Dari Dapur Kue hingga Meja Belajar, Energi Matahari Hidupkan Harapan Desa Sukakarya


Caption: Pembangunan PLTS di Desa Sukakarya yang dilakukan CID PEP Pendopo Field memberikan dampak positif bagi perekonomian hingga kehidupan sosial masyarakat sekitar

Prabumulih. SININEWS.COM -- "Dulu kami terbebani tagihan, kini kami memanen harapan."


Kutipan puitis itu meluncur dari bibir Suhartini (45), Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati. Siang itu, matahari sedang terik saat tangan ibu-ibu KWT sibuk mengaduk adonan kue kering di Desa Sukakarya, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas. Namun, terik matahari kini tak lagi membuat mereka kepanasan, melainkan mendatangkan cuan.


KWT Melati yang beranggotakan 30 orang perempuan ini kini mampu menghasilkan Rp8 juta per bulan dari usaha tersebut. Namun, pencapaian ini tak selalu berjalan mulus.


Masih lekat di ingatan ibu-ibu KWT Melati saat produksi kue kerap lumpuh total karena aliran listrik yang tak menentu di desa mereka. Pesanan menumpuk, padahal adonan sudah terlanjur jadi dan tenggat pengiriman semakin dekat.


"Kami sering waswas, apakah usaha ini benar-benar bisa bertahan? Kalau mati lampu, genset solar jadi satu-satunya andalan," kenang Suhartini. Celakanya, tagihan listrik dan solar ini menyedot kas hingga Rp2 juta per bulan. Usaha kecil mereka nyaris tumbang dijerat biaya operasional.


Melihat kegigihan tersebut, PEP Pendopo Field yang merupakan bagian dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 turun tangan. Mereka memfasilitasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 6,6 kWp dengan baterai 5 kWh di Desa Sukakarya pada akhir 2024. Agar fasilitas ini bertahan lintas generasi, seorang warga desa bernama Sardiono turut dikirim mengikuti pelatihan sertifikasi pemeliharaan PLTS.


Kehidupan desa itu perlahan berubah terang. Warga tak lagi cemas bergantung pada listrik yang sering padam. Mesin pengaduk dan oven produksi kue berjalan lancar ditopang energi matahari. Tak ada lagi tagihan listrik Rp2 juta per bulan, tak perlu lagi menghirup asap genset bertenaga solar.


Perubahan ini tidak berhenti di dapur ibu-ibu KWT Melati, namun juga dirasakan manfaatnya ke rumah warga Desa Sukakarya. Saat pemadaman listrik bergilir terjadi di malam hari, warga tetap dapat beraktivitas. Cahaya lampu surya menerangi meja belajar sederhana tempat anak-anak mengerjakan tugas sekolah pada malam hari.


Yang tidak kalah penting, KWT Melati kini bertransformasi. Mereka tidak hanya pembuat kue, tapi mulai mengedukasi warga tentang pentingnya hemat energi. Di berbagai pertemuan desa, mereka menyisipkan diskusi tentang manfaat panel surya dan cara penggunaan listrik secara bijak.


Perubahan positif juga terjadi di sisi lingkungan. PLTS berpotensi memangkas emisi sekitar 8 ton karbon dioksida per tahun di Desa Sukakarya. Jika sebelumnya asap genset kerap menyertai aktivitas produksi, kini energi matahari bekerja tanpa suara dan tanpa polusi.


Berkat semangat perubahan ini, Desa Sukakarya terpilih sebagai desa terinovatif di Kabupaten Musi Rawas. Perubahan yang bermula dari halaman belakang rumah Suhartini itu kini menjalar ke berbagai aspek kehidupan desa.


“PLTS ini adalah alatnya, namun motor penggerak utamanya adalah daya juang ibu-ibu KWT Melati. Energi matahari ini menerangi jalan mereka untuk mandiri secara ekonomi sekaligus menjadi pelopor pelestari lingkungan,” kata Manager Community Involvement & Development (CID) PHR Iwan Ridwan Faizal.


Senada dengan hal itu, Camat STL Ulu Terawas Muhammad Pahip mengapresiasi kolaborasi kuat tersebut. “Kesuksesan ini lahir dari perpaduan teknologi tepat guna dan semangat gotong royong warga desa yang menolak menyerah,” ujarnya.(sn)

Share:

Kapolda Sumsel Pimpin Gerakan Pangan Murah, 135 Ton Beras Disalurkan Jelang Lebaran



PALEMBANG. SININEWS.COM — Polda Sumatera Selatan menggelar Gerakan Pangan Murah Polri secara serentak di 47 titik yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota wilayah Sumatera Selatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.


Dalam program tersebut, Polda Sumsel bersama Perum Bulog dan pemerintah daerah menyalurkan sebanyak 135,5 ton beras kepada sekitar 20.325 warga sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.


Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memimpin langsung kegiatan pemusatan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di halaman Gudang Bulog Sukamaju, Kecamatan Sako, Kota Palembang, Jumat pagi.


Kegiatan ini dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, jajaran Forkopimda, perwakilan Kodam II/Sriwijaya, Kejaksaan Tinggi Sumsel, serta pimpinan Perum Bulog wilayah Sumselbabel.


Kapolda Sumsel menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan isu strategis nasional yang memiliki hubungan langsung dengan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.


Menurutnya, keterjangkauan harga bahan pokok menjelang momentum Idul Fitri menjadi faktor penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.


“Ketahanan pangan tidak hanya menyangkut ketersediaan bahan pokok, tetapi juga menyangkut stabilitas sosial masyarakat. Karena itu Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau,” ujar Sandi Nugroho.


Program Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program prioritas pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.


Kapolda menjelaskan bahwa pada pelaksanaan tahun 2026 ini, Polda Sumsel menyalurkan beras melalui 47 titik distribusi yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten dan kota.


Di lokasi pemusatan Gudang Bulog Sukamaju Palembang, Perum Bulog menyediakan sekitar 10 ton beras yang dikemas dalam puluhan ribu paket untuk masyarakat.


Setiap pembelian beras juga disertai bonus bahan kebutuhan rumah tangga seperti minyak goreng, gula, atau kecap sebagai bentuk dukungan tambahan bagi masyarakat.


Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumselbabel Mersi Windrayani menyampaikan bahwa Gudang Bulog Sukamaju memiliki kapasitas penyimpanan hingga sekitar 21.000 ton beras.


Saat ini stok beras yang tersedia mencapai sekitar 16.000 ton, serta minyak goreng sebanyak 259.560 liter.


Bulog juga tengah menjalankan penugasan dari Badan Pangan Nasional untuk menyalurkan bantuan pangan kepada 968.499 penerima manfaat di Sumatera Selatan dengan total alokasi sekitar 19.369 ton beras pada periode Februari hingga Maret 2026.


Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengapresiasi langkah Polri yang dinilai berperan penting dalam membantu pemerintah daerah menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Lebaran.


Ia menilai pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara serentak mampu menekan potensi lonjakan harga sekaligus mencegah panic buying di masyarakat.


“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan Bulog sangat penting dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang Lebaran,” ujar Herman Deru.


Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah yang digelar serentak ini merupakan implementasi nyata program Presisi Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.


“Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai kebutuhan dasar, termasuk pangan,” kata Nandang.


Melalui Gerakan Pangan Murah yang menjangkau puluhan ribu warga di seluruh wilayah Sumatera Selatan, Polda Sumsel menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan kondisi ekonomi yang lebih stabil.(SN/Perry)

Share:

Peringati HUT ke-45 dan Ramadan, PTBA Kertapati Port Bagikan 4.180 Paket Sembako bagi Masyarakat Ring 1


*Peringati HUT ke-45 dan Ramadan, PTBA Kertapati Port Bagikan 4.180 Paket Sembako bagi Masyarakat Ring 1*


Palembang. SININEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 serta menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan 1447 H, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) melalui Unit Kertapati Port menyalurkan 4.180 paket sembako kepada masyarakat di wilayah Ring 1 perusahaan. 


Kegiatan penyaluran bantuan dilaksanakan pada Rabu (11/3/2026) di halaman Masjid Ki Merogan, Jalan Ki Merogan RT 001 RW 001, Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati, Palembang.


General Manager Kertapati Port Ichsan Aprideni mengungkapkan, program ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)/CSR PT Bukit Asam yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.


Kegiatan ini menjadi wujud komitmen PTBA dalam mendukung program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) poin 1 yakni Tanpa Kemiskinan, sekaligus sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional.


“Sebanyak 4.180 paket sembako akan didistribusikan kepada masyarakat di tiga kelurahan, yaitu Kelurahan Kertapati, Karang Anyar, dan 36 Ilir di wilayah Kertapati Port. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan rasa kebersamaan antara perusahaan dengan warga,” terang Ichsan.


Sementara itu, Plt Camat Kertapati Rifandi Putra, S.STP., M.Si mewakili Pemerintah Kota Palembang menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT Bukit Asam terhadap masyarakat di wilayah Ring 1 perusahaan.


“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PT Bukit Asam Kertapati Port atas kepeduliannya kepada masyarakat di wilayah Ring 1 perusahaan. Bantuan paket sembako ini tentu sangat bermanfaat bagi warga, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar Rifandi.


Senada dengan hal tersebut, Camat Gandus Jufriansyah, S.STP., M.Si berharap program kepedulian sosial seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.


“Kami berharap program kepedulian seperti ini dapat terus berlanjut sehingga sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga. Kami juga berharap PT Bukit Asam ke depan semakin maju dan berkembang sehingga dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Ring 1 perusahaan,” ungkapnya.


Melalui program ini, PTBA kembali menegaskan komitmennya untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dengan para pemangku kepentingan di wilayah operasionalnya.


Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Komersial PTBA, Verisca Hutanto, Plt Camat Kertapati Rifandi Putra, S.STP., M.Si, Camat Gandus Jufriansyah, S.STP., M.Si, Danramil Kertapati Mayor Infantri Sudarsono, Kapolsek Kertapati AKP Angga Kurniawan, STrK., S.I.K., M.H, Lurah Kertapati M. Try Aditya Ramadhan, S.STP., M.Si, Lurah Karang Anyar Teguh Adnan, SH, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kertapati, jajaran manajemen Kertapati Port serta Tim PTBA.(sn)

Share:

Operasi Ketupat Musi 2026 Dimulai, Polda Sumsel Perkuat Pengamanan Mudik Idul Fitri

Operasi Ketupat Musi 2026 Dimulai, Polda Sumsel Perkuat Pengamanan Mudik Idul Fitri

PALEMBANG.SININEWS.COM — Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho memastikan kesiapan penuh jajaran kepolisian dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah melalui pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Musi 2026 di Halaman Griya Agung Palembang, Kamis (12/3/2026).


Sebanyak sekitar 1.000 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait dikerahkan dalam operasi ini untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik di wilayah Sumatera Selatan.


Operasi tersebut merupakan bagian dari strategi pengamanan nasional yang digelar oleh Polda Sumatera Selatan bersama seluruh pemangku kepentingan guna memastikan masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik Lebaran dengan aman, tertib, dan nyaman.



Apel gelar pasukan dipimpin oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang membacakan amanat Kapolri di hadapan seluruh peserta apel.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumsel bersama unsur Forkopimda turut melakukan penyematan pita Operasi Ketupat Musi 2026 kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya operasi pengamanan Lebaran secara resmi.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Sumsel Rony Samtana, para pejabat utama Polda Sumsel, pimpinan TNI, serta sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda.


Kehadiran berbagai unsur pimpinan tersebut menegaskan kuatnya sinergi antara kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan selama periode Lebaran.


Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Gubernur Sumsel, ditegaskan bahwa Apel Gelar Pasukan menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana sebelum operasi dimulai.


Pemerintah memproyeksikan mobilitas masyarakat selama Lebaran 2026 akan meningkat signifikan.


Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada periode Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang secara nasional.


Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Polri bersama instansi terkait menyiapkan 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari:

* Pos Pengamanan

* Pos Pelayanan

* Pos Terpadu


Pos-pos tersebut ditempatkan di jalur mudik utama, kawasan objek vital, pusat keramaian, serta lokasi yang diprediksi menjadi titik kepadatan arus lalu lintas.


Dalam pelaksanaan operasi ini, Polda Sumatera Selatan menyiapkan berbagai strategi pengamanan, termasuk rekayasa lalu lintas untuk mengurai potensi kemacetan selama arus mudik dan arus balik.


Langkah tersebut meliputi:

* pembatasan operasional angkutan barang

* penerapan sistem one way

* contra flow

* kebijakan ganjil–genap di ruas jalan tertentu


Selain pengamanan jalur transportasi darat, jajaran kepolisian juga memperkuat patroli di kawasan objek vital, pusat keramaian, tempat ibadah, serta jalur transportasi sungai melalui Direktorat Polisi Air dan Udara.


Koordinasi lintas fungsi antara satuan lalu lintas, intelijen, reserse, samapta, hingga brimob juga diperkuat guna memastikan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan keamanan.


Kapolda Sumsel Sandi Nugroho menegaskan bahwa Operasi Ketupat Musi 2026 merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.


Menurutnya, seluruh personel telah dipersiapkan untuk memberikan pelayanan yang profesional dan humanis selama periode mudik Lebaran.


“Operasi Ketupat Musi 2026 bukan sekadar operasi kepolisian. Ini adalah bentuk kehadiran negara untuk memastikan setiap pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan setiap keluarga dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang,” ujarnya.


Sementara itu Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Nandang Mu’min Wijaya mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah disiapkan selama operasi berlangsung.


Ia juga meminta masyarakat mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan.


“Kami telah menyiapkan pos pelayanan di sepanjang jalur mudik. Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi petugas kami. Mudik aman adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.


Operasi Ketupat Musi 2026 dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.


Selama periode tersebut, seluruh personel pengamanan akan disiagakan di berbagai titik strategis guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif.


Dengan semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia,”


Polda Sumatera Selatan bersama TNI dan pemerintah daerah berkomitmen memberikan pengamanan maksimal bagi masyarakat yang merayakan Idulfitri di Sumatera Selatan.(SN/Perry) 

Share:

Bangga Akan Keberhasilan BPR, Pemkab Muara Enim Akan Berikan Suntikan Dana Sebesar 10 Miliar


*Bangga Akan Keberhasilan BPR, Pemkab Muara Enim Akan Berikan Suntikan Dana Sebesar 10 Miliar*


Muara Enim, Sumsel. SININEWS.COM -- Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Muara Enim menargetkan pencapaian laba tahun 2026 sebesar Rp5.062.085.239 atau naik 14,37% dibandingkan tahun sebelumnya.


Sejalan dengan optimisme target tersebut, BPR Muara Enim meluncurkan Mobil Kas Keliling untuk memperluas jangkauan pelayanan hingga pelosok desa.


Hal itu disampaikan Direktur Utama BPR Muara Enim Drs. Zaman Hury usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Ballroom Hotel Griya Serasan Sekundang, Kamis 14 Maret 2026.


Hadir langsung dalam RUPS tersebut, di antaranya Bupati Muara Enim H. Edison, Wakil Bupati Hj. Sumarni, serta jajaran Direksi dan Komisaris BPR Muara Enim.


Dirut BPR Muara Enim Zaman Hury menyampaikan bahwa, PT. BPR Muara Enim sepanjang tahun 2025 telah menunjukkan kinerja yang sangat baik dan sehat. 


"Selama 8 tahun BPR Muara Enim yang dahulu namanya PT. BPR Gerbang Serasan berturut-turut mendapatkan Predikat Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari hasil Pemeriksaan Akuntan Publik Tjahjo Machdjud Modopuro & Rekan terhitung sejak tahun 2017 hingga tahun 2025," ujar Zaman Hury.


Selain itu, tahun 2025 kinerja BPR Muara Enim menunjukkan kinerja yang baik dan sehat telah membuka kantor cabang di Kota Prabumulih.


Lebih lanjut, Zaman Hury menerangkan laporan kinerja BPR Muara Enim, berupa aset sampai bulan Desember 2025 mencapai sebesar Rp137,923,994,680 atau naik 31,15 % dari tahun lalu.


"Untuk penyaluran Kredit mencapai sebesar Rp121,774,656,251 naik 32,15% dari tahun sebelumnya," jelasnya.


Sedangkan, untuk Dana Pihak Ketiga Tabungan dan Deposito meningkat sebesar 37,86% menjadi Rp46,332,130,631.


"Laba Bersih tahun 2025 tercapai sebesar Rp. 4,425,921,832. Kemudian, untuk tahun 2025 BPR Muara Enim akan memberikan Kontribusi PAD sebesar Rp 2.434.257.008," paparnya.


Tak hanya itu, tahun 2025 BPR Muara Enim mendapat Penghargaan TOP BUMD predikat Bintang 4 untuk yang ke-5 kalinya, yang diadakan oleh Majalah Top Busines bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (1-Otda), Lembaga Kajian Asta Cita, UI, UNPAD, UNDIP dilaksanakan bertempat di Hotel Rafles Jakarta pada bulan April tahun 2026. 


"Top BUMD menampilkan beberapa BUMD terbaik di Indonesia sebagai penghargaan bergengsi setiap tahunnya," jelasnya.


Di sisi lain, Zaman Hury menerangkan pelayanan Mobil Kas Keliling BPR Muara Enim akan menjangkau desa-desa di Kabupaten Muara Enim.


"Pelayanan ini meliputi pengenalan produk BPR, pembayaran tagihan kredit, pembukaan Tabungan, setoran, tarik tunai dan lain-lain," pungkasnya.


Sementara itu, Bupati Muara Enim H. Edison mengapresiasi kinerja positif yang telah ditorehkan oleh BPR Muara Enim sepanjang tahun 2025.


"Kita lihat kinerjanya semuanya di atas 100 persen, baik yang kantor pusat Muara Enim maupun cabang di Prabumulih," ujar Edison.


Lanjut Edison, berdasarkan rencana bisnis bank, BPR Muara Enim menargetkan adanya peningkatan laba di tahun 2026.


"Ini juga didukung dengan adanya penambahan modal dari Pemkab Muara Enim sebesar Rp10 miliar," jelasnya.


Menurut Edison, tidak menutup kemungkinan untuk dibuka cabang baru BPR Muara Enim di daerah lain.


"Nanti kita lihat dulu kalau perekonomian masyarakat makin baik, tentu bisa kita Perda-kan kembali untuk penambahan modal supaya bisa buka cabang baru," tandas nya.(sn)

Share:

Patroli Subuh Polsek Penukal Abab Selama Ramadan, Polisi Antisipasi Kejahatan 3C



PALI. SiniNews.Com– Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) selama bulan suci Ramadan, personel Polsek Penukal Abab melaksanakan patroli dan kegiatan sambang di wilayah hukumnya, Kamis (12/3/2026) dini hari.


Patroli yang dimulai sekitar pukul 04.30 WIB itu dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kecamatan Penukal Abab, Kabupaten PALI.


Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan atas perintah Kapolsek Penukal Abab, AKP Dedy Kurnia, SH, dengan menugaskan personel untuk melakukan pemantauan situasi serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada saat beraktivitas di luar rumah selama Ramadan.


Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia mengatakan bahwa patroli rutin ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memastikan situasi keamanan tetap kondusif, terutama pada waktu-waktu rawan menjelang subuh.


“Patroli ini kami laksanakan untuk memastikan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Penukal Abab tetap aman dan kondusif, sekaligus mencegah potensi kejahatan 3C yang dapat meresahkan masyarakat, terutama selama bulan Ramadan,” ujar Dedy dalam keterangannya.


Ia menjelaskan, selama patroli berlangsung personel menyasar sejumlah titik di wilayah Kecamatan Penukal Abab, termasuk kawasan yang kerap menjadi tempat berkumpulnya masyarakat seperti warung dan jalan utama desa.


Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga menyampaikan imbauan langsung kepada warga agar selalu berhati-hati, terutama saat meninggalkan kendaraan ketika melaksanakan ibadah.


“Kami juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengunci kendaraan bermotor saat ditinggalkan, misalnya ketika melaksanakan salat Tarawih atau beraktivitas di luar rumah, sehingga dapat mencegah terjadinya tindak kejahatan,” katanya.


Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat yakni PS Ka SPK (A) Aipda Gunawan, SH bersama Brigpol David. Mereka melakukan patroli dialogis sekaligus menyapa warga yang masih beraktivitas pada dini hari.


Hasil patroli menunjukkan situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Penukal Abab hingga saat ini masih dalam keadaan aman, damai, dan terkendali. Warga yang ditemui di sejumlah warung juga telah diberikan imbauan agar tetap menjaga kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal.


Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan patroli selama Ramadan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.


“Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” tegasnya.


Kegiatan patroli tersebut berakhir sekitar pukul 05.00 WIB dan berlangsung dengan aman serta kondusif.(SN/Perry)

Share:

​Berbagi Berkah Ramadan, Dansubdenpom Persiapan Muara Enim Turun ke Jalan Bagikan Takjil


*​Berbagi Berkah Ramadan, Dansubdenpom Persiapan Muara Enim Turun ke Jalan Bagikan Takjil*


​Muara Enim, Sumsel. SININEWS.COM – Suasana sore di seputaran Markas Subdenpom Persiapan Muara Enim tampak berbeda pada Rabu (11/3/2026). Beberapa personel Polisi Militer tampak sibuk menyapa para pengendara yang melintas, bukan untuk pemeriksaan surat kendaraan, melainkan untuk membagikan paket takjil berbuka puasa.


​Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Dansubdenpom Persiapan Muara Enim, Lettu Cpm A. Yanuarrahman, S.H., ini merupakan bagian dari agenda rutin satuan dalam mengisi bulan suci Ramadan dengan aksi sosial yang menyentuh masyarakat langsung.


​Lettu Cpm A. Yanuarrahman, S.H. menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas formal, melainkan bentuk rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT kepada seluruh jajaran Subdenpom Persiapan Muara Enim.


​"Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Kami ingin memanfaatkan momentum ini untuk saling berbagi dengan sesama. Melalui sedikit menu berbuka yang kami siapkan, kami berharap dapat membantu saudara-saudara kita yang masih berada di perjalanan saat azan magrib berkumandang," ujar Lettu Cpm A. Yanuarrahman.

​Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya kepedulian sosial di tengah tugas kedinasan.


​"Tujuan utama kami adalah mengharapkan keberkahan dari Allah Yang Maha Kuasa. Kami ingin kehadiran TNI, khususnya Subdenpom di Muara Enim ini, tidak hanya memberikan rasa aman secara hukum, tetapi juga memberikan kehangatan dan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar," tambahnya dengan penuh semangat.


​Lokasi pembagian yang berada tepat di seputaran jalan depan markas Dansubdenpom Persiapan Muara Enim memudahkan masyarakat yang melintas, mulai dari pengemudi ojek online, sopir angkutan, hingga warga lokal yang sedang ngabuburit.

​Aksi ini pun mendapat apresiasi positif dari warga. Senyum ramah para personel CPM saat menyerahkan paket takjil menciptakan suasana yang sangat akrab antara TNI dan rakyat.


​"Kegiatan seperti ini akan terus kami upayakan selama bulan Ramadan sebagai wujud pengabdian kami kepada masyarakat Bumi Serasan Sekundang," tutup Lettu Cpm A. Yanuarrahman.(sn)

Share:

Antisipasi Kriminalitas, Tim Perintis Presisi Polres PALI Patroli Malam



PALI.SININEWS.COM, – Satuan Samapta Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) selama bulan suci Ramadhan, Selasa (10/3/2026) malam.


Kegiatan patroli tersebut berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB dengan menyasar sejumlah titik keramaian masyarakat, salah satunya di Masjid Jamik Bukit Tudung, Kabupaten PALI. Patroli dilakukan sebagai langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas serta aksi premanisme di tengah aktivitas masyarakat yang meningkat selama Ramadan.


Kegiatan patroli ini dilaksanakan oleh dua personel Sat Samapta Polres PALI, yakni Bripda Dion Vima Armando dan Bripda M. Ismail Syaputra Maliki, berdasarkan Surat Perintah Patroli Nomor: Sprin/03/II/2026/Samapta.


Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Samapta Polres PALI AKP Asri Basaruddin, S.H., M.H.,menegaskan bahwa patroli Perintis Presisi merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya saat menjalankan ibadah di bulan Ramadan.


“Patroli Perintis Presisi ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti tindakan kriminal maupun premanisme di wilayah hukum Polres PALI,” ujar Kasat Samapta.


Dalam kegiatan tersebut, tim patroli menyambangi area Masjid Jamik Bukit Tudung dan berinteraksi langsung dengan masyarakat yang sedang menjalankan aktivitas ibadah maupun berada di sekitar lokasi masjid. Selain melakukan pemantauan situasi keamanan, petugas juga memberikan imbauan kepada warga agar tetap menjaga ketertiban serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan.


Petugas juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian yang mencurigakan atau menonjol di lingkungan sekitar.


“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila terjadi kejadian yang menonjol atau mencurigakan melalui layanan kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” kata Kasat Samapta.


Menurutnya, kehadiran personel kepolisian melalui patroli rutin di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan.


“Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman dan memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, terutama selama bulan Ramadan,” tambahnya.


Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi di sekitar Masjid Jamik Bukit Tudung terpantau aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan dengan tertib tanpa adanya gangguan keamanan yang berarti.


Polres PALI memastikan kegiatan patroli serupa akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(SN/Perry)

Share:

Jaga Kamtibmas Ramadan, Polsek Penukal Utara Intensifkan Patroli



PENUKAL UTARA. SiniNews.Com – Untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) selama bulan suci Ramadan 2026, jajaran Polsek Penukal Utara melaksanakan patroli dan sambang di sejumlah titik wilayah hukumnya, Selasa (10/3/2026) malam.


Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 20.00 WIB atas perintah Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, SH., M.Si. Patroli dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi tindak kriminalitas 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), yang rawan terjadi pada malam hari selama Ramadan.


Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar mengatakan, patroli tersebut menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan tindak kejahatan serta tempat-tempat yang sering menjadi lokasi berkumpulnya remaja.


“Patroli ini kami lakukan untuk memastikan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Penukal Utara tetap aman dan kondusif, terutama selama bulan suci Ramadhan,” ujar IPTU Budi Anhar.


Ia menjelaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan mampu mencegah terjadinya tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang sedang menjalankan ibadah.


Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar selalu waspada saat beraktivitas di luar rumah. Warga juga diingatkan untuk memastikan kendaraan bermotor dalam kondisi terkunci saat ditinggalkan, khususnya ketika melaksanakan salat Tarawih di masjid.


“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah dan memastikan kendaraan bermotor dalam keadaan terkunci saat melaksanakan salat Tarawih, sehingga dapat mencegah terjadinya pencurian,” kata IPTU Budi Anhar.


Selain itu, petugas juga mendapati sejumlah remaja yang masih berkumpul di beberapa lokasi. Kepada para remaja tersebut, polisi memberikan imbauan agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengarah pada perilaku kriminal maupun mengganggu ketertiban masyarakat.


“Kami juga mengingatkan para remaja yang masih berkumpul di luar rumah agar tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban, seperti bermain petasan yang bisa mengganggu masyarakat yang sedang beribadah,” tambahnya.


Patroli tersebut melibatkan lima personel Polsek Penukal Utara, yakni Aiptu Ade Irawan, Bripka Nopran, Bripka Ronal, Brigpol Padli Suhara, dan Bripda Andal Juliansyah.


Kegiatan patroli berlangsung hingga sekitar pukul 21.00 WIB dan berjalan dengan aman serta kondusif. Secara umum, situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Penukal Utara terpantau stabil sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang dan khusyuk.


Kapolsek menegaskan bahwa patroli serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan.(SN/Perry)

Share:

Bisnis Ijazah Paket Diduga Terjadi di OKU Selatan, Penegak Hukum Diminta Selidiki


Bisnis Ijazah Paket Diduga Terjadi di OKU Selatan, Penegak Hukum Diminta Selidiki


OKU Selatan, Sumsel. SININEWS.COM – Dugaan praktik jual beli ijazah pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C yang dilakukan salah satu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan mulai terkuak. Organisasi Mata Nusantara pun menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa dan mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengambil tindakan, Selasa (10/03/2026).


Koordinator Mata Nusantara, Zubhan, menegaskan pihaknya menemukan indikasi kuat adanya praktik jual beli ijazah di sejumlah PKBM, salah satunya PKBM Banding Agung yang berlokasi di Kecamatan Banding Agung.


Menurutnya, PKBM tersebut diduga memperjualbelikan ijazah pendidikan kesetaraan dengan tarif tertentu tanpa melalui proses pendidikan yang semestinya.


“Berdasarkan temuan kami, diduga terjadi praktik jual beli ijazah dengan tarif yang bervariasi. Untuk Paket A (setara SD) sebesar Rp 3 juta, Paket B (setara SMP) Rp 3,5 juta, dan Paket C (setara SMA) mencapai Rp 4,5 juta,” ungkap Zubhan.


Ia menyebutkan, proses penerbitan ijazah tersebut bahkan diklaim dapat selesai dalam waktu singkat. Dalam beberapa kasus, peserta disebut hanya perlu melakukan pembayaran tanpa mengikuti proses pembelajaran sebagaimana mestinya.


Lebih jauh, pihaknya juga menemukan indikasi penerbitan ijazah Paket C tanpa didahului kepemilikan ijazah Paket B, ataupun sebaliknya.


“Informasi yang kami terima menyebutkan praktik ini diduga telah berlangsung cukup lama dan bahkan melibatkan sejumlah oknum di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Selatan,” tegasnya.


Zubhan menilai praktik tersebut bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan telah masuk dalam kategori kejahatan terhadap sistem pendidikan.


“Ini bukan hanya persoalan administrasi. Jika benar terjadi, ini merupakan kejahatan terhadap sistem pendidikan dan merusak masa depan generasi bangsa,” ujarnya.


Ia menegaskan, praktik semacam ini berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Permendikbud Nomor 81 Tahun 2013, serta dapat dijerat Pasal 263 KUHP terkait pemalsuan dokumen.


Mata Nusantara pun mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), baik kepolisian maupun kejaksaan, untuk segera melakukan investigasi menyeluruh.


“Kami meminta pihak kepolisian dan kejaksaan segera turun tangan dan tidak menutup mata. Jika praktik seperti ini dibiarkan, dampaknya sangat serius terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Pendidikan seharusnya berbasis proses belajar, bukan transaksi instan,” tegas Zubhan.


Sementara itu, Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan OKU Selatan Ista Wiyah saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui adanya praktik jual beli ijazah tersebut.


“Untuk mendapatkan ijazah, peserta harus mengikuti proses pembelajaran yang dijadwalkan, biasanya satu minggu atau satu bulan sekali sesuai prosedur yang berlaku,” jelasnya.


Di sisi lain, Ketua PKBM Banding Agung, Ujang Kusno, membantah nominal pungutan sebagaimana yang disebutkan. Ia mengakui adanya biaya, namun menurutnya jumlah tersebut tidak sebesar yang dituduhkan.


“Nominal itu tidak benar. Kami hanya memungut Rp 2 juta per paket dari dana itu paling Rp 300 ribu untuk kami. Peserta juga tetap mengikuti proses pembelajaran, tidak ada yang instan. Dana tersebut digunakan untuk administrasi ujian dan kegiatan belajar,” ujarnya.


Ujang juga menyebutkan bahwa kegiatan tersebut telah diketahui oleh pihak Dinas Pendidikan melalui Kabid PAUD dan PNF.


Tak hanya itu, dalam percakapan konfirmasi, Ujang bahkan sempat menawarkan kerja sama kepada wartawan untuk menelusuri PKBM lain di OKU Selatan yang menurutnya memiliki praktik yang lebih parah.


“Jangan dulu diberitakan. Kita kerja sama saja menggarap PKBM lain. Mereka lebih parah dari saya, bahkan dana bantuan pemerintah tidak digunakan sebagaimana mestinya,” ungkapnya. (sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts