Polres PALI Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Optimalkan Kualitas Pelayanan kepada Masyarakat

 

Polres PALI Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Optimalkan Kualitas Pelayanan kepada Masyarakat



PALI. SININEWS.COM — Kepolisian Resor Penukal Abab Lematang Ilir (Polres PALI) menggelar kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) Upaya Optimalisasi Kualitas dan Kinerja Pelayanan Publik Tahun Anggaran 2026, di Ruang Vicon Polres PALI. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, Kamis (16/4/2026).


Forum tersebut dihadiri oleh Wakapolres PALI KOMPOL Kusyanto, S.H., Kabag Ren Polres PALI KOMPOL Yusuf Solehat, S.H., M.M., Kasat Intelkam Polres PALI IPTU Eko Purnomo, S.H., M.H., Kasat Lantas IPTU Selda Audina, S.Tr.K., M.H., KA SPKT IPTU Maryono, Kanit 3 Tipidkor Sat Reskrim IPDA Indafit, S.H., M.H., Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten PALI Muhammad Ichsan, S.Pd., M.M., Ketua STIT Mamba’ul Hikam PALI Dr. KH. M. Erlin Susri, S.Sos.I., M.Pd.I., serta unsur organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, mahasiswa, dan personel Polres PALI.


Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi dua arah antara kepolisian dengan masyarakat serta menyerap aspirasi, masukan, dan kritik konstruktif guna meningkatkan mutu pelayanan kepolisian di wilayah Kabupaten PALI.


Dalam sambutannya, Wakapolres PALI KOMPOL Kusyanto menegaskan bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Polri.


 “Forum Konsultasi Publik ini merupakan salah satu wujud komitmen Polres PALI dalam mewujudkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk membangun komunikasi dua arah antara Polri dengan masyarakat, sekaligus sebagai wadah untuk menyerap aspirasi, masukan, dan kritik yang konstruktif guna perbaikan pelayanan ke depan,” ujar KOMPOL Kusyanto.


Ia juga menambahkan bahwa pelayanan publik merupakan wajah utama institusi Polri sehingga peningkatan kualitas pelayanan harus terus dilakukan secara berkelanjutan.


 “Pelayanan publik merupakan salah satu wajah utama institusi Polri. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan harus terus dilakukan secara berkelanjutan, baik dari sisi sumber daya manusia, sarana dan prasarana, maupun sistem pelayanan berbasis teknologi,” tambahnya.


Sementara itu, Kabag Ren Polres PALI KOMPOL Yusuf Solehat menjelaskan bahwa Forum Konsultasi Publik memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.


“Forum Konsultasi Publik merupakan salah satu instrumen penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kepolisian kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi jembatan komunikasi dua arah antara penyelenggara layanan, dalam hal ini Polres PALI, dengan masyarakat sebagai penerima layanan,” jelasnya.


Pada kesempatan tersebut, Sekretaris DPMPTSP Kabupaten PALI Muhammad Ichsan memaparkan berbagai inovasi pelayanan publik berbasis teknologi yang telah diterapkan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses layanan perizinan.


 “Seiring dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan akuntabel, kami telah mengimplementasikan berbagai aplikasi pelayanan seperti OSS, SiCANTIK Cloud, SP4N-LAPOR!, serta Sistem Informasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu,” ungkapnya.


Ia juga menjelaskan bahwa meskipun pelayanan dilakukan melalui satu pintu, proses teknis tetap melibatkan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing.


Di sisi lain, Ketua STIT Mamba’ul Hikam PALI Dr. KH. M. Erlin Susri menekankan pentingnya pelayanan publik sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.


 “Pelayanan publik yang baik bukan hanya sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial kepada masyarakat. Oleh karena itu, kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan seiring dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks,” tegasnya.


Dalam sesi pemaparan, masing-masing satuan fungsi di Polres PALI juga menyampaikan berbagai inovasi pelayanan yang telah dilakukan. Kasat Lantas Polres PALI IPTU Selda Audina menyampaikan inovasi pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) melalui sistem SICETAR (SIM Cetak dan Antar).


“Melalui sistem ini, kami berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih cepat dan efisien, transparan dalam proses, mudah diakses oleh masyarakat, serta memberikan kepastian waktu dalam penyelesaian pelayanan,” ujarnya.


Kasat Intelkam Polres PALI IPTU Eko Purnomo juga menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban.


 “Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten PALI yang kondusif hingga saat ini tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan rasa aman dan nyaman di tengah kehidupan masyarakat,” katanya.


Sementara itu, KA SPKT Polres PALI IPTU Maryono menjelaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan melalui layanan darurat kepolisian.


“Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu merupakan garda terdepan dalam pelayanan kepolisian. Kami terus berupaya memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan responsif, salah satunya melalui layanan call center 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam,” jelasnya.


Kegiatan Forum Konsultasi Publik Polres PALI berjalan aman, tertib, dan kondusif. Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud sinergitas yang kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih baik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, khususnya Polres PALI.(SN/PERRY)

Share:

Ratusan Kilogram Benih Jagung Disalurkan ke Poktan Benakat Minyak dan Sungai Baung

 Ratusan Kilogram Benih Jagung Disalurkan ke Poktan Benakat Minyak dan Sungai Baung



PALI. SININEWS.COM — Bhabinkamtibmas Desa Benakat Minyak melaksanakan monitoring kegiatan penyaluran bantuan benih jagung dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Dinas Pertanian Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kepada sejumlah kelompok tani (Poktan) di Desa Benakat Minyak dan Desa Sungai Baung, Kecamatan Talang Ubi, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut berlangsung di Desa Benakat Minyak dan dihadiri oleh unsur pemerintah desa, aparat keamanan, serta perwakilan petani penerima bantuan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Benakat Minyak Edi Suprapto, Kaur Pertanian Indra, Babinsa Desa Semangus Sertu Dery Wijaya, Bhabinkamtibmas Desa Benakat Minyak Aipda M. Kurniadi, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Melky, serta para ketua kelompok tani penerima bantuan.

Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H, menjelaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan proses penyaluran bantuan berjalan dengan aman, tertib, dan tepat sasaran.

“Kami melakukan monitoring untuk memastikan bantuan dari pemerintah dapat diterima langsung oleh kelompok tani yang berhak, serta mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Talang Ubi,” ujar Kapolsek dalam keterangannya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak enam kelompok tani menerima bantuan benih jagung jenis Maxxi 2 dengan total ratusan kilogram benih yang akan digunakan untuk mendukung peningkatan produksi pertanian di wilayah tersebut.

Adapun kelompok tani yang menerima bantuan di antaranya Poktan Benakat Makmur dengan jumlah anggota 25 orang dan luas lahan 25 hektare menerima 375 kilogram benih jagung. Selanjutnya Poktan Bumi Makmur Sejahtera dengan 21 anggota dan luas lahan 21 hektare menerima 315 kilogram benih jagung.

Sementara itu, kelompok tani dari Desa Sungai Baung juga menerima bantuan serupa, yakni Poktan Gilang Berdikari sebanyak 375 kilogram, Poktan Jaya Bersama sebanyak 285 kilogram, Poktan Sumber Makmur sebanyak 150 kilogram, serta Poktan Tunas Jaya sebanyak 225 kilogram benih jagung.

Kapolsek menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mendukung program pertanian serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani sehingga dapat meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.(SN/PERRY)

Share:

PKB PALI Tegaskan Dukungan ke Asgianto–Iwan Tuaji, Perkuat Konsolidasi Politik Jelang Muscab 2026

 PKB PALI Tegaskan Dukungan ke Asgianto–Iwan Tuaji, Perkuat Konsolidasi Politik Jelang Muscab 2026




PALI.SINI NEWS.COM - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menegaskan arah politik partai dengan memberikan dukungan penuh kepada Bupati Asgianto, ST dan Wakil Bupati Iwan Tuaji, SH untuk memimpin daerah pada periode 2025–2030.


Pernyataan sikap tersebut disampaikan Ketua DPC PKB PALI, Aka Cholik Darlin, S.Pd.I., SH., MM menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) PKB PALI 2026. Ia menegaskan bahwa dukungan itu bukan sekadar langkah politik sesaat, melainkan bagian dari strategi jangka menengah partai dalam menjaga stabilitas daerah dan mendorong pembangunan.


“Dukungan ini merupakan sikap politik resmi partai yang telah dituangkan dalam Surat Pernyataan Sikap PKB Nomor: 003/DPC-16.12/I/IV/2026. PKB PALI mengambil posisi jelas dalam mendukung pemerintahan yang sah,” ujar Aka Cholik, Sabtu (18/4/2026).


Menurutnya, keputusan tersebut didasari sejumlah pertimbangan strategis. Salah satunya adalah pentingnya menjaga stabilitas politik daerah agar agenda pembangunan dapat berjalan efektif tanpa terganggu dinamika politik yang berlebihan.


Selain itu, PKB menilai kepemimpinan Asgianto–Iwan memiliki ruang sinergi yang kuat dengan platform perjuangan partai, terutama dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil.


“Sinergi ini penting. PKB tidak hanya berada di posisi mendukung, tetapi juga memastikan setiap kebijakan tetap berada dalam koridor kepentingan publik,” tegasnya.


Dalam konteks politik lokal, langkah ini juga dinilai sebagai upaya memperkuat posisi partai menjelang Muscab 2026. Konsolidasi internal dianggap penting untuk menjaga soliditas kader sekaligus mempertegas garis komando politik hingga ke tingkat bawah.


Seluruh kader PKB PALI pun diinstruksikan aktif mengawal dan menyukseskan program pemerintah daerah, sekaligus hadir di tengah masyarakat sebagai penyambung aspirasi.


“Kader PKB harus menjadi kekuatan politik yang hidup di tengah masyarakat. Mengawal program, menyerap aspirasi, dan memastikan pembangunan benar-benar dirasakan,” lanjutnya.


Meski memberikan dukungan, PKB menegaskan tetap menjalankan fungsi kontrol terhadap jalannya pemerintahan. Menurut Aka Cholik, dukungan politik tidak menghapus peran partai sebagai pengawas kebijakan publik.


“Mendukung bukan berarti tanpa kritik. PKB akan tetap mengawal agar kebijakan pemerintah daerah tetap berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.


Muscab PKB 2026 sendiri dipandang sebagai momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan arah perjuangan politik partai di Kabupaten PALI. Dengan sikap politik yang telah ditegaskan, PKB PALI menunjukkan komitmennya menjadi kekuatan penyeimbang antara pemerintahan dan kepentingan masyarakat.(SN/PERRY)

Share:

Pelaku Penganiayaan di Penukal Utara Diamankan Beberapa Jam Setelah Kejadian

 

Pelaku Penganiayaan di Penukal Utara Diamankan Beberapa Jam Setelah Kejadian




PALI. SININEWS.COM — Unit Reskrim Polsek Penukal Utara berhasil mengungkap kasus tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Desa Tempirai Utara, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kamis (16/4/2026). Pelaku berinisial PT (28) diamankan beberapa jam setelah kejadian, berikut barang bukti yang digunakan dalam aksi kekerasan tersebut.

Kapolsek Penukal Utara, IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si, menjelaskan bahwa peristiwa penganiayaan terjadi sekitar pukul 07.50 WIB di depan rumah warga bernama Yudi di Desa Tempirai Utara. Korban diketahui bernama Subianto (29), seorang petani warga Desa Tempirai Selatan, Kecamatan Penukal Utara.

“Pelaku berhasil kami amankan pada hari yang sama sekitar pukul 12.00 WIB di sebuah kontrakan temannya di Desa Air Itam, Kecamatan Penukal Abab. Penangkapan dilakukan oleh Kanit Reskrim beserta tim opsnal setelah dilakukan penyelidikan terkait keberadaan pelaku,” ujar Kapolsek dalam keterangannya.

Peristiwa tersebut bermula saat korban hendak menghadiri sebuah hajatan di Desa Tempirai Utara sekitar pukul 07.40 WIB. Dalam perjalanan, korban melihat temannya sedang dimintai uang oleh pelaku. Korban kemudian menegur pelaku agar tidak meminta uang kepada temannya tersebut, lalu melanjutkan perjalanan menuju lokasi tujuan.

Sesampainya di Desa Tempirai Utara, korban turun dari kendaraan dan duduk bersantai di depan rumah warga. Namun, tidak lama kemudian pelaku datang dan secara tiba-tiba mengayunkan sebilah golok beberapa kali ke arah korban hingga korban terjatuh dan mengalami luka di bagian pinggang sebelah kiri.

Korban selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Tempirai untuk mendapatkan pertolongan medis. Sementara itu, polisi yang menerima laporan segera melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.

“Setelah mendapatkan informasi keberadaan pelaku, tim langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Penukal Utara untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Kapolsek.

Adapun barang bukti yang diamankan dalam kasus tersebut berupa satu buah sarung golok warna cokelat dan satu helai baju batik warna cokelat milik korban.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 466 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana penganiayaan. Polisi juga menyatakan akan terus melengkapi administrasi penyidikan, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses hukum selanjutnya.(SN/PERRY)

Share:

Sekjen PWI Pusat Tutup Usia, Dunia Pers Berduka


Foto. Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang 


PALEMBANG. SININEWS.COM -- Kabar duka menyelimuti dunia pers nasional. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia [PWI] Pusat, Zulmansyah Sekedang, wafat pada Sabtu 18 April 2026, pukul 00.05 WIB, dini hari.


Almarhum mengembuskan napas terakhir di RS Budi Kemuliaan setelah mengalami serangan jantung. Kepergian salah satu tokoh penting dalam organisasi wartawan tertua di Indonesia ini meninggalkan duka mendalam bagi insan pers di seluruh Tanah Air.


Sekretaris Dewan Kehormatan [DK] PWI Sumsel, Jon Heri mengenang almarhum Zulmansyah merupakan sosok yang aktif mendorong penguatan organisasi serta peningkatan profesionalisme wartawan.


"Mendiang [Zulmansyah] berperan dalam mempererat solidaritas di kalangan jurnalis, baik di tingkat pusat maupun daerah," ungkapnya dalam keterangan pada Sabtu 18 April 2026.


Selain itu, sebagai Ketua SMSI Sumsel, Jon Heri menyebut kepergian Zulmansyah Sekedang bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia pers nasional. "Sosoknya dikenang sebagai wartawan senior yang konsisten memperjuangkan profesionalisme dan solidaritas jurnalis di Indonesia," pungkasnya.


Sejumlah tokoh pers dan pengurus PWI dari berbagai wilayah menyampaikan belasungkawa dan penghormatan atas dedikasi almarhum. Mereka menilai kontribusi Zulmansyah dalam menjaga integritas dan independensi pers akan terus dikenang.


Kepergian Zulmansyah menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia jurnalistik Indonesia.


Hingga kini, ucapan duka dan doa terus mengalir sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya.


“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.” (sn)

Share:

HUT ke-13 Kabupaten PALI, Dorong Akselerasi Pembangunan


Firdaus Hasbullah, Wakil Ketua DPRD PALI 



Catatan subuh menjelang HUT PALI ke'13

SININEWS.COM -- Dalam momentum Hari Ulang Tahun ke-13 Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir yang mengusung tema “KOMPAK, BERGERAK, BERDAMPAK”,Saya menegaskan pentingnya memperkuat sinergi dan percepatan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.


Menurut saya, tema tersebut bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi arah dan semangat kolektif seluruh elemen daerah dalam menjalankan pembangunan.


“Tema KOMPAK, BERGERAK, BERDAMPAK harus kita maknai sebagai energi bersama. Kompak dalam kebersamaan, bergerak dalam kerja nyata, dan berdampak dalam setiap kebijakan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat,

13 tahun perjalanan Kabupaten PALI merupakan fase strategis untuk melakukan lompatan pembangunan yang lebih progresif dan terukur.


“Kita tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Di usia ke-13 ini, PALI harus bergerak lebih cepat dan lebih tepat. Setiap program pembangunan harus memiliki dampak yang jelas dan dirasakan oleh masyarakat,

Saya mengapresiasi berbagai capaian pembangunan yang telah diraih, mulai dari penguatan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga pertumbuhan ekonomi daerah. 


Namun demikian,  saya mengingatkan bahwa tantangan ke depan masih memerlukan perhatian serius, terutama terkait pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.


“Ke depan, prinsip keadilan harus menjadi pijakan utama. Tidak boleh ada wilayah yang tertinggal. Inilah makna dari pembangunan yang benar-benar berdampak,.


Sebagai unsur pimpinan legislatif, saya  menegaskan komitmen DPRD Kabupaten PALI dalam mengawal setiap kebijakan agar tetap berpihak kepada kepentingan rakyat.


“DPRD akan memastikan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi berjalan optimal. Kita ingin setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,

bahwa kunci keberhasilan pembangunan terletak pada kolaborasi lintas sektor yang solid.


“Kompak adalah fondasi, bergerak adalah proses, dan berdampak adalah tujuan. Jika ketiganya berjalan selaras, maka PALI akan mampu tumbuh sebagai daerah yang maju dan berdaya saing.


Saya mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum HUT ini sebagai titik refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama.


“Selamat Hari Ulang Tahun ke-13 Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir. Mari kita jaga kekompakan, terus bergerak dalam pembangunan, dan pastikan setiap langkah kita benar-benar berdampak bagi masa depan PALI.(sn)

Share:

Nama Bursah Zarnubi Mencuat, Dinilai Layak Maju sebagai Calon Gubernur Sumatera Selatan


Bursah Zarnubi Dilirik Pimpin Sumsel


Sumsel. SININEWS.COM - Nama Bursah Zarnubi kian ramai diperbincangkan masyarakat Sumatera Selatan sebagai figur yang dinilai layak maju sebagai calon gubernur. 


Sejumlah kalangan menilai pengalaman panjangnya di tingkat nasional menjadi modal kuat untuk memimpin daerah.

Bursah dikenal sebagai tokoh nasional yang pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI). Selama berkiprah di parlemen, ia dinilai memiliki pemahaman luas terkait kebijakan publik serta jaringan relasi yang kuat di tingkat pusat.



Seorang tokoh masyarakat di Palembang menyebutkan bahwa sosok seperti Bursah sangat dibutuhkan untuk mendorong kemajuan Sumatera Selatan. “Beliau punya pengalaman, koneksi luas, dan sudah teruji di tingkat nasional. Ini penting untuk menarik investasi dan mempercepat pembangunan daerah,” ujar H.Ali

Selain itu, masyarakat juga menilai rekam jejak Bursah sebagai nilai tambah. 


Pengalaman panjangnya dalam dunia politik dan organisasi dianggap mampu menjembatani kepentingan daerah dengan pemerintah pusat. Hal ini dinilai krusial dalam mendorong pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.



Meski demikian, sebagian warga berharap agar setiap calon pemimpin tetap menyampaikan visi dan program yang konkret bagi Sumatera Selatan. Mereka menilai pengalaman saja tidak cukup tanpa diiringi gagasan yang jelas serta komitmen terhadap kebutuhan masyarakat lokal.



Dengan berbagai pandangan yang berkembang, nama Bursah Zarnubi kini menjadi salah satu figur yang diperhitungkan dalam dinamika politik Sumatera Selatan menjelang pemilihan kepala daerah mendatang.



Profil Singkat Bursah Zarnubi

Bursah Zarnubi merupakan politikus dan aktivis senior Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai anggota DPR-RI periode 2004–2009 serta Ketua Umum Partai Bintang Reformasi (2006–2011). Lahir di Lahat pada 29 Januari 1959, saat ini ia menjabat sebagai Bupati Lahat periode 2025–2030 dan Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) periode 2025–2030.



Dalam perjalanan kariernya, Bursah dikenal memiliki latar belakang aktivis, termasuk pernah memimpin Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Raya. Di tingkat nasional, ia aktif dalam isu kebijakan publik, keadilan fiskal, serta pemberantasan korupsi.



Sebagai Bupati Lahat, ia berkomitmen menata kota, membangun desa, serta memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan pusat. 


Fokus kebijakannya meliputi dorongan investasi melalui optimalisasi sektor pertambangan, perkebunan sawit, serta pengembangan komoditas unggulan daerah seperti kopi Lahat. (sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Dorong UMKM Upgrade Kemampuan IT di IFBC 2026


Gubernur Herman Deru Dorong UMKM Upgrade Kemampuan IT di IFBC 2026


Palembang. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, mengajak para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk terus meningkatkan kemampuan di bidang teknologi informasi (IT) guna menghadapi persaingan bisnis yang semakin terbuka.


Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Ceremony Pameran Info Franchise and Business Concept (IFBC) 2026 di Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Jumat (17/04/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Asosiasi Franchise Indonesia dan turut dihadiri Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri.


Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa perkembangan zaman menuntut pelaku usaha untuk beradaptasi, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital. Ia membandingkan pola usaha masa lalu yang masih terbatas dengan kondisi saat ini yang serba terkoneksi tanpa batas.


“Dulu kita berhitung masih menggunakan cara sederhana, komunikasi bisnis pun terbatas. Sekarang dunia sudah berubah, jaringan terbuka luas dan kompetitor tidak terbatas. Maka kemampuan IT harus terus di-upgrade agar pelaku UMKM bisa menjangkau pasar lebih luas,” ujarnya.


Meski demikian, ia mengingatkan bahwa di tengah kemajuan teknologi, pelaku usaha tetap harus menjaga kualitas produk dan kepercayaan konsumen. Menurutnya, mutu dan kepercayaan merupakan dua hal yang tidak terpisahkan dalam membangun bisnis berkelanjutan.


Herman Deru juga mengapresiasi penyelenggaraan IFBC 2026 yang menghadirkan 54 tenant dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, minimarket, hingga laundry. Ia menilai ajang ini memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk menemukan mitra usaha potensial.


Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel tengah mendorong program 100.000 Sultan Muda sebagai upaya mencetak wirausaha baru, khususnya dari kalangan generasi muda.


“Siapa pun yang bertransaksi di sini akan kami berikan ID card sebagai Sultan Muda Sumatera Selatan. Ini bagian dari upaya kami menumbuhkan semangat kewirausahaan,” tambahnya.


Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Asosiasi Franchise Indonesia, dalam mendukung pertumbuhan UMKM.


Ia menyebutkan, arahan Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, UMKM memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, yakni lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Bahkan, lebih dari separuh pelaku UMKM merupakan perempuan.


“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Kami juga siap membantu pelaku usaha memperluas pasar, termasuk hingga ke tingkat internasional,” ujarnya.


Ia juga mengungkapkan bahwa hingga Februari 2026, Kementerian Perdagangan telah menerbitkan ratusan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW), baik untuk dalam negeri maupun luar negeri, sebagai indikator tingginya minat terhadap bisnis waralaba di Indonesia.


Ketua Asosiasi Franchise Indonesia, Drs. Anang Sukandar, CFE, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang besar dan berpotensi untuk dikembangkan melalui sistem waralaba. Setidaknya terdapat lebih dari 10 jenis masakan khas daerah dengan identitas kuat, seperti kuliner dari Aceh, Sumatera Utara, Minangkabau, Sumatera Selatan, Sunda, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan, hingga Manado.


Potensi tersebut dinilai dapat menjadi kekuatan utama UMKM untuk berkembang, tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga menembus pasar ekspor. Selain sektor kuliner, peluang juga terbuka pada sektor lain seperti peternakan hingga industri restoran terintegrasi.


Namun demikian, pengembangan UMKM tidak hanya bergantung pada potensi semata. Diperlukan pemahaman yang kuat terkait kewirausahaan dan sistem waralaba agar pelaku usaha mampu mengelola serta mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.


“Untuk bisa maju dan berkembang, pelaku usaha tidak cukup hanya memiliki keinginan. Harus dibekali dengan ilmu kewirausahaan dan pemahaman tentang franchise agar usaha bisa tumbuh dan berdaya saing,” ujarnya.


Pemerintah juga terus mendorong pertumbuhan UMKM melalui berbagai program pembinaan, termasuk pelatihan ekspor yang difasilitasi oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI). Upaya ini bertujuan agar pelaku UMKM mampu memahami pasar global serta meningkatkan kualitas produk sesuai standar internasional.


Selain itu, inovasi produk menjadi faktor penting dalam menarik minat konsumen. Pelaku usaha didorong untuk berani melakukan eksplorasi dan menggabungkan berbagai konsep produk agar lebih unik serta memiliki nilai tambah di pasar.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala OJK Provinsi Sumsel, Arifin Susanto, serta Deputi Kepala BI Perwakilan Provinsi Sumsel, Andie Wicaksono.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Tegaskan Komitmen Pelayanan Kelistrikan Merata di Sumsel


Gubernur Herman Deru Tegaskan Komitmen Pelayanan Kelistrikan Merata di Sumsel


Palembang. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menerima kunjungan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Diksi Erfani Umar, di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Jumat (17/4/2026).


Dalam pertemuan tersebut, Herman Deru mengaku telah mengetahui adanya pergantian pimpinan di PLN UID S2JB. Ia mengapresiasi respons cepat GM PLN yang baru dalam mendukung sektor kelistrikan di Sumsel.


Menurut Herman Deru, sebagai kepala daerah, dirinya memiliki komitmen kuat untuk memastikan seluruh masyarakat Sumsel dapat menikmati akses listrik secara merata.


“Tipikal kita ini adalah paling responsif dibandingkan provinsi lain terhadap kebutuhan kelistrikan masyarakat,” ujar Herman Deru.


Ia menjelaskan, sektor kelistrikan menjadi prioritas karena Sumsel merupakan salah satu daerah penghasil energi di Indonesia. Oleh sebab itu, pelayanan kelistrikan kepada masyarakat harus berada di atas rata-rata provinsi lain.


“Sebagai daerah lumbung energi, ini menjadi beban moral bagi kita. Maka pelayanan kelistrikan bagi masyarakat harus lebih baik, bahkan di atas rata-rata provinsi tetangga,” tegasnya.


Selain itu, Herman Deru juga menegaskan dirinya terbuka terhadap berbagai keluhan masyarakat terkait layanan listrik. Ia mengaku kerap menerima langsung aspirasi masyarakat, termasuk melalui pesan pribadi.


“Artinya, saya membuka diri terhadap keluhan masyarakat, terutama terkait kebutuhan kelistrikan,” tambahnya.


Sementara itu, General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, yang sebelumnya bertugas di Papua, menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh program Pemerintah Provinsi Sumsel di sektor kelistrikan.


Ia juga meminta dukungan dari Pemprov Sumsel agar berbagai program dan pekerjaan rumah (PR) terkait kelistrikan dapat diselesaikan secara optimal.


“Menjadi komitmen kami untuk  pelayanan kelistrikan, baik bagi pelanggan maupun wilayah yang masih menjadi pekerjaan rumah. Kami siap mendukung kebijakan Gubernur dalam pembangunan daerah di Sumsel,” pungkasnya.(sn)

Share:

Dukung Penguatan Ekonomi Nasional, Wakapolda Sumsel Tekankan Transparansi Tata Kelola Primkoppol

Dukung Penguatan Ekonomi Nasional, Wakapolda Sumsel Tekankan Transparansi Tata Kelola Primkoppol




PALEMBANG.SiniNews.Com – Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam mendukung penguatan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan personel melalui akselerasi transformasi koperasi yang transparan dan akuntabel. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-5 Primkoppol Mapolda Sumsel Tahun Buku 2025.


Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., dan berlangsung di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel pada Kamis (16/4/2026). Forum ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palembang, serta pengurus dan anggota koperasi dari berbagai satuan kerja.


RAT merupakan forum tertinggi dalam koperasi yang berfungsi sebagai sarana evaluasi dan pertanggungjawaban pengurus kepada anggota. Melalui forum ini, Polda Sumsel mendorong lahirnya kebijakan ekonomi internal yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan nyata personel.


Langkah ini sejalan dengan program Presisi Polri yang menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan anggota sebagai fondasi utama profesionalisme. Dengan koperasi yang sehat dan dikelola secara profesional, stabilitas ekonomi keluarga besar Polri dapat terjaga sehingga mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas kepolisian.


Dalam arahannya, Wakapolda Sumsel menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi dalam pengelolaan koperasi di era modern. Ia menegaskan bahwa prinsip transparansi dan akuntabilitas harus menjadi landasan utama agar koperasi mampu berkembang secara berkelanjutan.


“Koperasi memiliki peran strategis sebagai pilar ekonomi yang berorientasi pada kebersamaan dan keadilan. Setiap keputusan harus berpijak pada kepentingan anggota serta keberlanjutan organisasi,” tegas Brigjen Pol Rony Samtana.


Penguatan koperasi ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi personel. Selain sebagai penyedia layanan finansial, koperasi juga berperan sebagai instrumen strategis dalam mendukung ketahanan sosial dan kesejahteraan jangka panjang anggota beserta keluarganya.


Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penguatan koperasi merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya di sektor ekonomi kerakyatan.


“Kami berkomitmen mendorong tata kelola koperasi yang profesional dan transparan. Kesejahteraan personel yang baik akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik dan stabilitas kamtibmas di Sumatera Selatan,” ujarnya.


Melalui momentum RAT ini, Polda Sumatera Selatan memastikan seluruh instrumen pendukung organisasi bergerak selaras dengan visi pembangunan nasional. Profesionalisme dalam pengelolaan koperasi menjadi wujud nyata transformasi Polri yang modern, adaptif, dan berorientasi pada kesejahteraan.(SN/Perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts