KAPOLRI MENDAHULUI ATAU "MELAWAN" PRESIDEN?

Prof Henri Subiakto, Guru Besar FISIP Universitas Airlangga, dan Dewan Pakar Serikat Media Siber Indonesia


SININEWS.COM -- Presiden Prabowo sedang menyiapkan agenda reformasi Polri sebagai respon tuntutan publik pasca-demo besar pada Agustus 2025. 


Pada 17 September 2025, Prabowo menunjuk Komjen Pol (Purn) Ahmad Dofiri, mantan Wakapolri yang dikenal tegas, termasuk pernah menangani kasus Ferdy Sambo dan sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas serta Reformasi Kepolisian, sebelum dilantik, telah dinaikkan pangkatnya secara istimewa menjadi Jenderal Polisi Kehormatan (bintang empat). 


Penunjukan itu disertai rencana pembentukan Komite Reformasi Kepolisian di level presiden, yang melibatkan tokoh luar seperti mantan Menko Polhukam Mahfud MD, untuk evaluasi menyeluruh.


Sementara Kapolri Listyo Sigit merespons cepat dengan membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri secara internal pada hari yang sama melalui Surat Perintahnya. Tim ini beranggotakan 52 perwira, diketuai Komjen Chryshnanda Dwilaksana dengan Listyo Sigit sebagai pelindung dan Wakapolri sebagai penasihat. 


Peristiwa ini mencerminkan dinamika politik yang kompleks di pemerintahan Prabowo, upaya reformasi Polri jadi uji coba keseimbangan kekuasaan antara presiden, Polri,  genk Solo dan tuntutan publik. 


Penunjukan Dofiri, figur kredibel dari internal Polri yang dihormati karena integritasnya (lulusan Adhi Makayasa Akpol 1989), jadi sinyal kuat, Prabowo ingin mengendalikan agenda reformasi secara langsung dari Istana.


Secara politik, akan memperkuat citra Prabowo sebagai pemimpin tegas yang ingin "membersihkan" institusi Polisi dari warisan  presiden Jokowi (di mana Listyo diangkat karena kedekatannya sejak dari Solo). 


Kenaikan pangkat Jenderal Dofiri juga bisa dibaca sebagai sikap politik yg memilih loyalis di luar loyalis Listyo, mengingat Dofiri lebih senior dan dikenal tegas dan bukan gerbong yang dibina Listyo Sigit.


Dengan adanya Pembentukan tim internal Polisi tepat sehari setelah penunjukan Dofiri menimbulkan interpretasi ganda. Di satu sisi dilihat sebagai langkah proaktif Polri "sudah ingin berbenah sendiri" dan terbuka terhadap masukan dari luar, namun juga bisa berarti pembentukan tim internal sebagai upaya defensif kelompok Listyo untuk mempertahankan struktur Polri sekarang. 


Ini upaya para pimpinan Polri dibawah Jenderal Listyo Sigit untuk mencegah agar reformasi dari presiden nantinya tidak "mengganggu" struktur hirarki para petinggi Polri yang sudah cukup lama disiapkan dan dibina Listyo Sigit.


Ini juga menguji hubungan antara Presiden Prabowo dengan Kapolri Listyo Sigit yg tampak kooperatif dengan menyatakan siap ikut kebijakan presiden, namun di sisi lain ia membentuk tim internal yang cukup besar yang bisa dimaknai  sebagai upaya perlindungan posisi Kapolri dan struktur polisi dari kemungkinan rekomendasi radikal dari tim bentukan presiden.


Karena jika ada rekomendasi perubahan struktural yang radikal, seperti yang diminta Gerakan Nurani Bangsa, tentu berpotensi memicu gesekan dalam Polri yang sudah terbangun kuat. 


Tim internal bisa bermakna "pembelaan" pada Polri sekarang, di tengah tuntutan reformasi yang kian kencang dari mana mana.


Reformasi institusi polisi datang pasca-pemilu 2024 yang menyisakan kesan kuatnya peran polisi dalam politik. Serta datang dari stigma polisi yg represif dalam penanganan demo, dan aktivitas kebebasan berpendapat.


Presiden Prabowo akan dinilai sukses jika berhasil melakukan reformasi hingga mengembalikan kepercayaan pada institusi polisi. Namun jika Presiden tidak mampu berbuat banyak dan Kapolri tetap Jenderal Listyosigit atau sosok yang disiapkannya, maka pemerintah Prabowo akan dianggap "tidak solid" dan  tidak tegas, lebih banyak omon omon. 


Artinya perkembangan dari peristiwa ini penting sebagai tanda  soliditas kekuasaan Presiden dan relasinya dengan institusi Polisi. Prabowo ingin mereformasi polisi lewat kebijakannya, agar memperkuat dukungan dan legitimasinya sebagai presiden hingga 2029. Tapi keinginan politik itu nampaknya ada yang tidak suka. Disitulah kemudian Listyo Sigit dan kekuatan di belakangnya memunculkan peran bottom-up seolah tidak kalah tanggap.


Makna politik terbesarnya adalah pengujian apakah Polri bisa direformasi tanpa konflik internal, atau justru jadi arena perebutan pengaruh antara kekuatan kelompok jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jokowi di satu sisi, "menghadapi" Presiden Prabowo bersama kekuatan yang menginginkan reformasi Polisi secara menyeluruh di sisi yang lain.


OK kita pantau apa yang akan dilakukan Presiden dan perkembangan kedua tim dalam 2-3 minggu ke depan. Apa ada sinergi di antaranya, atau mereka jalan sendiri sendiri karena memiliki  tujuan dan inisiator yang berbeda.(sn)

Share:

Bank Sumsel Babel dan Pemprov Sumsel Pecahkan Rekor Dunia, Guru Indonesia Belajar AI Serentak

Bank Sumsel Babel dan Pemprov Sumsel Pecahkan Rekor Dunia, Guru Indonesia Belajar AI Serentak


Palembang. SININEWS.COM – Sebuah momentum bersejarah tercipta pada Sabtu, 20 September 2025. Bank Sumsel Babel bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sukses menggelar Webinar Internasional “Guru Indonesia Belajar AI”, yang bukan hanya memperingati Hari Literasi Internasional, tetapi juga berhasil memecahkan rekor dunia Guinness World Record sebagai pembelajaran kecerdasan buatan (AI) oleh guru secara serentak terbesar di dunia.


Acara ini melibatkan ribuan guru SD, SMP, SMA/SMK, hingga dosen dari seluruh penjuru Sumatera Selatan. Antusiasme peserta menunjukkan semangat besar dunia pendidikan di Bumi Sriwijaya untuk menatap masa depan literasi digital dan teknologi. Hadir langsung membuka kegiatan ini, *Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru*, yang menegaskan pentingnya peran guru dalam transformasi pendidikan berbasis teknologi.


“Pendidikan harus beradaptasi dengan zaman. Dengan AI, guru tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing generasi emas 2045 menghadapi dunia yang serba digital,” ujar Gubernur Herman Deru dalam sambutannya.


Webinar ini menghadirkan deretan pakar pendidikan, motivator, hingga praktisi AI. Di antaranya Dwi Sunu Pebruranto, S.Pd., M.Ed., Ph.D., Dr. Benny Irawan, S.Pd., M.Ed., Johannes Taruna, James Gwee, serta sejumlah tokoh akademisi dan praktisi teknologi pendidikan lainnya.


Partisipasi masif guru-guru di Sumatera Selatan ini tercatat dalam sejarah sebagai rekor dunia, memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang serius menyiapkan ekosistem pendidikan di era kecerdasan buatan. “Bank Sumsel Babel bangga dapat menjadi bagian dari tonggak sejarah ini. Kami percaya bahwa investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan, dan hari ini Sumatera Selatan membuktikan diri di mata dunia,” ungkap *PPS Direktur Utama Bank Sumsel Babel Festero Mohamad Papeko*, yang menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi ini.


Selain menjadi catatan prestasi dunia, kegiatan ini diharapkan mampu memberi dampak nyata dalam peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah. Guru sebagai garda terdepan pendidikan kini semakin siap memanfaatkan teknologi AI demi melahirkan generasi muda Indonesia yang adaptif, cerdas, dan berdaya saing global.(sn)

Share:

Ciptakan Rasa Aman Ditengah-tengah Masyarakat, Anggota Koramil Pendopo Patroli Dari Siang Hingga Malam Hari

patroli bersama yang dilakukan Koramil 404-03/Pendopo PALI 


PALI. SININEWS.COM -- Anggota Koramil 404-03/Pendopo PALI terjun ke lapangan menggelar patroli dari siang hari hingga malam guna terciptanya rasa aman ditengah-tengah masyarakat.


Kegiatan tersebut digelar pada Senin 22 September 2025 dalam rangka mengantisipasi perkembangan situasi dan menciptakan rasa aman kepada masyarakat yang di laksanakan di wilayah Binaan Koramil 404-03/Pendopo PALI.


Patroli tersebut selain melibatkan sejumlah anggota Koramil juga mengajak personil Pos Kamling dan tokoh masyarakat juga tokoh agama.



"Kita laksanakan patroli rutin di wilayah binaan Koramil 404-03/Pendopo untuk memastikan keamanan ditengah-tengah masyarakat tetap terjaga," ungkap Danramil Kapten Czi Sujarwo.


Pada kegiatan itu, Kapten Czi Sujarwo menyatakan pihaknya melibatkan masyarakat setempat untuk mengajak masyarakat lain menjaga lingkungan tetap aman.


"Kita libatkan personil Pos Kamling dan tokoh Agama serta tokoh masyarakat untuk memberikan ajakan kepada masyarakat lain agar bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungannya masing-masing," imbuhnya.


Untuk sasaran patroli bersama, Kapten Czi Sujarwo menyebut ada beberapa wilayah yang menjadi lokasi kegiatan tersebut.


"Kita berkeliling bukan hanya di ibukota PALI saja melainkan ke Jalan Lintas Kecamatan Abab dan Tanah Abang. Kemudian mengunjungi sejumlah Pos Kamling serta tempat keramaian tempat berkumpulnya masyarakat," sebutnya.(sn/perry)

Share:

Wabup PALI Nyatakan PPPK Dilantik 1 Oktober Mendatang

Wabup Iwan Tuaji saat menyampaikan jadwal pelantikan PPPK di PALI 


PALI. SININEWS.COM - Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Iwan Tuaji menyatakan bahwa Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan dilantik secara serentak pada tanggal 1 Oktober 2025 mendatang.


Lokasi pelantikkan pun disebutkan Wabup Iwan Tuaji bakal dilaksanakan di Lapangan Gelora Komplek Pertamina Pendopo karena jumlah PPPK yang akan dilantik jumlahnya ratusan.


Kabar gembira itu disampaikan Wabup Iwan Tuaji usai menghadiri rapat paripurna DPRD PALI tentang pengesahan KUA dan PPAS tahun anggaran 2026 pada Senin 22 September 2025.


"Kalau tidak ada halangan tanggal 1 Oktober 2025 calon PPPK akan dilantik serentak, dan Pak Bupati sudah menentukan tempatnya di Lapangan Gelora Komplek Pertamina Pendopo," ungkap Wabup.


Rencana pelantikan calon PPPK juga disampaikan Kepala BKPSDM kabupaten PALI Imansyah.


Dikutip dari salah satu media online Imansyah menyatakan pelantikan ratusan calon PPPK sudah melalui beberapa prosedur.


"Setelah melalui proses panjang seleksi, administrasi, dan verifikasi, InsyaAllah pada tanggal 1 Oktober 2025 ratusan calon PPPK di Kabupaten PALI akan resmi dilantik. Ini adalah momen bersejarah, bukan hanya bagi mereka, tetapi juga bagi Pemerintah Kabupaten PALI dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Imansyah.


Menurutnya, pelantikan ini sekaligus menjadi jawaban atas harapan para peserta yang sudah lama menunggu kepastian status kepegawaiannya. 


"Dengan resmi menjadi PPPK, mereka diharapkan dapat bekerja lebih profesional, disiplin, dan berdedikasi tinggi untuk masyarakat PALI," harapnya.(sn/perry)

Share:

SKK Migas - KKKS Seleraya Merangin Dua Dukung "World CleanUp Day" dengan Aksi Bersih dan Penanaman Pohon di Lokasi Kerja Block Station

SKK Migas - KKKS Seleraya Merangin Dua Dukung "World CleanUp Day" dengan Aksi Bersih dan Penanaman Pohon di Lokasi Kerja Block Station


SININEWS.COM -- Dalam rangka mendukung gerakan global World Cleanup Day, SKK Migas - Seleraya Merangin Dua menggelar kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon di area lokasi kerja perusahaan pada tanggal 20 September 2025. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendorong keterlibatan aktif karyawan dalam aksi nyata menjaga lingkungan dan pelestarian alam.


*Kegiatan Berlangsung di Lokasi Kerja Block Station*


Kegiatan yang difokuskan pada pembersihan area sekitar dari sampah anorganik serta penanaman pohon ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas udara dan mengurangi dampak lingkungan. Melalui kegiatan ini, Seleraya Merangin Dua menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan kerja yang bersih dan sehat, serta mengambil bagian dalam mendorong perubahan positif untuk bumi yang lebih baik.


*Komitmen Seleraya Merangin Dua dalam Menjaga Lingkungan*


"Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dan wujud nyata kontribusi kami dalam menciptakan lingkungan kerja yang hijau, bersih, dan berkelanjutan," ungkap Field Manager Ahmad Rendian Nugroho. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan antar-karyawan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran individu dalam menjaga bumi.


*Langkah Nyata dalam Menghadapi Tantangan Lingkungan Global*


SKK Migas - KKKS Seleraya Merangin Dua berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari solusi atas tantangan lingkungan global, sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan praktik industri yang bertanggung jawab. Dengan kegiatan ini, perusahaan berharap dapat memberikan contoh positif bagi masyarakat dan industri lainnya dalam menjaga lingkungan dan melestarikan alam.


Melalui kegiatan ini, Seleraya Merangin Dua menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya peduli dengan kegiatan operasional, tetapi juga dengan lingkungan dan masyarakat sekitar. Dengan demikian, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat. (sn)

Share:

Bupati Luncurkan Layanan MCU Keliling Khusus Karyawan, Jadi Sumber Baru PAD

Bupati Luncurkan Layanan MCU Keliling Khusus Karyawan, Jadi Sumber Baru PAD


SININEWS.COM - Setelah menghadirkan layanan Medical Check Up (MCU) keliling bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Muara Enim Kembali meluncurkan layanan MCU keliling khusus karyawan yang akan melayani secara jemput bola ke perusahaan di wilayah Kabupaten Muara Enim. Peluncurkan layanan MCU dihadirkan oleh RSUD dr. H.M. Rabain Muara Enim bagi karyawan ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan dunia usaha oleh Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., pada Rapat koordinasi Forum Corporate Social Responsibility- Program Kemitraan Bina Lingkungan (CSR-PKBL) Kabupaten Muara Enim Tahun 2025 di Balai Agung Serasan Sekundang, Senin (22/9).

.

Rakor yang turut dihadiri Wakil Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si. juga dilaksanakan peresmian mobil MCU khusus karyawan dengan pemecahan kendi bersama Forkopimda. Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan 

layanan MCU berbayar ini hadir menjawab kebutuhan perusahaan yang memerlukan pemeriksaan Kesehatan komprehensif yang ditujukan untuk karyawan atau calon karyawan. 

Seluruh perusahaan yang memiliki keperluan MCU wajib dilaksanakan pada layanan MCU keliling Pemkab. Muara Enim yang diharapkan menjadi sumber baru Pendapatan Asli Daerah (PAD).

.

Adapun para Rakor Forum CSR-PKBL, Bupati didampingi Kepala Bappeda Kab. Muara Enim, Drs. H. Emran Tabrani, M.Si., mengajak seluruh perusahaan meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta seluruh stakeholder, dalam upaya mendongrak kinerja pembangunan di Kabupaten Muara Enim. Bupati megucapkan terima kasih kepada seluruh perusahaan yang aktif melaksanakan program CSR-PKBL serta menghimbau agar perusahaah rutin meyampaikan laporan sebagai bahan evaluasi pelaksanaan CSR di Kabupaten Muara Enim. [prokopim-me]

Share:

Gerakan Pangan Murah, Polres PALI Bawa Beras 10 Ton Habis Terjual

Polres PALI Gelar Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Abab, 10 Ton Beras Ludes Terjual


PALI. SININEWS.COM – Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Polsek Penukal Abab bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Lahat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Betung, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, Senin (22/9/2025). Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus menekan laju inflasi di daerah.


Dalam kegiatan tersebut, disediakan 10 ton beras SPHP atau setara 2.000 sak beras kemasan 5 kilogram dengan harga Rp60.000 per sak. Seluruh stok yang disiapkan terjual habis hanya dalam hitungan jam dengan total penjualan mencapai Rp120 juta.


Kapolsek Penukal Abab, AKP Dedy Kurnia, S.H., S.I.K., M.I.K., yang memimpin langsung jalannya kegiatan, menjelaskan bahwa pelaksanaan GPM mendapat antusias tinggi dari masyarakat. Demi pemerataan, pihak penyelenggara membatasi pembelian maksimal 5 sak atau 25 kilogram per orang.


“Alhamdulillah, kegiatan Gerakan Pangan Murah berjalan lancar, aman, dan kondusif. Personel Polsek bersama jajaran Polres PALI melakukan pengamanan terbuka maupun tertutup guna memastikan kelancaran dan ketertiban masyarakat,”ujar AKP Dedy Kurnia.


Lebih lanjut, AKP Dedy menyampaikan pesan dari Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata sinergi Polri dengan pemerintah dalam menjaga ketersediaan bahan pokok.


> “Gerakan Pangan Murah ini adalah wujud kepedulian Polres PALI bersama pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Selain mendukung pengendalian inflasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat stabilitas pangan di wilayah Kabupaten PALI,”ungkap Kapolres PALI sebagaimana disampaikan Kapolsek Penukal Abab.



Polres PALI juga mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat agar tidak melakukan praktik penimbunan ataupun menjual kembali beras subsidi dengan harga lebih tinggi. Pihak kepolisian berkomitmen melakukan pengawasan ketat, sekaligus akan menindak tegas jika ditemukan penyalahgunaan.


"Kegiatan GPM yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB itu berjalan tertib, aman, dan mendapat apresiasi dari masyarakat setempat,"pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Ringankan Beban Korban Kebakaran, Bupati Asgianto Salurkan Bantuan Melalui Dinsos

Bupati Asgianto Salurkan Bantuan Melalui Dinsos Terhadap korban kebakaran 


PALI. SININEWS.COM -- Musibah kebakaran rumah di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam satu pekan terkahir ini terjadi dua kali, yakni pada tanggal 19 September 2025 terjadi di wilayah Kelurahan Talang Ubi Selatan dan pada tanggal 21 September 2025 terjadi di Desa Pandan Kecamatan Tanah Abang.


Mengetahui adanya warga yang terdampak musibah kebakaran, Pemerintah Kabupaten PALI dalam hal ini Bupati PALI Asgianto ST tidak tinggal diam, dengan cepat Bupati mengutus Dinas Sosial (Dinsos) memberikan bantuan kepada keluarga korban kebakaran tersebut.


Tentu saja, dengan bantuan tersebut Bupati berharap mampu meringankan beban keluarga korban kebakaran meski pun bantuan tersebut nilainya tidak begitu besar.


"Bebatuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pak Bupati terhadap warga yang terkena musibah," ungkap Bupati Asgianto melalui Plt Kepala Dinsos PALI Metty Etika, Senin 22 September 2025.



Penyaluran bantuan dilakukan Garcep atau gerak cepat setelah warga terkena musibah.



"Kemarin ke Desa Pandan Kecamatan Tanah Abang dan sebelumnya bantuan disalurkan ke Kelurahan Talang Ubi Selatan. Bantuan itu kami salurkan sesuai arahan pak Bupati agar langsung diberikan terhadap korban kebakaran," imbuhnya Metty.


Bantuan tersebut disebutkan Metty berupa selimut alat tidur dan alat masak serta Sembako.


"Untuk bantuan berupa alat tidur, alat masak dan Sembako. Bantuan tersebut diharapkan meringankan beban korban kebakaran," harapnya.



Diketahui bahwa pada tanggal 19 September 2025 sekitar pukul 07.00 WIB terjadi kebakaran di Talang Jepit Kelurahan Talang Ubi Selatan yang menimpa rumah milik Rusdiana.


Kemudian pada tanggal 21 September 2025 kemarin rumah dua lantai di Desa Pandan Kecamatan Tanah Abang juga ludes terbakar. (sn/perry)

Share:

KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026 Disahkan, DPRD dan Wabup Teken Bersama

DPRD dan Wabup Teken Bersama Pengesahan KUA dan PPAS tahun anggaran 2026


PALI. SININEWS.COM -- Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2026 Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) disahkan melalui Rapat paripurna ke-13 DPRD kabupaten PALI yang digelar di Gedung DPRD PALI pada Senin 22 September 2025.

Pengesahan KUA dan PPAS tahun anggaran 2026 ditandai dengan ditandatanganinya secara bersama antara DPRD dan Wakil Bupati Iwan Tuaji yang mewakili Bupati Asgianto ST disaksikan sejumlah kepala OPD dan Forkopimda dilingkungan Pemkab PALI.

Rapat paripurna DPRD PALI ke-13 dipimpin langsung ketua DPRD PALI H.Ubaidillah didampingi Wakil ketua I H.Kristian dan Wakil ketua II Firdaus Hasbullah dihadiri 23 anggota dewan dari 30 anggota dewan di PALI.

Sebelum melakukan penandatanganan bersama, Rapat Paripurna ke-13 diawali dengan laporan kerja Banggar Anggaran (Banggar) DPRD PALI disampaikan Tutut Sapriyono.

Selanjutnya pimpinan rapat paripurna meminta persetujuan secara lisan kepada anggota dewan lain, dan KUA serta PPAS tahun anggaran 2026 disahkan dilanjutkan penandatanganan bersama antara eksekutif dan legislatif.


Diketahui bahwa KUA (Kebijakan Umum APBD) dan PPAS (Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara) adalah dua dokumen penting dalam pengelolaan keuangan daerah di Indonesia.

Dimana KUA:

- Merupakan dokumen yang memuat kebijakan bidang pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah untuk periode satu tahun.
- Berisi asumsi dasar penyusunan APBD, kebijakan pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah, dan kebijakan pembiayaan daerah.
- Disusun berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Sementara PPAS:

- Merupakan dokumen yang memuat prioritas pembangunan daerah dan batas maksimal anggaran untuk setiap program dan kegiatan.
- Berisi prioritas disusun berdasarkan urusan pemerintahan, rencana pendapatan, belanja, dan pembiayaan.
- Plafon anggaran sementara diuraikan berdasarkan urusan dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), program dan kegiatan, serta belanja tidak langsung.

KUA dan PPAS disusun bersama oleh Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sebagai langkah awal penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD). Tujuan utama KUA dan PPAS adalah untuk memastikan bahwa anggaran daerah disusun secara transparan, akuntabel, dan efektif dalam mendukung pembangunan daerah. (sn/perry)


Share:

Hadiri Tanam Jagung di Talang Bulang, Kapolsek Talang Ubi Utus Bhabinkamtibmas


Bhabinkamtibmas Desa Talang Bulang Hadiri Penanaman Jagung Program Ketahanan Pangan 2025


PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional tahun 2025, Bhabinkamtibmas Desa Talang Bulang Polsek Talang Ubi, Aipda Hendrick, menghadiri kegiatan penanaman jagung yang dilaksanakan di Desa Talang Bulang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pada Senin (22/9/2025).


Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, baik dari instansi pemerintahan, kepolisian, TNI, maupun perangkat desa. Hadir dalam kesempatan itu antara lain Kadin DPMD yang diwakili oleh Staf Bidang PMTTG Bapak Kadir, S.E., Kanit Binmas Polsek Talang Ubi AKP Ariansyah, Kepala Desa Talang Bulang Mendriadi, Ketua BPD Malyono, Babinsa Serda Marwan, Camat Talang Ubi yang diwakili staf Bapak Tris, serta pendamping desa dan pertanian. Turut hadir pula perangkat desa, ibu-ibu PKK, dan masyarakat sekitar.


Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas pada kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. “Kami selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kegiatan produktif yang bermanfaat bagi kesejahteraan warga,” ujarnya.


Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., dalam keterangannya menegaskan bahwa Polres PALI berkomitmen penuh untuk mendukung program ketahanan pangan yang sedang digencarkan oleh pemerintah.


> “Ketahanan pangan adalah salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi. Kehadiran Polri melalui Bhabinkamtibmas di setiap desa diharapkan dapat menjadi motor penggerak, motivator, sekaligus pengayom masyarakat dalam mengembangkan potensi pertanian lokal. Dengan adanya sinergi ini, kita optimistis Kabupaten PALI dapat menjadi salah satu daerah penopang ketahanan pangan di Sumatera Selatan,” tegas Kapolres.




Lebih lanjut, Kapolres juga mengapresiasi antusiasme masyarakat Desa Talang Bulang yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan penanaman jagung ini. “Partisipasi masyarakat adalah kunci. Dengan gotong royong dan kebersamaan, kita dapat mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan,” tambahnya.


"Kegiatan penanaman jagung di Desa Talang Bulang ini berjalan dengan lancar, penuh semangat kebersamaan, dan diakhiri dengan doa bersama agar hasil panen nantinya melimpah serta membawa manfaat besar bagi seluruh masyarakat,"pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts