Gubernur Herman Deru Tekankan Validitas Data Kemiskinan dan Prioritas Pembangunan pada HUT ke-83 Musi Rawas


Gubernur Herman Deru Tekankan Validitas Data Kemiskinan dan Prioritas Pembangunan pada HUT ke-83 Musi Rawas


Musi Rawas. SININEWS.COM — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumsel menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Rawas dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-83 Kabupaten Musi Rawas. Kegiatan berlangsung khidmat di Gedung DPRD Musi Rawas, Senin (20/04/2026), dan dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat.


Momentum HUT ini tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi ajang refleksi perjalanan panjang Kabupaten Musi Rawas dalam membangun daerah sejak awal berdiri hingga saat ini.


Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan bahwa perjalanan 83 tahun Musi Rawas merupakan rentang waktu panjang yang penuh dinamika. Setiap periode kepemimpinan, menurutnya, memiliki tantangan dan peluang yang berbeda sehingga memerlukan strategi yang sesuai dengan perkembangan zaman.


“Tanpa kita sadari usia Kabupaten Musi Rawas terus bertambah. Namun yang lebih penting adalah bagaimana semangat kebersamaan dalam membangun daerah ini tidak pernah surut. Selama 83 tahun, kita terus berupaya menutupi kekurangan dan mendorong percepatan pembangunan secara berkelanjutan,” ujarnya.


Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menengok kembali sejarah, mulai dari masa penjajahan hingga era reformasi. Pada masa awal berdiri sekitar tahun 1943, tantangan utama adalah penjajahan yang membatasi kebebasan masyarakat, termasuk dalam menyampaikan aspirasi. Sementara saat ini, masyarakat hidup di era reformasi dengan keterbukaan dan demokrasi yang lebih luas.


“Dulu tantangan kita adalah penjajah, kebebasan sangat terbatas. Sekarang kita hidup di era reformasi, di mana demokrasi dan keterbukaan sudah berjalan dengan baik. Ini menjadi kemudahan sekaligus tantangan baru yang harus kita kelola dengan bijak,” katanya.


Lebih lanjut, Herman Deru menyoroti perubahan paradigma pembangunan dari masa ke masa. Ia menjelaskan, pada era sebelumnya, terutama masa Orde Baru, daerah tertinggal menjadi prioritas bantuan pemerintah pusat. Namun saat ini, tingginya angka kemiskinan justru menjadi indikator perlunya evaluasi terhadap kinerja pembangunan daerah.


Dalam konteks tersebut, ia menekankan pentingnya pembenahan data sebagai dasar perencanaan pembangunan. Menurutnya, keakuratan data, khususnya terkait angka kemiskinan, masih perlu ditingkatkan.


“Saya melihat data kemiskinan di Musi Rawas yang berada di kisaran 12 persen perlu kita cermati kembali. Saya tidak sepenuhnya yakin angka tersebut mencerminkan kondisi riil di lapangan. Oleh karena itu, pembenahan data menjadi hal yang sangat penting, minimal berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” tegasnya.


Ia meminta seluruh perangkat daerah, organisasi mitra pemerintah, termasuk TP PKK, untuk bersama-sama melakukan verifikasi dan validasi data agar setiap kebijakan yang diambil tepat sasaran.


Herman Deru optimistis, dengan semangat pemerintah daerah dan dukungan masyarakat, angka kemiskinan di Musi Rawas dapat ditekan hingga satu digit dalam waktu yang tidak terlalu lama.


“Saya yakin dengan geliat pembangunan dan semangat masyarakat Musi Rawas, angka kemiskinan itu tidak sampai 12 persen. Insyaallah pada peringatan berikutnya kita bisa melihat capaian yang lebih baik,” ungkapnya.


Selain itu, ia mengajak seluruh pihak untuk menghargai perjuangan para pendahulu yang telah membangun fondasi daerah. Ia menilai kemajuan saat ini tidak terlepas dari kontribusi para pemimpin dan masyarakat terdahulu yang bekerja di tengah keterbatasan teknologi dan sarana komunikasi.


“Dulu dengan keterbatasan alat komunikasi dan teknologi, para pendahulu kita tetap mampu menjalankan pemerintahan. Sekarang kita memiliki kemudahan luar biasa, bahkan cukup melalui telepon kita bisa menyelesaikan banyak hal. Ini harus kita manfaatkan sebaik mungkin,” katanya.


Gubernur juga mengapresiasi capaian pembangunan Kabupaten Musi Rawas yang dinilai cukup baik dan berada di atas rata-rata, meskipun memiliki wilayah yang luas. Hal tersebut menunjukkan komitmen dan kerja keras pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Ia menegaskan bahwa peringatan hari jadi harus menjadi sarana introspeksi dan evaluasi terhadap kinerja pembangunan, bukan sekadar kegiatan seremonial.


Terkait kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan, Herman Deru mengingatkan pentingnya penentuan prioritas pembangunan secara bijak. Pemerintah harus mampu memilah program prioritas, superprioritas, dan reguler.


“Efisiensi bukan berarti menghentikan pembangunan, tetapi bagaimana kita mengelola sumber daya yang ada secara lebih efektif,” jelasnya.


Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel tetap konsisten menjalankan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah ditetapkan tanpa perubahan, selama kebijakan efisiensi masih dapat dikelola dengan baik.


“Banyak daerah yang mengubah RPJMD, namun Sumsel tetap berkomitmen menjalankan rencana yang telah disusun. Ini penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan dan mencapai target yang telah ditetapkan,” tegasnya.


Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Provinsi Sumsel akan terus memberikan dukungan kepada Kabupaten Musi Rawas, baik dalam bentuk kebijakan maupun bantuan pendanaan, guna memastikan program prioritas dan janji kepala daerah dapat terealisasi secara bertahap.


“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan semangat gotong royong dalam membangun Musi Rawas agar semakin maju dan sejahtera di masa yang akan datang,” tandasnya.(sn)

Share:

Wagub Sumsel Cik Ujang Perkuat Kedekatan dengan Warga Banyuasin Lewat Silaturahmi di Sumber Marga Telang


Wagub Sumsel Cik Ujang Perkuat Kedekatan dengan Warga Banyuasin Lewat Silaturahmi di Sumber Marga Telang


Banyuasin. SININEWS.COM — Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menghadiri kegiatan silaturahmi bersama masyarakat Kecamatan Sumber Marga Telang yang dipusatkan di Desa Karang Anyar, Kabupaten Banyuasin, Senin (20/4/2026).


Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Hadir dalam kesempatan tersebut tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat desa, serta warga sekitar yang antusias menyambut kedatangan orang nomor dua di Sumsel itu.


Silaturahmi ini menjadi momen istimewa karena merupakan kali pertama Wakil Gubernur Sumsel diundang langsung oleh tokoh masyarakat di wilayah Banyuasin, khususnya Kecamatan Sumber Marga Telang. Undangan tersebut mencerminkan harapan masyarakat terhadap perhatian dan kedekatan pemerintah provinsi.


Dalam suasana akrab, masyarakat menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kehadiran Cik Ujang yang dinilai membawa semangat baru bagi warga. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi secara langsung.


Dalam sambutannya, Cik Ujang menegaskan pentingnya silaturahmi sebagai sarana membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat.


“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk memperkuat kebersamaan dan membangun komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Dengan bertemu langsung, kita bisa mengetahui kondisi riil di lapangan serta mendengar aspirasi masyarakat secara langsung,” ujarnya.


Ia juga mengapresiasi undangan dari tokoh masyarakat Banyuasin yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai wadah kebersamaan yang positif dan konstruktif.


Lebih lanjut, Cik Ujang mengajak masyarakat untuk terus menjaga kekompakan, persatuan, serta semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.


“Pembangunan akan berjalan maksimal jika ada dukungan dan partisipasi dari masyarakat. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menjaga kebersamaan dan terus berkontribusi untuk kemajuan daerah kita,” tambahnya.


Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga menyampaikan berbagai harapan, khususnya terkait peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, serta dukungan terhadap sektor pertanian dan perikanan yang menjadi potensi utama di wilayah tersebut.


Kegiatan silaturahmi ini diharapkan menjadi awal komunikasi yang lebih intens antara Pemerintah Provinsi Sumsel dan masyarakat Banyuasin, khususnya di Kecamatan Sumber Marga Telang, sehingga program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.(sn)

Share:

Menanti Profesionalitas di Balik Pelantikan 22 Pejabat Lahat


Oleh Muchtarim Ketua  SMSI Lahat


Pergantian pejabat di lingkungan pemerintahan daerah merupakan hal yang wajar dalam dinamika birokrasi. Menjelang pelantikan 22 pejabat eselon di Kabupaten Lahat yang dijadwalkan berlangsung besok, tentu publik menaruh perhatian besar terhadap arah kebijakan yang akan diambil ke depan.


Muchtarim Sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lahat, saya memandang bahwa rotasi dan mutasi jabatan ini hendaknya tidak sekadar menjadi rutinitas administratif, tetapi harus benar-benar didasarkan pada prinsip profesionalitas, kompetensi, serta integritas. 


Penempatan pejabat yang tepat akan sangat menentukan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.


Momentum ini juga menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel. 


Pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjawab tantangan zaman, bekerja cepat, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta terbuka terhadap kritik dan masukan, termasuk dari insan pers.


Peran media siber sebagai mitra strategis pemerintah sangat penting dalam mengawal kebijakan publik. Oleh karena itu, kami berharap pejabat yang baru nantinya dapat menjalin komunikasi yang baik dengan media, sehingga informasi pembangunan dapat tersampaikan secara utuh, berimbang, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.


Selain itu, pergantian kepala dinas harus menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi, bukan sekadar kepentingan tertentu. Masyarakat tentu berharap figur-figur yang dilantik benar-benar memiliki rekam jejak yang baik dan mampu membawa inovasi di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).


Kami di SMSI Lahat akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara konstruktif. Kami mendukung setiap kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, sekaligus akan tetap kritis terhadap hal-hal yang dinilai tidak sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.


Akhirnya, pelantikan 22 pejabat ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya semangat baru dalam membangun Kabupaten Lahat yang lebih maju, transparan, dan berdaya saing. Kepercayaan yang diberikan kepada para pejabat harus dijawab dengan kinerja nyata, bukan sekadar seremonial jabatan.(sn)

Share:

Kuasa Hukum Mendesak: Penyerahan Tersangka Penganiayaan Istri Alm Agus Hubya dan Barang Bukti, Tak Boleh Berlarut


Kuasa Hukum Mendesak: Penyerahan Tersangka Penganiayaan Istri Alm Agus Hubya dan Barang Bukti, Tak Boleh Berlarut


LUBUK LINGGAU. SININEWS.COM — Kuasa hukum pelapor dalam perkara dugaan tindak pidana penganiayaan menyampaikan apresiasi atas langkah Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau yang telah menyatakan berkas perkara dengan tersangka SITI SAMSIAH SIREGAR BINTI MANGA RAJA lengkap (P-21).

“Kami menghargai profesionalitas jaksa penuntut umum yang akhirnya menyatakan berkas perkara ini lengkap sehingga dapat segera dilanjutkan ke tahap penuntutan,” ujar kuasa hukum pelapor Badai Beni Kuswanto, S.H., M.H., C.I.L., C.P.L dan rekan di Kantor BBKLAW.


Meski demikian, pihaknya juga menyoroti dugaan proses penanganan perkara yang sebelumnya sempat mengalami dinamika antara penyidik Polres Lubuk Linggau dan pihak kejaksaan.


Menurutnya, berkas perkara sempat bolak-balik antara penyidik dan jaksa untuk dilengkapi sesuai petunjuk (P-19). Kondisi tersebut dinilai berdampak pada lamanya proses hukum yang harus dilalui oleh pelapor.

“Kami memahami bahwa pengembalian berkas adalah bagian dari mekanisme hukum. Namun, kami berharap ke depan koordinasi antara penyidik dan penuntut umum dapat lebih efektif, sehingga tidak terkesan terjadi saling lempar berkas dan justru memperpanjang waktu penanganan perkara,” tegasnya.


Kuasa hukum pelapor juga menekankan pentingnya kepastian hukum bagi korban. Ia berharap dengan dinyatakannya berkas lengkap, proses penyerahan tersangka dan barang bukti dapat segera dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami meminta agar proses tahap II dapat segera dilaksanakan dan perkara ini secepatnya dilimpahkan ke pengadilan, sehingga hak-hak pelapor sebagai korban dapat terpenuhi,” tambahnya.


Pihaknya juga menyatakan akan terus mengawal proses hukum hingga tahap persidangan guna memastikan perkara ini berjalan secara transparan dan akuntabel sesuai dengan peraturan perundang-undangan. (sn)

Share:

Optimasi Pengeboran dengan Berbagai Inovasi, PHR Zona 4 Torehkan Prestasi


Caption : PEP Zona 4 meraih lima penghargaan dari SHU Pertamina berkat pencapaian positif pengeboran sumur migas sepanjang tahun 2025.


Prabumulih. SININEWS.COM – Pertamina EP Zona 4 melakukan upaya maksimal untuk menambah cadangan dan produksi minyak bumi (crude oil) dengan secara strategis dan inovatif pada tahun 2025 lalu. Lebih dari 90 pengeboran dikerjakan untuk mendukung ketahanan energi negeri. Hasilnya, Pertamina EP Zona 4 mencatatkan 27.642 barel minyak per hari (BOPD) dan 530,9 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD) di akhir tahun 2025.


Atas prestasi inilah, Pertamina EP Zona 4 diganjar lima* penghargaan sekaligus pada Quarterly Development & Production Coordination Meeting untuk Realisasi Kinerja 2025 dan Strategi Pencapaian Target 2026 yang diselenggarakan Pertamina Sub Holding Upstream (SHU) pada 7-11 April 2026 di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Pertamina Subholding Upstream adalah salah satu anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang fokus pada kegiatan hulu migas (eksplorasi dan produksi) di seluruh Indonesia.


General Manager Pertamina EP Zona 4, Djujuwanto, menyatakan bahwa capaian ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap ketahanan energi. “PEP Zona 4 terus berinovasi untuk menekan natural decline, bahkan terjadi peningkatan angka produksi. Hal ini tidak lepas dari kerja keras seluruh pekerja PEP Zona 4 serta dukungan pemerintah dan masyarakat setempat,” jelasnya.


Sebagai energi yang tak terbarukan, produksi minyak bumi pada suatu struktur memang akan mengalami laju penurunan alami (natural decline). Untuk itu, diperlukan pengembangan baru maupun optimasi sumur migas yang sudah ada untuk menjaga produksi nasional stabil.


Strategi yang dipilih PEP Zona 4 dikatakan agresif karena melakukan upaya maksimal untuk mengoptimalkan dan menambah cadangan minyak secara tepat dengan memanfaatkan area di sekitar lapangan yang sudah ada dengan beberapa pendekatan. Di antaranya, pemboran pada struktur geologi yang sama untuk menemukan potensi atau cadangan baru di area yang belum dilakukan pengeboran (step out). Selain itu, mengeksplorasi target yang terletak di dekat infrastruktur produksi yang sudah ada (Near Field) dan mengebor di antara sumur-sumur yang sudah berproduksi dalam satu lapangan yang sama (Interfield Drilling).


Sepanjang 2025, PEP Zona 4 melakukan pengeboran step out/interfield di delapan sumur yang berlokasi di empat struktur, yaitu Abab, Benuang, Mangunjaya, dan Niru. Perusahaan juga melakukan new area development di 9 sumur yang berada di empat struktur, yaitu Lavatera, Lembak Kemang Tapus, Prabumenang, dan Talang Jimar. Di samping itu, PEP Zona 4 melaksanakan pengeboran 82 sumur baru di antara sumur-sumur produksi yang sudah ada.


Keberhasilan berbagai aktivitas pengeboran tersebut menjadi penopang peningkatan produksi minyak dan gas PEP Zona 4 sepanjang 2025 tanpa mengurangi aspek keamanan dan keselamatan. "Keberhasilan ini menjadi fondasi utama dalam mempertahankan baseline produksi di tengah tantangan field yang semakin mature. PEP Zona 4 akan terus melakukan terobosan-terobosan untuk mendukung ketahanan energi nasional dengan tetap mengutamakan keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan," tutup Djudjuwanto.


Prestasi ini menjadi tambahan untuk deretan pencapaian ini melampaui torehan positif tahun sebelumnya. PEP Zona 4 meraih empat penghargaan pada acara serupa yang diselenggarakan tahun 2025 atas performa pengeboran di 2024.


Daftar Penghargaan yang Diraih Pertamina EP Zona 4

* The Most Aggresive Development Step Out, Near Field, and Interfield Drilling

* The Most Attractive Development Step Out, Near Field, and Interfield Drilling Proposal

* The Most Sustainable Investment Proposal

* The Best DWI Breakthrough Improvement Initiatives

* The Best Achievement in Subsurface Drilling Performance. (sn)


Share:

Buka Pelatihan Keterampilan 2026, Kapolda Sumsel Ajak Personel Siapkan Kehidupan Purnatugas yang Produktif

 Buka Pelatihan Keterampilan 2026, Kapolda Sumsel Ajak Personel Siapkan Kehidupan Purnatugas yang Produktif






PALEMBANG. SININEWS.COM — Polda Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmen strategis dalam pembinaan sumber daya manusia melalui pelaksanaan Pembekalan dan Pelatihan Keterampilan Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. di Ballroom Hotel The Zuri Palembang, Senin 20 April 2026, dengan diikuti sebanyak 216 personel Polri dan PNS yang akan memasuki masa purna tugas.


Kegiatan ini menjadi bagian penting dari implementasi program Presisi Polri yang menempatkan kesejahteraan dan kesiapan personel sebagai prioritas utama, tidak hanya selama masa dinas tetapi juga dalam menghadapi fase kehidupan setelah purna tugas.


Hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Polda Sumsel, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan H. Indra Bangsawan, Pimpinan PT Asabri Cabang Palembang Mukhtiaryanto, Regional Business Leader Bank SMBC Cabang Palembang Pujanga Pradana Putra, serta Regional Head BRI Palembang Elvin Kamaludin. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas sinergi lintas sektor dalam memberikan pembekalan yang komprehensif, mencakup aspek mental, keterampilan, hingga kesiapan finansial.


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolda Sumsel juga menyerahkan santunan tewas secara simbolis kepada keluarga personel Polri dari Polres Lahat yang gugur dalam pelaksanaan tugas, didampingi pihak PT Asabri. Selain itu, Kapolda juga memberikan plakat penghargaan kepada para narasumber dan mitra sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam kegiatan Latram 2026.


Materi pelatihan disusun secara terstruktur dan aplikatif. Peserta mendapatkan pembekalan terkait jaminan sosial, pengelolaan keuangan, serta strategi menjalani masa pensiun yang produktif. Salah satu sesi inspiratif disampaikan oleh Ipda Dodi Permana, S.H., M.M., penerima penghargaan Kalpataru tahun 2022, yang memberikan motivasi kepada peserta bahwa masa dinas dapat menjadi fondasi kesuksesan di masa depan.


Dalam amanatnya, Kapolda Sumsel menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh dalam menghadapi masa purna tugas, baik secara mental, finansial, maupun keterampilan.


“Kerja keras adalah wujud rasa syukur, namun harus diimbangi dengan kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Pensiun bukan akhir dari pengabdian, melainkan awal dari fase kehidupan baru yang harus dipersiapkan dengan baik,” ujar Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum..


Kapolda juga menyampaikan refleksi bahwa setiap personel Polri pada waktunya akan memasuki masa purna tugas, sehingga diperlukan kesiapan sejak dini agar dapat menjalani kehidupan yang lebih tenang, produktif, dan bermakna.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab institusi terhadap kesejahteraan personel secara berkelanjutan.


“Polda Sumsel memastikan setiap personel yang telah mengabdi mendapatkan bekal yang cukup untuk menghadapi masa purna tugas. Latram ini adalah wujud penghargaan institusi sekaligus investasi masa depan bagi para personel,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Pelaksanaan Pelatihan Keterampilan 2026 ini diharapkan mampu menciptakan sumber daya manusia Polri yang tidak hanya profesional saat berdinas, tetapi juga siap dan mandiri dalam menjalani kehidupan setelah purna tugas. Polda Sumsel menegaskan bahwa program ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan personel yang humanis dan berorientasi masa depan.(SN/PERRY)

Share:

Unit Reskrim Polsek Talang Ubi Ungkap Kasus Pencurian Sawit di Jerambah Besi

 Unit Reskrim Polsek Talang Ubi Ungkap Kasus Pencurian Sawit di Jerambah Besi






PALI. SININEWS.COM — Unit Reskrim Polsek Talang Ubi berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah hukum Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Seorang pria berinisial JI (40), yang berprofesi sebagai petani, diamankan saat membawa puluhan tandan buah sawit diduga hasil curian.


Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H., mengatakan Terduga pelaku diamankan di area perkebunan kelapa sawit milik PT Suryabumi Agrolanggeng, tepatnya di Divisi I Blok 29, Jerambah Besi, Desa Karta Dewa, Kecamatan Talang Ubi.


“Pelaku berhasil diamankan oleh anggota setelah menerima laporan dari pihak keamanan perusahaan terkait adanya dugaan pencurian buah sawit di lokasi perkebunan,” ujar AKP Ardiansyah dalam keterangannya, Minggu (19/4/2026).


Peristiwa tersebut diketahui bermula saat petugas keamanan perusahaan menerima informasi adanya aktivitas mencurigakan di area kebun sawit pada Sabtu sore. Setelah dilakukan pengecekan, petugas mendapati seorang pria yang mengendarai sepeda motor tanpa nomor polisi sambil membawa tandan buah sawit.


Petugas keamanan kemudian menghubungi pihak kepolisian. Tak lama berselang, anggota Polsek Talang Ubi tiba di lokasi dan bersama petugas keamanan langsung mengamankan pelaku tanpa perlawanan.


“Pada saat diamankan, pelaku kedapatan membawa 28 tandan buah sawit menggunakan sepeda motor yang telah dimodifikasi dengan tambahan kayu di bagian belakang untuk mengangkut hasil curian,” jelasnya.


Akibat kejadian tersebut, pihak perusahaan selaku korban mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp2,67 juta. Pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Talang Ubi untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.


Barang bukti yang berhasil diamankan dalam kasus ini antara lain 28 tandan buah kelapa sawit dan satu unit sepeda motor Honda Supra Fit tanpa nomor polisi yang digunakan untuk mengangkut hasil curian.


Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap bentuk tindak pidana pencurian yang meresahkan masyarakat maupun pelaku usaha di wilayah hukumnya.


“Terhadap pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan penyidik akan melengkapi berkas perkara serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk proses hukum selanjutnya,” tegas AKP Ardiansyah.


Pelaku dijerat dengan Pasal 477 ayat (1) huruf g Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pencurian dengan pemberatan.(SN/PERRY)

Share:

Gubernur Herman Deru Ajak Mahasiswa Gunakan AI Secara Bijak


Gubernur Herman Deru Ajak Mahasiswa Gunakan AI Secara Bijak


Palembang. SININEWS.COM — Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, mengajak para mahasiswa untuk menggunakan Artificial Intelligence (AI) secara bijak. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri final lomba video AI, Minggu (19/04/2026) siang.


Menurutnya, AI merupakan teknologi baru yang memiliki dua sisi, layaknya pisau. Jika dimanfaatkan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar, namun jika disalahgunakan dapat menimbulkan dampak negatif. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam penggunaannya.


Gubernur Herman Deru juga mengapresiasi penyelenggaraan lomba video AI bertema ketahanan pangan. Ia mendorong mahasiswa untuk mengelola produk berbasis AI menjadi sesuatu yang positif dan bermanfaat.


Ia mencontohkan, melalui video AI mahasiswa dapat mengedukasi petani mengenai hilirisasi produk pertanian dan peningkatan produktivitas. Selain itu, AI juga dapat digunakan untuk menggambarkan proses pengolahan hasil pertanian, mulai dari gabah hingga menjadi produk siap saji seperti lontong.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa karya video AI yang dihasilkan harus memiliki output nyata dan memberikan manfaat bagi petani, bukan sekadar visualisasi yang monoton. Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan AI rentan disalahgunakan, termasuk untuk penipuan, sehingga diperlukan kecakapan dan literasi digital yang baik.


Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Perguruan Sjakhyakirti Palembang, Muhammad Arif Rani, menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu program pemerintah pusat yang penting untuk diterapkan.


“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, dimulai dari memastikan ketersediaan hingga keterjangkauan pangan,” ujarnya.


Ketua pelaksana lomba video AI, Mariana Purba, melaporkan bahwa sebanyak 224 karya masuk pada tahap awal seleksi. Setelah melalui babak semifinal, terpilih 10 peserta yang melaju ke babak final.


Ia menjelaskan bahwa lomba ini diinisiasi oleh Universitas Sjakhyakirti sebagai upaya mendorong pemanfaatan AI secara positif di kalangan masyarakat, sejalan dengan dorongan Presiden Prabowo Subianto terkait pemanfaatan teknologi AI.


Tema ketahanan pangan yang diusung pada babak final dinilai selaras dengan program pemerintah. Ke depan, perguruan tinggi lain diharapkan dapat berkolaborasi dalam pemanfaatan AI melalui ajang serupa.


“Setiap kampus dapat mengirimkan perwakilannya. Mahasiswa Sumatera Selatan memiliki potensi besar, bahkan mampu bersaing di tingkat nasional,” pungkasnya.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Launching Car Free Night Atmo: Geliatkan Ekonomi dan Bahagiakan Warga Palembang


Gubernur Herman Deru Launching Car Free Night Atmo


Palembang. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan,Dr. H. Herman Deru, didampingi Ketua TP PKK Sumsel, Feby Deru, resmi melaunching Car Free Night (CFN) Atmo di Jalan Kolonel Atmo, Sabtu (18/04/2026) malam.


Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa kehadiran CFN tidak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi langkah nyata untuk membahagiakan masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian.


Ia menyebut, sejak awal dirinya langsung menyetujui gagasan tersebut karena dinilai mampu memberikan dampak luas, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).


“Ini bukan hanya ide hiburan, tetapi ide besar untuk menggerakkan ekonomi. Ada ratusan ribu pelaku UMKM di Sumsel yang akan ikut bergeliat. Meski tidak semuanya bertransaksi di sini, efeknya akan terasa,” ujar Herman Deru.


Ia juga berharap pengelolaan CFN dapat dilakukan secara teratur oleh pemerintah kota, termasuk pengaturan giliran bagi pelaku usaha dan kegiatan seni agar semua pihak mendapat kesempatan yang adil.


Selain itu, ia menekankan pentingnya peningkatan fasilitas, seperti penerangan, lampu hias, serta kenyamanan area publik.


“Yang paling penting adalah keamanan dan kenyamanan pengunjung. Ini harus dijaga bersama, baik oleh aparat maupun masyarakat,” tambahnya.


Sementara itu, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyampaikan bahwa CFN Atmo hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan hiburan malam, khususnya pada akhir pekan.


Menurutnya, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM yang jumlahnya mencapai lebih dari 188 ribu di Kota Palembang. Selain itu, CFN juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkreasi, berinteraksi, serta menikmati aktivitas seni, budaya, dan olahraga.


“Kami ingin ini menjadi wadah kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang saat ini sudah menunjukkan tren positif,” kata Ratu Dewa.


Ia menambahkan, ke depan CFN Atmo akan diisi dengan berbagai agenda rutin, seperti pertunjukan seni, olahraga bersama, hingga kegiatan komunitas dengan melibatkan generasi muda dan pelaku UMKM secara aktif.


Pemerintah Kota Palembang juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan kawasan CFN agar dapat terus berkembang menjadi tradisi baru yang dinantikan setiap minggunya.(sn)

Share:

Acara Syukuran Kelulusan Siswa/i SMAN 2 Muara Enim adalah Inisiatif Wali Murid, Bukan Pihak Sekolah


*Acara Syukuran Kelulusan Siswa/i SMAN 2 Muara Enim adalah Inisiatif Wali Murid, Bukan Pihak Sekolah*


​Muara Enim, Sumsel. SININEWS.COM – Ketua Komite SMAN 2 Muara Enim, H. Salikin Azis, memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang beredar mengenai kegiatan syukuran kelulusan siswa kelas XII yang digelar di Ballroom Evi Madaria pada Kamis (16/04/2026) lalu.


​Ia menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan kegiatan tersebut dimotori atau diselenggarakan oleh pihak sekolah adalah tidak benar. Menurutnya, acara tersebut murni merupakan inisiatif dan keinginan para siswa serta segenap wali murid kelas XII sebagai bentuk rasa syukur dan ajang silaturahmi.


​H. Salikin Azis, yang saat itu didampingi oleh Ketua Panitia Pelaksana, Pelda Supriyadi, menjelaskan bahwa kehadiran dan keterlibatan sejumlah guru dalam acara tersebut adalah atas permintaan resmi dari pihak wali murid.


​"Kami selaku yang punya hajat meminta bantuan pihak sekolah untuk beberapa Guru bisa Mendampingi murid  kelas XII  mengatur teknis penyambutan tamu-tamu penting yang hadir, seperti Bupati Muara Enim H. Edison SH. M.Hum, Anggota DPRD, serta pejabat lainnya. Jadi, pihak sekolah dari beberapa Guru yang terlihat aktif dalam kegiatan tersebut hanya membantu agar tamu-tamu terhormat dari kabupaten maupun provinsi terlayani dengan baik,dan sedangkan Kepala Sekolah dan para Guru lainnya kami minta hadir dengan melalui Undangan yang telah kami panitia siapkan,tegas H. Salikin pada Minggu (19/04/2026).


​Senada dengan hal tersebut, Pelda Supriyadi selaku Ketua Panitia sekaligus wali murid dari Dirga, menyampaikan apresiasinya atas publikasi media. Namun, ia menekankan pentingnya keberimbangan informasi agar tidak menyudutkan pihak lain.


​"Kami berterima kasih kepada rekan-rekan wartawan yang telah mempublikasikan kegiatan kami. Namun, kami berharap kedepannya bisa lebih profesional agar berita yang muncul berimbang. Pihak sekolah di sini murni hanya membantu agar gagasan kami, para wali murid dan siswa, berjalan lancar dan kondusif," ujar Pelda Supriyadi.


​Lebih lanjut, Pelda Supriadi memaparkan bahwa sebelum acara diselenggarakan, seluruh wali murid telah melakukan pertemuan intensif. Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa partisipasi biaya bersifat sukarela dan memperhatikan kondisi ekonomi masing-masing.


*Pembebasan Biaya* ​Wali murid yang kurang mampu dibebaskan sepenuhnya dari sumbangan


*Solidaritas Tinggi* ​Biaya ditanggung secara gotong royong oleh wali murid yang mampu.


*Tujuan Acara* Menjadi momentum kebahagiaan bagi siswa, mengingat tidak semua siswa memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.


​Mewakili segenap wali murid,Kami menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran pendidik di SMAN 2 Muara Enim.


​"Terima kasih atas dedikasi, didikan, dan ilmu yang telah diberikan kepada anak-anak kami selama tiga tahun ini. Semoga segala jasa Bapak dan Ibu Guru dibalas dengan pahala kebaikan yang setimpal,dan Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan penuh keharuan dan suka suka." pungkasnya. (sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts