Produksi Minyak di Sumbagsel Naik



Kegiatan Raker di Lampung 


Lampung. SININEWS.COM -- Produksi minyak di wilayah Sumatera Bagian Selatan sampai dengan September tahun 2025 mengalami kenaikan dibanding periodle yang sama tahun 2024  hasil dari keberhasilan survei seismik untuk menentukan titik pengeboran yang akurat, pengeboran ekplorasi untuk menambah cadangan baru serta pengeboran pengembangan, selesainya sejumlah proyek, kerja ulang sumuran dan perawatan fasilitas untuk menambah produksi.


Produksi minyak di wilayah Sumbagsel Januari – September 2025 rata-rata sebesar 68.391 barel minyak per hari lebih tinggi dibanding rata-rata periode yang sama tahun lalu sebesar 66.990 barel minyak per hari. 


Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Yunianto dalam sambutan Rapat Kerja dengan mengangkat tema ”Mewujudkan Asta Cita Swasembada Energi Melalui Peningkatan Produksi dan Lifting Wilayah Sumbagsel” yang diikuti sekitar 300 peserta dari tim lifting, komersial dan operasi produksi KKKS Wilayah Sumbagsel.


“Kami sangat apresiasi hasil kerja keras semua Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Sumbagsel karena tidak hanya berhasil menekan laju penurunan Produksi alamiah yang sebesar 30 persen per tahun, bahkan mampu mendongkrak Produksi untuk incline, lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Semua merupakan kolaborasi dan kerja bersama semua pihak, baik KKKS maupun semua pemangku kepentingan,” jelasnya.


Sementara untuk produksi gas, Yunianto menegaskan dari Wilayah Sumbagsel telah berhasil menekan laju penurunan produksi alamiah dari sebesar 30 persen per tahun mampu ditekan hanya 6,98 persen pada periode Januari – September tahun 2025 dan penurunan laju alamiah akan terus ditekan hingga akhir tahun. Produksi gas wilayah Sumbagsel periode Januari – September 2025 tercatat sebesar 1.464 juta kaki kubik per hari dibanding tahun 2024 sebesar 1.574 juta kaki kubik per hari. “Kami optimis, pada tahun-tahun mendatang produksi gas Sumbagsel akan mengalami incline seperti produksi minyak di wilayah Sumbagsel,” ujarnya.


Kepala Departemen Operasi SKK Migas Wilayah Sumbagsel, Bambang Dwi Djanuarto menambahkan bahwa hasil pengeboran pengembangan dan pengeboran eksplorasi di wilayah Sumbagsel sangat menggembirakan. “Alhamdulillah, kami bersyukur atas kehendak Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, dari hasil kegiatan pengeboran pengembangan Januari – September 2025 berhasil didapatkan tambahan produksi minyak sebesar 7.971 barel minyak per hari dan tambahan produksi gas sebesar 31.34 juta kaki kubik per hari,” tambahnya.


Sejumlah pengeboran sumur pengembangan yang berhasil antara lain Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Zona 4 yang berhasil mendapatkan tambahan produksi minyak 5.441 barel per hari dan produksi gas 20,74 juta kaki kubik per hari dari 33 pengeboran sumur pengembangan, Petrochina International Jabung Ltd berhasil menambah produksi minyak 1.596 barel minyak per hari dan produksi gas  9,85 juta kaki kubik per hari dari 6 pengeboran sumur pengembangan serta Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Zona 1 berhasil menambah produksi minyak sebesar 833,81 barel per hari dan produksi gas 0,74 juta kaki kubik per hari.


Sementara dari pengeboran eksplorasi di wilayah Sumbagsel ada temuan cadangan baru dengan potensi tambahan Produksi sebesar 5,595 BOPD  &  17.24 MMSCFD. Sejumlah pengeboran sumur eksplorasi yang berhasil antara lain KKKS Sele Raya Belida dari Sumur Sungai Anggur Selatan – 2 sebesar 3.856 barel minyak per hari dan 3,2 juta kaki kubik gas per hari dan dari Sumur Sungai Anggur Utara – 1 sebesar 1.100 barel minyak per hari serta Pertamina Hulu Rokan Jambi Merang dari Sumur Padang Pancuran (PPC) sebesar 400 barel minyak per hari.


Dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Yunianto menyampaikan bahwa untuk realisasi salur gas Sumbagsel periode Januari – September 2025 telah melebihi target dalam Work, Program and Budget (WP&) sebesar 101,71 persen. Sesuai target WP&B 2025 adalah sebesar 1,165.94 MMSCFD dengan realisasi penyaluran gas sampai dengan bulan September ini adalah sebesar 1,185.87 MMSCFD atau  101.71%.

Sementara capaian lifting wilayah Sumbagsel dalam periode yang sama telah berhasil mencapai 93,44 persen yaitu sebesar 68.050 barel minyak per hari dari target lifting minyak dalam WP&B wilayah Sumbagsel sebesar 72.830 barel minyak per hari.


”Capaian ini tentu merupakan hasil kerja yang baik dari semua rekan-rekan KKKS Wilayah Sumbagsel, untuk itu kami ucapkan terimakasih dan apresiasi,” ungkap Yunianto. Ia menyampaikan agar capaian tersebut dapat menjadi semangat yang positif bagi semua KKKS untuk terus bekerja dengan strategi yang baik dan matang, ”kita bersama tentu memiliki keinginan yang sama untuk dapat terus mencapai semua target yang dititipkan pemerintah, sehingga kita semestinya tetap terus berkolaborasi, berkoordinasi dan berdiskusi untuk mencari jalan dan upaya bersama agar tidak hanya target tahun 2025 yang tercapat mendekati target, namun tahun 2026 mendatang juga kita dapat lebih maksimal mewujudkan target,” lanjut Yunianto. 


Sementara itu, Surya Widyantoro selaku Kepala Divisi Pengeboran dan Sumuran SKK Migas menyampaikan bahwa khusus wilayah Sumbagsel tahun 2026 memiliki PR yang cukup berat, target sumur eksplorasi maupun pengembangan menjadi tugas yang membutuhkan kerjasama yang baik dari semua pihak agar dapat berjalan dengan baik dan sesuai. ”Sumbagsel punya rencana kerja untuk pengeboran sumur eksplorasi sebanyak 7 sumur dan kurang lebih akan ada 10 kegiatan survei seismik eksplorasi,” kata Surya. Target tersebut dikatakannya, merupakan komitmen saat WP&B lalu. 


Melalui Rapat Kerja ini juga diharapkan dapat membangun kolaborasi dan kerja sama serta bertukar informasi dalam rangka mencapai target lifting migas pada 2025, sehingga perlu langkah-langkah melalui pendekatan yang tepat, seperti eksplorasi yang masif, regulasi yang mendukung, dan adanya sinergi antara seluruh instansi pemerintah dan pelaku industry (sn)

Share:

Wujudkan Malam Minggu Aman dan Kondusif, Polsek Talang Ubi Gencar KRYD


Polsek Talang Ubi Gencar Gelar KRYD, Wujudkan Malam Aman dan Kondusif di PALI


Talang Ubi. SININEWS.COM – Sabtu malam (8/11/2025) suasana Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), tampak lebih tertib dan aman. Hal itu berkat kegiatan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar oleh jajaran Polsek Talang Ubi di bawah pimpinan Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H.


Kegiatan yang dimulai sejak pukul 20.30 WIB tersebut dipimpin oleh Aipda Ronaldo bersama personel yang tersprint. Mereka melaksanakan patroli keliling di sejumlah titik rawan kejahatan dan gangguan kamtibmas, seperti Alfamart Handayani Mulya, Bank BRI, dan Bank BSI.


Selain berpatroli, petugas juga melakukan pengecekan tahanan di Mapolsek serta memberikan imbauan kepada masyarakat dan para pengguna jalan.

“Personel kami mengingatkan pengendara agar tidak menggunakan knalpot brong, selalu berhati-hati di jalan, serta mematuhi aturan lalu lintas. Kepada para remaja yang nongkrong di pinggir jalan juga kami imbau untuk segera pulang jika tidak ada keperluan penting,” jelas AKP Ardiansyah.


Ia menambahkan, KRYD merupakan langkah nyata Polsek Talang Ubi dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya pada malam akhir pekan yang rawan tindak kriminal.


> “Kami ingin kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat. Lewat KRYD ini, kami berupaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif agar masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang,” ujarnya.




Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Talang Ubi, memberikan apresiasi atas konsistensi jajaran dalam menjalankan kegiatan KRYD.


> “Bapak Kapolres menegaskan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat. Beliau juga berpesan agar seluruh personel selalu bersikap humanis dalam memberikan imbauan, namun tetap tegas terhadap pelanggaran hukum,” tutur AKP Ardiansyah.




Dari hasil pelaksanaan, kegiatan KRYD yang berakhir sekitar pukul 22.15 WIB itu berjalan aman, tertib, dan kondusif. Meski demikian, petugas masih menemukan beberapa pengendara yang belum sepenuhnya mematuhi peraturan lalu lintas, terutama terkait kelengkapan surat kendaraan.


Sebagai tindak lanjut, Polsek Talang Ubi menggelar apel konsolidasi dan analisa evaluasi di akhir kegiatan untuk mengukur efektivitas pelaksanaan serta menentukan langkah strategis berikutnya.


> “Kami terus berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Polsek Talang Ubi akan selalu hadir kapan pun masyarakat membutuhkan,”pungkas Kapolsek Ardiansyah.(sn/perry)

Share:

Wujudkan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif, Polsek Talang Ubi Gelar KRYD


Wujudkan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif, Polsek Talang Ubi Gelar KRYD 


PALI. SININEWS.COM – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta keselamatan berlalu lintas (Kamseltibcarlantas), Polsek Talang Ubi kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat malam (7/11/2025) di wilayah hukum Polsek Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Kegiatan yang dimulai pukul 20.30 WIB tersebut dipimpin oleh Aipda Deni Irawan dan diikuti oleh personel Polsek Talang Ubi yang tersprint dalam surat perintah Kapolsek Talang Ubi Nomor: Sprin/100/X/OPS.1.2.3/2025 tanggal 7 November 2025.


Dalam pelaksanaannya, petugas melaksanakan apel KRYD di Mapolsek Talang Ubi, dilanjutkan dengan pengecekan tahanan, patroli di sejumlah titik rawan, serta memberikan himbauan kepada masyarakat. Patroli dilakukan ke beberapa lokasi strategis seperti Lapangan Golf, Bank BRI Handayani Mulya, Bank BSI Handayani Mulya, dan Alfamart Simpang Airport.


Selain itu, personel juga memberikan teguran simpatik kepada pengendara roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang tidak mematuhi aturan lalu lintas, termasuk penggunaan knalpot brong. Petugas turut mengimbau para pemuda dan pemudi yang nongkrong di pinggir jalan untuk menghindari potensi tawuran dan segera pulang ke rumah apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.


Kapolsek Talang Ubi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolda Sumsel sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Nomor: STR/217/V/PAM.1.1/2020 tentang pelaksanaan KRYD untuk mengantisipasi tindak pidana dan gangguan lalu lintas di wilayah hukum Polda Sumsel.


Kegiatan berakhir pada pukul 22.00 WIB dengan situasi aman, tertib, dan kondusif.


Komitmen Polres PALI Wujudkan Keamanan Masyarakat


Menanggapi pelaksanaan kegiatan tersebut, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasubsi Penmas Polres PALI AKP Ardiansyah, S.H., menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Talang Ubi atas konsistensinya menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres PALI.


> “Kegiatan KRYD merupakan bentuk kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga merasa aman dan terlindungi dari potensi gangguan Kamtibmas. Polres PALI bersama seluruh jajaran terus berupaya memberikan pelayanan terbaik serta menekan angka kriminalitas di wilayah ini,” ujar AKP Ardiansyah menyampaikan pesan Kapolres.




Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan patroli dan razia simpatik akan terus dilakukan secara rutin, terutama pada malam hari, untuk menciptakan rasa aman di masyarakat sekaligus mendisiplinkan pengguna jalan.


> “Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing. Kepedulian dan kerja sama masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif,” tambahnya.


"Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini,diharapkan sinergi antara Kepolisian dan masyarakat semakin kuat, sehingga Kabupaten PALI senantiasa dalam keadaan aman, nyaman, dan damai.(sn/perry)

Share:

Partisipasi Taiwan dalam “Global Mutirão” untuk Transisi Iklim


Oleh Peng Chi-ming, Menteri Lingkungan Hidup Taiwan


Pada musim panas 2025, wilayah selatan dan timur Taiwan dilanda topan beruntun dan hujan lebat, menyebabkan banjir besar di banyak daerah. Bencana tersebut menegaskan betapa ekstremnya dampak perubahan iklim terhadap pembangunan wilayah dan keselamatan publik.


Sebagai anggota yang bertanggungjawab dalam komunitas internasional, Taiwan terus melangkah selaras dengan upaya global membatasi kenaikan suhu hingga 1,5°C di atas tingkat praindustri.


Pada 2025, Pemerintah Taiwan menyampaikan Nationally Determined Contribution (NDC) 2035 yang transparan dan menetapkan target jelas untuk transisi menuju ekonomi rendah karbon.


Taiwan juga secara rutin menerbitkan National Inventory Reports dan Biennial Transparency Reports tentang gas rumah kaca sebagai bentuk komitmen dalam menurunkan emisi dan mendukung upaya dunia menahan laju pemanasan global.


Dalam kaitan ini, sejak menjabat pada 2024, Presiden Lai Ching-te meluncurkan “National Project of Hope”, visi kebijakan untuk pertumbuhan hijau dan transisi menuju netral karbon pada 2050.


Pemerintahannya menetapkan lima strategi utama, yakni mengembangkan energi hijau cerdas, mendorong transformasi industri ganda (digital dan hijau), membangun gaya hidup berkelanjutan, memperkuat peran pemerintah dalam transisi, dan memastikan transisi yang adil bagi semua.


Kemudian pada Juni 2024 dibentuk Komite Perubahan Iklim Nasional di bawah Kantor Presiden guna menggerakkan partisipasi masyarakat dan memperkuat dialog tentang tata kelola iklim. Dari sini Taiwan menargetkan pengurangan emisi sebesar 26-30 persen pada 2030 dan 36-40 persen pada 2035 dibandingkan tahun sekarang.


Target jangka menengah


Taiwan menempatkan target jangka menengah sebagai strategi inti menuju emisi nol bersih pada 2050. Kerangka tata kelola iklim berbasis aksi kini terus diperkuat melalui Climate Change Response Act yang secara hukum menetapkan target net-zero 2050.


Sejalan dengan pembaruan NDC di bawah Paris Agreement, Taiwan secara sukarela melaksanakan komitmen Pasal 4 perjanjian tersebut. Target pengurangan emisi 2030 ditingkatkan menjadi 28 persen ± 2 persen dibandingkan 2005 dengan sasaran 32 persen ± 2 persen pada 2032 dan 38 persen ± 2 persen pada 2035.


Dalam upaya mendukung langkah itu, Taiwan meluncurkan Comprehensive Carbon Reduction Action Plan, dimana tiap kementerian meninjau ulang dan memperkuat program mitigasinya.


Di sisi lain, Dewan Nasional Pembangunan Berkelanjutan memimpin koordinasi atas 20 aksi mitigasi unggulan, termasuk percepatan tenaga surya dan angin lepas pantai, teknologi panas bumi, penyimpanan energi serta bahan bakar rendah karbon dan hidrogen.


Berikutnya adalah penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (CCUS) serta efisiensi energi, elektrifikasi kendaraan niaga, bahan bakar penerbangan berkelanjutan, pertanian rendah karbon, dan gaya hidup berkelanjutan net-zero.


Upaya ini didukung enam inovasi kelembagaan, yaitu inovasi teknologi, dukungan keuangan, penetapan harga karbon, adaptasi regulasi, pengembangan tenaga kerja hijau, dan partisipasi masyarakat.


Transparansi, keadilan, dan partisipasi publik


Meski bukan anggota UNFCCC, Taiwan secara sukarela menyesuaikan diri dengan kerangka kerja internasional dan mengajukan target pengurangan gas rumah kaca 2035 (NDC 3.0) pada 2025 sesuai pedoman Pasal 4 Paris Agreement.


NDC ini menampilkan ambisi yang sebanding dengan negara maju lain dan mencakup 10 dimensi utama, termasuk keadilan, tata kelola iklim, energi hijau, transformasi industri, keuangan hijau, gaya hidup berkelanjutan, transisi adil, kerja sama internasional, adaptasi iklim, serta perlindungan hak asasi manusia, kesetaraan gender, anak, dan remaja.


Proses penyusunan NDC 3.0 melibatkan dialog publik yang luas, dari pemerintah, akademisi, industri, hingga masyarakat sipil, termasuk komunitas adat dan mahasiswa. Masukan mereka memastikan kebijakan iklim Taiwan bersifat inklusif, transparan, dan berorientasi jangka panjang.


Membangun mekanisme harga karbon ganda


Tahun ini Taiwan resmi memberlakukan sistem biaya karbon (carbon fee system) dengan tarif awal sekitar US$10 per ton CO2e, tonggak penting dalam kebijakan iklim nasional. Dana dari biaya ini akan digunakan secara khusus untuk mendukung pengurangan emisi di sektor-sektor berisiko tinggi, sekaligus menjaga keadilan dan mendorong partisipasi industri.


Kebijakan ini diharapkan dapat menekan emisi hingga 37 juta ton CO₂e pada 2030, dan langkah berikutnya adalah memperkenalkan skema perdagangan emisi (ETS) secara bertahap, membentuk sistem harga karbon ganda (dual-track carbon pricing).


Dengan demikian Taiwan menyiapkan landasan untuk bergabung dengan pasar karbon internasional sesuai Pasal 6 Paris Agreement.


Menuju era baru aksi iklim global


Dalam menghadapi dampak perubahan iklim, Taiwan mengimplementasikan Rencana Aksi Adaptasi Perubahan Iklim Nasional yang diperbarui setiap empat tahun. 

Rencana ini mencakup tujuh bidang utama yaitu infrastruktur, sumber daya air, tata guna lahan, wilayah pesisir, energi dan industri, pertanian dan keanekaragaman hayati, dan kesehatan masyarakat.

Pemerintah pusat dan daerah juga membentuk Heat Adaptation Strategy Alliance untuk menghadapi ancaman gelombang panas, menggabungkan kolaborasi antara sektor publik dan swasta guna memperkuat ketahanan nasional.


Sementara itu KTT Iklim COP30 di Belém, Brasil akan menjadi tonggak penting dalam perjalanan lima tahun pelaksanaan Paris Agreement. Taiwan terus berupaya mempercepat transisi menuju net-zero melalui penetapan harga karbon, restrukturisasi ekonomi, dan kebijakan adaptasi berkelanjutan.


Namun Taiwan juga menegaskan bahwa mencapai net-zero adalah tanggung jawab bersama umat manusia, dan Pemerintah Taiwan menyerukan dukungan dunia agar dapat berpartisipasi dalam COP30 dalam semangat “Global Mutirão”.


Semangat “Global Mutirão” adalah kolaborasi global untuk memperkuat solidaritas dan mempercepat aksi iklim. Bersama, kita dapat mewujudkan implementasi penuh Paris Agreement dan membangun dunia bebas emisi.(sn)

Share:

HUT Kabupaten Muara Enim,Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Gelar Open Turnamen River Rafting


*HUT Kabupaten Muara Enim,Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Gelar Open Turnamen River Rafting*


Muara Enim, Sumsel. SININEWS.COM -Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Muara Enim, Open Turnamen Serasan Sekundang River Rafting Tourism 2025 akan segera dimulai. Kabar gembira datang dari panitia hari ini, Rabu (7/11/2025), yang secara resmi menyatakan pendaftaran telah ditutup dengan jumlah peserta yang berhasil memenuhi target, yaitu sebanyak 64 Tim.


Antusiasme peserta tak hanya datang dari tuan rumah, 64 tim yang terdaftar meliputi sejumlah tim dari luar Kabupaten Muara Enim, di antaranya dari:


 * Lahat

 * Prabumulih

 * Muba

 * Pagar Alam

 * OKI

 * Lubuk Linggau

 * Musirawas


Selain itu, turnamen ini juga diramaikan oleh tim-tim dari berbagai organisasi pencinta alam, organisasi masyarakat, serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di sekitar Kabupaten Muara Enim.


*Fasilitas Peserta: Peralatan Lomba hingga Akomodasi Disiapkan Panitia*


Mendukung kelancaran dan kenyamanan para peserta, Panitia Teknik Open Turnamen Serasan Sekundang River Rafting, Ahmad Mulyadi Batubara alias Uchok, memastikan bahwa segala kebutuhan logistik lomba telah dipersiapkan dengan matang.


"Untuk kegiatan ini, semua fasilitas lomba akan disiapkan oleh pihak panitia. Kami juga telah menyiapkan fasilitas akomodasi bagi peserta dari luar maupun dari dalam Kabupaten Muara Enim sendiri," jelas Uchok.

Lebih lanjut, bagi tim yang ingin menginap, panitia telah menyiapkan lokasi khusus untuk mendirikan tenda atau Camping Ground di seputaran area wisata Air Terjun Bedegung.


"Bagi yang ingin pilihan menginap lain, seperti sewa Villa atau Homestay, juga bisa. Panitia telah berkomunikasi dengan Pemerintah Desa untuk memastikan kelancaran akomodasi bagi seluruh peserta," tambahnya.


*Jadwal dan Lokasi Perlombaan*


Ajang adu cepat di sungai ini akan diawali dengan pertemuan teknis (Technical Meeting - TM) pada tanggal 14 November 2025. Sementara itu, perlombaan arung jeram itu sendiri akan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 15 hingga 16 November 2025,Lokasi yang dipilih untuk menguji adrenalin dan kekompakan tim adalah di Sungai Aliran Air Terjun Bedegung, tepatnya di Desa Bedegung, Kecamatan Panang Enim, Kabupaten Muara Enim.


*Kategori Lomba dan Total Hadiah*


Turnamen ini mempertandingkan kategori Sprint R6 Mix, di mana setiap tim harus memiliki 6 orang pendayung yang terdiri dari 3 putra dan 3 putri. Perlombaan akan menggunakan sistem gugur dengan bagan yang telah ditetapkan oleh panitia.


*Peringkat dan Uang Pembinaan*


| Juara 1 | Rp 5.000.000 |

| Juara 2 | Rp 4.000.000 |

| Juara 3 | Rp 3.000.000 |

| Harapan 1 | Rp 1.500.000 |

| Harapan 2 | Rp 1.000.000 |

| Harapan 3 | Rp 750.000 |

Kegiatan ini bersifat Gratis biaya pendaftaran dan terbuka untuk umum.


*Mempromosikan Wisata Air Terjun Bedegung*


Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Muara Enim, Kandar Budizon menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ajang hiburan bagi masyarakat pencinta Arung Jeram sekaligus sebagai upaya untuk lebih mempromosikan wisata Air Terjun Bedegung.


"Kegiatan ini adalah kegiatan hiburan untuk Masyarakat pencinta Arung Jeram dalam memeriahkan HUT Kabupaten Muara Enim serta untuk lebih mempromosikan wisata air terjun Bedegung yang kita miliki. Kegiatan ini bekerja sama Pemkab Muara Enim melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Cabang Olahraga Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI)," ujar Kandar.(sn)

Share:

Wujudkan Desa Bersih dan Transparan, Pemdes Karta Dewa Gelar Sosialisasi Anti Korupsi



Talang Ubi. SININEWS.COM – Dalam rangka meningkatkan pemahaman aparatur desa terhadap hukum dan tata kelola pemerintahan yang bersih, Pemerintah Desa Karta Dewa Kecamatan Talang Ubi menggelar kegiatan sosialisasi larangan bagi aparatur pemerintah desa, penanganan tindak pidana, serta sosialisasi anti korupsi dan pendampingan Jaksa dalam pembangunan desa.


Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Karta Dewa tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat lintas instansi, antara lain Camat Talang Ubi yang diwakili Kasi Pemerintahan Alanun, Kasi Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten PALI Rahmat, Kepala Desa Karta Dewa Yan Amran, Kanit Intelkam Polres PALI IPDA Aldi, Kanit Pidkor Polres PALI yang diwakili Briptu Kaylara, serta Kasi Intel Kejari PALI Bapak Rido Dharma, S.H., M.H.

Turut hadir pula Bhabinkamtibmas Desa Karta Dewa Aiptu Deni Hariyanto, S.H., Ketua BPD beserta anggota, perangkat desa, dan ibu-ibu PKK Desa Karta Dewa.


Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, dan sambutan dari Kepala Desa serta perwakilan Camat Talang Ubi. Selanjutnya, peserta menerima materi dari Dinas PMD, Polres PALI, dan Kejari PALI yang masing-masing membahas aspek hukum, pengawasan, serta mekanisme pencegahan korupsi dalam pengelolaan dana desa.


Dalam penyampaiannya, IPDA Aldi mewakili Polres PALI menegaskan pentingnya peran aparat desa dalam menjaga integritas dan transparansi.


> “Aparatur desa merupakan garda terdepan dalam pelayanan publik. Setiap langkah administrasi maupun pembangunan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan sesuai aturan,” ujarnya.




Sementara itu, Kasi Intel Kejari PALI Rido Dharma, S.H., M.H. menambahkan bahwa pihak kejaksaan siap melakukan pendampingan hukum agar proses pembangunan desa berjalan sesuai koridor hukum.


Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama pada pukul 11.40 WIB dalam situasi aman dan kondusif.


Menanggapi kegiatan tersebut, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H. menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah desa.


> “Polres PALI mendukung penuh langkah-langkah edukatif seperti ini. Pencegahan korupsi harus dimulai dari tingkat desa, dengan memperkuat pemahaman hukum serta tanggung jawab moral para aparatur. Melalui sosialisasi ini, kita ingin menanamkan budaya antikorupsi dan membangun pemerintahan desa yang bersih, transparan, serta berintegritas,” ujar AKP Ardiansyah menyampaikan pesan Kapolres.




Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi antara Polres PALI, Kejaksaan Negeri PALI, dan Pemerintah Daerah dalam mengawal pembangunan desa agar tepat sasaran dan bebas dari penyimpangan.(sn/perry)

Share:

Patut Dicontoh, Pedagang Keliling di PALI Nyatakan Mundur Jadi Penerima PKH


Erlinda Jaya saat memberikan surat pernyataan pengunduran diri menjadi penerima manfaat PKH 

PALI. SININEWS.COM - Meski rumah berdinding papan dan hanya seorang pedagang keliling dengan berjualan es kepal dan martabat mini, namun Erlinda Jaya warga RT 05/RW 02 Talang Pipa Bawah Kabupaten PALI memiliki jiwa besar yang patut dicontoh masyarakat lainnya.


Pasalnya meski hidup sederhana, namun mulai bulan November tahun 2025 ini, Erlinda Jaya resmi mengundurkan diri sebagai keluarga penerima manfaat PKH atau Program Kelurga Harapan (PKH).


Alasan mendasar mengundurkan diri dari penerima manfaat PKH menurut Erlinda bahwa berkat PKH dirinya mampu memiliki modal usaha sehingga ekonominya saat ini membaik meski masih berjualan keliling.


"Selama ini kami mendapatkan bantuan PKH, berkat program itu kami memiliki modal usaha yang kami gunakan untuk jualan keliling dengan menjual martabak mini dan es kepal. Dan Alhamdulillah ekonomi keluarga kami saat ini membaik dan mencukupi kebutuhan sehari-hari," ungkap Erlinda Jaya kepada media ini, Jumat 7 November 2025.


Pengunduran diri sebagai penerima manfaat PKH pun dilakukan secara resmi dengan membuat pernyataan disaksikan pendamping PKH.


"Saya buat surat pernyataan pengunduran diri secara resmi. Karena masih banyak masyarakat lain yang jauh lebih membutuhkan dari pada keluarga kami," jelasnya.


Diketahui bahwa Erlinda Jaya merupakan pedagang keliling yang kerap mangkal di SDN 4 Talang Ubi, kadang juga mangkal di SD YKPP. 


Kemudian ketika hari Kamis wanita tersebut berjualan di pasar Kalangan Simpang Raja.Menginjak bulan Puasa, Erlinda Jaya berjualan di Pasar Bedug Terminal Pendopo.


Tentu saja, disaat masih banyak warga lain yang jauh lebih mapan ekonominya dibanding Erlinda Jaya yang urat malunya sudah hilang karena masih menerima bantuan PKH, wanita pedagang keliling ini malah mundur yang patut diapresiasi dan jadi contoh warga lainnya.(sn/perry)

Share:

Rutin Gelar KRYD, Polsek Talang Ubi Pastikan Jaga Kondusifitas Wilayah Hukum Polres PALI


Polsek Talang Ubi Gelar KRYD, Wujudkan Situasi Aman dan Kondusif di Wilayah Hukum Polres PALI


PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Polsek Talang Ubi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Kamis malam (6/11/2025).


Kegiatan dimulai sekitar pukul 21.00 WIB dengan dipimpin oleh Aipda Parianto dan diikuti oleh personel Polsek Talang Ubi yang tersprint. Patroli menyasar sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Talang Ubi, antara lain Indomaret Handayani, Bank BRI Handayani Mulya, dan Bank BSI Handayani Mulya.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H. mengatakan, kegiatan tersebut merupakan implementasi arahan Kapolres PALI untuk meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat, guna mencegah potensi gangguan keamanan serta tindak kriminalitas.


> “Pelaksanaan KRYD ini adalah bentuk kehadiran nyata Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Talang Ubi. Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada serta berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan,” ujar AKP Ardiansyah.




Kegiatan KRYD berlangsung hingga pukul 23.00 WIB dan berjalan dengan aman serta kondusif. Setelah patroli, jajaran Polsek Talang Ubi melaksanakan apel konsolidasi untuk melakukan analisa dan evaluasi terhadap hasil pelaksanaan kegiatan.


Lebih lanjut, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K, melalui Kapolsek Talang Ubi menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus digalakkan sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan wilayah.


> “KRYD merupakan strategi Polres PALI dalam memastikan terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. Kami berkomitmen untuk terus memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki potensi kerawanan,” tutur AKBP Yunar melalui Kapolsek Talang Ubi.




"Dengan pelaksanaan kegiatan rutin yang ditingkatkan ini (KRYD),kita harapkan masyarakat Kabupaten PALI,Khususnya Kecamatan Talang Ubi dan sekitarnya,dapat merasakan langsung kehadiran dan perlindungan dari aparat Kepolisian, serta turut menjaga lingkungan agar tetap aman dan nyaman,"pungkas Kapolres melalui Kapolsek Talang Ubi.(sn/perry)

Share:

Bupati Asgianto Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gelora, Gedung Pesos dan Orkes Dengan Kemenkeu RI


Bupati Asgianto Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gelora, Gedung Pesos dan Orkes Dengan Kemenkeu RI



Jakarta. SININEWS.COM -- Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Asgianto ST melakukan penandatanganan perjanjian pinjam pakai barang milik negara dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI pada Kamis 6 November 2025 di Kantor Pusat Dirjen Kekayaan Negara Jakarta.


Barang milik negara yang dipinjam pakai oleh Pemerintah Kabupaten PALI antara lain adalah lapangan Gelora November, Gedung Olahraga dan Kesenian (Orkes) dan Gedung Pesos yang merupakan aset milik Pertamina Pendopo.


Pada penandatanganan perjanjian pinjam pakai barang milik negara tersebut, Bupati Asgianto didampingi Kepala BPKAD dan Bappeda kabupaten PALI.



Pada kesempatan itu, Bupati Asgianto menjelaskan latar belakang pinjam pakai aset milik negara yang berada di wilayah Ibukota kabupaten PALI karena seiring kebutuhan pemerintahan dan masyarakat terhadap sarana prasarana kegiatan sosial.


"Keberadaan Lapangan Gelora November, Gedung Pesos dan Orkes sangat vital dan bisa dijadikan untuk kegiatan pemerintahan dan untuk keperluan masyarakat. Untuk itu kami mengajukan pinjam pakai aset tersebut untuk kami manfaatkan," ujar Bupati.


Bupati memastikan usai penandatanganan perjanjian pinjam pakai barang milik negara tersebut akan dijadikan pusat pembinaan atlet daerah.



"Kami pastikan seluruh aset milik negara yang dipinjam pakai untuk penunjang kemajuan kabupaten PALI dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," tekadnya.


Atas terlaksananya penandatanganan perjanjian pinjam pakai barang milik negara, Bupati Asgianto memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung dan mendorong sehingga keinginan tersebut terwujud.


"Saya apresiasi kepada seluruh perangkat daerah yang telah  bekerja keras menyiapkan seluruh proses administrasi, verivikasi sehingga acara hari berjalan dan bisa terlaksana. Sekali lagi, kepercayaan ini akan kami jaga dan kami pastikan pemanfaatannya sesuai tujuan awal yaitu untuk kemajuan kabupaten PALI," tandasnya.


Bupati juga menyatakan bahwa perjanjian pinjam pakai barang milik negara merupakan tonggak mempererat hubungan baik antara pemerintah pusat dengan pemerintah kabupaten PALI.


"Semoga dengan adanya kepercayaan ini semoga PALI lebih maju, masyarakatnya sejahtera dan semangat kebersamaan antara pusat dan daerah semakin erat," harapnya.(sn/ADV)

Share:

Kawal dan Hadiri Giat Peningkatan Kemampuan Sat Kamling, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Baung Wakili Kapolsek Talang Ubi


Bhabinkamtibmas Desa Sungai Baung Hadiri Kegiatan Peningkatan Kemampuan Sat Kamling


PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka memperkuat sistem keamanan lingkungan, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Baung Polsek Talang Ubi menghadiri kegiatan Peningkatan Kemampuan Satuan Keamanan Lingkungan (Sat Kamling) yang dilaksanakan di Balai Desa Sungai Baung, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kamis (6/11/2025) sekira pukul 10.00 WIB.


Kegiatan yang diinisiasi oleh pemerintah desa tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan para anggota Linmas serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan desa.


Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Desa Sungai Baung yang mewakili Kepala Desa, Kaur Keamanan Desa Bapak Trismansyah, KBO Sat Binmas Polres PALI Aiptu Edi Suwandi yang hadir mewakili Kasat Binmas, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Baung Aipda M. Kurniadi, para kepala dusun, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, personel Sat Binmas Polres PALI, serta anggota Linmas Desa Sungai Baung.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres PALI untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam menjaga keamanan di lingkungan masyarakat.


> “Melalui pelatihan dan pembinaan seperti ini, kita ingin membangun kesadaran bersama bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat,” ujar AKP Ardiansyah.




Lebih lanjut, Kapolsek menyampaikan pesan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K, bahwa keberadaan Sat Kamling harus menjadi garda terdepan dalam deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas.


> “Bapak Kapolres menegaskan pentingnya peran Sat Kamling sebagai mitra strategis Polri di tingkat desa. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif,” tutur AKP Ardiansyah menyampaikan amanat Kapolres.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts