Berawal Cekcok Mulut Berlanjut Penganiayaan, Warga Tanah Abang Jaya Berakhir di Bui


PALI. SININEWS.COM – Unit Reskrim Polsek Tanah Abang Polres PALI berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Desa Tanah Abang Jaya,Kecamatan Tanah Abang,Kabupaten PALI, Sumatera Selatan. 


Insiden tersebut melibatkan tersangka berinisial IH(25), yang menganiaya korban Ef(40) dengan senjata tajam jenis parang.


Berdasarkan laporan polisi LP/B/01/I/2025/SPKT/POLSEK TANAH ABANG/POLRES PALI/POLDA SUMSEL tertanggal 5 Januari 2025.

Peristiwa bermula saat korban melewati rumah tersangka pada Sabtu (5/1),sekitar pukul 16.00 WIB. 

Korban tersenyum kearah tersangka,yang diduga memancing emosi pelaku.


Kemudian terjadi cekcok mulut,hingga tersangka mengayunkan parang ke arah korban. 

Upaya korban menangkis serangan menggunakan tangan kiri mengakibatkan luka serius,warga sekitar yang melihat kejadian itu,segera melerai pertikaian dan membawa korban ke RS Pratama untuk perawatan.


Kapolsek Tanah Abang IPTU Azuan, S.H.,memerintahkan Kanit Reskrim IPTU Darlansyah,S.H., dan tim "Naga Hitam" untuk segera bertindak,kemudian tersangka berhasil ditangkap dirumahnya tanpa perlawanan, lalu Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah parang. 

Saat ini,tersangka berada di Polsek Tanah Abang untuk pemeriksaan lebih lanjut.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K.,M.H.,menyampaikan apresiasinya atas respons cepat Unit Reskrim Polsek Tanah Abang.


"Pengungkapan kasus ini merupakan bukti komitmen Polres PALI dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,saya mengimbau warga untuk mengedepankan dialog dalam menyelesaikan konflik,sehingga kejadian serupa dapat dicegah,"ujar AKBP Khairu Nasrudin kepada awak media ini Selasa petang (7/1/2025). 


Ahli hukum lokal,Dr.Rachmat Widodo menilai,penganiayaan ini dapat dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan,dengan ancaman hukuman maksimal dua tahun delapan bulan penjara.


"Upaya hukum yang dilakukan aparat sudah tepat,terlebih mengamankan barang bukti yang memperkuat proses penyidikan,"ujarnya.


Sementara itu,Tokoh masyarakat setempat Anto Bin Kasir,mengapresiasi langkah cepat Polisi. 


"Kami mendukung langkah hukum yang tegas agar ketertiban tetap terjaga," katanya.


Polsek Tanah Abang mengimbau masyarakat untuk melaporkan segera,jika melihat tindakan yang melanggar hukum. 


"Perkara ini masih dalam tahap penyelidikan untuk kelengkapan berkas."pungkas Ipda Darlan selaku Kanitres Polsek Tanah Abang.(sn/perry)

Share:

Makan Siang Bergizi Akan Dimulai di PALI, Catat Waktu dan Penerimanya



PALI. SININEWS COM -- Program makan siang bergizi dari pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) akan dilaksanakan di kabupaten PALI dalam waktu dekat ini.

Rencananya, program makan siang bergizi akan dilaunching pada tanggal 13 Januari 2025 mendatang.

Hanya saja, untuk tahap awal launching makan siang bergizi dilakukan di kecamatan Talang Ubi dengan lokasi dapurnya di wilayah Kelurahan Handayani Mulya.

Penerima makan siang bergizi pun ada 13 sekolah dengan jarak radius dari dapur 5 kilometer.

Adapun penerima makan siang bergizi terdiri dari PAUD hingga SLTA.

Dan calon penerima dari 13 sekolah tersebut berjumlah 3.295 siswa.

Informasi itu diketahui saat Wakil Bupati PALI, Drs.H.Soemarjono meninjau kesiapan dapur makan siang bergizi pada Selasa 7 Januari 2025 didampingi Kepala Dinas Pendidikan, dari perwakilan Kodim serta Danramil juga Asisten I.

Pada saat meninjau kesiapan dapur makan siang bergizi, Wabup menyebut bahwa rencananya program tersebut akan diluncurkan pada tanggal 13 Januari 2025.

"Untuk bangunan dapur saat jnj masih dikerjakan pihak pelaksana dan targetnya tanggal 10 ini selesai. Hanya tinggal menunggu piring makannya yang khusus dikirim dari pusat," ujar Wabup.

Program makan siang bergizi tersebut diungkapkan Wabup adalah merupakan program pemerintah pusat melalui BGN dengan pengawasan sepenuhnya dilakukan pihak TNI dalam hal ini dibawah Dandim.

"Pelaksanaan program makan siang bergizi di kabupaten PALI insyaallah sudah mendekati siap. Program ini pengawasannya diserahkan pihak TNI," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan kabupaten PALI Ardian menyebut bahwa untuk tahap awal program makan siang bergizi adalah kecamatan Talang Ubi.

Namun kedepan, tahap awal program yang menjadi janji politik presiden Prabowo Subianto itu akan dibangun dapur di masing-masing kecamatan.

"Insyaallah PALI sudah siap melaksanakan proses makan siang bergizi. Untuk calon penerima program itu masih terus kita data dan saat ini masih mengumpulkan data di seluruh sekolah yang ada," sebut Ardian.

Dari data yang didapat tim media ini, sekolah yang akan mendapatkan program makan siang bergizi perdana di kabupaten PALI adalah.

-PAUD Terpadu N 1 Talang Ubi Rumah Cinta 
-SDN 28 Talang Ubi 
-SDIT Lantansa Mustika Talang Ubi 
-SDN 8 Talang Ubi 
-SDN 20 Talang Ubi 
-MIN 1 PALI
-SMPN 6 Talang Ubi 
-SMP IT Lantansa Mustika 
-MTSN 1 PALI 
-SMKN 1 Talang Ubi
-SMKN 2 Talang Ubi. (sn/perry)


Share:

Hadir di PALI, Begini Harapan Kapolres Terhadap BSI



PALI. SININEWS.COM – Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan layanan perbankan syariah di Kabupaten PALI, Bank Syariah Indonesia (BSI) resmi membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) di Jalan Merdeka, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, pada Selasa (7/1/2024). 


Acara grand opening ini berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga 11.15 WIB dengan suasana penuh semangat dan sinergi.


Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Bupati PALI Drs. Soemardjono, Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., Kejari PALI Farriman Isandi Siregar, S.H., M.H., Sekda Kabupaten PALI Kartika Yanti, S.H., M.H., dan jajaran kepala OPD di lingkup Pemkab PALI. 


Kehadiran para pimpinan dari berbagai instansi ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan layanan perbankan berbasis syariah di wilayah PALI.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin menyampaikan harapannya agar kehadiran KCP BSI ini menjadi momentum penting dalam mendukung masyarakat PALI untuk mendapatkan akses layanan perbankan syariah yang lebih baik. 


"Dengan lokasi strategis dan fasilitas yang lebih optimal, BSI diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung perekonomian berbasis syariah," ujarnya.


Selain itu, Kapolres PALI juga menekankan pentingnya sinergi antara Polres PALI, Polsek Talang Ubi, dan pihak BSI dalam meningkatkan keamanan serta pelayanan kepada masyarakat. 


“Sinergi ini penting untuk memastikan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif, terutama dalam pemberantasan potensi kejahatan di sekitar kawasan perbankan,” tambahnya.


Direksi KCP BSI PALI menjelaskan bahwa langkah rekonfigurasi jaringan dengan membuka cabang di lokasi baru ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan pengalaman nasabah. 


Dengan posisi yang lebih strategis, BSI optimis dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan layanan berbasis syariah.


Grand opening ini juga menjadi simbol komitmen BSI untuk terus berkembang seiring dengan kebutuhan masyarakat. 


Setelah peresmian, kegiatan berakhir dengan situasi aman dan terkendali, menandai awal yang baik bagi BSI KCP Kabupaten PALI.


Dengan operasional penuh mulai 16 Desember 2024, kehadiran BSI di lokasi baru ini diharapkan mampu menjadi solusi finansial berbasis syariah yang lebih mudah diakses oleh masyarakat Kabupaten PALI dan sekitarnya.(sn/perry)

Share:

Pembangunan Los Pasar dan Siring Pipa Box Yang Gunakan DD serta ADD di Prambatan Dicek Polsek Penukal Abab Serta OPD Terkait


PALI. SININEWS COM – Polsek Penukal Abab bersama sejumlah pihak terkait melaksanakan kegiatan monitoring pembangunan los pasar dan siring pipa bok yang didanai melalui Anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2024 di Desa Prambatan. Pada Selasa (07/01/2025)


Monitoring ini bertujuan memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana dan spesifikasi teknis.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Abab, Razulik, S.H.; Kasi PMD Abab, Tagam Jaya, S.Pd.; Kepala Desa Prambatan, Armansol; BPD Desa Prambatan yang diwakili oleh Lewa Wati; Plh Kapolsek Penukal Abab, AKP Ardiansyah, S.H.; Bhabinkamtibmas Polsek Penukal Abab, Brigadir Arwansah; Pendamping Desa (PD), Yanti; Pendamping Lokal Desa (PLD), Saipul; serta tokoh masyarakat Desa Prambatan, Sarnubi.


Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan fisik dan pengukuran pada lokasi pembangunan untuk memastikan kualitas dan ketepatan anggaran yang digunakan. 


Monitoring dimulai sejak pagi dan selesai pada pukul 10.20 WIB, berlangsung dalam situasi yang aman dan kondusif.


Plh Kapolsek Penukal Abab, AKP Ardiansyah, S.H., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pihak kepolisian dan pemerintah daerah untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran desa.


"Kami berharap pembangunan ini dapat selesai dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Desa Prambatan," ujar AKP Ardiansyah.


AKP Ardiansyah juga menambahkan bahwa monitoring semacam ini penting untuk menghindari adanya penyimpangan dan memastikan kualitas pembangunan yang sesuai standar.


Kegiatan monitoring seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menjalankan program pembangunan yang transparan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(sn/perry)

Share:

BSI Hadir di PALI, Siapkan Rp17 T Untuk Program KUR

wakil bupati PALI saat pengguntingan pita launching BSI KCP PALI 


PALI. SININEWS.COM -- Bank Syariah Indonesia (BSI) kini hadir di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), lokasinya berada di Jalan Merdeka Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi tepatnya di depan Kantor DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa).

Kehadiran BSI di kabupaten PALI membawa kabar baik bagi masyarakat kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan itu.

Pasalnya, setelah launching Kantor Cabang Pembantu (KCP) BSI PALI pada Selasa 7 Januari 2025, bank yang mengusung pembagian secara syari'ah tersebut memiliki keunggulan lain dibanding bank yang ada.

Bahkan BSI siap mendorong peningkatan perekonomian di kabupaten PALI dengan program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dimana pada program KUR tersebut, BSI menyiapkan dana sebesar Rp17 Triliun untuk seluruh masyarakat Indonesia termasuk calon nasabah KUR di kabupaten PALI.

Hal itu disampaikan salah satu staff BSI PALI saat diwawancarai media ini disela acara launching KCP BSI PALI.

"BSI menyiapkan dana sebesar Rp 17 T tahun ini untuk program KUR di seluruh BSI di Indonesia," ujar salah satu staff BSI KCP PALI.

Meski semua bank memiki program KUR, tetapi kata salah satu staff tersebut BSI memiliki kelebihan lain.

"Calon nasabah KUR akan langsung kami proses, dan proses pengajuan cepat yang penting syarat lengkap dan tanpa biaya," ungkapnya.

Untuk ketentuan KUR dijelaskannya bahwa mengikuti peraturan pemerintah.

"KUR mengikuti ketentuan pemerintah, semua bank sama yakni pembagiannya 6 persen pertahun, tapi bedanya BSI cepat prosesnya tanpa ribet," imbuhnya.

Produk kredit lain di BSI disebutkan staff tersebut adalah kredit non KUR yang ringan bunganya.

"Bunga kredit non KUR dari 0,91 persen sampai 1,2 persen tergantung tenornya. Kalau tenornya panjang maka akan semakin kecil bunganya," sebutnya.

Dengan hadirnya di PALI, BSI berharap mampu menjadi mitra perbankan untuk masyarakat PALI serta menopang dan mendukung percepatan peningkatan ekonomi di kabupaten baru tersebut.

"Target BSI mengawali kehadirannya tahun 2025 ini ke OPD atau pegawai pemerintahan. Untuk nasabah BSI di PALI meski belum ada kantor sebelumnya, namun terdata sudah ada masyarakat yang telah setia menjadi nasabah kami dan harapan kedepan akan semakin banyak nasabah bermitra dengan BSI," harapnya.

Pada pelaksanaan launching BSI KCP PALI, hadir Wakil Bupati PALI Drs.H.Soemarjono, Sekda Kartika Yanti serta sejumlah kepala OPD dan jajaran juga direksi BSI.

Dengan telah dilaunchingnya BSI KCP PALI, maka bank tersebut telah siap melayani masyarakat untuk bermitra dengan BSI.(sn/perry)


Share:

Wabup PALI Cek Dapur Program Makan Bergizi, Tekankan Disdik Data Penerima



PALI. SININEWS.COM -- Program makan siang bergizi di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini tengah melakukan persiapan akhir, dimana dapur untuk program pemerintah pusat tersebut sudah memasuki tahap finishing pembangunannya yang lokasinya berada di wilayah KM 9 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi.

Untuk memastikan kesiapan program makan siang bergizi, Wakil Bupati PALI Drs.H.Soemarjono pada Selasa 7 Januari 2025 meninjau dapur umum didampingi Kepala Dinas Pendidikan kabupaten PALI, Danramil serta OPD terkait.

"Kami meminta Dinas Pendidikan untuk mendata penerima program makan siang bergizi, jangan ada yang terlewat maupun dimanipulasi jumlahnya," saran Wabup.

Kepada pengelola atau pihak ketiga, Wabup juga meminta agar bekerja profesional sesuai petunjuk dan teknis dari pemerintah pusat.

"Meski kita daerah baru, tetapi bekerjalah secara profesional. Jangan alasan daerah baru, ketika dilapangan banyak menimbulkan masalah," pesannya

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan kabupaten PALI Ardian menyebut untuk tahap awal program makan siang bergizi baru di kecamatan Talang Ubi dengan jumlah penerima ada 3.295 siswa.

"Radius sekolah dari dapur 5 kilometer, dengan jumlah sekolah 13 dan penerima sebanyak 3.295 siswa," ujar Ardian.

Untuk penerima dijelaskan Ardian dari siswa  TK hingga SLTA.

"Untuk tahap awal di Talang Ubi ada 1 PAUD,  7 SD, 3 SMP dan 2 SMK. Untuk pelaksana program makan siang bergizi sudah ditunjuk dan dapurnya ada di wilayah Handayani Mulya," terangnya.

Ditempat sama, pihak pelaksana makan siang bergizi di kecamatan Talang Ubi, Almarizan bahwa persiapan untuk program yang ditunggu-tunggu masyarakat terus dikebut.

"Persiapan sudah masuk tahap akhir dan tanggal 10 Januari ini sudah selesai, kemudian tempat dan SDM sudah kami siapkan dan pelaksanaan secepatnya kita lakukan. Saat ini kita masih menunggu tempat makan atau omprengan," katanya.(sn/perry)
Share:

Dikmaba Polri angkatan 1997-1998 DSD-SDS Sumsel Sebar Bantuan, Tukang Ojek Sampai Panti Jompo Tersenyum



PALEMBANG. SININEWS.COM -- Sejumlah tukang ojek hingga para Lansia yang berada di Panti Jompo di wilayah provinsi Sumatera Selatan tersenyum dan tampak sumringah setelah menerima bantuan dari anggota polisi alumni Bintara Polri angkatan 1997-1998.

Bakti sosial tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Anniversary yang ke-27 tahun Pengurus Alumni Bintara Polri angkatan 1997-1998 (Dikmaba PK Polri Sembilan Delapan/Sepolwan Dua Satu (DSD-SDS) Sumatera Selatan yang digelar pada Senin 6 Januari 2025.



Bhakti Sosial Bintara angkatan 1997-1998 DSD-SDS Sumatra Selatan tersebut diawali dengan mengunjungi Panti asuhan, pondok pesantren, panti jompo dan warga yang kurang mampu.
Ketua DSD/ SDS Sumatera Selatan Kompol Herman Rozi SH MH didampingi Kanit 2 Subdit 1 Ditreskrimum Polda Sumsel AKP Rusli SH MH Msi mengungkapkan bahwa kegiatan Bhakti Sosial dilaksanakan serentak di 17 kabupaten/kota dalam rangka Anniversary ke -27 tahun DSD/SDS ke 27 Tahun 2025.


Ketua DSD/ SDS Sumatera Selatan Kompol Herman Rozi SH MH didampingi Kanit 2 Subdit 1 Ditreskrimum Polda Sumsel AKP Rusli SH MH Msi 
" Kami pengurus Alumni Bintara angkatan 1997-1998 DSD-SDS Sumatra Selatan menggelar giat Bhakti Sosial Dalam rangka Anniversary yang ke-27 tahun, kegiatan ini dilaksanakan serentak di 17 kota/ Kabupaten termasuk Polda SPN Polda Sumsel,"Ungkapnya.

"Kami berharap apa yang telah kami berikan dapat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat," Pungkasnya.




Pada Anniversary kali ini Dikmaba Polri angkatan 1997-1998 DSD-SDS Sumatera Selatan memberikan bantuan sembako kepada tukang ojek,panti jompo dan warga yang kurang mampu yang ada di 17 kota/kabupaten termasuk SPN dan Polda Sumsel.(sn/perry)
Share:

Satsamapta Polres PALI Bersama Satlantas Lakukan Patroli Perintis Presisi


PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Satuan Samapta Polres PALI bersama Satuan Lalu Lintas melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi pada Senin (6/1). Patroli ini dimulai pukul 08.00 WIB.

Dengan rute utama di sekitar Simpang Tiga Polres PALI, sebagai titik pengamanan (strong point).


Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Samapta Polres PALI AKP Hermanto,A.Md dengan melibatkan empat personel terlatih, yakni Bripda Perdiansah Pratama, Bripda Ikhsan Al-Mukmin, Bripda Aryo Prasetyo, dan Bripda I Made Swastika serta personil dari Satlantas Polres PALI. 


Patroli ini mengacu pada Surat Perintah Nomor: Sprin/45/XI/2025, yang berlaku hingga akhir Januari 2025.


Dalam pelaksanaannya, tim patroli memastikan situasi di area Simpang Tiga Polres PALI tetap aman dan tertib, khususnya untuk arus lalu lintas yang menjadi salah satu fokus utama. 


“Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat,sekaligus meminimalisasi potensi gangguan kamtibmas,”ungkap Kasat Samapta.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K., M.H.,memberikan apresiasi atas pelaksanaan patroli ini. 

Menurutnya, patroli rutin semacam ini sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. 


"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat. Sinergi antara Satuan Samapta dan Lalu Lintas dalam patroli ini adalah bentuk nyata dari upaya preventif yang kami lakukan untuk menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum Polres PALI,"ujar AKBP Khairu Nasrudin kepada awak media ini pada Senin pagi diruang kerjanya. 


Hasil dari patroli menunjukkan bahwa situasi di sekitar Simpang Tiga Polres PALI dalam keadaan aman dan terkendali, dengan arus lalu lintas yang lancar. 


Polres PALI berharap kegiatan ini dapat terus mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat.


"Keamanan adalah tanggung jawab bersama.Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu berperan aktif dalam menjaga situasi yang kondusif," tutup AKBP Khairu Nasrudin.(sn/perry)

Share:

Ringankan Beban Hidup Yatim dan Disabilitas, Jajang Jadi Ayah Bagi Ratusan Anak Yatim Piatu


Jakarta. SININEWS COM - Kehidupan anak-anak yatim dan disabilitas di Cilegon, Banten, yang kurang mampu telah membuat Kompol Jajang Mulyaman bergerak untuk meringankan beban hidup mereka. Kasubbagbingadik Gadik SPN Polda Banten tersebut kini seolah menjadi ayah bagi ratusan anak yatim dan anak disabilitas di wilayah Cilegon dan sekitarnya.

"Allah telah memberikan rezeki, kekuatan kepada kita, tentunya untuk membantu orang yang lemah," ujar Jajang  Minggu (5/1/2025).


Jajang terlihat menunjukkan kondisi tempat tinggal salah satu keluarga yang dibantunya. Tempat itu berupa gubuk yang di dalamnya terdapat tempat tidur dan dapur dengan kondisi memprihatinkan.




Jajang, yang merupakan kandidat peraih Hoegeng Awards 2024, ini rutin keluar masuk kawasan kumuh untuk memberi bantuan hingga bercengkerama dengan anak-anak yatim dan disabilitas yang menjadi masyarakat binaannya di sana. Jajang mengatakan masyarakat binaannya hidup dalam kondisi memprihatinkan.




"Ini sangat memprihatinkan, kondisi di dalam rumah, dapur, tempat tidur. Sebagai anggota Polri, siapa lagi yang harus kita peduli terhadap orang tidak mampu," ujarnya.




Jajang menggunakan waktu di luar dinasnya sebagai polisi untuk merawat anak-anak yatim dan disabilitas yang kurang mampu. Saat ini, ada sekitar 400 anak yang dirawat oleh Jajang.


Jajang mengatakan banyak orang bertanya dari mana uang yang digunakannya untuk membantu anak yatim dan anak penyandang disabilitas itu. Dia menegaskan dirinya tak pernah meminta sumbangan, namun selalu ada donatur yang mempercayakan bantuan untuk disalurkan lewat dirinya.


"Banyak orang tuh bertanya ke saya, duit dari mana itu Pak Jajang bisa bagi-bagi? Ya syukur alhamdulillah sampai saat ini belum pernah namanya minta-minta atau ngemis-ngemis ke orang untuk kegiatan ini. Justru masyarakat yang terbuka hatinya datang memberikan bantuan kepada saya sehingga hal ini menjadi motivasi saya untuk selalu berbagi," ujarnya.


Jajang pun bersyukur banyak masyarakat ikut membantu anak-anak yatim dan disabilitas yang kurang mampu. Dia mengatakan anak-anak yatim itu mengajarkan kesabaran dan keikhlasan kepada dirinya.


"Dari anak-anak yatim ini saya belajar tentang kesabaran, keikhlasan, kegiatan saya ini termotivasi hanya karena Allah," ujarnya.


Salah satu polisi yang pernah bekerja sama dengannya, Sumaji, mengaku awalnya 'aneh' melihat Jajang. Dia mengatakan Jajang pernah membelikan kasur baru untuk keluarga kurang mampu usai melihat keluarga tersebut tidur di atas kasur yang sudah busuk.


"Pak Jajang itu aneh, memang sifatnya seperti itu. Dulu kami berdua pernah jadi anggotanya, aneh, orang-orang yang nggak suka, beliau suka. Seperti orang yang kasurnya sudah bau, itu dibeliin, diganti. Ketemu anak yatim di jalan. Bagi kami aneh yang positif," ucapnya.


Salah satu warga binaan Jajang mengatakan Jajang merupakan sosok yang sangat baik. Dia mengatakan Jajang kerap memberi bantuan dan semangat kepada agar sabar merawat anaknya yang merupakan penyandang disabilitas.(sn/perry)

Share:

Nyawa Remaja Ini Selamat Berkat Anggota Polisi Setelah Terseret Ombak di Pantai Barat Pangandaran


Tasikmalaya. SININEWS.COM - Kondisi Sevina Azahra (14), pengunjung Pantai Pangandaran yang diselamatkan Aipda Anumerta Anditya Munartono (35) mulai membaik.

Ditemui di rumahnya di Desa Tenjowaringin Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (5/1/2025), Sevina tampak dalam kondisi sehat.


 

Meski perban bekas tusukan jarum infus masih melekat di tangannya, remaja putri usia 15 tahun itu, berkenan berbagi kisah pilu yang dialaminya Jumat (3/1) sore di Pantai Barat Pangandaran.


"Awalnya saya lagi berenang di pantai, di pinggir," kata Sevina. Saat itu dia berenang bersama keluarganya, sekitar jam 15.30 WIB.


Namun tanpa disadari, secara perlahan Sevina terseret ombak ke tengah. "Pelan-pelan terseretnya, tahu-tahu pas nginjek sudah nggak ada (tak ada pijakan, karena kedalaman air)," kata Sevina.


Saat itu dia dilanda kepanikan, sehingga berusaha meminta tolong.


"Saat itu saya sudah lemas, sudah tidak bisa minta tolong sama siapa lagi, terus ditolong sama bapak polisi itu, tapi bapak itu juga mungkin lemas," kata Sevina.


Penolong yang diungkapkan Sevina itu tak lain adalah Aipda Anumerta Anditya Munartono. Saat itu kondisi Sevina dan Anditya sudah tak sadarkan diri sebelum akhirnya bisa dievakuasi oleh perahu nelayan.


"Saya pingsan, saya baru sadar pas di rumah sakit, malam hari. Pusing banget, mual, mungkin karena air laut terminum," kata Sevina.


"Ternyata bapak polisi itu udah nggak ada (meninggal dunia) pas menyelamatkan saya," imbuh Sevina berlinang air mata.



Sevina mengatakan Anditya adalah pahlawan bagi dirinya. Dia juga menyatakan belasungkawa mendalam bagi keluarga Anditya.


"Saya mau ngucapin belasungkawa, semoga pak polisi itu, pahlawan saya, husnul khotimah," ujar Sevina, kali ini tangisnya pecah.


Nia Puspita, ibu Sevina juga mengutarakan hal senada. Dia mengaku hanya bisa berterima kasih dan mendoakan kebaikan almarhum.


"Saya hanya bisa mengucapkan terimakasih dan semoga almarhum husnul khatimah, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Kami tak tahu harus bagaimana membalas kebaikannya," kata Nia.


Idi Abdul Hadi yang juga menengok Sevina menyampaikan dukacita atas meninggalnya Aipda Anumerta Anditya Munartono.


"Kami atas nama Pemerintahan Desa Tenjowaringin mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah menyelamatkan jiwa warga kami," kata Idi.


"InsyaAllah almarhum syahid, meninggal dunia saat berusaha menyelamatkan nyawa warga kami," kata Idi.(sn/perry)

Share:

Selain Jadi Anggota Polisi, Joko Ternyata Jadi Penggali Kubur Sejak SMP


JAKARTA. SININEWS COM  - Bripka Joko Hadi Aprianto, sosok Bintara Polsek Samarinda Hulu terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat. Di mana selain menjadi personel Polisi, ia juga seorang penggali kubur. 


Bripka Joko adalah salah satu anggota Polri yang kerap melakukan penggalian kubur secara sukarela. Hal itu sudah dilakukannya selama 23 tahun.



Jadi Penggali Kubur Sejak SMP


Apa yang dilakukannya pun menunjukkan bahwa sebagai abdi negara selalu berupaya memberikan yang terbaik dalam bentuk karya. Joko menjalani tugas lain sebagai penggali kubur sejak dia duduk di bangku kelas 2 SMP. 


Terkait dengan pengabdiannya itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui langsung Bripka Joko di Polresta Samarinda, Kalimantan Timur.


Kapolri memberikan perhatian langsung sekaligus mengapresiasi niat baik Bripka Joko yang sering melakukan penggalian kubur untuk masyarakat secara sukarela selama kurang lebih 23 tahun. 



Dalam kesempatan tersebut, Kapolri berbincang dan mendengarkan pengalaman langsung dari Bripka Joko yang memutuskan untuk menjadi tukang gali kubur selain bertugas sebagai personel kepolisian. 


"Kamu kan sekarang polisi dan sampai sekarang terus berlanjut menggali kubur, apa yang ada di hatimu saat ikut membantu melaksanakan gali kubur. Niat mu apa?," tanya Kapolri, dikutip, Minggu (5/1/2025).


"Izin jenderal kalau dahulu buat nyari rezeki kalau sekarang untuk amal. Karena setiap bulan, mohon izin pasti nombok. Karena untuk orang tidak mampu saya gratiskan, tapi saya tetap gaji karyawan," jawab Bripka Joko. 


Setelah mendengarkan pengalaman dan cerita dari Bripka Joko, Kapolri menyatakan bahwa, membantu masyarakat dengan menjadi tukang gali kubur merupakan niat yang sangat mulia. 


Pesan Kapolri


Kapolri sempat menyinggung sekolah perwira kepada Bripka Joko. Namun, ketika hendak ditawarkan, Bripka Joko lebih memilih perluasan area makam untuk kebutuhan masyarakat luas. 


"Sudah sekolah belum. Mau sekolah perwira?" tanya Sigit. 


"Mohon izin Jenderal, mohon maaf ingin nambah tanah wakaf kuburan karena mulai penuh untuk masyarakat," jawab Bripka Joko.(sn/perry)

Share:

Abdikan Diri, Bhabinkamtibmas Polsek di Subang Rangkul dan Rehabilitasi ODGJ


Jakarta. SININEWS COM - Bhabinkamtibmas Polsek Sagalaherang, Polres Subang, Bripka Erick Syafrudinsyam, merangkul dan merehabilitasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di wilayah binaannya. Bripka Erick mengatakan para ODGJ itu membutuhkan cinta dan kasih.

"Merasa iba dari hati nurani saya untuk membantu para ODGJ," kata Bripka Erick, seperti dalam keterangan, Minggu (5/1/2025).


Baca artikel detiknews, "Kisah Bripka Erick Berdayakan ODGJ di Subang: Mereka Butuh Cinta Kasih"


Bripka Erick mengajarkan para ODGJ untuk mengaji dan bercocok tanam. Mulanya, berbagai tantangan yang dialami Bripka Erick.


"Awalnya saya merasa canggung, takut, namun dengan pendekatan dan memberikan pemahaman, kini warga antusias membantu kami. Kembali saya menerapkan bahwa kita harus saling tolong-menolong, dan kebetulan saya diberikan kesempatan oleh Allah untuk membantu mereka," tutur dia.


Bripka Erick mengungkap alasannya mengajarkan ODGJ mengaji dan bercocok tanam. Menurutnya, pada ODGJ itu juga bisa memberikan manfaat kepada warga sekitar.


"Saya mengajari mereka mengaji karena saya yakin kalaupun mereka siapa dirinya, mereka tidak akan lupa siapa tuhannya. Dengan bercocok tanam saya membuktikan mereka juga bermanfaat untuk masyarakat," jelas dia.


"Dari kacamata saya sebagai seorang Bhayangkara yang mereka butuhkan tidak hanya obat-obatan, tapi yang utama adalah cinta dan kasih sayang," imbuhnya.


Sementara itu, Kadus IV Karapyak, Desa Citanmekar, Ita, mendukung upaya yang dilakukan oleh Bripka Erick. Menurutnya, warga juga antusias dengan program yang digagas oleh Bripka Erick.


"Dulu tuh katanya untuk penempatan Tahfidz Quran, eh malah-malah yang datang ODGJ, malah sampai ada yang pakai dirantai segala, jadi warga sempat protes. Kini warga justru antusias membantu kami," kata Ita.


Kapolsek Segalaherang, Iptu Irfan Taufik Firmansyah, mengaku memberikan keleluasaan kepada Bripka Erick untuk membantu ODJG. Dia juga memberikan apresiasi.


"Saya sebagai pimpinan memberikan waktu yang seluas-luasnya kepada Pak Erick untuk memberikan manfaat kepada ODJG," ujar Iptu Irfan.(sn/perry)

Share:

Kisah Perjuangan Anggota Polri di Singkawang Yang Rela Rawat Puluhan Lansia Terlantar



Jakarta. SININEWS.COM - Kisah perjuangan personel Polres Singkawang, Aipda Muhammad Irvan, dalam merawat orang lanjut usia (lansia) yang terlantar menjadi bukti berbuat satu kebaikan bakal membawa kebaikan lain. Irvan, yang awalnya merawat seorang lansia terlantar, kini dapat merawat puluhan lansia lewat 'hotel' lansia gratis yang dibangun dari donasi banyak pihak.

Irvan bercerita dirinya belajar sikap saling mengasihi dari kehidupan masyarakat Singkawang, Kalimantan Barat, yang dijuliki sebagai 'Kota Toleran'. Sikap saling mengasihi itu yang membuat dirinya mulai bergerak untuk merawat lansia terlantar di Singkawang sejak 2018.


"Saya ajak ke rumah dan saya rawat. Allah memberikan saya kenikmatan untuk belajar bersabar merawat orang tua dan mendorong saya untuk terus mencari banyak lansia yang terlantar di sudut-sudut kota," ujar Irvan dalam video yang dilihat detikcom, Minggu (5/1/2025).


"Dari satu menjadi tujuh sampai rumah saya tidak muat lagi untuk menampung mereka," ujarnya.


Irvan mengatakan pintu rezeki ternyata dibukakan Allah lewat para pengguna media sosial. Dia mengatakan para netizen yang mengetahui perjuangannya ikut membantu hingga dirinya dapat membangun dan menjalankan hotel lansia untuk merawat para lansia terlantar di Singkawang secara gratis.


"Alhamdulillah Allah memberikan rezeki yang dialirkan melalui para netizen yang menggerakkan hati saya untuk membangun sebuah hotel lansia bagi mereka," ucapnya.


Irvan mengatakan hotel itu berupa bangunan dua lantai dengan fasilitas bagi para lansia seperti kasur, televisi hingga dapur. Dia mengatakan fasilitas itu dibuat agar para lansia merasa betah dan nyaman berada di hotel tersebut.



Agar para lansia betah dan nyaman dalam menghabiskan masa renta mereka. Alhamdulillah saat ini hotel kami sudah dihuni penuh 20 lansia yang tanpa dipungut biaya," ujarnya.


Irvan juga menyiapkan ambulans sejuta umat yang dapat digunakan gratis oleh warga. Dia mengatakan ambulans itu bak kendaraan dinas bagi dirinya untuk membantu siapapun yang membutuhkan.


Ivan pun berharap dapat membantu lebih banyak orang. Dia mengatakan kesempatan untuk membantu sesama tak datang dua kali.


"Uang bisa dicari, ilmu bisa digali, tapi kesempatan untuk membantu sesama tak terulang kembali," ucap Irvan.


Apa yang dikerjakan Irvan itu pun mendapat apresiasi dari Kapolres Singkawang, AKBP Arwin AW. Dia merasa bangga dengan upaya Irvan merawat para lansia tersebut.


"Saya merasa bangga apa yang sudah dilakukan oleh Pak Ivan, personel Polres Singkawang, tentunya menjadikan motivasi dan teladan bagi kami untuk ke depannya lebih baik dalam rangkat membantu masyarakat," ujarnya.(sn/perry)

Share:

Demi Dirikan Sekolah Gratis di Desanya, Sosok Polisi Ini Rela Gadaikan Sertifikat Rumahnya


Jakarta. SININEWS.COM - Bripka Syamsuddin menyumbangkan gajinya hingga menggadaikan sertifikat rumah demi mendirikan sekolah gratis di Cuncalawar, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT. Anggota Bagops Polres Manggarai itu tak ingin anak yatim dan yang tidak mampu putus sekolah.

Ada 2 sekolah gratis yang didirikan oleh Bripka Syamsuddin dan istrinya, Rini Mulyasari. Sekolah ini didirikan sejak 2019 di bawah yayasan Fii Sabilillah Mis Deen Assalam dan Darautaul Athfal Deen Assalam.


Hingga saat ini, sudah ratusan siswa belajar di sini. Para siswa tidak dipungut biaya. Bripka Syamsuddin mendirikan sekolah gratis ini karena pengalaman hidup yang pernah dijalaninya.



"Kenapa saya bantu anak-anak ini, karena pada saat saya SMA kelas satu, bapak saya meninggal, saya sempat berfikir untuk putus sekolah, maka saya tidak mau anak-anak yatim di sekitar saya ini putus sekolah juga, maka saya bangunlah sekolah ini," kata Bripka Syamsuddin dalam keterangan yang diterima, Minggu (5/1/2025).



Bripka Syamsuddin mendirikan sekolah gratis di Manggarai, NTT. (dok. Istimewa)

Proses pendirian sekolah ini rupanya tak sepenuhnya mulus. Berbagai tantangan dihadapi oleh Bripka Syamsuddin, salah satunya masalah biaya.




"Untuk biaya operasional sekolah saya sekolahkan gaji saya, itu pun kurang, setelah itu saya sekolahkan lagi remunirasi dengan jaminan ijazah SMA kurang lagi. Saya sekolahkan lagi sertifikat rumah di bank sampai saat ini," ujar Bripka Syamsuddin.



Bripka Syamsuddin bahkan sempat ini menjual rumahnya untuk operasional sekolah. Sang istri pun turun membantu Bripka Syamsuddin dengan berjualan kue.


"Untuk nambah-nambah kebutuhan tadi ya saya bantu bapak jualan kue, kadang mau ngambil gaji ya males, karena udah tahu menerimanya hanya 200 ribu," ujar Rini.



Bripka Syamsuddin dan istri mendirikan sekolah gratis di Manggarai, NTT. (dok. Istimewa)

Rini mengatakan berbagai permainan anak-anak di TK milikinya itu dibuat dari barang bekas. Barang seperti ban mobil hingga besi didapat dari bengkel. Dia menyebutkan Bripka Syamsuddin sendiri yang mengangkut material untuk bangunan dan permainan di sekolah.


"Jadi beliau ini pikul sendiri dari tempat sumbangan itu bawa ke sini untuk bisa mendirikan sekolah. Kemudian bahan-bahan bekas ini (ban mobil, besi) kami ambil dari bengkel-bengkel kemudian kami sulap sehingga jadi mainan anak-anak karena waktu itu dana tidak ada sama sekali," ucap Rini.


Bripka Syamsuddin mengatakan akan terus berjuang untuk pendidikan anak-anak. Rini pun bangga dengan perjuangan yang dilakukan suaminya.


"Sekuat tenaga saya akan berjuang untuk pendidikan anak-anak," ujar Bripka Syamsuddin.


"Saya bangga memiliki suami seperti bapak," tegas Rini.


Kapolres Manggarai AKBP Edwin Saleh mengapresiasi sekolah gratis yang dibangun oleh Bripka Syamsuddin. Dia berharap Syamsuddin diberi kesempatan untuk sekolah naik pangkat.


"Sebagai orang tua saya bangga terhadap apa yang telah dilakukan oleh Bripka Syamsuddin, semoga tahun ini diberi kesempatan untuk bisa sekolah," ujar AKBP Edwin.


Selain itu, sekolah yang didirikan oleh Bripka Syamsuddin dan istri kini telah mendapatkan akreditasi B. Sekolah ini juga pernah menjuarai kejuaraan tingkat nasional.(sn/perry)

Share:

Berikut Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu Yang Ditetapkan Pemerintah

MUARA ENIM, SUMSEL. -- Mekanisme pengangkatan tenaga Non ASN menjadi PPPK Paruh Waktu sudah final termasuk besaran gaji.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) dalam rapat kerjanya Minggu lalu, disadur dari pemberitaan media online klikpendidikan.id, Jum'at 3 Januari 2025, yang mana Pemerintah telah menyepakati berbagai ketentuan.

Menteri PANRB Rini Widyantini juga menegaskan agar pola pengangkatan ini tidak menyebabkan PHK Massal.

Sehingga bagi tenaga Non ASN yang tidak mendapat formasi atau penempatan wajib diangkat menjadi ASN PPPK Paruh Waktu.

Upaya penuntasan peralihan status Non ASN menjadi ASN terus dilakukan.

Termasuk memberi perpanjangan waktu pendaftaran seleksi PPPK 2024 Tahap II sampai dengan 7 Januari 2025.

Diharapkan beberapa langkah yang sudah ditempuh dapat mewujudkan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023.

Tugas berat Pemerintah dalam mengemban amanat penuntasan pegawai Non ASN dengan batas akhir Desember 2024 kemarin.

Oleh sebab itulah skema pengangkatan PPPK Paruh Waktu harus dilakukan agar legalitas dan pengakuan status kepegawaian didapat tenaga Honorer.!

Dalam rapat yang menyepakati beberapa hal penting tersebut, Plt. Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Aba Subagja juga menjelaskan banyak hal.

Pertama soal mekanisme pengangkatan PPPK Paruh Waktu 2025.

Menurut Aba Subagja, tenaga Non ASN atau Honorer yang diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu adalah mereka yang tidak terpenuhi formasinya.

"Bagaimana nanti mekanisme yang untuk yang paruh waktu, paruh waktu itu pertama dia tidak terpenuhi formasi," kata Aba.

Dapat diilustrasikan jika pada satu formasi membutuhkan 10 pegawai tapi yang mendaftar ada 15 orang maka yang 5 akan menjadi PPPK Paruh Waktu.

Meski demikian, PPPK Paruh Waktu tetap diakui sebagai Aparatur Sipil Negara dengan NIP dan SK resmi.

Hanya saja besaran gaji yang diterima belum seperti PPPK Penuh Waktu.

Gaji pokok PPPK Penuh Waktu ditetapkan dalam Perpres Nomor 11 Tahun 2024 seperti rincian berikut:

- Golongan I sebesar Rp1.938.500 hingga Rp2.900.900

- Golongan II sebesar Rp2.116.900 hingga Rp3.071.200

- Golongan III sebesar Rp2.206.500 hingga Rp3.201.200

- Golongan IV sebesar Rp2.299.800 hingga Rp3.336.600

- Golongan V sebesar Rp2.511.500 hingga Rp4.189.900

- Golongan VI sebesar Rp2.742.800 hingga Rp4.367.100

- Golongan VII sebesar Rp2.858.800 hingga Rp4.551.800

- Golongan VIII sebesar Rp2.979.700 hingga Rp4.744.400

- Golongan IX sebesar Rp3.203.600 hingga Rp5.261.500

- Golongan X sebesar Rp3.339.100 hingga Rp5.484.000

- Golongan XI sebesar Rp3.480.300 hingga Rp5.716.000

- Golongan XII sebesar Rp3.627.500 hingga Rp5.957.800

- Golongan XIII sebesar Rp3.781.000 hingga Rp6.209.800

- Golongan XIV sebesar Rp3.940.900 hingga Rp6.472.500

- Golongan XV sebesar Rp4.107.600 hingga Rp6.746.200

- Golongan XVI sebesar Rp4.281.400 hingga Rp7.031.600

- Golongan XVII sebesar Rp4.462.500 hingga Rp7.329.000.

Berbeda dengan PPPK Paruh Waktu yang hanya digaji sama seperti yang diterima pada saat ini sebagai tenaga Honorer.

"Tapi penggajiannya belum menggaji PPPK tapi dengan penghasilan yang mereka terima saat ini," tegas Aba Subagja.

Itulah hasil rapat di KemenPANRB yang telah menegaskan besaran gaji PPPK Paruh Waktu 2025. (SN)

Share:

Razia Rutin Digelar Polsek Talang Ubi, Hasilnya Masih Ditemukan Pelanggaran


PALI. SININEWS COM – Polsek Talang Ubi di bawah naungan Polres PALI melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai bentuk upaya preventif dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) serta keselamatan berlalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu malam, bertempat di Mapolsek Talang Ubi, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, dengan melibatkan personel kepolisian setempat.


Apel persiapan dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Aipda Irwansyah,dengan melibatkan personel Polsek Talang Ubi yang telah ditugaskan sesuai surat perintah. 


Operasi dimulai pukul 20.30 WIB dengan agenda pemeriksaan kendaraan, pemberian imbauan kepada masyarakat, dan edukasi mengenai pentingnya kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas.


Dalam kegiatan ini,sejumlah langkah strategis dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan potensi tindak kriminal. 

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan meliputi:

1.Pemeriksaan Kendaraan dan Pengendara,Tim melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang melintas, termasuk memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan dan pengemudi.


2.Himbauan Pencegahan Kriminalitas,Petugas mengedukasi masyarakat untuk segera pulang ke rumah apabila tidak memiliki kepentingan mendesak, guna menghindari risiko menjadi korban tindak kriminal.


3.Penegakan Aturan Berlalu Lintas,Personel memberikan teguran kepada pengendara yang menggunakan knalpot brong serta mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.


Operasi yang berlangsung hingga pukul 21.30 WIB ini berjalan aman dan terkendali. Namun, masih ditemukan sejumlah pelanggaran, termasuk pengendara yang tidak membawa kelengkapan dokumen kendaraan. 


Kapolsek Talang Ubi, Kompol Robi Sugara, S.H., M.H., M.Si.,menegaskan bahwa operasi ini adalah langkah konkret untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayahnya.


“Kami terus berkomitmen melakukan upaya preventif melalui kegiatan seperti KRYD ini untuk menciptakan situasi yang kondusif. Masyarakat kami imbau untuk lebih peduli terhadap keselamatan berkendara, melengkapi surat-surat kendaraan, dan menghindari aktivitas yang tidak penting di luar rumah pada malam hari. Hal ini demi menjaga diri dari risiko menjadi korban tindak kriminal,”ujarnya pada Minggu Pagi (5/1/2025). 


Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H.,menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan operasi ini. 


“KRYD merupakan bentuk konkret pelayanan Kepolisian kepada masyarakat untuk menjamin rasa aman,kami berharap masyarakat mendukung dengan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi,tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat,”ungkapnya saat diwawancarai awak media ini. 


Kapolres juga menekankan pentingnya evaluasi pasca-operasi untuk memastikan kegiatan serupa ke depan lebih efektif dan berdampak nyata.


Polsek Talang Ubi akan terus memperkuat langkah-langkah preventif melalui patroli dan razia terpadu guna memastikan setiap warga merasa aman dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Setelah operasi, seluruh personel melaksanakan apel konsolidasi untuk menganalisis dan mengevaluasi hasil kegiatan,demi peningkatan kualitas pelayanan kepolisian di masa mendatang.


Dengan pelaksanaan KRYD yang terukur dan komprehensif,Polres PALI berkomitmen untuk terus memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mendorong terciptanya budaya tertib dan taat hukum di wilayahnya.


"Kita menghimbau dan mengajak masyarakat untuk mendukung langkah-langkah ini dengan tetap waspada,mematuhi aturan dan melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kepada pihak berwenang."pungkas Kompol Robi.(sn/perry)

Share:

Hadang Truk dan Kendaraan Lain, Polsek Penukal Abab Razia Terpadu Demi Cegah Penyakit Masyarakat


PALI. SININEWS COM – Polsek Penukal Abab, di bawah arahan Polres Pali, menggelar kegiatan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) berupa razia terpadu untuk mencegah penyakit masyarakat (Pekat), tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) lainnya. Kegiatan yang dilaksanakan Sabtu malam ini dipusatkan di depan Mako Polsek Penukal Abab dan melibatkan personel UKL (Unit Kecil Lengkap) III Polsek Penukal Abab.


Apel persiapan dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Penukal Abab, Aiptu Zeni Irwanto, dengan melibatkan 10 personel yang terseprint. Kegiatan dimulai pukul 20.00 WIB dengan pemeriksaan kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang melintas, serta imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.


Dalam operasi ini,petugas menegur 25 pengendara yang tidak mematuhi kelengkapan surat-surat kendaraan. Selain itu, dua unit sepeda motor tanpa dokumen resmi turut diamankan. Tidak ditemukan barang bukti berupa minuman keras (miras) maupun senjata tajam (sajam). Operasi berakhir pukul 21.10 WIB dalam kondisi aman dan terkendali.


Kapolsek Penukal Abab,AKP Ardiansyah,S.H., menyampaikan, "Kami melaksanakan operasi ini untuk memastikan masyarakat dapat merasa aman dan nyaman. Kepada para pemuda, kami imbau untuk tidak terlibat dalam aktivitas negatif seperti judi online maupun nongkrong hingga larut malam tanpa tujuan jelas. Mari bersama menjaga keamanan di wilayah kita."ungkap Kapolsek pada awak media ini, Minggu pagi (5/1/2025). 


Senada dengan itu, Kapolres Pali AKBP Khairu Nasrudin S.I.K.,M.H.,memberikan apresiasi atas pelaksanaan razia terpadu ini.


 "Langkah preventif seperti razia terpadu ini sangat penting untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.Kami mengingatkan masyarakat agar selalu melengkapi surat-surat kendaraan dan menghindari tindakan yang berpotensi menjadi sasaran kriminalitas.Dukungan masyarakat sangat kami harapkan untuk menjaga ketertiban bersama."ujar Kapolres PALI saat diwawancarai awak media ini by phone. 


Polres Pali berkomitmen untuk terus meningkatkan intensitas patroli dan razia guna menekan angka kejahatan di wilayah hukum Pali. Operasi KRYD ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) serta keselamatan berlalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif.


Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwajib.


 "Keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sangatlah penting. Kami selalu siap menindaklanjuti laporan dari masyarakat,"tutup AKBP Khairu Nasrudin.(sn/perry)

Share:

Polsek Penukal Utara Gelar Razia Terpadu, Masih Temukan 11 Pengendara Melanggar


PALI. SININEWS.COM – Polsek Penukal Utara menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit masyarakat (pekat), kejahatan jalanan 3C (curat, curas, dan curanmor), serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) lainnya. Pada Jum'at (03/02/2024).


Kegiatan ini berlangsung pada Jumat malam di halaman Mako Polsek Penukal Utara, dipimpin langsung oleh Kapolsek Penukal Utara, IPTU Fredy Franse Triwahyudi, SH.


Apel persiapan yang dimulai pukul 20.00 WIB melibatkan 9 personel Polsek Penukal Utara dari Tim UKL III. 


Dalam giat razia yang dilakukan di Jalan Depan Mako Polsek Penukal Utara, Tim UKL III memeriksa kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang melintas. 


Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas sekaligus mencegah potensi tindak kriminal.


Selain itu, petugas memberikan himbauan kepada masyarakat, khususnya para remaja, untuk tidak nongkrong di luar rumah tanpa kepentingan mendesak. 


Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko menjadi korban pelaku kriminal dan terlibat dalam aktivitas yang tidak produktif.




Dari hasil razia, sebanyak 11 pengendara mendapat teguran karena berbagai pelanggaran, seperti, Tidak membawa surat-surat kendaraan, Tidak memakai helm saat mengendarai sepeda motor dan Tidak melengkapi kendaraan dengan perlengkapan standar.


Selain itu, ditemukan sejumlah remaja yang nongkrong di malam hari sambil bermain ponsel. 


Petugas mengingatkan mereka agar tidak bermain judi online dan segera pulang untuk menghindari risiko negatif, termasuk keamanan di malam hari.


Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 21.00 WIB ini berjalan lancar, aman, dan kondusif. 


Langkah tegas Polsek Penukal Utara mendapat apresiasi dari masyarakat sebagai upaya nyata menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib.


Kapolsek IPTU Fredy Franse Triwahyudi, SH menegaskan bahwa kegiatan KRYD ini akan terus dilakukan untuk mencegah dan menindak segala bentuk pelanggaran yang berpotensi merugikan masyarakat. 


"Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, demi terciptanya situasi yang kondusif di wilayah Penukal Utara," tutupnya.(sn/perry)

Share:

Nikmati Keindahan Danau Biru, Iwan Tuaji: Kita Buat Banyak Orang Luar Datang ke PALI


PALI. SININEWS.COM – Suasana hangat menyelimuti kawasan wisata Danau Biru di Desa Betung Selatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), saat Calon Wakil Bupati PALI terpilih, Iwan Tuaji, SH, mengunjungi lokasi tersebut. Didampingi ajudan dan staf khususnya, Iwan hadir untuk bersilaturahmi dengan masyarakat sekaligus menikmati keindahan alam bumi Serepat Serasan.


Kunjungan tersebut menjadi semakin semarak dengan kedatangan rombongan Berejo Bikers, klub motor Harley Davidson asal Kota Palembang, yang secara kebetulan turut mengunjungi lokasi wisata tersebut. Kehadiran para bikers ini menambah suasana meriah, disambut antusias oleh warga sekitar.


Dalam wawancara dengan media, Iwan Tuaji, SH, menjelaskan bahwa kunjungannya merupakan bagian dari upayanya untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mendukung potensi wisata lokal.


 “Kalau sekadar mau ke tempat wisata luar daerah banyak, tapi melestarikan dan memanfaatkan wisata daerah kita sendiri itu lebih menarik. Bahkan, kalau bisa, kita buat orang luar daerah tertarik untuk datang ke PALI,” ujar Iwan Tuaji.


Sebagai Wakil Bupati PALI terpilih periode 2025–2030 yang berpasangan dengan Asgianto, ST, pasangan calon nomor urut dua ini menunjukkan tekadnya untuk membangun PALI dari berbagai aspek, termasuk pariwisata.


Kehadiran Iwan Tuaji disambut hangat oleh para pengunjung. Banyak dari mereka yang mengabadikan momen dengan berfoto bersama. Iwan Tuaji pun dengan ramah melayani setiap permintaan foto dan sapaan dari masyarakat, menciptakan suasana penuh keakraban.


Salah seorang warga Betung Selatan, mengungkapkan kebanggaannya atas terpilihnya pasangan Asgianto-Iwan Tuaji sebagai pemimpin PALI.


“Sudah lama kami rindukan pemimpin yang mau turun langsung ke masyarakat seperti ini. Semoga nanti setelah resmi dilantik, Pak Asgianto dan Pak Iwan Tuaji tetap menjaga kedekatan dengan masyarakat,” ucapnya.


Kunjungan ini tidak hanya menjadi momen silaturahmi, tetapi juga menguatkan harapan masyarakat terhadap kepemimpinan baru di Kabupaten PALI. Dukungan terhadap wisata lokal seperti Danau Biru diyakini mampu meningkatkan potensi ekonomi daerah sekaligus mempererat hubungan antara pemimpin dan masyarakat.


Dengan semangat melestarikan dan memajukan wisata lokal, Iwan Tuaji kembali menegaskan komitmennya untuk membangun PALI yang lebih baik di masa depan.

Share:

Sasar Penyakit Masyarakat dan Tindak 3C, Polsek Penukal Abab Razia Terpadu


PALI. SININEWS.COM – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Penukal Abab menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa razia terpadu pada Jumat malam (3/1/2025). 


Kegiatan yang melibatkan Tim UKL III ini dipusatkan di depan Mako Polsek Penukal Abab dengan sasaran utama pencegahan penyakit masyarakat (Pekat), tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, Curanmor), dan gangguan Kamtibmas lainnya.


Apel persiapan dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Polsek Penukal Abab, AIPTU Zeni Irwanto, dan diikuti oleh 10 personel Polsek Penukal Abab. 


Dalam arahannya, Plh Kapolsek Penukal Abab, AKP Ardiansyah, SH, menegaskan pentingnya pelaksanaan razia ini sebagai langkah preventif guna meminimalisir potensi kejahatan.


Tim UKL III memeriksa kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang melintas di depan Mako Polsek Penukal Abab. 


Selain itu, masyarakat yang berada di luar rumah tanpa kepentingan mendesak diberikan himbauan agar segera kembali ke rumah demi keamanan mereka.


“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu membawa surat-surat kendaraan yang lengkap dan tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan penting. Langkah ini bertujuan agar masyarakat terhindar dari tindakan kriminal,” ujar AKP Ardiansyah.


Dalam razia tersebut, Tim UKL III berhasil memberikan teguran kepada 20 pengendara yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan. 


Selain itu, satu unit sepeda motor diamankan karena tidak memiliki dokumen kendaraan yang sah.


Tim juga mengarahkan pemuda yang nongkrong di sekitar lokasi agar tidak bermain judi online dan tidak pulang larut malam. 


Hal ini dilakukan untuk mencegah mereka menjadi korban atau pelaku tindak kejahatan.


Kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan Polsek Penukal Abab dalam menjaga keamanan wilayahnya. 


Dengan melibatkan seluruh personel secara aktif, KRYD menjadi sarana efektif untuk menciptakan situasi kondusif serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepatuhan terhadap aturan.


Razia terpadu ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif yang signifikan dalam mencegah gangguan Kamtibmas dan membangun rasa aman di kalangan masyarakat Penukal Abab.(sn/perry) 

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts