Polisi Ringkus Terduga Pelaku Pencurian Rumah di Handayani Mulya

Polisi Ringkus Terduga Pelaku Pencurian Rumah di Handayani Mulya




PALI-SiniNews.Com — Unit Reskrim Polsek Talang Ubi berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian atau penadahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 476 KUHP atau Pasal 591 KUHP. Seorang pria berinisial GE (43), warga Desa Karang Anyar Sakti, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, diamankan polisi setelah kedapatan menyimpan handphone milik korban hasil tindak pidana pencurian.

Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H., mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan polisi Nomor LP/B-46/V/2026/SPKT/Polsek Talang Ubi/Polres PALI/Polda Sumsel.

Peristiwa pencurian diketahui terjadi pada Senin, 18 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di rumah korban yang berada di KM 10 Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Korban, Lilit Ardianto (33), seorang petani, melaporkan kehilangan satu unit handphone OPPO A38, uang tunai sebesar Rp7 juta, serta satu pucuk senapan angin jenis gejluk warna coklat tua dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp8,9 juta.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, anggota berhasil mengetahui identitas pelaku dan keberadaan barang bukti. Selanjutnya saya memerintahkan Unit Reskrim yang dipimpin Ipda Suryadinata untuk melakukan penangkapan,” ujar AKP Ardiansyah.

Ia menjelaskan, tersangka berhasil diamankan di rumahnya yang berada di kawasan Bukit Tudung, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi.

“Saat diamankan, tersangka sedang memegang dan menyimpan satu unit handphone OPPO A38 milik korban. Setelah dilakukan pencocokan IMEI handphone dengan kotak milik korban, didapati kesesuaian sehingga dapat dipastikan barang tersebut milik korban,” katanya.

Kapolsek menambahkan, berdasarkan pengakuan tersangka, handphone tersebut tidak dilengkapi dokumen kepemilikan berupa kotak maupun nota pembelian.

Saat ini, tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Polsek Talang Ubi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melengkapi administrasi penyidikan, berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), serta mempersiapkan pengiriman berkas perkara ke kejaksaan.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu unit handphone OPPO A38 warna silver beserta kotaknya dengan nomor IMEI yang identik dan sesuai dengan data milik korban.(SN/Perry)

Share:

Polisi Tingkatkan Patroli Malam di PALI, Warga Diminta Aktif Lapor ke 110

Polisi Tingkatkan Patroli Malam di PALI, Warga Diminta Aktif Lapor ke 110



PALI-SiniNews.Com – Satuan Samapta Polres PALI melalui Tim Patroli Perintis Presisi Regu I melaksanakan patroli malam guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Rejosari dan Jalan Lintas Pendopo, Rabu malam (27/5/2026).

Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 22.00 WIB hingga 23.00 WIB dengan melibatkan dua personel, yakni Bripda Arzaqul dan Bripda Muhamad Vijai. Patroli tersebut dilaksanakan berdasarkan Sprint Nomor: Sprin/39/IV/2026/SAMAPTA.

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pemantauan dan kontrol di sejumlah titik yang dianggap rawan terhadap tindak kriminalitas jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor (3C), aksi street crime, balap liar, tawuran, hingga potensi aksi premanisme.

Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH.SIK.MIK., melalui Kasat Samapta Polres PALI AKP Asri Basaruddin, SH., mengatakan patroli rutin tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres PALI, khususnya pada malam hari.

“Tim Patroli Perintis Presisi melaksanakan patroli di kawasan Rejosari dan Jalan Lintas Pendopo guna mengantisipasi tindak pidana 3C, street crime, balap liar, tawuran, serta potensi gangguan kamtibmas lainnya,” ujar Kasat Samapta Polres PALI dalam laporannya.

Selain melakukan patroli mobile, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan adanya kejadian menonjol maupun tindakan mencurigakan melalui layanan pengaduan Polri 110.

“Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan melalui layanan 110 sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian,” katanya.

Menurutnya, kehadiran personel patroli di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama pada jam-jam rawan malam hari.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah patroli terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aktivitas yang mengarah pada tindak kriminal maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Patroli Perintis Presisi sendiri merupakan program rutin yang dilaksanakan Sat Samapta Polres PALI sebagai langkah preventif untuk menciptakan situasi keamanan yang tetap stabil serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri di tengah masyarakat.(SN/Perry)

Share:

PWI Sumsel Sembelih Hewan Kurban, Satu Ekor Sapi Sumbangan Dari Gubernur Di Hari Raya Idul Adha 1447 H


*PWI Sumsel Sembelih Hewan Kurban, Satu Ekor Sapi Sumbangan Dari Gubernur Di Hari Raya Idul Adha 1447 H*



Palembang , Sumsel, sininews.com --  Suasana penuh khidmat, kekeluargaan dan semangat berbagi mewarnai pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di halaman Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel di Jalan Supeno No.11 Palembang, Rabu (27/05/2026).


Panitia kurban dibantu pengurus dan Anggota PWI Sumsel terlihat bahu membahu bekerja sama melaksanakan penyembelihan 4 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Dari 5 ekor Hewan kurban itu, 1; diantaranya sapi bantuan Gubernur Sumsel, 1 ekor sapi Bantuan Kapolda Sumsel dan 2 ekor sapi hasil arisan dari pengurus dan Anggota PWI Sumsel serta 1 ekor Kambing berasal dari partisipasi komandan Korem 044/Gapo.


Prosesi yang dimulai dari persiapan, penyembelihan hingga pendistribusian kepada penerima berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan dan semangat. Apalagi, pelaksanaan ibadah tahunan tersebut merupakan agenda tahunan PWI Sumsel yang dilakukan setiap tahunnya.


Ketua PWI Sumsel Kurnadi, ST mengatakan Idul Adha bukan sekadar perayaan keagamaan, namun menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.


“Alhamdulillah, pada pelaksanaan Idul Adha tahun ini PWI Sumsel kembali melaksanakan penyembelihan 4 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Ini merupakan bentuk ketaatan, kekompakan serta tingginya semangat berkurban, khususnya bagi pengurus dan anggota PWI Sumsel," katanya.


Lebih lanjut Kurnadi juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada, Gubernur Sumsel, Kapolda Sumsel dan Danrem Gapo, serta semua pengurus dan Anggota PWI Sumsel yang telah ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban yang telah menjadi agenda tahunan PWI Sumsel.

Mudah mudahan ini merupakan ibadah kita kepada Allah, SWT," tegasnya. 


Sementara itu Wakil Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga PWI Sumsel, Anwar Sy Rasuan yang mewakili Ketua PWI Sumsel didampingi Penjab Kegiatan Rofei Husen dan Ketua Panitia Pelaksana Amir Hamzah menambahkan, ibadah kurban mengandung makna mendalam tentang ketulusan hati dalam menjalankan perintah Allah SWT sekaligus menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.


“Esensi kurban tak hanya sebatas menyembelih hewan, tetapi bagaimana kita belajar tentang keikhlasan, pengabdian dan semangat berbagi. Melalui kurban, kita diajarkan untuk memperhatikan saudara-saudara kita yang membutuhkan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.


Selain itu, lanjut Anwar pelaksanaan kurban juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan membangun kekompakan sesama pengurus dan anggota PWI Sumsel 


“Kegiatan ini melibatkan pengurus dan anggota PWI Sumsel. Kita ingin dengan kegiatan ini, kepedulian dan semangat kebersamaan sesama pengurus PWI dan Anggota PWI Sumsel dapat terus terjaga di tengah masyarakat, sehingga PWI semakin jaya dan bermartabat,” katanya.


Diuraikannya, kegiatan yang telah lama menjadi agenda tahunan PWI Sumsel itu, dapat terus ditingkatkan pada tahun tahun berikutnya, termasuk jumlah peserta kurban yang berasal dari pengurus dan anggota PWI Sumsel maupun pihak instansi pemerintah, TNI, POLRI, BUMN dan BUMD yang ada di Sumsel, untuk menyalurkan hewan kurbannya di PWI Sumsel.


"Kita berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Idul Adha dapat memacu teman teman pengurus dan Anggota PWI Sumsel dapat terus semangat untuk berkorban dengan penuh rasa keikhlasan, kepedulian dan kebersamaan," katanya. 


Tampak hadir hampir seluruh pengurus PWI Sumsel, diantaranya, Richan Joe (Wkl Ketua Bidang Organisasi), Novasriadi (Sekretaris), Rofei Husin (Ketua PWI Perduli), H Octaf Riyadi (Ketua DK), Sigit (Wkl Sekretaris), Afdal Azmi Jambak (Wkl Ketua Bidang Kesra) serta pengurus lainnya termasuk Keluarga Ikatan Keluarga Wartawan (IKWI) Sumsel.(sn)

Share:

Ratu Dewa-Prima Salam Kompak Sholat Idul Adha Bersama Ribuan Jemaah di Masjid Agung


Ratu Dewa-Prima Salam Kompak Sholat Idul Adha Bersama Ribuan Jemaah di Masjid Agung


Sininews– Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam turut melaksanakan Sholat Id berjamaah bersama masyarakat di Masjid Agung, 27 Mei 2026.


Kehadiran keduanya menambah semangat kebersamaan antara pemerintah dan warga dalam merayakan hari besar umat Islam tersebut.


Turut hadir pula Asisten I Setda Provinsi Sumatera Selatan Apriyadi Mahmud, jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pimpinan organisasi Islam di Sumatera Selatan dan Kota Palembang.


Dalam sambutannya di hadapan ribuan jamaah, Ratu Dewa mengajak masyarakat untuk memaknai Idul Adha lebih dalam, bukan hanya sebagai momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai refleksi untuk memperkuat keikhlasan, kepedulian sosial, dan solidaritas antarsesama.


“Hari ini kita tidak hanya datang untuk menunaikan Sholat Id, tetapi juga belajar memaknai pengorbanan. Dalam hidup ada ego yang harus ditundukkan, ada amarah yang harus dilembutkan, dan ada kepedulian yang harus diperbesar,” ujar Ratu Dewa.


Ia menuturkan, kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi teladan tentang ketaatan, ketulusan, dan cinta kepada Allah SWT yang harus ditempatkan di atas segala kepentingan duniawi.


Menurutnya, Idul Adha menjadi momentum penting untuk mengorbankan kesombongan demi mempererat persaudaraan serta mendahulukan kepentingan bersama dibanding kepentingan pribadi.


“Kota ini tidak dibangun hanya dengan beton dan jalan, tetapi juga dengan doa, akhlak, dan hati yang saling menjaga,” katanya.


Ratu Dewa juga mengajak masyarakat Palembang untuk terus menjaga suasana damai dan harmonis di tengah berbagai perbedaan. Ia berharap semangat Idul Adha mampu memperkuat rasa cinta sesama, harapan untuk negeri, serta keyakinan bahwa setiap kebaikan akan kembali kepada pelakunya.


Sementara itu, pelaksanaan Sholat Idul Adha berlangsung lancar dan penuh kekhusyukan dengan khotib Ustadz Kgs. M. Husni Thamrin serta imam Ustadz Abdul Rasyid Shiddiq.(sn)

Share:

Bupati PALI Serahkan Sapi Kurban untuk Insan Pers

 

Bupati PALI Serahkan Sapi Kurban untuk Insan Pers




PALI-SiniNews.Com - Suasana kebersamaan mewarnai perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Bupati PALI, Asgianto, menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada insan pers PALI, Rabu (27/5/2026).


Kegiatan yang digelar di Kolam Mang Dede, Handayani Mulya, Talang Ubi itu turut dihadiri sejumlah ketua organisasi profesi wartawan, para jurnalis, serta beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI.


Perwakilan insan pers PALI, Joko Sadewo, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Bupati PALI kepada kalangan media. Menurutnya, bantuan hewan kurban tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap insan pers.



“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan sapi kurban ini. Semoga apa yang diberikan menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan,” ujar Joko.


Ia juga berharap hubungan baik antara pemerintah daerah dan insan pers dapat terus terjalin semakin harmonis demi mendukung pembangunan di Kabupaten PALI.


Di kesempatan yang sama, Bupati Asgianto mengatakan bahwa kegiatan kurban bersama insan pers merupakan wujud silaturahmi dan kebersamaan yang perlu dijaga setiap tahunnya.


“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya tahun ini saja. Mohon doa agar saya selalu diberikan kesehatan serta kelancaran rezeki,” katanya.


Selain itu, Asgianto menilai insan pers memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah melalui pemberitaan yang informatif dan berimbang.


“Pers memiliki peranan penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Karena itu, saya berharap pemberitaan tetap objektif dan tidak dipelintir, sehingga dapat bersama-sama mendukung kemajuan Kabupaten PALI,” tegasnya.(SN/PERRY)

Share:

Kapolsek Penukal Pimpin Langsung Pengamanan Malam Takbiran di Wilkum Penukal-Abab

Kapolsek Penukal Pimpin Langsung Pengamanan Malam Takbiran di Wilkum Penukal-Abab




PALI – Polsek Penukal melaksanakan patroli dan pengamanan malam takbiran Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di wilayah Kecamatan Penukal dan Kecamatan Abab, Selasa malam (26/5/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut berlangsung aman, lancar, dan kondusif hingga berakhir sekitar pukul 21.00 WIB.

Apel pengamanan dipimpin langsung Kapolsek Penukal AKP Dedy Kurnia, SH didampingi Wakapolsek IPTU Dayend Maretdiansyah, SH, MH serta diikuti seluruh personel yang telah tersprint dalam operasi pengamanan malam takbiran.

Pengamanan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Kapolres PALI Nomor Sprin/Renops/339/V/Ops.1.1./2026 tentang patroli malam takbiran Hari Raya Idul Adha 1447 H, serta Infosus Sat Intelkam Polres PALI terkait rencana kegiatan malam takbiran dan salat Idul Adha di Kabupaten PALI.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Penukal melakukan pengaturan arus lalu lintas di Simpang Empat Desa Babat dan Simpang Empat Desa Betung, patroli di wilayah Penukal dan Abab, serta memberikan imbauan kepada para remaja yang masih berkumpul pada malam hari.

Selain itu, petugas juga melakukan pengawalan pawai takbir keliling yang diikuti sekitar 70 peserta dari Majelis NU Kecamatan Penukal, Ponpes Salpakina, dan jamaah Desa Gunung Menang. Pawai menggunakan 10 kendaraan roda dua dan empat kendaraan roda empat dengan rute dari Desa Gunung Raja menuju Simpang Tiga Desa Purun dan kembali lagi ke titik awal.

Kapolsek Penukal AKP Dedy Kurnia, SH mengatakan, kegiatan patroli dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat merayakan malam takbiran dengan aman dan nyaman.

“Kegiatan pengamanan malam takbiran ini bertujuan untuk memantau aktivitas masyarakat sekaligus sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya di wilayah Kecamatan Penukal dan Kecamatan Abab,” ujar AKP Dedy Kurnia.

Ia menambahkan, selama patroli berlangsung tidak ditemukan adanya tindak kriminalitas, aksi tawuran remaja maupun balap liar di wilayah hukum Polsek Penukal.

“Personel tetap kami siagakan di mako dan patroli akan terus dilanjutkan guna mengantisipasi gangguan kamtibmas serta balap liar selama momentum Idul Adha,” tegasnya.

Hingga kegiatan berakhir, situasi arus lalu lintas dan keamanan di wilayah Penukal-Abab dilaporkan tetap aman, lancar, dan terkendali.(SN/Perry)

Share:

Puskesmas Talang Ubi Dorong Peran Aktif Masyarakat dalam Pengobatan TBC dan HIV

Puskesmas Talang Ubi Dorong Peran Aktif Masyarakat dalam Pengobatan TBC dan HIV




PALI-SiniNews.Com– Puskesmas Talang Ubi, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menggelar kegiatan Rapat Lokakarya Mini Lintas Sektor pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Kegiatan tersebut membahas penanganan sejumlah persoalan kesehatan masyarakat, khususnya penyakit tuberkulosis (TBC), HIV, dan kesehatan ibu hamil (Bumil).

Kegiatan berlangsung di aula Puskesmas Talang Ubi dan dihadiri sejumlah unsur pemerintah serta stakeholder terkait, di antaranya Camat Talang Ubi, Kepala Puskesmas Talang Ubi, Kepala Dukcapil Talang Ubi, Bhabinsa, Panit I Binmas Polsek Talang Ubi, para lurah se-Kecamatan Talang Ubi, tenaga kesehatan, serta tokoh agama.

Dalam rapat tersebut, peserta membahas langkah pencegahan dan penanganan penyakit yang masih menjadi perhatian di tengah masyarakat. Selain itu, peran pemerintah kelurahan dan tokoh masyarakat juga ditekankan untuk membantu menyosialisasikan pentingnya pemeriksaan dan pengobatan secara rutin.

Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, SH., melalui Panit I Binmas yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan dukungan terhadap program kesehatan yang melibatkan lintas sektor. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, aparat keamanan, dan masyarakat sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit.

“Kami mendukung penuh kegiatan lintas sektor seperti ini karena kesehatan masyarakat juga berkaitan dengan stabilitas sosial dan keamanan lingkungan. Kami berharap masyarakat tidak takut untuk memeriksakan diri dan menjalani pengobatan, apalagi layanan kesehatan yang diberikan juga gratis,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Talang Ubi mengatakan bahwa kasus penyakit menular seperti TBC dan HIV membutuhkan perhatian bersama agar tidak berkembang lebih luas di masyarakat.

“Kami berharap para lurah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dapat ikut mengedukasi warga tentang pentingnya pengobatan dan pemeriksaan kesehatan secara dini. Dengan penanganan cepat, risiko penyakit yang lebih parah dapat dicegah,” katanya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif hingga selesai. Polsek Talang Ubi memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya tetap aman dan terkendali selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.(SN/Perry)

Share:

Sambut Idul Adha 1447 H, Polres PALI Pastikan Situasi Kamtibmas Kondusif

 Sambut Idul Adha 1447 H, Polres PALI Pastikan Situasi Kamtibmas Kondusif



PALI- SiniNews.Com – Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengerahkan sebanyak 42 personel untuk melaksanakan pengamanan malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten PALI, Selasa (26/5/2026) malam.

Pengamanan diawali dengan apel yang digelar di halaman Mapolres PALI sekitar pukul 20.00 WIB. Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Nomor: Sprin/339/V/OPS.I.I/2026 yang ditandatangani Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait.

Apel pengamanan dipimpin Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH.SIK.MIK., diwakili Wakapolres PALI Kompol Kusyanto, SH., didampingi Kabag Ops Kompol Andri Noviansyah serta diikuti para pejabat utama, perwira, dan personel yang terlibat dalam pengamanan malam takbiran.

Dalam arahannya, Kapolres PALI melalui Wakapolres meminta seluruh personel meningkatkan patroli di titik-titik rawan tindak kriminalitas dan pusat keramaian masyarakat. Personel dibagi menjadi dua rute patroli, yakni wilayah Desa Talang Bulang dan kawasan kota, masing-masing sebanyak 21 personel.

“Untuk personel yang tersprin agar melaksanakan patroli di lokasi yang rawan terjadinya tindak pidana 3C, baik curat, curas maupun curanmor, serta melakukan pengawasan di titik keramaian masyarakat selama malam takbiran berlangsung,” ujar Kompol Kusyanto dalam arahannya.

Selain itu, personel Sat Samapta, Satlantas, dan Polsek Talang Ubi juga diperintahkan melakukan patroli bergiliran setiap dua jam sekali mulai pukul 00.00 WIB guna memastikan keamanan lingkungan permukiman warga tetap kondusif menjelang Hari Raya Idul Adha.

Selama patroli berlangsung, petugas turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan tidak bepergian hingga larut malam untuk menghindari potensi menjadi korban tindak kejahatan. Polisi juga melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik guna mengantisipasi kemacetan akibat meningkatnya aktivitas masyarakat pada malam takbiran.

“Kami berharap masyarakat dapat merayakan malam takbiran dengan tertib dan tetap menjaga keamanan bersama sehingga situasi kamtibmas di Kabupaten PALI tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Kegiatan pengamanan dan patroli malam takbiran berakhir sekitar pukul 23.00 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.(SN/Perry)

Share:

Hari Raya Kurban,Warga RT 05 Desa Tanjung Jati Muara Enim,Sembelih Lima Ekor Sapi,Jalin Silaturahmi dan Kekompakan


Ketua Panitia Abbdul Haris Saat Menyampaikan Sambutan Sebelum Sholat idul Adha dilaksanakan

 Muara Enim, Sumsel, sininews.com --  Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti warga RT 05 Desa Tanjung Jati, Kecamatan Muara Enim, pada Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijjah 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu (27/5/2026). Semangat berkurban dan kekompakan warga terus terjalin erat, mempertahankan tradisi kebaikan yang selalu terjaga dari tahun ke tahun.


​Pada perayaan Idul Adha tahun 2026 ini, Mushola Baitul Makmur RT 05 Desa Tanjung Jati—yang berlokasi di Komplek SMPN 5 Muara Enim—menjadi pusat pelaksanaan ibadah salat Id sekaligus penyembelihan hewan kurban. Tahun ini, panitia berhasil menghimpun sebanyak 5 ekor sapi untuk dikurbankan.


​Jauh sebelum hari H, masyarakat setempat telah bergerak cepat dengan menggelar musyawarah warga. Pertemuan tersebut berhasil membentuk kepanitiaan yang solid demi kelancaran ibadah salat Idul Adha dan prosesi penyembelihan.

​Berdasarkan hasil musyawarah, struktur kepanitiaan yang bertugas adalah sebagai berikut:


Ustadz Khairul Efendi Saat Melaksanakan Penyembelihan hewan kurban

​Ketua Pelaksana Salat Id & Penyembelihan: Abdul Haris

​Sekretaris: M. Silegar, S.Pd.

​Bendahara: Hidayat Amin

​Ketua Bagian Penyembelihan: Ustadz Khairul Efendi

​Imam & Khatib Salat Id: Ustadz Fitriansyah

​Pelindung & Penasihat: Kepala Desa Tanjung Jati, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para pemuka agama dan tokoh masyarakat setempat.


​Rangkaian kegiatan, mulai dari pelaksanaan salat Idul Adha hingga proses penyembelihan hewan kurban, berjalan dengan sangat lancar tanpa hambatan berarti.


​Ketua Panitia Pelaksana, Abdul Haris, menyampaikan bahwa seluruh daging kurban akan didistribusikan secara merata kepada seluruh warga RT 05 serta warga sekitar yang berhak menerimanya.


​"Terdapat 5 ekor hewan kurban berupa sapi di RT 05 Desa Tanjung Jati Mushola Baitul Makmur. Satu di antaranya merupakan sumbangan atau bantuan dari PT Bukit Asam (PTBA), sedangkan empat ekor lainnya murni dari swadaya masyarakat Desa Tanjung Jati RT 05 dan sekitarnya," ujar Abdul Haris.


​Kelancaran dan konsistensi warga RT 05 ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Desa. Kepala Desa Tanjung Jati, Isnaini, mengungkapkan rasa bangganya atas kekompakan warga yang setiap tahunnya rutin melaksanakan ibadah kurban. Menurutnya, momentum ini membuat seluruh warga desa dapat merasakan berkah dan kebahagiaan Hari Raya Idul Adha.


​"Selamat dan sukses kepada segenap panitia Hari Raya Kurban Mushola Baitul Makmur RT 05 Desa Tanjung Jati. Jaga dan pelihara terus kekompakan serta silaturahmi yang baik ini," kata Isnaini.


​Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi, khususnya perusahaan BUMN yang beroperasi di wilayah tersebut.


​"Untuk perusahaan PTBA dan pihak lainnya, kami atas nama pemerintah desa dan segenap masyarakat Desa Tanjung Jati mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas peran sertanya di Hari Raya Idul Adha ini. Semoga kerja sama dan hubungan baik ini dapat terus terjalin ke depannya," pungkas Isnaini.(sn)

Share:

Suara Mesin Jahit dan Harapan Baru di Kawasan Eks Lokalisasi


*Suara Mesin Jahit dan Harapan Baru di Kawasan Eks Lokalisasi*


Sininews - Suara mesin jahit kini terdengar lebih sering di sudut Kecamatan Panjang, Bandar Lampung. Di balik bunyi ritmis, itu, ada tangan - tangan perempuan yang tengah merajut sesuatu yang lebih dari sekadar kain. 


Wilayah yang sebelumnya dikenal dengan sebutan PMD atau Pemandangan, lama lekat dengan stigma kawasan lokalisasi, kini perlahan berubah wajah. Perubahan itu tidak datang dari luar. Ia tumbuh dari tangan sekitar 30 perempuan yang tergabung dalam Kelompok Tapis Melati. 


Di komunitas inilah mereka belajar, bertahan, dan pelan-pelan menemukan jalan mereka kembali. Dengan tangan mereka sendiri, mereka menenun kain tapis, kain tradisional khas Lampung yang sarat makna budaya dan telah diwariskan lintas generasi. 


Bagi mereka, tapis bukan sekadar kain. Setiap benang yang disulam menghadirkan cerita tentang kesabaran, ketekunan, dan harapan untuk kehidupan yang lebih baik. Di tengah stigma yang selama ini membayangi tempat tinggal mereka, para perempuan ini memilih melawan keadaan dengan karya.


Namun perjalanan itu tidak mudah. Keterbatasan alat produksi menjadi tantangan utama. Sebagian proses jahit masih dilakukan secara bergantian dengan peralatan seadanya. Waktu produksi pun melambat, sementara permintaan mulai berdatangan dari berbagai kegiatan dan pameran di Bandar Lampung. 


*Ketika Perjuangan Mereka Dilihat*


Perjuangan Kelompok Tapis Melati sampai ke telinga PT Bukit Asam (Persero) Tbk. Melalui Bukit Asam Tarahan Port, perusahan hadir membawa dukungan nyata berupa empat unit mesin jahit untuk mendukung aktivitas produksi kelompok.


Bagi Kelompok Tapis Melati, bantuan ini lebih dari sekadar alat kerja. Ini adalah simbol bahwa perjuangan mereka telah dilihat dan dihargai. 


Bagi PTBA sendiri, dukungan terhadap pusat kerajinan kain tapis di wilayah eks lokalisasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor ekonomi kreatif. 


“Kami melihat semangat perubahan yang tumbuh dari masyarakat, khususnya para perempuan, untuk bangkit dan membangun penghidupan yang lebih positif, produktif, dan bermartabat. Melalui penguatan keterampilan, dukungan sarana produksi, dan pengembangan usaha berbasis budaya lokal seperti kain tapis, diharapkan tercipta peluang ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tutur Corporate Secretary PTBA Eko Prayitno. 


Ia menegaskan, kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat adalah kunci transformasi sosial yang inklusif, sekaligus cara menjaga warisan budaya daerah agar tetap hidup dan memiliki nilai ekonomi yang kuat. 


*Dari Benang ke Harapan*


Kini, suasana rumah produksi terasa lebih hidup. Mesin-mesin baru berdenyut membantu mempercepat pengerjaan tapis dan berbagai produk turunannya. Kepercayaan diri pada anggota kelompok pun tumbuh. Mereka terus berkreasi, menghadirkan desain-desain baru yang makin inovatif dan berdaya jual.


Harapan mereka sederhana: karya tapis buatan tangan perempuan-perempuan ini dapat dikenal lebih luas dan membuka jalan menuju kehidupan ekonomi lebih baik bagi keluarga mereka.


Bagi masyarakat Lampung, tapis menyimpan nilai budaya, filosofi kehidupan, serta simbol kehormatan dan kebanggaan daerah. Menjaganya berarti merawat warisan yang telah hidup jauh sebelum mereka lahir.


Di wilayah yang dulu dipandang sebelah mata, warisan itu kini menjelma menjadi jalan perubahan sosial. Perempuan-perempuan yang pernah hidup di bawah bayang-bayang stigma, perlahan menata masa depan dengan benang-benang harapan. 


Selembar demi selembar tapis, perempuan - perempuan ini merajut kembali martabat dan masa depan mereka. (sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts