Organisasi Media Didorong Jadi Penghubung Peluang Pendapatan Antar Anggota


Kemas Mahmud Salim. SH, ketua SMSI Muratara



SININEWS.COM -- Keberadaan organisasi  diharapkan tidak hanya menjadi wadah formal, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi anggotanya. Di tengah dinamika industri media yang terus berubah, organisasi dituntut untuk lebih adaptif, progresif, dan berorientasi pada kepentingan anggota secara langsung.


Salah satu kebutuhan paling mendesak saat ini adalah bagaimana organisasi dapat berperan aktif dalam membuka dan menghubungkan peluang pendapatan di antara sesama anggota. Hal ini menjadi krusial mengingat banyak perusahaan media siber, khususnya di daerah, masih menghadapi keterbatasan akses pasar, jaringan iklan, hingga sumber pendapatan yang stabil.


Di tengah tantangan industri media siber yang semakin kompetitif, anggota membutuhkan dukungan konkret, bukan sekadar agenda seremonial. Organisasi diharapkan mampu menjadi fasilitator yang menjembatani kerja sama antar perusahaan media, baik dalam bentuk kolaborasi konten, berbagi jaringan iklan, maupun penguatan pasar bersama. 


Dengan adanya kolaborasi yang terstruktur, media anggota tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan bergerak dalam satu kekuatan kolektif yang saling menguatkan.


Langkah ini penting agar potensi ekonomi yang ada di dalam organisasi tidak terpecah-pecah, melainkan dapat dikelola secara kolektif dan strategis. Banyak potensi yang selama ini belum tergarap maksimal, seperti paket iklan bersama, kerja sama publikasi lintas daerah, hingga pengelolaan event yang melibatkan seluruh anggota. Jika dikelola dengan baik, hal ini dapat menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi anggota.


Dengan membangun sinergi antar anggota, peluang pendapatan bisa tumbuh lebih besar dan merata. Organisasi pun berperan sebagai penggerak ekosistem yang sehat dan saling menguntungkan. Tidak hanya itu, sinergi juga dapat meningkatkan daya tawar organisasi di hadapan mitra eksternal, baik pemerintah maupun swasta, karena membawa kekuatan kolektif dari banyak media.


Selain memperkuat internal, organisasi juga diharapkan lebih aktif menggali sumber pendapatan dari luar. Kerja sama dengan pemerintah daerah, dunia usaha, hingga lembaga lainnya harus dibangun secara profesional dan berkelanjutan.


Dalam hal ini, organisasi berperan sebagai pintu masuk (gateway) yang membuka akses bagi anggota untuk terlibat dalam berbagai program dan kerja sama yang bernilai ekonomi.

Namun demikian, prinsip keadilan dan transparansi harus menjadi landasan utama. Setiap peluang yang masuk melalui organisasi perlu didistribusikan secara proporsional dan terbuka, sehingga tidak menimbulkan kesenjangan di antara anggota. Kepercayaan anggota hanya akan terbangun jika organisasi mampu menunjukkan integritas dalam pengelolaan peluang dan sumber daya.

Yang tak kalah penting, kebijakan organisasi hendaknya tidak memberatkan anggota, terutama dalam hal pembiayaan. Di tengah kondisi ekonomi media yang belum sepenuhnya stabil, organisasi harus peka terhadap kondisi anggotanya. Iuran dan kewajiban lainnya perlu diimbangi dengan manfaat nyata yang dirasakan. Bahkan ke depan, organisasi idealnya mampu mengurangi ketergantungan pada iuran dengan mengoptimalkan sumber pendapatan kolektif.

Lebih jauh, organisasi juga perlu berinvestasi pada peningkatan kapasitas anggotanya. Pelatihan jurnalistik, manajemen bisnis media, hingga pemanfaatan teknologi digital harus menjadi bagian dari program berkelanjutan. Dengan sumber daya manusia yang semakin kuat, anggota akan lebih siap bersaing dan memanfaatkan peluang yang ada.

Dengan peran yang lebih progresif dan berorientasi pada kesejahteraan anggota, organisasi media siber akan semakin relevan dan dipercaya. Organisasi tidak lagi dipandang sekadar sebagai simbol atau formalitas, melainkan sebagai kekuatan nyata yang mampu memberikan nilai tambah bagi anggotanya.

Pada akhirnya, kekuatan organisasi terletak pada kemampuannya membangun solidaritas sekaligus membuka jalan bagi peningkatan pendapatan anggotanya secara berkelanjutan. Organisasi yang mampu menghadirkan peluang akan selalu dibutuhkan, sementara yang gagal beradaptasi berisiko ditinggalkan oleh anggotanya sendiri.

Inilah saatnya organisasi media siber bertransformasi—dari sekadar wadah menjadi penggerak, dari sekadar pengelola kegiatan menjadi pencipta peluang, dan dari sekadar simbol menjadi solusi nyata bagi kesejahteraan anggotanya. (sn)

Share:

Cahaya Membelah Langit Hebohkan Warga Lampung



LAMPUNG, SININEWS.COM - Warga di sejumlah wilayah Lampung dibuat heboh dengan kemunculan benda bercahaya yang melintas di langit pada Sabtu (4/4/2026) malam. Fenomena yang disebut-sebut mirip meteor itu terlihat sangat terang, melaju cepat, lalu menghilang dalam hitungan detik.


Berdasarkan pantauan warga, benda bercahaya tersebut tampak membelah langit dengan cahaya kebiruan disertai ekor cahaya yang cukup panjang. Penampakannya yang jelas dan berlangsung singkat sontak menarik perhatian warga yang tengah beraktivitas di luar rumah.


Sejumlah warga bahkan sempat mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel, kemudian membagikannya ke media sosial. Dalam waktu singkat, video dan foto penampakan benda bercahaya itu viral dan memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat.


Rudi (34), warga Bandar Lampung, mengaku melihat langsung peristiwa tersebut saat berada di luar rumah. Menurutnya, cahaya yang muncul sangat terang dan bergerak dengan cepat di langit.


“Tiba-tiba ada cahaya terang sekali melintas cepat di langit. Awalnya saya kira pesawat jatuh atau apa, tapi bentuknya seperti meteor, ada ekornya,” ujarnya.


Hal serupa disampaikan Siti Aminah (29), warga Lampung Selatan. Ia mengatakan, kemunculan cahaya tersebut sempat membuat dirinya dan keluarga panik karena datang secara tiba-tiba.


“Saya sedang di halaman rumah, lalu melihat cahaya terang melintas. Anak-anak sampai berteriak karena kaget. Baru kali ini melihat kejadian seperti itu,” katanya.


Sementara itu, Dedi Kurniawan (41), warga Pesawaran, menyebut benda bercahaya tersebut terlihat cukup jelas meski hanya berlangsung singkat.


“Cahayanya terang sekali, lalu hilang begitu saja. Banyak tetangga juga keluar rumah karena penasaran,” ucapnya.


Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai fenomena tersebut. Namun, sejumlah warga menduga benda bercahaya itu merupakan meteor yang memasuki atmosfer bumi dan terbakar sebelum mencapai permukaan.


Fenomena benda langit seperti meteor memang sesekali dapat terlihat, terutama saat kondisi langit cerah. Meski demikian, kemunculannya yang mendadak tetap membuat warga terkejut dan menjadi perbincangan hangat di berbagai media sosial.(SN/PERRY)

Share:

Stok Batubara Menipis, PT.BSE Tutup Sementara Aktivitas Hauling

 


PALI. SININEWS.COM -- Cadangan batubara di wilayah kerja PT.Bara Sumatera Energi (BSE) sudah menipis akhirnya perusaahan tersebut menutup sementara aktivitas hauling dari tambang ke pelabuhan.


Hal itu diketahui dari surat yang dikeluarkan PT.BSE per tanggal 3 April 2026 yang ditujukan kepada trasportir dan vendor yang bermitra dengan perusahaan tersebut.


Yang mana isi dari surat pemberitahuan itu adalah sebagai berikut:


Sehubungan dengan stock batubara sudah mulai menipis dan untuk menghindari unit Dump Truck yang tidak termuat akibat batubara habis, maka PT. Bara Sumatera Energi mengambil tindakan untuk melakukan penutupan hauling sementara. 


Dengan ini PT. Bara Sumatera Energi memberitahukan bahwa:

Penutupan aktifitas Hauling PT. Bara Sumatera Energi efektif pada akhir Shift 2 tanggal 4 April 2026 pukul 20.00 WIB.



Kepada transportir dan vendor untuk memperhitungkan jumlah unit yang telah mengantri untuk menghindari unit Dump Truck tidak termuat akibat batubara habis,

Melakukan pemeriksaan kelayakan jalan dari unit dumptruck hauling dengan melakukan P2H (Pemeriksaan dan Pengecekan Harian) dan melengkapi APD serta memastikan pengemudi dalam keadaan fit to work sebelum melaksanakan kegiatan Hauling di tambang PT. Bara Sumatera Energi.(sn/perry)

Share:

Bertajuk Meningkatkan Gerak dan Arah Media Siber Melalui Terobosan Strategis, Rakerda SMSI Sumsel 2026 Digelar di Lahat


Bertajuk Meningkatkan Gerak dan Arah Media Siber Melalui Terobosan Strategis, Rakerda SMSI Sumsel 2026 Digelar di Lahat


LAHAT. SININEWS.COM – Pengurus Daerah Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sumatera Selatan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026 di Kota Lahat yang bertajuk “Meningkatkan Gerak dan Arah Media Siber Melalui Terobosan Strategis”. Kamis malam (02/04).


Selain Ketua SMSI Sumsel Jon Heri SSos dan Dewan Penasehat SMSI Sumsel H Oktav Riadi SH, Rakerda SMSI Sumsel itu juga dihadiri Pengurus Daerah SMSI Kabupaten OKI, SMSI Kota Prabumulih, SMSI Kabupaten Muara Enim dan SMSI Kabupaten Banyuasin.

Terlihat pula Pengurus Daerah SMSI Kabupaten Musi Banyuasin, SMSI Kabupaten Empat Lawang, SMSI Kabupaten Lahat, SMSI Kabupaten Kota Pagaralam, SMSI Kabupaten Musi Rawas Utara, SMSI Kabupaten Musi Rawas dan SMSI Kota Lubuk Linggau.


Kegiatan ini membahas program kerja organisasi dalam jangka pendek, menengah, hingga panjang guna memperkuat peran dan keberlangsungan organisasi.


Dalam Rakerda tersebut, SMSI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan gerak dan arah media siber melalui berbagai terobosan strategis. Hal ini dilakukan sebagai upaya memperkuat eksistensi media online sekaligus meningkatkan kualitas pemberitaan di daerah.


SMSI merupakan organisasi yang menaungi pemilik media online, bukan organisasi profesi jurnalis. Organisasi ini berperan dalam mendorong perusahaan media agar mematuhi regulasi pemerintah, mulai dari kualitas berita hingga tata kelola perusahaan media yang profesional. Selain itu, SMSI juga berupaya menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara penerbit dan pekerja jurnalistik.


Ketua SMSI Sumatera Selatan, Jon Heri, dalam arahannya meminta seluruh pengurus SMSI kabupaten/kota di Sumatera Selatan untuk lebih aktif dalam mengelola dan mempublikasikan berita yang disediakan organisasi di masing-masing daerah.


“Kami berharap seluruh pengurus daerah lebih aktif. Jangan hanya banyak secara jumlah, tetapi juga harus diiringi dengan keaktifan dalam menjalankan organisasi,” tegasnya.


Ia juga menyoroti pentingnya validitas data keanggotaan SMSI di seluruh Indonesia. Menurutnya, meskipun jumlah anggota mencapai ribuan media, pendataan harus dilakukan secara akurat agar mencerminkan kondisi sebenarnya.


Rapat kerja ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja organisasi di tingkat daerah, sehingga SMSI dapat lebih responsif terhadap kebutuhan media siber serta memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan dunia jurnalistik di Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten Lahat.(sn)

Share:

PEP Zona 4 Dorong Peningkatan Produksi Minyak Lewat Workover 51 Sumur Eksisting


Caption: PEP Zona 4 melakukan workover 51 sumur untuk memperbaiki, memulihkan, atau meningkatkan performa produksi minyak dan gas.



Prabumulih, 30 Maret 2026---PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 mendorong peningkatan produksi minyak di 51 sumur eksisting melalui kegiatan workover. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga produksi berkelanjutan dalam mendukung ketahanan energi nasional.


Workover atau kerja ulang sumur adalah rangkaian pekerjaan teknis yang dilakukan pada sumur minyak atau gas yang sudah ada untuk memperbaiki, memulihkan, atau meningkatkan performa produksinya. Workover juga dilakukan dengan menutup zona produksi yang sudah habis dan membuka zona baru di kedalaman yang berbeda pada sumur yang sama.


"Workover merupakan langkah strategis PEP Zona 4 dalam menghadapi tantangan penurunan produksi secara alamiah. Dengan pendekatan terukur, kami mampu memulihkan kinerja sumur eksisting sehingga tetap memberikan kontribusi optimal terhadap produksi," kata General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto.


Workover yang dilakukan PEP Zona 4 telah menunjukkan hasil positif. Dari kegiatan workover sepanjang 2025 mencatatkan realisasi produksi sebesar 432 barel minyak per hari (BOPD).


Intervensi teknis tersebut tidak hanya mendorong peningkatan produksi, tetapi juga mengembalikan produktivitas sumur-sumur seperti BNG-056, KRG-028, GNK-60, dan KRG-23 yang sebelumnya berstatus suspend dan idle.


"PEP Zona 4 akan terus melakukan kegiatan workover untuk memastikan sumur-sumur eksisting tetap dapat berproduksi optimal dan berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional," ucap Djudjuwanto.(sn)


Share:

Kenali Recruitment di Lingkungan Kerja Pertamina


foto. salah satu pekerja tengah bertugas di lapangan 


PALI. SININEWS.COM --- Salah satu efek berganda (_multiplier effect_) industri hulu migas adalah turut mendorong roda ekonomi dengan penyerapan tenaga kerja. Rekrutmen tenaga kerja ini terbuka untuk masyarakat luas sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan dengan menunjung tinggi transparansi, objektivitas, dan profesionalisme. 


Sebagaimana entitas lain di Pertamina Grup, tenaga kerja yang bekerja di lingkungan Pertamina EP Adera, bagian dari Pertamina Hulu Rokan Zona 4, terdiri dari pegawai tetap Pertamina dan pegawai dari mitra kerja.


Pjs. Manager Corporate Communication Pertamina Hulu Rokan (PHR) Yulia Rintawati menekankan perbedaan keduanya agar masyarakat dapat mengetahui penanggungjawab pada setiap rekrutmen.


Rekrutmen pegawai tetap Pertamina atau yang biasa disebut perwira dilakukan secara terpusat melalui situs _recruitment.pertamina.com_. Rekrutmen ini dikelola oleh fungsi Human Capital PT Pertamina (Persero). Pada sistem rekrutmen yang terbuka di website ini, ada beberapa jenis rekrutmen, yakni di antaranya Bimbingan Profesi Sarjana (BPS), Bimbingan Praktis Ahli (BPA), dan experience hire. 


Masing-masing membuka kesempatan untuk jenjang Pendidikan yang berbeda. BPS untuk lulusan S1 dan S2, BPA untuk lulusan D3, dan experience hire untuk kandidat yang telah memiliki pengalaman bekerja sesuai bidang yang dibutuhkan Pertamina. Keterangan ini dapat diakses masyarakat luas lewat website rekrutmen tersebut. 


"Karena Pertamina merupakan salah satu BUMN, rekrutmen juga dibuka pada Rekrutmen Bersama BUMN (RBB). Kesempatan ini tidak terbatas domisili, kandidat terbaik sesuai kualifikasi yang dibutuhkanlah yang akan lolos," imbuhnya. Rekrutan langsung dari RBB maupun Pertamina Grup inilah yang disebut Perwira Pertamina.


Lain halnya dengan tenaga kerja yang dibutuhkan Perusahaan Pelaksana Pekerjaan (mitra kerja). Proses rekrutmen dan kepegawaian dilakukan dengan tanggung jawab sepenuhnya berada pada mitra kerja. "PHR memberikan kewenangan pada mitra kerja/rekanan untuk membuka rekrutmen pekerjaan sesuai peraturan perundangan yang berlaku," kata Yulia. Di lingkungan Pertamina, rekrutmen dari mitra kerja ini biasa disebut TKJP (tenaga kerja jasa penunjang) maupun pegawai mitra kerja.


Namun begitu, Pertamina EP Adera selalu menghimbau mitra kerja untuk melakukan rekrutmen secara terbuka, objektif, dan transparan dengan mengedepankan kompetensi dan pengalaman yang dibutuhkan sehingga tenaga kerja yang terseleksi memiliki kinerja dan perilaku yang terbaik untuk mendukung capaian perusahaan. (sn)

Share:

PEP Zona 4 Berhasil Reaktivasi Sumur Lewat Well Intervention, Produksi Minyak Meningkat 552 BOPD


*PEP Zona 4 Berhasil Reaktivasi Sumur Lewat Well Intervention, Produksi Minyak Meningkat 552 BOPD*


Prabumulih, 4 April 2026---PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 berhasil mengembalikan kemampuan produksi sumur LBK-29 di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan melalui well intervention.


Pada uji alir awal 24 Maret 2026, sumur ini menunjukkan kemampuan produksi 552 barel minyak per hari (BOPD) dan gas 0,35 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).


"PEP Zona 4 tak hanya berfokus pada pengeboran sumur-sumur baru, tetapi juga melakukan optimalisasi sumur eksisting agar bisa mendorong peningkatan produksi migas secara efisien, rendah risiko, dan berkelanjutan," kata General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto.


Sumur LBK-029 awalnya memiliki kemampuan produksi 205 barel minyak per hari (BOPD). Namun, sumur yang masuk wilayah kerja PEP Prabumulih Field itu berhenti mengalir pada 13 Maret 2026 karena tenaga alamiah reservoir sudah menurun.


Merespons hal tersebut, PEP Zona 4 melakukan well intervention pada 20 hingga 24 Maret 2026. Intervensi dilakukan dengan teknologi artificial lifting atau metode pengangkatan buatan dengan menggunakan ESP (Electric Submersible Pump).


Dengan menggunakan ESP, minyak dari dasar sumur diangkat ke permukaan dengan prinsip pompa sentrifugal, untuk selanjutnya dialirkan ke stasiun pengumpul. Metode ini memiliki beberapa keunggulan, seperti mampu menghasilkan laju produksi tinggi, operasi relatif stabil dan mudah dikendalikan, serta cocok untuk sumur dalam seperti LBK-029.


Djudjuwanto menyampaikan keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya PEP Zona 4 berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional. 


PEP Zona 4 akan terus berupaya meningkatkan produksi migas melalui penemuan sumur baru dan optimalisasi sumur eksisting. Kegiatan operasional ini dilaksanakan dengan selalu memprioritaskan keamanan kerja sesuai prinsip HSSE.


"Keselamatan adalah budaya di Pertamina. Tidak ada target operasional yang lebih penting daripada memastikan keselamatan seluruh pekerja serta masyarakat dan lingkungan sekitar," ucap Djudjuwanto.(sn)



Share:

Gotong Royong Jumat Bersih, Wujud Kepedulian Sosial di Kelurahan Talang Ubi Timur



Talang Ubi Timur. SININEWS.COM – Dalam rangka menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, Kelurahan Talang Ubi Timur kembali melaksanakan kegiatan gotong royong rutin setiap hari Jumat.

Pada kegiatan yang dilaksanakan hari ini, gotong royong difokuskan pada pembersihan rumah salah satu warga, yakni Bapak Sumsuri yang berdomisili di RT 03 RW 10. Diketahui, beliau hidup seorang diri dengan keterbatasan penglihatan, sehingga memerlukan perhatian serta bantuan dari lingkungan sekitar.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Camat Talang Ubi, Bapak Atmo Maryono, SH, bersama Ketua TP PKK Kecamatan, Ibu Lesi Karmila, M.Keb. Hadir pula Lurah Talang Ubi Timur beserta Ketua TP PKK Kelurahan, Ibu Rita Mutia, SE, didampingi seluruh staf kelurahan, para Ketua RT dan RW, serta tim dari BPBD Kabupaten PALI.

Gotong royong ini merupakan bagian dari program kerja Kelurahan Talang Ubi Timur yang dilaksanakan berdasarkan instruksi Bupati dan Wakil Bupati PALI, serta sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat budaya gotong royong dan meningkatkan kepedulian sosial masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi antarwarga, menumbuhkan rasa empati, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam membantu sesama, khususnya bagi warga yang membutuhkan perhatian lebih.

Dengan semangat kebersamaan, Kelurahan Talang Ubi Timur berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.(SN/PERRY)

Share:

AKBP Yunar H.P. Sirait Turun Langsung ke Sumberejo Lewat Program Polisi Bebusik



PALI. SiniNews.Com– Kapolres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), AKBP Yunar H.P. Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melaksanakan kegiatan Polisi Bebusik (Berbincang Edukatif Bersama Masyarakat) di Sumberejo, Kelurahan Talang Ubi Utara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, sebagai upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Selasa (1/4/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Polres PALI,Unsur Pemerintahan setempat, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias mengikuti dialog bersama kepolisian. Program Polisi Bebusik menjadi salah satu strategi Polres PALI dalam membangun komunikasi langsung dengan masyarakat guna menyerap aspirasi, menyampaikan imbauan kamtibmas, serta meningkatkan kesadaran hukum di lingkungan masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres PALI menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang siap mendengarkan keluhan serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga.


“Melalui kegiatan Polisi Bebusik ini, kami ingin mendekatkan diri dengan masyarakat, mendengar langsung keluhan dan masukan dari warga, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar AKBP Yunar H.P. Sirait dalam sambutannya.


Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam menjaga keamanan lingkungan, terutama dalam mencegah tindak kriminalitas, penyalahgunaan narkoba, serta gangguan ketertiban lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.


“Kami berharap masyarakat tidak ragu untuk melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kepada pihak kepolisian. Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.


Selain dialog interaktif, kegiatan Polisi Bebusik juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kerukunan antarwarga, meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan, serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.


Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, Kapolres PALI berharap hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, sehingga upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten PALI dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.(SN/Perry)

Share:

Revolusi Ekonomi Lahat Dimulai Wisata dan Keramba Jadi Andalan Baru


Bupati Lahat

Lahat. SININEWS.COM — Pemerintah Kabupaten Lahat terus kembangkan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor strategis, yakni pariwisata dan perikanan air tawar.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati  Lahat H. Bursa Zarnubi ,Kamis (2/4/2026) dengan  Perwakilan SMSI Sumatera Selatan 



Lahat memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar yang perlu dioptimalkan secara terencana dan berkelanjutan.

“Potensi pariwisata dan perikanan air tawar di Kabupaten Lahat sangat besar. Dengan pengelolaan yang baik, hal ini dapat menjadi sumber utama peningkatan PAD sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.


Dalam sektor perikanan, Pemerintah Kabupaten Lahat akan mendorong pengembangan budidaya ikan air tawar melalui sistem kolam dan keramba yang memanfaatkan jaringan irigasi yang tersedia. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi ikan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.


Selain itu, kebijakan ini juga diarahkan untuk mengurangi ketergantungan pasokan ikan dari daerah lain, seperti Lubuklinggau, serta menjadikan Kabupaten Lahat sebagai salah satu sentra produksi ikan air tawar di Sumatera Selatan.


Pemerintah daerah juga memberikan perhatian khusus kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi rakyat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui program pembiayaan dengan bunga ringan, berkisar antara 0,5 persen hingga 2 persen, guna membantu permodalan usaha masyarakat.


“Pemerintah akan terus mendorong kemudahan akses permodalan bagi pelaku UMKM, karena investasi menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.


Di sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Lahat juga akan melakukan rehabilitasi dan pengembangan destinasi wisata, salah satunya Taman Rimbang Kemambang, yang dinilai memiliki potensi strategis sebagai wisata dalam kota.

Pengembangan sektor pariwisata akan dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan pelaku UMKM sebagai bagian dari ekosistem ekonomi daerah, sehingga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.


Melalui sinergi antara pengembangan sektor pariwisata, perikanan, dan pemberdayaan UMKM, Pemerintah Kabupaten Lahat optimistis dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts