*PWI PALI Gelar Lomba Puisi, Maknai Kemerdekaan dalam Sajak*

 *PWI PALI Gelar Lomba Puisi, Maknai Kemerdekaan dalam Sajak*



PALI-SiniNews.Com— Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengajak masyarakat memaknai arti kemerdekaan melalui karya sastra.


Ajakan tersebut diwujudkan melalui lomba menulis puisi bertema “Memaknai Kemerdekaan Melalui Sajak”. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menuangkan pandangan, harapan, kritik, hingga rasa cinta terhadap bangsa dan tanah air dalam bentuk karya puitis.


Lomba diselenggarakan melalui akun media sosial resmi PWI PALI dan terbuka untuk masyarakat umum, tanpa batasan usia maupun latar belakang. Peserta dapat mengikuti perlombaan melalui platform Facebook, Instagram, maupun TikTok.


Batas akhir pengiriman karya ditetapkan pada 20 Agustus 2026, sedangkan pengumuman para pemenang akan dilaksanakan pada 21 Agustus 2026.


Ketua PWI PALI, Joko Sadewo, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga sebagai upaya ikut melestarikan kesenian dan budaya literasi, khususnya dalam bidang sastra.


“Melalui puisi, kemerdekaan bisa dimaknai dari berbagai sudut pandang. Ada yang menuangkan rasa syukur, perjuangan, harapan untuk masa depan, bahkan kritik sosial. Semua itu bisa disampaikan melalui bahasa yang indah dan penuh makna,” ujar Joko.


Menurutnya, kemerdekaan tidak semata-mata dimaknai sebagai terbebasnya bangsa Indonesia dari penjajahan. Lebih jauh, kemerdekaan juga berkaitan dengan bagaimana masyarakat mengisi kemerdekaan melalui karya, kreativitas, kepedulian, serta gagasan yang membangun.


Dalam pelaksanaannya, PWI PALI bekerja sama dengan Pertamina EP serta mendapat dukungan dari sejumlah pihak lainnya. Panitia juga telah menyiapkan hadiah jutaan rupiah sebagai bentuk apresiasi bagi empat karya terbaik.


Untuk mengikuti lomba, peserta dapat menuliskan karya puisinya pada kolom komentar unggahan pengumuman lomba di akun resmi PWI PALI. Peserta juga diperbolehkan mengunggah karya melalui akun media sosial masing-masing dengan menandai akun resmi PWI PALI serta melakukan tag terhadap tiga akun teman.


Karya yang dikirimkan nantinya akan dinilai oleh tim juri yang melibatkan seniman di Sumatera Selatan serta guru atau praktisi sastra Bahasa Indonesia. Pelibatan juri dari kalangan seni dan sastra tersebut diharapkan dapat menjaga kualitas serta objektivitas penilaian.


“Yang terpenting bukan hanya soal menang atau mendapatkan hadiah. Kami ingin masyarakat ikut berpartisipasi, mengekspresikan pandangannya tentang Indonesia dan kemerdekaan melalui karya. Mudah-mudahan kegiatan ini juga dapat menumbuhkan kembali minat terhadap sastra dan budaya literasi,” kata Joko.


PWI PALI berharap lomba puisi tersebut dapat menjadi alternatif perayaan kemerdekaan yang kreatif sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan suara dan pemikirannya melalui karya.


Sebab, kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga untuk dimaknai dan diisi dengan karya.[pwi]

Share:

Syaprizal Warkop, Raih Juara Pertama Turnamen Gaplek DPD PSI Muara Enim


Syaprizal Warkop, Raih Juara Pertama Turnamen Gaplek DPD PSI Muara Enim


Muara Enim, Sumsel. SININEWS.COM  – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Muara Enim memanfaatkan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar turnamen gaple dan catur di Rumah Solidaritas DPD PSI Muara Enim. Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta dan memperebutkan hadiah jutaan rupiah.

Turnamen gaple diikuti 64 pasangan, sedangkan lomba catur diikuti 40 peserta. Penyerahan hadiah dilakukan Ketua DPD PSI Muara Enim A Elfin MZ Muchtar pada Minggu malam (16/8/2026).

Elfin mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan wadah untuk mendorong olahraga masyarakat berkembang menjadi cabang yang mampu melahirkan prestasi.

“Selain memeriahkan HUT RI, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memasyarakatkan gaple dan catur sebagai bagian dari olahraga yang bisa dikembangkan untuk prestasi daerah,” kata Elfin.

Menurut dia, pemerintah daerah perlu memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan olahraga catur dan gaple. Khusus catur, kata Elfin, sejumlah atlet asal Muara Enim telah memiliki prestasi hingga tingkat nasional.


Karena itu, PSI Muara Enim menggandeng Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Muara Enim serta Komunitas Sedulur Domino Kabupaten Muara Enim dalam penyelenggaraan turnamen tersebut.

“Kami berharap dari kegiatan seperti ini bisa muncul bibit-bibit atlet berbakat yang nantinya dapat membawa nama Muara Enim di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Elfin menilai kompetisi di tingkat lokal penting untuk memberikan ruang kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar memiliki pengalaman bertanding sekaligus mengembangkan kemampuan.

Ketua Harian Percasi Kabupaten Muara Enim Gimson Situmorang menyambut baik penyelenggaraan turnamen catur tersebut. Menurut dia, kompetisi rutin dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan para pecatur sekaligus memperluas pengalaman bertanding.

“Catur bukan hanya permainan, tetapi juga melatih konsentrasi, strategi, kesabaran dan kemampuan berpikir. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” kata Gimson.

Apresiasi juga disampaikan Deni Kristian dari Komunitas Sedulur Domino Muara Enim. Menurut dia, perhatian terhadap gaple sebagai permainan yang dekat dengan masyarakat perlu diberikan ruang melalui kegiatan yang positif dan kompetitif.

Dari turnamen catur, Arya Prima keluar sebagai juara pertama, disusul Rizki di posisi kedua, Yossi Utama ketiga, Epran keempat, dan Gusri kelima.

Sementara itu, turnamen gaple menempatkan Syaprizal dari Tim Warkop Muara Enim sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Dafis dari Tim Tiger Muara Enim, Rusnadi dari Tim Tiger Muara Enim di posisi ketiga, serta Eddi Bara dari Tanjung Enim sebagai juara keempat.

Melalui kegiatan tersebut, PSI Muara Enim berharap aktivitas olahraga berbasis masyarakat tidak berhenti pada momentum perayaan HUT RI, tetapi dapat berkembang menjadi agenda berkelanjutan yang membuka ruang pembinaan dan pencarian bibit berprestasi di daerah.(sn)

Share:

Momen HUT Ke-81 RI, Bupati PALI: Jangan Mudah Terprovokasi

Bupati PALI Asgianto ST 


PALI. SININEWS.COM -- Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Asgianto ST menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat pada momen Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia (RI) agar tidak mudah terprovokasi.


Pesan itu disampaikan Bupati PALI usai menggelar upacara pengibaran bendera merah putih dalam memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di Lapangan Gelora Komplek Pertamina Pendopo pada Senin 17 Agustus 2026.


"Momen ini kita maknai agar tetap jaga persatuan, jangan mudah terprovokasi dan terpecah belah menuju kabupaten PALI yang lebih maju," pesan Bupati.


Ada harapan besar pada momen HUT Ke-81 RI, dimana Bupati menyebut harus tercipta suasana riang gembira karena hal itu merupakan obat dari segala obat.


"Kita ingin riang gembira, kalau hati sudah riang gembira itu adalah obat dari segala obat. Tadi kita sudah berkoordinasi dengan Kapolres, Kajari, Ketua DPRD agat momen ini tetap terpelihara," imbuhnya.


Dijelaskan Bupati bahwa peringatan HUT ke-81 menjadi momentum bagi anak-anak muda bahwa pemerintah memang care atau peduli dan perhatian terhadap generasi muda yang telah memberikan ruang untuk berkreasi 


"Tadi kita lihat anak-anak SD, SMP tampil pada upacara pengibaran bendera. Artinya pemerintah care terhadap anak-anak muda," tutupnya. (sn/perry)


Share:

Gubernur Herman Deru Apresiasi Rumah Tahfidz Tuli Pertama di Sumatera, Jadi Episentrum Kegiatan Keagamaan bagi Disabilitas

 


Gubernur Herman Deru Apresiasi Rumah Tahfidz Tuli Pertama di Sumatera, Jadi Episentrum Kegiatan Keagamaan bagi Disabilitas


Palembang. SININEWS.COM– Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru mengapresiasi hadirnya Rumah Tahfidz Al-Qur’an khusus penyandang disabilitas tuli yang menjadi rumah tahfidz tuli pertama di Pulau Sumatera.


Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tahfidz Tuli Roudhatul Ashom di Kompleks Perumahan Privilage, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Sabtu (15/8/2026).


Herman Deru menilai pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an tersebut merupakan sebuah inisiatif yang sangat mulia. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menggagas dan terlibat dalam mewujudkan rumah tahfidz khusus bagi penyandang disabilitas tuli.


“Mulianya sekali cara kita meresmikan rumah tahfidz pertama di Pulau Sumatera khusus untuk tuli. Saya ucapkan terima kasih kepada semua penggagas. Mudah-mudahan ini menjadi prestasi sekaligus amal ibadah bagi semua yang terlibat,” ujar Herman Deru.


Menurutnya, keberadaan rumah tahfidz tuli tersebut sejalan dengan program yang sejak periode pertama kepemimpinannya terus digaungkan, yakni upaya memerangi buta aksara Al-Qur’an melalui gerakan keagamaan yang inklusif.


Salah satu langkah yang dicetuskan Herman Deru adalah program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz. Ia mengakui, pada awalnya program tersebut sempat diragukan dapat terwujud karena membutuhkan komitmen dan dukungan dari berbagai pihak.


“Semua ragu, termasuk saya, untuk mewujudkan itu. Meskipun ragu, kita diberi keberanian dengan perhitungan-perhitungan yang matang. Ternyata dua tahun sejak dicanangkan, semua terpenuhi. Satu desa satu rumah tahfidz, meskipun dalam pelaksanaannya tentu ada tantangan,” katanya.


Herman Deru menegaskan bahwa rumah tahfidz tidak semata-mata dicirikan oleh bentuk atau bangunan fisik. Lebih dari itu, rumah tahfidz merupakan tempat berlangsungnya proses belajar dan mengajar Al-Qur’an secara berkelanjutan.


Ia menyebutkan, memasuki tahun keempat pelaksanaan program tersebut, jumlah rumah tahfidz di Sumatera Selatan telah mencapai sekitar 5.000. Menurutnya, capaian itu bukan hanya prestasi pemerintah atau pencetus program, melainkan hasil kerja para penggiat dan masyarakat yang secara konsisten menghidupkan kegiatan belajar Al-Qur’an.


“Tahun keempat rumah tahfidz itu mencapai 5.000. Ini bukan hanya prestasi pencetus, tetapi juga para penggiat. Tantangan kita saat itu adalah penyebaran para qari dan qariah,” jelasnya.


Karena itu, Herman Deru menyambut baik hadirnya Rumah Tahfidz Al-Qur’an khusus penyandang disabilitas tuli. Ia berharap tempat tersebut tidak hanya menjadi pusat pembelajaran Al-Qur’an, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi saudara-saudara penyandang disabilitas untuk mengembangkan kemampuan keagamaan mereka.


“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat. Mudah-mudahan tempat ini menjadi episentrum kegiatan keagamaan bagi saudara-saudara disabilitas, khususnya kaum tuli,” ungkapnya.


Sementara itu, Owner Privilage Palembang, Ryoga Nugraha, mengatakan keberadaan Rumah Tahfidz Tuli tersebut merupakan yang kedua di Indonesia dan pertama di Sumatera.


Ryoga berharap keberadaan rumah tahfidz ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan akses pembelajaran Al-Qur’an yang setara bagi penyandang disabilitas tuli. Dengan metode pembelajaran yang disesuaikan, para peserta didik tuli dapat memperoleh kesempatan untuk belajar, memahami, dan menghafal Al-Qur’an.


“Ini juga menjadi bentuk nyata untuk menghadirkan pendidikan keagamaan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat,” katanya.(sn)

Share:

Perayaan HUT-RI, PHR Zona 4 Berbagi Empat Ribu Paket Lewat Pasar Murah Sembako (PUSAKO)


Caption: PHR Zona 4 menyalurkan 4.000 paket sembako murah melalui kegiatan Pasar Murah Sembako (PUSAKO) di 44 desa sekitar wilayah operasi di Sumatera Selatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

SUMATERA SELATAN. SININEWS.COM – Semarak peringatan Hari Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia di sekitar wilayah operasi Pertamina Sub Holding Upstream Regional 1 Zona 4 (PHR Zona 4) semakin berwarna dan bermakna. Selain menggelar upacara dengan khidmat, PHR Zona 4  juga mengadakan Pasar Murah Sembako (PUSAKO). Program ini menyalurkan 4.000 paket sembako yang menyasar 44 desa di 10 kecamatan di wilayah operasi Zona 4, yakni di Provinsi Sumatera Selatan. 


Manager Stakeholder Relation Management Zona 4 Frans A. Hukom menyampaikan Pasar Murah Sembako adalah wujud komitmen Pertamina untuk tumbuh dan hadir di tengah masyarakat. “Melalui sinergi dan semangat kebersamaan, kami terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata dan mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi,” kata Frans. Dengan Pasar Murah Sembako, diharapkan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus meringankan beban pengeluaran keluarga.


Bekerja sama dengan pemerintah desa dan kecamatan setempat, warga bisa menukar kupon untuk pembelian sembako seharga Rp 30.000. Paket sembako tersebut berisi beras 5 kg, gula pasir, minyak goreng, biscuit, dan kopi bubuk. Saat acara berlangsung, nampak wajah-wajah sumingrah warga yang merasa terbantu dengan adanya program ini.


Tanggapan positif pun berdatangan dari pemerintah setempat, baik di tingkat kecamatan maupun desa. Salah satunya dari Camat Talang Ubi Kabupaten PALI, Atmo Maryono. “Program ini tentunya sangat membantu masyarakat. Perayaan kemerdekaan ini disambut dengan rasa syukur berkat Pasar Murah Sembako dari Pertamina. Kami berterima kasih atas nama warga,” ungkap Atmo. Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI merupakan wilayah beroperasinya Pertamina EP Pendopo, bagian dari zona 4.


Pasar Murah Sembako (PUSAKO) adalah bagian dari komitmen PT Pertamina (Persero) yang dilaksanakan melalui anak-anak perusahaannya, termasuk Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4. PUSAKO juga dilandasi semangat untuk terus memberi energi pada kemerdekaan Indonesia.


Sebagaimana tema peringatan HUT RI yang diusung Pertamina, yakni Energi Merah Putih, Indonesia Makmur. Tema ini bukan sekadar tema korporasi. Tema ini adalah keyakinan bahwa kemerdekaan harus terus diberi energi. Energi yang tidak hanya menyalakan mesin-mesin kendaraan dan industri. Tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat. Memperkuat persatuan bangsa.


*‎Tentang PHR Zona 4*

PHR Zona 4 merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatra yang dipimpin oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). PHR Zona 4 mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.


‎Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu.  PHR Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). (sn)

Share:

Ketum DPP ABPEDNAS dan Presiden AREA Indonesia Puji Pidato Kenegaraan Prabowo: Desa dan Rumah Rakyat Jadi Fondasi Indonesia Maju


Ketum DPP ABPEDNAS dan Presiden AREA Indonesia Puji Pidato Kenegaraan Prabowo: Desa dan Rumah Rakyat Jadi Fondasi Indonesia Maju


Jakarta. SININEWS.COM — Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indonesia sekaligus Presiden AREA Indonesia, Indra Utama, memberikan apresiasi tinggi terhadap pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026.


Menurut Indra Utama, pidato Presiden Prabowo menunjukkan konsistensi dan keberpihakan yang kuat terhadap kepentingan rakyat, khususnya melalui penguatan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan percepatan penyediaan rumah layak bagi masyarakat.


“Pidato Presiden Prabowo sangat kuat. Desa dan rumah rakyat tidak ditempatkan sebagai program pelengkap, tetapi sebagai bagian penting dari strategi membangun Indonesia yang adil, mandiri dan sejahtera. Ini sejalan dengan perjuangan ABPEDNAS yang terus mendorong penguatan desa dan BPD sebagai bagian dari tata kelola pembangunan dari tingkat paling bawah,” ujar Indra Utama.


Desa Didorong Menjadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Indra menilai perhatian Presiden terhadap desa terlihat nyata dari kebijakan penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pengembangan desa nelayan, penguatan UMKM, pertanian, perikanan serta penciptaan lapangan kerja di desa.


Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diarahkan menjadi bagian penting dari rantai pasok nasional dan motor pertumbuhan ekonomi di tingkat paling bawah.

Presiden juga menargetkan 30.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih beroperasi secara optimal pada akhir 2026. Koperasi tersebut antara lain diarahkan menjadi offtaker hasil pertanian dan perikanan masyarakat desa, sehingga hasil produksi masyarakat memiliki pasar dan tidak terbuang.

“Ini merupakan paradigma yang tepat. Desa tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan. Desa harus menjadi subjek, pelaku sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi. Perputaran uang, produksi, perdagangan, lapangan kerja dan investasi harus semakin banyak terjadi di desa,” ujar Indra.


Menurutnya, keberadaan BPD harus ditempatkan sebagai bagian penting dalam memastikan pembangunan desa berjalan transparan, partisipatif, akuntabel dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“ABPEDNAS siap menjadi mitra strategis pemerintah untuk mengawal agar kebijakan pembangunan desa sampai kepada masyarakat dan memberikan manfaat nyata,” tegasnya.


Rumah Bukan Sekadar Bangunan, tetapi Martabat dan Masa Depan Rakyat

Indra juga memberikan apresiasi khusus terhadap perhatian Presiden Prabowo terhadap sektor perumahan rakyat.


Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa rumah bukan sekadar bangunan atau aset, melainkan tempat keluarga berlindung, tempat anak belajar dan tempat keluarga bertumbuh. Presiden juga menegaskan bahwa bagi jutaan rakyat Indonesia, rumah merupakan bagian dari ketenangan, martabat dan masa depan keluarga.


Presiden melaporkan bahwa hingga 30 Juni 2026, pemerintah telah membantu renovasi 83.907 rumah melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Selain itu, program FLPP telah menjangkau hampir 100.000 rumah, sementara kredit program perumahan telah menjangkau 90.878 debitur.

“Pernyataan Presiden bahwa rumah adalah ketenangan, martabat dan masa depan rakyat sangat tepat. Rumah adalah kebutuhan dasar dan salah satu ukuran keberhasilan negara dalam menghadirkan kesejahteraan,” ujar Indra.


Indra juga mengatakan, agenda penyediaan rumah rakyat harus terus diperluas dengan melibatkan seluruh ekosistem perumahan nasional, mulai dari pemerintah, pemerintah daerah, pengembang, perbankan, lembaga pembiayaan, kontraktor, produsen bahan bangunan, agen properti hingga masyarakat.


Konsistensi Presiden terhadap Desa dan Rumah Rakyat Indra melihat perhatian Presiden Prabowo terhadap desa dan perumahan bukan merupakan kebijakan yang muncul sesaat. Pemerintah sebelumnya juga telah menempatkan perumahan masyarakat berpenghasilan rendah sebagai salah satu fokus kebijakan, termasuk melalui percepatan pembangunan perumahan dan kebijakan pembiayaan yang lebih pro-rakyat.


Demikian pula dengan desa. Penguatan koperasi desa, desa nelayan dan ekonomi masyarakat desa menunjukkan adanya upaya membangun ekonomi dari lapisan paling bawah.

“Presiden Prabowo konsisten menunjukkan kepedulian terhadap desa dan rumah rakyat. Dua sektor ini sangat strategis karena menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Desa adalah basis produksi dan ekonomi rakyat, sedangkan rumah adalah basis ketahanan keluarga,” jelas Indra yang juga Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila. 


AREA Indonesia Siap Memperkuat Ekosistem Perumahan Nasional.


Sebagai Presiden AREA Indonesia, Indra Utama juga menegaskan kesiapan AREA Indonesia untuk berkontribusi memperkuat ekosistem properti dan perumahan nasional.

Menurutnya, program pembangunan rumah rakyat harus dibarengi dengan penguatan profesionalisme dan kompetensi seluruh pelaku industri properti.

“Pembangunan rumah dalam jumlah besar harus didukung ekosistem yang sehat, profesional, kompeten, transparan dan berkelanjutan. AREA Indonesia siap mengambil bagian dalam membangun ekosistem tersebut,” katanya.


Ia menilai program perumahan rakyat juga dapat menjadi engine of growth karena menggerakkan banyak sektor sekaligus, mulai dari industri bahan bangunan, konstruksi, pembiayaan, tenaga kerja, jasa properti, UMKM hingga sektor perdagangan.


ABPEDNAS: Desa Harus Menjadi Kekuatan Utama Indonesia


Sementara itu, sebagai Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indonesia, Indra menegaskan bahwa ABPEDNAS akan terus mendorong penguatan kapasitas dan peran BPD dalam mengawal pembangunan desa.

“BPD harus menjadi mitra strategis kepala desa, bukan sekadar lembaga formal. BPD harus mampu menjalankan fungsi representasi masyarakat, pengawasan dan penyampaian aspirasi secara konstruktif untuk memastikan pembangunan desa benar-benar berpihak kepada masyarakat,” ujar Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Jakarta ini.

Ia berharap semangat yang disampaikan Presiden Prabowo dalam pidato kenegaraan dapat diterjemahkan secara konkret hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Yang kita harapkan sederhana tetapi sangat fundamental: desa semakin maju, ekonomi rakyat semakin kuat, keluarga semakin sejahtera dan semakin banyak rakyat yang memiliki rumah layak. Kalau desa kuat dan keluarga kuat, Indonesia akan semakin kuat,” tutup Indra Utama.


Tentang ABPEDNAS


ABPEDNAS Indonesia merupakan organisasi nasional yang menghimpun Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan berkomitmen memperkuat kapasitas, fungsi serta peran BPD dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan desa.


Tentang AREA Indonesia


AREA Indonesia merupakan ekosistem profesional yang mendorong kolaborasi dan penguatan kompetensi para pelaku industri properti nasional, serta mendukung terciptanya industri properti yang profesional, kompeten, kredibel dan berkelanjutan.(sn)

Share:

Gelar Renungan Suci, Bupati PALI Sampaikan Pesan Mendalam


Bupati PALI pimpin Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan 


PALI. SININEWS.COM -- Dalam mengenang jasa pejuang kemerdekaan yang saat ini dirasakan bangsa Indonesia, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Asgianto ST menggelar Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan pada Minggu malam 16 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran di pemerintahan kabupaten PALI serta Forkopimda sebagai wujud penghormatan pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan negara Republik Indonesia.

Pada kegiatan tersebut, Bupati Asgianto menyampaikan pesan mendalam kepada masyarakat agar tidak melupakan sejarah dan jasa para pahlawan.

"Kegiatan ini sebagai bentuk kita mengingat jasa para pahlawan yang telah mendahului kita. Ini juga bentuk menumbuhkan cinta tanah air bahwa kita jangan sekali-kali melupakan jasa para pahlawan,jasa orang-orang yang telah berjasa demi kemerdekaan yang sekarang kita nikmati," ungkap Bupati.


Pada kegiatan Renungan Suci tersebut, Bupati juga menekankan agar pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia agar agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

"Pada momentum ini, mari kita jaga persatuan dan kesatuan. Sebab kita tahu sendiri negara kita tidak akan merdeka kalau kita tidak bersatu. Dan kepada generasi muda, isi kemerdekaan ini dengan hal positif dan raih prestasi demi PALI Maju Indonesia Emas," ajaknya.


Pada kegiatan Renungan Suci di kabupaten PALI berjalan khidmat yang dilanjutkan tabur bunga diatas pusara makam para pahlawan.

Diketahui bahwa Renungan Suci jelang Peringatan HUT Kemerdekaan RI sudah menjadi kegiatan rutin yang diagendakan oleh Pemerintah dari pusat hingga daerah yang biasanya digelar tanggal 16 Agustus malam, tepat sebelum detik-detik proklamasi 17 Agustus.

Dimana makna Renungan Suci adalah sebagai bentuk penghormatan atas jasa pahlawan dan mengingat pengorbanan para pahlawan dan pejuang yang gugur demi kemerdekaan. 

Pada momen Renungan Suci, biasanya dibarengi dengan kegiatan tabur bunga diatas makam para pahlawan.(sn/adv)


Share:

Kebakaran di Tanah Abang PALI Hanguskan Rumah Warga, Diduga Korsleting

Kebakaran di Tanah Abang PALI Hanguskan Rumah Warga, Diduga Korsleting



PALI- SiniNews.Com— Tiga rumah warga di Dusun II, Desa Curup, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, terbakar pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 09.10 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun total kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp110 juta.


Kebakaran pertama kali diketahui Wahyu Noprianto (38), salah seorang tetangga korban. Saat itu, saksi melihat asap hitam tebal disertai api yang sudah membesar dari rumah milik Zainudin bin Matoha (64), seorang petani.


"Melihat asap hitam tebal dan api sudah membesar, saksi langsung berteriak meminta bantuan kepada warga sekitar untuk memadamkan api," demikian keterangan dalam laporan Polsek Tanah Abang.


Warga kemudian berdatangan dan berupaya memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya. Api yang berasal dari rumah Zainudin kemudian merambat dan menyambar bagian dinding rumah milik Harmoko bin Zailani (41) serta Warnia binti Mat Yakip (52), yang sama-sama merupakan rumah panggung dengan dinding berbahan papan.


Saat kejadian, ketiga pemilik rumah diketahui sedang berada di kebun untuk menyadap karet. Rumah Zainudin mengalami kerusakan paling parah karena bagian atap, dinding, lantai, perabotan, serta surat-surat penting hangus terbakar. Kerugian ditaksir sekitar Rp80 juta.


Sementara rumah Harmoko mengalami kebakaran pada bagian dinding. Lantai, perabotan, dan surat-surat berhasil diselamatkan warga. Kerugian diperkirakan Rp10 juta. Sedangkan rumah Warnia mengalami kerusakan pada dinding dan sebagian atap sebelah kiri dengan kerugian sekitar Rp20 juta.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH, bersama personel mendatangi lokasi setelah menerima laporan kejadian. Polisi membantu proses pemadaman dan pendinginan, mendata saksi, mencatat kerugian, serta melakukan dokumentasi dan pelaporan.


"Dugaan sementara kebakaran berasal dari arus pendek atau korsleting listrik," demikian keterangan sementara dalam laporan kepolisian.


Proses pemadaman dan pendinginan turut dibantu dua unit mobil pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten PALI serta satu unit pemadam kebakaran milik PT Pertamina Adera Pengabuan. Polisi masih melakukan pendataan dan memastikan situasi di lokasi aman setelah api berhasil dipadamkan.(SN/Perry)

Share:

Polsek Tanah Abang Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Personel Diminta Utamakan Keselamatan

Polsek Tanah Abang Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Personel Diminta Utamakan Keselamatan



PALI-SiniNews.Com– Polsek Tanah Abang menggelar apel personel siap siaga dan konsolidasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Kegiatan digelar untuk memastikan kesiapan personel menghadapi potensi karhutla di wilayah tersebut.


Apel berlangsung di Kantor Camat Tanah Abang, Sabtu (15/8/2026), sekitar pukul 14.35 WIB. Kegiatan dipimpin Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., dan diikuti unsur kecamatan, personel Batalyon D Talang Ubi, BPBD Kabupaten PALI serta personel Polsek Tanah Abang.


Dari pihak Kecamatan Tanah Abang hadir Mustar Alimin, S.H. dan Min Ibadika Solihin, S.H. Sementara dari Batalyon D Talang Ubi hadir Danru Brigpol Depri YS bersama sejumlah personel.


Adapun BPBD Kabupaten PALI menurunkan Danru Jurais bersama Arlin Saputra, Dandi Herdiasyah, Rehan Albarik dan Alen Saputra. Sedangkan personel Polsek Tanah Abang yang mengikuti apel yakni Briptu Andri Syahputra, Briptu M. Aulia Ikhsan, Briptu Fredi Sogi, Briptu Rinola Rianda, Bripda Risky Laksamana dan Bripda Ikhpan Kabullah.


Dalam arahannya, Kapolsek Tanah Abang menekankan pentingnya kesiapan personel dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Selain kesiapan operasional, keselamatan anggota juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugas di lapangan.


“Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, utamakan keselamatan dan tetap semangat dalam menjalankan tugas,” kata AKP Arzuan saat memberikan arahan kepada personel.


Apel tersebut sekaligus menjadi sarana konsolidasi antarinstansi untuk memperkuat koordinasi apabila sewaktu-waktu terjadi karhutla di wilayah Kecamatan Tanah Abang. Sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, BPBD dan personel Batalyon D dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.


Setelah apel, seluruh personel diminta tetap siaga dan standby di Kantor Camat Tanah Abang. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan munculnya titik api maupun kejadian karhutla di wilayah Kecamatan Tanah Abang.


Kegiatan apel siap siaga dan konsolidasi berakhir sekitar pukul 15.05 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan berjalan aman, tertib dan kondusif.(SN/Perry)

Share:

Kapolres PALI: Anak Harus Mendapat Lingkungan Aman dan Positif

Kapolres PALI: Anak Harus Mendapat Lingkungan Aman dan Positif





PALI-SiniNews.Com – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tahun 2026 digelar di Lapangan Gelora 10 November, Kabupaten PALI, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten PALI, unsur kepolisian, organisasi perempuan, kepala OPD, serta ratusan pelajar.


Mewakili Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., Kasat Binmas Polres PALI AKP Hendrinadi, S.H., M.H., hadir dalam kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB tersebut.


Peringatan HAN ke-42 tingkat Kabupaten PALI tahun 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak serta perlindungan anak. Kegiatan juga diikuti sekitar 200 siswa dan siswi dari sejumlah sekolah di Kabupaten PALI.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati PALI, Ketua TP PKK Kabupaten PALI, Asisten I, Asisten III, Sekretaris Daerah Kabupaten PALI, Kapolsek Talang Ubi, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten PALI.


Kehadiran jajaran Polres PALI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap program pemerintah daerah, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIK., melalui Kasat Binmas Polres PALI AKP Hendrinadi, SH.MH., mengatakan kehadiran Polri dalam peringatan Hari Anak Nasional merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk mendukung upaya perlindungan anak.


“Polres PALI mendukung kegiatan Hari Anak Nasional sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian bersama terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak. Anak-anak merupakan generasi penerus yang harus mendapatkan lingkungan yang aman, nyaman dan positif,” kata Hendrinadi.


Menurutnya, perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga dan lingkungan pendidikan.


“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga anak-anak dari berbagai bentuk kekerasan, perundungan maupun pengaruh negatif lainnya. Sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah dan masyarakat sangat penting,” ujarnya.


Kegiatan berlangsung hingga selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. Kehadiran sekitar 200 pelajar turut memberikan suasana semarak dalam peringatan HAN ke-42 tingkat Kabupaten PALI tersebut.


Melalui kegiatan itu, pemerintah daerah bersama unsur terkait diharapkan terus memperkuat komitmen dalam menciptakan Kabupaten PALI yang ramah anak serta memberikan ruang bagi anak untuk tumbuh, belajar dan berprestasi.(SN/Perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts