Wujud Kepedulian Polri, Kapolres PALI Berikan Bansos kepada Masyarakat Handayani Mulya

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres PALI Berikan Bansos kepada Masyarakat Handayani Mulya




PALI-SiniNews.Com – Polres PALI melalui Polsek Talang Ubi menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat kurang mampu di KM 10, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Senin (8/6/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.30 WIB tersebut merupakan bagian dari program bakti sosial Polri sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Penyaluran bantuan dipimpin langsung Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., bersama sejumlah personel Polsek Talang Ubi. Dalam kegiatan itu, bantuan berupa paket sembako diberikan kepada tiga kepala keluarga yang dinilai membutuhkan bantuan ekonomi.

Adapun penerima bantuan yakni Fajar Karyanto (32), seorang petani, Rusdianto (87), petani lanjut usia, dan Siti Rohila (40), petani, yang seluruhnya berdomisili di wilayah KM 10 Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi.

Kapolres PALI AKBP Yunar H.P. Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., mengatakan bahwa kegiatan bantuan sosial tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Bantuan sosial ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat kurang mampu. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memberikan manfaat bagi para penerima,” ujar AKP Ardiansyah menyampaikan pesan Kapolres PALI.

Selain menyerahkan bantuan, pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing serta meningkatkan komunikasi dengan aparat kepolisian.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Apabila terdapat potensi gangguan kamtibmas maupun informasi penting lainnya, jangan ragu untuk segera menyampaikan kepada pihak kepolisian,” katanya.

Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan membangun kepercayaan publik terhadap Polri.

Kegiatan bakti sosial berakhir sekitar pukul 12.30 WIB dalam keadaan aman dan lancar. Kehadiran personel Polri secara langsung di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga penerima bantuan. Melalui kegiatan tersebut, Polres PALI berharap hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga dapat bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten PALI.(SN/Perry)

Share:

Bangun Ekonomi Lokal Berkelanjutan, PTBA Tingkatkan Kompetensi Kelompok Budidaya Itik Petelur


*Bangun Ekonomi Lokal Berkelanjutan, PTBA Tingkatkan Kompetensi Kelompok Budidaya Itik Petelur*


Muara Enim, sininews.com – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan berkelanjutan. Salah satunya diwujudkan melalui peningkatan kapasitas Kelompok Budidaya Itik Petelur Rimba Farm di Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.


Corporate Secretary PTBA, Eko Prayitno, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari Program Transformasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang dijalankan Perseroan bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sumatera Selatan. 


Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan kualitas usaha budidaya itik petelur sehingga mampu menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berhasil sekaligus mendukung terciptanya ekonomi lokal yang lebih mandiri dan berkelanjutan. 


Bantuan yang diberikan oleh PTBA meliputi bibit itik baru dan infrastruktur kandang. Selain itu, PTBA juga memberikan pendampingan yang komprehensif untuk mengatasi tantangan budidaya ternak, khususnya pakan. Melalui pembinaan dan pendampingan dari IZI, PTBA membuat dan mendorong inovasi pembuatan pakan mandiri. 


“PTBA berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan yang mampu menciptakan dampak jangka panjang bagi masyarakat. Melalui pengembangan budidaya itik petelur ini, kami ingin mendorong tumbuhnya usaha masyarakat yang produktif, meningkatkan pendapatan keluarga, sekaligus mendukung transformasi ekonomi masyarakat menuju sumber penghidupan yang lebih berkelanjutan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasional perusahaan,” tutur Eko. 


Adapun saat ini, kelompok Rimba Farm tercatat telah mengelola 500 ekor itik petelur yang mampu menghasilkan sekitar 200 butir telur itik omega setiap hari. Untuk menjaga produktivitas sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan usaha, para anggota kelompok mendapatkan pelatihan teknis dari narasumber yang berpengalaman di bidang budidaya itik petelur.


Kepala Perwakilan IZI Sumatera Selatan, Muhammad Zainuri, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara PTBA, IZI, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program pemberdayaan tersebut.


"Kolaborasi yang kuat antara perusahaan, lembaga pendamping, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Kami mengapresiasi komitmen PTBA dalam menghadirkan program yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat agar semakin mandiri," ujarnya.


Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Tegal Rejo, Teguh Priono. Menurutnya, program budidaya itik petelur telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan membuka peluang usaha produktif yang mampu meningkatkan perekonomian warga.


Sementara itu, Sustainable Community Development Section Head PTBA, Ajis Purnomo, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor peternakan yang memiliki prospek jangka panjang.


"Melalui pelatihan ini, kami berharap kapasitas anggota kelompok semakin meningkat, baik dari sisi teknis budidaya maupun pengelolaan usaha. Dengan demikian, program ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat," kata Ajis.


Kegiatan diawali dengan pemaparan laporan perkembangan program oleh Ketua Kelompok Rimba Farm, Hendri Susilo. Dalam laporannya, Hendri menyampaikan berbagai capaian yang telah diraih sejak program berjalan, mulai dari peningkatan kapasitas anggota kelompok hingga pertumbuhan hasil produksi telur itik omega yang terus menunjukkan perkembangan positif. 


Sesi utama pelatihan menghadirkan Farizal Syarif, praktisi dan ahli budidaya itik petelur. Dalam pemaparannya, Farizal membagikan berbagai pengetahuan dan pengalaman terkait manajemen pemeliharaan, peningkatan produktivitas ternak, pengendalian penyakit, hingga strategi pengembangan usaha budidaya itik petelur yang berkelanjutan.


Melalui kegiatan ini, PTBA berharap Kelompok Rimba Farm dapat terus berkembang menjadi sentra budidaya itik petelur yang unggul, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi contoh keberhasilan transformasi ekonomi berbasis pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Muara Enim. (sn)

Share:

KPK Segel Sejumlah Ruangan di Kantor Pemkab Muara Enim, Termasuk Ruang Kerja Bupati


KPK Segel Sejumlah Ruangan di Kantor Pemkab Muara Enim, Termasuk Ruang Kerja Bupati


MUARA ENIM, sininews.com  – Suasana hening di lingkungan Kantor Pemerintah Kabupaten Muara Enim mendadak heboh dengan kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


KPK melakukan penyegelan terhadap sejumlah ruangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Senin (8/6/2026).


Sedikitnya delapan ruangan menjadi sasaran penyegelan oleh tim penyidik KPK, meliputi Ruang Tunggu dan Ruang Kerja Bupati Muara Enim, Ruang Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Muara Enim, serta lima ruangan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim.


Lima ruangan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang disegel yakni ruang Sekretaris, Bidang Perencanaan, Bidang Keuangan, Bidang Sarana dan Prasarana, serta Bidang Kebudayaan.


Selain itu, Rumah Dinas Bupati Muara Enim juga turut disegel oleh penyidik KPK. Informasi yang beredar menyebutkan Bupati Muara Enim H. Edison turut diamankan di Rumah Dinas sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung dibawa ke Palembang menuju Jakarta.


Padahal, sebelumnya Bupati Muara Enim sempat memimpin Apel Bulanan dan Kick-Off program pada pagi harinya.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, belasan penyidik KPK yang datang ke Muara Enim terbagi dalam dua tim.


Mereka menggunakan sejumlah kendaraan, di antaranya Toyota Innova Reborn hitam BG 1781 HJ, Toyota Avanza hitam BG 1762 ZZ, Toyota Avanza putih BG 1967 ZI, serta Toyota Avanza silver BG 1223 AAM.


Kedatangan lembaga antirasuah itu turut didampingi pengawalan dari pihak Polres Muara Enim.


Salah satu tim melakukan penyegelan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim sekitar pukul 14.00 WIB hingga 15.00 WIB.


Sementara tim lainnya secara bersamaan melakukan penyegelan di Ruang Kerja, Ruang Tunggu, serta Rumah Dinas Bupati Muara Enim.


Setelah itu, sekitar pukul 15.54 WIB, tim penyidik KPK kembali mendatangi Kantor Pemerintah Kabupaten Muara Enim untuk melakukan penyegelan di Ruang Kerja Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muara Enim.


Sebelumnya, beredar informasi bahwa Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Muara Enim (Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) Rusdi Hairullah serta Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim Abi Nurwardani telah lebih dahulu diamankan oleh KPK.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari KPK terkait penyegelan sejumlah ruangan di lingkungan Pemkab Muara Enim maupun informasi mengenai pihak-pihak yang disebut telah diamankan, serta kasus yang menjeratnya.(sn)

Share:

Patroli Malam di Kawasan Gelora November, Polres PALI Pastikan Keamanan Masyarakat

Patroli Malam di Kawasan Gelora November, Polres PALI Pastikan Keamanan Masyarakat




PALI-SiniNews.Com – Satuan Samapta Polres PALI kembali menggelar kegiatan Patroli Perintis Presisi guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres PALI. Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan pada Minggu (7/6/2026) malam dengan sasaran kawasan Gelora November yang kerap menjadi titik berkumpulnya masyarakat.

Patroli yang berlangsung mulai pukul 21.00 WIB hingga 23.00 WIB itu dilaksanakan oleh personel Regu II Sat Samapta Polres PALI berdasarkan Surat Perintah Nomor: Sprin/39/IV/2026/Samapta. Dua personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Bripda Muhamad Vijai dan Bripda Riza Andrean.

Dalam kegiatan itu, personel melakukan pemantauan dan pengawasan di sejumlah titik di kawasan Gelora November untuk mencegah terjadinya tindak pidana 3C (Curat, Curas dan Curanmor), aksi street crime, balap liar, tawuran remaja, serta potensi aksi premanisme yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH, SIK, MIK melalui Kasat Samapta Polres PALI AKP Asri Basaruddin, SH mengatakan bahwa Patroli Perintis Presisi merupakan langkah preventif yang terus dilakukan guna menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

“Patroli Perintis Presisi kami laksanakan secara rutin sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai bentuk gangguan kamtibmas, seperti kejahatan jalanan, balap liar, tawuran maupun aksi premanisme. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman,” ujar Kasat Samapta.

Selain melakukan patroli dan pemantauan situasi, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang berada di lokasi agar tetap menjaga ketertiban serta segera melaporkan apabila menemukan atau mengetahui adanya kejadian menonjol melalui layanan darurat Polri 110.

Menurut Kasat Samapta, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan lingkungan sehingga setiap potensi gangguan dapat ditangani secara cepat dan tepat.

“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu menghubungi layanan 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas atau kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci terciptanya situasi yang kondusif,” katanya.

Hasil patroli menunjukkan situasi di kawasan Gelora November selama kegiatan berlangsung terpantau aman, tertib dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas maupun tindakan kriminalitas yang meresahkan masyarakat.(SN/Perry)

Share:

Personel BKO Polres PALI Tiba di Lahat, Siap Amankan Kegiatan PT SMS

 

Personel BKO Polres PALI Tiba di Lahat, Siap Amankan Kegiatan PT SMS



PALI-SiniNews.Com-– Seluruh personel Polres PALI yang ditugaskan dalam Bantuan Kendali Operasi (BKO) untuk pengamanan kegiatan PT SMS di Kabupaten Lahat dilaporkan telah tiba di lokasi penugasan dengan aman dan lengkap, Minggu (7/6/2026) malam.

Sebelum diberangkatkan, seluruh personel terlebih dahulu dikumpulkan di Markas Komando (Mako) Polres PALI sekitar pukul 16.30 WIB untuk dilakukan pengecekan kehadiran serta pemeriksaan perlengkapan yang akan digunakan selama pelaksanaan tugas. Kegiatan BKO tersebut dijadwalkan berlangsung selama 11 hari, mulai 8 hingga 18 Juni 2026.

Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH, SIK, MIK melalui Kabag Ops Kompol Andri Noviansyah, S.Kom mengatakan bahwa seluruh personel yang ditugaskan telah tiba di Gedung Aspol Polres Lahat sebagai lokasi penempatan sementara sebelum melaksanakan tugas pengamanan.

“Alhamdulillah, seluruh personel yang terlibat BKO telah tiba di Gedung Aspol Polres Lahat dalam keadaan aman, sehat, dan lengkap. Tidak ada kendala selama proses keberangkatan maupun perjalanan menuju lokasi penugasan,” kata Kompol Andri Noviansyah.

Menurutnya, pelaksanaan BKO dilakukan sebagai bentuk dukungan Polres PALI terhadap kebutuhan pengamanan di wilayah hukum Polres Lahat, khususnya dalam rangka mendukung kegiatan pengamanan PT SMS. Seluruh personel yang diberangkatkan telah dibekali arahan terkait tugas dan tanggung jawab selama berada di lokasi penugasan.

Selain perlengkapan dinas seperti pakaian dinas lapangan (PDL), personel juga diwajibkan membawa perlengkapan pribadi yang diperlukan selama bertugas, antara lain tas ransel, perlengkapan ibadah, perlengkapan mandi, pakaian harian, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Kompol Andri menegaskan bahwa disiplin dan profesionalisme menjadi hal utama yang harus dijaga oleh setiap anggota selama menjalankan tugas BKO.

“Kami berharap seluruh personel dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga disiplin, meningkatkan kewaspadaan, serta tetap mengedepankan sikap humanis dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kesehatan dan kekompakan selama masa penugasan berlangsung. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas tidak hanya ditentukan oleh kesiapan operasional, tetapi juga oleh kondisi fisik dan mental personel.

Hingga laporan terakhir diterima, situasi di lokasi penugasan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, sementara seluruh personel BKO Polres PALI telah siap melaksanakan tugas pengamanan sesuai dengan arahan pimpinan.(SN/Perry)

Share:

Mengapa Harus Don Kancil?


Dugaan miring kerap menerpa jejak digitalnya. Namun, di bawah karpet koalisi, ia memegang semua kunci orkestrasi politik nasional.


Oleh: Firdaus


Pintu gerbang rumah besar itu selalu riuh, tetapi segalanya tunduk pada satu ketukan dirigen. Ketika obrolan di kedai kopi mulai beralih pada desas-desus "geliat bayang-bayang sang mantan", sebuah pertanyaan besar menyergap meja diskusi: "Mengapa harus Don Dasco menjadi Mendagri?". 


Seorang kawan lama, dengan dahi berkerut, buru-buru menyodorkan telepon genggamnya, meminta rekam jejak digital sang tokoh diperiksa ulang.


Tuduhan yang beredar di jagat maya memang riuh, mirip riak opini tanpa hulu. Di panggung politik, tudingan yang sumir acap kali menguap bagai embun pagi—seperti riuh rendah tuduhan Amien Rais kepada Tedy yang lelap ditelan waktu. 


Namun, dalam hukum politik rimba Jakarta, desas-desus bukan sekadar isapan jempol. Rumor adalah bahasa sandi dari pergeseran lempeng kekuasaan.


Di balik dinding kokoh Partai Gerindra, pria bernama lengkap Sufmi Dasco Ahmad ini bukan sekadar Ketua Harian. 


Di kalangan internal, ia adalah "Don" yang kerap di indikasikan tokoh yang mengendalikan mesin politik. Dan dikalangan aktivis Pers dan Intelejen Don juga dikenal dengan julukan Ketua Umum DPR. 


Dari analisis sumber lingkaran dalam membisikkan satu skenario ekstrem: jika badai politik berembus dan Presiden Prabowo Subianto mangkat, Dasco adalah sosok paling logis yang bakal berdiri di palang pintu kekuasaan untuk mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Artinya, untuk Wapres saja Don Dasco pantas, apalagi hanya Mendagri. Seandainya usia Prabowo melampaui pemilu 2029, Don Dasco pula yang mampu mengorkestrasi kemenangan Prabowo Gibran Jilid dua.


Sebagai parameter, kekuatan tersembunyi Don ini tidak tumbuh dari ruang hampa. Gurita pengaruhnya menancap dalam di berbagai sektor sektor krusial:


Pertama, dari aspek hukum; Sebagai mantan Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dan alumnus Komisi III, ia karib dengan para petinggi aparat penegak hukum.


Kedua, struktur partai; Sebagai ketua harian, jaringan instruksinya tegak lurus dari DPP hingga pengurus ranting di daerah.


Ketiga, Jaringan aktivis; Don piawai merangkul jaringan aktivis lintas generasi dan gerakan buruh untuk meredam riak demonstrasi di jalanan.


Keempat, sektor korporasi; dalam korporasi, pengaruhnya menyusup halus dalam penataan pos strategis di berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).


Kelima, Wakil Ketua DPR; Posisinya di kursi pimpinan DPR, ia dengan mudah mengamankan serta memuluskan seluruh kebijakan strategis istana.


Keenam, media massa; Hubungan persuasif Don dengan para pemred, selain itu Don juga secara struktural menempatkan Dewas LPP dan komisaris BUMN di organisasi wartawan, memastikan narasi politiknya kerap mendapat panggung yang teduh di mata pers.


Ketujuh, Bisnis; Dengan latar belakangnya sebagai mantan direktur berbagai perusahaan keamanan dan firma hukum memberinya pasokan logistik yang kokoh untuk menggerakkan roda taktis koalisi.


Kedelapan, kaderisasi; Dengan berbagai sumberdaya, Don mampu mengorkestrasi kader muda dilingkar Hambalang yang disiapkan Presiden untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.  Kelompok muda yang poluler dengan Sebutan Satria Jedi yang kemudian bermetamorfosis  dengan Boys Hambalang ini, merupakan jangkar utama Don didalam mengorkestrasi agenda Presiden untuk berhubungan dengan berbagai kelompok.


Kesembilan, tidak pernah menjadi tersangka; Hingga saat ini, dugaan miring dalam jejak digitalnya Don Dasco belum pernah terbukti secara hukum. Tanpa ketukan palu hakim, "Don Kancil" dari Senayan ini tetap melenggang bebas, mengantongi semua kunci orkestrasi republik di sakunya.


(Penulis adalah Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia - SMSI)

Share:

Polres PALI Gelar KRYD Regu III, Patroli Dialogis Sasar Simpang Lima hingga Area Perbankan

Polres PALI Gelar KRYD Regu III, Patroli Dialogis Sasar Simpang Lima hingga Area Perbankan




PALI- SiniNews.Com - Polres PALI kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Regu III sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) tetap kondusif di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (6/6/2026) malam mulai pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB dengan melibatkan 27 personel yang telah ditugaskan berdasarkan Surat Perintah Kapolres PALI.

Apel kesiapan KRYD digelar di Lapangan Mako Polres PALI, Jalan Merdeka, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Apel dipimpin Kabagren Polres PALI KOMPOL Yusuf Solehat, S.H., M.M., didampingi Kasat Binmas AKP Hendri, S.H., M.H., serta diikuti seluruh personel yang tergabung dalam Regu III.

Usai apel, personel bergerak melaksanakan patroli dialogis dan memberikan imbauan kamtibmas di sejumlah titik strategis yang dianggap rawan gangguan keamanan. Lokasi patroli meliputi kawasan Simpang Lima, area SPBU, dan kawasan perbankan, khususnya Bank BRI.

Di kawasan Simpang Lima, petugas memberikan imbauan kepada pedagang dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor. Warga juga diminta segera melapor melalui layanan darurat 110 apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Sementara itu, di area SPBU, personel melakukan sambang dialogis kepada petugas dan pengguna kendaraan untuk menjaga ketertiban antrean serta mematuhi prosedur keamanan di lingkungan pengisian bahan bakar. Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi terkait isu penimbunan BBM.

Patroli juga menyasar area perbankan dengan melakukan koordinasi bersama petugas keamanan Bank BRI. Selain memastikan sistem pengawasan CCTV berfungsi dengan baik, petugas mengimbau nasabah agar lebih berhati-hati saat melakukan transaksi tunai, terutama pada jam-jam yang dianggap rawan.

“Kegiatan ini dilaksanakan guna mewujudkan Sitkamtibmas dan Kamseltibcarlantas yang kondusif serta menjamin keamanan masyarakat di wilayah hukum Polres PALI,” ujar Kapolres PALI, AKBP Yunar HP Sirait, SH. SIK.MIK., melalui KOMPOL Yusuf Solehat,SH.MM.,

Ia menambahkan, “Setelah pelaksanaan apel dan patroli, personel tetap melaksanakan standby on call untuk mengantisipasi kejadian menonjol serta memberikan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat.”

Kegiatan KRYD Regu III berakhir pada pukul 22.00 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.(SN/Perry). 

Share:

Satlantas Polres PALI Gelar Blue Light Patrol, Antisipasi Balap Liar dan Tawuran Malam Hari

Satlantas Polres PALI Gelar Blue Light Patrol, Antisipasi Balap Liar dan Tawuran Malam Hari


PALI-SiniNews.Com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres PALI kembali menggelar kegiatan Blue Light Patrol pada Sabtu (6/6/2026) malam sebagai upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres PALI.

Patroli yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya pelanggaran lalu lintas, balap liar, tawuran, hingga tindak kriminalitas jalanan. Adapun rute patroli meliputi Simpang Tais, Simpang Polres PALI, Jalan Merdeka Handayani Mulya, Simpang Lima, serta kawasan Pasar Bhayangkara.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh personel Satlantas Polres PALI, yakni Brigpol Deni Agustiawan, Briptu Jhon Pratama Putra, SH, Bripda Pahlevi Rizky, dan Bripda I Made Swastika. Selama patroli berlangsung, petugas melakukan pemantauan arus lalu lintas sekaligus pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres PALI AKBP, Yunar HP Sirait,SH.SIK.MIK., melalui Kasatlantas Polres PALI IPTU Selda Audina, S.Tr.K., M.H., mengatakan bahwa Blue Light Patrol merupakan kegiatan rutin yang bertujuan menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif, khususnya pada malam hingga dini hari.

“Patroli Blue Light ini kami laksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi balap liar, tawuran, kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor), serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres PALI,” ujar IPTU Selda Audina.

Menurutnya, kehadiran personel kepolisian di lapangan juga menjadi bentuk pelayanan kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari maupun pengguna jalan yang melintas di sejumlah ruas jalan utama.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan berkendara dengan aman, nyaman, serta selamat. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa tenang sekaligus mencegah munculnya potensi gangguan kamtibmas maupun pelanggaran lalu lintas,” katanya.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di sepanjang rute patroli terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas berjalan lancar serta tidak ditemukan aktivitas balap liar maupun gangguan keamanan yang menonjol.

Satlantas Polres PALI menegaskan akan terus melaksanakan patroli secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pengguna jalan.(SN/Perry)

Share:

Semak Belukar di Bhayangkara Terbakar dan Ancam Pemukiman, Dinas Damkar Sibuk

 

Semak Belukar di Bhayangkara Terbakar dan Ancam Pemukiman, Dinas Damkar Sibuk


PALI, sininews.com -- Lahan kosong yang ditumbuhi semak belukar di wilayah Kelurahan Pasar Bhayangkara Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI terbakar pada Sabtu 6 Juni 2026 sekitar pukul 12.20 wib.


Kebakaran saat terik matahari itu mengancam pemukiman yang tak jauh dari lokasi kejadian.


Alhasil, atas kejadian tersebut Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan kabupaten PALI sibuk yang langsung berupaya memadamkan api.


Dari keterangan Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan kabupaten PALI Rizal Fahlevi bahwa penyebab kebakaran belum diketahui pasti. 


"Kita mendapatkan laporan adanya kejadian tersebut pada pukul 12.20 WIB, kemudian kami langsung mempersiapkan personil dan peralatan lalu berangkat menuju lokasi," ujar Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan kabupaten PALI.


Untuk korban jiwa dikatakan Rizal Fahlevi tidak ada dalam peristiwa itu.


"Setelah kami datang ke lokasi langsung melakukan pemadaman, dan sekitar pukul 13.00 Wib api berhasil dipadamkan. Pada kejadian ini tidak ada korban jiwa dan api tidak menjalar ke pemukiman warga," jelasnya.


Dengan adanya kejadian itu, Rizal Fahlevi menghimbau warga agar tidak membakar sampah di lahan kosong apalagi terdapat semak belukar kering.


"Saat ini musim kemarau dan cuaca panas cukup ekstrem. Untuk itu hindari membakar sampah agar tidak menimbulkan kebakaran lahan yang dekat dengan pemukiman," himbaunya. (sn/perry)

Share:

Berkas Dinyatakan Lengkap, Advokat Korban Kawal Hingga Persidangan


Berkas Dinyatakan Lengkap, Advokat Korban Kawal Hingga Persidangan


LUBUK LINGGAU, sininews.com - Terkait kasus pencemaran nama baik dan kasus penganiayaan yang dilakukan Tersangka (TSK) Siti Samsiah Siregar terhadap Siti Dessy Rodiah istri Almarhum Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Musi Rawas Agus Hubya Handoyo sudah lebih satu tahun berlalu kasus ini dilaporkan korban kepihak penyidik polres Lubuk Linggau belum ada kejelasannya dan sudah berulang kali diberitakan pihak media, akhirnya menemui titik terang. Hal ini terbukti saat media ini menghubungi pihak penyidik Polres Lubuk Linggau Abdi, Sabtu (6/6/26) mengatakan, 

"Berkas pencemaran nama baik dan penganiayaan yang dilakukan oleh Siti Samsiah Siregar terhadap Siti Dessy Rodiah, sudah P21. Dan berkasnya sudah saya kirim ke pihak kejaksaan beberapa waktu lalu untuk segera diproses. Yang menangani perkara kasus ini dikejaksaan nanti yakni bapak Hasbi.

"Insya Allah, Senin atau Selasa (8-9/26) ini, Saya akan mendatangi pelaku terlebih dahulu untuk bersiap-siap. Dan saya akan langsung menyerahkan pelaku kepihak kejaksaan,"ungkap Abdi.


Sementara itu Hasbi Jaksa yang menangani perkara kasus pencemaran nama baik dan penganiayaan yang dilakukan oleh Siti Samsiah Siregar terhadap Siti Dessy Rodiah saat dimintai komentarnya melalui sambungan telpon, Sabtu (6/6/26) Pk.15.01 Wib mengatakan, Berkas perkara tersebut sudah P21, dan sudah diserahkan oleh pihak penyidik Polres Lubuk Linggau ke kami (kejaksaan).

"Kami sekarang menunggu kapan dari pihak penyidik akan menyerahkannya,"ucap Hasbi.


Menanggapi perkembangan perkara tersebut, Advokat pendamping korban, ADV. BADAI BENI KUSWANTO, S.H., M.H., C.I.L., C.P.L., ADV. FACHRI YUDA HUSAINI, S.H., CPLA. dan ADV. WISNU SALISTIYO, S.H., C.Me. menyampaikan apresiasi kepada Penyidik Polres Lubuk Linggau dan Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau yang telah menuntaskan proses penyidikan hingga berkas perkara dinyatakan lengkap (P21).


Menurutnya, proses hukum yang berjalan hingga tahap pelimpahan tersangka dan barang bukti ke pihak kejaksaan merupakan bentuk komitmen aparat penegak hukum dalam memberikan kepastian hukum serta perlindungan terhadap hak-hak korban.

"Kami mengapresiasi langkah profesional yang telah dilakukan oleh penyidik Polres Lubuk Linggau dan pihak Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau. Setelah proses yang cukup panjang, akhirnya perkara ini memasuki tahapan penuntutan. Hal ini menjadi harapan bagi klien kami, Ibu Siti Dessy Rodiah, untuk memperoleh keadilan melalui mekanisme hukum yang berlaku," ujar ADV. Badai Beni Kuswanto, Sabtu (6/6/2026).


Lebih lanjut, ia berharap proses pelimpahan tersangka dan barang bukti dapat segera dilaksanakan sehingga perkara tersebut dapat segera disidangkan di Pengadilan Negeri Lubuk Linggau.

"Kami akan terus mengawal perkara ini hingga memperoleh putusan yang berkekuatan hukum tetap. Pada prinsipnya, setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum, sehingga siapapun yang melakukan perbuatan melawan hukum harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.


Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar menjadikan perkara ini sebagai pembelajaran untuk lebih bijak dalam bertindak maupun menyampaikan informasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan atau mencemarkan nama baik orang lain. (sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts