Polsek Tanah Abang Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat Lewat Program Polisi Menyapa

 

Polsek Tanah Abang Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat Lewat Program Polisi Menyapa




PALI. SININEWS.COM — Polsek Tanah Abang menggelar kegiatan Polisi Menyapa Masyarakat di Balai Desa Sukamanis, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga terkait situasi keamanan dan kondisi ekonomi akibat musim hujan.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.25 WIB itu dipimpin langsung Kapolsek Tanah Abang, AKP Arzuan, SH, dan dihadiri anggota Polsek Tanah Abang serta warga Desa Sukamanis. Dalam kegiatan tersebut, polisi memberikan imbauan kamtibmas, dilanjutkan diskusi serta sesi tanya jawab dengan masyarakat.

Kapolsek Tanah Abang, AKP Arzuan, SH, mengatakan bahwa kegiatan Polisi Menyapa merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mendengar langsung permasalahan yang dihadapi warga sekaligus memberikan solusi dan edukasi terkait keamanan lingkungan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban di dalam desa masing-masing, serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum seperti pencurian ataupun perbuatan negatif lainnya,” ujar AKP Arzuan dalam arahannya kepada warga.

Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan keluhan terkait menurunnya pendapatan petani karet akibat intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi cuaca tersebut menyebabkan produksi getah karet berkurang sehingga berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Tanah Abang juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya kenaikan debit air sungai selama musim penghujan.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan terus memantau perkembangan kenaikan air, karena saat ini sudah memasuki musim hujan yang berpotensi menimbulkan banjir,” katanya.

Selain itu, Kapolsek juga menekankan pentingnya menjauhi penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan keluarga dan lingkungan sosial.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjauhi narkoba dan bersama-sama menjaga keluarga agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.(SN/PERRY)

Share:

Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkotika di Kantor Kejaksaan Negeri PALI, Ini Kata Kapolres PALI

 

Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkotika di Kantor Kejaksaan Negeri PALI, Ini Kata Kapolres PALI




PALI. SININEWS.COM — Kapolres PALI, AKBP Yunar H. P. Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., diwakili Kasat Narkoba Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) AKP Dedy Suandy, S.H menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) PALI, Rabu (29/04/2016). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri PALI yang beralamat di Jalan Merdeka KM 10, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Sumatera Selatan.

Kehadiran Kapolres PALI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan dan sinergi antara Kepolisian dan Kejaksaan dalam pelaksanaan proses penegakan hukum, khususnya terkait perkara tindak pidana narkotika dan tindak pidana umum lainnya yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht).

Pemusnahan barang bukti dilakukan oleh pihak Kejaksaan Negeri PALI terhadap sejumlah barang bukti hasil penanganan perkara pidana yang telah diputus oleh pengadilan. Proses pemusnahan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku serta disaksikan oleh aparat penegak hukum dari berbagai instansi terkait guna memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan barang bukti.

Kapolres PALI, Melalui Kasat Narkoba menyampaikan bahwa kegiatan pemusnahan barang bukti merupakan bagian penting dalam rangkaian proses hukum yang harus dilaksanakan setelah perkara selesai diputus oleh pengadilan.

"Kegiatan pemusnahan barang bukti ini merupakan tahapan akhir dari proses penegakan hukum setelah perkara memiliki kekuatan hukum tetap. Hal ini penting untuk memastikan barang bukti tidak disalahgunakan dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat," ujar AKP Dedy Suandy.

Ia juga menegaskan bahwa Polres PALI melalui Satresnarkoba akan terus berkomitmen dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten PALI serta mendukung setiap proses penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum lainnya.

"Kami akan terus bersinergi dengan Kejaksaan dan instansi terkait dalam upaya pemberantasan narkotika. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba," tambahnya.

Kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan lancar. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat memberikan efek jera kepada pelaku tindak pidana serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja aparat penegak hukum di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir.(SN/PERRY)

Share:

Wagub Sumsel Cik Ujang Hadiri Diskusi Penguatan Persahabatan China–Indonesia di Jakarta


Wagub Sumsel Cik Ujang Hadiri Diskusi Penguatan Persahabatan China–Indonesia di Jakarta


Jakarta. SININEWS.COM – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Wagub Sumsel)H. Cik Ujang menghadiri kegiatan Lecturer Series dan diskusi panel bertema penguatan persahabatan China–Indonesia, khususnya dalam bidang tata kelola pemerintahan, pembangunan kawasan, serta strategi pengentasan kemiskinan. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom 3 Hotel Mulia Senayan, Selasa (28/04/2026).


Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia sebagai wadah berbagi pengalaman sekaligus memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Tiongkok dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.


Dalam kesempatan itu, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen mewujudkan pembangunan yang merata hingga ke pelosok daerah.


Ia menyampaikan, pemerintah saat ini tengah menjajaki berbagai program strategis dalam pengentasan kemiskinan, di antaranya melalui peningkatan swasembada pangan dan penciptaan lapangan kerja, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).


Menurutnya, Indonesia juga belajar dari keberhasilan Tiongkok dalam menekan angka kemiskinan secara signifikan melalui pendekatan pembangunan yang terintegrasi dan berorientasi pada masyarakat.


“Indonesia ingin memahami secara mendalam bagaimana pembangunan dapat menjangkau masyarakat di pinggiran, bukan hanya di pusat. Kemiskinan bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi juga menyangkut martabat,” ujar Iftitah.


Sementara itu, Wagub Sumsel Cik Ujang menyambut baik forum diskusi tersebut sebagai ruang strategis untuk memperkaya perspektif daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran.


“Forum ini sangat penting bagi kami di daerah untuk belajar dari praktik terbaik yang telah berhasil diterapkan, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan. Kami berharap hasil diskusi ini dapat diimplementasikan di Sumatera Selatan guna mendorong kesejahteraan masyarakat secara merata,” ungkapnya.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Dukung Groundbreaking Proyek DME Tanjung Enim untuk Perkuat Kemandirian Energi


Gubernur Herman Deru Dukung Groundbreaking Proyek DME Tanjung Enim untuk Perkuat Kemandirian Energi


Muara Enim. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, menghadiri sekaligus mendukung kegiatan groundbreaking Proyek Hilirisasi Nasional Fase II percepatan pengembangan coal to dimethyl ether (DME) di Tanjung Enim. Kegiatan ini berlangsung di PLTU Sumsel-8 milik PT Huadian Bukit Asam Power, Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Rabu (29/4/2026).


Dalam sambutannya, Herman Deru menyambut baik dan menyatakan dukungan penuh terhadap dimulainya proyek tersebut. Ia menilai masyarakat Sumatera Selatan, khususnya Muara Enim, patut berbahagia dengan dimulainya pembangunan ini, seraya berharap proyek tersebut dapat terwujud sesuai rencana.


Gubernur mengungkapkan bahwa dirinya menjadi saksi langsung perjalanan proyek ini sejak masa pandemi COVID-19 hingga kondisi mulai pulih. Saat itu, masyarakat sempat mengalami kesulitan, bahkan harus mengantre untuk mendapatkan gas LPG.


Menurutnya, kondisi tersebut sempat memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai ironi Sumatera Selatan sebagai daerah kaya minyak, gas, dan batu bara, namun masih mengalami keterbatasan pasokan gas. Namun, secara bertahap pemerintah mulai menghadirkan solusi melalui program jaringan gas (jargas) oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk dan Pertamina.


“Karena itu, proyek ini menjadi sangat penting, karena akan membantu memenuhi kebutuhan energi masyarakat, khususnya LPG di Sumatera Selatan,” ujar Herman Deru.


Lebih lanjut, ia menyampaikan telah berdiskusi dengan jajaran PT Bukit Asam Tbk (PTBA) terkait pengembangan inovasi energi alternatif seperti DME. Upaya ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mengurangi ketergantungan impor serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dalam negeri, termasuk melalui program biodiesel seperti B50.


“Kami di Sumsel siap mendukung bersama para pelaku usaha, termasuk Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia, untuk menyuplai bahan baku yang dibutuhkan,” tambahnya.


Herman Deru berharap proyek ini segera terealisasi sehingga kebutuhan LPG masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih mudah. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya dampak ekonomi yang ditimbulkan, seperti pembukaan lapangan kerja, transfer pengetahuan, serta peningkatan keterampilan masyarakat lokal.


Di sektor lain, Gubernur juga menyoroti kemajuan pembangunan kelistrikan di Sumatera Selatan. Saat ini, hampir seluruh desa telah teraliri listrik. Untuk wilayah yang belum terjangkau, pemerintah daerah terus mendorong solusi alternatif seperti pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) komunal.


“Pada kesempatan ini, kami atas nama pemerintah dan masyarakat Sumatera Selatan menyatakan dukungan penuh dan mendoakan agar proyek pengolahan batu bara menjadi DME ini dapat berjalan lancar dan sukses,” tegasnya.


Menutup sambutannya, Herman Deru berharap groundbreaking tersebut menjadi awal keberhasilan besar dalam pengembangan hilirisasi energi di Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan.


Sementara itu, Direktur Pembina Hilirisasi PT Bukit Asam Tbk, Turino Yulianto, menjelaskan bahwa batubara low rank (kalori rendah) selama ini belum dimanfaatkan secara optimal meskipun jumlahnya melimpah. Melalui proyek ini, batubara tersebut akan diolah menjadi DME sebagai energi alternatif pengganti LPG.


Ia menyebutkan, untuk kapasitas produksi sekitar 1,4 juta ton DME per tahun, dibutuhkan sekitar 5–6 juta ton batubara per tahun. Seluruh pasokan akan berasal dari tambang di Sumatera Selatan yang dikelola PT Bukit Asam Tbk. Produk DME tersebut nantinya akan diserap dan didistribusikan oleh Pertamina Patra Niaga guna menggantikan sebagian kebutuhan LPG nasional.


Proyek ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor energi.


Kegiatan ini merupakan bagian dari groundbreaking 13 proyek hilirisasi tahap II yang dipusatkan di Cilacap, Jawa Tengah, dan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Proyek-proyek tersebut tersebar di berbagai wilayah dan dilaksanakan secara serentak sebagai bagian dari percepatan pengembangan industri berbasis nilai tambah di sektor strategis nasional.


Salah satu proyek utama lainnya adalah pembangunan fasilitas kilang gasoline di Cilacap yang dikelola Pertamina, sebagai upaya memperkuat sektor energi nasional.


Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan kepada Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional serta Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia agar mengkaji seluruh proyek secara objektif dengan pendekatan teknologi dan perhitungan efisiensi yang matang.


Ia menekankan bahwa setiap proyek harus mengutamakan skema yang paling efisien dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.


“Tidak ada kepentingan lain. Yang paling efisien dan menguntungkan rakyat, itu yang harus dijalankan,” ujar Prabowo.(sn)

Share:

Bank Sumsel Babel Dorong Warga Lahat Menabung, Perkuat Ekonomi Daerah


Bank Sumsel Babel Dorong Warga Lahat Menabung, Perkuat Ekonomi Daerah


LAHAT. SININEWS.COM — Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Lahat, Didit Hardianto, mengajak masyarakat Kabupaten Lahat untuk meningkatkan budaya menabung melalui produk Tabungan Pesirah, Rabu (29/4/2026).


Menurut Didit, Bank Sumsel Babel tidak hanya berperan sebagai mitra Pemerintah Daerah, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi seluruh lapisan masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.


“Ayo buka Tabungan Pesirah. Dengan menabung di Pesirah, masyarakat turut berkontribusi dalam membangun daerah sekaligus berkesempatan memperoleh berbagai hadiah menarik,” ujar Didit.


Ia juga menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi para nasabah. Hal tersebut menjadi komitmen Bank Sumsel Babel dalam menjaga kepercayaan masyarakat.


Didit berharap, melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam menabung, roda perekonomian daerah dapat semakin bergerak dan memberikan manfaat yang luas bagi pembangunan di Kabupaten Lahat.



Sementara itu, Bupati Lahat menyambut baik ajakan tersebut dan mengapresiasi peran aktif Bank Sumsel Babel dalam mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat.

“Kami mendukung penuh program Tabungan Pesirah ini. 


Budaya menabung harus terus digalakkan karena menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan pembangunan daerah,” ujar Bupati.


Di sisi lain, salah seorang warga Lahat, Rina (35), mengaku tertarik dengan program Tabungan Pesirah karena selain aman, juga memberikan keuntungan tambahan.


“Menabung di Pesirah ini enak, selain untuk simpanan juga ada kesempatan dapat hadiah. Jadi lebih semangat untuk menabung,” katanya. (sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Resmikan Grid Extension di Kenten Laut, Tegangan Listrik Warga Meningkat


Gubernur Herman Deru Resmikan Grid Extension di Kenten Laut, Tegangan Listrik Warga Meningkat


BANYUASIN. SININEWS.COM– Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, meresmikan pengoperasian grid extension untuk peningkatan tegangan layanan listrik oleh PT PLN (Persero) UID S2JB di Desa Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Selasa (28/04/2026).


Peresmian ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas kelistrikan masyarakat. Sebelumnya, warga menerima tegangan listrik rendah akibat jarak jaringan dari trafo yang cukup jauh.


Berdasarkan data di lapangan, sebelum dilakukan grid extension, jarak jaringan dari trafo terakhir mencapai 1,03 kilometer dengan tegangan yang diterima pelanggan hanya sekitar 152 volt. Setelah peningkatan, jarak jaringan menjadi sekitar 0,15 kilometer dengan tegangan meningkat hingga 226 volt.


Pekerjaan ini melalui beberapa tahapan, mulai dari survei awal pada Maret, perencanaan, proses pengerjaan pada awal April, hingga energize jaringan pada April 2026.


Adapun infrastruktur yang dibangun meliputi pemasangan tiang beton 12 meter sebanyak 12 batang dan tiang beton 9 meter sebanyak 16 batang. Selain itu, dibangun gardu distribusi berkapasitas 50 kVA sebanyak 1 unit, jaringan SUTM sepanjang 0,6 kilometer, serta SUTR sepanjang 0,65 kilometer.


Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan fundamental dalam kehidupan masyarakat modern.


“Bagi saya, mudah melihat suatu wilayah itu listriknya terpenuhi atau belum. Jaringan voltase ini dijawab oleh PLN dengan adanya pengoperasian ini,” ujarnya.


Ia mengapresiasi respons cepat PLN dalam menjawab kebutuhan masyarakat.


“Dijawab cepat oleh PLN. Belakangan, PLN lebih cepat dari yang kita inginkan. Awalnya hanya beberapa titik, tetapi dilakukan lebih banyak,” katanya.


Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil komunikasi yang efektif tanpa harus melalui prosedur panjang.


“Ini hasil dari komunikasi yang tidak harus formal. Biasanya harus ke DPRD, ke gubernur, tetapi kita short cut, kita potong jalur itu. Ini karena listrik tidak bisa ditunda, menjadi kebutuhan fundamental dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan pentingnya listrik dalam menunjang aktivitas masyarakat.


“Kita bayangkan tidak ada listrik, apa yang bisa kita buat. Punya HP, TV, atau barang elektronik tidak berguna jika tidak ada listrik,” ucapnya.


Herman Deru menyebut Desa Kenten Laut sebagai wilayah strategis yang memiliki potensi besar untuk berkembang.


“Kenten Laut ini desa yang paling luas di sekitar luar Kota Palembang terdekat. Kita bangun dengan diam-diam karena bisa membuat harga tanah menjadi mahal,” ungkapnya.


Di akhir sambutannya, Herman Deru berpesan kepada masyarakat untuk menjaga jaringan listrik yang telah dibangun.


“Jaga jaringannya, jangan sampai ada yang ilegal. PLN bisa memberikan layanan pada setiap titik,” pesannya.


Ia juga mengingatkan agar masyarakat disiplin dalam pembayaran listrik serta menjaga keamanan jaringan.


“Pembayaran tepat waktu. Jangan merasa rugi jika dahan atau ranting pohon dipangkas jika mengganggu kabel. Demi kenyamanan dan keamanan kita bersama,” jelasnya.


Sementara itu, General Manager PLN UID S2JB wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu, Diksi Ervani Umar, mengatakan pihaknya hadir langsung di tengah masyarakat untuk mendukung kemajuan ekonomi.


“PLN, atas arahan gubernur, memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami hadir langsung di tengah masyarakat karena listrik menjadi bagian penting dalam kemajuan ekonomi dan peradaban masyarakat,” ujarnya.


Bupati Banyuasin, Askolani, turut mengapresiasi perhatian Gubernur terhadap daerahnya.


“Atas kerja Pak Gubernur, PLN langsung mengerjakan. Insyaallah desa ini terus berkembang dan maju beberapa tahun ke depan,” katanya.


Ia juga mengungkapkan perubahan signifikan yang dirasakan masyarakat.


“Dulu lampu mati, jalan hancur. Sekarang sudah normal,” pungkasnya.(sn)

Share:

Sekda Edward Candra Dorong Jambore Satlinmas Jadi Momentum Kebangkitan Linmas


Sekda Edward Candra Dorong Jambore Satlinmas Jadi Momentum Kebangkitan Linmas


Palembang. SININEWS.COM — Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., menghadiri pembukaan Jambore Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Tahun 2026 yang digelar di Plaza Lapangan Tembak Jakabaring Sport City, Palembang, Selasa (28/4/2026).


Kegiatan jambore tersebut diikuti oleh anggota Linmas dari berbagai kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi nasional sekaligus penguatan kapasitas aparatur perlindungan masyarakat.


Dalam sambutannya, Edward Candra menyampaikan bahwa Sumatera Selatan, khususnya Kota Palembang, dipercaya menjadi tuan rumah dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, HUT ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja, serta HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat pada tahun 2026.


Ia menegaskan bahwa Satlinmas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam membantu penyelenggaraan ketertiban dan keamanan masyarakat di tengah berbagai tantangan, mulai dari bencana alam, gangguan ketertiban umum, hingga kondisi darurat lainnya.


Menurutnya, keberadaan Satlinmas saat ini semakin relevan dan sangat dibutuhkan dalam mendukung stabilitas dan ketenteraman masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dan profesionalisme anggota menjadi hal yang penting.


Melalui kegiatan jambore ini, Edward berharap terjalin silaturahmi dan sinergi yang kuat antaranggota Satlinmas dari seluruh Indonesia, meningkatnya kapasitas dan profesionalisme aparatur Linmas, serta tumbuhnya semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan siap mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut, baik dari sisi partisipasi, keamanan, maupun kenyamanan seluruh peserta selama berada di Kota Palembang.


Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Dr. Syahrizal, menyampaikan bahwa jumlah anggota Satlinmas saat ini telah mencapai sekitar 1,2 juta orang di seluruh Indonesia.


Ia menjelaskan bahwa Satlinmas yang dahulu dikenal sebagai Hansip kini telah berkembang menjadi kekuatan besar dalam sistem perlindungan masyarakat. Bahkan, secara internasional, Satlinmas dikenal sebagai bagian dari civil defense yang berada dalam naungan organisasi global, International Civil Defence Organization (sn)

Share:

Komitmen Gubernur Herman Deru Kembangkan Perpustakaan Sumsel Tuai Apresiasi Kepala Perpusnas


Komitmen Gubernur Herman Deru Kembangkan Perpustakaan Sumsel Tuai Apresiasi Kepala Perpusnas


Palembang. SININEWS.COM – Komitmen Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru dalam mengembangkan sektor perpustakaan mendapat apresiasi dari Kepala Perpustakaan Nasional, Prof. Aminudin Aziz.


Apresiasi tersebut disampaikan Aminudin Aziz saat menghadiri Rapat Teknis Urusan Perpustakaan se-Sumatera Selatan yang digelar di Hotel The Zuri Transmart Palembang, Selasa (28/4/2026).


Menurutnya, Provinsi Sumsel menjadi salah satu daerah yang memiliki Dinas Perpustakaan yang berdiri terpisah dari Dinas Kearsipan. Ia menilai langkah tersebut menunjukkan keseriusan dan komitmen kuat Gubernur Herman Deru dalam memajukan dunia perpustakaan.


“Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada Gubernur Herman Deru beserta jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel atas komitmen dalam pengembangan perpustakaan ini,” ujar Aminudin.


Sementara itu, Gubernur Herman Deru mengatakan kehadiran Kepala Perpustakaan Nasional merupakan bentuk perhatian terhadap perkembangan perpustakaan di Sumsel.


Ia menegaskan, paradigma masyarakat terhadap perpustakaan perlu diubah, tidak hanya sebatas bangunan, rak, dan buku, tetapi juga harus diukur dari aktivitas serta dampaknya bagi masyarakat.


Herman Deru mengungkapkan, berdasarkan data yang ada, Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) di Sumsel masih tergolong rendah, meskipun Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Karena itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kedua indikator tersebut.


“Ini menjadi perhatian kita bersama. IPLM sudah cukup baik, tetapi TKM masih rendah. Artinya, kita harus benar-benar menggerakkan budaya membaca di tengah masyarakat,” tegasnya.


Ia juga menyoroti pentingnya integrasi lintas sektor dalam pengembangan perpustakaan. Menurutnya, upaya peningkatan literasi tidak dapat dilakukan secara parsial dan harus melibatkan seluruh lini, tidak hanya Dinas Pendidikan.


“Saya akan mengajak bupati dan wali kota untuk mengintegrasikan perpustakaan ke semua lini. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Saya akan menggunakan kewenangan sebagai kepala daerah untuk mendorong kebijakan tersebut,” ujarnya.


Selain itu, Herman Deru turut mengapresiasi peran Bunda Literasi serta para Duta Literasi di berbagai tingkatan, mulai dari sekolah, desa, kecamatan, hingga kabupaten/kota dan provinsi, yang dinilai telah berkontribusi dalam meningkatkan literasi masyarakat.


Ia berharap rapat teknis ini dapat menjadi forum untuk mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi, sekaligus merumuskan langkah strategis ke depan.


“Kita semua memiliki tanggung jawab moral terhadap generasi muda, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel, Fitriana, mengatakan kegiatan tersebut mengusung tema “Membangun Sinergi Terpadu untuk Peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM)”.


Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara Perpustakaan Nasional, pemerintah provinsi, serta kabupaten/kota dalam menyusun program kerja tahun 2027. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana harmonisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung program prioritas di bidang perpustakaan.


“Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi peningkatan IPLM dan TKM melalui layanan perpustakaan yang semakin berkualitas,” tandasnya.(sn)

Share:

Monev di Prabumulih, Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru Tekankan Peran Kader Awasi Anak dari Game Online hingga Narkoba


Monev di Prabumulih, Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru Tekankan Peran Kader Awasi Anak dari Game Online hingga Narkoba


Prabumulih. SININEWS.COM – Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Feby Deru, melakukan kunjungan kerja ke TP PKK Kota Prabumulih dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) kinerja selama satu tahun terakhir, Selasa (28/04/2026).


Dalam kunjungan tersebut, Feby Deru menegaskan pentingnya melihat secara langsung sejauh mana program kerja TP PKK Sumsel telah disosialisasikan hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan di Prabumulih.


Selain itu, ia juga ingin mengetahui berbagai kondisi serta permasalahan yang dihadapi para kader di lapangan, sehingga program PKK dapat berjalan tepat sasaran.


Pada kesempatan itu, Feby Deru menitipkan pesan khusus kepada seluruh kader PKK agar turut berperan aktif dalam mengawasi perkembangan anak-anak dari berbagai pengaruh negatif, seperti game online, judi online, hingga narkoba.


“Ibu-ibu harap berhati-hati dan waspada. Awasi perkembangan anak dengan baik. Jangan sampai anak-anak terpapar game online, judol, bahkan narkoba,” pesannya.


Feby Deru juga mengajak TP PKK Prabumulih untuk aktif dalam melaksanakan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP). Ia menekankan pentingnya pemetaan kebutuhan daerah agar tidak terjadi tumpang tindih program.


“TP PKK Prabumulih harus mampu memetakan kebutuhan daerah, sehingga tidak terjadi tumpang tindih. Nantinya, hasil produksi tanaman maupun ternak dapat disalurkan ke dapur SPPG melalui PKK,” tegasnya.


Di sisi lain, Feby Deru turut menjelaskan kebijakan terbaru terkait kelembagaan Posyandu yang kini terpisah dari TP PKK, meskipun ketuanya tetap dijabat oleh Ketua TP PKK.


Dalam kunjungan kerja tersebut, Feby Deru juga menyerahkan sejumlah bantuan untuk mendukung program TP PKK Prabumulih, di antaranya buku Rakernas ke-10, PMT (Pemberian Makanan Tambahan), APE (Alat Permainan Edukasi), tong sampah, banner PAUD, serta obat TB.


Sementara itu, Wali Kota Prabumulih, Arlan, menyambut baik kunjungan Ketua TP PKK Sumsel beserta jajaran. Menurutnya, kehadiran Feby Deru menjadi penyemangat bagi para kader PKK sebagai garda terdepan dalam pembangunan keluarga.


“TP PKK Prabumulih merupakan mitra strategis Pemerintah Kota Prabumulih dalam pelaksanaan 10 program pokok PKK. Ini menjadi momentum bagi seluruh kader untuk terus bergerak dan berkontribusi,” ujar Arlan.(sn)

Share:

Tips Anak Sekolah Tidak Nakal & Berprestasi dari Profesor SEVIMA


SURABAYA, SININEWS.COM - Jutaan orang tua Indonesia setiap hari membuka grup WhatsApp wali kelas dengan keyakinan penuh bahwa mereka sudah cukup terlibat dalam pendidikan anak. Seringkali materi pembelajaran dan informasi pendidikan juga disebarkan lewat WhatsApp. Keyakinan itu salah besar, dan ada bukti ilmiah internasional yang membuktikannya.

Peringatan itu disampaikan Prof. Imas Maesaroh, M.Lib., Ph.D., Pakar SEVIMA sekaligus Guru Besar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, dalam sesi talkshow Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah untuk Anak Berprestasi di EduFun East, Tunjungan Plaza 3, Surabaya (28/4/2026). Talkshow ini digelar sebagai bagian dari rangkaian pameran pendidikan yang menghadirkan ribuan sekolah dan orang tua murid — dalam satu forum yang jarang terjadi di luar momen rapotan.

"WhatsApp itu tidak dirancang untuk pendidikan. Kita yang memaksanya jadi alat komunikasi sekolah-orang tua karena tidak ada yang lain," ujar Profesor Imas, Selasa (28/4/2026).

Prof. Imas, yang sehari-hari juga mengemban peran sebagai ibu dari tiga anak, menyatakan bahwa persoalan ini bukan soal niat baik orang tua maupun sekolah. Masalahnya terletak pada sistem komunikasi yang tidak pernah dirancang untuk menangkap masalah lebih awal. Di tengah momen Ujian Nasional berbasis Tes Potensi Akademik (TPA) dan seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui SNBP, keterlambatan informasi tentang perkembangan anak bisa berdampak fatal terhadap kesiapan akademik mereka.

Riset Internasional: Dampak Informasi Rutin

Profesor Imas memaparkan penelitian Profesor Peter Bergman yang dipublikasikan di Journal of Political Economy tahun 2021, yang membagi orang tua menjadi dua kelompok. Kelompok pertama mendapat informasi perkembangan anak dari guru secara rutin setiap dua minggu sekali, sedangkan kelompok kedua tidak mendapat informasi apapun. Hasilnya mencolok: anak dari kelompok pertama mengalami kenaikan kompetensi akademik yang signifikan dari peringkat 30 di kelas bisa naik ke peringkat 10 atau 15. Kelompok kedua tidak menunjukkan kenaikan apapun, baik dari sisi akademik, karakter, maupun skill.

Penelitian lanjutan oleh Bergman dan Chan tahun 2021 di West Virginia memperkuat temuan ini. Sekolah yang mengirimkan pesan kepada orang tua setiap kali anak tidak masuk kelas, tidak mengerjakan tugas, atau mendapat nilai rendah mencatat penurunan angka kegagalan mata pelajaran sebesar 27 persen, sementara tingkat kehadiran siswa naik 12 persen. Hasil serupa juga ditemukan di Chile oleh tim Berlinski pada 2024 — nilai matematika naik dan kehadiran membaik — membuktikan pola ini berlaku di negara berkembang seperti Indonesia.

"Komunikasi guru-orang tua yang rutin dan akurat secara langsung menggerakkan karakter, kompetensi, dan skill anak," kata Profesor Imas. Ia menekankan bahwa temuan ini bukan sekadar teori: tiga penelitian dari tiga negara berbeda dengan ribuan subjek menunjukkan konsistensi yang tidak bisa diabaikan.

Hal ini tidak bisa berlangsung di Whatsapp karena lima hal. Pertama, informasi di grup WhatsApp bersifat broadcast generik untuk seluruh orang tua — bukan laporan spesifik per anak. Kedua, pesan penting dari guru kerap tenggelam di antara stiker, ucapan ulang tahun, dan obrolan yang tidak relevan. 

Ketiga, informasi sensitif seperti penurunan nilai atau pelanggaran disiplin tidak seharusnya diekspos di forum terbuka yang dapat diakses puluhan keluarga sekaligus. Keempat, WhatsApp tidak terhubung dengan data akademik sekolah — orang tua tidak dapat melihat nilai harian, rekap kehadiran, maupun status pengumpulan tugas secara langsung dari platform tersebut. Kelima, ratusan notifikasi yang masuk setiap hari justru menjadi beban kognitif bagi orang tua bekerja, bukan sumber informasi yang berguna.

"Orang tua merasa sudah terhubung dengan sekolah karena ada di grup. Padahal yang mereka dapat hanya kebisingan, bukan informasi yang benar-benar dibutuhkan tentang kondisi spesifik anak mereka," ujarnya.

Prof. Imas juga menyoroti sisi guru. Tidak realistis mengharapkan seorang guru mengirim pesan personal ke puluhan orang tua, per anak, setiap hari di tengah beban administratif dan mengajar yang sudah sangat tinggi. Sistem komunikasi pendidikan yang baik harus bekerja secara otomatis, bukan mengandalkan tenaga manual guru yang sudah terbatas.

Tips Belajar, Berbagi Pengetahuan, dan Informasi

Prof. Imas menetapkan empat informasi minimum yang berhak diterima orang tua secara rutin dari sekolah: kehadiran anak secara real-time, perkembangan nilai akademik per mata pelajaran, jadwal dan kehadiran dalam kegiatan ekstrakurikuler, serta identitas dan kontak pendamping saat anak mengikuti kegiatan di luar lingkungan sekolah.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, ia mendorong penggunaan platform terintegrasi yang mampu menyampaikan data kehadiran dan nilai secara real-time langsung kepada orang tua, tanpa menambah beban operasional guru.

"Berbagai aplikasi telah tersedia untuk hal ini, baik yang berfokus pada pembelajaran sinkronus atau tatap muka online seperti Zoom, maupun sistem akademik terintegrasi seperti SEVIMA PENA Parent Connect," ungkap Imas.

Dalam sistem akademik terintegrasi seperti SEVIMA PENA Parent Connect, data kehadiran, nilai akademik, dan aktivitas sekolah mengalir secara real-time langsung ke notifikasi orang tua. Orang tua dapat mengetahui apakah anak sudah masuk kelas, nilai yang baru diinput guru, hingga catatan kehadiran ekstrakurikuler — semua dalam satu platform, tanpa perlu menunggu rapotan atau mengandalkan grup WhatsApp yang penuh kebisingan.

Bagi orang tua dan pihak sekolah yang ingin memantau perilaku dan perkembangan anak, Prof. Imas menyarankan agar tidak menunggu akhir semester untuk mulai mengevaluasi kualitas komunikasi antara sekolah dan rumah. "Mulailah dengan satu pertanyaan sederhana kepada sekolah anak Bapak Ibu: seberapa cepat saya bisa tahu kalau anak saya tidak masuk kelas hari ini? Jawabannya akan langsung menunjukkan di mana mutu sekolah tersebut," pungkasnya.

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts