Gubernur Herman Deru Tekankan Pencegahan Dini dan Kesamaan Persepsi Hadapi Karhutla 2026


Gubernur Herman Deru Tekankan Pencegahan Dini dan Kesamaan Persepsi Hadapi Karhutla 2026


Palembang. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, menegaskan pentingnya kesamaan persepsi serta penguatan langkah pencegahan dini dalam menghadapi potensi kebakaran hutan, kebun, dan lahan (karhutbunla) di Sumatera Selatan pada 2026. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutbunla di Auditorium Pemprov Sumsel, Jumat (24/4/2026) siang.


Dalam arahannya, Herman Deru menekankan bahwa informasi dari BMKG bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai pijakan penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla. Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan, namun masih diperlukan penyatuan persepsi antar pemangku kepentingan agar langkah yang diambil lebih efektif dan terarah.


Ia mengingatkan bahwa karhutla bukan persoalan biasa karena berdampak besar, terutama terhadap kesehatan masyarakat. Sumsel, katanya, pernah mengalami kondisi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di atas ambang batas dalam waktu yang cukup lama. Karena itu, pemerintah perlu mengambil langkah ekstra, termasuk menyediakan informasi kualitas udara agar masyarakat mengetahui kapan harus menggunakan masker.


“Karhutla ini kita hadapi setiap tahun. Konsepnya bisa berbeda, tetapi tujuannya sama. Yang perlu kita lakukan adalah menyatukan persepsi dan memperkuat langkah pencegahan,” tegasnya.


Herman Deru juga mengapresiasi kerja keras Satgas Karhutla, Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, hingga pihak perusahaan yang dinilai memiliki kepedulian tinggi. Ia menegaskan bahwa potensi kemarau kering yang diprediksi terjadi mulai Mei hingga mencapai puncaknya pada Agustus harus menjadi dasar dalam memetakan wilayah rawan serta meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini.


Ia berharap upaya pencegahan karhutla dapat menjadi kesadaran kolektif dan budaya masyarakat, mengingat dampak yang ditimbulkan sangat besar dan membutuhkan biaya tinggi.


Sementara itu, Koordinator BMKG Provinsi Sumsel, Dr. Wandayantolis, S.Si., M.M., memaparkan bahwa musim kemarau tahun ini tidak hanya datang lebih awal, tetapi juga berpotensi memberikan dampak yang lebih signifikan.


“Mulai Mei kita sudah memasuki musim kemarau. Puncaknya akan sangat kering dengan curah hujan di bawah normal,” ujarnya.


Kondisi tersebut, lanjutnya, diperparah oleh fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) pada semester kedua, yang menyebabkan massa uap air atau hujan tertarik ke arah Samudera Hindia dan Afrika, sehingga wilayah Indonesia cenderung mengalami kondisi kering.


“Saat ini, April masih merupakan puncak musim hujan, sehingga dalam sepekan terakhir curah hujan cukup tinggi. Namun, pada Mei hingga Juni kita mulai memasuki musim kemarau dengan peningkatan suhu udara,” jelasnya.


Wandayantolis menambahkan, puncak musim kemarau diprediksi berlangsung sangat kering, bahkan hingga September curah hujan masih berada pada kategori rendah.


Sementara itu, Danrem 044/Gapo selaku Danops Karhutbunla Wilayah Sumsel, Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M., menjelaskan bahwa wilayah rawan karhutla tersebar di sejumlah kabupaten. Ia menyinggung peningkatan hotspot signifikan yang pernah terjadi pada 2023 akibat fenomena El Nino yang menyebabkan kekeringan panjang.


Saat ini, status siaga darurat telah ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Sumsel tertanggal 22 April 2026.


Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan strategi penanganan karhutla yang dilakukan dalam tiga tahap, yakni mitigasi, penindakan, dan pemulihan. Tahap mitigasi dilakukan melalui patroli terpadu, sosialisasi, serta pengaktifan posko di desa-desa rawan. Tahap penindakan mencakup kesiapsiagaan pemadaman darat dan udara, termasuk pengecekan peralatan serta dukungan water bombing. Sementara itu, tahap pemulihan difokuskan pada rehabilitasi lahan dan pengembalian fungsi ekosistem agar kembali produktif.


Melalui rapat koordinasi ini, ia berharap seluruh pihak dapat menyampaikan potensi permasalahan di wilayah masing-masing serta merumuskan langkah konkret dalam pencegahan karhutla secara terpadu dan berkelanjutan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud, Danlanud SMH Kolonel PNB Zulfikri Arif Purba, S.Sos., M.S., perwakilan Kejaksaan Tinggi Sumsel yang diwakili Plt Asisten Bidang Intelijen Agus Kelana, S.H., M.H., serta sejumlah pejabat tinggi lainnya dan Forkopimda kabupaten/kota se-Sumsel.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Tegaskan UMKM Harus Go Digital dan Jaga Mutu Saat Buka Inkubi Sultan Muda 2026


Gubernur Herman Deru Tegaskan UMKM Harus Go Digital dan Jaga Mutu Saat Buka Inkubi Sultan Muda 2026


Palembang. SININEWS.COM — Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, resmi membuka program Inkubi Sultan Muda Sumsel 2026 bertajuk Digital Klickstart: Mencetak Sultan Muda Go Digital Berdaya Saing, Jumat (24/04/2026).


Di hadapan ratusan pelaku UMKM, Herman Deru menegaskan bahwa transformasi digital merupakan kunci agar UMKM Sumsel dapat naik kelas dan menjangkau pasar yang lebih luas. Namun, ia mengingatkan bahwa digitalisasi hanyalah alat pendukung.


“Tidak ada gunanya fasilitasi oleh BI, OJK, pemkot, atau pemprov jika pelaku usaha tidak memiliki keinginan kuat untuk berusaha. Digital itu sarana untuk mempermudah dan mempercepat pengembangan usaha. Kita harus menjadi pemenang, menjadi pengendali usaha,” tegasnya.


Ia juga menekankan agar kegiatan inkubasi ini tidak berhenti sebagai seremoni semata. Menurutnya, keberlanjutan program harus terus dipantau, khususnya dalam menjaga konsistensi mutu produk.


“Mutu produk harus dijaga. Percuma jago digital kalau barangnya tidak berkualitas,” tambahnya.


Herman Deru mengapresiasi langkah Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan yang menginisiasi program tersebut. Ia pun mengajak generasi muda Sumsel untuk menjadi “Sultan Muda” dengan semangat, ide, dan terobosan yang inovatif.


Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Bambang Pramono, menjelaskan bahwa pihaknya berperan dalam mengasah keterampilan para peserta, membuka akses permodalan, serta memperluas akses pemasaran. Program ini merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia dalam mendorong UMKM berdaya saing guna mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.


“Program Inkubi Sultan Muda 2026 diikuti 600 pendaftar. Setelah melalui proses kurasi, terpilih 150 peserta UMKM dengan komposisi 50 persen bidang makanan, 15 persen fesyen, 11 persen jasa, dan 9 persen kriya. Program inkubasi ini digelar secara intensif selama empat hari,” jelas Bambang.


Bank Indonesia mendorong UMKM agar tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga naik kelas dan bersaing di era digital.


Melalui Digital Klickstart, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Bank Indonesia berharap lahir Sultan Muda baru—generasi muda yang melek digital, berani berinovasi, dan siap membawa produk lokal Sumsel menembus pasar nasional hingga global.(sn)

Share:

Kapolsek Tanah Abang Ajak Warga Aktif Beri Informasi Demi Situasi Kondusif

 

Kapolsek Tanah Abang Ajak Warga Aktif Beri Informasi Demi Situasi Kondusif



PALI. SiniNews.Com— Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Tanah Abang menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama warga di Desa Sedupi, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., bersama anggota Polsek Tanah Abang, perangkat Desa Sedupi, serta masyarakat setempat. Program Jumat Curhat ini menjadi sarana komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, saran, maupun keluhan terkait kondisi keamanan lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana banjir, mengingat kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu. Selain itu, warga juga diajak untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan melalui kerja sama dengan aparat kepolisian.

Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Curhat dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat secara bergantian di desa-desa yang berada di wilayah Kecamatan Tanah Abang. Hal ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Sedupi yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Jumat Curhat ini. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat lebih terbuka dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian ataupun Bhabinkamtibmas demi terciptanya keamanan dan ketertiban di lingkungan desa," ujar AKP Arzuan.

Ia menambahkan, komunikasi dua arah antara polisi dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong masyarakat untuk aktif menyampaikan berbagai permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitar.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan saran dan masukan terkait kondisi Kamtibmas di wilayah mereka. Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan penuh keakraban.

Dengan adanya program Jumat Curhat yang rutin dilaksanakan, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan Kamtibmas maupun bencana alam di wilayah hukum Polsek Tanah Abang.(SN/PERRY)

Share:

Satresnarkoba Polres PALI Gagalkan Peredaran Sabu Ratusan Gram, Seorang Kurir Diamankan

 Satresnarkoba Polres PALI Gagalkan Peredaran Sabu Ratusan Gram, Seorang Kurir Diamankan




PALI. SININEWS.COM — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan menangkap seorang pria yang diduga sebagai kurir, Kamis (23/4/2026) malam. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat bruto 302,87 gram.

Penangkapan tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di jalan lintas Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, saat petugas melakukan patroli hunting dan mencurigai sebuah kendaraan yang melintas.

Tersangka diketahui berinisial M (29), seorang petani/pekebun asal Desa Suka Merindu, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka berperan sebagai kurir dalam peredaran narkotika tersebut.

Kasat Resnarkoba Polres PALI, AKP Dedy Suandy, S.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari perintah pimpinan untuk meningkatkan patroli dalam rangka menekan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres PALI.

 "Anggota kami melakukan patroli hunting di wilayah Tempirai dan menemukan kendaraan yang mencurigakan. Setelah dilakukan pemberhentian dan penggeledahan, petugas menemukan narkotika jenis sabu yang disembunyikan di bawah kursi depan sebelah kiri mobil," ujar AKP Dedy Suandy.

Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan tiga paket besar sabu yang dibungkus rapi menggunakan tisu, plastik klip, dan lakban hitam. Barang haram tersebut disimpan di dalam kantong plastik berwarna merah dan biru yang disembunyikan di dalam mobil.

Selain narkotika, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lain berupa satu unit telepon genggam, serta satu unit mobil Daihatsu Sigra yang digunakan tersangka saat membawa narkotika.

Saat dilakukan interogasi di lokasi, tersangka mengakui bahwa barang bukti sabu tersebut adalah miliknya.

 "Tersangka beserta barang bukti langsung diamankan ke Polres PALI untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku," tambahnya.

Saat ini, Satresnarkoba Polres PALI telah mengambil sejumlah langkah lanjutan, di antaranya melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti di Labfor Polda Sumatera Selatan, pemeriksaan urine terhadap tersangka, serta melengkapi berkas perkara untuk selanjutnya dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Polres PALI menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.(SN/PERRY)

Share:

Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Pendekatan Humanis dalam Menyerap Aspirasi Warga OGAN ILIR — Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam menyerap aspirasi masyarakat. Hal ini tercermin dari pengalamannya saat menerima usulan warga dengan cara yang unik dan berkesan,Kamis (23/04/2026) Pernyataan tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri penyerahan mobil ambulans untuk warga Desa Betung 1, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir. Bantuan mobil ambulans itu merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari PT Bumi Perdana Palm Oil, perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan. Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menceritakan pengalamannya saat turun langsung ke lapangan bersama Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar. Ia mengaku sempat dihentikan oleh warga yang memberikan buah nanas sebagai bentuk sambutan. “Suatu ketika saya naik motor bersama Pak Bupati, kami dihentikan oleh ibu-ibu. Saya diberi nanas, bahkan sampai ‘dibanjiri’ nanas. Saat itu kami sedang haus, jadi terasa segar,” ujarnya. Namun, di balik kejadian tersebut, terdapat maksud lain. Herman Deru mengungkapkan bahwa dirinya menerima sebuah proposal saat masih berada di atas motor. Setelah ditelusuri, proposal tersebut berasal dari Kepala Desa Betung 1 yang mengajukan permohonan bantuan ambulans bagi masyarakat. Menurut Herman Deru, cara yang dilakukan kepala desa tersebut menunjukkan kecerdasan dan kreativitas dalam menyampaikan aspirasi. “Ini kepala desa yang cerdas. Cara menyampaikan aspirasi berbeda-beda. Ada yang langsung bicara panjang lebar, tetapi beliau punya cara tersendiri,” katanya. Ia menambahkan, pendekatan sederhana namun berkesan tersebut mampu menciptakan komunikasi yang lebih hangat antara pemimpin dan masyarakat. “Para pemimpin itu ‘dilunakkan’ dulu dengan nanas, baru kemudian menyampaikan permintaan. Jadi kita tidak enak kalau tidak menanggapi,” ungkapnya sambil tersenyum. Meski demikian, Herman Deru menegaskan bahwa sebagai gubernur, dirinya tetap mengedepankan kebijaksanaan dalam menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat. “Sebagai gubernur, tentu saya akan mendengarkan pendapat terlebih dahulu,” tegasnya.


Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Pendekatan Humanis dalam Menyerap Aspirasi Warga


OGAN ILIR, SININEWS.COM — Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H.  Herman Deru, menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam menyerap aspirasi masyarakat. Hal ini tercermin dari pengalamannya saat menerima usulan warga dengan cara yang unik dan berkesan,Kamis (23/04/2026)


Pernyataan tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri penyerahan mobil ambulans untuk warga Desa Betung 1, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir. Bantuan mobil ambulans itu merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari PT Bumi Perdana Palm Oil, perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan.


Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menceritakan pengalamannya saat turun langsung ke lapangan bersama Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar.


Ia mengaku sempat dihentikan oleh warga yang memberikan buah nanas sebagai bentuk sambutan.


“Suatu ketika saya naik motor bersama Pak Bupati, kami dihentikan oleh ibu-ibu. Saya diberi nanas, bahkan sampai ‘dibanjiri’ nanas. Saat itu kami sedang haus, jadi terasa segar,” ujarnya.


Namun, di balik kejadian tersebut, terdapat maksud lain. Herman Deru mengungkapkan bahwa dirinya menerima sebuah proposal saat masih berada di atas motor.


Setelah ditelusuri, proposal tersebut berasal dari Kepala Desa Betung 1 yang mengajukan permohonan bantuan ambulans bagi masyarakat.


Menurut Herman Deru, cara yang dilakukan kepala desa tersebut menunjukkan kecerdasan dan kreativitas dalam menyampaikan aspirasi.


“Ini kepala desa yang cerdas. Cara menyampaikan aspirasi berbeda-beda. Ada yang langsung bicara panjang lebar, tetapi beliau punya cara tersendiri,” katanya.


Ia menambahkan, pendekatan sederhana namun berkesan tersebut mampu menciptakan komunikasi yang lebih hangat antara pemimpin dan masyarakat.


“Para pemimpin itu ‘dilunakkan’ dulu dengan nanas, baru kemudian menyampaikan permintaan. Jadi kita tidak enak kalau tidak menanggapi,” ungkapnya sambil tersenyum.


Meski demikian, Herman Deru menegaskan bahwa sebagai gubernur, dirinya tetap mengedepankan kebijaksanaan dalam menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat.


“Sebagai gubernur, tentu saya akan mendengarkan pendapat terlebih dahulu,” tegasnya.(sn)

Share:

Kapolres PALI Wujudkan Program “Behusek ke Warga”, Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Talang Ubi Timur

 

Kapolres PALI Wujudkan Program “Behusek ke Warga”, Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Talang Ubi Timur



TALANG UBI TIMUR. SININEWS.COM - Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) – Kapolres Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), AKBP Yunar H.P. Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., terus menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan diri kepada masyarakat melalui Program Behusek ke Warga. Program ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sebagai tindak lanjut program tersebut, Kapolres PALI melalui Kasat Binmas AKP Hendrinardi, S.H., M.H., bersama Tim Dokkes Polres PALI melaksanakan kegiatan sambang sekaligus memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang sakit di Kelurahan Talang Ubi Timur.

Dalam kegiatan tersebut, tim secara langsung mendatangi rumah warga untuk memberikan pemeriksaan dan pengobatan secara gratis. Selain itu, bantuan sosial berupa beras juga disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.

Kegiatan ini turut didampingi oleh Lurah Talang Ubi Timur, Aan Supriadi, S.E., M.M., bersama Kasi Perekonomian dan Pembangunan, Bapak Davidsol, S.E., serta staf kelurahan.

Lurah Talang Ubi Timur, Aan Supriadi, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolres PALI beserta jajaran atas kepedulian yang telah ditunjukkan kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres PALI yang telah mengunjungi dan memberikan bantuan kepada warga Talang Ubi Timur. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, mengingat masih banyak warga kami yang membutuhkan pelayanan kesehatan dan perhatian,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, yang merasa sangat terbantu dengan hadirnya pelayanan kesehatan langsung ke rumah. Diharapkan, melalui program ini hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat serta mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten PALI.(SN/PERRY)

Share:

Polisi Ungkap Kasus Diduga Pencurian Solar di Perusahaan Perkebunan di Penukal

 

Polisi Ungkap Kasus Diduga Pencurian Solar di Perusahaan Perkebunan di Penukal



PALI. SININEWS.COM— Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres PALI berhasil mengungkap kasus tindak pidana yang pencurian atau penggelapan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di area perusahaan perkebunan di wilayah Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Dua orang pria diamankan petugas pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB tanpa perlawanan.

Kasus tersebut bermula dari laporan pihak perusahaan yang merasa dirugikan akibat hilangnya bahan bakar minyak dari alat berat. Peristiwa itu diketahui terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 sekitar pukul 12.00 WIB di Blok D16D PT Aburahmi yang berlokasi di Desa Air Itam Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI.

Kasat Reskrim Polres PALI menjelaskan bahwa kedua terduga pelaku berinisial Rd (25) dan In (49), diduga mengambil minyak solar dari alat berat jenis excavator dengan cara membuka selang bahan bakar pada filter mesin, kemudian menampung solar menggunakan ember sebelum dipindahkan ke dalam jerigen.

“Para terduga pelaku diduga mengambil minyak solar dari alat berat dengan cara melepas selang pada filter bahan bakar, lalu menampungnya ke dalam ember dan memasukkannya ke jerigen berukuran 35 liter,” ujar Kasat Reskrim dalam keterangannya.

Dari hasil penyelidikan, diketahui jumlah bahan bakar yang diduga diambil mencapai tujuh jerigen atau sekitar 245 liter. Aksi tersebut juga terekam dalam sebuah video yang kemudian dijadikan sebagai barang bukti oleh penyidik.

Akibat kejadian tersebut, pihak perusahaan mengalami kerugian materiel sekitar Rp3.723.459 dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polres PALI untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kasat Reskrim menambahkan bahwa penangkapan terhadap para terduga pelaku dilakukan setelah tim opsnal melakukan serangkaian penyelidikan dan mengetahui keberadaan salah satu pelaku di wilayah Desa Air Itam Timur.

“Setelah dilakukan penyelidikan, tim opsnal berhasil mengetahui keberadaan terduga pelaku. Selanjutnya dilakukan penangkapan dan yang bersangkutan berhasil diamankan tanpa perlawanan, kemudian langsung dibawa ke Polres PALI untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah flashdisk yang berisi rekaman video kejadian serta satu buah ember warna putih yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

Saat ini, penyidik Satreskrim Polres PALI masih melengkapi berkas perkara, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) guna proses hukum lebih lanjut. Kedua terduga pelaku dijerat dengan Pasal 476 atau Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait dugaan tindak pidana pencurian atau penggelapan.(SN/PERRY)

Share:

Polsek Penukal Abab Tangkap DPO Terduga Kasus Pencurian BBM, Satu Pelaku Sempat Buron

 Polsek Penukal Abab Tangkap DPO Terduga Kasus Pencurian BBM, Satu Pelaku Sempat Buron




PALI.SININEWS.COM — Unit Reskrim Polsek Penukal Abab, Polres PALI berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di wilayah hukumnya. Seorang pelaku yang sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) akhirnya berhasil diamankan, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 04.00 WIB setelah sempat buron selama beberapa bulan.

Kapolsek Penukal Abab, AKP Dedy Kurnia, SH, mengatakan bahwa pelaku berinisial H (23) yang merupakan terduga pelaku, diamankan setelah sebelumnya ditangkap oleh warga. Polisi kemudian menjemput yang bersangkutan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Benar, pelaku yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang telah berhasil diamankan setelah ditangkap oleh warga. Selanjutnya anggota kami menjemput dan membawa terduga pelaku ke Polsek Penukal Abab untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Dedy Kurnia.

Kasus pencurian tersebut diketahui terjadi pada Senin, 20 Oktober 2025 sekitar pukul 00.37 WIB di garasi rumah korban di Desa Air Itam Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI. Korban diketahui bernama Redi Alpian, seorang petani setempat.

Dalam kejadian itu, terduga pelaku bersama rekannya berinisial RM, yang lebih dahulu diamankan, diduga melakukan pencurian dengan cara masuk ke garasi rumah korban dan mengambil empat derigen berisi bahan bakar minyak jenis Pertamax. Setelah berhasil mengambil barang tersebut, keduanya diduga melarikan diri menggunakan sepeda motor menuju arah Desa Karang Agung.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material sekitar Rp2.500.000 dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Penukal Abab untuk ditindaklanjuti. Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi lebih dahulu mengamankan salah satu terduga pelaku, sementara pelaku lainnya kemudian ditetapkan sebagai DPO sejak 1 November 2025.

Kapolsek menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama antara masyarakat dan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah membantu mengamankan terduga pelaku. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polsek Penukal Abab guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa dua derigen berukuran 35 liter yang diduga digunakan dalam tindak pidana tersebut.

Atas perbuatannya, terduga pelaku dijerat dengan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai diduga pencurian dengan pemberatan. Polisi menyatakan akan terus melengkapi berkas perkara, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk proses hukum selanjutnya.(SN/PERRY)

Share:

Pengamanan 150 Personel Sukses Kawal Kunjungan Gubernur Sumsel di Kabupaten PALI

 Pengamanan 150 Personel Sukses Kawal Kunjungan Gubernur Sumsel di Kabupaten PALI



PALI. SININEWS.COM — Kunjungan kerja Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M, dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ke-13 Tahun 2026, Rabu (22/4/2026), berlangsung aman dan kondusif. Selain menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD, Gubernur bersama Bupati PALI juga melaksanakan kegiatan groundbreaking pembangunan Jalan Simpang Raja sebagai bagian dari penguatan infrastruktur daerah.

Kegiatan kunjungan kerja tersebut mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Sebanyak 150 personel gabungan dari Polres PALI, Polsek Talang Ubi, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten PALI diterjunkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

Kabag Ops Polres PALI, Kompol Andri Noviansyah, S.Kom, memimpin langsung apel pengamanan yang dilaksanakan sejak pukul 07.00 WIB di Lapangan Mako Polres PALI sebelum rangkaian kegiatan dimulai.

Dalam agenda utama, Gubernur Sumatera Selatan menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten PALI dalam rangka memperingati hari jadi ke-13 daerah tersebut. Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala daerah se-Sumatera Selatan, pejabat instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Hari ini kita berkumpul di Simpang Raja ini bukan sekadar untuk seremoni, tapi untuk memulai sebuah langkah nyata dalam membangun urat nadi ekonomi masyarakat PALI. Saya selalu menekankan bahwa konektivitas adalah kunci,” ujar Gubernur.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pembangunan infrastruktur agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Kualitas adalah harga mati. Saya minta kepada kontraktor dan dinas terkait, pastikan spesifikasi betonnya sesuai standar. Jangan sampai baru setahun sudah retak. Kita bangun ini untuk jangka panjang,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati PALI, Asgianto, ST, menyampaikan bahwa pembangunan jalan rigid beton di jalur Simpang Raja menuju Simpang 4 PT MHP merupakan langkah strategis untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Jalur Simpang Raja menuju Simpang 4 PT MHP ini adalah jalur yang sangat vital. Ini bukan sekadar jalan penghubung, melainkan jalur logistik dan urat nadi ekonomi bagi masyarakat kita,” kata Bupati.

Menurut Bupati, peningkatan kualitas infrastruktur tersebut diharapkan mampu menekan biaya distribusi hasil perkebunan masyarakat serta mempercepat akses menuju pusat pelayanan publik.

“Dengan diperbaikinya akses ini, saya ingin biaya logistik hasil kebun rakyat menurun dan aksesibilitas warga menuju pusat pemerintahan serta fasilitas umum menjadi lebih singkat,” ujarnya.

Proyek perbaikan jalan rigid beton Simpang Raja–Simpang 4 PT MHP memiliki panjang efektif sekitar 1.520 meter dengan lebar jalan 7 meter dan dibiayai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Pembangunan ini ditargetkan selesai dalam waktu 180 hari kalender dan diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten PALI. ( SN/PERRY )

Share:

Gubernur Herman Deru Resmikan Ground Breaking Jalan Simpang Raja–Simpang 4 PT MHP di PALI


Gubernur Herman Deru Resmikan Ground Breaking Jalan Simpang Raja–Simpang 4 PT MHP di PALI


PALEMBANG. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, menghadiri sekaligus meresmikan kegiatan ground breaking perbaikan jalan rigid beton ruas Simpang Raja–Simpang 4 PT MHP di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Rabu (22/4/2026).


Perbaikan jalan tersebut memiliki panjang efektif 1.520 meter dengan lebar 7 meter. Proyek ini ditargetkan mulai dikerjakan pada 9 Februari hingga 7 Agustus 2026. Pembangunan dilakukan melalui pembiayaan Corporate Social Responsibility (CSR) hasil kerja sama sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kabupaten PALI.


Bupati PALI, Asgianto, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.


“Alhamdulillah, tahun ini kita ground breaking jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Terima kasih kepada Pak Herman Deru atas inisiasi dan pergerakannya. Tanpa dukungan Pemprov, mimpi PALI untuk maju akan sulit terwujud,” ujarnya.


Ia berharap perbaikan jalan Simpang Raja ke depan tidak lagi menjadi keluhan masyarakat serta dapat menjadi jalur penghubung antar kabupaten dan bagian dari jalan provinsi.


Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru mengapresiasi pembangunan yang dilakukan melalui semangat gotong royong antara pemerintah dan pihak swasta. Ia menilai sinergi menjadi kunci percepatan pembangunan, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah pusat maupun daerah.


“Di tengah keterbatasan anggaran, kita membutuhkan komunikasi untuk mensinergikan kemampuan. Harus ada tekad untuk bekerja sama dan berpikir bersama, karena semua saling terkait,” kata Herman Deru.


Ia menegaskan, fokus utama pembangunan adalah menghadirkan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Menurutnya, meskipun usia Kabupaten PALI baru menginjak 13 tahun, daerah tersebut memiliki potensi besar, keberagaman, serta kekompakan masyarakat sebagai modal utama untuk berkembang.


“PALI tidak bisa disamakan dengan kabupaten yang sudah lama berdiri. Namun, kita optimistis karena PALI kaya potensi dan memiliki kekompakan. Ini harus menjadi segitiga emas Sumsel,” tegasnya.


Herman Deru juga mengingatkan para investor agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi turut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya transparansi dan keterlibatan masyarakat dalam setiap investasi yang masuk.


“Jalan ini bisa menjadi role model bagi investor lain. Tidak hanya memanfaatkan potensi pendapatan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.


Ia menyebutkan, posisi PALI kini semakin strategis sebagai daerah perlintasan utama. Karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi hal penting untuk menunjukkan kemajuan daerah.


“Atas nama Pemprov, kami memberikan dukungan penuh. Mudah-mudahan PALI menjadi kabupaten yang sesuai dengan harapan para pemrakarsanya,” ujarnya.


Mengakhiri sambutannya, Herman Deru secara resmi memulai pembangunan jalan tersebut dan mengajak masyarakat untuk mendukung kepemimpinan daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.


“Perbaikan jalan ini secara resmi saya mulai,” tandasnya.(sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts