Gubernur Herman Deru Dorong UMKM Upgrade Kemampuan IT di IFBC 2026


Gubernur Herman Deru Dorong UMKM Upgrade Kemampuan IT di IFBC 2026


Palembang. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, mengajak para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk terus meningkatkan kemampuan di bidang teknologi informasi (IT) guna menghadapi persaingan bisnis yang semakin terbuka.


Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Ceremony Pameran Info Franchise and Business Concept (IFBC) 2026 di Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Jumat (17/04/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Asosiasi Franchise Indonesia dan turut dihadiri Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri.


Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa perkembangan zaman menuntut pelaku usaha untuk beradaptasi, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital. Ia membandingkan pola usaha masa lalu yang masih terbatas dengan kondisi saat ini yang serba terkoneksi tanpa batas.


“Dulu kita berhitung masih menggunakan cara sederhana, komunikasi bisnis pun terbatas. Sekarang dunia sudah berubah, jaringan terbuka luas dan kompetitor tidak terbatas. Maka kemampuan IT harus terus di-upgrade agar pelaku UMKM bisa menjangkau pasar lebih luas,” ujarnya.


Meski demikian, ia mengingatkan bahwa di tengah kemajuan teknologi, pelaku usaha tetap harus menjaga kualitas produk dan kepercayaan konsumen. Menurutnya, mutu dan kepercayaan merupakan dua hal yang tidak terpisahkan dalam membangun bisnis berkelanjutan.


Herman Deru juga mengapresiasi penyelenggaraan IFBC 2026 yang menghadirkan 54 tenant dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, minimarket, hingga laundry. Ia menilai ajang ini memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk menemukan mitra usaha potensial.


Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel tengah mendorong program 100.000 Sultan Muda sebagai upaya mencetak wirausaha baru, khususnya dari kalangan generasi muda.


“Siapa pun yang bertransaksi di sini akan kami berikan ID card sebagai Sultan Muda Sumatera Selatan. Ini bagian dari upaya kami menumbuhkan semangat kewirausahaan,” tambahnya.


Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Asosiasi Franchise Indonesia, dalam mendukung pertumbuhan UMKM.


Ia menyebutkan, arahan Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, UMKM memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, yakni lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Bahkan, lebih dari separuh pelaku UMKM merupakan perempuan.


“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Kami juga siap membantu pelaku usaha memperluas pasar, termasuk hingga ke tingkat internasional,” ujarnya.


Ia juga mengungkapkan bahwa hingga Februari 2026, Kementerian Perdagangan telah menerbitkan ratusan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW), baik untuk dalam negeri maupun luar negeri, sebagai indikator tingginya minat terhadap bisnis waralaba di Indonesia.


Ketua Asosiasi Franchise Indonesia, Drs. Anang Sukandar, CFE, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang besar dan berpotensi untuk dikembangkan melalui sistem waralaba. Setidaknya terdapat lebih dari 10 jenis masakan khas daerah dengan identitas kuat, seperti kuliner dari Aceh, Sumatera Utara, Minangkabau, Sumatera Selatan, Sunda, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan, hingga Manado.


Potensi tersebut dinilai dapat menjadi kekuatan utama UMKM untuk berkembang, tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga menembus pasar ekspor. Selain sektor kuliner, peluang juga terbuka pada sektor lain seperti peternakan hingga industri restoran terintegrasi.


Namun demikian, pengembangan UMKM tidak hanya bergantung pada potensi semata. Diperlukan pemahaman yang kuat terkait kewirausahaan dan sistem waralaba agar pelaku usaha mampu mengelola serta mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.


“Untuk bisa maju dan berkembang, pelaku usaha tidak cukup hanya memiliki keinginan. Harus dibekali dengan ilmu kewirausahaan dan pemahaman tentang franchise agar usaha bisa tumbuh dan berdaya saing,” ujarnya.


Pemerintah juga terus mendorong pertumbuhan UMKM melalui berbagai program pembinaan, termasuk pelatihan ekspor yang difasilitasi oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI). Upaya ini bertujuan agar pelaku UMKM mampu memahami pasar global serta meningkatkan kualitas produk sesuai standar internasional.


Selain itu, inovasi produk menjadi faktor penting dalam menarik minat konsumen. Pelaku usaha didorong untuk berani melakukan eksplorasi dan menggabungkan berbagai konsep produk agar lebih unik serta memiliki nilai tambah di pasar.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala OJK Provinsi Sumsel, Arifin Susanto, serta Deputi Kepala BI Perwakilan Provinsi Sumsel, Andie Wicaksono.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Tegaskan Komitmen Pelayanan Kelistrikan Merata di Sumsel


Gubernur Herman Deru Tegaskan Komitmen Pelayanan Kelistrikan Merata di Sumsel


Palembang. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menerima kunjungan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Diksi Erfani Umar, di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Jumat (17/4/2026).


Dalam pertemuan tersebut, Herman Deru mengaku telah mengetahui adanya pergantian pimpinan di PLN UID S2JB. Ia mengapresiasi respons cepat GM PLN yang baru dalam mendukung sektor kelistrikan di Sumsel.


Menurut Herman Deru, sebagai kepala daerah, dirinya memiliki komitmen kuat untuk memastikan seluruh masyarakat Sumsel dapat menikmati akses listrik secara merata.


“Tipikal kita ini adalah paling responsif dibandingkan provinsi lain terhadap kebutuhan kelistrikan masyarakat,” ujar Herman Deru.


Ia menjelaskan, sektor kelistrikan menjadi prioritas karena Sumsel merupakan salah satu daerah penghasil energi di Indonesia. Oleh sebab itu, pelayanan kelistrikan kepada masyarakat harus berada di atas rata-rata provinsi lain.


“Sebagai daerah lumbung energi, ini menjadi beban moral bagi kita. Maka pelayanan kelistrikan bagi masyarakat harus lebih baik, bahkan di atas rata-rata provinsi tetangga,” tegasnya.


Selain itu, Herman Deru juga menegaskan dirinya terbuka terhadap berbagai keluhan masyarakat terkait layanan listrik. Ia mengaku kerap menerima langsung aspirasi masyarakat, termasuk melalui pesan pribadi.


“Artinya, saya membuka diri terhadap keluhan masyarakat, terutama terkait kebutuhan kelistrikan,” tambahnya.


Sementara itu, General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, yang sebelumnya bertugas di Papua, menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh program Pemerintah Provinsi Sumsel di sektor kelistrikan.


Ia juga meminta dukungan dari Pemprov Sumsel agar berbagai program dan pekerjaan rumah (PR) terkait kelistrikan dapat diselesaikan secara optimal.


“Menjadi komitmen kami untuk  pelayanan kelistrikan, baik bagi pelanggan maupun wilayah yang masih menjadi pekerjaan rumah. Kami siap mendukung kebijakan Gubernur dalam pembangunan daerah di Sumsel,” pungkasnya.(sn)

Share:

Dukung Penguatan Ekonomi Nasional, Wakapolda Sumsel Tekankan Transparansi Tata Kelola Primkoppol

Dukung Penguatan Ekonomi Nasional, Wakapolda Sumsel Tekankan Transparansi Tata Kelola Primkoppol




PALEMBANG.SiniNews.Com – Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam mendukung penguatan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan personel melalui akselerasi transformasi koperasi yang transparan dan akuntabel. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-5 Primkoppol Mapolda Sumsel Tahun Buku 2025.


Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., dan berlangsung di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel pada Kamis (16/4/2026). Forum ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palembang, serta pengurus dan anggota koperasi dari berbagai satuan kerja.


RAT merupakan forum tertinggi dalam koperasi yang berfungsi sebagai sarana evaluasi dan pertanggungjawaban pengurus kepada anggota. Melalui forum ini, Polda Sumsel mendorong lahirnya kebijakan ekonomi internal yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan nyata personel.


Langkah ini sejalan dengan program Presisi Polri yang menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan anggota sebagai fondasi utama profesionalisme. Dengan koperasi yang sehat dan dikelola secara profesional, stabilitas ekonomi keluarga besar Polri dapat terjaga sehingga mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas kepolisian.


Dalam arahannya, Wakapolda Sumsel menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi dalam pengelolaan koperasi di era modern. Ia menegaskan bahwa prinsip transparansi dan akuntabilitas harus menjadi landasan utama agar koperasi mampu berkembang secara berkelanjutan.


“Koperasi memiliki peran strategis sebagai pilar ekonomi yang berorientasi pada kebersamaan dan keadilan. Setiap keputusan harus berpijak pada kepentingan anggota serta keberlanjutan organisasi,” tegas Brigjen Pol Rony Samtana.


Penguatan koperasi ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi personel. Selain sebagai penyedia layanan finansial, koperasi juga berperan sebagai instrumen strategis dalam mendukung ketahanan sosial dan kesejahteraan jangka panjang anggota beserta keluarganya.


Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penguatan koperasi merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya di sektor ekonomi kerakyatan.


“Kami berkomitmen mendorong tata kelola koperasi yang profesional dan transparan. Kesejahteraan personel yang baik akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik dan stabilitas kamtibmas di Sumatera Selatan,” ujarnya.


Melalui momentum RAT ini, Polda Sumatera Selatan memastikan seluruh instrumen pendukung organisasi bergerak selaras dengan visi pembangunan nasional. Profesionalisme dalam pengelolaan koperasi menjadi wujud nyata transformasi Polri yang modern, adaptif, dan berorientasi pada kesejahteraan.(SN/Perry)

Share:

Berbekal Informasi Warga, Polisi Tangkap Dua Tersangka Pengedar Ekstasi di PALI

Berbekal Informasi Warga, Polisi Tangkap Dua Tersangka Pengedar Ekstasi di PALI



PALI. SiniNews.Com - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis pil ekstasi dan mengamankan dua orang tersangka di sebuah pondok yang berada di pinggir jalan Dusun IV Desa Raja, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.

Kedua tersangka yang diamankan masing-masing berinisial SS (34), warga Desa Harapan Jaya, Kecamatan Tanah Abang, dan ML (35), warga Desa Tempirai Timur, Kecamatan Penukal Utara. Keduanya diduga berperan sebagai pengedar narkotika.

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa satu plastik klip bening berisi 15 paket kecil yang diduga narkotika jenis pil ekstasi berlogo gorila warna kuning dengan total berat bruto 7,95 gram. Selain itu, turut diamankan satu unit telepon genggam yang diduga digunakan sebagai sarana komunikasi dalam transaksi narkoba.

Kapolres PALI, AKBP Yunar H. P. Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Resnarkoba AKP Dedy Suandy, S.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut.

“Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan adanya transaksi narkotika di wilayah tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, anggota kami langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap dua orang tersangka dan berhasil menemukan barang bukti narkotika,” ujar AKP Dedy Suandy.

Ia menambahkan, setelah dilakukan penangkapan, kedua tersangka beserta barang bukti langsung diamankan ke Mapolres PALI guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

 “Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres PALI. Kami akan melakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk pengujian barang bukti di laboratorium forensik serta pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” tambahnya.

Polisi juga akan melakukan tes urine terhadap kedua tersangka serta melengkapi administrasi penyidikan sebelum berkas perkara dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan sekitar, sebagai upaya bersama dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten PALI.(SN/Perry) 

Share:

Wagub Cik Ujang Tegaskan Dukungan Penguatan UMKM Jasa Boga di Sumsel


Wagub Cik Ujang Tegaskan Dukungan Penguatan UMKM Jasa Boga di Sumsel


Palembang. SININEWS.COM – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (DPD APJI) Sumsel dalam rangka silaturahmi sekaligus undangan menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) APJI Tahun 2026. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Tamu Wagub Sumsel, Rabu (15/04/2026).


Dalam arahannya, Cik Ujang menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi Sumsel terhadap peran APJI, khususnya dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi daerah. Ia menilai kegiatan yang dilaksanakan APJI merupakan langkah positif dalam memperkuat sektor jasa boga di Sumsel.


“Alhamdulillah, siang ini kita bisa bersilaturahmi. Terkait UMKM yang digalakkan sebagai penggerak ekonomi daerah, tentu kita akan mendukung kegiatan positif yang dilaksanakan APJI. Insyaallah saya akan hadir,” ujar Cik Ujang.


Lebih lanjut, Cik Ujang juga mengapresiasi peran APJI yang turut membawahi dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang merupakan bagian dari program pemerintah pusat. Ia berharap kontribusi APJI dapat semakin memperkuat implementasi program tersebut di daerah.


Terkait pelaksanaan kegiatan, ia menyatakan dukungan terhadap fasilitasi tempat, termasuk untuk agenda malam ramah tamah yang direncanakan panitia.


Sementara itu, Ketua DPD APJI Sumsel, Sulaiha, menyampaikan terima kasih atas sambutan dan dukungan yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa pihaknya mengundang Wakil Gubernur untuk hadir sekaligus membuka secara resmi Rakerda APJI yang akan digelar pada 22 April 2026.


Selain itu, Sulaiha juga menyampaikan permohonan fasilitasi tempat pelaksanaan kegiatan ramah tamah bersama DPD APJI kabupaten dan kota. Ia menambahkan, saat ini DPD APJI Sumsel membawahi sekitar 200 dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tersebar di wilayah Sumatera Selatan.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Groundbreaking Jalan Hauling 10,46 Km di Muba, Dorong Ekonomi dan Keselamatan


Gubernur Herman Deru Groundbreaking Jalan Hauling 10,46 Km di Muba, Dorong Ekonomi dan Keselamatan


MUBA. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, melakukan groundbreaking pembangunan jalan hauling batubara milik PT Bhumi Sriwijaya Perdana Coal (BSPC) di Desa Beji Mulyo, Kecamatan Tungkal Jaya dan Desa Mangsang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (15/4/2026) siang. Selain meminimalisir kemacetan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan, kehadiran jalan ini juga diharapkan mampu mendorong perekonomian masyarakat.


Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut. Ia menilai langkah ini sebagai bentuk nyata komitmen, khususnya dari PT BSPC, dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Sumatera Selatan.


“Ini adalah niat dan aksi baik yang patut kita apresiasi. Legacy pembangunan terus kita bangun, baik fisik maupun nonfisik,” ujarnya.


Herman Deru menjelaskan, sejak sekitar lima minggu setelah dilantik sebagai Gubernur Sumsel periode pertama pada awal November 2018, dirinya telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 74 yang melarang angkutan batubara melintas di jalan umum.


Saat itu, produksi batubara berada di angka 68 juta ton dengan sekitar 9.600 truk melintasi lebih dari 240 kilometer ruas jalan. Tingginya volume angkutan batubara tersebut sempat menimbulkan berbagai persoalan serius.


“Dulu ada pedagang yang berteriak karena sayur dan buah yang mereka bawa dari Pagaralam busuk di jalan. Ada juga pedagang ayam yang merugi karena ayam mati akibat macet terlalu lama. Bahkan ada warga yang harus melahirkan di jalan, dan ada yang tidak terselamatkan karena ambulans sulit sampai ke rumah sakit,” jelasnya.


Di awal penerapan Pergub tersebut, Herman Deru mengaku sempat mendapat tekanan karena kebijakan itu dinilai akan mengganggu produksi batubara. Namun, pada 2025 produksi batubara di Sumsel justru meningkat menjadi 105 juta ton dan kembali naik signifikan menjadi 124 juta ton.


“Tidak ada satu pun perusahaan yang bangkrut. Justru produksi meningkat karena mulai beralih ke jalan khusus,” tegasnya.


Dengan adanya jalur khusus ini, ia berharap pengguna jalan umum dapat lebih aman dan nyaman tanpa terganggu aktivitas angkutan batubara.


Lebih lanjut, Herman Deru mengungkapkan bahwa pemerintah selama ini mengalokasikan anggaran hingga Rp400 miliar per tahun untuk pemeliharaan jalan. Kerusakan jalan sebagian besar disebabkan oleh angkutan batubara yang melintas di jalan umum.


Dalam kesempatan itu, ia juga mendorong perusahaan agar memperhatikan tanggung jawab sosial dan lingkungan, serta memberikan peluang kerja bagi masyarakat lokal.


“Kita sambut investor, tetapi masyarakat sekitar juga harus merasakan manfaatnya, terutama dalam hal lapangan pekerjaan,” katanya.


Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin, Toha Tohet, berharap pembangunan jalan hauling ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta membuka lapangan kerja baru.


“Semoga pembangunan ini berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk peningkatan infrastruktur antar desa,” ujarnya.


Manager PT BSPC, Dipo Fitrah Ramadhan, menjelaskan jalan hauling yang dibangun memiliki panjang sekitar 10,46 kilometer dengan lebar kurang lebih 15 meter. Jalan ini melintasi dua kecamatan, yakni Tungkal Jaya dan Bayung Lencir, serta dua desa, yaitu Beji Mulyo dan Mangsang.


“Sekitar 83 persen jalur berada di kawasan hutan. Namun, kami telah mengantongi izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) sejak 2023 dan tengah menyelesaikan adendum dokumen AMDAL,” jelasnya.


Ia menegaskan pihak perusahaan berkomitmen menjalankan pembangunan sesuai regulasi serta menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, PT BSPC juga berkomitmen memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal melalui pembukaan lapangan kerja dan kontribusi terhadap pembangunan daerah.


“Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak transportir untuk mengalihkan penggunaan kendaraan berpelat luar daerah menjadi pelat Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Musi Banyuasin, guna meningkatkan kontribusi daerah,” tambahnya.


Pembangunan jalan hauling ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mendukung kelancaran distribusi batubara sekaligus meminimalisir dampak negatif terhadap masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat diyakini menjadi kunci keberhasilan proyek ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di wilayah Tungkal Jaya dan Bayung Lencir.


Groundbreaking tersebut ditandai dengan pemerataan jalan hauling menggunakan ekskavator oleh Gubernur Herman Deru bersama Bupati Musi Banyuasin dan jajaran direksi PT BSPC.(sn)

Share:

Perkuat Ketahanan Sosial, Kapolda Sumsel Resmikan Panti Asuhan dan Groundbreaking Asrama Putra

Perkuat Ketahanan Sosial, Kapolda Sumsel Resmikan Panti Asuhan dan Groundbreaking Asrama Putra



PALEMBANG . SININEWS.COM – Polda Sumatera Selatan terus memperkuat komitmen dalam mendukung pembangunan nasional melalui pendekatan sosial dan kemanusiaan. Upaya ini diwujudkan dengan menghadirkan program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan perlindungan.


Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., secara resmi meresmikan Panti Asuhan Cahaya Anugrah Abadi sekaligus melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan asrama putra. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang, pada Kamis (16/04/2026).


Kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata program Polri Presisi, yang menempatkan Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat. Melalui pembangunan fasilitas ini, Polda Sumsel berupaya memberikan dukungan berkelanjutan terhadap pembinaan generasi muda, khususnya anak yatim piatu.


Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak dapat dipisahkan dari kondisi sosial yang sehat dan harmonis. Lingkungan yang aman, menurutnya, menjadi fondasi utama bagi masyarakat untuk beraktivitas, beribadah, dan membangun masa depan yang lebih baik.


“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Ketika lingkungan sosial kuat, maka kamtibmas akan terjaga. Anak-anak adalah masa depan bangsa, sehingga kita harus memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang baik, dengan pendidikan karakter yang kuat,” tegas Kapolda.


Selain meresmikan fasilitas, Polda Sumsel juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako dan kursi roda kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian langsung terhadap kelompok rentan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi penguatan ketahanan sosial di wilayah Sumatera Selatan.


Kapolda juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk jajaran kepolisian kewilayahan dan mitra masyarakat, yang telah berkontribusi dalam pembangunan panti asuhan tersebut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berakhlak, dan memiliki daya saing.


Dampak dari kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan anak-anak yatim piatu melalui fasilitas yang lebih representatif. Pembangunan asrama putra menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang terintegrasi, sehingga proses pendidikan dan pembentukan karakter dapat berjalan lebih optimal.


Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi komunikasi publik Polri dalam menunjukkan peran aktif institusi dalam pembangunan sosial.


“Polda Sumsel berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ini adalah implementasi dari semangat ‘Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini’ yang menjadi pedoman seluruh personel,” ujarnya.


Melalui kegiatan ini, Polda Sumsel menegaskan posisinya sebagai institusi yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membangun kesejahteraan dan masa depan masyarakat melalui pendekatan humanis dan berkelanjutan.(SN/PERRY)

Share:

Kapolres PALI Tindak Lanjuti Program Behusek ke Warga, Berikan Pengobatan kepada Warga Talang Ubi Timur

Kapolres PALI Tindak Lanjuti Program Behusek ke Warga, Berikan Pengobatan kepada Warga Talang Ubi Timur



Talang Ubi Timur. SININEWS.COM --Menindaklanjuti Program Behusek ke Warga, Kapolres PALI AKBP Yunar H.P. Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K melalui Kasat Binmas AKP Hendrinardi, S.H., M.H bersama Tim Dokkes Polres PALI menyambangi warga Kelurahan Talang Ubi Timur yang tengah mengalami sakit, guna memberikan pelayanan pengobatan secara langsung.

Adapun warga yang mendapatkan pelayanan kesehatan tersebut yakni Ibu Sumarni (±100 tahun), Ibu Siti Nuriah (73 tahun), dan Bapak Samsuri (74 tahun).

Kegiatan ini turut didampingi oleh Lurah Talang Ubi Timur, Aan Supriadi, S.E., M.M beserta staf sebagai bentuk sinergi antara pemerintah kelurahan dan pihak kepolisian dalam memberikan perhatian kepada masyarakat.

Warga menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian Kapolres PALI beserta jajaran yang telah hadir langsung ke rumah dan memberikan pengobatan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan perhatian dan pelayanan kesehatan.(SN/PERRY)

Share:

Kantor Perwakilan Ekonomi Taipei di Indonesia Pastikan Tak Punya Akun TikTok


Kantor Perwakilan Ekonomi Taipei di Indonesia Pastikan Tak Punya Akun TikTok


Jakarta. SININEWS.COM - Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taipei di Indonesia (Taipei Economic and Trade Office/TETO) mengingatkan masyarakat terkait munculnya akun palsu di media sosial TikTok yang mengatasnamakan lembaga tersebut dan diduga melakukan penipuan berkedok Layanan Visa.


Dalam pernyataan resminya di Jakarta, Kamis (16/4/2026), TETO menjelaskan  bahwa akun bernama “TETO @ callcenterteto” bukan merupakan akun resmi yang dikelola atau diberi otorisasi oleh pihaknya.


Disebutkan, akun tersebut menyalahgunakan berbagai materi kegiatan resmi, seperti resepsi Hari Nasional, kegiatan pertukaran budaya, hingga informasi layanan konsuler yang pernah diselenggarakan di Jakarta maupun Surabaya.


Akun tersebut juga menawarkan layanan yang disebut sebagai konsultasi visa serta memungut sejumlah biaya dari masyarakat. Tindakan tersebut diduga mengarah pada praktik penipuan.


TETO lebih lanjut menghimhau masyarakat untuk tidak menghubungi akun tersebut, tidak memberikan data pribadi, serta tidak melakukan transaksi pembayaran dalam bentuk apa pun guna menghindari potensi kerugian.


TETO tidak pernah menyediakan layanan pengurusan visa maupun konsultasi berbayar melalui akun tidak resmi atau akun pribadi apa pun. Adapun akun resmi yang dimiliki hanya melalui media sosial Facebook dan X dengan nama “Taiwan di Indonesia".


Disebutkan juga, khusus untuk layanan resmi visa dan konsuler, masyarakat dapat menghubungi TETO melalui telepon (021) 515-3939 atau email idn@mofa.gov.tw.


TETO juga menyatakan telah mengumpulkan bukti serta melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian dan pihak platform terkait untuk penanganan lebih lanjut.


Selain itu, masyarakat diharapkan turut berpartisipasi dengan melaporkan akun-akun ilegal serupa guna mencegah penipuan dan menjaga keamanan informasi publik.(sn)

Share:

Satresnarkoba Polres PALI Amankan Seorang Terduga Pengedar dengan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi

 

Satresnarkoba Polres PALI Amankan Seorang Terduga Pengedar dengan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi



PALI. SININEWS.COM — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika dan mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengedar di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Senin (13/4/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Tersangka yang diamankan diketahui bernama Rmd bin L (30), seorang karyawan swasta yang berdomisili di Desa Beruge Darat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Penangkapan dilakukan di Dusun 1 Desa Benuang setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas transaksi narkoba di lokasi tersebut.

Kasat Resnarkoba Polres PALI, AKP Dedy Suandy, S.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan polisi nomor LP-A / 19 / IV / 2026 / SPKT.SATRESNARKOBA / POLRES PALI / POLDA SUMSEL tertanggal 13 April 2026.

“Berawal dari informasi masyarakat, kami langsung memerintahkan anggota untuk melakukan penyelidikan di lokasi yang diduga sering terjadi transaksi narkotika. Setelah dilakukan upaya penangkapan dan penggeledahan, tersangka berhasil diamankan beserta barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dan pil ekstasi,” ujar AKP Dedy Suandy dalam keterangannya.

Dalam penangkapan tersebut, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti dari tangan tersangka, di antaranya satu paket plastik klip bening berisi 10 paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,26 gram, serta satu paket plastik klip berisi empat butir pil yang diduga narkotika jenis ekstasi berlogo WhatsApp warna hijau dengan berat bruto 1,57 gram.

Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit timbangan digital kecil, satu buah pirex kaca, satu sekop atau pipet plastik, satu tas kecil, serta satu unit telepon genggam yang diduga digunakan sebagai sarana komunikasi dalam transaksi narkotika.

AKP Dedy Suandy menegaskan bahwa tersangka saat ini berstatus sebagai pengedar dan telah diamankan di kantor Satresnarkoba Polres PALI untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

“Saat ini tersangka dan seluruh barang bukti telah kami amankan. Kami juga akan melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti, pemeriksaan urine tersangka, serta melengkapi berkas perkara untuk selanjutnya dikirimkan kepada Jaksa Penuntut Umum sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan sekitar, guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.( SN/PERRY)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts