Raperda APBD-P Kabupaten Muara Enim Tahun 2025 Disepakati Rp.4,7 Triliun

Raperda APBD-P Kabupaten Muara Enim Tahun 2025 Disepakati Rp.4,7 Triliun


Muara Enim. SININEWS.COM -- Usai dikaji secara komprehensif oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muara Enim, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2025 disepakati senilai Rp.4,7 triliun. Hal tersebut dituangkan dalam Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Bersama antara Bupati Muara Enim dan DPRD Kabupaten Muara Enim dalam Rapat Paripurna XII Masa Sidang III DPRD Kabupaten Muara Enim Tahun 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Muara Enim, Kamis (25/09). 


Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., menjelaskan bahwa selanjutnya Raperda yang telah disepakati ini akan segera diserahkan kepada Gubernur Sumatera Selatan selaku wakil pemerintah pusat di daerah untuk dievaluasi sebelum kemudian ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).


Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim, Deddy Arianto Sutopo, S.Pd., tersebut Bupati yang hadir bersama Wakil Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., dan segenap jajaran OPD terkait, memaparkan struktrur pendapatan daerah pada APBD-P Tahun 2025 yaitu sebesar Rp.4,1 triliun naik sebanyak Rp.684 miliar atau sebesar 19,75 persen dibandingkan APBD induk tahun 2025, demikian halnya dengan belanja daerah Rp.4,7 triliun naik sebanyak Rp.1,1 triliun atau sebesar 32,22 persen dari APBD induk. Meskipun terdapat defisit anggaran sebesar Rp.632 miliar, 


Bupati menyampaikan defisit tersebut akan ditutupi dari surplus pembiayaan netto dengan nilai yang sama, sehingga diperoleh Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) sebesar Rp.0. 


Lebih lanjut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Muara Enim yang telah membahas, mengevaluasi dan pada akhirnya menyetujui Raperda APBD-P Tahun Anggaran 2025. Bupati berharap sinergitas yang telah terjalin hendaknya dijaga untuk memperkokoh penentuan arah kebijakan pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat guna mewujudkan Muara Enim Bangkit Rakyat Sejahtera Maju dan Berkelanjutan. Terakhir Bupati mengimbau kepada seluruh kepala OPD untuk dapat mencari sumber pembiyaan diluar APBD seperti mengoptimalkan program CSR BUMN/BUMS yang ada, serta meningkatkan koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi guna meningkatkan peluang penerimaan daerah dimasa mendatang.[sn/diskominfosp-me]

Share:

Tempati Sekretariat Baru, SMSI Musi Rawas Gelar Yasinan

Tempati Sekretariat Baru, SMSI Musi Rawas Gelar Yasinan


MUSI RAWAS. SININEWS.COM - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Musi Rawas gelar rapat perdana sekaligus membaca surah yasin bersama dengan seluruh jajaran pengurus, Kominfo Musi Rawas, PWI Musi Rawas, SMSI Lubuklinggau serta SMSI Muratara bertempat di kantor Sekretariat SMSI Musi Rawas Ruko Agropolitan Center Muara Beliti, Kamis (25/9/25) Pk. 11.00 Wib 


Plt Ketua SMSI Musi Rawas Iman Santoso dalam sambutannya mengatakan, Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud yang sudah membantu memfasilitasi meminjamkan gedung sekretariat untuk SMSI Musi Rawas, Kadis Kominfo Musi Rawas Adi Irawan melalui Kasi Bidang Pengawasan Danil, PWI Musi Rawas, SMSI Muratara serta seluruh jajaran pengurus SMSI Musi Rawas yang sudah meluangkan waktunya untuk menghadiri rapat perdana dan sekaligus membaca surah Yasin bersama agar kantor yang bakal ditempati ini bisa menyejukkan hati kawan-kawan pengurus sekaligus mendo'akan Almarhum Agus Hubya Handoyo semoga amal ibadah beliau semasa hidupnya di terima disisi Allah Swt. 

" Semoga dengan adanya kantor baru ini, Kawan - kawan bisa melaksanakan aktifitas keseharian dalam menjalankan tugasnya sebagai jurnalis, dan ada tempat untuk beristirahat dan saling bertukar pikiran sesama pemimpin media agar organisasi ini kedepannya lebih dikenal lagi,"ucap Iman sapaan akrabnya. 


Lanjut Iman mengatakan, Dirinya selaku Plt ketua SMSI Musi Rawas beserta jajaran siap membantu kinerja Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud beserta jajarannya dalam membangun Kabupaten Musi Rawas yang lebih baik lagi.

" Dan dirinya juga membuka pintu lebar-lebar kepada teman-teman jurnalis yang bertugas di Musi Rawas yang ingin bergabung di SMSI Musi Rawas,"ungkap Iman. 


Lebih lanjut Iman mengatakan, Dirinya meminta kepada seluruh jajaran pengurus SMSI Musi Rawas agar tetap kompak dan menjalin rasa kekeluargaan, Agar SMSI Musi Rawas dapat diterima baik dipemerintahan maupun masyarakat luas. 


Ditempat yang sama, Kadis Kominfo Musi Rawas Adi Irawan melalui Kasi bidang pengawasan Danil mengatakan, Sebelumya saya mewakili kadis Kominfo mengucapkan terima kasih banyak kepada jajaran pengurus SMSI Musi Rawas yang sudah mengundang kami dalam acara yasinan menempati kantor  baru. 

" Semoga dengan adanya kantor yang baru ini, seluruh jajaran pengurus SMSI Musi Rawas makin kompak dan bisa memberikan kontribusi hal yang positif dalam pemberitaan demi mewujudkan Musi Rawas MANTAB BERKELANJUTAN,"ungkap Danil. (SMSI Musi Rawas)

Share:

Hadiri Musdes Penetapan RKPDes 2026 Air Itam, Polsek Penukal Abab Sebut Kehadiran Kepolisian Bentuk Dukungan Pembangunan Desa

Polsek Penukal Abab Hadiri Musyawarah Desa Penetapan RKPDes 2026 di Desa Air Itam


PALI. SININEWS.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Penukal Abab menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penetapan usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, Kamis (25/9/2025).


Dalam kegiatan tersebut, Polsek Penukal Abab diwakili oleh Bhabinkamtibmas Aipda Zulkarnain. Hadir pula sejumlah unsur forkopimcam dan elemen masyarakat, antara lain Camat Penukal yang diwakili oleh Zainal Ashari, Kepala Desa Air Itam Agus Salim, Ketua BPD Alamsa, perwakilan Danramil melalui Bhabinsa Serka Sihaan, serta pendamping desa Darmawan.


Musyawarah Desa ini diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta sambutan-sambutan dari Kepala Desa, Ketua BPD, dan perwakilan Kecamatan. Agenda dilanjutkan dengan pembacaan hasil usulan RKPDes, penandatanganan berita acara, dan ditutup secara resmi oleh panitia.


Kapolsek Penukal Abab, AKP Dedy Kurnia, S.H., yang mewakili Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan Musdes merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan desa yang partisipatif dan transparan.


> “Bapak Kapolres PALI menegaskan bahwa Polri, khususnya melalui peran Bhabinkamtibmas, akan senantiasa hadir dan mendukung setiap program pembangunan desa. RKPDes adalah instrumen penting dalam merancang arah pembangunan yang berbasis kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, keterlibatan semua pihak menjadi kunci tercapainya pemerataan pembangunan yang berkeadilan,” ujar Kapolsek Penukal Abab.




Lebih lanjut, AKP Dedy Kurnia menambahkan bahwa sinergitas antara pemerintah desa, TNI-Polri, dan masyarakat harus terus diperkuat demi menciptakan pembangunan yang berkesinambungan sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Penukal Abab.


"Dengan terselenggaranya Musdes ini,diharapkan usulan-usulan yang telah disepakati dapat segera ditindaklanjuti dalam perencanaan pembangunan desa tahun 2026, sehinggamanfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat Desa Air Itam,"pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Cek Lahan dan Alsintan, Polres PALI Dukung Panen Raya Jagung 03 di Polda Sumsel


Polres PALI Dukung Panen Raya Jagung Serentak Q3 di Polda Sumsel


PALI. SININEWS.COM  – Jajaran Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus menunjukkan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan nasional. Pada Kamis (25/9/2025), Kabag SDM Polres PALI Kompol Sutrisman, S.H., M.H. bersama Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., M.H. serta anggota, melaksanakan pengecekan sekaligus membawa alat Corn Sealer dari Bidang Alsintan Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten PALI.


Alat tersebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Triwulan III yang digelar oleh Polda Sumsel dan diikuti seluruh Polres jajaran.


Menurut Kabag SDM Kompol Sutrisman, keterlibatan Polres PALI dalam kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata kontribusi Polri dalam mendorong ketahanan pangan di daerah.


> “Kami bersama jajaran memastikan kesiapan sarana panen, termasuk ketersediaan Corn Sealer dari Disperta, agar pelaksanaan panen raya nanti berjalan lancar dan optimal,” ujarnya.




Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kabag SDM menegaskan, program panen raya jagung ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat.


> “Polres PALI berkomitmen mendukung penuh program ketahanan pangan. Panen raya jagung serentak ini tidak hanya simbol keberhasilan pertanian, tetapi juga bukti nyata kepedulian bersama dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.




Dengan langkah tersebut, diharapkan Kabupaten PALI dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi jagung di Sumatera Selatan. 


"Sekaligus memperkuat peran Polri sebagai pengayom masyarakat yang senantiasa hadir dalam setiap aspek pembangunan,"pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Sinergi Pemerintah dan Polri Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Penukal Abab Ikut Tanam Jagung

Penanaman Jagung di Desa Prambatan: Wujud Sinergi Pemerintah dan Polri Dukung Ketahanan Pangan


PALI. SININEWS.COM – Program ketahanan pangan berbasis pertanian jagung terus digencarkan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kamis (25/9/2025), Desa Prambatan, Kecamatan Penukal Abab menjadi desa kelima di wilayah tersebut yang melaksanakan penanaman jagung di atas lahan seluas 1 hektar.


Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB itu diikuti oleh unsur Forkopimcam, perangkat desa, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta jajaran Polsek Penukal Abab. Penanaman dilakukan secara manual (tugal) menggunakan benih jagung hibrida BISI F1 Super sebanyak 25 kantong.


Kapolsek Penukal Abab, AKP Dedy Kurnia, S.H, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program pemerintah pusat yang mengalokasikan dana desa sebesar Rp20–25 juta per hektar untuk mendukung ketahanan pangan.


> “Penanaman jagung ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata pemanfaatan dana desa untuk sektor pertanian. Polsek Penukal Abab berkomitmen mendampingi pemerintah desa agar program ini benar-benar menghasilkan sesuai harapan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar AKP Dedy Kurnia.




Ia menambahkan, dari 21 desa di Kecamatan Penukal Abab, baru 5 desa yang telah melakukan penanaman jagung, yakni Desa Betung Barat, Gunung Raja, Air Itam Timur, Air Itam, dan Prambatan. Sementara itu, 16 desa lainnya diharapkan segera menyusul.


Kegiatan penanaman di Desa Prambatan turut dihadiri Camat Abab Razuliik, S.H., Kepala Desa Prambatan Armansol beserta perangkat desa, Bhabinsa Serma Wahyu Khadavi, perwakilan PKK, BPD, serta personel Polsek Penukal Abab. Seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar hingga selesai pada pukul 11.00 WIB.


Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Penukal Abab, menyampaikan bahwa jajaran kepolisian siap mendukung penuh program pemerintah di bidang ketahanan pangan.


> “Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat. Program penanaman jagung ini harus dijalankan dengan sungguh-sungguh, karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Kami berharap para kepala desa yang sudah memulai dapat serius merawat tanaman ini hingga panen, dan yang belum segera bergerak. Polsek Penukal Abab akan terus bersinergi dengan pemerintah desa untuk memastikan keberhasilan program ini,” tegas Kapolres PALI melalui AKP Dedy Kurnia.



Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, TNI, dan masyarakat, program ketahanan pangan berbasis pertanian jagung di Kabupaten PALI.


"Diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup petani sekaligus memperkuat kemandirian pangan di tingkat desa,"pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Hadiri Sosialisasi Benih Jagung Unggul, Polres PALI Tertegas Dukung Program Ketapang


Sosialisasi Benih Jagung Unggul di PALI, Polres PALI Tegaskan Komitmen Dukung Program “Satu Desa Satu Hektar Tanam Jagung”


PALI. SININEWS.COM – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digencarkan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Melalui program strategis “Satu Desa Satu Hektar Tanam Jagung”, pemerintah bersama Polres PALI, TNI, serta jajaran terkait melakukan sosialisasi benih jagung unggul kepada petani. Kegiatan berlangsung pada Kamis (25/9/2025) di kantor BPP Talang Rimbo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Polres PALI Kompol Sutrisman, S.H., M.M., Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI Ahmad Jhoni, S.P., M.M., perwakilan TNI, insan pers, serta tamu undangan lainnya.


Dalam sosialisasi ini, para petani dibekali pemahaman tentang pentingnya penggunaan benih unggul, teknik budidaya yang tepat, serta langkah konkret meningkatkan produktivitas pertanian. Program ini diharapkan mampu menjawab tantangan rendahnya hasil panen akibat penggunaan benih non-unggul dan teknik tanam yang belum optimal.


Kapolres PALI: Jagung Jadi Pilar Ketahanan Pangan


Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kabag SDM Polres PALI Kompol Sutrisman menegaskan bahwa Polri siap bersinergi dengan pemerintah dalam menyukseskan program tersebut.


> “Jagung adalah komoditas strategis yang dapat menjadi pilar ketahanan pangan sekaligus penopang perekonomian masyarakat PALI. Polres PALI mendukung penuh program ‘Satu Desa Satu Hektar Tanam Jagung’ sebagai bentuk nyata kontribusi kepolisian terhadap kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap para petani semakin memahami pentingnya benih unggul demi hasil panen yang lebih baik,” tegas Kompol Sutrisman mewakili Kapolres PALI.




Kapolsek Talang Ubi: Polri Hadir untuk Mendampingi Masyarakat


Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H. menambahkan bahwa pihaknya siap turun langsung untuk mendampingi masyarakat desa dalam setiap tahapan program ini.


> “Polsek Talang Ubi akan terus hadir bersama masyarakat, tidak hanya dalam hal keamanan tetapi juga dalam mendukung program pembangunan dan ketahanan pangan. Sosialisasi benih jagung unggul ini menjadi langkah awal yang penting agar masyarakat termotivasi menanam dengan teknik yang benar,” ujarnya.




Dorong Ekonomi Kerakyatan


Melalui program ini, pemerintah daerah dan Polres PALI berharap produksi jagung dapat meningkat, sehingga mendongkrak ekonomi masyarakat desa dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten PALI. 


"Kegiatan yang berlangsung aman dan kondusif ini ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta,"pungkasnya. (sn/perry)

Share:

Kawal Tanam Jagung di Muara Dua, Bukti Polsek Tanah Abang Dukung Program Ketapang

Penanaman Jagung Perdana di Desa Muara Dua, Polsek Tanah Abang Kawal Langsung Program Ketahanan Pangan


PALI. SININEWS.COM – Program ketahanan pangan nasional melalui gerakan penanaman jagung terus digalakkan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kamis (25/9/2025), Desa Muara Dua Kecamatan Tanah Abang resmi memulai penanaman perdana jagung di lahan seluas satu hektar yang dikelola melalui Dana Desa (DD).


Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 WIB itu dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari Kepala Dinas PMD Kabupaten PALI Edy Irwan, SE., M.Si beserta staf, Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan, S.H., perwakilan Camat Tanah Abang, Kepala Desa Muara Dua, penyuluh pertanian lapangan, hingga perangkat desa, BPD, PKK, Babinsa, serta para pendamping desa.


Adapun sarana yang digunakan antara lain benih jagung hibrida F1 Super Bisi 18 bermerek Cap Kapal Terbang, dengan pola tanam manual menggunakan tugal. Penanaman perdana selesai pada pukul 11.30 WIB dengan kondisi aman, lancar, dan kondusif, sebelum kemudian dilanjutkan oleh perangkat desa dan TP PKK.


Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan pemerintah pusat yang dialokasikan melalui Dana Desa, dengan kisaran anggaran Rp20 juta hingga Rp25 juta per hektar.


“Dari 17 desa di wilayah Kecamatan Tanah Abang, sebanyak 14 desa sudah merealisasikan penanaman jagung, sementara tiga desa lainnya masih dalam tahap persiapan. Polsek Tanah Abang akan terus mendukung dan mengawal program ini agar berjalan transparan, tepat sasaran, dan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas IPTU Arzuan.


Lebih lanjut, IPTU Arzuan juga menyampaikan pesan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., bahwa Polri siap menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam memastikan program ketahanan pangan berjalan sukses.


“Kapolres PALI melalui kami menegaskan bahwa setiap rupiah dari Dana Desa harus digunakan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat. Program penanaman jagung ini bukan hanya soal menanam, tetapi juga soal membangun kemandirian ekonomi desa, menjaga stabilitas pangan, serta menciptakan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan,”ujar Kapolsek Tanah Abang menyampaikan arahan Kapolres.


Dengan adanya pendampingan intensif dari Polsek Tanah Abang bersama jajaran terkait, diharapkan program penanaman jagung ini dapat menghasilkan panen yang optimal, transparan dalam pengelolaan anggaran.


"Serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan di Kabupaten PALI,"pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Bersumber Dana Desa, Lima Desa di Penukal Abab Tanam Jagung Topang Program Ketapang

Lima Desa di Kecamatan Penukal Abab Mulai Tanam Jagung, Program Didanai Dana Desa


PALI. SININEWS.COM – Program ketahanan pangan berbasis pertanian terus digalakkan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Pada Kamis (25/9/2025), Desa Prambatan Kecamatan Abab resmi memulai penanaman jagung di lahan seluas 1 hektar, yang menjadi bagian dari program nasional Satu Desa Satu Hektar.


Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 11.00 WIB dengan lancar dan kondusif. Penanaman dilakukan secara manual (tugal) menggunakan 25 kantong benih jagung hibrida F1 Super jenis BISI.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Camat Abab Razuliik, S.H., Kepala Desa Prambatan Armansol beserta perangkat desa, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Ketua BPD Desa Prambatan, PKK Desa Prambatan, serta TNI–Polri yang diwakili jajaran Polsek Penukal Abab dan Babinsa.


Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, S.H., melalui Kanit Reskrim IPDA Jekicen, S.H., M.H., menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah ada lima desa di Kecamatan Abab yang melaksanakan penanaman jagung. Kelima desa tersebut yakni Desa Betung Barat, Desa Gunung Raja, Desa Air Itam Timur, Desa Air Itam, dan Desa Prambatan. Sementara itu, masih terdapat 16 desa lain yang belum memulai.


Menurut data yang dihimpun, biaya penanaman jagung ini bersumber dari Dana Desa (DD) dengan alokasi Rp20 juta hingga Rp25 juta per hektar. Dengan demikian, akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana menjadi perhatian penting.


Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, S.H., menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus mendukung dan mengawal program pemerintah ini.


> “Penanaman jagung di Desa Prambatan menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan aparat keamanan dalam mewujudkan ketahanan pangan. Kami berharap para kepala desa benar-benar serius mengelola lahan pertanian yang didanai oleh Dana Desa, sehingga hasilnya maksimal dan dapat dipertanggungjawabkan. Polri bersama TNI akan terus berkolaborasi dalam pendampingan, serta memastikan program ini berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran,” ujar Kapolres melalui Kapolsek Penukal Abab.




Dengan dimulainya penanaman di Desa Prambatan, Kecamatan Abab kini mencatat capaian awal dari program ketahanan pangan berbasis jagung. 


"Kedepan,Polsek Penukal Abab berkomitmen untuk terus memantau perkembangan pertumbuhan jagung di desa-desa binaannya, serta melaporkan secara berkala kepada pimpinan,"pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Tani Merdeka Bergerak, Peringati Hari Tani Nasional Tanam Jagung di Simpang Tais

Peringati Hari Tani Nasional, Kelompok Tani Merdeka Gelar Penanaman Jagung di Desa Simpang Tais


PALI. SININEWS.COM -- Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional Tahun 2025 sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional, Kelompok Tani Merdeka Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melaksanakan kegiatan penanaman jagung, Kamis (25/9/2025).


Acara berlangsung pukul 09.00 WIB dengan dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, antara lain Kabag SDM Polres PALI Kompol Sutrisman, S.H., M.M., Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI Ahmad Jhoni, S.P., M.M., jajaran personel Polsek Talang Ubi, Bhabinsa Koramil Talang Ubi, Kepala Desa Simpang Tais Erika Peru, penyuluh pertanian, tamu undangan, serta insan pers.


Susunan acara dimulai dengan doa bersama, sambutan dari Ketua Kelompok Tani, Kepala Desa, serta perwakilan dari Dinas Pertanian. Puncak kegiatan ditandai dengan penanaman jagung secara simbolis oleh para pejabat dan undangan, dilanjutkan penanaman bersama di lahan seluas 1,5 hektare menggunakan bibit unggul Bisi 18. Bibit tersebut dikenal memiliki produktivitas tinggi dan sesuai dengan kondisi lahan pertanian di wilayah PALI.


Ketua Kelompok Tani Merdeka menegaskan bahwa seluruh kegiatan ini murni dari dana swadaya petani sebagai bentuk kemandirian dan semangat gotong royong dalam meningkatkan hasil pertanian.


Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas semangat petani Desa Simpang Tais.


> “Polres PALI beserta jajaran akan selalu mendukung upaya masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan. Penanaman jagung ini tidak hanya bermanfaat bagi kesejahteraan petani, tetapi juga menjadi percontohan bagi desa lain dalam mengoptimalkan potensi lahan yang ada. Semangat gotong royong dan kemandirian yang ditunjukkan Kelompok Tani Merdeka merupakan wujud nyata kontribusi masyarakat terhadap pembangunan daerah,” ujar Kapolres.




Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H. menambahkan bahwa kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif.


> “Polsek Talang Ubi akan terus bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah dalam mengawal serta menyukseskan program ketahanan pangan, khususnya di sektor pertanian. Apa yang dilakukan Kelompok Tani Merdeka ini patut kita jadikan inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten PALI,” jelasnya.




Kegiatan penanaman jagung ini diharapkan menjadi momentum penting bagi petani PALI untuk terus berinovasi dan meningkatkan produktivitas, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal maupun nasional.(sn/perry)

Share:

Produsen Kentang Terbesar di Sumsel, Muara Enim Siapkan Rantau Dedap Jadi Sentra Penangkaran Benih Kentang Varietas Unggul

Produsen Kentang Terbesar di Sumsel, Muara Enim Siapkan Rantau Dedap Jadi Sentra Penangkaran Benih Kentang Varietas Unggul


Muara Enim. SININEWS.COM -- Sebagai produsen kentang terbesar di Provinsi Sumatera Selatan, Pemkab. Muara Enim melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan (TPHP) merencanakan kawasan Rantau Dedap, Desa Segamit, termasuk beberapa kawasan potensial lainnya di Kecamatan Semende Darat Ulu dan Semende Darat Tengah menjadi sentra penangkaran benih kentang varietas unggul sehingga mampu mandiri menghasilkan benih kentang sendiri tanpa harus didatangkan dari luar. Hal tersebut mendapat dukungan Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., saat Panen Raya Kentang Kelompok Tani Gemilang di Dusun IV Rantau Dedap, Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu, Rabu (24/09). 

.

Bupati didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Muara Enim, Hj. Heni Pertiwi Edison, S.Pd., menilai langkah strategis tersebut selain dapat menekan biaya produksi, diharapkan pula mampu mendatangkan sumber pendapatan kelompok tani melalui penjualan benih yang nantinya dapat dijual ke daerah lain. Dirinya yakin dengan potensi yang ada, Kabupaten Muara Enim akan mampu memantapkan diri sebagai daerah pemasok kentang utama skala regional dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

.

Sementara itu Sekretaris Dinas TPHP, Budi Jhonson Hutapea, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa Kabupaten Muara Enim merupakan daerah penghasil kentang terbesar di Sumatera Selatan diikuti Kota Pagaralam. Setidaknya produksi tahun lalu mencapai 765 ton dengan luas lahan 39 hektare, sedangkan Januari hingga Agustus 2025 ini telah mencapai 348 ton pada luas lahan produksi 25 hektare.  Guna meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi, Pemkab. Muara Enim berkomitmen memberikan perhatian dan pendampingan, baik melalui bantuan pupuk, peralatan maupun pelatihan. Diakhir kegiatan ini Bupatipun menyerahkan bantuan mesin jahit program pemberdayaan dan pengembangan UMKM Membara kepada masyarakat. [diskominfosp-me]

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts