Antisipasi 3C dan Pekat, Polsek Talang Ubi Intensifkan KRYD Malam Hari

Antisipasi 3C dan Pekat, Polsek Talang Ubi Intensifkan KRYD Malam Hari



PALI. SININEWS.COM --Polsek Talang Ubi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Minggu malam, 10 Mei 2026, guna mengantisipasi penyakit masyarakat (pekat), tindak kriminal 3C (curat, curas dan curanmor), serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Kegiatan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Talang Ubi, Aipda Ronaldo, bersama personel yang telah tersprint berdasarkan Surat Perintah Kapolsek Talang Ubi Nomor: Sprin/18/V/OPS.1.2.3/2025 tentang razia terpadu dalam rangka antisipasi gangguan kamtibmas.

Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah,SH mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.

“Kegiatan KRYD ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Talang Ubi,” ujar AKP Ardiansyah dalam keterangannya.

Dalam pelaksanaannya, personel terlebih dahulu melaksanakan apel KRYD di Mapolsek Talang Ubi sebelum bergerak melakukan patroli ke sejumlah titik yang dianggap rawan. Adapun sasaran patroli meliputi Bank BRI, Bank BSI, gerai Alfamart, hingga area SPBU Beracung.

Selain melakukan patroli dialogis, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para remaja yang masih berkumpul hingga larut malam. Polisi meminta agar mereka segera pulang apabila tidak memiliki keperluan penting guna mencegah potensi menjadi korban maupun pelaku tindak kriminalitas.

“Kami juga memberikan teguran dan imbauan kepada anak-anak yang nongkrong agar segera pulang ke rumah masing-masing apabila tidak memiliki kepentingan mendesak, sebagai upaya pencegahan tindak kriminal,” tambahnya.

Kegiatan KRYD berakhir sekitar pukul 22.00 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Setelah patroli selesai, personel melaksanakan apel konsolidasi untuk melakukan analisa dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan malam itu.

Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Talang Ubi.(SN/PERRY)

Share:

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

.
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital


JAKARTA, sininews.com - Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia, Firdaus, didampingi Sekretaris Jenderal Makali Kumar, menyatakan dukungannya terhadap perkembangan media digital independen atau yang disebut sebagai “media homeless” atau New Media di Indonesia.


Menurutnya, perkembangan teknologi digital dan media sosial telah melahirkan pola baru dalam penyebaran informasi yang tidak lagi sepenuhnya bergantung pada model media konvensional dengan kantor fisik dan struktur organisasi besar.


Pernyataan tersebut disampaikan Firdaus di sela-sela Fun Walk Dewan Pers bersama awak media dan masyarakat dalam rangka memperingati World Press Freedom Day (WPFD) 2026 yang secara internasional diperingati setiap tanggal 3 Mei, Dewan Pers pada hari ini, 10 Mei 2026.


Pada kesempatan tersebut, Firdaus menilai fenomena media homeless merupakan realitas baru dalam dunia pers dan komunikasi publik yang tidak dapat dihindari di tengah perkembangan era digitalisasi. Ia berharap keberadaan media jenis tersebut dapat diterima oleh masyarakat pers nasional, termasuk oleh Dewan Pers, sebagai bagian dari ekosistem media massa modern.


“Perkembangan media digital saat ini sudah sangat terbuka. Banyak kreator informasi yang bekerja secara mandiri, tanpa kantor fisik, tetapi mampu menghadirkan informasi secara cepat dan menjangkau audiens luas. Fenomena ini tidak bisa diabaikan,” ujar Firdaus.


*Fenomena Media “Homeless”*


Istilah “media homeless” atau Media Baru merujuk pada saluran informasi atau kreator konten digital yang menyajikan berita maupun informasi layaknya media massa, namun tidak memiliki struktur redaksi konvensional, kantor tetap, maupun sistem administrasi sebagaimana perusahaan pers pada umumnya.


Model ini berkembang pesat melalui platform digital seperti YouTube, TikTok, Instagram, podcast, maupun media sosial lainnya. Sebagian besar dijalankan secara mandiri dari rumah atau secara remote dengan dukungan perangkat digital sederhana.


Selain menyampaikan informasi aktual, sebagian kreator juga mengembangkan konten berbasis gaya hidup, home living, dekorasi rumah, hingga aktivitas keseharian yang dikemas secara informatif dan menarik.


Dengan kreativitas dan pemanfaatan teknologi, konten tersebut mampu membangun audiens yang besar meskipun diproduksi tanpa fasilitas perusahaan media besar.


Menurut Firdaus, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat kini memiliki alternatif baru dalam memperoleh informasi. Karena itu, regulasi pers dinilai perlu lebih adaptif terhadap perubahan zaman.


Evaluasi terhadap Sistem Verifikasi Media


Dalam kesempatan itu, Firdaus juga menyinggung sistem verifikasi administrasi media yang diterapkan Dewan Pers. Ia menyebut masih banyak perusahaan pers, khususnya media siber daerah dan media kecil, yang mengalami kesulitan memenuhi persyaratan verifikasi.


Firdaus menggambarkan kondisi tersebut sebagai bentuk “hambatan administrasi” karena persyaratan yang dianggap cukup berat bagi sebagian pelaku media di tengah tekanan ekonomi industri pers saat ini, sehingga dapat menjadi penghambat kemerdekaan pers.


Sehingga syarat verifikasi media, antara lain, harus dievaluasi dan disesuaikan dengan ruh UU Pers. Secara administratif, cukup berbadan hukum dan operasionalnya fokus pada penegakan Kode Etik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.


Dewan Pers tidak perlu masuk ke ranah konstituen seperti urusan newsroom, kompetensi wartawan, apalagi cawe-cawe ikut mengurusi masalah Departemen Tenaga Kerja dan Departemen Kesehatan.


Verifikasi wajib, dalam rangka pendataan, syarat cukup perusahaan harus berbadan hukum dan Dewan Pers sebagai fasilitator fokus saja pada penegakan etika jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber. Syarat dan ketentuan verifikasi saat ini, menurut Firdaus, banyak kendala. 


“Banyak media yang tetap menjalankan fungsi jurnalistik dan memberikan informasi kepada masyarakat, tetapi terkendala syarat administratif yang cukup berat. Ini perlu menjadi perhatian bersama,” kata Firdaus.


*Dorong Revisi Regulasi Pers*


Firdaus berharap Dewan Pers dapat melakukan penyesuaian regulasi agar lebih relevan dengan perkembangan teknologi informasi dan pola kerja media digital modern.

Menurutnya, verifikasi media sebaiknya tetap menjaga kualitas dan profesionalisme pers, namun tidak menjadi hambatan yang memberatkan bagi perusahaan pers kecil maupun media digital independen. Ia menegaskan bahwa perusahaan pers tetap harus berbadan hukum dan terdata di Dewan Pers sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, namun mekanisme verifikasi perlu disederhanakan agar lebih inklusif.

“Yang terpenting adalah media tetap menjalankan fungsi pers secara bertanggung jawab, menjunjung etika jurnalistik, dan memiliki legalitas sesuai undang-undang. Regulasi harus mampu mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.


Perdebatan mengenai keberadaan media independen dan standar verifikasi pers diperkirakan akan terus berkembang seiring pesatnya transformasi digital di Indonesia. Di satu sisi, verifikasi dinilai penting untuk menjaga kredibilitas dan profesionalisme pers, namun di sisi lain muncul tuntutan agar regulasi lebih fleksibel terhadap model media baru yang lahir dari perkembangan teknologi digital.


Firdaus juga menyampaikan, ketika syarat dan ketentuan verifikasi media telah disesuaikan dengan ruh UU Pers, diharapkan media baru dapat menjadi bagian dari organisasi konstituen Dewan Pers. Sehingga dengan adanya evaluasi tersebut, tangan Dewan Pers dapat menjangkau media baru, sehingga pendataan yang diamanatkan UU Pers dapat membangun iklim pers Indonesia yang sehat dan merdeka.(sn)

Share:

Wagub Sumsel Cik Ujang Hadiri Harlah ke-10 Ponpes Hidayatullah Mubtadiin, Ajak Warga Jaga Kerukunan


Wagub Sumsel Cik Ujang Hadiri Harlah ke-10 Ponpes Hidayatullah Mubtadiin, Ajak Warga Jaga Kerukunan


Muara Enim, sininews.com— Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-10 Pondok Pesantren Hidayatullah Mubtadiin Sigam sekaligus Haul Ummi Liliyin ke-4 di Desa Sigam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Minggu (10/5/2026).


Kehadiran Cik Ujang disambut antusias ribuan jamaah yang memadati lokasi kegiatan. Dalam sambutannya, ia mengaku bahagia melihat semangat kebersamaan masyarakat yang mengikuti rangkaian pengajian akbar tersebut.


Menurut Cik Ujang, kekompakan dan kerukunan masyarakat menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan di Sumatera Selatan. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.


“Insya Allah, kalau kita selalu kompak, kita akan terus maju bersama. Saya berharap masyarakat Sumsel selalu hidup rukun dan damai sehingga tercipta persatuan yang kokoh,” ujar Cik Ujang di hadapan para jamaah.


Ia juga berharap Pondok Pesantren Hidayatullah Mubtadiin Sigam dapat terus istiqamah menjadi lembaga pendidikan yang melahirkan generasi berakhlakul karimah. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk moral generasi muda di tengah perkembangan zaman.


Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatullah Mubtadiin Sigam, KH Dachlan Salim Zarkasyi, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 10 tahun pesantren yang dipimpinnya.


Ia menuturkan, pesantren tersebut dirintis dari bawah hingga kini berkembang pesat dengan jumlah santri dan santriwati yang terus meningkat setiap tahunnya.


“Alhamdulillah, atas doa dan dukungan keluarga serta masyarakat, pesantren yang dirintis dari bawah ini dapat berkembang seperti sekarang. Dengan bertambahnya santri, syiar Islam dan ibadah akan semakin kuat di wilayah kita,” ungkapnya.


Pengajian akbar berlangsung khidmat dan meriah dengan menghadirkan penceramah kondang asal Bojonegoro, KH Anwar Zahid.


Dalam tausiyahnya, KH Anwar Zahid menyampaikan pentingnya pendidikan agama sejak dini serta penghormatan kepada guru dan orang tua.


Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Muara Enim, tokoh agama, tokoh masyarakat, wali santri, serta ribuan masyarakat yang mengikuti acara hingga selesai.(sn)

Share:

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Tanah Abang Kawal Program Tanam Jagung 2026 Polres PALI

 

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Tanah Abang Kawal Program Tanam Jagung 2026 Polres PALI




PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional Tahun Anggaran 2026, Polsek Tanah Abang jajaran Polres PALI melaksanakan pendampingan kegiatan penanaman jagung di Desa Curup, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, pada Quartal I tahun 2026.


Kegiatan tersebut dilakukan di lahan seluas satu hektar milik warga bernama Mintaria dengan pola tanam tumpang sari. Penanaman jagung itu melibatkan tiga kelompok tani yang tergabung dalam Poktan Tanjungan dengan jumlah anggota sebanyak 25 orang.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., diwakili Bhabinkamtibmas Polsek Tanah Abang BRIPKA Wahyu Kurniawan yang turun langsung ke lokasi untuk melakukan monitoring sekaligus pendampingan terhadap masyarakat petani.


Dalam kegiatan tersebut, para petani menggunakan bibit jagung jenis Maxxi.2 dengan dukungan pupuk urea dan poska guna meningkatkan hasil produksi pertanian. Lokasi lahan diketahui berada di titik koordinat -3,31907,104,14449,22,6m di wilayah Desa Curup.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., mengatakan bahwa keterlibatan personel Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.


“Kami dari Polsek Tanah Abang siap mendukung program ketahanan pangan dengan hadir langsung di tengah masyarakat. Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan semangat kepada para petani agar lebih optimal dalam memanfaatkan lahan produktif,” ujar AKP Arzuan, S.H.


Ia menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian dan kelompok tani sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga stabilitas pangan di daerah.


“Polri bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut berperan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui sektor pertanian. Kami berharap hasil panen nantinya dapat membantu meningkatkan perekonomian warga,” tambahnya.


Kapolsek Tanah Abang juga menyebutkan bahwa kegiatan monitoring dan pendampingan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.


“Kami akan terus memantau perkembangan tanaman jagung ini hingga masa panen nanti agar program berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.


Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat yang berharap program tersebut dapat terus berlanjut di masa mendatang.(SN/PERRY)

Share:

Masih Belum Mengalir, PDAM dan Dinas Damkar PALI Terus Salurkan Air Bersih ke Warga

 Masih Belum Mengalir, PDAM dan Dinas Damkar PALI Terus Salurkan Air Bersih ke Warga 


PALI, sininews.com -- Jaringan air bersih PDAM Tirta PALI Anugerah hingga Minggu 10 Mei 2026 masih belum mengalir lantaran terkendala travo listrik pada booster Simpang Raja mati.


Namun, dengan kondisi tersebut pihak PDAM Tirta PALI Anugerah tidak tinggal diam.


Meski fokus pada penanganan masalah travo listrik, PDAM Tirta PALI Anugerah juga mencari solusi atasi krisis air bersih yang dialami pelanggan.


Dengan menggandeng Dinas Damkar dan BPDB, PDAM Tirta PALI Anugerah setiap hari terus membagikan air bersih kepada pelanggannya secara bergiliran.


Seperti pada Minggu 10 Mei 2026, PDAM bersama Dinas Damkar menyalurkan air bersih di Talang Jawa RT.04,05,06,RW 010 Kelurahan Talang Ubi Barat.


Warga pun apresiasi kesigapan PDAM yang dibantu BPBD dan Damkar.


Melalui Plt Lurah Talang Ubi Barat, Hj.Ritawati Anwar, S.TH.I., M.SI.NL.P. warga yang merupakan pelanggan PDAM Tirta PALI Anugerah menyampaikan terimakasihnya.


"Tentu saja kami sangat berterimakasih atas kesigapan PDAM dan Pemkab PALI melalui BPBD dan Damkar," ungkap Misz Rita sapaan Lurah Talang Ubi Barat.


Lurah berharap penyaluran air bersih selama jaringan PDAM belum mengalir bisa dilakukan rutin sehingga masyarakat tidak kekurangan air bersih.


"Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat, untuk itu kami berharap bisa disalurkan secara rutin," harapnya.(sn/perry)

Share:

Polsek Penukal Intensifkan KRYD untuk Antisipasi 3C dan Balap Liar

 

Polsek Penukal Intensifkan KRYD untuk Antisipasi 3C dan Balap Liar




PALI.SININEWS.COM – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) tetap kondusif, Polsek Penukal melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam (09/05/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kegiatan yang berlangsung di wilayah hukum Polsek Penukal, Kecamatan Penukal Abab, Kabupaten PALI itu dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Penukal IPDA Jekicen, S.H., M.H., bersama personel Polsek Penukal yang telah tersprint dalam kegiatan tersebut.

Kapolsek Penukal AKP Dedi Kurnia, S.H., mengatakan bahwa kegiatan KRYD dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi tindak kriminalitas, gangguan 3C (Curat, Curas dan Curanmor), balap liar, serta pelanggaran lalu lintas yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

“Kegiatan KRYD ini merupakan upaya kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Penukal Abab,” ujar AKP Dedi Kurnia.

Dalam pelaksanaannya, personel terlebih dahulu menggelar apel KRYD di Mapolsek Penukal sebelum melaksanakan patroli dan kegiatan lainnya. Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan dan kontrol tahanan untuk memastikan situasi di ruang tahanan dalam keadaan aman.

Petugas turut memberikan imbauan dan teguran kepada pengendara roda dua maupun roda empat agar lebih berhati-hati saat berkendara, melengkapi surat-surat kendaraan, tidak menggunakan knalpot brong, serta mematuhi aturan lalu lintas.

Tidak hanya itu, personel juga menyambangi sejumlah titik tempat berkumpulnya anak muda. Dalam kesempatan tersebut, polisi mengimbau para pemuda agar tidak terlibat tawuran maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Kami juga memberikan himbauan kepada para pemuda yang masih nongkrong hingga malam hari agar segera pulang apabila tidak memiliki keperluan penting, guna mencegah mereka menjadi korban maupun pelaku tindak kriminal,” tambahnya.

AKP Dedi Kurnia mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan KRYD masih ditemukan sejumlah pengendara yang belum melengkapi surat kendaraan dan kurang disiplin dalam berlalu lintas.

Kegiatan KRYD Polsek Penukal berakhir sekitar pukul 21.30 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Penukal terpantau aman, tertib dan kondusif.(SN/PERRY)

Share:

Razia dan SOC Polsek Tanah Abang Sasar Gangguan Kamtibmas dan Pelanggaran Lalu Lintas

 Razia dan SOC Polsek Tanah Abang Sasar Gangguan Kamtibmas dan Pelanggaran Lalu Lintas



PALI.SININEWS.COM – Untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Tanah Abang melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), razia serta Standby On Call (SOC) di wilayah hukum Polsek Tanah Abang, Sabtu malam (09/05/2026).

Kegiatan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan dipimpin langsung Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., bersama personel Polsek Tanah Abang. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi tindak pidana curas, curat, curanmor, premanisme, penyalahgunaan narkoba, peredaran minuman keras, kepemilikan senjata tajam hingga senjata api ilegal.

Sebelum pelaksanaan patroli dan razia, personel terlebih dahulu mengikuti apel malam yang dipimpin Ka SPK Regu A AIPTU Syafril Afriatin di depan Mapolsek Tanah Abang. Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut di antaranya AIPDA Beni Arshal, AIPDA Yudi Hariadi, BRIGPOL Septian Descha, dan BRIGPOL M. Iqbal Pratama.

Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan,SH., mengatakan bahwa kegiatan KRYD dan razia rutin dilaksanakan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada malam hari.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai langkah preventif untuk mencegah tindak kriminalitas serta menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai dan kondusif di wilayah hukum Polsek Tanah Abang,” ujar AKP Arzuan.

Dalam pelaksanaan razia, petugas juga melakukan pemeriksaan kendaraan serta memberikan teguran kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang tidak membawa kelengkapan surat kendaraan.

“Kami masih menemukan beberapa pengendara yang belum melengkapi surat-surat kendaraan. Kepada pengendara tersebut diberikan teguran agar lebih tertib dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Selain razia kendaraan, personel juga melaksanakan patroli di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas untuk mengantisipasi aksi kriminalitas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari.

Kegiatan KRYD, razia dan SOC Polsek Tanah Abang berakhir sekitar pukul 21.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Tanah Abang terpantau aman, tertib dan terkendali.

Kapolsek menegaskan bahwa patroli dan razia akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Tanah Abang.(SN/PERRY)

Share:

Cegah Gangguan Kamtibmas, Personel KRYD Polres PALI Siaga Hingga Malam Hari

 

Cegah Gangguan Kamtibmas, Personel KRYD Polres PALI Siaga Hingga Malam Hari



PALI.SiniNews.Com – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) tetap kondusif, Polres PALI kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Regu III di wilayah hukum Polres PALI, Sabtu malam (09/05/2026).

Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel yang berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB di lapangan Mako Polres PALI, Jalan Merdeka, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Apel dipimpin Kabagren Polres PALI KOMPOL Yusuf Solehat, S.H., M.M., didampingi Kasat Binmas AKP Henrinadi, S.H., M.H., Ka SPKT IPTU Maryono serta Kasi Humas IPTU Thomson Angka Wibawa, S.H.

Sebanyak 16 personel Polres PALI yang tergabung dalam Regu III diterjunkan untuk melaksanakan patroli dialogis dan pemberian imbauan kamtibmas di sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Adapun sasaran patroli meliputi kawasan Jalan Komperta dan Jalan Handayani. Di lokasi tersebut, petugas melakukan patroli cegah kriminalitas sekaligus memberikan imbauan kepada para pemuda yang sedang berkumpul agar tidak melakukan aksi balap liar serta tetap menjaga ketertiban umum.

Kapolres PALI, AKBP Yunar HP Sirait,SH.SIK.MIK., melalui Kabagren Polres PALI KOMPOL Yusuf Solehat mengatakan bahwa kegiatan KRYD merupakan langkah preventif kepolisian guna menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

“Kegiatan KRYD ini dilaksanakan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas maupun aksi balap liar yang meresahkan masyarakat. Kehadiran personel Polri di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar KOMPOL Yusuf Solehat.

Ia juga menegaskan bahwa personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut tetap disiagakan di Mako Polres PALI guna mengantisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi kejadian menonjol di wilayah hukum Polres PALI.

“Setelah patroli selesai, personel tetap standby on call untuk melakukan penebalan pengamanan dan siap memback up apabila terjadi kejadian yang membutuhkan kehadiran cepat anggota kepolisian,” tambahnya.

Kegiatan KRYD Regu III berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polres PALI terpantau aman, tertib dan kondusif.(SN/Perry) 

Share:

Hj Yetti Oktarina Prana Pimpin Perempuan Bangsa Sumsel Periode 2026-2031


Pimpin Perempuan Bangsa Sumsel 2026-2031, Hj. Yetti Oktarina Prana Banjir Ucapan Selamat dari Petinggi PKB


PALEMBANG, sininews.com -- Oganisasi sayap kewanitaan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Perempuan Bangsa Sumatera Selatan, resmi memasuki babak baru. Hj. Yetti Oktarina Prana, S.E., M.Psi., istri mantan Walikota Lubuklinggau 2 periode H SN Prana Putra Sohe terpilih sebagai Ketua DPW Perempuan Bangsa Sumatera Selatan untuk masa bakti 2026-2031.


Terpilihnya sosok yang akrab disapa Rina Prana ini disambut optimisme tinggi oleh jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sumatera Selatan. Dukungan penuh mengalir dari tiga pilar utama pimpinan PKB Sumsel yang mengharapkan kemajuan signifikan bagi gerakan perempuan di wilayah tersebut.


Optimisme dari Jajaran Pimpinan PKB Sumsel


H. Nasrul Halim, selaku Ketua DPW PKB Sumsel, menyampaikan ucapan selamat dan harapan besarnya atas kepemimpinan baru ini. Beliau meyakini bahwa di bawah komando Hj. Yetti Oktarina, Perempuan Bangsa akan menjadi motor penggerak yang lebih kuat dalam menyuarakan aspirasi perempuan di Sumatera Selatan.


Senada dengan itu, Sekretaris DPW PKB Sumsel, H. Sutami Ismail, menekankan pentingnya sinergi organisasi. "Selamat dan sukses atas terpilihnya Hj. Yetti Oktarina Prana. Kami siap bersinergi untuk memperkuat basis partai melalui peran strategis perempuan," ungkapnya dalam pesan selamat tersebut.


Sementara itu, H. Ahmad Zarkasih selaku Bendahara DPW PKB Sumsel, turut mendoakan agar amanah yang diemban dapat membawa keberkahan dan kemajuan bagi organisasi selama lima tahun ke depan.


Misi Besar di Periode 2026-2031


Hj. Yetti Oktarina Prana akan memimpin DPW Perempuan Bangsa Sumsel dalam periode yang krusial. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang mumpuni, ia diharapkan mampu membawa inovasi dalam program pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta penguatan ekonomi keluarga yang menjadi pilar utama perjuangan Perempuan Bangsa.


Penetapan ini menandai kesiapan PKB Sumatera Selatan dalam mengkonsolidasi kekuatan perempuan untuk menghadapi tantangan sosial dan politik di masa mendatang. (sn)

Share:

Sekda Sumsel Edward Candra Resmi Buka Turnamen Sepak Bola RS Siti Fatimah Cup IV 2026


Sekda Sumsel Edward Candra Resmi Buka Turnamen Sepak Bola RS Siti Fatimah Cup IV 2026


PALEMBANG, sininews.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., resmi membuka Turnamen Sepak Bola RS Siti Fatimah Cup IV Tahun 2026 di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Sabtu (9/5/2026).


Dalam sambutannya, Edward Candra menyampaikan salam dari Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru sekaligus mengapresiasi Rumah Sakit Siti Fatimah beserta jajaran yang terus berkomitmen menggelorakan semangat hidup sehat melalui olahraga.


“Terima kasih dan selamat datang kepada seluruh peserta. Pesertanya sangat lengkap, bukan hanya dari OPD, tetapi juga dari unsur vertikal, perguruan tinggi, BUMD, hingga BUMN,” ujar Edward Candra.


Ia menilai turnamen tersebut bukan sekadar ajang sepak bola biasa, melainkan memiliki makna besar dalam membangun solidaritas, silaturahmi, dan semangat kebersamaan antarinstansi di Sumatera Selatan.


“Walaupun terlihat sederhana, hanya sebuah turnamen sepak bola, tetapi maknanya besar. Ini menunjukkan komitmen Rumah Sakit Siti Fatimah tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan terbaik, tetapi juga mendukung kemajuan olahraga di Sumatera Selatan,” katanya.


Edward menjelaskan, Rumah Sakit Siti Fatimah yang telah beroperasi sejak 2018 menjadi salah satu rumah sakit andalan milik Pemerintah Provinsi Sumsel dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.


Menurutnya, tema turnamen tahun ini sangat sejalan dengan program prioritas Sumsel Wonderful, khususnya di bidang kesehatan dan olahraga. Apalagi, RS Siti Fatimah telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebagai rumah sakit layanan wisata medis atau health tourism.


“Rumah Sakit Siti Fatimah memiliki layanan unggulan seperti kardiovaskular, ortopedi sport, rehabilitasi medik, dan medical check up. Ini menjadi kebanggaan Sumsel dan terus kita dorong untuk mendukung terwujudnya Sumsel Health Tourism,” ungkapnya.


Edward juga menilai sepak bola sebagai olahraga rakyat yang mampu membangun kedisiplinan, semangat, strategi, serta sportivitas.


Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan turnamen tersebut sebagai ajang mempererat silaturahmi dan menjaga kekompakan, bukan semata-mata mengejar kemenangan.


“Menang kalah itu biasa, tetapi tujuan utama dari turnamen ini adalah membangun solidaritas dan mempererat silaturahmi,” tandasnya.


Turnamen Sepak Bola RS Siti Fatimah Cup IV Tahun 2026 diikuti berbagai tim dari organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, perguruan tinggi, BUMD, dan BUMN di Sumatera Selatan.(sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts