Gerak Cepat Polres PALI, Dishub, dan Pertamina Evakuasi Truk Terguling di Tebing Itam

Gerak Cepat Polres PALI, Dishub, dan Pertamina Evakuasi Truk Terguling di Tebing Itam



TALANG UBI- SiniNews.Com— Akses jalan lintas PALI–Musi Rawas, tepatnya di kawasan Tebing Itam, Desa Sungai Baung, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), sempat lumpuh total akibat kecelakaan lalu lintas tunggal pada Selasa malam (25/8/2026). Sebuah truk pengangkut material diduga tidak kuat menanjak hingga akhirnya terguling dan menutupi badan jalan.


Arus lalu lintas yang sempat terhambat kini kembali normal dan lancar berkat aksi tanggap dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres PALI bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten PALI yang dipimpin Kepala Dinas Perhubungan, Kartika Sari Anwar, S.Kom., M.M.


Kasat Lantas Polres PALI melalui tim Piket Fungsi Lantas, Briptu I Made Swastika, menjelaskan bahwa penanganan dilakukan segera setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat.


"Kami menerima laporan melalui call center 110 mengenai adanya kecelakaan di Tebing Itam. Tim langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas," ujar Briptu I Made Swastika.


Setibanya di lokasi, petugas Satlantas Polres PALI bersama personil Dishub PALI langsung mengurai kemacetan serta mengarahkan para pengguna jalan untuk tetap waspada.


"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur Tebing Itam, mengingat kondisi medan yang tergolong rawan kecelakaan," tambahnya.


Proses evakuasi truk yang terbalik berjalan cepat berkat kolaborasi dan koordinasi intensif bersama pihak Pertamina Pendopo yang menurunkan alat berat ke lokasi kejadian.


"Saat ini arus lalu lintas sudah kembali lancar dua arah. Kendaraan yang terbalik berhasil dievakuasi dengan bantuan dari pihak Pertamina," tutupnya.


Gerak cepat dan sinergi antara Satlantas Polres PALI, Dinas Perhubungan PALI, dan pihak Pertamina Pendopo ini mendapat apresiasi dari para pengguna jalan yang sempat tertahan di jalur strategis penghubung PALI dan Musi Rawas tersebut.(SN/PERRY).

Share:

Gali Budaya dan Tradisi Lokal, Disbudpar PALI Lombakan Kesenian Dari Seluruh Kecamatan

Gali Budaya dan Tradisi Lokal, Disbudpar PALI Lombakan Kesenian Dari Seluruh Kecamatan 



PALI. SININEWS.COM Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Pekan Kebudayaan Daerah tahun 2026 yang dipusatkan di Guest House Komplek Pertamina Pendopo.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu 26 Agustus 2026 dibuka oleh Bupati PALI melalui Sekda Kartika Sari.


Kegiatan tersebut bertujuan melestarikan dan menggali kembali budaya serta tradisi lokal serta mengenalkannya ke generasi muda.


Pada kegiatan tersebut, Pemkab PALI melalui Disbudpar melombakan sejumlah kesenian dari seluruh kecamatan.


Dikatakan Sekda bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkab PALI untuk melestarikan dan merawat nilai-nilai tradisi yang dimiliki masyarakat asli kabupaten PALI.


"Kita ingin budaya lokal menjadi dikenal di kancah nasional, seperti pada festival Candi Bumi Ayu," ujar Sekda usai membuka kegiatan tersebut didampingi Kepala Disbudpar PALI Dra, Yenni Nopriani.


Ditambahkan Sekda bahwa Pemkab PALI melombakan sejumlah kesenian dari seluruh kecamatan agar tradisi atau budaya lokal yang terpendam bisa hidup kembali.


"Dengan adanya kegiatan ini kita akan mengetahui adanya budaya lokal yang akan menjadi ikon kabupaten PALI. Sengaja kita hadirkan dewan juri profesional agar apa yang dihasilkan benar-benar murni dan asli dari PALI serta berkualitas," imbuhnya.(SN/Perry).

Share:

Gubernur Herman Deru Resmi Buka GOR Pemuda Sport & Entertainment, Sekaligus Buka Final Perbasi Cup I


Gubernur Herman Deru Resmi Buka GOR Pemuda Sport & Entertainment, Sekaligus Buka Final Perbasi Cup I


PALEMBANG. SININEWS.COM — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru secara resmi melakukan grand opening GOR Pemuda Sport & Entertainment sekaligus membuka pertandingan puncak Final Perbasi Cup I Kejuaraan Daerah (Kejurda) Kelompok Umur (KU) 14 dan KU 16 antarklub kabupaten/kota se-Sumatera Selatan Tahun 2026.


Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dipusatkan di GOR Pemuda Center Palembang Sport, Selasa (25/8/2026).


Peresmian fasilitas olahraga baru ini turut dihadiri oleh Owner GOR Pemuda Sport yang juga Anggota DPRD Kota Palembang, M. Hidayat, S.E., M.Si., serta Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Perbasi Palembang, Dr. Azwar Agus, S.H., M.Hum.


Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru mengapresiasi dedikasi M. Hidayat yang konsisten berkecimpung dalam dunia bola basket sejak masa sekolah menengah hingga kini berhasil mewujudkan fasilitas olahraga representatif yang memadukan semangat prestasi dengan orientasi bisnis.


“Ada gedung olahraga yang digagas oleh pencinta komunitas basket, yakni Pak Dayat yang sudah mencintai basket sejak SMP. Di tempat ini, orientasi prestasi dan bisnis dapat diraih bersama dan terus berkembang dari kapasitas yang sebelumnya lebih kecil menjadi jauh lebih besar,” ujar Herman Deru.


Gubernur berharap kehadiran GOR Pemuda Sport & Entertainment dapat melahirkan pebasket-pebasket andal yang mampu mengharumkan nama Sumatera Selatan di kancah nasional maupun internasional.


Ia juga menekankan pentingnya konsistensi para orang tua dalam mendukung anak-anak mereka, khususnya para atlet muda yang sedang mengembangkan bakat dan potensinya. Menurutnya, dukungan keluarga, konsistensi atlet, serta komitmen pemerintah dalam menyediakan sarana dan prasarana olahraga merupakan bagian penting dalam mencetak atlet berprestasi.


Sebagai bentuk motivasi nyata bagi para atlet muda, Gubernur Herman Deru secara spontan mengumumkan peningkatan total hadiah kejuaraan hingga dua kali lipat dari jumlah semula.


“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, perluasan GOR Pemuda Sport & Entertainment di Kota Palembang ini secara resmi saya nyatakan diresmikan. Dan dengan rahmat Allah SWT, pertandingan Final Perbasi Cup I Kejurda KU 14 dan KU 16 antarklub se-Sumatera Selatan ini saya nyatakan dimulai. Hadiahnya saya tingkatkan dua kali lipat; yang tadinya tiga juta menjadi enam juta, dua juta menjadi empat juta, dan satu juta menjadi dua juta,” tegasnya yang disambut antusias para penonton dan peserta.


Sementara itu, Owner GOR Pemuda Sport sekaligus Anggota DPRD Kota Palembang, M. Hidayat, S.E., M.Si., mengungkapkan rasa bangganya atas terselenggaranya ajang pembinaan atlet usia dini tersebut.


Ia berpesan agar para orang tua turut bangga dan memberikan dukungan penuh terhadap minat anak-anak mereka dalam cabang olahraga bola basket.


“Event ini merupakan kegiatan perdana dalam agenda Perbasi. Para orang tua yang hadir harus bangga anak-anaknya aktif bermain basket, karena kegiatan ini menjadi fondasi penting dalam pembinaan atlet masa depan,” ujar Hidayat.


Hidayat juga menyampaikan usulan agar ajang Gubernur Cup dapat diselenggarakan di gedung tersebut pada tahun 2026 ini.


Untuk diketahui, Perbasi Cup I Kejurda KU 14 dan KU 16 antarklub kabupaten/kota se-Sumatera Selatan Tahun 2026 diikuti total 18 klub, terdiri atas delapan klub Kelompok Umur 14 dan 10 klub Kelompok Umur 16.


Rangkaian pertandingan tersebut telah berlangsung sukses sejak 21 hingga 25 Agustus 2026.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru: Pendidikan Al-Qur’an Berawal dari Orang Tua, 10.000 Santri BKPRMI Diwisuda


Gubernur Herman Deru: Pendidikan Al-Qur’an Berawal dari Orang Tua, 10.000 Santri BKPRMI Diwisuda


PALEMBANG. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menghadiri Tasyakuran Bebas Buta Huruf Al-Qur’an dan Wisuda Akbar 10.000 Santri TK/TPA BKPRMI di Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Selasa (25/08/2026).


Mengusung tema “Menyiapkan Generasi Qur’ani Menyongsong Masa Depan Gemilang”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengapresiasi keberhasilan para santri dalam menyelesaikan pembelajaran membaca Al-Qur’an sekaligus mendorong penguatan pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini.


Herman Deru mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang digelar oleh BKPRMI tersebut. Menurutnya, keberhasilan 10.000 santri yang dinyatakan mampu membaca Al-Qur’an merupakan capaian luar biasa dan layak menjadi catatan penting dalam sejarah pemberantasan buta aksara Al-Qur’an.


“Kita bersyukur anak-anak kita dinyatakan pandai membaca Al-Qur’an. Ini layak menjadi rekor dalam pelepasan buta aksara Al-Qur’an dalam sejarah terbesar,” ujar Herman Deru.


Ia menegaskan bahwa pendidikan anak sejatinya merupakan tanggung jawab utama orang tua. Sementara itu, guru, ustaz, dan ustazah memiliki peran membantu orang tua dalam memberikan pendidikan serta membentuk kecerdasan dan karakter anak.


“Sejatinya pendidikan ada pada orang tua. Ustaz dan guru membantu tugas orang tua, jangan dibalik. Tugas memberikan pendidikan adalah tanggung jawab orang tua,” tegasnya.


Namun demikian, Herman Deru juga mengakui keterbatasan orang tua dalam mendampingi pendidikan anak membuat peran guru, ustaz, dan ustazah menjadi sangat penting.


Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk memberikan penghargaan dan apresiasi kepada para pendidik yang telah dengan ikhlas membagikan ilmunya kepada generasi muda.


“Dengan keterbatasan orang tua, anak menjadi cerdas tidak lepas dari andil guru, ustaz, dan ustazah. Maka wajib kita ucapkan terima kasih kepada guru, ustaz, dan ustazah yang telah membagikan ilmunya,” katanya.


Lebih lanjut, Herman Deru mengatakan kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan modal awal bagi anak untuk terus menggali dan memahami ilmu agama. Ia berharap anak-anak tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami makna yang terkandung di dalamnya serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.


“Ketika salat, bacaannya juga berdasarkan Al-Qur’an. Jadi bukan hanya menghafal, tetapi juga memahami maknanya,” jelasnya.


Herman Deru juga mengajak para orang tua untuk melanjutkan pendidikan Al-Qur’an anak-anak mereka melalui rumah tahfiz. Ia menyebut Pemerintah Provinsi Sumsel terus mendorong program satu rumah tahfiz di setiap desa sebagai bagian dari upaya membangun generasi Qur’ani.


Menurutnya, jumlah rumah tahfiz di Sumsel saat ini telah mencapai lebih dari 5.000. Keberadaan rumah tahfiz tersebut diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak anak-anak Sumsel yang memiliki kesempatan untuk mendalami Al-Qur’an.


“Ini menjadi amal jariah yang tidak akan putus dan akan terus kita gaungkan,” tuturnya.


Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru turut menekankan pentingnya peran ibu dalam pendidikan anak. Menurutnya, ibu merupakan sosok yang paling dekat dengan anak dan menjadi madrasah pertama dalam membentuk karakter serta nilai-nilai kehidupan.


“Ibu adalah yang terpenting bagi manusia. Di Arab muncul falsafah bahwa ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya. Jadi tentu kita harus memuliakan ibu,” pungkasnya.(sn)

Share:

Polsek Talang Ubi Amankan Operasi Pasar Murah di Beruge Darat PALI

Polsek Talang Ubi Amankan Operasi Pasar Murah di Beruge Darat PALI



PALI-- SiniNews.Com— Operasi Pasar Murah digelar di Kalangan Pasar Beruge Darat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Selasa (25/8/2026). Kegiatan tersebut menyediakan sebanyak 4 ton atau 800 zak beras SPHP kemasan 5 kilogram serta minyak goreng Minyakita dengan harga terjangkau bagi masyarakat.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB itu merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan tahun 2026. Pelaksanaannya melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten PALI bersama Perum Bulog Kantor Cabang Lahat serta mendapat pengamanan dari personel kepolisian.


 Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H. Turut hadir Kepala Bidang Dinas Perindustrian Kabupaten PALI Lutfiana, S.T., Kepala Bidang Disperindag Kabupaten PALI Lilis Suryani, S.E., perwakilan Inspektorat Kabupaten PALI Winardi dan Arief, Kepala Desa Beruge Darat Edi Amran, serta perwakilan Perum Bulog Cabang Lahat.


Selain itu, kegiatan dihadiri Panit Intelkam Polsek Talang Ubi AIPDA Ronaldo, Bhabinkamtibmas AIPDA Hendrick Ediman, personel Polsek Talang Ubi, tokoh masyarakat dan insan pers.


Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah SH., mengatakan 


“Operasi Pasar Murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan,” ujarnya.


Dalam operasi tersebut, beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual dengan harga Rp60 ribu per zak, sedangkan minyak goreng Minyakita dijual Rp16 ribu per liter. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan.


Berdasarkan laporan pelaksanaan kegiatan, beras SPHP tersebut diangkut menggunakan mobil truk BG 8351 EG dari Kabupaten Lahat menuju Kabupaten PALI. Kendaraan kemudian tiba di lokasi kegiatan di Kalangan Pasar Beruge Darat dalam kondisi aman.


Pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup oleh personel Polres PALI dan Polsek Talang Ubi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penyaluran bahan pangan berjalan tertib serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Pada pukul 14.30 WIB, Operasi Pasar Murah di Kalangan Pasar Beruge Darat dinyatakan selesai.(SN/Perry)

Share:

Musim Kemarau, Polsek Tanah Abang Gencarkan Patroli Cegah Karhutla

Musim Kemarau, Polsek Tanah Abang Gencarkan Patroli Cegah Karhutla




PALI-SiniNews.Com — Polsek Tanah Abang terus menggencarkan sosialisasi dan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kali ini, personel menyambangi masyarakat di Desa Tanah Abang Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (25/8/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WIB sebagai langkah antisipasi terhadap potensi Karhutla di tengah musim kemarau. Personel mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan maupun kebun dengan cara membakar.


Dalam kegiatan itu, Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H. diwakili Aipda Asep Mulyana. Turut hadir Kepala Desa Tanah Abang Jaya Bambang Krisna, S.H., serta masyarakat setempat.


Personel Polsek Tanah Abang menyampaikan sejumlah imbauan kepada warga, khususnya terkait bahaya pembakaran lahan. Masyarakat diminta mencari cara yang aman dan tidak menimbulkan risiko kebakaran saat membuka maupun membersihkan lahan perkebunan.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H. mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Kecamatan Tanah Abang.


“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Saat ini kita memasuki musim kemarau sehingga kondisi lahan cenderung kering dan api dapat dengan mudah merambat serta meluas,” ujar Arzuan.


Ia juga mengingatkan warga bahwa pembukaan lahan dengan cara membakar memiliki konsekuensi hukum. Karena itu, masyarakat diminta tidak mengambil tindakan yang dapat membahayakan lingkungan dan masyarakat sekitar.


“Membuka lahan dengan cara membakar bukan hanya berbahaya bagi lingkungan, tetapi juga dapat berhadapan dengan hukum. Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan dan menggunakan cara yang lebih aman dalam mengelola lahan,” katanya.


Selain memberikan imbauan, personel juga mengajak masyarakat memanfaatkan potensi perkebunan yang sudah ada untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Salah satunya dengan memanfaatkan pohon karet yang sudah tua untuk ditebang dan dijual secara aman tanpa melakukan pembakaran lahan.


“Pohon karet yang sudah tua dan memang hendak ditebang bisa dimanfaatkan dan dijual sehingga dapat membantu menambah perekonomian keluarga. Yang terpenting, jangan dibakar karena dapat memicu kebakaran,” ungkap Arzuan.


Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan.


Kegiatan sosialisasi dan patroli berlangsung aman, lancar serta kondusif. Polsek Tanah Abang memastikan upaya pencegahan Karhutla akan terus dilakukan secara berkelanjutan di wilayah Kecamatan Tanah Abang.(SN/Perry)

Share:

Kapolsek Tanah Abang Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan dan Buang Puntung Rokok Sembarangan

 Kapolsek Tanah Abang Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan dan Buang Puntung Rokok Sembarangan



PALI-- SiniNews.Com — Polsek Tanah Abang menggelar patroli sekaligus sosialisasi larangan membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar di Desa Tanah Abang Utara, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (25/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan, lahan dan kebun (Karhutlahbun) di tengah musim kemarau.


Patroli dan sosialisasi dilaksanakan sekitar pukul 11.40 WIB hingga selesai dengan menyasar masyarakat Desa Tanah Abang Utara. Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., didampingi Ps Kanit Binmas Aipda MGS M. Junaidi, S.H., personel Polsek Tanah Abang serta warga setempat.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek menyampaikan sejumlah imbauan kepada masyarakat. Warga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan titik api.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH., mengatakan, patroli dan sosialisasi merupakan langkah pencegahan yang dilakukan kepolisian untuk mengantisipasi Karhutlahbun, khususnya selama musim kemarau.


“Memasuki musim kemarau seperti sekarang, kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Kondisi lahan yang kering membuat api lebih mudah menyebar dan dapat membahayakan lingkungan serta masyarakat,” ujar Arzuan.


Ia juga meminta masyarakat ikut menjaga hutan dan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber api yang dapat memicu kebakaran.


“Kami juga mengingatkan warga agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Jika menemukan titik api atau melihat adanya aktivitas pembakaran lahan, segera laporkan kepada Polsek Tanah Abang agar dapat ditangani sedini mungkin,” katanya.


Menurut Arzuan, masyarakat tetap dapat memanfaatkan lahan dan potensi perkebunan untuk meningkatkan perekonomian keluarga tanpa melakukan pembakaran. Salah satunya dengan memanfaatkan pohon karet yang sudah tua.


“Pohon karet yang sudah tua dan memang hendak ditebang bisa dimanfaatkan dengan cara dijual sehingga dapat menambah penghasilan keluarga. Tidak perlu membakar lahan untuk membersihkan atau membuka kebun,” ungkapnya.


Arzuan menegaskan, pembukaan lahan dengan cara membakar memiliki konsekuensi hukum. Karena itu, masyarakat diminta mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.


“Pembukaan lahan atau kebun dengan cara membakar dapat melanggar hukum dan diproses sesuai ketentuan perundang-undangan. Kami berharap masyarakat memahami hal tersebut dan bersama-sama mencegah Karhutlahbun,” tegasnya.


Kegiatan selesai sekitar pukul 12.15 WIB. Selama pelaksanaan, patroli dan sosialisasi berlangsung aman, lancar serta kondusif.(SN/Perry)

Share:

Herman Deru Pastikan Penanganan Karhutla Sumsel Terus Diperkuat, Presiden Prabowo Dukung Tambahan Armada dan Peralatan


Herman Deru Pastikan Penanganan Karhutla Sumsel Terus Diperkuat, Presiden Prabowo Dukung Tambahan Armada dan Peralatan


PALEMBANG. SININEWS.COM -- Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru memaparkan perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Palembang, Senin (24/8/2025).


Dalam rapat tersebut, Herman Deru menjelaskan kondisi terkini karhutla sekaligus berbagai langkah yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama seluruh unsur terkait.


Herman Deru menyampaikan, luas areal terdampak karhutla di Sumatera Selatan mencapai sekitar 1.900 hektare. Namun, angka tersebut merupakan akumulasi total dan kondisi karhutla saat ini telah jauh menurun berkat kerja keras seluruh pihak.


"1.900 hektare itu total, Bapak Presiden. Jadi, sudah jauh menurun hari ini. Sisa asap yang ada di Palembang ini karena secara geografis Palembang merupakan wilayah cekungan, sehingga asap memang sulit bergerak," ujar Herman Deru.


Ia menjelaskan, penanganan karhutla melibatkan seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, perusahaan, hingga masyarakat.


Menurut Herman Deru, jumlah titik panas atau hotspot juga telah menurun secara signifikan seiring dengan upaya pemadaman dan pencegahan yang dilakukan secara bersama-sama.


"Hotspot sekarang tinggal hitungan ratusan. Tetapi perlu dipahami, tidak semua hotspot merupakan fire spot. Namun, kalau fire spot pasti hotspot," katanya.


Herman Deru juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah menjalankan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2026 tentang larangan pembakaran lahan secara konsisten.


Ia menilai kesadaran masyarakat dalam mencegah terjadinya karhutla semakin meningkat. Kendati demikian, Sumatera Selatan masih menghadapi tantangan besar karena memiliki kawasan lahan gambut yang luas.


"Tantangan kita adalah luas lahan gambut yang mencapai sekitar 1,27 juta hektare. Sekitar 600 ribu hektare berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir dan sekitar 600 ribu hektare berada di Kabupaten Musi Banyuasin. Sisanya tersebar di enam kabupaten/kota lainnya," jelasnya.


Untuk memperkuat pengendalian, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus meningkatkan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta melibatkan perusahaan pemegang konsesi agar bertanggung jawab terhadap wilayahnya masing-masing.


"Kami sudah instruksikan perusahaan untuk bertanggung jawab terhadap ring satu dari kebun dan wilayah konsesinya. Bagi yang melanggar akan kami tindak tegas, termasuk pencabutan izin," tegas Herman Deru.


Selain pencegahan dan pemadaman, Pemprov Sumsel juga terus melakukan pengendalian melalui pembangunan dan pemeliharaan kanal air gambut. Kanal tersebut memiliki dua fungsi, yakni menjaga kelembapan gambut sekaligus menjadi sumber air untuk kebutuhan water bombing.


"Kami sangat terbantu dengan dukungan BNPB. Namun, kanal ini perlu pemeliharaan karena terjadi sedimentasi, sehingga perlu dilakukan perawatan agar tetap berfungsi optimal," ujarnya.


Dalam rapat terbatas tersebut, Herman Deru juga menyampaikan kebutuhan tambahan sarana penanganan karhutla, khususnya armada water bombing, pompa air, serta perlengkapan pendukung bagi petugas di lapangan.


"Saat ini sudah ada lima unit water bombing yang bergerak dan dua unit untuk patroli. Biasanya saat cuaca panas, Sumsel membutuhkan sekitar sembilan unit," ungkapnya.


Herman Deru juga melaporkan bahwa Sumatera Selatan telah membangun 12 titik sumur bor. Namun, masih dibutuhkan tambahan mesin pompa dan selang agar sumber air tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam penanganan karhutla.


Menanggapi kebutuhan tersebut, Presiden Prabowo Subianto meminta agar kebutuhan tambahan segera diajukan dan menyetujui dukungan berupa 500 sumur bor dan 500 unit pompa air beserta perlengkapannya untuk membantu penanganan karhutla di Sumatera Selatan.


Selain itu, Presiden Prabowo mengapresiasi Babinsa yang memodifikasi singkong menjadi alat pemadam api berbentuk jelly.


Presiden Prabowo juga memberikan bantuan berupa 100 unit sepeda motor trail yang telah dimodifikasi dan dapat membawa alat pemadam api ringan (APAR).


Dukungan lainnya berupa 500 unit pompa air dengan panjang selang mencapai satu kilometer.


Presiden Prabowo juga memberikan bantuan 20 unit ekskavator. Diharapkan, setelah penanganan karhutla selesai, ekskavator tersebut dapat dimanfaatkan oleh gabungan kelompok tani (Gapoktan).


Tidak hanya itu, Presiden Prabowo memastikan akan membantu dua unit helikopter water bombing untuk mempercepat proses pemadaman titik api di Sumatera Selatan.


Rapat terbatas tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho, serta jajaran Forkopimda Sumatera Selatan.(sn)

Share:

Shalat Istisqa di Griya Agung, Herman Deru Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong dan Doa Hadapi Kemarau

 


Shalat Istisqa di Griya Agung, Herman Deru Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong dan Doa Hadapi Kemarau


Palembang. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bersyukur, memperkuat gotong royong, serta memperbanyak doa dalam menghadapi musim kemarau yang bersamaan dengan fenomena El Nino dan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada 2026.


Ajakan tersebut disampaikan Herman Deru usai mengikuti salat Istisqa di Griya Agung, Selasa (25/8/2026) pagi. Salat Istisqa dilaksanakan bersama masyarakat sebagai bentuk ikhtiar dan munajat kepada Allah SWT agar Sumsel segera mendapatkan curah hujan.


Menurut Herman Deru, salat Istisqa menjadi momentum untuk memohon pertolongan Allah SWT sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau.


“Ini adalah hari di mana kita bersama-sama, setelah menjalankan berbagai upaya ikhtiar, untuk tetap tegar dan tabah menjalani musim kemarau yang bersamaan dengan El Nino,” ujar Herman Deru.


Ia mengatakan, kondisi kemarau juga ditandai dengan indeks standar pencemaran udara (ISPU) yang fluktuatif akibat kebakaran hutan, lahan, bahkan taman di sejumlah titik.


Herman Deru mengapresiasi kerja keras seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dalam mencegah serta menanggulangi karhutla. Upaya tersebut melibatkan masyarakat, kelompok masyarakat, pemerintah kabupaten/kota, Pemerintah Provinsi Sumsel, TNI, Polri, Babinsa, hingga Bhabinkamtibmas.


“Semua berupaya keras untuk mencegah, menanggulangi, dan pada saatnya merehabilitasi kerusakan yang disebabkan karhutla,” katanya.


Herman Deru mengungkapkan, sepanjang 2026, terhitung sejak Januari, terdapat sekitar 1.950 hektare lahan yang terpapar kebakaran. Sementara itu, berdasarkan laporan real-time terakhir, masih terdapat sekitar 199 hektare lahan yang terdampak.


“Kemarin real-time terlapor 199 hektare lagi. Semoga hari ini semakin berkurang. Ini adalah upaya kita bersama-sama,” tuturnya.


Gubernur Herman Deru juga bersyukur kondisi cuaca dan kualitas udara mulai menunjukkan perkembangan yang lebih baik. Ia berharap berbagai ikhtiar yang dilakukan bersama, termasuk salat Istisqa, dapat menjadi jembatan bagi masyarakat untuk memohon langsung kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan.


“Bukan hanya untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga untuk kelangsungan hidup. Karena saudara-saudara kita di beberapa titik masih menghadapi kemarau,” jelasnya.


Di tengah kondisi tersebut, Herman Deru mengingatkan masyarakat Sumsel agar tidak berhenti bersyukur. Menurutnya, persoalan yang dihadapi Sumsel hendaknya disikapi dengan penuh kesadaran bahwa masih banyak saudara di daerah lain yang menghadapi cobaan lebih besar.


“Masyarakat Sumsel saya ingatkan untuk tetap bersyukur menghadapi isu ini. Ingatlah, ada saudara kita yang lebih besar cobaannya,” ujarnya.


Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kondusivitas dan hubungan baik antarsesama. Menurut Herman Deru, kebersamaan dan hubungan sosial yang terjaga merupakan kekuatan penting dalam menghadapi berbagai persoalan.


“Kita terjaga baik kondusivitas antarwarga, hablumminannas antarwarga terjaga, dan kita dilepaskan dari bencana lainnya, termasuk seperti yang terjadi di NTT,” katanya.


Pada kesempatan itu, Herman Deru sekaligus mengimbau seluruh kelompok masyarakat untuk memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sedang membutuhkan dukungan lebih.


“Untuk itu saya mengimbau semua kelompok masyarakat agar dapat memberikan perhatian dan bantuan kepada saudara kita di NTT yang dalam kondisi sangat membutuhkan perhatian lebih,” ujarnya.


Menghadapi kondisi kemarau dan karhutla, Herman Deru menegaskan bahwa saat ini bukan waktunya untuk saling menyalahkan, mencaci maki, maupun mencari pihak yang harus dipersalahkan.


Sebaliknya, ia meminta seluruh elemen masyarakat memperkuat kegotongroyongan, melakukan berbagai upaya nyata, serta memperbanyak doa.


“Dalam kondisi ini juga dibutuhkan kegotongroyongan, upaya, doa. Bukan saatnya menyalahkan dan caci maki. Karena kita hidup di udara yang sama, di alam yang sama,” tegasnya.


Herman Deru juga meminta para bupati, wali kota, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Sumsel untuk turut menyelenggarakan salat Istisqa sebagai bagian dari ikhtiar dan doa bersama.


“Saya minta bupati, wali kota, Forkopimda untuk menyelenggarakan salat Istisqa. Terima kasih atas keikhlasan bapak dan ibu sekalian mengikuti salat Istisqa. Mudah-mudahan apa yang kita upayakan dan doakan dapat berjalan sesuai harapan kita,” katanya.


Sementara itu, salat Istisqa di Griya Agung dipimpin oleh Dr. H. Abdurahman Ramli, S.Ag., M.Pd.I.


Dalam khutbahnya, Imam salat Istisqa mengajak masyarakat melakukan introspeksi diri dengan menghentikan sikap iri, dengki, dan sombong. Masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.


Jamaah turut diajak untuk bertaubat kepada Allah SWT agar senantiasa mendapatkan rahmat dan pertolongan-Nya.


“Bertaubatlah kepada Allah agar Allah senantiasa memberikan rahmat,” demikian pesan dalam khutbah tersebut.


Dalam khutbah itu juga disampaikan bahwa manusia tidak pernah mengetahui secara pasti apakah salat dan doanya diterima oleh Allah SWT. Namun, satu hal yang pasti, manusia senantiasa membutuhkan pertolongan Allah SWT.


“Kita tidak tahu salat atau doa kita diterima Allah, namun yang kita tahu kita sangat butuh Allah,” pesan dalam khutbah tersebut.


Melalui pelaksanaan salat Istisqa, Herman Deru berharap ikhtiar lahir dan batin yang dilakukan secara bersama-sama dapat membawa kebaikan bagi masyarakat Sumsel. Ia juga berharap hujan segera turun, kondisi lingkungan membaik, serta seluruh masyarakat dapat melewati musim kemarau dengan tetap bersyukur, tabah, dan saling membantu.(sn)

Share:

Polres PALI Gelar KRYD Regu III, Patroli Hunting Sasar Sejumlah Titik Rawan

 

Polres PALI Gelar KRYD Regu III, Patroli Hunting Sasar Sejumlah Titik Rawan



PALI-- SiniNews.Com— Kepolisian Resor (Polres) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Regu III dengan mengerahkan 50 personel untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres PALI, Senin (24/8/2026) malam.


Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel di lapangan Mako Polres PALI, Jalan Merdeka, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, sekitar pukul 20.00 WIB.


Apel tersebut dipimpin Kabag Ren Polres PALI AKP Bratanata, S.E., didampingi Ka SPKT IPTU Maryono. Kegiatan diikuti seluruh personel yang telah ditugaskan dalam KRYD Regu III.


"Pelaksanaan KRYD ini merupakan upaya kepolisian untuk menciptakan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah hukum Polres PALI," ujar AKP Bratanata.


Usai apel, puluhan personel kemudian melaksanakan patroli hunting dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai perlu mendapat perhatian untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kejadian menonjol.


Rute patroli meliputi kawasan Simpang Lima Kabupaten PALI dan Kompleks Pertamina. Petugas melakukan pemantauan situasi sekaligus memastikan kondisi keamanan di sepanjang jalur yang dilalui.


Selain patroli, personel KRYD Regu III juga melakukan standby di Mako Polres PALI. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penebalan pengamanan markas sekaligus kesiapsiagaan apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan kamtibmas yang membutuhkan respons cepat dari kepolisian.


"Setelah pelaksanaan apel dan patroli hunting, personel tetap standby on call. Apabila terjadi kejadian menonjol, personel yang tersprint dalam KRYD siap membackup pelaksanaan tugas kepolisian," kata Bratanata.


Kegiatan KRYD Regu III berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas di wilayah yang menjadi sasaran patroli terpantau aman dan kondusif.


Polres PALI berharap kehadiran personel di lapangan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekaligus mendorong warga untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta mematuhi peraturan yang berlaku.(SN/Perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts