Momen HUT PALI ke-13, Begini Tanggapan Mantan Wabup 'Pak De'


Mantan Wakil Bupati PALI, Drs Soemarjono 


‎PALI. SININEWS.COM -- Momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ke-13 yang jatuh pada 22 April 2026 menjadi ajang refleksi bagi seluruh elemen masyarakat. Sejak resmi berdiri pada 22 April 2013, kabupaten ini terus berbenah dan berkembang dalam berbagai sektor pembangunan.

‎Salah satu tokoh masyarakat PALI, Soemarjono yang akrab disapa “Pak De”, mengajak seluruh warga untuk memaknai hari jadi ini dengan rasa syukur kepada Allah SWT. Ia menilai perjalanan 13 tahun PALI merupakan amanah besar yang harus dijaga bersama.

‎“Sudah 13 tahun kita diberi amanah menjadi sebuah kabupaten. Sudah selayaknya kita bersyukur dan terus berupaya mengisi pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Soemarjono.

‎Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, alim ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan warga dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di Bumi Serepat Serasan.

‎Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada peran aktif masyarakat dalam menjaga kerukunan dan persatuan.

‎“Saya mengajak kita semua untuk terus menjaga kebersamaan, persatuan, dan kesatuan. Ini menjadi kunci utama dalam membangun PALI yang lebih baik ke depan,” tambah mantan wakil bupati Pali tersebut

‎Saat ini, Soemarjono masih diberi amanah sebagai bagian dari Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP). Dalam kapasitas tersebut, ia berharap dukungan dan doa dari masyarakat agar program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata.

‎“Mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat. Mari kita bangun PALI untuk masa depan anak cucu kita,” ungkapnya.

‎Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan ucapan selamat ulang tahun untuk Kabupaten PALI ke-13, seraya berharap daerah ini terus maju dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya.

‎“Selamat ulang tahun ke-13 untuk PALI tercinta. Dirgahayu PALI kita,” tutupnya. (sn)

Share:

Dorong Kemandirian Ekonomi, PTBA dan BKMT Muara Enim Gelar Kelas Kreasi Vol.7


Dorong Kemandirian Ekonomi, PTBA dan BKMT Muara Enim Gelar Kelas Kreasi Vol.7


Muara Enim. SININEWS.COM – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan UMKM melalui penyelenggaraan Kelas Kreasi Vol. 7 di Rumah BUMN Bukit Asam.


Kegiatan yang diselenggarakan melalui sinergi dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Muara Enim ini diikuti 30 peserta. Program ini menjadi ruang pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat. 


Wakil Bupati Muara Enim yang juga Ketua BKMT Kabupaten Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., mengapresiasi penyelenggaran kegiatan tersebut. Menurutnya, Kelas Kreasi merupakan program positif yang memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat.


“Majelis taklim tidak hanya menjadi tempat untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga dapat berkembang menjadi wadah pemberdayaan ekonomi umat. Dengan adanya kegiatan seperti ini, kita berharap para peserta dapat lebih mandiri, produktif, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujar Sumarni.


Ia juga menekankan pentingnya peran perempuan dalam keluarga dan lingkungan sosial, serta mendorong peserta untuk terus mengasah kreativitas dan keterampilan sebagai peluang membuka sumber penghasilan baru.


“Sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan dunia usaha harus terus dijaga. Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan yang mendorong kreativitas dan kemandirian masyarakat,” tambahnya.


Sementara itu, Micro & Small Enterprise Funding Section Head PTBA, Weny Yuliastuti, menyampaikan bahwa Kelas Kreasi merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PTBA dalam mendukung pengembangan UMKM dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.


“Melalui program ini, kami berharap para peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, tetapi juga mampu mengembangkan usaha yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” jelas Weny.


Ke depan, program Kelas Kreasi diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat, sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, khususnya di Kabupaten Muara Enim. (sn)

Share:

AP3 DAN ALIANSI NUSANTARA APRESIASI OPEN REKRUITMEN TDP INDONESIA SELAKU SUBKONTRAKTOR PERTAMINA


AP3 DAN ALIANSI NUSANTARA APRESIASI OPEN REKRUITMEN TDP INDONESIA SELAKU SUBKONTRAKTOR PERTAMINA


PALI. SININEWS COM — Ketua Asosiasi Pemuda Peduli PALI (AP3), Harmoko, bersama Ketua Aliansi Nusantara Kabupaten PALI, Akuan, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan open rekrutmen yang dilakukan oleh subkontraktor TDP Indonesia dalam penerimaan tenaga kerja.


Rekrutmen yang difokuskan pada posisi Petugas Keamanan (Security) di wilayah kerja PT Pertamina EP Adera Field, Pengabuan Abab, dinilai sebagai langkah positif dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal, khususnya di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Harmoko menyampaikan bahwa proses rekrutmen yang dilakukan secara terbuka memberikan harapan baru bagi masyarakat dan mencerminkan komitmen terhadap prinsip transparansi serta keadilan dalam dunia kerja.


“Kami dari AP3 sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh pihak subkontraktor TDP Indonesia. Open rekrutmen ini menjadi bukti adanya upaya memberikan kesempatan yang adil kepada masyarakat lokal untuk ikut serta dalam dunia kerja,” ujarnya.


Senada dengan itu, Ketua Aliansi Nusantara Kabupaten PALI, Akuan, menegaskan bahwa pihaknya bersama AP3 berkomitmen untuk terus mengawal seluruh tahapan proses rekrutmen hingga selesai.


“Kami siap mengawal proses ini dari awal hingga tahap akhir, sebagai bentuk tanggung jawab kami dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai prosedur, transparan, dan tidak merugikan masyarakat,” tegas Akuan.


Kedua organisasi ini menilai bahwa pengawasan yang dilakukan merupakan bagian penting dalam menjaga ketertiban serta mencegah potensi penyimpangan dalam proses rekrutmen tenaga kerja.


Dengan adanya kolaborasi antara masyarakat, organisasi kepemudaan, dan pihak perusahaan, diharapkan proses rekrutmen ini dapat berjalan lancar, profesional, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Kabupaten PALI.(sn/perry)

Share:

Semangat Kartini Menggelora, Sekda Sumsel Edward Candra Pimpin Apel Gabungan Peringatan Hari Kartini 2026


Semangat Kartini Menggelora, Sekda Sumsel  Edward Candra Pimpin Apel Gabungan Peringatan Hari Kartini 2026


PALEMBANG. SININEWS.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar apel gabungan dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026 di lingkungan Pemprov Sumsel. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H. membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia,Selasa(21/04/2026)


Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hari Kartini merupakan simbol berkelanjutan dari perjuangan Raden Ajeng Kartini yang tetap relevan lintas generasi.


“Hari kelahiran Kartini telah diperingati bangsa Indonesia dari masa ke masa. Esensi semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini melalui pemikiran-pemikirannya terbukti bukan hanya menjadi pendobrak domestifikasi peran perempuan pada masanya, tetapi juga terus relevan dan memberi inspirasi bagi perempuan Indonesia lintas generasi hingga saat ini,” demikian disampaikan dalam amanat tersebut.


Lebih lanjut, Kartini melalui pemikirannya menegaskan pentingnya pendidikan sebagai jalan pembebasan perempuan dan kemajuan bangsa.


“Beliau menekankan bahwa pendidikan merupakan jalan pembebasan bagi perempuan, karena tanpa akses terhadap pendidikan, yang sesungguhnya terhambat adalah masa depan bangsa,” lanjutnya.


Saat ini, perempuan Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dengan mengambil peran di berbagai sektor publik. Namun, tantangan kesetaraan gender masih terus dihadapi.


“Meski demikian, berbagai tantangan menuju kesetaraan gender masih terus kita hadapi. Tantangan tersebut hadir dalam berbagai bentuk, seperti ketimpangan akses, partisipasi, kontrol dalam proses pembangunan, serta manfaat yang diperoleh perempuan dari hasil pembangunan,” kutipnya.


Data menunjukkan capaian Indeks Pembangunan Gender (IPG) tahun 2024 berada pada angka 91,85, sementara Indeks Ketimpangan Gender (IKG) berada pada angka 0,421. Kondisi ini menandakan masih adanya ketimpangan di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga ketenagakerjaan dan politik.


Dalam amanat tersebut juga ditegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pemberdayaan perempuan melalui kebijakan nasional.


“Asta Cita ke-4 memuat komitmen untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas,” ujarnya.


Peringatan Hari Kartini juga dimaknai sebagai momentum refleksi untuk menghadirkan keadilan dalam pembangunan.


“Peringatan Hari Kartini harus kita maknai sebagai panggilan bersama untuk memastikan bahwa pembangunan yang kita lakukan benar-benar menghadirkan keadilan,” tegasnya.


Dalam kesempatan itu, seluruh elemen bangsa diajak untuk memperkuat langkah bersama dalam mendorong pemberdayaan perempuan.


“Untuk itu, saya mengajak kita semua untuk terus memperkuat langkah bersama dalam memastikan setiap perempuan memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas dan responsif gender, menjamin setiap anak perempuan dapat mengakses dan menyelesaikan pendidikan tanpa hambatan, serta membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan di berbagai sektor,” imbuhnya.


Di akhir amanat, disampaikan pesan inspiratif yang menjadi semangat perjuangan Kartini.


“Habis gelap, terbitlah terang. Terang itu tidak datang dengan sendirinya, tetapi harus kita hadirkan melalui keberpihakan, keberanian, dan kerja nyata yang kita lakukan bersama,” tutupnya.


Sebelum menutup apel, Sekda Sumsel Edward Candra juga menyampaikan salam dari Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang kepada seluruh peserta apel.


Ia turut mengucapkan selamat Hari Kartini serta menyampaikan apresiasi kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah mengenakan kebaya dalam peringatan tersebut.


“Selamat Hari Kartini, dan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah mengenakan kebaya pada hari ini,” ucapnya.


Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas apel yang telah menjalankan tugas dengan baik.


“Terima kasih kepada para petugas apel yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga kegiatan ini dapat berjalan tertib dan lancar,” tandasnya.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Apresiasi Pembangunan Empat Lawang di Tengah Keterbatasan Anggaran


Gubernur Herman Deru Apresiasi Pembangunan Empat Lawang di Tengah Keterbatasan Anggaran


Empat Lawang. SININEWS.COM — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel, Febrita Lustia HD, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Empat Lawang dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Empat Lawang. Kegiatan tersebut digelar di Gedung DPRD Empat Lawang, Senin (20/4/2026).


Rapat paripurna berlangsung khidmat dan menjadi momentum refleksi bagi pemerintah daerah atas perjalanan pembangunan sejak berdirinya Kabupaten Empat Lawang.


Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi progres pembangunan di Kabupaten Empat Lawang yang dinilainya tetap berjalan baik meski di tengah keterbatasan anggaran daerah.


“Progres pembangunan di Empat Lawang patut kita akui sebagai langkah yang progresif. Meskipun kondisi keuangan tidak besar, pembangunan tetap terjaga,” ujar Herman Deru.


Ia menegaskan, capaian tersebut menjadi lebih bernilai karena diraih dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang relatif kecil dibandingkan daerah lain.


“Kalau APBD besar, kita tidak kaget pembangunannya bagus. Namun dengan APBD yang minim, improvisasi bupati, wakil bupati, dan jajaran membuahkan hasil luar biasa,” katanya.


Menurut Herman Deru, indikator kesejahteraan masyarakat di Empat Lawang menunjukkan tren positif. Peningkatan tersebut berdampak pada penurunan angka kemiskinan sebagai salah satu indikator keberhasilan pembangunan daerah.


“Angka kesejahteraan meningkat, otomatis angka kemiskinan menurun. Ini menunjukkan Empat Lawang sebagai kabupaten pemekaran memiliki pembangunan yang baik,” jelasnya.


Ia juga mengingatkan bahwa keterbatasan keuangan daerah tidak boleh dipandang sebagai hambatan, melainkan sebagai ujian ketangguhan bagi kepala daerah dalam mengelola anggaran.


“Jangan anggap kondisi keuangan ini sebagai musibah. Ini adalah ujian ketangguhan. Kepala daerah tidak boleh kendor,” tegasnya.


Herman Deru menekankan pentingnya penentuan skala prioritas dalam penggunaan anggaran, dengan membedakan kebutuhan reguler, prioritas, dan super prioritas.


“Harus jelas mana yang reguler, prioritas, dan super prioritas. Dalam belanja, utamakan yang super prioritas,” ujarnya.


Pada momentum HUT tersebut, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah menjadikannya sebagai ajang evaluasi kinerja, serta menyusun perencanaan berbasis kondisi keuangan riil.


“Jangan menyusun rencana dengan asumsi keuangan seperti sebelumnya. Gunakan data dan angka terkini,” katanya.


Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menjalankan program pembangunan.


“Kita harus selaras dengan rencana pembangunan jangka menengah pemerintah pusat dan mendukung program-program tersebut,” tambahnya.


Herman Deru juga optimistis efisiensi anggaran yang dilakukan saat ini tetap mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.


Ia turut mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan daerah, sebagaimana pernah dibahas dalam pertemuan bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).


“Jangan sampai kita hanyut dalam pengelolaan keuangan. Harus tetap terkendali dan tepat sasaran,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Herman Deru menyoroti pentingnya investasi pada pembangunan sumber daya manusia dalam menghadapi Indonesia Emas 2045.


“Saat ini adalah era investasi. Kita harus menyiapkan generasi muda secara mental dan keilmuan agar mampu bersaing di masa depan,” katanya.


Ia pun meyakini Kabupaten Empat Lawang memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menghadapi tantangan global.


“Saya yakin Empat Lawang mampu menyongsong Indonesia Emas. Masyarakatnya harus menjadi masyarakat yang madani,” ujarnya.


Sementara itu, Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Sumsel yang dinilai sebagai bentuk dukungan nyata bagi pembangunan daerah.


“Kehadiran Gubernur menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pembangunan,” kata Joncik.


Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, ekonomi, hingga pelayanan publik.


“Kami berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan berharap dukungan dari pemerintah provinsi terus berlanjut,” pungkasnya.(sn)

Share:

Komitmen Polda Sumsel: Transformasi Aktivitas Minyak Ilegal Menjadi Kontributor Ekonomi Nasional

 

Komitmen Polda Sumsel: Transformasi Aktivitas Minyak Ilegal Menjadi Kontributor Ekonomi Nasional




PALEMBANG.SININEWS.COM — Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam mendukung kebijakan strategis nasional di sektor energi melalui sinergi dengan pemangku kepentingan hulu migas. Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menerima kunjungan kerja perwakilan SKK Migas dalam rangka membahas percepatan tata kelola sumur minyak masyarakat agar masuk dalam sistem legal dan berkelanjutan.


Pertemuan yang berlangsung pada Selasa, 21 April 2026, di Ruang Delegasi Gedung Presisi Mapolda Sumsel ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan antara aparat penegak hukum dan regulator sektor energi. Fokus utama pembahasan adalah verifikasi faktual di lapangan serta langkah konkret dalam mentransformasikan aktivitas minyak masyarakat dari praktik ilegal menjadi legal.


Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Polda Sumsel memiliki peran penting dalam memastikan proses transformasi tersebut berjalan tertib, aman, dan sesuai regulasi. Ia menekankan bahwa legalisasi sumur minyak masyarakat tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi, tetapi juga menjamin keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan.


“Legalitas bukan sekadar izin, tetapi menyangkut kepatuhan terhadap standar keselamatan dan lingkungan. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan demi mendukung target lifting minyak nasional,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.


Langkah ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi nasional. Implementasi kebijakan ini juga merujuk pada regulasi terbaru sektor energi, termasuk pengaturan tata kelola sumur masyarakat agar memberikan kontribusi nyata terhadap penerimaan negara.


Dalam pelaksanaannya, Polda Sumsel bersama SKK Migas akan melakukan pengawasan dan verifikasi lapangan secara terpadu. Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) diproyeksikan sebagai wilayah percontohan atau pilot project dalam penerapan tata kelola sumur minyak masyarakat yang sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP).


Transformasi ini diharapkan mampu memberikan dampak strategis, antara lain menekan praktik illegal drilling, mengurangi risiko kecelakaan kerja, mencegah pencemaran lingkungan, serta menghilangkan potensi gangguan kamtibmas di kawasan tambang ilegal. Dengan sistem yang legal dan terstruktur, masyarakat dapat bekerja secara aman sekaligus berkontribusi terhadap perekonomian nasional.


Kapolda Sumsel juga menegaskan bahwa tidak akan ada toleransi terhadap aktivitas ilegal yang tetap berlangsung di luar mekanisme resmi. Penegakan hukum akan tetap dilakukan secara tegas terhadap pihak-pihak yang melanggar ketentuan.


“Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah, namun standar keselamatan dan kepatuhan hukum adalah harga mati. Setiap pelanggaran akan kami tindak tegas demi menjaga kepentingan negara dan masyarakat,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.


Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan Polda Sumsel mengedepankan strategi preventif dan preemtif, tanpa mengesampingkan penegakan hukum.


“Polda Sumsel akan terus mengawal program ini bersama SKK Migas melalui verifikasi faktual dan pengawasan berkelanjutan. Tujuannya agar transformasi ini berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta negara,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Sinergi lintas sektoral ini diharapkan menjadi momentum strategis bagi Sumatera Selatan untuk menjadi model nasional dalam penataan sumur minyak masyarakat. Polda Sumsel memastikan seluruh proses akan berjalan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan nasional.(SN/PERRY)

Share:

Perkuat Sinergi TNI-Polri, Kapolda Sumsel Terima Kunjungan Strategis Tim Sahli Panglima TNI

 

Perkuat Sinergi TNI-Polri, Kapolda Sumsel Terima Kunjungan Strategis Tim Sahli Panglima TNI





PALEMBANG.SININEWS.COM — Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen menjaga stabilitas keamanan nasional melalui sinergi lintas sektoral bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menerima langsung kunjungan kerja Tim Staf Ahli (Sahli) Panglima TNI dalam rangka pengumpulan data strategis wilayah di Provinsi Sumatera Selatan.


Pertemuan berlangsung pada Selasa, 21 April 2026, di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, mulai pukul 10.00 WIB. Agenda utama kegiatan ini adalah koordinasi teknis terkait pengumpulan data yang akan digunakan sebagai bahan perumusan kebijakan strategis di bidang pertahanan dan keamanan nasional.


Kegiatan ini merupakan implementasi nyata program Presisi Polri dalam memperkuat kerja sama eksternal serta mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas keamanan nasional sebagai fondasi utama pembangunan.


Dalam arahannya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya integrasi data dan koordinasi yang solid antara TNI dan Polri dalam memetakan potensi gangguan keamanan di wilayah.


“Sinergi dan kesamaan persepsi antara TNI dan Polri menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas wilayah. Kami siap mendukung penuh pengumpulan data strategis guna kepentingan pertahanan dan keamanan nasional,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.


Kunjungan Tim Puldata Sahli Panglima TNI yang dipimpin oleh Brigjen TNI Muhammad Thohir, S.Sos., M.M., diisi dengan diskusi mendalam bersama jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel. Pembahasan mencakup dinamika keamanan wilayah, potensi kerawanan, serta langkah antisipatif dalam menjaga kondusivitas daerah.


Sebagai simbol penguatan kerja sama, kegiatan diakhiri dengan pertukaran plakat antara kedua institusi. Momentum ini menjadi penegasan bahwa sinergitas TNI-Polri di Sumatera Selatan berjalan solid dan berkelanjutan.


Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pertemuan ini memiliki nilai strategis dalam mendukung kebijakan nasional berbasis data yang akurat.


“Kerja sama ini menunjukkan bahwa soliditas TNI-Polri di Sumatera Selatan adalah pilar utama dalam menjaga stabilitas keamanan. Data yang akurat menjadi dasar penting dalam setiap pengambilan kebijakan nasional,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Ia menambahkan bahwa Polda Sumsel akan terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh stakeholder guna memastikan keamanan wilayah tetap terjaga dan mendukung percepatan pembangunan daerah.


Pertemuan ini turut dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, di antaranya Karo Ops Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, Dir Reskrimum Kombes Pol Johannes Bangun, Dir Reskrimsus Kombes Pol Doni Satrya Sembiring, serta Kabid Propam Kombes Pol Raden Azis Safiri, S.I.K., CPHR.


Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif sebagai wujud nyata sinergi TNI-Polri dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(SN/PERRY)

Share:

Viral, 8 Unit Hp Peserta Seleksi Paskibraka PALI Lenyap


ilustrasi


PALI. SININEWS.COM -- Peserta seleksi Paskibraka kabupaten PALI tahun 2026 yang ngekos di Talang Pipa Bawah Kelurahan Talang Ubi Barat raib diduga digondol maling viral di media sosial.


Kejadian naas yang dialami sejumlah peserta seleksi Paskibraka pada Senin malam 20 April 2026 berseliweran di media sosial dan viral menyedot perhatian masyarakat luas.


Pasalnya, disaat sejumlah pelajar yang tengah berjuang mengikuti seleksi menjadi anggota Paskibraka pada untuk menaikan bendera merah putih pada HUT Kemerdekaan RI ternyata ditimpa musibah.


Dimana saat mereka terbangun dari tidurnya mendapati handphone (Hp) sebanyak 8 unit raib diduga digondol maling.


Tentu saja, kejadian ini memantik kemarahan masyarakat dan sejumlah akun media sosial mengunggah kejadian itu.


Salah satunya akun Facebook Erlan Sugianto, yang mengabarkan adanya kejadian naas yang dialami sejumlah pelajar peserta seleksi Paskibraka yang ngekos di wilayah Talang Pipa tepatnya di RT.03.


Akun itu juga meminta masyarakat untuk berhati-hati apabila ada orang tak dikenal menjual handphone murah untuk segera melaporkan ke pihak yang berwajib.


Menanggapi unggahan itu, banyak warganet mengutuk dugaan aksi pencurian itu.


Banyak warganet meminta kejadian itu segera terungkap dan bisa menangkap pelakunya.


Hingga berita ini diturunkan, masih banyak warganet mengomentari unggahan akun Facebook Erlan Sugianto. (sn/perry)



Share:

Reskrim Polsek Talang Ubi Ungkap Kasus Pencurian Sawit, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan

 

Reskrim Polsek Talang Ubi Ungkap Kasus Pencurian Sawit, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan



PALI. SININEWS.COM— Jajaran Unit Reskrim Polsek Talang Ubi berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di area perkebunan kelapa sawit milik PT Suryabumi Agrolanggeng, tepatnya di Divisi IV Blok 25, Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Minggu (19/4/2026).

Dalam pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan seorang pria berinisial H (35), warga Desa Tapus, Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang diduga melakukan pencurian buah tandan sawit milik perusahaan. Penangkapan dilakukan setelah pihak keamanan kebun melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di lokasi kejadian.

Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, SH, menjelaskan bahwa peristiwa pencurian diketahui sekitar pukul 15.30 WIB setelah petugas keamanan kebun menerima laporan adanya dugaan pencurian di blok perkebunan tersebut. Pihak keamanan kemudian berkoordinasi dengan Polsek Talang Ubi untuk melakukan penindakan.

“Setelah menerima informasi dari pihak security kebun, personel kami langsung menuju lokasi kejadian dan mendapati seorang pelaku yang sedang membawa buah tandan sawit menggunakan sepeda motor. Tim kemudian segera melakukan pengamanan terhadap pelaku beserta barang bukti,” ujar AKP Ardiansyah.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 16 buah tandan sawit, satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul tanpa nomor polisi, satu buah alat pengangkut (obrok) dari kayu yang telah dimodifikasi dengan drum plastik, serta satu buah egrek sepanjang kurang lebih empat meter yang diduga digunakan untuk memanen buah sawit secara ilegal.

Akibat peristiwa tersebut, pihak perusahaan mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp2.600.000. Kasus ini kemudian dilaporkan secara resmi ke Polsek Talang Ubi untuk diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk tindak pidana, khususnya pencurian hasil perkebunan yang merugikan perusahaan maupun masyarakat.

“Kami akan menindak tegas setiap pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat dan merugikan pihak perusahaan. Saat ini tersangka telah diamankan di Polsek Talang Ubi dan proses penyidikan masih terus berjalan untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke jaksa penuntut umum,” tegasnya.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan melanggar Pasal 477 Ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pencurian dengan pemberatan.(SN/PERRY)

Share:

Dihadapan Gubernur, Bupati Paparkan Pencapaian Prestasi Kabupaten Musi Rawas


Dihadapan Gubernur, Bupati Paparkan Pencapaian Prestasi Kabupaten Musi Rawas


MUSI RAWAS. SININEWS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Musi Rawas ke-83 Senin,  (20/4/26), bertempat di Gedung DPRD Musi Rawas.


Dalam sambutannya, Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud menyampaikan bahwa Kabupaten Musi Rawas hari ini genap berusia 83 tahun, yang bermula dari penyatuan dua kewedanaan, yakni Musi Ulu dan Rawas pada 20 April 1943.

“Tema peringatan tahun ini adalah Musi Rawas MANTABKAN, Menuju Sumsel Maju Terus Untuk Semua, Indonesia Emas 2045. Tema ini menjadi semangat bersama dalam membangun daerah yang lebih maju,” ujarnya.


Ia juga memaparkan sejumlah capaian prestasi, di antaranya mempertahankan predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan nilai “BB”, peningkatan reformasi birokrasi, serta raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama sembilan tahun berturut-turut. Selain itu, Musi Rawas juga meraih penghargaan UHC Prioritas, Juara I Paritrana Award tingkat Provinsi Sumsel, serta Juara II tingkat nasional dalam penyelenggaraan jalan dan jembatan.


Bupati juga mengungkapkan sejumlah tantangan pembangunan, khususnya terkait infrastruktur jalan di kawasan hutan yang terkendala perizinan dan keterbatasan anggaran. Ia berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk membantu penyelesaiannya.


Dari sisi pembangunan makro, dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi meningkat dari 2,33 persen menjadi 4,75 persen. Pendapatan per kapita juga naik dari Rp51,2 juta menjadi Rp65,5 juta, sementara tingkat pengangguran turun dari 2,78 persen menjadi 1,74 persen. Angka kemiskinan menurun dari 13,89 persen menjadi 12,67 persen, IPM meningkat dari 67,01 menjadi 71,92, serta indeks gini turun dari 0,280 menjadi 0,209.

“Melalui momentum ini, saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersatu, mendukung, dan mensukseskan program pembangunan demi mewujudkan Musi Rawas Maju, Mandiri, Bermartabat, dan Berkelanjutan,” tambahnya.


Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyampaikan bahwa Musi Rawas merupakan salah satu dari tujuh kabupaten/kota tertua di Sumatera Selatan dengan perkembangan yang cukup pesat.

Ia menilai berbagai indikator pembangunan menunjukkan tren positif, termasuk peningkatan IPM dan penurunan angka kemiskinan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pembangunan harus tetap dilakukan secara bertahap dengan skala prioritas mengingat keterbatasan anggaran dan luas wilayah Musi Rawas yang mencapai lebih dari 6.000 kilometer persegi.

“Saya yakin angka kemiskinan di Musi Rawas bisa ditekan hingga satu digit. Namun, perlu perbaikan data oleh dinas terkait dan BPS agar lebih akurat,” tegasnya.


Gubernur juga optimistis, dengan semangat dan sinergi yang terus terjalin, Musi Rawas akan semakin maju dan mampu mencapai target pembangunan yang telah direncanakan di masa mendatang.


Kegiatan ini dihadiri langsung Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru. Turut hadir Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud beserta Ketua TP PKK Musi Rawas H. Reza Novianto Gustam, Wakil Bupati H. Suprayitno, SH, Ketua DPRD Musi Rawas Firdaus Cik Olah, serta unsur Forkopimda, anggota DPR RI H. SN Prana Putra Sohe, Sekjen Ombudsman RI Dr. Suganda Pandapotan Pasaribu, Guru Besar Universitas Palembang Prof. Amzulian Rifai, serta Walikota Lubuk Linggau H Rachmat Hidayat. (sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts