PBNU Resmi Sahkan Kepengurusan PCNU Kota Lubuklinggau Masa Khidmat 2026–2031


PBNU Resmi Sahkan Kepengurusan PCNU Kota Lubuklinggau Masa Khidmat 2026–2031


Lubuklinggau, sininews.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menerbitkan Surat Keputusan Nomor 659/PB.01/A.II.01.45/99/07/2026 tentang Pengesahan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lubuklinggau Masa Khidmat 2026–2031. Surat keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 9 Juli 2026 sebagai tindak lanjut hasil Konferensi Cabang (Konfercab) VI PCNU Kota Lubuklinggau yang digelar pada 30 Juni 2026.


Melalui keputusan tersebut, PBNU mengesahkan susunan kepengurusan baru PCNU Kota Lubuklinggau dengan KH. M. Said, S.Th.I., M.A. sebagai Rais Syuriyah dan Masroil, S.Pd.I. sebagai Ketua Tanfidziyah. Sementara itu, posisi Sekretaris dijabat H. Agus Mukmin, Lc., M.Hum. dan Bendahara dipercayakan kepada Noberta Irwan, S.Pt.


Dalam surat keputusan tersebut, PBNU juga mengamanatkan agar kepengurusan yang baru menjalankan roda organisasi sesuai Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, serta seluruh peraturan Nahdlatul Ulama dalam rangka memperkuat pelayanan kepada umat.


Menanggapi terbitnya surat pengesahan tersebut, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Lubuklinggau, Masroil, S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur sekaligus mengajak seluruh jajaran pengurus dan warga Nahdliyin untuk memperkuat kebersamaan dalam menjalankan amanah organisasi.


"Alhamdulillah, kami bersyukur atas terbitnya Surat Keputusan PBNU yang mengesahkan kepengurusan PCNU Kota Lubuklinggau Masa Khidmat 2026–2031. Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, serta semangat khidmah kepada Nahdlatul Ulama, umat, dan bangsa.",Kata Mazroil.


Masroil menegaskan bahwa kepengurusan baru berkomitmen membangun organisasi yang semakin solid, profesional, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.


"Kami mengajak seluruh pengurus, badan otonom, lembaga, dan warga Nahdliyin untuk bersatu, menghilangkan sekat-sekat perbedaan pasca-Konfercab. Saatnya kita bergandengan tangan membesarkan NU di Kota Lubuklinggau agar semakin bermanfaat bagi masyarakat."


Menurutnya, PCNU Kota Lubuklinggau akan memprioritaskan penguatan organisasi hingga tingkat ranting, peningkatan kualitas kaderisasi, pengembangan pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.


"NU harus hadir sebagai perekat persatuan, penjaga moderasi beragama, sekaligus pelopor pemberdayaan umat. Kami membuka ruang kolaborasi dengan semua pihak demi kemajuan Kota Lubuklinggau dan kemaslahatan masyarakat."


Dengan telah diterbitkannya Surat Keputusan PBNU tersebut, kepengurusan PCNU Kota Lubuklinggau Masa Khidmat 2026–2031 diharapkan dapat segera menjalankan program-program organisasi secara optimal serta memperkuat peran Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan yang terus mengabdi untuk umat, bangsa, dan negara.(sn)

Share:

Sambut HUT Koperasi, Pemkab PALI Gelar Gerakan Pangan Murah di Gelora November


Sambut HUT Koperasi, Pemkab PALI Gelar Gerakan Pangan Murah di Gelora November




PALI-SiniNews.Com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Koperasi Nasional sekaligus menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi pangan, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).


Kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Bupati PALI, Asgianto, S.T., sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap daya beli masyarakat. Acara rencananya akan dipusatkan di Gelora November, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI pada Minggu, 19 Juli 2026, dimulai pukul 07.30 WIB sampai dengan selesai.


Bupati PALI, Asgianto, S.T., menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok di pasaran.


"Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat Kabupaten PALI, khususnya di Kecamatan Talang Ubi, bisa mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Selain memeriahkan HUT Koperasi, ini adalah wujud komitmen kami dalam menjaga stabilitas pangan daerah," ujar Asgianto.


Dalam komoditas yang disediakan, Pemkab PALI telah menyiapkan berbagai kebutuhan pokok masyarakat dengan harga subsidi, di antaranya:


Beras (kualitas premium dan medium)


Telur Ayam Ras


Minyak Goreng


Serta berbagai kebutuhan dapur penting lainnya.


Pemerintah Kabupaten PALI mengimbau dan mengundang seluruh masyarakat Kecamatan Talang Ubi dan sekitarnya untuk hadir lebih awal guna memanfaatkan momentum ini. Masyarakat diharapkan tetap tertib selama mengantre agar proses distribusi pangan murah dapat berjalan dengan lancar dan merata.(SN/Perry).

Share:

Polisi Ringkus Terduga Pelaku Persetubuhan Anak di PALI, Diamankan di Kosan Talang Bulang

Polisi Ringkus Terduga Pelaku Persetubuhan Anak di PALI, Diamankan di Kosan Talang Bulang




PALI-SiniNews.Com– Satreskrim Polres PALI melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) mengungkap kasus dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Terduga pelaku berinisial W(17) Warga Kecamatan Belimbing Kabupaten Muara Enim berhasil ditangkap pada Rabu (15/7/2026) malam setelah sempat menjadi buronan sejak laporan polisi dibuat pada Oktober 2025.


Kasat Reskrim Polres PALI IPTU Dobi Hariyandri Pratama, S.Tr.K., M.Si., mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi mengenai keberadaan terduga pelaku di sebuah rumah kos di Desa Talang Bulang.


"Setelah dilakukan penyelidikan, tim berhasil mengetahui keberadaan pelaku. Selanjutnya anggota Unit PPA bersama tim Opsnal Satreskrim langsung bergerak dan mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Pelaku kemudian dibawa ke Polres PALI untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," kata IPTU Dobi Hariyandri Pratama.


Kasus tersebut bermula dari laporan orang tua korban yang dibuat pada 14 Oktober 2025. Peristiwa dugaan persetubuhan itu sendiri terjadi pada Rabu, 10 September 2025, sekitar pukul 15.00 WIB di sebuah rumah kos yang berada di Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi.


Berdasarkan hasil penyelidikan, korban Bunga (nama samaran) 15 tahun, Warga Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, yang saat itu masih berstatus pelajar dijemput pelaku menggunakan sepeda motor sepulang sekolah. Pelaku kemudian mengajak korban menuju rumah kos milik temannya. Saat hujan deras turun, keduanya masuk ke dalam kamar dan diduga terjadi tindak pidana persetubuhan. Sekitar pukul 16.30 WIB, korban diantar pulang ke rumah. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma sehingga orang tuanya melaporkan peristiwa itu ke Polres PALI.


Dalam perkara ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu helai baju seragam sekolah putih berlengan panjang, satu helai rok sekolah berwarna biru tua, serta satu helai celana dalam berwarna merah muda.


IPTU Dobi menegaskan bahwa penyidik masih terus melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke jaksa penuntut umum.


"Terhadap pelaku kami menerapkan Pasal 81 ayat (2) juncto Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 473 ayat (2) huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Saat ini penyidik masih melengkapi administrasi penyidikan, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum untuk proses hukum selanjutnya," tegasnya.


Polres PALI memastikan penanganan perkara tersebut akan dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan mengedepankan perlindungan terhadap hak-hak korban anak.(SN/Perry).

Share:

Dukung Pesonas II NTT, Special Olympics Indonesia Gelar Charity Night

Dukung Pesonas II NTT, Special Olympics Indonesia Gelar Charity Night 




Jakarta - SiniNews.Com- Atlet Special Olympics atau atlet disabilitas intelektual akan berlomba dalam even Pekan Olahraga Nasional Special Olympics (Pesonas) II di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 13-18 Oktober 2026 dan Special Olympics World Summer Games (SOWG), Santiago, Chile pada 16-24 Oktober 2027. Namun, partisipasi atlet dalam kedua even ini menghadapi keterbatasan dalam pembiayaan. Untuk itu, Special Olympics Indonesia (SOina) menggelar Charity Night untuk menghimpun dana dalam mendukung sebanyak mungkin atlet yang berpartisipasi di kedua even olahraga ini.


Acara Charity Night digelar Special di Gedung Aneka Bakti, Kementerian Sosial RI di Jakarta, Rabu (15/7/2026). Acara ini dihadiri Wakil Menteri HAM, Mugiyanto, Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, delegasi Lions Club Indonesia, pengusaha dan filantropi.


Ketua Umum PP SOina, Warsito menjelaskan, kepedulian terhadap atlet disabilitas merupakan wujud nyata terbangunnya masyarakat yang lebih inklusif, adil, dan memberikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas intelektual.


Menurutnya, SOIna meyakini setiap individu memiliki potensi untuk berkembang, berprestasi, dan menginspirasi. Melalui olahraga, katanya, bukan hanya membangun kemampuan fisik, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, persahabatan, serta semangat untuk menjadi bagian aktif dalam kehidupan bermasyarakat.


Charity Night, katanya, bukan sekadar kegiatan penggalangan dana, tapi juga sebagai ajakan untuk bersama-sama membuka lebih banyak kesempatan bagi para atlet SOIna agar mereka dapat terus berlatih, berkompetisi, mengembangkan kemampuan, dan mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang nasional maupun internasional.


"Setiap dukungan yang diberikan, sekecil apa pun, akan menjadi investasi bagi masa depan para atlet kami. Bantuan tersebut akan menghadirkan lebih banyak senyuman, harapan, dan kesempatan bagi mereka untuk mewujudkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi," jelas Warsito.


Panggilan Moral

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dalam kesempatan itu mengatakan, Charity Night merupakan keberpihakan nyata bahwa tidak boleh ada satu pun anak bangsa yang kehilangan kesempatan.


Menurutnya, tema "Beri Sayap untuk Mimpi Tanpa Batas" bukanlah sebuah rangkaian kata yang indah tapi merupalan panggilan moral sebab mimpi tidak pernah mengenal disabilitas. 


"Yang sering membatasi mimpi justru adalah kurangnya kesempatan, kurangnya dukungan, dan kurangnya kepedulian kita sebagai masyarakat untuk membuka jalan," tegas Melkiades.


Bagi Provinsi Nusa Tenggara Timur, jelas Gubernur, kepercayaan menjadi tuan rumah Pekan Spesial Olympic Nasional II merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang bagi kami di NTT sambut dengan penuh syukur dan tanggung jawab.


Gubernur menjelaskan, Pesonas II merupakan pernyataan bahwa Indonesia sedang bergerak menuju masyarakat yang inklusif, yang melihat kemampuan sebelum melihat keterbatasan, yang membuka ruang sebelum memberi penilaian.


Pesonas II, jelas Melkiades, menjadi bagian penting dari ikhtiar mewujudkan NTT yang inklusif, ramah bagi semua, dan tidak meninggalkan siapa pun di belakang. 


"Kami percaya bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi atau pembangunan infrastruktur, tetapi juga kemampuan menghadirkan ruang yang setara bagi setiap warga negara untuk hidup, berkarya, dan berprestasi," tegas Melkiades.


Galang Donasi

Sementara itu, Ketua Panitia Charity Night, Gatot Prihandono kepada wartawan mengatakan, Charity Night dirangkaikan dengan berbagai acara seperti penyematan PIN Sahabat SOIna, penampilan cabang olahraga dance sport “Tarian Ondel-Ondel”, penampilan Tari “This is Me”, penampilan tim dari Sanggar Pelita Monas, dan penampilan permainan biola atlet Soina.


Sekretaris Panitia Charity Night, Ine Kharisma mengatakan, Charity Night untuk meski bertujuan untuk menggalang dana, tapi juga merupakan kesempatan untuk melakukan edukasi publik mengenai pentingnya penerimaan sosial.   


Kharisma menjelaskan, Pesonas II merupakan ajang olahraga multi-event tingkat nasional yang direncanakan akan diikuti 1.368 peserta dari 23 Provinsi di seluruh Indonesia. Pesonas II akan melombakan tujuh cabang olahraga, yakni cabang atletik, bocce, sepakbola, renang, bulu tangkis, tenis meja, serta senam ritmik. 


Atlet yang berprestasi di Pesonas II, kata Kharisma, akan menjadi dasar untuk mengirim atlet yang berkompetisi di event internasional Special Olympics World Games (SOWG) Santiago, Chile 2027. Dalam SOWG ini, tambahnya, bakal diikuti sekitar 6.000 atlet dari 170 negara dengan mempertandingkan 21 cabang olahraga. Indonesia memperoleh jatah atau kuota sebanyak 69 orang delegasi yang terdiri dari para atlet terbaik, pelatih, pengurus tim, hingga tim medis.(*)

Share:

Sempat Buron, Terduga Pelaku Penganiayaan di Mangku Negara Berhasil Diringkus Polisi

Sempat Buron, Terduga Pelaku Penganiayaan di Mangku Negara Berhasil Diringkus Polisi




PALI-SiniNews.Com- Polsek Penukal, Polres PALI, berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penganiayaan dan pengancaman yang terjadi di Desa Mangku Negara, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI. Terduga Pelaku berinisial PA(42) ditangkap setelah hampir empat bulan menjadi buronan sejak kasus tersebut dilaporkan pada Maret 2026.


Terduga Pelaku diamankan Tim Srigala Unit Reskrim Polsek Penukal bersama personel Polres PALI pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan Pahlawan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Penangkapan dilakukan setelah polisi memperoleh informasi mengenai keberadaan pelaku hasil dari serangkaian penyelidikan.


Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, SH, SIK, MIK melalui Kapolsek Penukal AKP Sumartono, SE mengatakan, tersangka langsung dibawa ke Mapolsek Penukal setelah mengakui perbuatannya saat diinterogasi.


"Terduga Pelaku berhasil diamankan oleh Tim Srigala Unit Reskrim Polsek Penukal bersama personel Polres PALI. Saat dilakukan pemeriksaan, yang bersangkutan mengakui telah melakukan penganiayaan dan pengancaman terhadap korban. Saat ini tersangka telah diamankan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut," ujar AKP Sumartono.


Peristiwa itu terjadi pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 06.30 WIB di rumah korban, berinisial RR di Desa Mangku Negara. Saat itu pelaku datang mencari seseorang bernama Gepeng. Setelah korban menjawab tidak mengetahui keberadaan orang yang dicari, pelaku diduga tersulut emosi.


Pelaku kemudian mencekik leher korban menggunakan tangan kiri, lalu mencabut sebilah pisau dari pinggang dan berusaha menusukkannya ke arah korban. Korban berhasil menepis serangan menggunakan tangan kiri hingga mengalami luka. Aksi pelaku akhirnya terhenti setelah seorang saksi keluar rumah dan melihat kejadian tersebut.


Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek pada jari telunjuk dan jari tengah tangan kiri serta luka cakar di bagian leher kiri. Luka tersebut diperkuat berdasarkan Visum et Repertum Nomor 0268/PKM/BBT/III/2026 tertanggal 26 Maret 2026.


Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 466 ayat (1) dan/atau Pasal 448 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengenai tindak pidana penganiayaan dan/atau pengancaman. Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses hukum selanjutnya.(SN/Perry).

Share:

Diduga Buang Sabu Saat Diperiksa, Seorang Kurir Ditangkap Satresnarkoba Polres PALI

 

Diduga Buang Sabu Saat Diperiksa, Seorang Kurir Ditangkap Satresnarkoba Polres PALI




PALI-SiniNews.Com– Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres PALI kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial DH bin Kr (32), warga Desa Betung Barat, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, diamankan setelah kedapatan membawa diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 8,77 gram di Jalan Lingkar Desa Karang Agung, Kecamatan Abab, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 19.40 WIB.


Penangkapan dilakukan saat personel Satresnarkoba melaksanakan patroli hunting berdasarkan perintah Kasat Resnarkoba Polres PALI AKP Dedy Suandy, S.H. Tim yang dipimpin Kanit I IPDA Eduwar Fahlefi, S.H., M.Si., Kanit II IPDA Hendri Kurniawan, S.H., M.Si., bersama personel opsnal menghentikan seorang pengendara sepeda motor Honda Beat berwarna hitam karena gerak-geriknya dinilai mencurigakan.


Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, petugas menemukan satu plastik klip bening berisi serbuk putih yang diduga narkotika jenis sabu. Barang bukti tersebut ditemukan tidak jauh dari lokasi pemeriksaan setelah diduga dibuang oleh tersangka sesaat sebelum digeledah.


Selain itu, polisi juga menyita satu unit telepon genggam Redmi Note 9 warna biru dan satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BG 4977 DBA yang digunakan tersangka. Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui barang bukti tersebut merupakan miliknya. 


Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH.SIK.MIK., melalui Kasat Resnarkoba Polres PALI AKP Dedy Suandy, S.H. menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari komitmen Polres PALI dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten PALI.


 "Pengungkapan ini merupakan hasil patroli hunting yang dilakukan personel Satresnarkoba. Kami akan terus melakukan tindakan tegas terhadap setiap pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut," tegas AKP Dedy Suandy.


Ia menambahkan, penyidik akan melengkapi administrasi penyidikan, memeriksa saksi-saksi, mengirim barang bukti ke Laboratorium Forensik Polda Sumatera Selatan untuk pengujian, serta melakukan tes urine terhadap tersangka. Setelah seluruh berkas dinyatakan lengkap, perkara tersebut akan segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) sesuai prosedur hukum yang berlaku.


Polres PALI juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing sebagai upaya bersama menciptakan wilayah yang bersih dari narkoba.(SN/Perry).

Share:

Kapolsek Talang Ubi Hadiri Rembuk Stunting di Desa Simpang Tais

Kapolsek Talang Ubi Hadiri Rembuk Stunting di Desa Simpang Tais



PALI-SiniNews.Com – Bhabinkamtibmas Desa Simpang Tais, mewakili Kapolsek Talang Ubi, menghadiri kegiatan Rembuk Stunting sebagai upaya mendukung percepatan pencegahan dan penanganan stunting di Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Rabu (15/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Simpang Tais sejak pukul 09.30 WIB itu melibatkan unsur pemerintah, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat guna menyatukan langkah dalam menekan angka stunting di wilayah tersebut.


Rembuk stunting dihadiri Camat Talang Ubi Atmo Maryono, S.H., Kepala Desa Simpang Tais Erikapero, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Edo, S.H., Kepala Puskesmas Talang Ubi Desi, Am.Keb., S.K.M., Babinsa Desa Simpang Tais Sertu Leonardo, Bhabinkamtibmas AIPDA Hendrick Ediman, Tenaga Ahli Kabupaten Taufik, S.E., Ketua PKK, bidan desa, kader posyandu, serta masyarakat Desa Simpang Tais.


Kegiatan tersebut membahas berbagai langkah strategis dalam pencegahan dan penanganan stunting, mulai dari peningkatan gizi ibu hamil dan balita, optimalisasi pelayanan kesehatan, hingga penguatan peran pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam rembuk stunting merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sejak usia dini.


"Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus hadir mendukung setiap program pemerintah yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, termasuk upaya pencegahan dan penanganan stunting. Sinergi seluruh elemen sangat diperlukan agar anak-anak tumbuh sehat dan menjadi generasi yang berkualitas," ujar AKP Ardiansyah.


Ia menambahkan, keberhasilan menekan angka stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.


"Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi, pola hidup sehat, serta rutin memanfaatkan layanan kesehatan. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, tenaga kesehatan, TNI-Polri, dan masyarakat, target penurunan stunting dapat tercapai," katanya.


Melalui kegiatan rembuk stunting ini, diharapkan tercipta komitmen bersama dalam menyusun langkah-langkah konkret untuk mencegah lahirnya kasus stunting baru sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak di Desa Simpang Tais. Kehadiran Bhabinkamtibmas juga menjadi wujud komitmen Polri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing di Kabupaten PALI.(SN/Perry).

Share:

Kapolres PALI Kirim Perwakilan ke Kejuaraan Menembak Kapolda Sumsel, Tingkatkan Profesionalisme Personel

Kapolres PALI Kirim Perwakilan ke Kejuaraan Menembak Kapolda Sumsel, Tingkatkan Profesionalisme Personel




Palembang-SiniNews.Com – Jajaran Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengikuti Kejuaraan Menembak Kapolda Sumatera Selatan Cup dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang digelar di Markas Komando Brimob Talang Kelapa, Palembang, Rabu (15/7/2026), dibuka secara resmi oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., dan diikuti pejabat utama Polda Sumsel, para kapolres jajaran, perwakilan pejabat utama polres, serta peserta dari berbagai satuan.


Sebelum pertandingan dimulai, Ketua Pelaksana Kejuaraan Menembak, Kombes Pol. Budi Santoso, S.I.K., M.Si., menyampaikan sambutan sekaligus mengajak seluruh peserta menjadikan kejuaraan sebagai sarana meningkatkan kemampuan menembak, profesionalisme, serta mempererat soliditas antaranggota Polri dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80.


Polres PALI mengirimkan tujuh personel sebagai perwakilan dalam kejuaraan tersebut, yakni Kabag Log Polres PALI Kompol Andri Noviansyah, S.Kom., AKP Arlan Hidayat, S.H., M.H., AKP Asri Basyarudin, S.H., IPTU Doby Heriyandri Pratama, S.Tr.K., IPTU Thomson Angka Wibawa, S.H., IPDA Roy Dinata, S.H., dan Bripda Linda Rosiani.


Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasi Humas IPTU Thomson Angka Wibawa, S.H., mengatakan keikutsertaan personel Polres PALI merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kompetensi personel, khususnya dalam keterampilan menembak yang menjadi salah satu kemampuan dasar kepolisian.


"Kejuaraan ini bukan semata-mata ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mengasah kemampuan, meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan mempererat kebersamaan antaranggota Polri. Kami berharap seluruh personel yang mengikuti kegiatan dapat menampilkan kemampuan terbaik sekaligus menjunjung tinggi sportivitas," ujarnya.


Ia menambahkan, momentum Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian anggota Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.


"Melalui kegiatan positif seperti ini, kami ingin membangun personel yang semakin profesional, presisi, dan siap menjalankan tugas dengan kemampuan yang terus terasah. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," tambahnya.


Kejuaraan Menembak Kapolda Sumsel Cup menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di lingkungan Polda Sumatera Selatan yang bertujuan meningkatkan kemampuan teknis personel sekaligus memperkuat sinergi dan soliditas di seluruh jajaran kepolisian.(SN/Perry).

Share:

Monitoring Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Wilayah Hukum Polsek Tanah Abang, Baru 2 Desa Berprogres

Monitoring Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Wilayah Hukum Polsek Tanah Abang, Baru 2 Desa Berprogres



PALI-SiniNews.Com – Polsek Tanah Abang melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dan monitoring tahapan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, Selasa (14/7/2026). Hasil pemantauan menunjukkan dari 17 desa yang ada di kecamatan tersebut, baru dua desa yang telah memasuki tahap pembangunan koperasi, sementara 15 desa lainnya masih belum memulai karena terkendala ketersediaan lahan.


Kegiatan monitoring dimulai sekitar pukul 10.00 WIB atas perintah Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H. kepada Kanit Intelkam AIPDA Roy P. Saragih, S.H. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan pembangunan KDMP sekaligus mendukung kelancaran program yang menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa.


Berdasarkan hasil monitoring, pembangunan KDMP di Desa Curup telah mencapai progres sekitar 60 persen. Koperasi tersebut direncanakan bergerak di bidang usaha sembako, simpan pinjam, logistik, dan klinik desa. Sementara itu, KDMP Desa Sedupi telah mencapai progres sekitar 70 persen dengan bidang usaha yang sama. Kedua koperasi tersebut telah memiliki badan hukum, namun hingga kini masih dalam tahap pembangunan dan belum beroperasi.


Di sisi lain, sebanyak 15 desa lainnya di Kecamatan Tanah Abang belum memasuki tahap pembangunan. Desa-desa tersebut antara lain Bumi Ayu, Tanah Abang Selatan, Tanah Abang Utara, Tanah Abang Jaya, Muara Sungai, Sukaraja, Tanjung Dalam, Pandan, Modong, Lunas Jaya, Muara Dua, Sukamanis, Raja Barat, Raja, dan Harapan Jaya. Berdasarkan hasil pendataan, seluruh desa tersebut belum memulai pembangunan karena belum memiliki lahan yang akan digunakan sebagai lokasi koperasi.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH., mengatakan pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di wilayah hukumnya.


"Kami akan terus melaksanakan monitoring dan pengumpulan informasi terkait perkembangan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di setiap desa. Hasil pemantauan ini akan kami laporkan secara berkala kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan pendukung kelancaran program," ujar AKP Arzuan.


Monitoring berakhir sekitar pukul 14.30 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Polsek Tanah Abang menegaskan akan terus bersinergi dengan pemerintah desa dan instansi terkait guna memantau perkembangan pembangunan KDMP sehingga program tersebut dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat di Kecamatan Tanah Abang.(SN/Perry).

Share:

Kapolsek Talang Ubi Ajak Masyarakat Cegah Hoaks Terkait Survei Seismik 3D Peony

 

Kapolsek Talang Ubi Ajak Masyarakat Cegah Hoaks Terkait Survei Seismik 3D Peony





PALI-SiniNews.Com– Sosialisasi pelaksanaan Survei Seismik 3D Peony digelar di Balai Kelurahan Talang Ubi Timur, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB itu bertujuan memberikan pemahaman kepada pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga terkait rencana eksplorasi migas oleh SKK Migas bersama PT Pertamina EP, sekaligus membangun dukungan agar pelaksanaannya berjalan aman dan lancar.


Kegiatan tersebut dihadiri Asisten III Setda Kabupaten PALI Haryono, S.H., M.H., Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Perekonomian dan Pembangunan H. Kamriadi, S.Pd., M.Si., perwakilan Security Officer Pertamina Letkol Inf. Yuda Parsudia, jajaran APC-BGP, Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., perwakilan Koramil Talang Ubi, Camat Talang Ubi, perwakilan Kejaksaan Negeri PALI, perangkat kelurahan, insan pers, hingga masyarakat setempat.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan sambutan dari sejumlah unsur pemerintah dan Forkopimcam, kemudian pemaparan materi mengenai Survei Seismik 3D Peony. Acara ditutup dengan sesi diskusi, tanya jawab, foto bersama, dan ramah tamah.


Dalam pemaparannya, pihak pelaksana menjelaskan bahwa survei seismik merupakan tahapan awal untuk memperoleh data bawah permukaan bumi sebagai dasar kegiatan eksplorasi migas. Proses tersebut akan diawali dengan sosialisasi kepada para pemangku kepentingan, pemetaan jalur survei, mobilisasi personel dan peralatan, akuisisi data di lapangan, hingga pemulihan kondisi lahan setelah pekerjaan selesai.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, SH., mengatakan seluruh pihak diharapkan dapat menjaga komunikasi dan koordinasi agar pelaksanaan kegiatan berjalan tanpa hambatan.


"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan Survei Seismik 3D Peony dengan tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Apabila terdapat informasi yang belum jelas, masyarakat diharapkan melakukan konfirmasi kepada pihak terkait agar tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak benar atau hoaks," ujarnya.


Ia menambahkan sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, aparat keamanan, pemerintah kelurahan, dan tokoh masyarakat menjadi faktor penting dalam setiap tahapan kegiatan. Menurutnya, koordinasi yang baik akan mampu mengantisipasi potensi gangguan maupun penolakan di lapangan.


Sosialisasi berakhir sekitar pukul 17.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan, tahapan, serta manfaat Survei Seismik 3D Peony sehingga pelaksanaannya di wilayah Kabupaten PALI dapat berlangsung lancar sesuai ketentuan yang berlaku.(SN/Perry).

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts