Polres PALI Gelar Rapat Internal Persiapan Operasi Senpi Musi 2026

Polres PALI Gelar Rapat Internal Persiapan Operasi Senpi Musi 2026




PALI-SiniNews.Com– Polres PALI menggelar rapat internal dalam rangka persiapan pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2026 di Ruang Policom Polres PALI, Selasa pagi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres PALI, Kompol Andri Noviansyah, S.Kom, didampingi Kabag Logistik, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh Kapolsek jajaran Polres PALI.

Rapat dilaksanakan sebagai langkah awal untuk menyamakan persepsi, menyusun strategi, serta mematangkan kesiapan personel dalam pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2026 yang akan dilaksanakan di wilayah hukum Polres PALI.

Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH, SIK, MIK melalui Kabag Ops Polres PALI Kompol Andri Noviansyah, S.Kom menegaskan bahwa seluruh personel yang terlibat harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing agar operasi dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.

“Operasi Senpi Musi 2026 merupakan upaya kepolisian dalam menekan peredaran dan kepemilikan senjata api ilegal yang berpotensi mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, seluruh personel harus memahami target operasi, pola bertindak, serta langkah-langkah yang akan dilakukan di lapangan,” ujar Kompol Andri Noviansyah.

Menurutnya, keberhasilan operasi tidak hanya ditentukan oleh kegiatan penegakan hukum, tetapi juga koordinasi dan sinergi yang baik antara satuan fungsi maupun jajaran Polsek di wilayah hukum Polres PALI.

“Kami mengharapkan seluruh jajaran dapat meningkatkan koordinasi dan pertukaran informasi guna mendukung keberhasilan operasi. Setiap perkembangan yang ditemukan di lapangan harus segera dilaporkan sehingga dapat dilakukan langkah antisipasi secara cepat dan tepat,” katanya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas berbagai aspek pendukung pelaksanaan operasi, mulai dari kesiapan personel, sarana dan prasarana, administrasi operasi, hingga pola pengawasan selama kegiatan berlangsung.

Melalui rapat internal ini, Polres PALI berkomitmen untuk mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2026 guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, serta mencegah potensi tindak kriminal yang melibatkan penggunaan senjata api ilegal di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Dengan persiapan yang matang dan dukungan seluruh personel, diharapkan Operasi Senpi Musi 2026 dapat berjalan maksimal serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.(SN/Perry)

Share:

Pujangga PEP Pendopo dan Petani Perempaun Talang Ubi Utara Dongrak Panen Lewat Pertanian Organik


Caption: PEP Pendopo Field memberi pendampingan kepada petani di Kelurahan Talang Ubi, Kabupaten PALI untuk melakukan pertanian organik melalui program Pujangga.


PALI, sininews.com --- Hamparan sawah di Kelurahan Talang Ubi Utara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menjadi saksi bagaimana kegigihan seorang perempuan turut menggerakkan kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.


Sepuluh tahun lalu, Sutarni, petani perempuan tersebut berjuang di garis kemiskinan akibat panen yang sering gagal. Kala itu, sawah mereka rusak dipicu serangan jamur yang muncul akibat penggunaan pupuk kimia berlebihan. Dua tahun setelahnya, serangan ulat grayak menggagalkan panen sawah tersebut.


Sutarni ingat betul bagaimana ia terpaksa berutang ke toko untuk mendapatkan pupuk. Di saat yang sama, ia harus menunggak tagihan listrik dan biaya sekolah anaknya hingga enam bulan.


Menurut Sutarni, hidup menjadi petani di Talang Ubi Utara begitu berat. Tanpa ada serangan hama pun, para petani hanya bisa untung tipis. Hasil panen biasanya mencapai 2,5 sampai 3 ton beras per hektare dengan harga jual Rp10 ribu per kilogram. Padahal modal yang dibutuhkan cukup besar, mulai dari pembelian bibit hingga pupuk. Sehingga, rata-rata pendapatan petani di daerah itu sekitar Rp2,5 juta per bulan. Biaya pupuk non-organik yang kian mahal makin menggerus dapurnya.


Sutarni mulai mencari solusi. Pertanian organik menjadi opsi. Namun, ia masih terkendala keterbatasan pengetahuan dan dana untuk mengubah pertanian yang sudah bergantung pada pupuk kimia selama bertahun-tahun.


Harapan muncul sekitar 2021. Saat itu, Pertamina EP Pendopo Field yang merupakan bagian dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4, membuat Program Pusat Jaringan Pertanian Organik Terintegrasi dan Sustainability (PUJANGGA). Sutarni bersama para petani yang tergabung di Kelompok Wanita Tani (KWT) Rosela dan Kelompok Tani Rejomulyo ikut serta dalam program tersebut.


PEP Pendopo memberi pelatihan kepada para petani untuk memulihkan lahan pertanian menggunakan pupuk dari jerami dan kotoran hewan. Kemudian, Sutarni dan kawan-kawan diajari penanaman bibit yang baik. Mereka juga belajar untuk mengendalikan hama dengan bahan alami, seperti asap batok kelapa serta larutan susu, telur, dan madu.


Tak hanya memberikan pelatihan dan pendampingan, PEP Pendopo Field menyediakan sekretariat untuk dua kelompok petani tersebut beraktivitas. Perusahaan juga memberikan alat pertanian untuk mendukung pertanian organik di Talang Ubi Utara.


Hasil nyata langsung terlihat pada lahan seluas 15 hektar yang dikelola oleh Sutarni dan rekan petani lainnya. Sebelumnya mereka butuh 100 kg bibit per hektar, kini hanya butuh 5 kg per hektar. Ketergantungan terhadap pupuk kimia yang makin mahal bisa ditekan. Berkurangnya biaya produksi ini memperlebar margin petani. Ditambah lagi, panen beras pun meningkat 80%, dari semula sekitar 2,5 ton/hektar menjadi 4,5 ton/hektar dengan waktu tanam 3-4 bulan. Kualitas beras pun membaik, hingga bisa dijual dengan harga mencapai Rp20 ribu per kilogram.


Rata-rata pendapatan para petani di wilayah itu meningkat hingga Rp8 juta per bulan. Sutarni tak perlu lagi berutang ke toko untuk mendapatkan pupuk. Listrik dan biaya sekolah anak tak lagi menunggak.


"Dulu hasil panen tidak menentu, untuk memenuhi kebutuhan keluarga saja sering tidak cukup. Sekarang produksi beras meningkat berkat pertanian organik dan kami para petani bisa hidup lebih layak," ucap Sutarni.


Keberhasilan pertanian organik mendorong Sutarni memperluas dampak pemberdayaan bagi perempuan di desanya. Pada 2024, Sutarni mendirikan KWT Rosela yang tak hanya fokus dalam pertanian, tetapi juga membangun ruang belajar bagi perempuan.


Saat ini terdapat 20 anggota yang mengelola lahan setengah hektare di Pusat Pemberdayaan Masyarakat Pertamina (PPMP) Pendopo Field. Mereka menanam toga, jahe, kunyit, kencur, bawang dayak, pegagan, kumis kucing, sambiloto, dan berbagai sayuran. Tanaman-tanaman herbal itu diolah menjadi produk seperti Teh Rosela, bandrek, peyek, dan stik ubi. Kelompok ini menghasilkan pendapatan kelompok Rp2 juta per bulan dari penjualan produk-produk tersebut.


KWT Rosela juga bergerak di bidang sosial. Kelompok ini memberi edukasi tentang tanaman obat keluarga bagi anak-anak sekolah atau masyarakat yang berkunjung ke lahan pertanian mereka.


Perjuangan Sutarni membuktikan kemandirian dan kesejahteraan petani bisa muncul dari inisiatif sederhana. Hal ini yang menginspirasi Pendopo Field dan PHR Zona 4 untuk terus mendorong masyarakat di sekitar wilayah operasi untuk tumbuh bersama.


"PHR Zona 4 ingin memastikan masyarakat di sekitar wilayah operasi bisa tumbuh bersama seiring kehadiran perusahaan. Ibu Sutarni menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat yang tepat dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucap Manager Community Involvement and Development (CID) PHR Zona 4 Iwan Ridwan Faizal.


*Tentang PHR Regional Sumatra Zona 4*

‎PHR Regional Sumatra Zona 4, Subholding Upstream Pertamina, mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.

‎Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu. 

‎PHR Regional Sumatra Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). (sn)

Share:

Penyidik Polres LubuknLinggau Tepati Janjinya, Tsk dan BB Sudah Dilimpahkan Ke Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau


Penyidik Polres LubuknLinggau Tepati Janjinya, Tsk dan BB Sudah Dilimpahkan Ke Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau



LUBUK LINGGAU, sininews.com --  Selasa, (9/6/26) Penyidik Polres Lubuk Linggau akhirnya menepati janjinya akan menyerahkan Barang Bukti (BB) dan Tersangka (Tsk)kepada pihak Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau terkait kasus pencemaran nama baik dan penganiayaan yang dilakukan tersangka Siti Samsiah Siregar terhadap korban Siti Dessy Rodiah istri almarhum ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Musi Rawas Agus Hubya Handoyo, Hal tersebut diketahui saat dari pihak Polres Lubuk Linggau menghubungi media ini.

" Ya benar hari ini pihak dari penyidik Polres Lubuk Linggau telah menyerahkan BB dan tersangka kepihak Kejaksaan. Yang mengantar BB dan tersangka kepihak Kejaksaan tersebut adalah penyidik dari Polres Lubuk Linggau (Abdi). Kini tersangka sekarang sudah di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kota Lubuk Linggau,"ungkap Kasat Reskrim AKP M Kurniawan Azhar melalui KBO Reskrim Lubuk Linggau Suroso singkat.


Sementara itu dari pihak kejaksaan Hasbi saat dimintai komentarnya melalui sambungan telpon mengatakan, Ya benar, hari ini BB dan pelaku sudah diserahkan kekami (kejaksaan),"ungkap Hasbi singkat.


Sementaracitu Tim Advokat dari LAW FIRM BBK & PARTNERS selaku pendamping hukum korban Siti Dessy Rodiah, menyampaikan apresiasi kepada Penyidik Polres Lubuk Linggau dan Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau atas terlaksananya penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan penganiayaan pada hari ini, Selasa (9/6/2026).


Tim Advokat yang terdiri dari ADV. BADAI BENI KUSWANTO, S.H., M.H., C.I.L., C.P.L., ADV. FACHRI YUDA HUSAINI, S.H., CPLA., dan ADV. WISNU SALISTIYO, S.H., C.Me. menilai bahwa pelaksanaan Tahap II tersebut merupakan bentuk nyata komitmen aparat penegak hukum dalam memberikan kepastian hukum bagi korban sekaligus memastikan proses penegakan hukum berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


ADV. BADAI BENI KUSWANTO menyampaikan bahwa pelimpahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau merupakan tahapan penting dalam proses penegakan hukum karena menandai berakhirnya proses penyidikan dan dimulainya proses penuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum.

"Hari ini menjadi salah satu momentum penting bagi klien kami karena perkara yang telah dilaporkan dan diperjuangkan melalui proses hukum yang cukup panjang akhirnya memasuki tahap penuntutan. Kami mengapresiasi kinerja penyidik Polres Lubuk Linggau dan Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau yang telah menjalankan tugas dan kewenangannya secara profesional hingga terlaksananya pelimpahan tersangka dan barang bukti," ungkap Badai sapaan akrabnya.


Hal yang sama juga diungkapkan ADV. FACHRI YUDA HUSAINI menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal jalannya proses hukum hingga perkara tersebut disidangkan dan memperoleh putusan yang berkekuatan hukum tetap.

"Kami berharap proses penuntutan nantinya dapat berjalan secara objektif, transparan, dan berdasarkan fakta-fakta hukum yang terungkap dalam berkas perkara. Sebagai pendamping hukum korban, kami akan terus memastikan hak-hak korban tetap terlindungi dan memperoleh keadilan sebagaimana mestinya," tegas Fachri.


Senada dengan itu, ADV. WISNU SALISTIYO menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan Tahap II ini menunjukkan bahwa setiap laporan masyarakat yang memenuhi unsur tindak pidana dapat diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

"Negara hadir melalui aparat penegak hukum untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada setiap warga negara. Kami berharap proses persidangan nantinya dapat berjalan lancar serta menghasilkan putusan yang mencerminkan rasa keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan bagi masyarakat," ungkap Wisnu.


Tim Advokat LAW FIRM BBK & PARTNERS juga mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak melakukan tindakan yang dapat memengaruhi independensi aparat penegak hukum maupun jalannya persidangan di kemudian hari.


Selain itu, pihaknya berharap perkara ini dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam bertindak, berkomunikasi, maupun menggunakan media sosial sehingga tidak menimbulkan kerugian, pencemaran nama baik, maupun perbuatan lain yang berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.


Dengan telah dilaksanakannya penyerahan tersangka dan barang bukti pada hari ini, Tim Advokat LAW FIRM BBK & PARTNERS menyatakan akan terus mengawal setiap tahapan proses hukum hingga perkara tersebut memperoleh putusan yang berkekuatan hukum tetap demi terwujudnya keadilan bagi korban.


Ditempat terpisah Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Selatan Jon Heri mengatakan, Dirinya pribadi dan organisasi mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Lubuk Linggau AKBP Aditya Bagus Arjunadi beserta jajaran yang telah menepati janjinya untuk menyerahkan BB dan pelaku kepihak Kejaksaan hari ini.

" Dirinya mengapresiasi kinerja penyidik Polres Lubuk Linggau dan Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau yang telah menjalankan tugas dan kewenangannya secara profesional hingga terlaksananya pelimpahan tersangka dan barang bukti,"ucap Jon Heri.


Lanjut Jon Heri mengatakan, Ini merupakan bentuk nyata komitmen aparat penegak hukum  dalam memberikan kepastian hukum bagi korban sekaligus memastikan proses penegakan hukum berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Dirinya berharap proses penuntutan nantinya dapat berjalan secara objektif, transparan, dan berdasarkan fakta-fakta hukum yang terungkap dalam berkas perkara,'harap Jon Heri. (sn)

Share:

Satlantas Polres PALI Gelar Apel Strong Point, Kapolres Minta Pelayanan Maksimal kepada Masyarakat

Satlantas Polres PALI Gelar Apel Strong Point, Kapolres Minta Pelayanan Maksimal kepada Masyarakat




PALI- SiniNews.Com– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres PALI menggelar Apel Strong Point Pagi di Lapangan Mako Polres PALI, Selasa (9/6/2026) pukul 06.15 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Regiden Satlantas Polres PALI, IPDA M. Fadhli, sebagai bentuk kesiapan personel dalam memberikan pelayanan lalu lintas kepada masyarakat pada jam-jam aktivitas pagi.

Apel diikuti personel Satlantas Polres PALI dengan fokus pada pengecekan kesiapan anggota sebelum melaksanakan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik yang telah ditentukan. Selain pengecekan kehadiran, personel juga menerima arahan terkait disiplin, penggunaan sarana komunikasi, serta pelaporan kegiatan melalui aplikasi yang telah ditetapkan.

Kapolres PALI AKBP Yunar H.P. Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Lantas Polres PALI IPTU Selda Audina, S.Tr.K., M.H., menegaskan bahwa pelaksanaan Strong Point Pagi merupakan salah satu bentuk pelayanan langsung Polri kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

“Pelaksanaan Strong Point Pagi merupakan kegiatan rutin yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan, terutama pada jam-jam sibuk saat masyarakat memulai aktivitasnya. Karena itu, kami menekankan kepada seluruh personel untuk hadir tepat waktu dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar IPTU Selda Audina mewakili Kapolres PALI.

Ia menjelaskan bahwa disiplin personel menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas di lapangan. Selain itu, seluruh anggota juga diwajibkan memanfaatkan teknologi pendukung pelaporan guna meningkatkan akuntabilitas dan pengawasan kinerja.

“Kami juga mengingatkan seluruh anggota untuk mengaktifkan aplikasi E-Turjawali dan melaporkan setiap kegiatan sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini penting sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi pelaksanaan tugas di lapangan,” katanya.

Menurutnya, personel yang bertugas juga diwajibkan membawa sarana komunikasi seperti HT dan perangkat pendukung lainnya agar koordinasi dapat berjalan dengan baik selama pelaksanaan pengaturan lalu lintas.

Usai apel, seluruh personel langsung menempati titik-titik strong point sesuai ploting yang telah ditentukan. Kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar, serta diharapkan mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat sekaligus mendukung terciptanya Kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polres PAL. (SN/Perry)

Share:

Polsek Tanah Abang Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Kurang Mampu di Desa Sukaraja

Polsek Tanah Abang Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Kurang Mampu di Desa Sukaraja




PALI-SiniNews.Com– Polsek Tanah Abang kembali Menggelar Bakti Sosial dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu di Desa Sukaraja, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, Selasa (9/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut merupakan bagian dari program kemanusiaan Polri untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.

Pelaksanaan pembagian bantuan sosial dilakukan oleh personel Polsek Tanah Abang, yakni Ka Jaga Regu A AIPDA Dedi Dahlin dan Bhabinkamtibmas AIPDA Beni Arshal. Bantuan diserahkan secara langsung kepada warga yang membutuhkan di Desa Sukaraja.

Kapolres PALI AKBP Yunar H.P. Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan,SH., menyampaikan bahwa kegiatan bantuan sosial tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, khususnya di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi warga.

“Pembagian bantuan sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban warga dan memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka,” ujar Kapolsek Tanah Abang menyampaikan pesan Kapolres PALI.

Ia menjelaskan, program bantuan sosial tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan dan bergiliran di setiap desa yang berada dalam wilayah hukum Polsek Tanah Abang. Dengan demikian, manfaat bantuan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara bergantian di desa-desa dalam wilayah Kecamatan Tanah Abang. Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kedekatan antara Polri dan warga,” katanya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta meningkatkan kerja sama dengan aparat kepolisian demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

Kegiatan pembagian bakti sosial berakhir sekitar pukul 09.10 WIB dan berlangsung dengan aman, tertib, serta lancar. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Tanah Abang terpantau dalam keadaan aman dan kondusif.

Melalui kegiatan sosial tersebut, Polsek Tanah Abang berharap kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan dalam aspek penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga melalui aksi-aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi warga yang membutuhkan.(SN/Perry)

Share:

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres PALI Berikan Bansos kepada Masyarakat Handayani Mulya

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres PALI Berikan Bansos kepada Masyarakat Handayani Mulya




PALI-SiniNews.Com – Polres PALI melalui Polsek Talang Ubi menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat kurang mampu di KM 10, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Senin (8/6/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.30 WIB tersebut merupakan bagian dari program bakti sosial Polri sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Penyaluran bantuan dipimpin langsung Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., bersama sejumlah personel Polsek Talang Ubi. Dalam kegiatan itu, bantuan berupa paket sembako diberikan kepada tiga kepala keluarga yang dinilai membutuhkan bantuan ekonomi.

Adapun penerima bantuan yakni Fajar Karyanto (32), seorang petani, Rusdianto (87), petani lanjut usia, dan Siti Rohila (40), petani, yang seluruhnya berdomisili di wilayah KM 10 Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi.

Kapolres PALI AKBP Yunar H.P. Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., mengatakan bahwa kegiatan bantuan sosial tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Bantuan sosial ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat kurang mampu. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memberikan manfaat bagi para penerima,” ujar AKP Ardiansyah menyampaikan pesan Kapolres PALI.

Selain menyerahkan bantuan, pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing serta meningkatkan komunikasi dengan aparat kepolisian.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Apabila terdapat potensi gangguan kamtibmas maupun informasi penting lainnya, jangan ragu untuk segera menyampaikan kepada pihak kepolisian,” katanya.

Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan membangun kepercayaan publik terhadap Polri.

Kegiatan bakti sosial berakhir sekitar pukul 12.30 WIB dalam keadaan aman dan lancar. Kehadiran personel Polri secara langsung di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga penerima bantuan. Melalui kegiatan tersebut, Polres PALI berharap hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga dapat bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten PALI.(SN/Perry)

Share:

Bangun Ekonomi Lokal Berkelanjutan, PTBA Tingkatkan Kompetensi Kelompok Budidaya Itik Petelur


*Bangun Ekonomi Lokal Berkelanjutan, PTBA Tingkatkan Kompetensi Kelompok Budidaya Itik Petelur*


Muara Enim, sininews.com – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan berkelanjutan. Salah satunya diwujudkan melalui peningkatan kapasitas Kelompok Budidaya Itik Petelur Rimba Farm di Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.


Corporate Secretary PTBA, Eko Prayitno, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari Program Transformasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang dijalankan Perseroan bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sumatera Selatan. 


Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan kualitas usaha budidaya itik petelur sehingga mampu menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berhasil sekaligus mendukung terciptanya ekonomi lokal yang lebih mandiri dan berkelanjutan. 


Bantuan yang diberikan oleh PTBA meliputi bibit itik baru dan infrastruktur kandang. Selain itu, PTBA juga memberikan pendampingan yang komprehensif untuk mengatasi tantangan budidaya ternak, khususnya pakan. Melalui pembinaan dan pendampingan dari IZI, PTBA membuat dan mendorong inovasi pembuatan pakan mandiri. 


“PTBA berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan yang mampu menciptakan dampak jangka panjang bagi masyarakat. Melalui pengembangan budidaya itik petelur ini, kami ingin mendorong tumbuhnya usaha masyarakat yang produktif, meningkatkan pendapatan keluarga, sekaligus mendukung transformasi ekonomi masyarakat menuju sumber penghidupan yang lebih berkelanjutan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasional perusahaan,” tutur Eko. 


Adapun saat ini, kelompok Rimba Farm tercatat telah mengelola 500 ekor itik petelur yang mampu menghasilkan sekitar 200 butir telur itik omega setiap hari. Untuk menjaga produktivitas sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan usaha, para anggota kelompok mendapatkan pelatihan teknis dari narasumber yang berpengalaman di bidang budidaya itik petelur.


Kepala Perwakilan IZI Sumatera Selatan, Muhammad Zainuri, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara PTBA, IZI, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program pemberdayaan tersebut.


"Kolaborasi yang kuat antara perusahaan, lembaga pendamping, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Kami mengapresiasi komitmen PTBA dalam menghadirkan program yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat agar semakin mandiri," ujarnya.


Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Tegal Rejo, Teguh Priono. Menurutnya, program budidaya itik petelur telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan membuka peluang usaha produktif yang mampu meningkatkan perekonomian warga.


Sementara itu, Sustainable Community Development Section Head PTBA, Ajis Purnomo, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor peternakan yang memiliki prospek jangka panjang.


"Melalui pelatihan ini, kami berharap kapasitas anggota kelompok semakin meningkat, baik dari sisi teknis budidaya maupun pengelolaan usaha. Dengan demikian, program ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat," kata Ajis.


Kegiatan diawali dengan pemaparan laporan perkembangan program oleh Ketua Kelompok Rimba Farm, Hendri Susilo. Dalam laporannya, Hendri menyampaikan berbagai capaian yang telah diraih sejak program berjalan, mulai dari peningkatan kapasitas anggota kelompok hingga pertumbuhan hasil produksi telur itik omega yang terus menunjukkan perkembangan positif. 


Sesi utama pelatihan menghadirkan Farizal Syarif, praktisi dan ahli budidaya itik petelur. Dalam pemaparannya, Farizal membagikan berbagai pengetahuan dan pengalaman terkait manajemen pemeliharaan, peningkatan produktivitas ternak, pengendalian penyakit, hingga strategi pengembangan usaha budidaya itik petelur yang berkelanjutan.


Melalui kegiatan ini, PTBA berharap Kelompok Rimba Farm dapat terus berkembang menjadi sentra budidaya itik petelur yang unggul, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi contoh keberhasilan transformasi ekonomi berbasis pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Muara Enim. (sn)

Share:

KPK Segel Sejumlah Ruangan di Kantor Pemkab Muara Enim, Termasuk Ruang Kerja Bupati


KPK Segel Sejumlah Ruangan di Kantor Pemkab Muara Enim, Termasuk Ruang Kerja Bupati


MUARA ENIM, sininews.com  – Suasana hening di lingkungan Kantor Pemerintah Kabupaten Muara Enim mendadak heboh dengan kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


KPK melakukan penyegelan terhadap sejumlah ruangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Senin (8/6/2026).


Sedikitnya delapan ruangan menjadi sasaran penyegelan oleh tim penyidik KPK, meliputi Ruang Tunggu dan Ruang Kerja Bupati Muara Enim, Ruang Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Muara Enim, serta lima ruangan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim.


Lima ruangan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang disegel yakni ruang Sekretaris, Bidang Perencanaan, Bidang Keuangan, Bidang Sarana dan Prasarana, serta Bidang Kebudayaan.


Selain itu, Rumah Dinas Bupati Muara Enim juga turut disegel oleh penyidik KPK. Informasi yang beredar menyebutkan Bupati Muara Enim H. Edison turut diamankan di Rumah Dinas sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung dibawa ke Palembang menuju Jakarta.


Padahal, sebelumnya Bupati Muara Enim sempat memimpin Apel Bulanan dan Kick-Off program pada pagi harinya.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, belasan penyidik KPK yang datang ke Muara Enim terbagi dalam dua tim.


Mereka menggunakan sejumlah kendaraan, di antaranya Toyota Innova Reborn hitam BG 1781 HJ, Toyota Avanza hitam BG 1762 ZZ, Toyota Avanza putih BG 1967 ZI, serta Toyota Avanza silver BG 1223 AAM.


Kedatangan lembaga antirasuah itu turut didampingi pengawalan dari pihak Polres Muara Enim.


Salah satu tim melakukan penyegelan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim sekitar pukul 14.00 WIB hingga 15.00 WIB.


Sementara tim lainnya secara bersamaan melakukan penyegelan di Ruang Kerja, Ruang Tunggu, serta Rumah Dinas Bupati Muara Enim.


Setelah itu, sekitar pukul 15.54 WIB, tim penyidik KPK kembali mendatangi Kantor Pemerintah Kabupaten Muara Enim untuk melakukan penyegelan di Ruang Kerja Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muara Enim.


Sebelumnya, beredar informasi bahwa Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Muara Enim (Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) Rusdi Hairullah serta Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim Abi Nurwardani telah lebih dahulu diamankan oleh KPK.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari KPK terkait penyegelan sejumlah ruangan di lingkungan Pemkab Muara Enim maupun informasi mengenai pihak-pihak yang disebut telah diamankan, serta kasus yang menjeratnya.(sn)

Share:

Patroli Malam di Kawasan Gelora November, Polres PALI Pastikan Keamanan Masyarakat

Patroli Malam di Kawasan Gelora November, Polres PALI Pastikan Keamanan Masyarakat




PALI-SiniNews.Com – Satuan Samapta Polres PALI kembali menggelar kegiatan Patroli Perintis Presisi guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres PALI. Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan pada Minggu (7/6/2026) malam dengan sasaran kawasan Gelora November yang kerap menjadi titik berkumpulnya masyarakat.

Patroli yang berlangsung mulai pukul 21.00 WIB hingga 23.00 WIB itu dilaksanakan oleh personel Regu II Sat Samapta Polres PALI berdasarkan Surat Perintah Nomor: Sprin/39/IV/2026/Samapta. Dua personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Bripda Muhamad Vijai dan Bripda Riza Andrean.

Dalam kegiatan itu, personel melakukan pemantauan dan pengawasan di sejumlah titik di kawasan Gelora November untuk mencegah terjadinya tindak pidana 3C (Curat, Curas dan Curanmor), aksi street crime, balap liar, tawuran remaja, serta potensi aksi premanisme yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH, SIK, MIK melalui Kasat Samapta Polres PALI AKP Asri Basaruddin, SH mengatakan bahwa Patroli Perintis Presisi merupakan langkah preventif yang terus dilakukan guna menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

“Patroli Perintis Presisi kami laksanakan secara rutin sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai bentuk gangguan kamtibmas, seperti kejahatan jalanan, balap liar, tawuran maupun aksi premanisme. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman,” ujar Kasat Samapta.

Selain melakukan patroli dan pemantauan situasi, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang berada di lokasi agar tetap menjaga ketertiban serta segera melaporkan apabila menemukan atau mengetahui adanya kejadian menonjol melalui layanan darurat Polri 110.

Menurut Kasat Samapta, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan lingkungan sehingga setiap potensi gangguan dapat ditangani secara cepat dan tepat.

“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu menghubungi layanan 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas atau kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci terciptanya situasi yang kondusif,” katanya.

Hasil patroli menunjukkan situasi di kawasan Gelora November selama kegiatan berlangsung terpantau aman, tertib dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas maupun tindakan kriminalitas yang meresahkan masyarakat.(SN/Perry)

Share:

Personel BKO Polres PALI Tiba di Lahat, Siap Amankan Kegiatan PT SMS

 

Personel BKO Polres PALI Tiba di Lahat, Siap Amankan Kegiatan PT SMS



PALI-SiniNews.Com-– Seluruh personel Polres PALI yang ditugaskan dalam Bantuan Kendali Operasi (BKO) untuk pengamanan kegiatan PT SMS di Kabupaten Lahat dilaporkan telah tiba di lokasi penugasan dengan aman dan lengkap, Minggu (7/6/2026) malam.

Sebelum diberangkatkan, seluruh personel terlebih dahulu dikumpulkan di Markas Komando (Mako) Polres PALI sekitar pukul 16.30 WIB untuk dilakukan pengecekan kehadiran serta pemeriksaan perlengkapan yang akan digunakan selama pelaksanaan tugas. Kegiatan BKO tersebut dijadwalkan berlangsung selama 11 hari, mulai 8 hingga 18 Juni 2026.

Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH, SIK, MIK melalui Kabag Ops Kompol Andri Noviansyah, S.Kom mengatakan bahwa seluruh personel yang ditugaskan telah tiba di Gedung Aspol Polres Lahat sebagai lokasi penempatan sementara sebelum melaksanakan tugas pengamanan.

“Alhamdulillah, seluruh personel yang terlibat BKO telah tiba di Gedung Aspol Polres Lahat dalam keadaan aman, sehat, dan lengkap. Tidak ada kendala selama proses keberangkatan maupun perjalanan menuju lokasi penugasan,” kata Kompol Andri Noviansyah.

Menurutnya, pelaksanaan BKO dilakukan sebagai bentuk dukungan Polres PALI terhadap kebutuhan pengamanan di wilayah hukum Polres Lahat, khususnya dalam rangka mendukung kegiatan pengamanan PT SMS. Seluruh personel yang diberangkatkan telah dibekali arahan terkait tugas dan tanggung jawab selama berada di lokasi penugasan.

Selain perlengkapan dinas seperti pakaian dinas lapangan (PDL), personel juga diwajibkan membawa perlengkapan pribadi yang diperlukan selama bertugas, antara lain tas ransel, perlengkapan ibadah, perlengkapan mandi, pakaian harian, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Kompol Andri menegaskan bahwa disiplin dan profesionalisme menjadi hal utama yang harus dijaga oleh setiap anggota selama menjalankan tugas BKO.

“Kami berharap seluruh personel dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga disiplin, meningkatkan kewaspadaan, serta tetap mengedepankan sikap humanis dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kesehatan dan kekompakan selama masa penugasan berlangsung. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas tidak hanya ditentukan oleh kesiapan operasional, tetapi juga oleh kondisi fisik dan mental personel.

Hingga laporan terakhir diterima, situasi di lokasi penugasan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, sementara seluruh personel BKO Polres PALI telah siap melaksanakan tugas pengamanan sesuai dengan arahan pimpinan.(SN/Perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts