BEBUSEK INTELKAM DI SIMPANG EMPAT TEBING ADMOJO: POLRES PALI SERAP ASPIRASI WARGA, SIAP TEGAKKAN DISIPLIN DI BULAN RAMADAN



PALI. SiniNews.Com– Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Bulan Suci Ramadan 1447 H, Sat Intelkam Polres PALI menggelar kegiatan Bebusek (Bertemu dan Berdialog untuk Situasi Kondusif) di kawasan Simpang Empat/Tebing Admojo, Kelurahan Talang Ubi Timur, Kecamatan Talang Ubi, Rabu (25/2/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Intelkam Polres PALI, IPTU Eko Purnomo, S.H., M.H., didampingi Kanit Sospol dan personel Sat Intelkam, serta dihadiri perwakilan masyarakat setempat, di antaranya Herman, Anan, dan Zul.


Dalam sambutannya, IPTU Eko Purnomo menegaskan bahwa kegiatan Bebusek bukan sekadar silaturahmi, melainkan forum strategis untuk menyerap aspirasi, mendeteksi dini potensi gangguan kamtibmas, serta membangun kemitraan aktif antara Polri dan masyarakat.



“Situasi kamtibmas yang kondusif tidak dapat tercipta tanpa partisipasi aktif masyarakat. Melalui dialog ini, kami ingin memastikan bahwa setiap keresahan warga menjadi perhatian serius Polres PALI,”ujarnya.


Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai meresahkan, khususnya menjelang dan selama Ramadan.


Herman mengungkapkan maraknya aksi “perang sahur” oleh remaja yang disertai penggunaan kembang api dan kebisingan berlebihan, sehingga mengganggu kenyamanan warga saat beristirahat.


Sementara itu, Sdr. Anan dan Sdr. Zul menyoroti fenomena remaja yang menggunakan knalpot brong, tidak mengenakan helm, serta anak-anak di bawah umur yang mengendarai sepeda listrik di jalan raya, yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.


Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan aktivitas remaja yang berkumpul di sekitar TPU Simpang Empat/Tebing Admojo untuk mengonsumsi minuman keras serta obat batuk jenis komik secara berlebihan. Aktivitas tersebut dinilai mencederai nilai-nilai Ramadan serta berpotensi berkembang menjadi tindak kriminalitas.


Persoalan lain yang turut menjadi sorotan adalah kemacetan di sekitar Simpang Empat akibat parkir sembarangan, terutama saat warga membeli takjil dan beraktivitas di sekitar Bank BRI. Kondisi jalan yang sempit diperparah oleh pengendara yang melawan arus menuju Simpang Lima Pendopo.


Menanggapi hal tersebut, IPTU Eko Purnomo memastikan Polres PALI akan meningkatkan patroli intensif, khususnya pada waktu sahur dan menjelang berbuka puasa di titik-titik rawan.


“Kami akan mengedepankan langkah preventif dan persuasif, namun tetap disertai tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran yang mengarah pada gangguan ketertiban umum maupun tindak pidana,” tegasnya.


Polres PALI juga akan memperkuat penertiban kendaraan dengan knalpot tidak standar, pelanggaran lalu lintas, serta parkir liar. Penindakan dapat berupa teguran hingga tilang dan penderekan jika diperlukan.


Selain itu, pihak kepolisian mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam aktivitas negatif.


Dalam kesempatan tersebut, IPTU Eko Purnomo turut menyampaikan pesan dan penegasan dari Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, yang menekankan bahwa Ramadan harus menjadi momentum memperkuat nilai spiritual dan disiplin sosial.


“Bapak Kapolres menegaskan bahwa Polres PALI tidak akan mentolerir segala bentuk gangguan kamtibmas yang merusak kekhusyukan ibadah masyarakat. Penegakan hukum akan dilakukan secara profesional dan proporsional, namun tetap humanis. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga PALI agar tetap aman, tertib, dan bermartabat selama Ramadan,” ujar IPTU Eko Purnomo menyampaikan arahan Kapolres.


Ia menambahkan, pendekatan kolaboratif antara kepolisian dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah eskalasi gangguan keamanan, terutama di titik-titik rawan seperti Simpang Empat/Tebing Admojo.


"Kegiatan Bebusek tersebut berlangsung aman dan kondusif,serta ditutup dengan komitmen bersama antara aparat kepolisian dan warga untuk meningkatkan kepedulian sosial demi terciptanya situasi kamtibmas yang stabil, khususnya di wilayah Talang Ubi Timur dan sekitarnya,"pungkas Kasat Intelkam.(SN/Perry).

Share:

Polsek Talang Ubi Gencarkan KRYD, Antisipasi 3C dan Pekat di Wilayah Rawan Malam Hari



PALI ). SININEWS.COM– Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polsek Talang Ubi kembali menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Selasa (24/2/2026) malam. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor), penyakit masyarakat (pekat), serta gangguan ketertiban di wilayah hukum Polsek Talang Ubi.


KRYD yang dimulai sekira pukul 20.30 WIB tersebut dipimpin oleh Pawas IPDA Indapit, S.H., M.H., bersama personel yang tersprint berdasarkan Surat Perintah Kapolsek Talang Ubi Nomor: Sprin/71/VII/OPS.1.2.3/2025 tentang razia terpadu dalam rangka antisipasi pekat dan gangguan kamtibmas.


Sebelum pelaksanaan patroli, personel melaksanakan apel kesiapan di Mapolsek Talang Ubi sebagai bentuk konsolidasi dan penegasan SOP kegiatan di lapangan. Selanjutnya, petugas menyasar sejumlah titik strategis dan objek vital, antara lain perbankan dan pusat perbelanjaan modern seperti Bank BRI, Bank BSI Handayani Mulya, Indomaret Handayani, serta Alfamart Simpang Bandara.


Selain patroli dialogis, petugas juga memberikan imbauan kepada para pemuda yang masih berkumpul pada malam hari agar tidak terlibat dalam aksi balap liar maupun tawuran. Mereka juga diingatkan untuk segera kembali ke rumah apabila tidak memiliki kepentingan mendesak, guna menghindari potensi menjadi korban tindak kriminalitas.


Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari kebijakan pimpinan Polri dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan.


“Melalui KRYD ini, kami ingin memastikan kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat. Pencegahan adalah langkah utama. Dengan patroli intensif dan imbauan persuasif, kita tekan ruang gerak pelaku kejahatan serta meminimalisir potensi gangguan kamtibmas,” ujar AKP Ardiansyah.


Lebih lanjut, ia menyampaikan pesan dan penegasan dari Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, yang menekankan pentingnya konsistensi dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.


“Bapak Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa KRYD bukan sekadar rutinitas, melainkan strategi preventif yang harus dilaksanakan secara terukur, humanis, dan berorientasi pada hasil. Polri harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,”ungkap Kapolsek.


Kegiatan berakhir sekira pukul 22.00 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Secara umum, tidak ditemukan adanya pelanggaran menonjol maupun gangguan kamtibmas selama pelaksanaan berlangsung.


"Dengan digelarnya KRYD secara berkelanjutan, Polsek Talang Ubi berharap terciptanya situasi keamanan yang stabil serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban di wilayah Kecamatan Talang Ubi,"pungkas Kapolsdk Talang Ubi kepada awak media ini.(SN/Perry).

Share:

Safari Ramadhan Perdana, Bupati Asgianto Bikin Haru Pemandi Jenazah di Talang pipa bawah


Safari Ramadhan Perdana, Bupati Asgianto Bikin Haru Pemandi Jenazah di Talang Pipa 



PALI. SININEWS.COM -- Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar safari Ramadhan perdana di bulan puasa tahun 2026 dengan lokasi di Masjid Istiqomah Talang Pipa Kelurahan Talang Ubi Barat Kecamatan Talang Ubi pada Selasa 24 Februari 2025.


Safari Ramadhan perdana yang digelar Pemkab PALI dihadiri langsung Bupati PALI Asgianto ST serta sejumlah kepala OPD.


Pada kegiatan perdana safari Ramadhan, Bupati Asgianto bikin terharu pemandi jenazah perempuan warga Talang Pipa.


Pasalnya, Bupati Asgianto ST tidak disangka-sangka memberangkatkan pemandi jenazah tersebut untuk berangkat ibadah umroh secara gratis.


"Kami mendapat informasi ada pemandi jenazah wanita yang tanpa pamrih, untuk itu pemerintah hadir untuk memberikan reward sebagai tanda terimakasih," ungkap Bupati Asgianto.


Sementara itu, Plt Lurah Talang Ubi Barat Ritawati Anwar memberikan apresiasi terhadap reward yang diberikan kepada salah satu warganya.


"Kami mewakili masyarakat Talang Ubi Barat mengucapkan terimakasih atas penghargaan ini, tentu saja penghargaan ini menjadi penyemangat bagi yang mendapatkan reward umroh secara gratis," ucap Lurah.(sn/perry)

Share:

Berbagi Kasih di Bulan Ramadhan, TP.PKK Salurkan Bantuan di Kelurahan Talang Ubi Barat


TP.PKK Kabupaten PALI menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu di wilayah Talang Ubi Barat 


PALI. SININEWS.COM -- Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menyalurkan bantuan terhadap warga kurang mampu di Kelurahan Talang Ubi Barat Kecamatan Talang Ubi sebagai wujud berbagi kasih di Bulan Suci Ramadhan.


Kegiatan berbagi tersebut dilaksanakan pada Selasa 24 Februari 2026 yang disalurkan ketua TP.PKK Kabupaten PALI Dwi Septaria melalui perwakilannya Riza Umaya serta didampingi Dinas Sosial serta Camat Talang Ubi melalui Sekcam Ritawati Anwar sekaligus Plt Lurah Talang Ubi Barat.


Atas bantuan tersebut, Ritawati Anwar atau biasa disapa Misz Rita memberikan apresiasi terhadap kepedulian TP.PKK Kabupaten PALI yang telah berbagi kepada warga di kelurahan Talang Ubi Barat.


"Tentu kami yang mewakili masyarakat Talang Ubi Barat memberikan apresiasi dan terimakasih kepada TP.PKK kabupaten PALI atas kepeduliannya," ungkap Misz Rita.


Dengan adanya pemberian dari TP.PKK Kabupaten PALI, Misz Rita mengaku warga penerima sangat terbantu.


"Tentu saja warga penerima sangat terbantu dengan adanya pemberian ini, terlebih saat bulan Ramadhan ini," sebutnya.


Diketahui bahwa Pemerintah Kabupaten PALI mulai hari ini melakukan safari Ramadhan dengan lokasi pertama di wilayah Talang Ubi Barat.


Untuk menyemarakkan kegiatan Pemkab PALI, TP.PKK berkontribusi memberikan aksi nyata dengan berbagi kasih di Bulan Suci Ramadhan. (sn/perry)



Share:

Program RTLH Agar Tepat Sasaran, Lurah Talang Ubi Timur Turun Lansung Survey Calon Penerima


PALI. SININEWS.COM--Dalam rangka mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten PALI untuk menuntaskan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta menindaklanjuti arahan Camat Talang Ubi, ATMO Maryono, SH, Lurah Talang Ubi Timur Aan Supriadi, SE., MM bersama staf kelurahan melaksanakan survey dan pendataan langsung ke lapangan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan data masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan perbaikan rumah, sehingga program RTLH dapat tepat sasaran.

Dari hasil survey, masih ditemukan warga yang tinggal di rumah berukuran sekitar 4 x 4 meter dan dihuni oleh empat orang dalam satu keluarga. Kondisi tersebut tentu sangat memprihatinkan, di mana aktivitas memasak, beristirahat, dan berkumpul dilakukan dalam satu ruang yang sama.

Pemerintah Kelurahan Talang Ubi Timur berharap melalui pendataan ini, masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni dapat segera mendapatkan bantuan pembangunan rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati.

Semoga program ini segera terealisasi dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.(SN/Perry)

Share:

Debit Sungai Lematang Meningkat, Polsek Tanah Abang Siaga Penuh Antisipasi Banjir di 11 Desa



PALI.SININEWS.COM – Jajaran Polsek Tanah Abang meningkatkan patroli dan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air Sungai Lematang, Senin (23/2/2026) pagi. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir di wilayah bantaran sungai yang berada di Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Kegiatan monitoring dimulai sekitar pukul 08.00 WIB atas perintah Kapolsek Tanah Abang, AKP Arzuan, S.H. Personel yang ditugaskan, Bhabinkamtibmas Aipda Beny Arshal, melakukan pengecekan langsung kondisi tinggi muka air sungai serta memantau desa-desa yang berpotensi terdampak luapan air.


Sebanyak 11 desa yang berada di bantaran Sungai Lematang menjadi fokus pengawasan, yakni Desa Bumi Ayu, Tanah Abang Selatan, Tanah Abang Utara, Muara Sungai, Curup, Sukaraja, Sedupi, Tanjung Dalam, Pandan, Modong, serta Desa Lunas Jaya yang berada di bantaran Sungai Perayun (anak Sungai Lematang).


Hasil pemantauan menunjukkan debit air Sungai Lematang pada pagi hari ini mengalami peningkatan. Namun demikian, hingga pukul 09.00 WIB, belum terdapat desa yang terdampak banjir. Mayoritas permukiman warga di bantaran sungai merupakan rumah panggung, yang secara konstruksi lebih adaptif terhadap potensi kenaikan air.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan langkah preventif guna meminimalisir risiko yang dapat ditimbulkan apabila debit air kembali naik secara signifikan.


“Monitoring ini kami lakukan sebagai deteksi dini. Memang terjadi peningkatan debit air, namun situasi masih terkendali dan belum ada desa yang terdampak. Kami tetap siaga dan akan melaporkan setiap perkembangan secara berjenjang kepada pimpinan,” tegas AKP Arzuan.


Lebih lanjut, AKP Arzuan menyampaikan pernyataan Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K, yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran dan masyarakat dalam menghadapi dinamika cuaca ekstrem.


“Atas arahan Bapak Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, seluruh jajaran diminta responsif terhadap perkembangan situasi hidrometeorologi. Beliau menegaskan bahwa langkah preventif, patroli dialogis, serta koordinasi dengan pemerintah desa harus terus ditingkatkan guna memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” ujar AKP Arzuan menyampaikan pesan Kapolres.


Kapolres PALI juga mengimbau masyarakat yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Lematang agar tetap waspada, terutama di tengah meningkatnya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Warga diminta segera melaporkan kepada aparat desa atau kepolisian terdekat apabila terjadi kenaikan debit air secara signifikan.


"Dengan pendekatan preventif dan monitoring berkelanjutan,kita memastikan bahwa stabilitas keamanan dan keselamatan masyarakat tetap menjadi fokus utama dalam menghadapi potensi bencana banjir di wilayah hukum Polres PALI,khususnya di Wilhum Tanah Abang,"pungkas AKP ArzuanSN/PERRY).

Share:

Siaga Hidrometeorologi di Utara PALI: Polsek Penukal Utara Intensifkan Monitoring Debit Air



PALI.SININEWS.COM – Dinamika cuaca dengan intensitas hujan yang meningkat dalam beberapa hari terakhir mendorong jajaran Polres PALI melalui Polsek Penukal Utara untuk memperketat monitoring debit air di sejumlah titik rawan banjir, Senin (23/2/2026).


Langkah tersebut merupakan respons preventif terhadap potensi risiko hidrometeorologi di wilayah Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), yang secara geografis memiliki karakteristik dataran rendah, rawa-rawa, serta keterhubungan langsung dengan aliran sungai besar.


Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si menjelaskan, pengecekan dilakukan sejak pukul 08.00 WIB dengan mengerahkan personel Bhabinkamtibmas di desa-desa yang dipetakan sebagai zona rawan.


“Monitoring ini adalah langkah deteksi dini. Hingga saat ini belum terdapat desa yang terdampak banjir, namun debit air di beberapa titik menunjukkan tren kenaikan,” ujar IPTU Budi Anhar.


Berdasarkan hasil analisa kewilayahan, terdapat lima desa yang masuk dalam kategori rawan. Empat desa berada di kawasan Tempirai Raya yang berdekatan dengan Danau Padang Tempirai, yakni Tempirai Induk, Tempirai Utara, Tempirai Selatan, dan Tempirai Timur. Sementara satu desa lainnya, Lubuk Tampui, berada di tepian Sungai Deras.


Secara topografis, kawasan Tempirai Raya merupakan dataran rendah yang dikelilingi rawa dan memiliki konektivitas hidrologis dengan Sungai Musi serta Sungai Penukal. Kondisi ini membuat wilayah tersebut rentan terhadap kenaikan muka air apabila terjadi hujan ekstrem atau kiriman air dari hulu.


Adapun Desa Lubuk Tampui menghadapi potensi luapan Sungai Deras yang dapat mencapai permukiman warga di bantaran sungai jika intensitas hujan meningkat secara signifikan.


Meski demikian, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan situasi masih dalam kondisi aman dan kondusif hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 09.00 WIB.


Dalam analisa internal, Polsek Penukal Utara menilai potensi banjir lebih mengarah pada genangan meluas dibandingkan banjir bandang. Hal ini disebabkan tidak adanya arus deras ekstrem di kawasan tersebut.


“Jika terjadi banjir akibat luapan danau atau sungai, sifatnya cenderung berupa kenaikan permukaan air secara bertahap, bukan banjir bandang. Namun kewaspadaan tetap harus menjadi prioritas,” tegas IPTU Budi Anhar.


Ia menambahkan, variabel yang perlu diantisipasi adalah curah hujan berkelanjutan serta kemungkinan banjir kiriman dari wilayah lain yang terhubung melalui sistem aliran sungai.


Sementara itu, Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Penukal Utara menegaskan bahwa mitigasi bencana merupakan bagian integral dari tugas perlindungan dan pelayanan Polri kepada masyarakat.


“Bapak Kapolres menekankan bahwa pengamanan wilayah tidak hanya menyangkut aspek kamtibmas, tetapi juga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam. Monitoring harus dilakukan secara sistematis, berbasis data lapangan, dan dilaporkan berjenjang agar setiap potensi risiko dapat direspons cepat dan tepat,”ujar IPTU Budi Anhar menyampaikan arahan Kapolres.


Kapolres juga mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar danau maupun bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan cuaca, serta segera berkoordinasi dengan aparat apabila terjadi kenaikan debit air yang signifikan.


Sebagai rekomendasi strategis, Polsek Penukal Utara mendorong sinergi aktif antara pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI guna memperkuat sistem siaga banjir, termasuk kesiapan logistik dan rencana kontinjensi.


"Dengan pendekatan preventif yang terukur serta koordinasi lintas sektoral yang solid,diharapkan potensi dampak bencana dapat diminimalisir, sekaligus memastikan stabilitas keamanan dan keselamatan masyarakat Penukal Utara tetap terjaga di tengah dinamika cuaca ekstrem,"pungkas IPTU Budi Anhar kepada awak media ini.(SN/PERRY)

Share:

Debit Sungai Sebagut–Penukal–Abab Terpantau Normal, Polsek Penukal Abab Intensifkan Monitoring



PALI.SININEWS.COM– Guna mengantisipasi potensi banjir akibat perubahan cuaca, jajaran Polsek Penukal Abab melaksanakan monitoring debit dan volume kedalaman air di Sungai Sebagut dan Sungai Penukal (Kecamatan Penukal) serta Sungai Abab (Kecamatan Abab), Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Senin (23/2/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Penukal Abab, AKP Dedy Kurnia, SH, dengan melibatkan personel piket dan Bhabinkamtibmas. Monitoring dilakukan pada wilayah desa-desa yang berada di bantaran sungai, yakni Desa Purun, Babat, Gunung Raja, dan Mangku Negara (Sungai Sebagut); Desa Raja Jaya, Air Itam, dan Air Itam Timur (Sungai Penukal); serta Desa Tanjung Kurung dan Karang Agung (Sungai Abab).


Dari hasil pengecekan di lapangan, belum ditemukan adanya desa maupun fasilitas pendidikan yang terdampak luapan air. Debit air di ketiga sungai tersebut terpantau berangsur menurun seiring normalnya kembali intensitas hujan di wilayah Penukal dan Abab.


Kapolsek Penukal Abab, AKP Dedy Kurnia, SH, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan berkala sebagai langkah preventif guna memastikan keamanan masyarakat di bantaran sungai tetap terjaga.


Lebih lanjut, Kapolsek juga menyampaikan arahan Kapolres PALI, Yunar Hotma Parulian Sirait, yang menegaskan pentingnya kesiapsiagaan personel di tengah dinamika cuaca.


“Bapak Kapolres menekankan agar seluruh jajaran tidak lengah terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Deteksi dini dan respons cepat menjadi kunci untuk melindungi masyarakat. Monitoring harus dilakukan secara berkelanjutan, serta koordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait harus diperkuat,” ujar AKP Dedy Kurnia menyampaikan pesan Kapolres.


Hingga kegiatan berakhir pukul 08.30 WIB, situasi di wilayah hukum Polsek Penukal Abab terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek memastikan pemantauan akan terus dilaksanakan secara intensif guna mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas di wilayah tersebut.(SN/PERRY)

Share:

Debit Sungai ABAB Berangsur Naik, Polsek Talang Ubi Bergerak Cepat Lakukan Monitoring Intensif



PALI. SININEWS.COM– Mengantisipasi potensi banjir akibat meningkatnya intensitas curah hujan, jajaran Polsek Talang Ubi melaksanakan monitoring debit dan kedalaman air di kawasan Talang Pipa, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Senin (23/2/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh personel Polsek Talang Ubi sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan luapan aliran Sungai ABAB yang melintasi wilayah tersebut.


Personel yang diterjunkan dalam pengecekan lapangan yakni Ba SPK Polsek Talang Ubi, Bripda Rizky Alparezi, dan Ba Unit Intelkam Polsek Talang Ubi, Briptu Akhmad Syaputra. Monitoring dilakukan secara langsung dengan mengamati ketinggian permukaan air serta kondisi bantaran sungai.


Dari hasil pemantauan sementara, belum terdapat desa maupun kelurahan yang terdampak banjir. Meski demikian, debit air terpantau mulai mengalami kenaikan secara bertahap seiring meningkatnya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir.


Kegiatan monitoring berakhir sekitar pukul 09.00 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.


Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan berkala sebagai bentuk tanggung jawab institusi dalam menjaga keselamatan masyarakat.


“Atas arahan dan penekanan Bapak Kapolres PALI, kami diperintahkan untuk proaktif melakukan langkah-langkah preventif dan deteksi dini terhadap potensi bencana alam, khususnya banjir akibat kenaikan debit Sungai ABAB talang pipa bawah kelurahan talang ubi barat,” ujar AKP Ardiansyah.


Ia menambahkan bahwa berdasarkan hasil pantauan terakhir, ketinggian debit air masih berada dalam batas normal dan belum menunjukkan tanda-tanda kritis. Namun demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan.


Sementara itu, Kapolres PALI, Yunar Hotma Parulian Sirait, melalui Kapolsek Talang Ubi menegaskan bahwa jajaran Polres PALI tidak akan lengah dalam menghadapi dinamika cuaca ekstrem.


“Polri hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam perlindungan dan pelayanan masyarakat. Kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus memonitor perkembangan debit air, membangun komunikasi aktif dengan perangkat kelurahan, serta segera melaporkan setiap peningkatan signifikan yang berpotensi membahayakan keselamatan warga,” tegas Kapolres.


Lebih lanjut disampaikan bahwa sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko bencana.


Polsek Talang Ubi memastikan akan terus melakukan pemantauan situasi terkini debit dan volume kedalaman air Sungai ABAB  di wilayah Kecamatan Talang Ubi, serta siap mengambil langkah cepat apabila terjadi peningkatan debit yang mengarah pada kondisi darurat.


Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama yang bermukim di bantaran sungai, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat tanda-tanda kenaikan air yang signifikan.


"Dengan monitoring yang terstruktur dan responsif, diharapkan potensi risiko banjir dapat diantisipasi sejak dini demi menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan warga Kabupaten PALI,"pungkasnya.(SN/PERRY)

Share:

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho Tegaskan Zero Tolerance, Pimpin Langsung Tes Urine Massal Tanpa Pengecualian



Palembang Sumsel.SININEWS.COM-- Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin langsung pelaksanaan tes urine mendadak terhadap Wakapolda, Pejabat Utama, dan seluruh personel di Lantai 2 Gedung Presisi Polda Sumatera Selatan, Senin (23/2/2026).


Langkah tegas ini merupakan tindak lanjut cepat atas arahan Wakapolri dalam Vicon Analisa dan Evaluasi Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat pada hari yang sama. Polda Sumsel memastikan kebijakan zero tolerance narkoba diterapkan tanpa pengecualian.


Pemeriksaan diawali oleh Kapolda Sumsel bersama Wakapolda dan para Pejabat Utama sebagai bentuk keteladanan kepemimpinan. Selanjutnya, tes urine dilakukan secara menyeluruh kepada personel lainnya.


Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar simbolis, melainkan langkah konkret menjaga integritas institusi.


“Dengan adanya kegiatan cek urine ini, Polda Sumsel berkomitmen menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap penyalahgunaan narkoba oleh anggota Polri,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Ia menambahkan bahwa pembersihan internal merupakan fondasi utama sebelum melakukan penegakan hukum kepada masyarakat.


“Setiap pelanggaran akan diproses secara disiplin, kode etik, maupun pidana sesuai ketentuan yang berlaku tanpa pandang bulu,” kata beliau.


Pelaksanaan tes urine dilakukan secara transparan dan diawasi ketat oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumsel untuk menjamin validitas serta akurasi hasil pemeriksaan. Seluruh prosedur medis dilaksanakan sesuai standar operasional guna menghindari potensi manipulasi.


Langkah ini menegaskan bahwa Polda Sumsel tidak hanya berkomitmen memberantas narkoba di tengah masyarakat, tetapi juga memastikan internal institusi bersih dari penyalahgunaan narkotika. Polisi yang bersih dan berintegritas menjadi syarat mutlak dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sumatera Selatan.


Sebagai bagian dari transformasi Polri yang Presisi, Polda Sumsel memastikan akan terus melakukan pengawasan berkala maupun pemeriksaan mendadak guna menjaga disiplin dan moralitas personel.(SN/Perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts