Jelang Malam Akhir Pekan, Polres PALI Turunkan 57 Personil Gelar Razia Gabungan


PALI. SININEWS.COM – Menjelang malam akhir pekan, suasana di Simpang Tiga Polres PALI, Jalan Merdeka, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi tampak berbeda dari biasanya. 


Sebanyak 57 personel gabungan dari Tim UKL III Polres PALI menggelar razia terpadu dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), sebagai langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Kegiatan tersebut diawali dengan apel persiapan yang dipimpin oleh Kabagren Polres PALI, AKP Yusuf Solehat, S.H., M.M., didampingi KBO Satreskrim Polres PALI, IPDA Hendri Jonson. 


Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya profesionalisme dan pendekatan humanis dalam pelaksanaan razia.


Dengan sigap dan terorganisir, Tim UKL III melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang melintas di kawasan tersebut.


Tak hanya itu, petugas juga menyampaikan imbauan kepada warga agar tidak keluar rumah apabila tidak memiliki kepentingan mendesak, guna menghindari potensi menjadi korban tindak kriminal.


“Sasaran kegiatan ini bukan hanya menindak pelanggaran lalu lintas, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya keamanan diri di ruang publik,” ujar Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., saat dikonfirmasi.


Kapolres juga menambahkan bahwa masih ditemukan pengendara yang belum mematuhi aturan, seperti tidak membawa surat-surat kendaraan lengkap dan penggunaan knalpot brong. 


Oleh karena itu, pendekatan persuasif terus dilakukan agar masyarakat lebih disiplin dalam berlalu lintas.


Patroli juga dilanjutkan ke sejumlah titik di wilayah Kecamatan Talang Ubi. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif. 


Kegiatan KRYD berakhir pada pukul 22.00 WIB, yang kemudian ditutup dengan apel konsolidasi dan evaluasi di lokasi yang sama.


Razia terpadu ini menjadi bukti bahwa Polres PALI hadir secara nyata untuk melindungi masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.(sn/perry)

Share:

Diduga Jadi Penadah Barang Curian, Dua Warga Harapan Jaya Digelandang Polisi


PALI. SININEWS.COM - Dua warga Desa Harapan Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI berinisial SA (25) tahun dan JM (20) tahun digelandang Petugas Kepolisian Sektor Tanah Abang Polres PALI.


Kedua orang ini diterapkan tersangka oleh Polsek Tanah Abang dikarenakan diduga terlibat dalam kasus dugaan Tindak Pidana Penadahan barang hasil kejahatan.


Dari informasi dihimpun, SA dan JM pada tanggal 03 April 2025 lalu, menadah atau membeli Ban mobil Tronton dari seorang sopir angkutan milik PT AMA berinisial RA dengan harga Rp 1.700,000,- rupiah.


Diketahui Ban mobil Tronton tersebut hasil dari Tindak Kejahatan Penggelapan yang dilakukan RA, dengan cara Ban baru diganti Ban bekas dibengkel yang terletak di Kilometer 37 jalan Servo Lintas Raya.


Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan, SH, membenarkan adanya penangkapan terhadap kedua pelaku penadahan.


" Kejadian itu Pada Hari Kamis Tanggal  03 April 2025 Pukul  21.00 Wib," kata Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan SH kepada wartawan pada Sabtu (12/4/2025).


Dijelaskannya, penangkapan kedua pelaku penadahan ini berdasarkan laporan pihak PT AMA dengan LP/B-22/IV/2025/SPKT/POLRES PALI/ POLDA SUMSEL, Tanggal 4 April 2025.


Setelah mendapatkan laporan tersebut menurut Kapolsek Tanah Abang, Kemudian Unit Reskrim Polsek Tanah Abang melakukan serangkaian penyelidikan terhadap para pelaku.


Dari hasil penyelidikan didapat para pelaku sedang berada dibengkel yang terletak di Kilometer 37 jalan Servo lintas Raya, dan langsung dilakukan penangkapan.


" Team kita berhasil mengamankan kedua Pelaku, dan juga mengamankan 1 (satu) buah Ban Mobil Tronton Merk GT milik Korban," tandasnya.(sn/perry)

Share:

Aktivitas Perusahaan Migas PT BSP Distop, Wabup PALI Minta Dokumen Dilengkapi



PALI. SININEWS.COM – Aktivitas PT Betun Selo Palienergi (BSP) yang berlokasi di Desa Purun Timur Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dihentikan sementara oleh Wakil Bupati PALI Iwan Tuaji.


Perintah penghentian sementara operasional PT BSP dilakukan saat Wabup PALI Iwan Tuaji melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi perusahaan tambang minyak dan gas tersebut pada Jum'at 11 April 2025.


Pada Sidak ke lokasi PT BSP tersebut, Wabup PALI Iwan Tuaji melakukan pengecekan terkait legalitas dan administrasi perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya.


Dalam sidak tersebut, Wabup didampingi Asisten II Setda PALI, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), BPBD, DPMD, Polres PALI, serta Kepala Desa Purun Timur dan perangkat desa setempat.


Wabup Iwan menegaskan bahwa perusahaan harus segera melakukan koordinasi aktif dengan pemerintah daerah, terutama dengan dinas teknis terkait.

“Saya minta pihak perusahaan BSP segera menjalin komunikasi aktif dengan dinas terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Disnaker PALI,” ujar Wabup di sela-sela kunjungan.


Ia juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan pertemuan antara perusahaan dan Bupati PALI, Asgianto, S.T., guna membahas kelengkapan dokumen perusahaan. Untuk sementara, seluruh kegiatan operasional diminta untuk dihentikan.


“Mulai hari ini, kami minta aktivitas operasional perusahaan dihentikan sementara sampai ada koordinasi yang jelas dan semua kelengkapan dipenuhi,” lanjut Iwan Tuaji.


Menanggapi permintaan pemerintah daerah, Pjs. Manajer PT BSP, Niko Akmal, menyatakan bahwa perusahaan belum memulai kegiatan operasional dan masih dalam tahap persiapan.


“Perusahaan kami masih dalam proses persiapan dan belum menjalankan operasi. Kami menggunakan standar operasional Pertamina dan akan segera memenuhi seluruh persyaratan yang diminta,” jelas Niko.


Kepala Desa Purun Timur, Alkat, S.H., mengapresiasi langkah cepat Wabup dalam menindaklanjuti aktivitas perusahaan yang ada di wilayahnya.


“Kami pemerintah desa menyampaikan terima kasih kepada Wabup Iwan Tuaji yang telah meluangkan waktu untuk turun langsung. Semoga ini membawa manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar,” ujar Alkat.


Langkah sidak ini diambil sebagai bentuk pengawasan terhadap kegiatan usaha di wilayah PALI agar sesuai dengan aturan dan tidak merugikan masyarakat.(sn/perry)

Share:

Distan PALI Akui Produksi Gabah Masih Rendah, Ini Yang Dibutuhkan Petani Selain Irigasi

Petani padi tengah menanam di lahan sawah di wilayah Talang Ubi Utara Kabupaten PALI (sumber. Perry)


PALI. SININEWS.COM -- Produksi gabah saat ini tengah digenjot pemerintah pusat untuk mengejar tercapainya swasembada pangan, namun di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) provinsi Sumatera Selatan diakui Dinas Pertanian setempat masih rendah pruduksinya.


Dari keterangan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI Ahmad Jhoni pada salah satu acara belum lama ini mengaku bahwa produksi gabah ditingkat petani masih rendah, antara 2 hingga 3 ton per hektar.

Ahmad Jhoni menyebutkan bahwa kendala utama masih rendahnya produksi gabah adalah kurangnya sarana irigasi untuk pengairan sawah.

"Kendala saat ini masih minim irigasi, untuk itu perlu dibangun irigasi dari tersier hingga sekunder agar produksi gabah meningkat dan masa panen petani yang tadinya satu kali dalam setahun bisa dua kali, dan yang sudah dua kali bisa tiga kali panen dalam satu tahun," ungkap Ahmad Jhoni.

Dalam mendukung program pencapaian swasembada pangan, Ahmad Jhoni menyatakan pemerintah kabupaten PALI melalui Dinas Pertanian telah melakukan berbagai upaya.

"Kami telah melakukan sejumlah upaya dalam mendukung tercapainya swasembada pangan, diantaranya pemberian bantuan benih, pupuk dan alsintan serta penyuluhan," sebutnya.

Selain itu, Ahmad Jhoni menerangkan bahwa kedepan Dinas Pertanian akan terus melakukan upaya untuk meningkatkan produksi gabah petani.

"Selain dengan memberikan bantuan, kita juga melakukan optimalisasi lahan. Dimana saat ini ada 6.000 hektar lahan sawah produktif dan lahan yang kurang produktif kita optimalkan," jelasnya.

Sementara itu, Sumardi salah satu petani asal Kelurahan Talang Ubi Utara yang juga ketua Kelompok Tani Sinar Penukal meminta selain membangun irigasi juga menginginkan adanya bantuan yang merata kepada petani padi yang ada di kabupaten PALI.

"Kami tidak pernah mendapatkan bantuan, setiap musim tanam kami modal sendiri. Bibit beli sendiri, traktor dan mesin perontok padi masih menyewa," ungkapnya.

Terkait peningkatan produksi gabah di kabupaten PALI, Sumardi merasa pesimis lantaran bantuan yang diberikan pemerintah tidak merata serta penyuluhan dari PPL jarang dilakukan.

"Jangankan bantuan, penyuluhan pun nyaris tidak ada. Bahkan kami tidak mengenal siapa PPL kami karena tidak pernah datang. Jadi kami pesimis kalau seperti ini berlangsung produksi gabah akan seperti ini terus," tandasnya.

Belum lagi permasalahan pupuk, Sumardi menyebut sawah yang dikelolanya tak pernah tersentuh pupuk anorganik karena tidak terjangkau.

"Sawah kami tak pernah dipupuk anorganik, hanya menggunakan kotoran sapi dan kerbau saat pasca panen. Bukan kami enggan memberikan pupuk, tetapi harganya tidak terjangkau dan bantuan tidak pernah sampai," imbuhnya.

Untuk itu, sebagai petani Sumardi mendukung keinginan pemerintah menggenjot hasil panennya, tetapi harus dibarengi dengan langkah konkret supaya petani terbantu.

"Saat ini sawah kami yang luasnya sekitar satu hektar sudah mencapai 5 ton lebih, kalau ini dipupuk pasti akan melonjak. Terkait keinginan pemerintah menggenjot hasil panen, mungkin kami lebih ingin karena padi adalah sumber kehidupan kami," urainya.

Sumardi juga meminta pemerintah agar membantu sarana pertanian seperti mesin perontok padi dan mesin air.

"Kalau alsintan dibantu, kami sanggup untuk menggarap sawah bisa tiga kali panen dalam satu tahun. Sebab, di lokasi kami air tersedia tinggal lagi adanya bantuan alat pompa air dan perontok padi untuk menunjang kami dalam menggarap sawah," harapnya.(sn/perry)
Share:

KM 10 Kembali Makan Korban, Motor VS Mobil Adu Kambing

foto. Sebuah minibus vs sepeda motor di Jalan Merdeka KM 10 Kelurahan Handayani Mulya (sumber foto.perry)


PALI. SININEWS.COM -- Jalan Merdeka KM 10 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali memakan korban.


Jalan KM 10 tepatnya tak jauh dari Kantor Bupati PALI itu merupakan jalan lurus dan mulus yang kerap memakan korban kecelakaan lalulintas.


Kali ini sebuah sepeda motor adu kambing dengan sebuah mobil pada Jum'at 11 April 2025 sekitar pukul 19.30 wib.


Korban yang merupakan pengendara sepeda motor dilaporkan kritis dan dilarikan ke RSUD Talang Ubi.


Dari video yang beredar disosial media diketahui bahwa  kecelakaan melibatkan satu unit sepeda motor versus mobil.


Tampak mobil minibus warna merah BG 1421 RQ bertabrakan dengan sebuah sepeda motor, dan terlihat korban pengendara sepeda motor tersebut tak sadarkan diri dengan posisi telungkup.


Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui kondisi korban yang saat ini masih berada di RSUD Talang Ubi.


Namun dari keterangan warga yang mengenal korban pengendara sepeda motor diketahui bernama Ersan warga Gang Sanip Kelurahan Talang Ubi Selatan yang merupakan mantan supir Brimob.


"Korban bernama Ersan Bin Syahrul Arifin alias Calun, korban mengendarai sepeda motor BG 3242 OG, korban berusia sekitar 36 tahun dan saat ini masih dilakukan penanganan medis di RSUD Talang Ubi," ujar Aven, salah satu warga yang mengenal korban.(sn/perry)



Share:

Camat Penukal Utara Gelar Halal Bihalal, Terlihat Suasana Keakraban


PALI. SININEWS.COM -- Dalam upaya pererat silaturahmi, Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI Provinsi Sumatera Selatan, menggelar  Halal Bihalal bersama unsur muspika dan masyarakat setempat pada Jum'at 11 April 2025.



Kegiatan yang pusatkan di Masjid dilingkungan Kantor Camat Penukal Utara dihadiri Bupati Kabupaten PALI melalui Kadin DPMD Edy Irwan, Kapolsek Penukal Utara IPDA Budi Anhar, Danramil Talang Ubi,  Ustad Solihin KUA Penukal Utara, Kepala Desa, unsur Pimpinan Puskemas, Sekolah dan Perusahaan sekitar serta masyarakat lainnya.


Pada kegiatan tersebut, terlihat suasana keakraban antara pegawai kecamatan juga stakeholder lainnya.


Dalam sambutan Fahrudin Lamsil Camat Penukal utara menyatakan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini rutin dilaksanakan disetiap tahun pasca ramadhan.


"Adapun tujuannya untuk memperkokoh ikatan silahturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sehingga di bulan yang baik ini dapat saling memaafkan satu sama lainya atas kesalahan yang pernah terjadi," ungkap Camat.


Ditambahkan Camat bahwa pada momentum tersebut Camat mengajak semua lapisan masyarakat untuk mendukung Visi Misi Bupati Asgianto dan Wakil Bupati Iwan Tuaji, menjadikan Kabupaten PALI Maju Indonesia Emas.


"Atas nama pemerintahan dan masyarakat Penukal Utara, mengucapkan Minal Aidin Walfaizin, Mohon Maaf lahir dan Bathin," tutupnya.


Demikian Bupati Kabupaten PALI Asgianto Alwi diwakili Agen Aledi Staf ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan menyambut baik adanya kegiatan halal bihalal pemerintah dan masyarakat seperti ini, tentunya berdampak positif untuk meningkatkan silahturahmi dan kerukunan.


"Dan berharap kedepan, Kegiatan halal bihalal ini terus dilestarikan bagian dari tradisi masyarakat Kabupaten PALI," ucapnya.


(SN/Bungharto)

Share:

Gelar Apel Rutin, Kapolsek Talang Ubi Tekankan Pentingnya Disiplin Kerja


PALI. SININEWS.COM — Suasana Jumat pagi di halaman Mapolsek Talang Ubi, Polres Penukal Abab Lematang Ilir, tampak penuh kedisiplinan.  Jumat (11/04/2024).


Apel pagi rutin kembali digelar, menegaskan semangat kesiapsiagaan personil dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. 


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas) dan diikuti seluruh personil yang sedang bertugas.


Dalam apel tersebut, dilakukan pula serah terima piket dari petugas lama kepada petugas baru. 


Serah terima ini ditegaskan harus diikuti oleh seluruh personil piket lama, tanpa terkecuali, sebagai bentuk pertanggungjawaban dan kesinambungan tugas.


Setelah apel, Pawas melakukan pengecekan ke ruang tahanan serta pemeriksaan barang-barang milik tahanan. 


Hasilnya, satu orang tahanan yang berada dalam sel terpantau dalam keadaan sehat dan tidak ditemukan barang-barang yang mencurigakan. 


Ini menunjukkan pengawasan internal berjalan dengan baik dan prosedur keamanan tetap dijalankan secara ketat.


Sementara itu, kegiatan strong point atau pengamanan dan penjagaan titik rawan turut dilaksanakan di depan Mako Polsek Talang Ubi. 


Kehadiran personil di lapangan menjadi simbol komitmen Polsek Talang Ubi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum setempat.


Kapolsek Talang Ubi, KOMPOL Robi Sugara, S.H., M.H., M.Si., dalam arahannya menegaskan pentingnya kedisiplinan seluruh anggota, terutama dalam kehadiran apel pagi. 


Ia mengingatkan bahwa sewaktu-waktu Kapolres dapat mengambil alih apel dan mengecek langsung kehadiran anggota. 


Oleh karena itu, setiap izin personil harus sepengetahuan Kanit, Kanit Propam, dan Kapolsek demi pengawasan dan pengendalian yang lebih baik.


Selain itu, Kapolsek juga menekankan agar hasil pengisian aplikasi SIPK, e-Mental, dan e-Rohani untuk Semester I dan II tahun 2024 segera dikirim ke bagian SIUM untuk direkapitulasi di Bagian SDM.


Dengan apel pagi ini, Polsek Talang Ubi menegaskan komitmennya dalam menjaga disiplin, meningkatkan pengawasan internal, serta memastikan kesiapan setiap anggota dalam menjalankan tugas kepolisian demi pelayanan maksimal kepada masyarakat.(sn/perry)

Share:

Gelar Halal Bihalal, Kelurahan Talang Ubi Timur Jaga Tradisi dan Pererat Silaturahmi


PALI. SININEWS.COM - Kelurahan Talang Ubi Timur Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI menggelar halal bihalal usai Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijiriah pada Jum'at 11 April 2025 di teras kantor lurah tersebut.


Kegiatan tersebut dalam rangka memelihara tradisi dan mempererat tali silaturahmi antar pegawai dan mitra kelurahan Talang Ubi Timur.


Dikatakan Lurah Talang Ubi Timur, Rita Anwar bahwa pada kegiatan tersebut mengundang seluruh RT dan RW.


"Kita ajak RT dan RW untuk ikut dalam kegiatan halal bihalal agar semua pegawai di kelurahan Talang Ubi Timur bisa melakukan silaturahmi dan bertatap muka bersama," ungkap Lurah.


Selain mengajak RT dan RW, Lurah juga mengajak PKK, Posyandu, KWT, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta staf kelurahan.


"Mitra kita juga diundang untuk menjaga sinergitas yang selama ini telah terjalin. Juga kita undang staff dari Kelurahan Talang Ubi Barat," imbuhnya.


Dengan digelarnya kegiatan halal bihalal, Lurah berharap tradisi yang selama ini dilaksanakan umat Islam di kabupaten PALI tetap terjaga.


"Pada kegiatan ini selain bisa saling tatap muka juga sebagai sarana saling bermaafan. Kemudian tali silaturahmi bisa terjalin dan hubungan kekeluargaan antar pegawai bisa semakin erat," harapnya.(sn/perry)

Share:

Wilayah Potensi Gangguan Kamtibmas Jadi Targetk Satsamapta Polres PALI Gelar Patroli Perintis Presisi


PALI. SININEWS.COM  – Satuan Samapta Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali menggelar kegiatan Patroli Perintis Presisi pada Kamis malam, 10 April 2025. 


Patroli ini dilakukan sebagai bagian dari upaya proaktif Polri dalam menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di titik-titik yang rawan kerumunan dan potensi gangguan kamtibmas.


Dipimpin oleh Aipda Wawan Agus Handoko, A.Md, bersama personel Bripda Riza Andrean Putra, Bripda M Arzaqul, Bripda Achmad Alhadi, dan Bripda Muhamad Vijai, tim melaksanakan patroli berdasarkan Surat Perintah Nomor: Sprin / 10 / III / 2025 / SAMAPTA.


Rute patroli mencakup area Pesos Komperta dan Bank BRI Simpang Empat yang menjadi pusat aktivitas masyarakat di malam hari. 


Di sekitaran Pesos Komperta, tim tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan himbauan kamtibmas dan dialogis dengan kelompok remaja yang sedang berkumpul. 


Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah potensi kenakalan remaja dan menjaga situasi tetap kondusif.


Sementara di wilayah Bank BRI Simpang Empat, patroli difokuskan pada pengecekan keamanan di sekitar area perbankan serta memastikan tidak adanya aktivitas mencurigakan. Situasi di kedua titik dinyatakan aman, kondusif, dan terkendali.


Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K, melalui Kasat Samapta AKP Hermanto, A.Md, menegaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan wujud nyata kehadiran polisi di tengah masyarakat. 


“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas, terutama pada malam hari,” ujarnya.


Dengan pendekatan humanis dan preventif, Sat Samapta Polres PALI berharap kegiatan ini dapat meminimalisir potensi gangguan keamanan serta mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.(sn/perry)

Share:

Janji Politik Kepemimpinan Asgianto-Iwan Tuaji Terbukti, Meski Baru 40 Hari 8 Program Telah Direalisasikan


PALI. SININEWS.COM -- Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Asgianto, ST., mengatakan 8 janji politiknya dulu, kini telah direalisasikan meski masa jabatannya baru berjalan 40 hari kerja.


Dituturkan Asgianto, kedelapan janji politik itu yakni sinkronisasi kebijakan daerah dengan nasional, berobat gratis, One Village one Product (OVOP), BPJS Ketenagakerjaan Masyarakat, swasembada pangan, PALI bebas gelap gulita, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan memberikan perhatian lebih pada pendidikan, serta memperbaiki tata kelola pemerintahan.


"Alhamdulillah, kami tidak hanya omon-omon saja. Meski baru bekerja selama 40 hari, tapi beberapa janji politik kami sudah terealisasi," tukasnya, di sela menghadiri kegiatan panen perdana budidaya ikan Baung, di Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kamis (10/4/2025).


Ia juga meminta masyarakat menilai sendiri, bagaimana mereka terus bekerja untuk membawa perubahan postif bagi pembangunan PALI. Meski mustahil semua program bisa diwujudkan dalam waktu singkat, setidaknya, Ia mengatakan sudah ada progress kemajuan.


"Saat ini, mari kita luruskan niat. Lupakan perbedaan kepentingan politik. Ayo bersama-sama bersinergi untuk kepentingan masyarakat dan Kabupaten PALI," cetus politisi Gerindra itu.


Ia juga berharap semua elemen masyarakat dapat memberi masukan atau saran positif agar pihaknya dapat memetakan kebijakan yang sesuai dengan kehendak atau kebutuhan masyarakat.


"Ayo beri kami masukan. Saran dan pendapat. Terutama pihak media yang lebih tau informasi faktual di lapangan. Sehingga kami bisa mengambil kebijakan yang pas untuk kemaslahatan masyarakat PALI," pungkas Asgianto.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts