Lima Desa Rawan Banjir di Penukal Utara Dipantau Polisi, Situasi Masih Aman



PALI. SININEWS.COM– Jajaran Polsek Penukal Utara melakukan monitoring debit air di sejumlah wilayah rawan banjir di Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu (14/3/2026) pagi. Hasil pemantauan menunjukkan kondisi debit air mulai surut dan hingga saat ini belum ada desa yang terdampak banjir.


Kegiatan pemantauan dilakukan sejak pukul 08.00 WIB atas perintah Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, SH, M.Si menyusul meningkatnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir di wilayah tersebut.


Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar mengatakan pengecekan dilakukan sebagai langkah antisipasi guna memastikan kondisi wilayah tetap aman dari potensi banjir.


“Personel kami kami perintahkan untuk melakukan monitoring debit air di wilayah Kecamatan Penukal Utara, mengingat sebelumnya curah hujan cukup tinggi dan beberapa desa berada di wilayah yang rawan tergenang,” ujar IPTU Budi Anhar.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Penukal Utara melakukan pengecekan di lima desa yang dinilai memiliki potensi terdampak banjir. Empat desa berada di kawasan Tempirai Raya yang berdekatan dengan Danau Padang Tempirai, yaitu Desa Tempirai Induk, Tempirai Utara, Tempirai Selatan, dan Tempirai Timur. Sementara satu desa lainnya adalah Desa Lubuk Tampui yang berada di dekat aliran Sungai Deras.


Adapun personel yang melakukan pengecekan di lapangan yakni Aipda Fitriawan selaku Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Tampui, Brigpol Rico Karnando Bhabinkamtibmas wilayah Tempirai, serta Briptu Irsan yang juga bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di wilayah tersebut.


Dari hasil monitoring yang dilakukan hingga pukul 09.00 WIB, kondisi debit air di wilayah Kecamatan Penukal Utara dilaporkan telah mengalami penurunan karena intensitas hujan mulai berkurang.


“Saat ini debit air di wilayah Penukal Utara sudah berangsur surut dan belum ada desa yang terdampak banjir. Kondisi ini terjadi karena curah hujan di wilayah tersebut mulai menurun,” jelas IPTU Budi Anhar.


Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir, mengingat sejumlah desa berada di dataran rendah yang dikelilingi rawa-rawa serta terhubung dengan aliran Danau Padang Tempirai, Sungai Musi, dan Sungai Penukal.


Selain itu, Desa Lubuk Tampui yang berada di bantaran Sungai Deras juga berpotensi terdampak luapan air apabila curah hujan kembali meningkat.


“Apabila curah hujan kembali tinggi atau terjadi kiriman air dari daerah lain, maka debit air Danau Padang Tempirai maupun Sungai Deras bisa meningkat hingga mendekati pemukiman warga,” katanya.


IPTU Budi Anhar menegaskan bahwa Polsek Penukal Utara akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi debit air di wilayah tersebut serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi bencana.


“Kami akan terus melakukan monitoring dan melaporkan perkembangan situasi kepada pimpinan. Kami juga berharap adanya kerja sama dengan BPBD dan pemerintah daerah agar kesiapsiagaan terhadap potensi banjir dapat dilakukan secara bersama,” pungkasnya.


Hingga kegiatan monitoring selesai dilaksanakan, situasi di wilayah hukum Polsek Penukal Utara dilaporkan aman, lancar, dan kondusif.(SN/PERRY)

Share:

Curah Hujan Menurun, Monitoring Air Sungai di Talang Ubi Berjalan Kondusif



PALI.SININEWS.COM – Personel Polsek Talang Ubi melakukan monitoring debit dan kedalaman air di kawasan Talang Pipa, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu (14/3/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi potensi banjir menyusul tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.


Pemantauan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan melibatkan personel Polsek Talang Ubi yang melakukan pengecekan langsung di lokasi aliran air di kawasan tersebut. Dari hasil monitoring yang dilakukan hingga pukul 08.30 WIB, kondisi debit air terpantau masih berada pada batas normal dan belum ditemukan adanya wilayah yang terdampak banjir.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, SH mengatakan kegiatan monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi aliran air tetap terkendali serta meminimalkan potensi risiko banjir bagi masyarakat di sekitar wilayah Talang Ubi Barat.


“Kami memerintahkan personel untuk melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi debit dan kedalaman air di Talang Pipa, Kelurahan Talang Ubi Barat. Tujuannya untuk memastikan situasi tetap aman dan tidak ada wilayah yang terdampak banjir,” ujar AKP Ardiansyah.


Dalam kegiatan tersebut, pengecekan dilakukan oleh dua personel Polsek Talang Ubi, yakni Bripda Eben Sigaliging dari unit Samapta serta Briptu Akhmad Syaputra, SH dari unit Intelkam. Keduanya melakukan pemantauan kondisi aliran air di sekitar kawasan Talang Pipa yang merupakan salah satu titik yang kerap dipantau saat curah hujan meningkat.


Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, debit air dilaporkan mulai berangsur turun seiring dengan menurunnya intensitas hujan di wilayah Kecamatan Talang Ubi dalam beberapa hari terakhir.


“Dari hasil pemantauan di lapangan, debit air saat ini masih dalam batas normal dan cenderung menurun karena curah hujan di wilayah Talang Ubi mulai berkurang,” jelas AKP Ardiansyah.


Meski kondisi air sungai masih stabil, pihak kepolisian tetap melakukan pemantauan secara berkala untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi cuaca yang dapat memicu peningkatan debit air.


AKP Ardiansyah menegaskan bahwa Polsek Talang Ubi akan terus melakukan monitoring terhadap kondisi debit air, khususnya di wilayah yang berada di sekitar aliran Sungai Lematang.


“Kami akan terus memantau perkembangan kondisi debit air di wilayah Kecamatan Talang Ubi. Jika terjadi peningkatan debit air yang berpotensi menimbulkan banjir, kami akan segera mengambil langkah-langkah antisipasi,” tegasnya.


Hingga kegiatan monitoring selesai dilaksanakan, situasi di wilayah Talang Ubi Barat dilaporkan aman, lancar dan kondusif, serta tidak ditemukan adanya pemukiman warga yang terdampak banjir.(SN/Perry)

Share:

Dalam Sehari, Polda Sumsel Distribusikan 147 Ton Beras Murah ke 17 Kabupaten/Kota



PALEMBANG.SININEWS.COM — Polda Sumatera Selatan menyalurkan 147 ton beras murah kepada 18.900 warga melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri Serentak yang digelar di 47 titik lokasi di 17 kabupaten dan kota, Jumat (13/3/2026).


Program ini menjadi salah satu distribusi pangan terbesar yang pernah dilakukan Polda Sumsel dalam satu hari menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.


Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan dilaksanakan serentak oleh seluruh jajaran kepolisian di wilayah Sumatera Selatan, mulai dari Polda Sumsel, Polrestabes Palembang, hingga seluruh Polres di daerah.


Beras yang dijual kepada masyarakat merupakan beras SPHP dari Perum Bulog dengan harga berkisar Rp11.000 hingga Rp12.000 per kilogram, jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar menjelang Lebaran.


Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tengah meningkatnya permintaan bahan pokok menjelang hari raya.


Beberapa wilayah mencatat serapan tertinggi dalam pelaksanaan GPM serentak tersebut.


Polres Banyuasin dan Polres OKU masing-masing berhasil menyalurkan 25.000 kilogram beras kepada sekitar 2.500 warga, sementara Polres Musi Rawas mendistribusikan 20.000 kilogram beras kepada 2.000 warga.


Distribusi juga berlangsung merata di wilayah lain, termasuk OKU Timur, Pagar Alam, OKU Selatan, Lubuk Linggau, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, hingga Musi Rawas Utara.


Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan bahwa keberhasilan distribusi 147 ton beras dalam satu hari menunjukkan kemampuan jaringan kepolisian menjangkau masyarakat hingga ke daerah.


“Angka 147 ton beras yang tersalurkan kepada hampir 19.000 warga dalam satu hari membuktikan bahwa jaringan Polri dapat digerakkan secara optimal untuk membantu masyarakat,” ujarnya.


Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfungsi sebagai distribusi pangan murah, tetapi juga sebagai langkah menjaga stabilitas sosial menjelang Lebaran.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Polri Presisi sekaligus dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional.


“Kami akan terus memperluas jangkauan program ini agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” katanya.


Melalui Gerakan Pangan Murah Polri yang menjangkau puluhan ribu warga dalam satu hari pelaksanaan, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat menjelang Idul Fitri.(SN/Perry)

Share:

Patroli Harkamtibmas Polsek Penukal Abab Berjalan Kondusif, Warga Dihimbau Waspada



PALI.SiniNews.Com – Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) selama bulan suci Ramadan, jajaran Polsek Penukal Abab melaksanakan patroli dan sambang wilayah guna mengantisipasi tindak kejahatan 3C (Curat, Curas dan Curanmor) di wilayah hukum Polsek Penukal Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu (14/3/2026) dini hari.

Kegiatan patroli yang dimulai sekitar pukul 04.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Penukal Abab dengan menyasar sejumlah titik di wilayah kecamatan Penukal Abab yang dinilai rawan gangguan kamtibmas, terutama pada waktu menjelang sahur hingga setelah salat Subuh.

Kapolsek Penukal Abab, AKP Dedy Kurnia, SH mengatakan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif kepolisian dalam menjaga situasi keamanan masyarakat selama Ramadan, sekaligus mencegah potensi kejahatan jalanan.

“Patroli ini kami lakukan sebagai upaya menjaga Harkamtibmas di wilayah hukum Polsek Penukal Abab, terutama selama bulan Ramadan. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman tanpa adanya gangguan kriminalitas,” ujar AKP Dedy Kurnia.

Ia menjelaskan bahwa dalam patroli tersebut, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi wilayah, tetapi juga memberikan imbauan langsung kepada masyarakat yang masih beraktivitas di luar rumah pada waktu dini hari.

“Kami juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika meninggalkan kendaraan bermotor saat melaksanakan salat Tarawih maupun kegiatan ibadah lainnya. Pastikan kendaraan terkunci dengan aman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Adapun personel yang melaksanakan patroli dalam kegiatan tersebut yakni PS. Ka SPK Aipda Septer Jeki, Brigpol Amrullah, dan Briptu Hellen Jhonatan. Mereka melakukan pemantauan di sejumlah titik, termasuk warung-warung tempat warga berkumpul pada waktu sahur.

Dalam kesempatan itu, petugas juga memberikan imbauan kepada warga yang sedang nongkrong di warung agar tetap menjaga ketertiban serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan.

Hasil patroli menunjukkan situasi wilayah hukum Polsek Penukal Abab hingga saat ini masih dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali. Kegiatan patroli yang berlangsung hingga pukul 04.30 WIB tersebut berjalan lancar tanpa ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.

AKP Dedy Kurnia menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan patroli selama Ramadan sebagai bentuk komitmen Polsek Penukal Abab dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan hal mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.(SN/Perry)

Share:

SMSI Lahat Silaturahmi dengan Bupati, Bahas Pelantikan dan Peran Pers


SMSI Lahat Silaturahmi dengan Bupati, Bahas Pelantikan dan Peran Pers


Lahat. SININEWS.COM - Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lahat melakukan audiensi dengan Bupati Lahat di Pendopoan Rumah Dinas Bupati, Jumat (13/03). Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus menyampaikan rencana pelantikan pengurus SMSI Kabupaten Lahat.



Audiensi tersebut diterima langsung oleh Bupati Lahat, Bursah Zarnubi. Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lahat, Eti Lestina, S.I.P., M.M., serta jajaran pengurus SMSI Kabupaten Lahat.



Ketua SMSI Kabupaten Lahat, Muchtahrim, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan silaturahmi awal setelah dirinya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua SMSI Kabupaten Lahat.



Ia menjelaskan, audiensi tersebut juga bertujuan menyampaikan rencana pelantikan pengurus SMSI Kabupaten Lahat sekaligus mengundang Bupati Lahat agar dapat hadir dalam kegiatan tersebut.



“Alhamdulillah saya dipercaya secara aklamasi sebagai Ketua SMSI Kabupaten Lahat. 


Pertemuan ini merupakan silaturahmi sekaligus kami ingin menyampaikan undangan kepada Bupati Lahat untuk dapat hadir dalam pelantikan SMSI Kabupaten Lahat. Kami seluruh wartawan tentu sangat berharap Bupati dapat hadir,” ujar Muchtahrim.


Sementara itu, Bupati Lahat Bursah Zarnubi menyambut baik kehadiran para pengurus SMSI Kabupaten Lahat. 

Ia menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam kehidupan demokrasi serta pembangunan daerah.

Menurutnya, pers harus mampu menyajikan berita yang objektif dan berdasarkan fakta, bukan opini yang tidak berdasar. 



Media juga memiliki peran penting dalam memberikan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat.



“Media itu sangat penting dalam demokrasi. Fungsi utamanya memberikan berita yang objektif berdasarkan fakta, bukan opini. Pers juga memiliki peran dalam mendidik masyarakat serta memberikan informasi yang benar kepada publik,” kata Bursah.



Ia juga menegaskan bahwa kritik dari media merupakan hal yang penting sebagai bahan evaluasi dan perbaikan bagi pemerintah daerah.



“Kritik itu penting untuk perbaikan. Pers harus terus belajar menulis berita yang objektif dan sesuai fakta. Selain itu, wartawan juga harus membaca kembali apa yang ditulis agar tidak terjadi kesalahan dan tetap berpegang pada kaidah jurnalistik,” tambahnya.



Bupati juga berharap SMSI Kabupaten Lahat dapat menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta penyebaran informasi yang akurat kepada masyarakat.



“Semoga saya bisa hadir dalam pelantikan SMSI Kabupaten Lahat nanti. Mudah-mudahan SMSI dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat,” tutupnya. (sn)

Share:

Majelis Ta'lim Cahaya Nurani PALI Bagikan Takjil, Berbagi Berkah di Bulan Puasa



PALI. SININEWS.COM -- Berbagi Berkah di bulan suci Ramadhan 1447 Hijiriah, Majelis Ta'lim Cahaya Nurani PALI membagikan ratusan takjil di wilayah Kecamatan Talang Ubi pada Jum'at 13 Maret 2026.


Pada kegiatan tersebut sedikitnya ada 200 paket takjil yang dibagikan di wilayah kecamatan Talang Ubi.


Dikatakan Romayanti ketua Majelis Ta'lim Cahaya Nurani PALI bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama yang menjalankan ibadah puasa.



"Bagi-bagi takjil ini merupakan bentuk peduli kami terhadap umat muslim yang saat ini tengah menjalani ibadah puasa," ungkap Yanti.


Ditambahkannya bahwa kegiatan tersebut terlaksana berkat kekompakan anggota majelis Ta'lim Cahaya Nurani PALI.


"Ini berasal dari patungan anggota majelis Ta'lim dan Alhamdulillah terkumpul sebanyak 200 paket takjil," imbuhnya.


Dengan adanya kegiatan tersebut, ketua Majelis Ta'lim Cahaya Nurani PALI berharap mampu memupuk rasa kebersamaan antar anggota.


"Selain bisa membantu sesama dalam menyiapkan menu berbuka puasa, juga kegiatan ini sarana memupuk kebersamaan dan kekompakan kami," harapnya. (sn/perry)

Share:

Berbagi di Bulan Puasa, Lurah Talang Ubi Timur Serahkan Bantuan



PALI. SININEWS.COM-- Hari ini Lurah Talang Ubi Timur bersama staf Kelurahan Talang Ubi Timur didampingi oleh Doni menyambangi warga untuk melaksanakan kegiatan berbagi di bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan antara pemerintah kelurahan dengan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan secara langsung mengunjungi beberapa warga di Kelurahan Talang Ubi Timur untuk menyerahkan bantuan serta bersilaturahmi dengan masyarakat. Selain sebagai bentuk berbagi, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah kelurahan dan warga.

Lurah Talang Ubi Timur menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

“Semoga apa yang kami berikan hari ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi berkah bagi kita semua, khususnya bagi warga Kelurahan Talang Ubi Timur,” ujarnya.

Diharapkan kegiatan berbagi seperti ini dapat terus mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat saling peduli di tengah masyarakat Kelurahan Talang Ubi Timur, terutama di bulan suci Ramadhan yang penuh rahmat dan keberkahan.(SN/PERRY)

Share:

Wamen KOMDIGI Dukung Atlet Bertalenta Khusus Meraih Sukses Internasional


Wamen KOMDIGI Dukung Atlet Bertalenta Khusus Meraih Sukses Internasional


Pentingnya literasi digital kalangan disabilitas intelektual di antaranya autis, down syndrome, tuna grahita dan sindrom penggejala gangguan pikir lain yang jumlahnya 5,2 juta warga menjadi sorotan perhatian Wamen Komdigi Nezar Patria saat menerima audiensi Ketua Umum Special Olympic Indonesia (SOIna), Warsito Ellwein. 


Nezar Patria memberikan dukungan terhadap kegiatan olah raga atlit bertalenta khusus agar generasi muda Indonesia tumbuh sehat dan berprestasi di tengah keterbatasan. Dilaporkan bahwa SOIna akan menggelar hajatan empat tahunan Pekan Special Olympic Nasional (Pesonas) di Kupang, NTT pada Oktober 2026. 


Sebanyaknya 1200 atlit dapat mengikuti pertandingan 20 lebih aneka cabang olah raga sesuai standard Special Olympic International (SOI), satu badan organisasi nirlaba yang sejak 1988 diakui Komite Olimpiade Internasional. Aktivitas olah raga khusus ini bermula beberapa tahun sebelumnya saat musim panas di Amerika Serikat. 


Indonesia bergabung sejak 1989 menjadi negara anggota yang ke 76. Saat ini anggota berkisar hampir 180-an negara. SOIna di bawah kepemimpinan Warsito Ellwein aktif terlibat dalam pengembangan kerjasama kawasan, khususnya SO East Asia Region. 


Sekira 30 Provinsi terbentuk kepengurusannya. Termasuk 4 istri Gubernur di Sumatera dan Kalimantan menjadi Ketua harian di daerah. 150 lebih struktur Pengurus Daerah Kabupaten/Kota banyak diketuai Bupati/Wakil Bupati dan Walikota selain para tokoh seperti Kepala Sekolah. 


Ajang Pesonas 2026 di NTT menjadi dasar kompetisi prestasi atlit bertalenta khusus tampil menjadi delegasi ke Special Olympics World Summer Games (SOWSG) di Santiago Chile pada 12 hingga 24 Oktober 2027. 


Sejak tahun 1991 SOIna mengirim tim atlit bertalenta khusus penyandang disabilitas intelektual. Berlaga di Amerika Serikat, Irlandia, Cina, Yunani, Korea Selatan, Australia, Austria, UEA, Jerman dan Italia. Puluhan medali emas, perak, dan perunggu dimenangkan dan dibawa ke tanah air.


“Mari kita dukung NTT sebagai Provinsi olah raga. Komitmen Gubernur Melki patut diapresiasi peduli menaruh penghargaan terhadap para atlit. Mereka adalah adik-adik hebat berprestasi. Saudara kita yang penuh sikap sportif dalam lubuk hati tulus dan jujur”, kata Warsito, Ketua PP SOIna, 2 periode. 


Kami sowan kepada Mas Wamen Komdigi Nezar Patria sekaligus bertukar pikiran rencana menggelar kegiatan Gala Dinner pada pertengahan Mei 2026 di Jakarta. Insya allah venuenya di gedung RRI, Jln. Medan Merdeka Barat.(sn)

Share:

Kades Sebokor Aktif Dua Periode Ditahan Pidsus Kejari Banyuasin, Diduga Korupsi Dana Desa


Kades Sebokor Aktif Dua Periode Ditahan Pidsus Kejari Banyuasin, Diduga Korupsi Dana Desa


Banyuasin. SININEWS.COM -- Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Banyuasin menetapkan Kepala Desa Sebokor, Kecamatan Air Kumbang berinisial “A” sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 hingga 2024.


Penetapan tersangka dilakukan pada Jumat (13/3/2026) setelah tim penyidik melakukan pemeriksaan serta mengantongi bukti yang cukup terkait dugaan penyimpangan anggaran desa tersebut. Saat ini, tersangka yang diketahui masih aktif menjabat sebagai Kepala Desa Sebokor dan telah memimpin selama 2 periode langsung dilakukan penahanan.


Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Banyuasin, Giovani, SH., MH, mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah tim penyidik memperoleh minimal dua alat bukti yang cukup sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum yang berlaku.


“Berdasarkan hasil pemeriksaan, tim penyidik telah menetapkan saksi berinisial ‘A’ menjadi tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan Dana Desa Sebokor Tahun Anggaran 2021 sampai dengan 2024,” ujarnya.


Ia menjelaskan, tersangka diketahui menjabat sebagai Kepala Desa Sebokor sejak tahun 2014 hingga sekarang. Dalam perkara ini, tersangka disangkakan melanggar Pasal 603 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, serta pasal subsidair Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.


Setelah ditetapkan sebagai tersangka, yang bersangkutan langsung dilakukan penahanan dilapas Kelas IIA Banyuasin selama 20 hari ke depan, terhitung sejak 13 Maret 2026 hingga 30 Maret 2026 berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor PRINT-412/L.6.19/Fd.2/03/2026.


Penyidik menduga tersangka melakukan penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa. Modus yang digunakan antara lain adanya kegiatan yang tidak dilaksanakan (Fiktif) serta pembangunan yang volumenya tidak sesuai (Mark Up) dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).


Akibat perbuatan tersebut, negara diduga mengalami kerugian sebesar Rp418.101.506,65 berdasarkan hasil perhitungan Inspektorat Daerah Kabupaten Banyuasin.


“Dari hasil pemeriksaan, tersangka juga telah melakukan pengembalian uang sebesar Rp50 juta yang nantinya akan disetorkan ke kas negara,” jelas Giovani.


Kejaksaan Negeri Banyuasin menegaskan penyidikan perkara ini masih terus dikembangkan guna mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam dugaan korupsi pengelolaan Dana Desa tersebut. (sn)

Share:

Dari Dapur Kue hingga Meja Belajar, Energi Matahari Hidupkan Harapan Desa Sukakarya


Caption: Pembangunan PLTS di Desa Sukakarya yang dilakukan CID PEP Pendopo Field memberikan dampak positif bagi perekonomian hingga kehidupan sosial masyarakat sekitar

Prabumulih. SININEWS.COM -- "Dulu kami terbebani tagihan, kini kami memanen harapan."


Kutipan puitis itu meluncur dari bibir Suhartini (45), Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati. Siang itu, matahari sedang terik saat tangan ibu-ibu KWT sibuk mengaduk adonan kue kering di Desa Sukakarya, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas. Namun, terik matahari kini tak lagi membuat mereka kepanasan, melainkan mendatangkan cuan.


KWT Melati yang beranggotakan 30 orang perempuan ini kini mampu menghasilkan Rp8 juta per bulan dari usaha tersebut. Namun, pencapaian ini tak selalu berjalan mulus.


Masih lekat di ingatan ibu-ibu KWT Melati saat produksi kue kerap lumpuh total karena aliran listrik yang tak menentu di desa mereka. Pesanan menumpuk, padahal adonan sudah terlanjur jadi dan tenggat pengiriman semakin dekat.


"Kami sering waswas, apakah usaha ini benar-benar bisa bertahan? Kalau mati lampu, genset solar jadi satu-satunya andalan," kenang Suhartini. Celakanya, tagihan listrik dan solar ini menyedot kas hingga Rp2 juta per bulan. Usaha kecil mereka nyaris tumbang dijerat biaya operasional.


Melihat kegigihan tersebut, PEP Pendopo Field yang merupakan bagian dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 turun tangan. Mereka memfasilitasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 6,6 kWp dengan baterai 5 kWh di Desa Sukakarya pada akhir 2024. Agar fasilitas ini bertahan lintas generasi, seorang warga desa bernama Sardiono turut dikirim mengikuti pelatihan sertifikasi pemeliharaan PLTS.


Kehidupan desa itu perlahan berubah terang. Warga tak lagi cemas bergantung pada listrik yang sering padam. Mesin pengaduk dan oven produksi kue berjalan lancar ditopang energi matahari. Tak ada lagi tagihan listrik Rp2 juta per bulan, tak perlu lagi menghirup asap genset bertenaga solar.


Perubahan ini tidak berhenti di dapur ibu-ibu KWT Melati, namun juga dirasakan manfaatnya ke rumah warga Desa Sukakarya. Saat pemadaman listrik bergilir terjadi di malam hari, warga tetap dapat beraktivitas. Cahaya lampu surya menerangi meja belajar sederhana tempat anak-anak mengerjakan tugas sekolah pada malam hari.


Yang tidak kalah penting, KWT Melati kini bertransformasi. Mereka tidak hanya pembuat kue, tapi mulai mengedukasi warga tentang pentingnya hemat energi. Di berbagai pertemuan desa, mereka menyisipkan diskusi tentang manfaat panel surya dan cara penggunaan listrik secara bijak.


Perubahan positif juga terjadi di sisi lingkungan. PLTS berpotensi memangkas emisi sekitar 8 ton karbon dioksida per tahun di Desa Sukakarya. Jika sebelumnya asap genset kerap menyertai aktivitas produksi, kini energi matahari bekerja tanpa suara dan tanpa polusi.


Berkat semangat perubahan ini, Desa Sukakarya terpilih sebagai desa terinovatif di Kabupaten Musi Rawas. Perubahan yang bermula dari halaman belakang rumah Suhartini itu kini menjalar ke berbagai aspek kehidupan desa.


“PLTS ini adalah alatnya, namun motor penggerak utamanya adalah daya juang ibu-ibu KWT Melati. Energi matahari ini menerangi jalan mereka untuk mandiri secara ekonomi sekaligus menjadi pelopor pelestari lingkungan,” kata Manager Community Involvement & Development (CID) PHR Iwan Ridwan Faizal.


Senada dengan hal itu, Camat STL Ulu Terawas Muhammad Pahip mengapresiasi kolaborasi kuat tersebut. “Kesuksesan ini lahir dari perpaduan teknologi tepat guna dan semangat gotong royong warga desa yang menolak menyerah,” ujarnya.(sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts