Saksi Dan Bukti Sudah Terpenuhi, PH Minta Terduga Tersangka Penganiayaan Istri Almarhum Ketua SMSI Musi Rawas Segera Ditangkap


Saksi Dan Bukti Sudah Terpenuhi, PH Minta Terduga Tersangka Penganiayaan Istri Almarhum Ketua SMSI Musi Rawas Segera Ditangkap


LUBUK LINGGAU. SININEWS.COM - Kasus Pencemaran nama baik dan Penganiayaan yang dilakukan pelaku Siti Hamsiah Siregar (Ciyak Siregar) terhadap korban Siti Dessy Rodiah istri almarhum Agus Hubya Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Musi Rawas di SPBU Dodo City Kelurahan Taba Jemekeh, Sabtu (20/12/25) mulai menemui titik terang. Dimana kasus tersebut rencananya hari ini akan dilakukan gelar perkara. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Lubuk Linggau AKBP Aditya Bagus Arjunadi melalui Kasat Reskrim AKP M Kurniawan Azwar melalui nomor Whats Up (WA) 08127294xxxx, Senin (5/1/26). 

"Ya benar, Rencananya hari ini kasus tersebut akan dilakukan gelar perkara. Untuk selanjutnya silahkan tanya kepenyidiknya, Saya lagi ada giat di Polda,"ungkap Kasat singkat. 


Sementara itu Kuasa Hukum Dessy, Advokat dari Law Firm BBK Patners, bernama Badai Beni Kuswanto, SH., MH., CIL., CPL., yang juga merupakan Presidium DPD Kongres Advokat Indonesia Sumsel saat dimintai komentarnya mengatakan, Bahwa berdasarkan fakta dan bukti yang ada, setelah dilaporkan dan diperiksa, Terlapor masih melakukan teror kepada pelapor. Oleh karena itu, kami memohon kepada penyidik, Kasat, dan Kapolres untuk melakukan penahanan terhadap terduga tersangka/Terlapor tersebut. 

"Kami selaku kuasa hukum pelapor khawatir, apabila Terlapor tetap dibiarkan berkeliaran diluar, maka masalah ini akan terus berkembang dan justru dikhawatirkan terjadi suatu tindak pidana lanjutan/ditakutkan akan ada korban jiwa, karena Terlapor tersebut terus melakukan teror dan provokasi terhadap pelapor," ungkap Badai didampingi Fahri. 


Lanjut Badai mengatakan, Apabila tidak ditahan dan terjadi tindak pidana lanjutan, maka siapa yang akan bertanggung jawab. Contohnya saja hari ini, pukul 12.40 melalui CCTV rumah pelapor, pelapor melihat terduga tersangka berhenti didepan rumah dan melihat situasi rumah pelapor dengan melakukan tindakan-tindakan provokasi, dengan adanya hal seperti ini membuat pelapor dan anak-anaknya merasa ketakutan dan tidak berani untuk melakukan aktifitas diluar rumah.

" Sekali lagi saya berharap kepada Kapolres Lubuk Linggau untuk mempertimbangkan agar segera menangkap  Pelaku,"pinta Badai. 


Lebih lanjut Badai mengatakan, Terkait dengan gelar perkara, sebelumnya sudah ada bahasan mengenai hal tersebut, Kalau bisa dari Penasihat Hukum Pelapor mohon untuk dilibatkan. Hal ini dikarenakan untuk mengetahui dasar hukum apa yang digunakan oleh penyidik, dan status dari Pelaporan ini sudah sampai mana dan akan kemana larinya nanti.  Oleh karena itu, perlu ada tindakan yang nyata yang harus dilakukan oleh penyidik, karena dikhawatirkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari. 

" Apabila dalam gelar perkara tersebut Penasihat Hukum dilibatkan, maka dari Penasihat Hukum sendiri bisa memberikan masukan tentang adanya beberapa aduan tersebut. Tujuan dilibatkannya Penasihat Hukum dalam gelar perkara adalah untuk mengetahui dan memberikan sedikit masukan atau tambahan pandangan hukum yang perlu dibahas dalam gelar perkara, agar masalah pelaporan tersebut dengan terang benderang bisa dibuktikan tindak pidananya (Terlapor), dan bagaimana langkah-langkah yang akan dilakukan oleh penyidik. minimalnya Penasihat Hukum Pelapor mengetahui hal tersebut,"ucap Badai. (sn)

Share:

Wabup PALI Sidak Sejumlah Kantor, Masih Temukan Pegawai Tidak Hadir dan Telat Masuk Kerja


Wabup PALI saat lakukan Sidak ke sejumlah OPD 

 PALI. SININEWS.COM - Hari pertama kerja setelah libur panjang Natal dan Tahun Baru dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bergerak cepat memastikan kedisiplinan pegawai. Pada Senin (5/1/2026), jajaran pemerintah daerah melaksanakan kunjungan ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rombongan dipimpin Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, didampingi Asisten I, Inspektorat, Kepala BKSDM, dan Kepala Satpol PP.


Kunjungan kerja dilakukan di beberapa OPD, meliputi Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pariwisata, Bappeda, Kantor Camat Talang Ubi, serta OPD lainnya. Dari hasil pengecekan, masih ditemukan pegawai yang tidak hadir dan sebagian datang tidak tepat waktu.


Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai tolak ukur tanggung jawab aparatur negara.


“Kami menyayangkan masih adanya pegawai yang tidak disiplin di hari pertama kerja. ASN dan PPPK telah diberi amanah melayani masyarakat, sehingga kedisiplinan menjadi kewajiban,” tegasnya.


Ia menegaskan, kegiatan sidak tidak dimaksudkan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan untuk memperkuat budaya kerja yang tertib dan profesional di lingkungan pemerintah daerah.


“Disiplin merupakan dasar terciptanya pelayanan publik yang baik. Pegawai yang abai terhadap tugasnya tentu akan berdampak langsung pada masyarakat,” ujarnya.


Kepala BKSDM Kabupaten PALI, Imansyah, juga menyampaikan bahwa hasil sidak akan ditindaklanjuti sesuai aturan.


“Seharusnya seluruh pegawai sudah aktif bekerja hari ini. Namun masih ada yang tidak hadir dan terlambat. Semua temuan ini akan kami proses sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.


Ia menegaskan bahwa sanksi disiplin akan diterapkan bagi pegawai yang mangkir tanpa keterangan.


Melalui sidak ini, Pemkab PALI berharap seluruh OPD semakin memperkuat kedisiplinan, meningkatkan etos kerja, serta memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat sejak awal tahun 2026.


Hingga berita ini diterbitkan, rombongan Pemkab PALI masih melakukan sidak di sejumlah OPD.(sn/perry)

Share:

Pemkab PALI Rajut Kerjasama Dengan Muhammadiyah


Audensi Pengurus Muhammadiyah PALI bersama Bupati PALI Asgianto ST 

PALI. SININEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menjajaki kerja sama dengan Muhammadiyah Kabupaten PALI. Hal tersebut dibahas dalam audiensi pengurus Muhammadiyah dengan Bupati PALI Asgianto di ruang rapat bupati, Senin (5/1/2026).


Audiensi tersebut turut dihadiri Asisten I, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta jajaran pengurus Muhammadiyah.


Dalam pertemuan itu, Bupati Asgianto menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan silaturahmi pengurus Muhammadiyah. Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah dan Muhammadiyah memiliki visi yang sejalan, terutama dalam upaya memajukan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia.


“Terima kasih kepada pengurus Muhammadiyah atas audiensi ini. Pendidikan adalah salah satu prioritas kami. Kita memiliki visi yang sama untuk memajukan Islam melalui kerja-kerja kemanusiaan, pendidikan, dan kesehatan. Semua itu memerlukan sinergi yang baik,” ujar Asgianto.


Bupati menegaskan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama, terutama melalui penguatan sumber daya manusia.


“PR terbesar kita adalah peningkatan kualitas SDM. Fokus kita jelas, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang merata dan berkualitas,” ucapnya.


Ia berharap, sinergi Pemkab PALI dan Muhammadiyah dapat melahirkan berbagai program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.


Pertemuan berlangsung hangat dan diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan.(sn/perry)

Share:

Cegah Dini Gangguan Kamtibmas, Polsek Talang Ubi Laksanakan Arahan Kapolres PALI Intensifkan KRYD


Cegah Dini Gangguan Kamtibmas, Polsek Talang Ubi Laksanakan Arahan Kapolres PALI Intensifkan KRYD 


PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Talang Ubi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam, 3 Januari 2026.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.45 WIB tersebut dipimpin oleh AIPTU Ikrom Ardiansyah, S.H., dengan melibatkan personel Polsek Talang Ubi yang telah tersprint. 


Pelaksanaan KRYD diawali dengan apel di Mapolsek Talang Ubi, dilanjutkan dengan pengecekan kontrol tahanan serta patroli ke sejumlah titik rawan, di antaranya Bank Sumsel Babel, Simpang 5, Alfamart Pahlawan, dan Indomaret Pahlawan.

Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna mencegah potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada malam hari.


“KRYD ini kami laksanakan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi penyakit masyarakat (pekat), tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor), serta gangguan keamanan lainnya di wilayah hukum Polsek Talang Ubi,”ujarnya.


Selain patroli, personel juga memberikan imbauan kepada anak-anak muda yang masih berkumpul hingga larut malam agar segera pulang ke rumah masing-masing apabila tidak memiliki keperluan penting, sebagai langkah pencegahan agar tidak menjadi korban maupun pelaku tindak kriminal.


Lebih lanjut, AKP Ardiansyah menyampaikan pernyataan Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., yang menegaskan pentingnya konsistensi pelaksanaan KRYD oleh seluruh jajaran.


“Bapak Kapolres PALI menekankan bahwa KRYD harus dilaksanakan secara berkelanjutan dan humanis, sebagai langkah nyata Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan,”ungkap Kapolsek.


Kapolres PALI juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan tetap waspada terhadap kendaraan bermotor, tidak terlibat dalam aktivitas ilegal seperti perjudian, peredaran minuman keras, maupun narkotika, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana.


Kegiatan KRYD berakhir sekitar pukul 22.10 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman serta kondusif.


Setelah kegiatan, personel Polsek Talang Ubi melaksanakan apel konsolidasi untuk melakukan analisa dan evaluasi guna meningkatkan efektivitas kegiatan ke depan.


"Dengan dilaksanakannya KRYD ini, diharapkan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas di wilayah Kecamatan Talang Ubi tetap terjaga dalam kondisi yang aman, tertib, dan kondusif,"pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Hanura PALI Rayakan HUT Ke-19, HT : Konsisten Perjuangkan Kepentingan Daerah


PALI. SININEWS.COM -- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 yang dipusatkan di Jalan Merdeka Ruko Nurthania RT.02/RW. 01  Kelurahan Handayani Mulya Kabupaten PALI  pada Minggu 4 Januari 2026. 


Dalam momen itu, seluruh pengurus DPC Partai Hanura hadir termasuk simpatisan serta sejumlah tokoh masyarakat kabupaten PALI.


Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten PALI Husni Thamrin atau biasa disapa HT menegaskan bahwa partainya tetap konsisten memperjuangkan kepentingan daerah.


Dalam perayaan HUT ke-19, HT juga menyatakan bahwa partai yang lahir pada 21 Desember 2006, itu mengambil tema Daerah Berdaya Indonesia Sejahtera, Hanura Mewujudkan Kemakmuran dan Kesejahteraan Daerah. 


"Di tema ini kita memberikan penekanan bahwa kesejahteraan itu harus merata di seluruh Indonesia," kata Ketua DPC yang saat ini menjabat Anggota DPRD dari Partai Hanura Kabupaten PALI.


Ditambahkan HT, pada peringatan hari lahir partai Hanura kabupaten PALI saat ini diadakan secara sederhana.


"Kita adakan secara sederhana, kita menggelar pembacaan surat Yasin,doa bersama dan berbagi bingkisan penerima masyarakat yang hadir dari berbagai kelurahan yang ada di kecamatan Talang Ubi dan perwakilan PAC Partai Hanura," sebutnya.


Dengan bertambahnya usia Partai Hanura, HT mengharapkan kehadiran partai tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat luas.


"Kami harapkan partai Hanura bisa bermanfaat, dan kami juga akan terus memperjuangkan kepentingan masyarakat untuk mewujudkan Indonesia Emas," harapnya.(sn/perry)

Share:

Sambut Awal Tahun, PWI Sumsel Gelar Lomba Gaplek Antar Wartawan


Sambut Awal Tahun, PWI Sumsel Gelar Lomba Gaplek Antar Wartawan



PALEMBANG. SININEWS.COM — MENYAMBUT awal tahun 2026, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan menggelar lomba gaplek antar wartawan yang berlangsung dengan meriah di Jalan Sepeno Nomor 11, Palembang, Sabtu (3/1).


Kegiatan ini diikuti sedikitnya ratusan peserta dari berbagai media cetak dan online yang ada di Sumatera Selatan. Lomba gaplek tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus hiburan sehat bagi insan pers di tengah kesibukan tugas jurnalistik.


Acara secara resmi dibuka oleh Ketua PWI Sumsel, Kurnaidi, ST, yang diwakili oleh Ocktaf Riady (Ketua DKP) Sumsel. Dalam sambutannya bahwa lomba gaplek bukan sekadar kompetisi, namun menjadi sarana mempererat kebersamaan, kekompakan, dan solidaritas antar wartawan.



“Melalui kegiatan sederhana ini, kita ingin menjaga kebersamaan dan kekeluargaan di antara wartawan. PWI bukan hanya organisasi profesi, tetapi juga rumah bersama,” ujar Ocktaf Riady.



Turut hadir sejumlah tokoh pers Sumatera Selatan, di antaranya wartawan senior Anwar Rasuan Wakil Ketua Bidang Antar Lembaga,  Richan Joe Wakil Ketua Bidang Organisasi, Sekretaris Sigit,  Jhon Heri, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumsel, Wakil Bendahara Amir Hamzah,  para senior dan pimpinan organisasi pers tersebut menambah nilai kebersamaan dan semangat solidaritas antar insan pers.



Pertandingan berlangsung penuh keakraban dan sportivitas. Sorak sorai peserta menambah semarak suasana lomba yang digelar sepanjang hari.



Penutupan dilakukan oleh Wakil Ketua PWI Sumsel Bidang Kesejahteraan, Afdal Azmi Djambak. Ia mengapresiasi antusiasme peserta dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.



“Kegiatan seperti ini penting untuk menjaga semangat, kekompakan, dan kesejahteraan wartawan. Semoga PWI Sumsel terus menjadi wadah yang mempererat persaudaraan,” ujarnya.



Pada akhir acara, panitia umumkan pemenang lomba gaplek. Diantaranya, juara pertama diraih M. Rofei Husin Cs, juara kedua Awie Cs,  juara ketiga Ocktaf Riady Cs dan juara empat Amruli Cs.(sn)

Share:

Mobil Balap Tamiya PALI Adu Cepat di Lintasan


Mobil Balap Tamiya PALI Adu Cepat di Lintasan


PALI. SININEWS.COM -- Seru dan menyenangkan itulah yang terlihat dalam balap mobil tamiya yang digelar di guest house pendopoan bupati pali pada Sabtu 3 Januari 2026 Mobil balap tamiya ini melaju dengan kecepatan tinggi untuk mencatatkan waktu terbaik. 


Tak jarang, mobil tamiya ini melaju keluar lintasan saat kehilangan keseimbangan. Meski ini adalah mobil mainan tapi anda tidak akan menemukan anak kecil dalam kompetisi ini.


Penggemar mobil mainan tamiya ini memang didominasi oleh  orang dewasa bahkan orang tua. 


Aqshal Ais salah satunya,  berusia 20 tahun ini menjadi salah satu pehobi tamiya sejak tahun anak-anak hingga sekarang. 


" Gak tau, sebenarnya kalau badan ini udah gak kuat tapi suka, ngerakitnya ini yang asik." Kata Aqshal Ais


Sementara itu Novi Arisandi  panitia kompetisi balap tamiya ini menjelaskan, kompetisi ini diikuti oleh peserta dari beberapa desa dan kecamatan  di kabupaten Pali seperti Babat, Talang Akar hingga sungai baung. 


Dalam kompetisi ini mobil tamiya yang berhasil melaju dalam tiga putaran dan mencatatkan waktu terbaik akan keluar sebagai pemenang. Tak berhenti disitu, pengecekan tamiya akan dilakukan oleh panitia untuk melihat keaslian suku cadang hingga dimensi mobil tamiya harus sesuai dengan regulasi.


Ini adalah Tamiya Bupati Pali Cap Race event Bupati Pali Asgianto,ST berharap even seperti ini melaju ke tingkat nasional di kabupaten Pali,Pali sangat siap. Ujar Bupati.


Selain berlomba menjadi yang tercepat di lintasan, kompetisi ini juga sebagai wadah untuk tetap menjalin komunikasi antar pehobi tamiya yang tergabung dalam beberapa komunitas. (sn/perry)

Share:

Proyek Siring Ratusan Juta di Lubuk Raman Diduga Asal Jadi, Air Malah Tergenang dan Tak Mengalir


Proyek Siring Ratusan Juta di Lubuk Raman Diduga Asal Jadi, Air Malah Tergenang dan Tak Mengalir


​MUARA ENIM. SININEWS.COM – Pembangunan proyek drainase atau siring di Dusun VII, Desa Lubuk Raman, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, menuai kritik tajam dari warga setempat. Proyek yang menelan anggaran hampir dua ratus juta rupiah tersebut dinilai gagal fungsi karena kesalahan teknis dalam pengerjaannya.

​Keluhan Warga: Air Tersumbat Akibat Elevasi Salah.


​ARF (40), warga setempat yang terdampak langsung, mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil pekerjaan pihak kontraktor. Menurutnya, pengerjaan siring tersebut terkesan asal-asalan karena ada bagian median tanah yang tidak digali sama sekali.


​"Bagian hilir siring justru lebih tinggi daripada bagian hulu. Akibatnya, air tidak mengalir dan malah tergenang di sana. Kami sangat menyayangkan hal ini, uang rakyat melalui APBD ratusan juta seolah terbuang sia-sia," ujar ARF kepada media, Kamis (01/01/2026).


​Ia berharap pihak berwenang segera turun ke lapangan untuk mengecek fisik proyek dan meminta pertanggungjawaban dari pelaksana konstruksi.

​BPD Desa Lubuk Raman Desak Tindakan Tegas

​Senada dengan keluhan warga, Ketua BPD Desa Lubuk Raman, Herli, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya telah mengonfirmasi ketidaksesuaian pengerjaan di lapangan.


​"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), agar segera meninjau langsung ke lokasi. Harus ada tindakan tegas kepada perusahaan yang diduga melakukan pelanggaran dalam pengerjaan ini," tegas Herli.


​Herli merinci data proyek tersebut sebagai berikut:

​Nama Perusahaan: CV Karya Sederhana

​Nomor Kontrak: 600.1.4/../PPK-EE/APBD/2025

​Nilai Kontrak: Rp 199.354.000,-

​Sumber Dana: APBD Kabupaten Muara Enim Tahun 2025

​PPK Memilih Bungkam

​Hingga berita ini diturunkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang bertanggung jawab atas proyek tersebut belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan media melalui pesan singkat WhatsApp pada Kamis (01/01/2026) tidak mendapatkan respons.


​Sikap bungkam dari pihak PPK ini pun menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat, seolah membenarkan dugaan bahwa proyek tersebut dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis yang diharapkan.


​Masyarakat Desa Lubuk Raman kini menunggu langkah nyata dari Dinas terkait di Kabupaten Muara Enim agar proyek siring tersebut diperbaiki sehingga dapat berfungsi sebagaimana mestinya untuk mencegah banjir di pemukiman warga.(sn)

Share:

Bupati Asgianto Lantik 32 Pejabat di Pemerintahan PALI, Ini Daftar Nama-namanya


foto. Bupati Asgianto Lantik 32 Pejabat di Pemerintahan PALI 


PALI. SININEWS.COM -- Diawal tahun 2026 Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) merombak struktur pemerintahannya.


Pada Jum'at 2 Januari 2026, Bupati Asgianto melantik 32 pejabat teras atas di Aula Kantor Bupati PALI Jalan Merdeka KM 10 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi.


Adapun pejabat yang dilantik adalah sebagai berikut:

1. Anita Mariani, S.E., MM., Ak., CA – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

2. Rizal Pahlefi AP., M.Si – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan

3. Kamriadi, S.Pd., M.Si – Staf Ahli Bidang Keuangan, Perekonomian dan Pembangunan

4. Khairiman, S.Pt., M.Si – Kepala Dinas Ketahanan Pangan

5.Edy Irwan, S.E., M.Si – Kepala Dinas Sosial

6. Supawi, S.Pd., M.T – Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan

7. Lufiana, S.T. – Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan

8. Slamet Suhartopo, S.Si.T., M.Si – Sekretaris Dinas Perhubungan

9. Firgani Arif, S.T., M.T – Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi


10. Choirul Azim, M.Kom – Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda

11. dr. Ronald Aprinaldi – Direktur RSUD Talang Ubi

12. Dwi Kurniawati, S.E. – Inspektur Pembantu Khusus Bidang Pencegahan dan Investigasi

13. Rudi Iskandar, S.T., MM – Kabid Sosial, Ekonomi dan Pemerintahan Balitbangda

14. Resman Hadi, S.H. – Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan

15. Suryo Eko Panglipur, S.H. – Kabid Pemerintahan dan Pendapatan Desa

16. Rahmat Dinata, S.TP. – Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi UKM

17. Dedy Alvino, S.E., MM – Kabid Prasarana dan Keselamatan Dinas Perhubungan

18. Septa Hardiansyah, S.Kom – Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda

19. Muhammad Adi Fitra Firmani, S.Kom – Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo

20. Dr. Utari Hikmah Pratiwi, S.T., M.T. – Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH

21. Siska Akhira, S.H. – Kabid Kepemudaan Dispora

22. Resti Agustina, S.T., M.Si – Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan

23. Ali Akbar, S.E., MM – Kabid Penegakan Perda Satpol PP

24. Adi Kurniawan, S.Sos., M.Si – Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi Diskominfo

25. Heri Arkap, S.M – Kasi Prasarana Dinas Perhubungan

26. Fahrudin, S.Pd., MM – Kasi Angkutan Dinas Perhubungan

27. Astuti, S.E. – Kasi Penegakan Perda Satpol PP

28. Hermansyah, S.E. – Kasi Ketertiban Umum Satpol PP

29. Belimetri, S.K.M. – Kasi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Penukal

30. Muhammad Winarno, S.IP., M.Si. – Kasubbid Perencanaan Pendapatan Daerah Bapenda

31. Pebri Pandu Utama, A.Md. – Kasi Pemerintahan Kelurahan Talang Ubi Selatan

32.  Ated Diono, S.M. – Kepala UPTD Pasar Tanah Abang Disperindag. (sn/perry)

Share:

Terdapat Alih Fungsi Aset Desa,Dan Penyimpangan Anggaran Milik Desa,Di Desa Ujan Mas,Begini Tanggapan Kepala Desa


foto. Ilustrasi 


Muara Enim, Sumsel. SININEWS.COM – Menanggapi isu yang beredar luas di tengah masyarakat mengenai dugaan penyelewengan anggaran dan pengalihan aset desa menjadi milik pribadi, Kepala Desa Ujan Mas Ulu, Sobri, akhirnya memberikan klarifikasi mendalam kepada media ini pada Jumat (02/01/2026).

Sebelumnya, sejumlah warga yang diwakili oleh TM (25) melaporkan adanya kekhawatiran terkait hilangnya aset desa berupa lahan yang dikabarkan berganti kepemilikan menjadi nama pribadi Kepala Desa, serta penggunaan dana bagi hasil dari PT Musi Hutan Persada (MHP).


Klarifikasi Soal Dana Bagi Hasil

Terkait tudingan penyelewengan anggaran, Sobri secara terbuka menjelaskan bahwa dana yang dimaksud merupakan dana bagi hasil desa dari PT MHP. Ia menegaskan bahwa dana tersebut tidak hilang dan telah dikembalikan ke kas atau peruntukannya.

"Anggaran tersebut sudah saya kembalikan. Itu memang benar milik desa dari bagi hasil PT MHP," ujar Sobri melalui pesan WhatsApp.


Persoalan Lahan: Nama Pribadi untuk Syarat Kemitraan

Mengenai isu lahan desa yang berubah nama menjadi milik pribadinya, Sobri membantah keras adanya upaya penguasaan aset. Menurutnya, terjadi miskomunikasi atau salah paham di sebagian kecil warga mengenai prosedur administrasi program kemitraan.

Ia menjelaskan bahwa lahan tersebut adalah eks hutan produksi PT MHP yang sudah tidak digarap. Berdasarkan rapat bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, dan pihak PT MHP, disepakati bahwa lahan tersebut diminta kembali untuk dijadikan aset desa melalui program Kemitraan Perhutanan Sosial.


"Ada syarat dari PT MHP bahwa pendaftaran kemitraan perhutanan sosial tidak diperbolehkan atas nama lembaga desa atau koperasi. Syaratnya harus atas nama pribadi yang tergabung dalam kelompok warga," urai Sobri.


Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penunjukan namanya dalam pendaftaran tersebut adalah hasil kesepakatan bersama untuk memenuhi syarat administratif program.


"Telah disepakati nama saya yang didaftarkan. Namun, saya tegaskan bahwa secara aset, kegunaan, dan manfaatnya tetap sepenuhnya untuk keperluan desa. Jadi hanya miskomunikasi, warga menyangka milik pribadi karena nama saya yang terdaftar. Saya mohon pemberitaan ini diluruskan," tambahnya.


Warga Tetap Minta Transparansi

Meski telah ada klarifikasi dari pihak pemerintah desa, TM (25) dan beberapa warga lainnya berharap agar kesepakatan-kesepakatan yang disebut oleh Kepala Desa tersebut dapat dibuktikan secara tertulis dan transparan kepada seluruh masyarakat.


Warga ingin memastikan bahwa hak-hak desa tetap terlindungi secara hukum meskipun secara administrasi pendaftaran menggunakan nama pribadi, guna menghindari potensi konflik agraria di masa depan.(sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts