi antara PWI dan BSI ini diharapkan dapat terus terjalin erat, menciptakan berbagai inovasi dan program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat luas. "Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dan mendukung berbagai inisiatif positif bersama PWI," tutup Bambang.(sn/perry)

Share:

Antisipasi Perilaku Menyimpang, Kombes Ferry Handoko Berikan Wejangan Ini Kepada Personel Lalu Lintas Jajaran Polda Sumsel



PALEMBANG. SININEWS.COM - Perilaku oknum polisi lalu lintas (Polantas) yang tidak sesuai dengan kode etik dan standar pelayanan publik, seringkali muncul di media sosial dan kemudian menjadi viral. 


Mencegah hal itu terjadi di Sumatera Selatan, Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Ferry Handoko memimpin apel pemeriksaan dan pengarahan kepada personel jajaran lalu lintas terkait dengan pelanggaran dan viral di media sosial.


Irwasda didampingi Direktur Lalu Lintas Kombes Pol M Pratama Adhyasastra, Kabid Propam Kombes Pol Dadan Wahyudi, serta Kapolres/tabes jajaran, dalam apel di lapangan upacara Mapolda Sumsel, Senin pagi (20/1/2025).


Apel pengecekan, pemeriksaan, dan arahan tersebut diikuti para kasubdit, kasubbag, kasat lantas, kanit, panit dan seluruh personil lalu lintas jajaran Polda Sumsel.


"Sering kita lihat video yang viral tersebut, menunjukkan atau mendeskripsikan perilaku yang tidak tepat. Misalnya, perilaku yang tidak sopan, atau penindakan yang tidak proporsional dan profesional," ujar Irwasda.


Sehingga pengecekan, pemeriksaan dan arahan ini, dimaksudkan untuk memastikan personel lalu lintas mematuhi peraturan dan prosedur. 


"⁠Mengidentifikasi kelemahan dan kekurangan personel lalu lintas," katanya.


Kemudian, mengurangi kesalahan dan pelanggaran personel Polri khusus satuan lalu lintas. "Serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri," tegas lulusan Akpol 1993 itu.


Tujuan dari pemeriksaan dan arahan, lanjut Irwasda, tak lain untuk meningkatkan disiplin dan profesionalisme. Memastikan keselamatan lalu lintas. Mengoptimalkan kinerja personil. 


Selanjutnya, meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di bidang lalu lintas. Mengurangi pelanggaran dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh petugas lapangan satuan lalu lintas.


"Serta Membangun citra positif Polri, juga meningkatkan kerjasama antar unit satuan lalu lintas untuk memastikan kelancaran, keselamatan, dan keteraturan di jalan raya," imbuhnya.


Irwasda juga menyampaikan kepada seluruh personel lalu lintas, agar selalu menjaga keselamatan diri dengan menggunakan perlengkapan standar seperti rompi reflektif, helm, dan sepatu yang sesuai. 


Memperhatikan keselamatan diri saat berada di jalan raya, terutama di area dengan lalu lintas padat atau berbahaya.


Mengupayakan kegiatan pengaturan lalu lintas ataupun pemantauan atur arus lalu lintas agar tetap lancar. "Terutama di titik-titik rawan kemacetan, seperti persimpangan, sekolah, pasar, atau perlintasan kereta," pesannya. 


Selanjutnya, personel lalu lintas agar memberikan isyarat yang jelas kepada pengendara saat mengatur lalu lintas.


Melakukan penegakan aturan dengan lakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan dan dokumen pengemudi secara humanis dan profesional, serta memberikan sanksi tegas bagi pelanggar sesuai dengan aturan yang berlaku tanpa kompromi atau diskriminasi. 


Lanjut Irwasda, memberikan pelayanan masyarakat dengan bantu pengendara yang membutuhkan, seperti memberikan informasi rute atau membantu kendaraan yang mogok. 


"Harus tanggap terhadap keluhan atau laporan masyarakat dengan ramah dan cepat," pintanya.


Kemudian petugas juga diharuskan melakukan pencegahan pelanggaran dengan melakukan patroli rutin, untuk mencegah pelanggaran lalu lintas dan tindak kejahatan di jalan raya, memberikan sosialisasikan tentang pentingnya keselamatan berkendara kepada masyarakat, seperti penggunaan helm, sabuk pengaman, dan mematuhi rambu lalu lintas.


Kedisiplinan dan profesionalisme harus menjadi keseharian. Tepat waktu dalam melaksanakan tugas, menjaga sikap dan perilaku profesional saat berinteraksi dengan masyarakat serta patuhi ketentuan atau SOP yang berlaku. 


"Serta menghindari tindakan yang dapat merusak citra kepolisian, seperti pungli atau perilaku kasar. Selalu menjaga Etika dan perilaku, bersikap profesional dan sopan, menghormati pengemudi dan pejalan kaki, tidak menerima suap atau gratifikasi," sampainya 


Personel lalu lintas yang ada di lapangan, diminta tetap terhubung dengan pusat kendali untuk melaporkan situasi dan menerima arahan lebih lanjut, bekerjasama dengan petugas lain untuk menangani situasi darurat seperti kecelakaan atau bencana alam.


"Setelah bertugas, memiliki kewajiban membuat laporan kegiatan, melakukan evaluasi kinerja termasuk memberikan masukan untuk perbaikan," ucapnya. 


Irwasda juga mencontohkan Pelanggaran etik yang sering terjadi dan dilakukan oleh anggota lalu lintas yang tidak disiplin dan profesional dalam pelaksanaan tugas terhadap pengemudi.


"Seperti menerima suap atau gratifikasi dari pengemudi, menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi, menggunakan bahasa kasar atau bersikap tidak sopan. 

Tidak memakai seragam dan peralatan keselamatan agar tidak terjadi lagi," tukasnya.


Irwasda menekankan, di era digital sekarang ini, setiap tindakan dapat direkam dan menjadi viral di media sosial. Sehingga anggota agar  bersikap bijak dalam menghadapi masyarakat yang mendokumentasikan tindakan personel.


"Serta dampak risiko yang tidak signifikan, pola maindset seperti ini sangat merugikan organisasi, dimana pada akhirnya risiko yang diabaikan akan benar–benar terjadi sehingga berimplikasi dalam wujud permasalahan nyata bagi Polri," ulasnya.


Terakhir, Irwasda berpesan agar setiap personel melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab, profesional dan profesional. "Serta jadikan sebagai ladang amal kebajikan," tutupnya.(sn/perry)

Share:

Wabup PALI Bakar Semangat Pegawai Pemerintahan


PALI. SININEWS.COM - Wakil Bupati (Wabup) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Drs.H.Soemarjono membakar semangat pegawai pemerintahan baik ASN, PPPK maupun honorer.


Hal itu sampaikan Wabup PALI saat menggelar apel gabungan Senin 20 Januari 2025 di halaman Kantor bupati PALI, dibilangan Jalan Merdeka KM 10 Kelurahan Handayani Mulya.


Wabup meminta seluruh pegawai pemerintahan kabupaten PALI agar semangat dan bekerja tulus dalam melayani masyarakat.


"Kita bekerja harus ikhlas dan Istiqomah, serta penuh tanggungjawab," pesan Wabup.



Wabup juga menyampaikan bahwa sebagai pegawai di pemerintahan harus bersyukur karena telah mempercayakan amanah tersebut.


"Kita perlu bersyukur karena telah diberikan amanah mengabdi di pemerintahan," imbuhnya.


Menurut Wabup bahwa saat menjalankan tugas pasti ada rintangan dan tantangan.


"Tantangan pasti akan selalu ada, namun itu hal biasa yang harus kita hadapi. Tantangan itu harus kita jadikan motivasi dalam meningkatkan kinerja kita," katanya.(sn/perry)



Share:

Pengangkatan Asgianto ST-Iwan Tuaji Sebagai Pemimpin PALI Terpilih Disahkan DPRD


PALI. SININEWS.COM - Melalui rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan (Sumsel), akhirnya Asgianto ST-Iwan Tuaji disahkan sebagai Bupati dan wakil Bupati PALI terpilih pada Pilkada lalu.


Rapat paripurna pengumuman usulan pengesahan pengangkatan Bupati-Wakil Bupati terpilih periode 2025-2030 dilaksanakan di ruang rapat paripurna DPRD PALI, Senin 20 Januari 2025 dipimpin langsung ketua DPRD H.Ubaidillah.


Rapat paripurna tersebut turut dihadiri oleh Bupati PALI Heri Amalindo, Wakil Bupati PALI Soemarjono, serta Wakil Bupati PALI terpilih, Iwan Tuaji serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD). 


Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah menyampaikan pihaknya telah melakukan rapat paripurna DPRD tentang pengumuman usulan pengesahan pengangkatan Bupati-Wakil Bupati terpilih periode 2025-2030. Usai pengumuman tersebut, pihaknya pun langsung mengusulkan ke Kementerian Dalam Negeri melalui Gubernur Sumatera Selatan. 


Selain itu, pihaknya pun menunggu jadwal pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. 


"Mudah-mudahan Insya Allah tidak ada halangan, lancar, tanggal 10 Februari yang sesuai dengan Perpres (Peraturan Presiden) yang sudah ada. Tapi kalau ada pergantian Perpres bulan Maret," ujar Firdaus saat dimintai keterangan oleh wartawan usai rapat paripurna. 


Politisi Partai Demokrat itu berharap Bupati-Wakil Bupati terpilih mempunyai visi, misi serta program yang telah dikemas. Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten PALI kedepannya dapat bersinergi dengan DPRD, seperti hal yang sudah dilakukan selama dua periode lalu. 


"DPRD bersinergi dengan Pemerintah Daerah, Alhamdulillah semua program yang akan mereka lakukan dapat dukungan penuh dari DPRD Kabupaten PALI," tandasnya.(sn/perry)

Share:

Amankan Unjuk Rasa, Polres PALI Terjunkan 90 Personil


PALI. SININEWS.COM – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Pemuda Pancasila Kabupaten PALI di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten PALI berlangsung aman dan tertib. 


Demonstrasi yang diikuti oleh sekitar 400 massa ini membawa sejumlah tuntutan terkait dugaan ketimpangan dalam proses penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan pemerintah Kabupaten PALI.


Aparat Kepolisian Resor (Polres) PALI, bersama Polsek Talang Ubi, telah melakukan persiapan matang untuk pengamanan aksi.Sebanyak 90 personel Polres PALI dan 20 personel Polsek Talang Ubi dikerahkan. 


Apel persiapan dipimpin oleh Kabag Ops Polres PALI, Kompol Biladi Ostin, S.Kom, S.H, M.H, didampingi Kapolsek Talang Ubi Kompol Robi Sugara, S.H, M.H, M.Si dan jajaran Pejabat Utama Polres PALI.


Ormas Pemuda Pancasila menyampaikan beberapa tuntutan utama, antara lain:

1.Pemeriksaan atas dugaan ketimpangan kuota penerimaan PPPK antarinstansi di Kabupaten PALI.

2.Pengusutan dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam seleksi PPPK, dengan prioritas bagi tenaga honorer yang telah lama mengabdi, terutama guru honorer.

3.Pemeriksaan terhadap kepala desa yang mengikuti dan dinyatakan lulus seleksi PPPK.


Pada pukul 10.10 WIB, mediasi dilakukan di ruang Kejaksaan Negeri Kabupaten PALI. Mediasi ini dihadiri oleh : Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten PALI,Kabag Ops Polres PALI Kompol Biladi Ostin,Kapolsek Talang Ubi, Kompol Robi Sugara,Kasie Intel Kajari PALI, Kasat Intelkam Polres PALI, serta perwakilan Pemuda Pancasila, termasuk Ketua Pemuda Pancasila, Stelly.


Dalam mediasi,pihak Kejaksaan Negeri menegaskan bahwa kasus terkait kepala desa yang lulus seleksi PPPK telah masuk ke tahap penyelidikan. Mereka memastikan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan dan tanpa intervensi dari pihak manapun.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K.,M.Hmelalui Kabag Ops Kompol Biladi Ostin,S.Kom.,S.H.,M.H.,menyampaikan bahwa kepolisian mendukung upaya hukum yang berjalan sesuai aturan. 


“Kami memastikan keamanan aksi ini dan akan terus memonitor perkembangan situasi, menjaga agar aspirasi masyarakat tersampaikan tanpa mengganggu stabilitas,” ujarnya.


Sementara itu, Kajari PALI Farriman Isandi Siregar,SH.,MH,yang diwakili oleh Kasi Intel Rekan Rido Darma Hermanto,SH.,MH menegaskan komitmen institusinya untuk menyelesaikan kasus ini sesuai prinsip tegak lurus hukum. 


“Kami menghormati hak masyarakat untuk bersuara dan berkomitmen melakukan penyelidikan sesuai prosedur yang berlaku,” kata Kasi Intel Kajari PALI. 


Pada pukul 11.30 WIB, aksi unjuk rasa berakhir dengan tertib. 

Massa membubarkan diri setelah menerima penjelasan dari pihak Kejaksaan Negeri. 


Kapolsek Talang Ubi, Kompol Robi Sugara, menyampaikan apresiasi atas kedewasaan peserta aksi dalam menyampaikan aspirasi.


“Kami terus berkomitmen menjaga keamanan dan akan memonitor perkembangan situasi ini,Kami mengajak semua pihak untuk tetap bersinergi demi terciptanya kondisi yang kondusif di Kabupaten PALI,”pungkas Kompol Robi Sugara selalu Kapolsek Talang Ubi.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts