Herman Deru Sambut Kajati Sumsel Baru, Dorong Penguatan Penegakan Hukum Humanis di Bumi Sriwijaya


Herman Deru Sambut Kajati Sumsel Baru, Dorong Penguatan Penegakan Hukum Humanis di Bumi Sriwijaya


Palembang. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru menyambut kehadiran Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan yang baru, Nurcahyo J.M., S.H., M.H. Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Kajati Sumsel sebelumnya, Dr. Ketut Sumedana, dalam menjaga penegakan hukum dan kebersamaan di Sumatera Selatan.


Hal itu disampaikan Herman Deru dalam acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dari Dr. Ketut Sumedana kepada Nurcahyo J.M., S.H., M.H., yang digelar di Griya Agung, Jumat (14/8/2026) malam.


“Atas nama Pemprov Sumsel dan kabupaten/kota se-Sumsel, kami mengucapkan selamat datang di Bumi Sriwijaya kepada Kajati yang baru. Alhamdulillah, kita mendapat teman baru dengan kehadiran Kajati yang mulai bertugas di Sumsel,” kata Herman Deru.


Menurut Herman Deru, Sumatera Selatan merupakan daerah yang memiliki kekayaan keberagaman budaya dan masyarakat. Terdapat sedikitnya sembilan suku serta beragam bahasa yang hidup berdampingan di 17 kabupaten/kota.


Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru juga memperkenalkan sejumlah bahasa dan budaya yang berkembang di kabupaten/kota di Sumatera Selatan kepada Kajati yang baru. Ia menekankan bahwa keberagaman tersebut selama ini dapat dikelola dengan baik sehingga Sumatera Selatan tetap berada dalam kondisi yang kondusif.


“Keberagaman Sumsel ini luar biasa. Alhamdulillah, kita zero conflict,” ujarnya.


Herman Deru kemudian menyampaikan apresiasi kepada Dr. Ketut Sumedana atas kontribusinya selama menjabat sebagai Kajati Sumsel. Menurutnya, pendekatan penegakan hukum yang humanis serta kemampuan membangun komunikasi dan kebersamaan telah memberikan warna positif bagi Sumatera Selatan.


“Pak Ketut banyak memberikan kontribusi dalam penegakan hukum yang humanis dan pembangunan kebersamaan di Sumsel. Penegakan hukum di Sumsel berjalan baik,” ungkapnya.


Ia pun mendoakan agar Ketut Sumedana dapat terus menorehkan prestasi dalam perjalanan karier berikutnya. Herman Deru menilai, kemampuan membangun komunikasi yang baik menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan tugas di berbagai tempat.


“Semoga karier Pak Ketut semakin gemilang dan cemerlang dengan modal komunikasi yang baik,” katanya.


Kepada Kajati Sumsel yang baru, Herman Deru berharap sinergi yang telah terbangun antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Kejaksaan dapat terus dilanjutkan. Ia juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang humanis agar masyarakat mendapatkan rasa keadilan sekaligus memiliki pemahaman hukum yang baik.


Salah satu hal yang turut disoroti Herman Deru adalah keberlanjutan program yang menyentuh langsung masyarakat, termasuk Pos Bantuan Hukum (Posbankum) dan Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum).


“Kami ingin program Posbankum dan Kadarkum tetap dilanjutkan agar warga Sumsel semakin memahami hukum,” ujarnya.


Menurutnya, peningkatan pemahaman masyarakat terhadap hukum telah memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial di Sumatera Selatan. Ia mencontohkan semakin berkurangnya kebiasaan membawa senjata di tengah masyarakat karena meningkatnya kesadaran terhadap hukum.


“Alhamdulillah, di sini baik-baik. Budaya membawa senjata sekarang sudah berkurang karena masyarakat sudah paham hukum,” katanya.


Herman Deru juga menyampaikan terima kasih atas berbagai bentuk sinergi yang telah dilakukan jajaran Kejati Sumsel selama ini, termasuk dukungan terhadap sejumlah program pemerintah daerah. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperkuat bersama Kajati Sumsel yang baru.


“Mari kita bantu Pak Cahyo melaksanakan tugasnya sebaik mungkin,” ajaknya.


Sementara itu, Kajati Sumsel Nurcahyo J.M. menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan sejak dirinya tiba di Sumatera Selatan. Ia mengaku mendapat sambutan luar biasa sejak dari bandara hingga rangkaian acara pisah sambut.


Nurcahyo memperkenalkan diri beserta keluarganya dan menyampaikan bahwa penugasan sebagai Kajati Sumsel merupakan mutasi ke-18 selama dirinya bertugas di lingkungan Kejaksaan.


Terkait amanah barunya tersebut, Nurcahyo memberikan apresiasi terhadap capaian yang telah ditorehkan Ketut Sumedana selama memimpin Kejati Sumsel.


“Saya juga mengapresiasi apa yang dilakukan Pak Ketut dengan capaian yang luar biasa. Saya sebagai Kajati yang baru tinggal melanjutkan. Terkait penegakan hukum tentunya profesional dan yang terpenting juga humanis,” tegasnya.


Nurcahyo menegaskan, Kejati Sumsel akan terus membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas yang berkaitan dengan tugas dan fungsi Kejaksaan di bidang penegakan hukum.


“Kami akan mendukung pelaksanaan tugas-tugas stakeholder terkait yang berkaitan dengan tugas dan fungsi kami, khususnya berkaitan dengan penegakan hukum,” ujarnya.


Ia berharap kehadirannya bersama jajaran Kejati Sumsel dapat diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat. Lebih dari itu, ia berharap kolaborasi seluruh pihak dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Sumatera Selatan.


“Mudah-mudahan dalam melaksanakan tugas kita bisa mewujudkan Sumsel yang lebih maju lagi. Mudah-mudahan kehadiran kami dapat diterima baik oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.


Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan Hj. Feby Herman Deru; Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional RI Dr. Ketut Sumedana; Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel Nurcahyo Jungkung Madyo, S.H., M.H., beserta Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Provinsi Sumsel Hanny Nurcahyo; Wakajati Sumsel beserta Wakil Ketua IAD Sumsel Rinaldi Umar, S.H., M.H., dan Fenty Andriany; Pangdam II/Sriwijaya beserta Ketua Persit KCK Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., dan Desy Ujang Darwis; Kapolda Sumsel beserta Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., dan Eka Sandi Nugroho; Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H.; serta Ketua DWP Provinsi Sumatera Selatan Hj. Desy Kasnayati Edward; Ketua Pengadilan Tinggi Palembang Dr. Herdi Agusten, S.H., M.Hum.; Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang yang diwakili Hakim Tinggi Dr. Mustar, S.H., M.H.; Danrem 044/Gapo beserta Ketua Persit KCK Koorcab Rem 044 Brigjen TNI Khabib Mahfud dan Veranti Khabib Mahfud; Kabinda Sumsel Sudadi, S.H., M.Si.; Danlanal Palembang beserta Ketua Cabang 5 Koorcab 3 Jalasenastri Kolonel Laut (P) Arry Hendrawan, M.Tr.Opsla, dan Febby Arry Hendrawan; Danlanud SMH beserta Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 10/D.1 Lanud SMH Kolonel Pnb Asep Wahyu Wijaya, M.M.S., dan Sovi Asep Wahyu Wijaya. (sn)

Share:

Kobarkan Semangat HUT RI ke-81, Kades Teluk Lubuk Rasuan Melepas Ratusan Peserta Karnaval Meriah

Kobarkan Semangat HUT RI ke-81, Kades Teluk Lubuk Rasuan Melepas Ratusan Peserta Karnaval Meriah



MUARA ENIM- SiniNews.Com – Suasana meriah dan penuh semangat patriotisme mewarnai Desa Teluk Lubuk, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim, pada Sabtu (15/8/2026). Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, Pemerintah Desa Teluk Lubuk menggelar kegiatan karnaval budaya yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.


Mengusung tema nasional "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju", acara bendera start resmi dikibarkan langsung oleh Kepala Desa Teluk Lubuk, Rasuan, tepat di depan Gedung Serbaguna Desa Teluk Lubuk.


Dalam kesempatan tersebut, Kades Rasuan didampingi oleh Ketua TP PKK Desa Teluk Lubuk, Yus Neli, Camat Belimbing Deni Trianza, S.H., M.Si, serta jajaran kepolisian dari Polres Muara Enim melalui Kapospol Teluk Lubuk Polsek Gunung Megang, AIPDA Alex Setiawan.


"Karnaval ini bukan sekadar ajang tampil busana atau kreativitas, tetapi menjadi simbol kebersamaan dan persatuan warga Desa Teluk Lubuk. Sesuai tema tahun ini, dengan bersatu kita harapkan masyarakat semakin sejahtera dan Indonesia semakin maju," ujar Kepala Desa Teluk Lubuk, Rasuan, di sela-sela pelepasan peserta.


Ratusan Peserta dari Berbagai Tingkatan

Karnaval tahun ini berlangsung sangat meriah dengan partisipasi aktif dari lembaga pendidikan hingga kelompok masyarakat umum. Tercatat puluhan kontingen dari berbagai tingkatan turut memeriahkan barisan jalan santai dan atraksi busana, dengan rincian:


Tingkat TK/PAUD: 4 peserta


Tingkat SD: 4 peserta


Tingkat SMP: 2 peserta


Tingkat SMA: 1 peserta


Tingkat Umum: 6 peserta


Antusiasme warga semakin membumbung tinggi karena panitia melengkapi kegiatan ini dengan pembagian kupon doorprize gratis bagi para peserta. Berbagai hadiah menarik disiapkan untuk memanjakan warga, mulai dari hadiah hiburan, peralatan rumah tangga seperti kulkas, hingga hadiah utama berupa sepeda listrik.


Acara berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh tawa antusias warga yang memadati sepanjang rute karnaval Desa Teluk Lubuk.(SN/Perry)

Share:

Kukuhkan Paskibraka Sumsel, Herman Deru: Jadilah Role Model Pemuda


“Kukuhkan Paskibraka Sumsel, Herman Deru: Jadilah Role Model Pemuda”


Palembang. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Pengukuhan berlangsung di Griya Agung, Palembang, Kamis (13/8/2026) malam.


Pengukuhan Paskibraka ditandai dengan pengucapan ikrar, pernyataan pengukuhan oleh pembina upacara, pembacaan surat keputusan, serta penyematan lencana dan kendit atau sabuk khusus yang melingkar di pinggang.


Para anggota Paskibraka yang dikukuhkan merupakan putra-putri terbaik dari berbagai daerah di Sumatera Selatan yang telah melalui proses seleksi dan pelatihan. Setelah dikukuhkan, mereka dinyatakan siap menjalankan tugas sebagai pasukan pengibar dan penurun Bendera Pusaka pada rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Usai mengukuhkan para anggota Paskibraka tersebut, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan bahwa Paskibraka tingkat Provinsi Sumatera Selatan tidak hanya dipersiapkan untuk menjalankan tugas seremonial pengibaran dan penurunan bendera. Lebih dari itu, mereka diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus role model bagi generasi muda di Sumatera Selatan.


Menurut Herman Deru, para anggota Paskibraka merupakan putra-putri terbaik yang telah melalui proses seleksi dan pelatihan untuk membentuk generasi muda yang memiliki kemampuan, kedisiplinan, serta karakter yang kuat.


“Menjadi Paskibraka itu bukan hanya sekadar diharapkan sukses menaikkan atau menurunkan bendera, tapi mereka harus menjadi contoh, menjadi teladan bagi sejawatnya,” ujar Herman Deru selaku pembina upacara.


Ia menekankan bahwa pengalaman menjadi Paskibraka harus menjadi bekal bagi para anggota untuk terus memberikan kontribusi positif di lingkungan masing-masing.


“Mereka harus menjadi role model pemuda Sumatera Selatan. Pemuda yang berani,” tegasnya.


Herman Deru berharap para anggota Paskibraka dapat melaksanakan amanah sebagai petugas pengibar Bendera Pusaka Tahun 2026 dengan sebaik-baiknya. Semangat, kedisiplinan, dan nilai-nilai kebangsaan yang diperoleh selama proses seleksi dan pelatihan juga diharapkan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Dengan demikian, Paskibraka Sumatera Selatan diharapkan tidak berhenti sebagai simbol generasi muda pada momentum peringatan kemerdekaan, tetapi benar-benar tampil sebagai contoh bagi pemuda lainnya dalam menjaga persatuan, memiliki keberanian dan kedisiplinan, serta memberikan kontribusi bagi daerah dan bangsa.


Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Selatan Dr. Drs. Edward Candra, M.H., Forkopimda Sumatera Selatan, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 491 PNS, Tegaskan Take Home Pay Tak Akan Dikurangi


Gubernur Herman Deru Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 491 PNS, Tegaskan Take Home Pay Tak Akan Dikurangi


Palembang. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menyerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia kepada 491 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. Penganugerahan tersebut berlangsung di Griya Agung, Palembang, Kamis (13/8/2026) malam.


Penganugerahan ditandai dengan pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 60/TK/Tahun 2025, Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 117/TK/Tahun 2025, dan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 46/TK/Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya.


Satyalancana Karya Satya diberikan kepada 491 PNS di lingkungan Pemprov Sumsel yang telah menunjukkan pengabdian selama 10 tahun sebanyak 377 orang, 20 tahun sebanyak 60 orang, dan 30 tahun sebanyak 54 orang.


Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai abdi negara.


“Tidak semua ASN bisa melampaui atau mendapatkan momen luar biasa seperti malam hari ini. Saya sebagai pembina kepegawaian di tingkat provinsi menyampaikan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi Bapak-Ibu sekalian,” ujar Herman Deru.


Menurut Herman Deru, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh ASN bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan, terlepas dari pangkat maupun golongan.


Ia mengatakan, ASN saat ini menghadapi sorotan publik yang semakin kuat, terutama melalui media sosial. Namun, Herman Deru meminta seluruh ASN tidak larut dalam polemik ataupun sibuk membalas berbagai kritik yang muncul.


“Kalau ada satu-dua yang dikritik, jangan kita sibuk membalas. Kita jawab saja dengan kerja dan perbaikan etos kerja,” tegasnya.


Herman Deru menilai keberhasilan setiap program pemerintah tidak terlepas dari dedikasi, etos kerja, dan kebersamaan seluruh ASN di setiap lini. Mulai dari kelurahan, kecamatan hingga satuan kerja di lingkungan pemerintahan, setiap ASN memiliki kontribusi dalam mendukung keberhasilan pembangunan.


“Kesuksesan dari setiap produk bagi pimpinan di setiap organisasi kerja itu disebabkan karena dedikasi, karena etos, karena kebersamaan di antara Bapak-Ibu sekalian dalam mengemban tanggung jawab sehingga mempersembahkan hasil-hasil terbaik,” katanya.


Pada kesempatan tersebut, Herman Deru juga menegaskan komitmennya untuk menjaga kesejahteraan ASN, khususnya terkait penerimaan atau take home pay pegawai.


Ia mengakui kondisi keuangan Sumsel saat ini tidak dalam kondisi yang mewah. Namun, kondisi tersebut tidak menjadi alasan untuk mengurangi penerimaan yang telah menjadi hak ASN.


“Saya selalu tekankan kepada para pejabat yang membidangi masalah take home pay pegawai, juga para kepala daerah, bupati dan wali kota, jangan diganggu take home pay penerimaannya,” tegas Herman Deru.


Ia menekankan, tidak ada sedikit pun niat untuk memangkas atau mengurangi take home pay pegawai. Menurutnya, pemerintah memang memiliki berbagai rencana dan program pembangunan, tetapi keberhasilan pembangunan tidak akan tercapai apabila pembinaan dan kesejahteraan aparatur diabaikan.


“Tidak ada sedikit pun terbersit untuk mengurangi take home pay. Betul kita punya rencana, punya program pembangunan yang lain, tetapi tidak akan pernah berhasil sebuah program bagi setiap pembina kepegawaian kalau kesejahteraan pegawainya terganggu,” ujarnya.


Lebih lanjut, Herman Deru meminta para penerima Satyalancana Karya Satya menjadikan penghargaan tersebut sebagai penyemangat untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada negara dan masyarakat.


Ia juga menjelaskan, penerima Satyalancana Karya Satya 30 tahun berada pada fase akhir masa pengabdian, mengingat usia normatif pensiun ASN adalah 58 tahun, meskipun terdapat ketentuan tertentu bagi pejabat yang menduduki jabatan tertentu.


Sementara itu, penerima penghargaan 20 tahun disebutnya berada pada fase pertengahan pengabdian, sedangkan penerima 10 tahun masih berada pada tahap awal perjalanan karier sebagai ASN.


“Sematkan lencana ini pada setiap momen-momen hari besar ketika Bapak-Ibu menggunakan pakaian upacara. Ini sebagai wujud bahwa kita juga menghargai negara yang telah memberikan penghargaan luar biasa,” katanya.


Penganugerahan yang dilaksanakan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut, kata Herman Deru, sengaja dilakukan sebagai pengingat bahwa ASN merupakan bagian penting dalam perjalanan pemerintahan dan pembangunan.


“Saya ingin menunjukkan dan mengajak kita semua bahwa kita ini adalah orang penting, orang yang berguna. Jangan pernah merasa bahwa kita ini orang yang tidak terhitung. Apa pun pangkat dan golongan kita, kita tetap harus bersemangat untuk terus berkontribusi dalam jalannya roda pemerintahan dan pembangunan di daerah,” pungkasnya.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Perkuat Sinergi dengan Kajati Sumsel untuk Kemajuan Daerah


Gubernur Herman Deru Perkuat Sinergi dengan Kajati Sumsel untuk Kemajuan Daerah


PALEMBANG. SININEWS.COM — Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan Nurcahyo J.M., S.H., M.H., Kamis (13/8/2026).


Dalam pertemuan tersebut, Herman Deru menyampaikan berbagai gambaran mengenai kondisi dan keberagaman Provinsi Sumatera Selatan, mulai dari aspek suku, agama, hingga adat istiadat yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Sumsel.


Silaturahmi tersebut juga menjadi momentum bagi Gubernur Herman Deru untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.


Herman Deru berharap kolaborasi yang telah terjalin antara kedua lembaga dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan di Sumatera Selatan.


Menurutnya, sinergi antarlembaga sangat diperlukan untuk menciptakan pemerintahan yang berjalan dengan baik sekaligus memastikan berbagai program pembangunan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.


Pertemuan Gubernur Herman Deru dengan Kajati Sumsel Nurcahyo J.M. berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Silaturahmi tersebut diharapkan semakin memperkuat hubungan kelembagaan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dalam mewujudkan kemajuan pembangunan daerah serta menjaga kondusivitas di Sumatera Selatan.(sn)

Share:

Antisipasi 3C dan Pekat, Polsek Talang Ubi Patroli SPBU hingga Perbankan

Antisipasi 3C dan Pekat, Polsek Talang Ubi Patroli SPBU hingga Perbankan



PALI- SiniNews.Com– Polsek Talang Ubi, Polres PALI, menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat (14/8/2026) malam. Kegiatan tersebut menyasar pengguna kendaraan bermotor, kelompok pemuda yang nongkrong, serta sejumlah objek vital di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.


KRYD dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan dipimpin Aipda Ronaldo bersama personel Polsek Talang Ubi yang telah ditugaskan. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mengantisipasi penyakit masyarakat (pekat), tindak pidana 3C (curat, curas dan curanmor), serta menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).


Sebelum patroli, personel melaksanakan apel di Mapolsek Talang Ubi. Selanjutnya petugas melakukan patroli dan memberikan imbauan kepada pengendara roda dua maupun roda empat agar selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas dan tidak menggunakan knalpot brong.


Petugas juga mendatangi sejumlah lokasi yang dinilai perlu mendapat perhatian, di antaranya SPBU Beracung, Indomaret, Bank BRI, Bank BSI dan Alfamart. Patroli tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dan pengguna fasilitas umum.


Selain menyasar pengendara, personel Polsek Talang Ubi turut memberikan imbauan kepada pemuda dan pemudi yang masih nongkrong. Mereka diminta menghindari tawuran dan segera kembali ke rumah apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, SH., mengatakan

"Jika tidak ada keperluan yang mendesak, kami mengimbau kepada anak-anak muda yang masih nongkrong agar segera pulang ke rumah masing-masing. Ini sebagai langkah pencegahan agar tidak menjadi korban maupun terlibat dalam tindak kriminal," ujarnya.


Dalam pelaksanaan KRYD, petugas masih menemukan sejumlah pengendara yang belum sepenuhnya mematuhi aturan lalu lintas, termasuk pengendara yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan. Terhadap temuan tersebut, personel memberikan teguran dan edukasi agar masyarakat lebih tertib berlalu lintas.


Kegiatan KRYD berakhir sekitar pukul 22.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Setelah patroli, personel melaksanakan apel konsolidasi untuk melakukan evaluasi dan analisis terhadap pelaksanaan kegiatan.


KRYD tersebut diharapkan dapat meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan tindak kriminalitas di wilayah hukum Polsek Talang Ubi.(SN/Perry)

Share:

Aksi Cepat Kadishub PALI Kartika Sari Turun Langsung Evakuasi Mobil L300 Terperosok di Talang Ubi

 

Aksi Cepat Kadishub PALI Kartika Sari Turun Langsung Evakuasi Mobil L300 Terperosok di Talang Ubi



TALANG UBI-SiniNews.Com – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kartika Sari, S.Kom., M.M., menunjukkan aksi sigap dan kepeduliannya di lapangan. Ia turun langsung membantu proses evakuasi satu unit mobil warga yang terperosok ke dalam gorong-gorong di Jalan Merdeka, Talang Ubi, tepatnya di depan Gang Masjid, Talang Ubi Timur, pada Jumat (14/8/2026) sore.


Kartika Sari mengatakan ke media ini melalui pesan WhatsApp,Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Kendaraan yang mengalami musibah merupakan mobil Mitsubishi L300 berwarna hitam. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti terperosoknya mobil tersebut masih belum diketahui.


Mendapat informasi kejadian, Kadishub PALI beserta jajaran Personel Dishub bergerak cepat ke lokasi. Dengan mengerahkan satu unit mobil derek milik Dishub PALI dan dibantu oleh warga sekitar, proses evakuasi berlangsung dramatis namun berjalan lancar.


"Evakuasi berhasil diselesaikan dengan aman dan lancar pada pukul 17.50 WIB berkat kerja sama personil Dishub dan bantuan warga sekitar," ujar perwakilan petugas di lapangan.


Aksi tanggap dan respons cepat dari Dinas Perhubungan PALI ini mendapat apresiasi serta perhatian positif dari warga sekitar. Sikap kepemimpinan Kartika Sari yang tidak ragu terjun langsung ke lapangan dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat di jalan raya.


Terkait detail penyebab kecelakaan serta kondisi terkini dari pengemudi mobil Mitsubishi L300 tersebut, pihak Dishub mengarahkan untuk menunggu keterangan resmi lebih lanjut dari pihak yang berwenang. Berkat penanganan yang cepat ini, arus lalu lintas di Jalan Merdeka Talang Ubi tetap terpantau aman dan kembali lancar.(SN/Perry).

Share:

Gubernur Herman Deru Bersama DPRD Sumsel Sepakati KUA-PPAS APBD 2027


 Gubernur Herman Deru Bersama DPRD Sumsel Sepakati KUA-PPAS APBD 2027


PALEMBANG. SININEWS.COM — Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru bersama pimpinan DPRD Provinsi Sumatera Selatan resmi menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.


Penandatanganan tersebut dilaksanakan dalam Rapat Paripurna XL (40) DPRD Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (13/8/2026). Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Andie Dinialdie, S.E., M.M.


Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembahasan dan penelitian terhadap rancangan dokumen perencanaan anggaran tersebut sehingga dapat disepakati bersama.


“Alhamdulillah, rancangan KUA dan PPAS Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2027 telah selesai dilaksanakan pembahasan dan penelitian, sehingga hari ini kedua dokumen perencanaan anggaran tersebut dapat disepakati dan ditandatangani,” ujar Herman Deru.


Ia menjelaskan, penyusunan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 dilakukan dengan tetap memperhatikan dinamika perkembangan ekonomi, baik di tingkat nasional, regional, maupun lokal.


Selain itu, target pembangunan daerah diselaraskan secara konsisten dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2027.


“Kebijakan umum ini dirancang untuk menyelaraskan arah dan tujuan strategis daerah dengan ketersediaan anggaran, pertumbuhan ekonomi, laju inflasi, serta berbagai indikator ekonomi makro di daerah,” tuturnya.


Gubernur Herman Deru menyebutkan, garis besar Rancangan APBD Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2027 meliputi Pendapatan Daerah yang ditargetkan mencapai Rp9.020.460.537.311,83 dan Belanja Daerah yang direncanakan sebesar Rp9.128.955.188.518,83.


Herman Deru menegaskan, kebijakan belanja daerah pada Tahun Anggaran 2027 diarahkan secara ketat pada program-program produktif yang memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), optimalisasi pelayanan publik, serta percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.


Sementara itu, dari sisi pembiayaan daerah, Penerimaan Pembiayaan direncanakan sebesar Rp100.494.651.207, sedangkan Pengeluaran Pembiayaan tidak dianggarkan pada Tahun Anggaran 2027.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Tegaskan Dukungan Penuh Sumsel terhadap Program MBG


Gubernur Herman Deru Tegaskan Dukungan Penuh Sumsel terhadap Program MBG


PALEMBANG. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru mengikuti Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Gizi Nasional (BGN), Kamis (13/8/2026).


Rapat tersebut diikuti oleh seluruh pemerintah daerah se-Indonesia secara daring. Gubernur Herman Deru mengikuti Rakorsus dari Griya Agung, Palembang.


Rakorsus dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Dalam sambutannya, Tito meminta para kepala daerah untuk berkontribusi aktif dalam menyukseskan program MBG yang disebutnya sebagai program yang sangat mulia.


“Dari beberapa kunjungan yang saya lakukan, seperti di Papua misalnya, masyarakat masih kesulitan mendapatkan protein. Karena itu, para kepala daerah agar fokus pada pendidikan dan kesehatan,” ujar Tito.


Ia menegaskan bahwa peningkatan kesehatan masyarakat salah satunya diwujudkan melalui program MBG.


“MBG ini adalah program yang mulia untuk mengurangi stunting,” tegasnya.


Sementara itu, Kepala BGN Sudaryono menyampaikan bahwa MBG bukan sekadar urusan menyediakan makanan. Menurutnya, program tersebut memiliki target output, outcome, hingga impact yang harus dicapai.


“BGN bukan hanya menyediakan makanan, namun ada output dan outcome. Intinya holistik penyediaan intervensi makan dan impact-nya adalah peningkatan gizi,” jelas Sudaryono.


Ia menekankan pentingnya memastikan seluruh proses berjalan dengan baik. Menurutnya, apabila input yang diberikan baik, maka output dan outcome yang dihasilkan juga akan baik.


Sudaryono juga menyebutkan bahwa salah satu tantangan besar BGN ke depan adalah mendistribusikan MBG ke seluruh pelosok daerah, mengingat makanan yang disediakan merupakan barang yang mudah rusak.


Dalam kesempatan tersebut, Sudaryono turut menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang telah berupaya keras dalam menyukseskan pelaksanaan MBG, termasuk dalam penanganan apabila terjadi kasus keracunan.


Menutup arahannya, Sudaryono menegaskan pentingnya sinergi antara BGN dan seluruh pemerintah daerah setelah pelaksanaan Rakorsus.


“Setelah rakor ini tidak ada lagi eksklusivitas,” ujarnya.


Artinya, BGN bersama seluruh pemerintah daerah harus bergerak bersama tanpa sekat untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan secara merata.


Sejalan dengan arahan tersebut, Gubernur Herman Deru menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap pelaksanaan program MBG di daerah.


Pemprov Sumsel berkomitmen mengawal tata kelola pelaksanaan MBG agar berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan generasi Sumsel yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.(sn)

Share:

Apel Karhutla Pemkab PALI, Polres Siapkan Personel dan Sarpras Hadapi Potensi Kebakaran

Apel Karhutla Pemkab PALI, Polres Siapkan Personel dan Sarpras Hadapi Potensi Kebakaran



PALI - SiniNews.Com– Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendukung langkah Pemerintah Kabupaten PALI melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Dukungan tersebut ditunjukkan dengan kehadiran jajaran Polres PALI dalam apel gabungan kesiapsiagaan penanggulangan karhutla Kabupaten PALI 2026 yang digelar di Lapangan Stanvac Airport Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Jumat (14/8/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K. diwakili Wakapolres PALI Kompol Suprawira, S.H., M.Si. Apel dipimpin Bupati PALI Asgianto, S.T. selaku pembina apel dan melibatkan unsur TNI, Brimob Den C PALI, Polres PALI, BPBD, Damkar, Satpol PP, Dishub, perusahaan serta Pramuka.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIK., melalui Waka Polres Kompol Suprawira, S.H., M.Si., mengatakan, Polres PALI siap mendukung upaya pemerintah daerah dalam mencegah dan menanggulangi karhutla. Menurutnya, kesiapsiagaan personel, sarana prasarana dan koordinasi lintas instansi menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi kebakaran.


“Polres PALI siap mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla melalui kesiapsiagaan personel, optimalisasi sarana dan prasarana serta peningkatan koordinasi dan sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, perusahaan dan instansi terkait,” katanya


Sementara itu, Bupati PALI Asgianto mengatakan apel tersebut menjadi momentum untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat memiliki kesiapan dalam menghadapi ancaman karhutla di wilayah PALI.


“Kesiapsiagaan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan. Kita harus memperkuat sinergi, meningkatkan koordinasi dan memastikan seluruh personel serta sarana prasarana siap digunakan ketika terjadi karhutla,” ujar Asgianto.


Selain unsur Polres PALI dan Pemkab PALI, apel tersebut turut dihadiri perwakilan Basarnas Provinsi Sumsel, Kodim 0404 Muara Enim, Kejari PALI, Danyon D Brimob PALI, para asisten Pemkab PALI, kepala OPD terkait, pimpinan perusahaan, Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., Camat Talang Ubi Atmo Maryono, S.H., serta tamu undangan dan insan pers.


Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan pengecekan sarana serta prasarana penanggulangan karhutla. Kegiatan berakhir sekitar pukul 14.30 WIB dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.(SN/Perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts