Satresnarkoba Polres PALI Gagalkan Peredaran Sabu Ratusan Gram, Seorang Kurir Diamankan

 Satresnarkoba Polres PALI Gagalkan Peredaran Sabu Ratusan Gram, Seorang Kurir Diamankan




PALI. SININEWS.COM — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan menangkap seorang pria yang diduga sebagai kurir, Kamis (23/4/2026) malam. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat bruto 302,87 gram.

Penangkapan tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di jalan lintas Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, saat petugas melakukan patroli hunting dan mencurigai sebuah kendaraan yang melintas.

Tersangka diketahui berinisial M (29), seorang petani/pekebun asal Desa Suka Merindu, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka berperan sebagai kurir dalam peredaran narkotika tersebut.

Kasat Resnarkoba Polres PALI, AKP Dedy Suandy, S.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari perintah pimpinan untuk meningkatkan patroli dalam rangka menekan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres PALI.

 "Anggota kami melakukan patroli hunting di wilayah Tempirai dan menemukan kendaraan yang mencurigakan. Setelah dilakukan pemberhentian dan penggeledahan, petugas menemukan narkotika jenis sabu yang disembunyikan di bawah kursi depan sebelah kiri mobil," ujar AKP Dedy Suandy.

Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan tiga paket besar sabu yang dibungkus rapi menggunakan tisu, plastik klip, dan lakban hitam. Barang haram tersebut disimpan di dalam kantong plastik berwarna merah dan biru yang disembunyikan di dalam mobil.

Selain narkotika, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lain berupa satu unit telepon genggam, serta satu unit mobil Daihatsu Sigra yang digunakan tersangka saat membawa narkotika.

Saat dilakukan interogasi di lokasi, tersangka mengakui bahwa barang bukti sabu tersebut adalah miliknya.

 "Tersangka beserta barang bukti langsung diamankan ke Polres PALI untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku," tambahnya.

Saat ini, Satresnarkoba Polres PALI telah mengambil sejumlah langkah lanjutan, di antaranya melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti di Labfor Polda Sumatera Selatan, pemeriksaan urine terhadap tersangka, serta melengkapi berkas perkara untuk selanjutnya dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Polres PALI menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.(SN/PERRY)

Share:

Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Pendekatan Humanis dalam Menyerap Aspirasi Warga OGAN ILIR — Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam menyerap aspirasi masyarakat. Hal ini tercermin dari pengalamannya saat menerima usulan warga dengan cara yang unik dan berkesan,Kamis (23/04/2026) Pernyataan tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri penyerahan mobil ambulans untuk warga Desa Betung 1, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir. Bantuan mobil ambulans itu merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari PT Bumi Perdana Palm Oil, perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan. Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menceritakan pengalamannya saat turun langsung ke lapangan bersama Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar. Ia mengaku sempat dihentikan oleh warga yang memberikan buah nanas sebagai bentuk sambutan. “Suatu ketika saya naik motor bersama Pak Bupati, kami dihentikan oleh ibu-ibu. Saya diberi nanas, bahkan sampai ‘dibanjiri’ nanas. Saat itu kami sedang haus, jadi terasa segar,” ujarnya. Namun, di balik kejadian tersebut, terdapat maksud lain. Herman Deru mengungkapkan bahwa dirinya menerima sebuah proposal saat masih berada di atas motor. Setelah ditelusuri, proposal tersebut berasal dari Kepala Desa Betung 1 yang mengajukan permohonan bantuan ambulans bagi masyarakat. Menurut Herman Deru, cara yang dilakukan kepala desa tersebut menunjukkan kecerdasan dan kreativitas dalam menyampaikan aspirasi. “Ini kepala desa yang cerdas. Cara menyampaikan aspirasi berbeda-beda. Ada yang langsung bicara panjang lebar, tetapi beliau punya cara tersendiri,” katanya. Ia menambahkan, pendekatan sederhana namun berkesan tersebut mampu menciptakan komunikasi yang lebih hangat antara pemimpin dan masyarakat. “Para pemimpin itu ‘dilunakkan’ dulu dengan nanas, baru kemudian menyampaikan permintaan. Jadi kita tidak enak kalau tidak menanggapi,” ungkapnya sambil tersenyum. Meski demikian, Herman Deru menegaskan bahwa sebagai gubernur, dirinya tetap mengedepankan kebijaksanaan dalam menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat. “Sebagai gubernur, tentu saya akan mendengarkan pendapat terlebih dahulu,” tegasnya.


Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Pendekatan Humanis dalam Menyerap Aspirasi Warga


OGAN ILIR, SININEWS.COM — Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H.  Herman Deru, menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam menyerap aspirasi masyarakat. Hal ini tercermin dari pengalamannya saat menerima usulan warga dengan cara yang unik dan berkesan,Kamis (23/04/2026)


Pernyataan tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri penyerahan mobil ambulans untuk warga Desa Betung 1, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir. Bantuan mobil ambulans itu merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari PT Bumi Perdana Palm Oil, perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan.


Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menceritakan pengalamannya saat turun langsung ke lapangan bersama Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar.


Ia mengaku sempat dihentikan oleh warga yang memberikan buah nanas sebagai bentuk sambutan.


“Suatu ketika saya naik motor bersama Pak Bupati, kami dihentikan oleh ibu-ibu. Saya diberi nanas, bahkan sampai ‘dibanjiri’ nanas. Saat itu kami sedang haus, jadi terasa segar,” ujarnya.


Namun, di balik kejadian tersebut, terdapat maksud lain. Herman Deru mengungkapkan bahwa dirinya menerima sebuah proposal saat masih berada di atas motor.


Setelah ditelusuri, proposal tersebut berasal dari Kepala Desa Betung 1 yang mengajukan permohonan bantuan ambulans bagi masyarakat.


Menurut Herman Deru, cara yang dilakukan kepala desa tersebut menunjukkan kecerdasan dan kreativitas dalam menyampaikan aspirasi.


“Ini kepala desa yang cerdas. Cara menyampaikan aspirasi berbeda-beda. Ada yang langsung bicara panjang lebar, tetapi beliau punya cara tersendiri,” katanya.


Ia menambahkan, pendekatan sederhana namun berkesan tersebut mampu menciptakan komunikasi yang lebih hangat antara pemimpin dan masyarakat.


“Para pemimpin itu ‘dilunakkan’ dulu dengan nanas, baru kemudian menyampaikan permintaan. Jadi kita tidak enak kalau tidak menanggapi,” ungkapnya sambil tersenyum.


Meski demikian, Herman Deru menegaskan bahwa sebagai gubernur, dirinya tetap mengedepankan kebijaksanaan dalam menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat.


“Sebagai gubernur, tentu saya akan mendengarkan pendapat terlebih dahulu,” tegasnya.(sn)

Share:

Kapolres PALI Wujudkan Program “Behusek ke Warga”, Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Talang Ubi Timur

 

Kapolres PALI Wujudkan Program “Behusek ke Warga”, Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Talang Ubi Timur



TALANG UBI TIMUR. SININEWS.COM - Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) – Kapolres Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), AKBP Yunar H.P. Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., terus menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan diri kepada masyarakat melalui Program Behusek ke Warga. Program ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sebagai tindak lanjut program tersebut, Kapolres PALI melalui Kasat Binmas AKP Hendrinardi, S.H., M.H., bersama Tim Dokkes Polres PALI melaksanakan kegiatan sambang sekaligus memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang sakit di Kelurahan Talang Ubi Timur.

Dalam kegiatan tersebut, tim secara langsung mendatangi rumah warga untuk memberikan pemeriksaan dan pengobatan secara gratis. Selain itu, bantuan sosial berupa beras juga disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.

Kegiatan ini turut didampingi oleh Lurah Talang Ubi Timur, Aan Supriadi, S.E., M.M., bersama Kasi Perekonomian dan Pembangunan, Bapak Davidsol, S.E., serta staf kelurahan.

Lurah Talang Ubi Timur, Aan Supriadi, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolres PALI beserta jajaran atas kepedulian yang telah ditunjukkan kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres PALI yang telah mengunjungi dan memberikan bantuan kepada warga Talang Ubi Timur. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, mengingat masih banyak warga kami yang membutuhkan pelayanan kesehatan dan perhatian,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, yang merasa sangat terbantu dengan hadirnya pelayanan kesehatan langsung ke rumah. Diharapkan, melalui program ini hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat serta mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten PALI.(SN/PERRY)

Share:

Polisi Ungkap Kasus Diduga Pencurian Solar di Perusahaan Perkebunan di Penukal

 

Polisi Ungkap Kasus Diduga Pencurian Solar di Perusahaan Perkebunan di Penukal



PALI. SININEWS.COM— Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres PALI berhasil mengungkap kasus tindak pidana yang pencurian atau penggelapan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di area perusahaan perkebunan di wilayah Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Dua orang pria diamankan petugas pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB tanpa perlawanan.

Kasus tersebut bermula dari laporan pihak perusahaan yang merasa dirugikan akibat hilangnya bahan bakar minyak dari alat berat. Peristiwa itu diketahui terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 sekitar pukul 12.00 WIB di Blok D16D PT Aburahmi yang berlokasi di Desa Air Itam Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI.

Kasat Reskrim Polres PALI menjelaskan bahwa kedua terduga pelaku berinisial Rd (25) dan In (49), diduga mengambil minyak solar dari alat berat jenis excavator dengan cara membuka selang bahan bakar pada filter mesin, kemudian menampung solar menggunakan ember sebelum dipindahkan ke dalam jerigen.

“Para terduga pelaku diduga mengambil minyak solar dari alat berat dengan cara melepas selang pada filter bahan bakar, lalu menampungnya ke dalam ember dan memasukkannya ke jerigen berukuran 35 liter,” ujar Kasat Reskrim dalam keterangannya.

Dari hasil penyelidikan, diketahui jumlah bahan bakar yang diduga diambil mencapai tujuh jerigen atau sekitar 245 liter. Aksi tersebut juga terekam dalam sebuah video yang kemudian dijadikan sebagai barang bukti oleh penyidik.

Akibat kejadian tersebut, pihak perusahaan mengalami kerugian materiel sekitar Rp3.723.459 dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polres PALI untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kasat Reskrim menambahkan bahwa penangkapan terhadap para terduga pelaku dilakukan setelah tim opsnal melakukan serangkaian penyelidikan dan mengetahui keberadaan salah satu pelaku di wilayah Desa Air Itam Timur.

“Setelah dilakukan penyelidikan, tim opsnal berhasil mengetahui keberadaan terduga pelaku. Selanjutnya dilakukan penangkapan dan yang bersangkutan berhasil diamankan tanpa perlawanan, kemudian langsung dibawa ke Polres PALI untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah flashdisk yang berisi rekaman video kejadian serta satu buah ember warna putih yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

Saat ini, penyidik Satreskrim Polres PALI masih melengkapi berkas perkara, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) guna proses hukum lebih lanjut. Kedua terduga pelaku dijerat dengan Pasal 476 atau Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait dugaan tindak pidana pencurian atau penggelapan.(SN/PERRY)

Share:

Polsek Penukal Abab Tangkap DPO Terduga Kasus Pencurian BBM, Satu Pelaku Sempat Buron

 Polsek Penukal Abab Tangkap DPO Terduga Kasus Pencurian BBM, Satu Pelaku Sempat Buron




PALI.SININEWS.COM — Unit Reskrim Polsek Penukal Abab, Polres PALI berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di wilayah hukumnya. Seorang pelaku yang sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) akhirnya berhasil diamankan, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 04.00 WIB setelah sempat buron selama beberapa bulan.

Kapolsek Penukal Abab, AKP Dedy Kurnia, SH, mengatakan bahwa pelaku berinisial H (23) yang merupakan terduga pelaku, diamankan setelah sebelumnya ditangkap oleh warga. Polisi kemudian menjemput yang bersangkutan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Benar, pelaku yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang telah berhasil diamankan setelah ditangkap oleh warga. Selanjutnya anggota kami menjemput dan membawa terduga pelaku ke Polsek Penukal Abab untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Dedy Kurnia.

Kasus pencurian tersebut diketahui terjadi pada Senin, 20 Oktober 2025 sekitar pukul 00.37 WIB di garasi rumah korban di Desa Air Itam Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI. Korban diketahui bernama Redi Alpian, seorang petani setempat.

Dalam kejadian itu, terduga pelaku bersama rekannya berinisial RM, yang lebih dahulu diamankan, diduga melakukan pencurian dengan cara masuk ke garasi rumah korban dan mengambil empat derigen berisi bahan bakar minyak jenis Pertamax. Setelah berhasil mengambil barang tersebut, keduanya diduga melarikan diri menggunakan sepeda motor menuju arah Desa Karang Agung.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material sekitar Rp2.500.000 dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Penukal Abab untuk ditindaklanjuti. Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi lebih dahulu mengamankan salah satu terduga pelaku, sementara pelaku lainnya kemudian ditetapkan sebagai DPO sejak 1 November 2025.

Kapolsek menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama antara masyarakat dan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah membantu mengamankan terduga pelaku. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polsek Penukal Abab guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa dua derigen berukuran 35 liter yang diduga digunakan dalam tindak pidana tersebut.

Atas perbuatannya, terduga pelaku dijerat dengan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai diduga pencurian dengan pemberatan. Polisi menyatakan akan terus melengkapi berkas perkara, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk proses hukum selanjutnya.(SN/PERRY)

Share:

Pengamanan 150 Personel Sukses Kawal Kunjungan Gubernur Sumsel di Kabupaten PALI

 Pengamanan 150 Personel Sukses Kawal Kunjungan Gubernur Sumsel di Kabupaten PALI



PALI. SININEWS.COM — Kunjungan kerja Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M, dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ke-13 Tahun 2026, Rabu (22/4/2026), berlangsung aman dan kondusif. Selain menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD, Gubernur bersama Bupati PALI juga melaksanakan kegiatan groundbreaking pembangunan Jalan Simpang Raja sebagai bagian dari penguatan infrastruktur daerah.

Kegiatan kunjungan kerja tersebut mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Sebanyak 150 personel gabungan dari Polres PALI, Polsek Talang Ubi, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten PALI diterjunkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

Kabag Ops Polres PALI, Kompol Andri Noviansyah, S.Kom, memimpin langsung apel pengamanan yang dilaksanakan sejak pukul 07.00 WIB di Lapangan Mako Polres PALI sebelum rangkaian kegiatan dimulai.

Dalam agenda utama, Gubernur Sumatera Selatan menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten PALI dalam rangka memperingati hari jadi ke-13 daerah tersebut. Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala daerah se-Sumatera Selatan, pejabat instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Hari ini kita berkumpul di Simpang Raja ini bukan sekadar untuk seremoni, tapi untuk memulai sebuah langkah nyata dalam membangun urat nadi ekonomi masyarakat PALI. Saya selalu menekankan bahwa konektivitas adalah kunci,” ujar Gubernur.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pembangunan infrastruktur agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Kualitas adalah harga mati. Saya minta kepada kontraktor dan dinas terkait, pastikan spesifikasi betonnya sesuai standar. Jangan sampai baru setahun sudah retak. Kita bangun ini untuk jangka panjang,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati PALI, Asgianto, ST, menyampaikan bahwa pembangunan jalan rigid beton di jalur Simpang Raja menuju Simpang 4 PT MHP merupakan langkah strategis untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Jalur Simpang Raja menuju Simpang 4 PT MHP ini adalah jalur yang sangat vital. Ini bukan sekadar jalan penghubung, melainkan jalur logistik dan urat nadi ekonomi bagi masyarakat kita,” kata Bupati.

Menurut Bupati, peningkatan kualitas infrastruktur tersebut diharapkan mampu menekan biaya distribusi hasil perkebunan masyarakat serta mempercepat akses menuju pusat pelayanan publik.

“Dengan diperbaikinya akses ini, saya ingin biaya logistik hasil kebun rakyat menurun dan aksesibilitas warga menuju pusat pemerintahan serta fasilitas umum menjadi lebih singkat,” ujarnya.

Proyek perbaikan jalan rigid beton Simpang Raja–Simpang 4 PT MHP memiliki panjang efektif sekitar 1.520 meter dengan lebar jalan 7 meter dan dibiayai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Pembangunan ini ditargetkan selesai dalam waktu 180 hari kalender dan diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten PALI. ( SN/PERRY )

Share:

Gubernur Herman Deru Resmikan Ground Breaking Jalan Simpang Raja–Simpang 4 PT MHP di PALI


Gubernur Herman Deru Resmikan Ground Breaking Jalan Simpang Raja–Simpang 4 PT MHP di PALI


PALEMBANG. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, menghadiri sekaligus meresmikan kegiatan ground breaking perbaikan jalan rigid beton ruas Simpang Raja–Simpang 4 PT MHP di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Rabu (22/4/2026).


Perbaikan jalan tersebut memiliki panjang efektif 1.520 meter dengan lebar 7 meter. Proyek ini ditargetkan mulai dikerjakan pada 9 Februari hingga 7 Agustus 2026. Pembangunan dilakukan melalui pembiayaan Corporate Social Responsibility (CSR) hasil kerja sama sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kabupaten PALI.


Bupati PALI, Asgianto, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.


“Alhamdulillah, tahun ini kita ground breaking jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Terima kasih kepada Pak Herman Deru atas inisiasi dan pergerakannya. Tanpa dukungan Pemprov, mimpi PALI untuk maju akan sulit terwujud,” ujarnya.


Ia berharap perbaikan jalan Simpang Raja ke depan tidak lagi menjadi keluhan masyarakat serta dapat menjadi jalur penghubung antar kabupaten dan bagian dari jalan provinsi.


Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru mengapresiasi pembangunan yang dilakukan melalui semangat gotong royong antara pemerintah dan pihak swasta. Ia menilai sinergi menjadi kunci percepatan pembangunan, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah pusat maupun daerah.


“Di tengah keterbatasan anggaran, kita membutuhkan komunikasi untuk mensinergikan kemampuan. Harus ada tekad untuk bekerja sama dan berpikir bersama, karena semua saling terkait,” kata Herman Deru.


Ia menegaskan, fokus utama pembangunan adalah menghadirkan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Menurutnya, meskipun usia Kabupaten PALI baru menginjak 13 tahun, daerah tersebut memiliki potensi besar, keberagaman, serta kekompakan masyarakat sebagai modal utama untuk berkembang.


“PALI tidak bisa disamakan dengan kabupaten yang sudah lama berdiri. Namun, kita optimistis karena PALI kaya potensi dan memiliki kekompakan. Ini harus menjadi segitiga emas Sumsel,” tegasnya.


Herman Deru juga mengingatkan para investor agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi turut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya transparansi dan keterlibatan masyarakat dalam setiap investasi yang masuk.


“Jalan ini bisa menjadi role model bagi investor lain. Tidak hanya memanfaatkan potensi pendapatan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.


Ia menyebutkan, posisi PALI kini semakin strategis sebagai daerah perlintasan utama. Karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi hal penting untuk menunjukkan kemajuan daerah.


“Atas nama Pemprov, kami memberikan dukungan penuh. Mudah-mudahan PALI menjadi kabupaten yang sesuai dengan harapan para pemrakarsanya,” ujarnya.


Mengakhiri sambutannya, Herman Deru secara resmi memulai pembangunan jalan tersebut dan mengajak masyarakat untuk mendukung kepemimpinan daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.


“Perbaikan jalan ini secara resmi saya mulai,” tandasnya.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Hadiri Paripurna HUT ke-13 PALI, Dorong Jadi Kawasan Segitiga Emas Sumsel


Gubernur Herman Deru Hadiri Paripurna HUT ke-13 PALI, Dorong Jadi Kawasan Segitiga Emas Sumsel


PALI. SININEWS.COM — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam rangka Hari Jadi ke-13 Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten PALI, Rabu (22/4/2026).


Peringatan tahun ini mengusung tema “Kompak Bergerak Berdampak, Penguatan Pondasi Transformasi Pembangunan yang Merata dan Berkualitas.”


Bupati PALI, Asgianto, S.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rapat paripurna istimewa tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas terbentuknya Kabupaten PALI. Ia juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur Herman Deru dalam momentum hari jadi daerah tersebut.


Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi capaian Kabupaten PALI yang dinilai menunjukkan kemajuan signifikan di usia ke-13 tahun.


“Selamat Hari Jadi ke-13 Kabupaten PALI. Pemerintah dan masyarakat harus terus kompak dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan. Tantangan ke depan harus dijawab dengan kerja sama dan semangat untuk terus maju,” ujarnya.


Ia menegaskan pentingnya penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


“APBD itu untuk membangun, tetapi yang benar adalah sebagai stimulus. Oleh karena itu, penggunaannya harus jelas tujuannya, manfaatnya, dan dampaknya bagi masyarakat. Jika tidak berdampak, maka itu harus menjadi evaluasi,” tegasnya.


Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat hanya bergantung pada APBD, melainkan membutuhkan keterlibatan masyarakat serta sinergi antara eksekutif dan legislatif.


“Kita, eksekutif dan legislatif, harus memastikan APBD benar-benar berdampak. Harus ada keseimbangan antara pembangunan fisik dan nonfisik, karena tidak bisa hanya mengandalkan APBD,” katanya.


Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru juga menyoroti perkembangan Kabupaten PALI yang dinilainya cukup pesat. Ia menyebut, sebelumnya pada 2022, PALI belum banyak dikenal, namun kini telah menjadi daerah strategis yang dilalui banyak masyarakat, termasuk para pemudik.


“Dulu orang ke PALI itu sengaja, sekarang hampir semua orang mengenal PALI. Banyak pemudik melewati daerah ini. Ini menjadi keberkahan sekaligus tanggung jawab untuk memberikan rasa nyaman, aman, dan kesan baik bagi masyarakat yang melintas,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia menilai PALI memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan “segitiga emas” di Sumsel, didukung sektor pertambangan, pertanian, dan perairan, serta konektivitas transportasi darat, air, dan udara yang perlu terus dioptimalkan.


“Bandara harus aktif, moda transportasi harus tersedia. Namun, yang paling utama adalah rasa memiliki terhadap Kabupaten PALI, baik oleh pemerintah maupun masyarakat,” katanya.


Gubernur juga menyinggung pentingnya pemberdayaan generasi muda dalam menghadapi persaingan global dan bonus demografi 2045. Ia menyebut angka pengangguran terbuka di Sumsel saat ini berada di kisaran 3,5 persen, termasuk yang terendah secara nasional.


Melalui program 100.000 Sultan Muda, Pemprov Sumsel mendorong lahirnya wirausahawan muda melalui pelatihan dan akses usaha.


“Saya minta anak muda di PALI juga melakukan hal yang sama. Banyak anak muda kita yang sudah menjadi eksportir. Ini harus terus didorong agar mampu membuka lapangan kerja baru,” ujarnya.


Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan, khususnya dalam upaya penurunan angka stunting serta persiapan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Dorong Desa Bersinar Jadi Role Model Pencegahan Narkoba di Sumsel


Gubernur Herman Deru Dorong Desa Bersinar Jadi Role Model Pencegahan Narkoba di Sumsel


Palembang. SNINEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, mendorong program Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) menjadi role model dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Sumatera Selatan.


Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Seminar Desa Bersinar bagi kepala desa dan perangkat desa se-Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Tahun 2026 yang digelar Harian Sumatera Ekspres di Hotel Aryaduta, Rabu (22/4/2026) malam.


Seminar tersebut mengusung tema “Desa Tangguh Tanpa Narkoba: Strategi Menciptakan Lingkungan Aman, Produktif, dan Bebas Penyalahgunaan Narkoba untuk Muba Maju Lebih Cepat.”


Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi inisiatif Harian Sumatera Ekspres yang telah menyelenggarakan kegiatan edukatif terkait pencegahan dan penanggulangan peredaran narkoba. Kegiatan ini juga melibatkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), Forkopimda kabupaten dan provinsi, Polda, serta Kejaksaan Tinggi.


Menurutnya, kolaborasi lintas sektor tersebut merupakan langkah strategis dalam memerangi penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.


“Ini adalah misi yang luar biasa. Saya meminta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk berkoordinasi dengan semua pihak agar kegiatan ini dapat dijadikan role model,” ujar Herman Deru.


Ia menegaskan, desa merupakan garda terdepan dalam sistem pemerintahan. Oleh karena itu, kepala desa beserta perangkatnya hingga tingkat RT memiliki peran penting dalam mencegah peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.


Gubernur juga mendorong agar workshop serupa terus dilakukan guna meningkatkan pemahaman aparatur desa terhadap aspek hukum, baik terkait peredaran, penggunaan, maupun sanksi narkoba.


“Jika aparatur desa memahami aturan hukum, mereka akan lebih efektif dalam melakukan pencegahan dari lingkungan terdekat,” katanya.


Lebih lanjut, Herman Deru menyebut program Desa Bersinar akan dijadikan contoh untuk diterapkan secara luas di seluruh desa di Sumatera Selatan yang berjumlah sekitar 3.228 desa.


Dalam upaya mengantisipasi ancaman terhadap generasi muda, ia menekankan pentingnya tiga pilar utama, yakni pemahaman hukum, penguatan nilai agama, serta pelestarian adat dan budaya sebagai benteng sosial.


“Adat dan budaya harus menjadi tanggul dalam mencegah masuknya narkoba ke dalam rumah tangga. Ini harus terus digaungkan,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan bahwa kesiapan generasi muda menjadi kunci dalam menyongsong bonus demografi menuju Indonesia Emas. Tanpa generasi yang sehat, berakhlak, dan bebas narkoba, peluang tersebut akan sulit dimanfaatkan secara optimal.


“Kita harus menyiapkan generasi yang hebat, berakhlak baik, berilmu, berwawasan luas, serta mampu bersaing dalam pergaulan yang sehat,” pungkasnya.


Sementara itu, General Manager Sumatera Ekspres, Iwan Wirawan, menilai kegiatan ini penting untuk dilakukan secara berkelanjutan.


“Narkoba adalah musuh bangsa. Mari bersama mewujudkan desa bersih narkoba, tidak hanya di Muba, tetapi juga di seluruh Sumatera Selatan,” ujarnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol. Hisar Siallagan, para kepala OPD Sumsel, unsur Forkopimda Muba, serta sejumlah pejabat lainnya.(sn)

Share:

Pemkab PALI Salurkan Bantuan Cadangan Pangan, Ada 26.305 Penerima

 Pemkab PALI Salurkan Bantuan Cadangan Pangan, Ada 26.305 Penerima 


PALI. SININEWS.COM -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mulai menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah tahap I pada Kamis 23 April 2026.


Kegiatan pembagian bantuan Cadangan Pangan Pemerintah tahap I diawali di Balai Kelurahan Talang Ubi Barat di Talang Pipa Bawah yang dilakukan Sekda Kartika Yanti didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Khairiman serta Plt Lurah Talang Ubi Barat Ritawati Anwar.


Dikatakan Sekda bahwa ada 26.305 Kepala Keluarga (KK) penerima bantuan tersebut yang tersebar di lima kecamatan.


"Ada 26.305 penerima bantuan Cadangan Pangan Pemerintah tersebar di lima kecamatan," ungkap Sekda.


Untuk pembagian bantuan kali ini, Sekda menyebut penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.


"Hari ini dibagikan bantuan bulan Februari dan Maret, sehingga penerima mendapatkan 20 kg beras dan 4 liter Minyakita," sebutnya.


Keterlambatan pembagian bantuan Cadangan Pangan Pemerintah, Sekda menyampaikan adanya kendala pengiriman karung ke Bulog dari pemerintah pusat.


"Keterlambatan ini akibat kendala karung yang belum didistribusikan dari pemerintah pusat, namun Alhamdulillah hari ini sudah mulai didistribusikan ke masyarakat," imbuhnya.


Untuk kriteria penerima, Sekda menjelaskan bahwa data itu dari pemerintah pusat.


"Kategori penerima sudah ditentukan dari pusat, dari Kementerian Sosial," jelasnya.


Sementara itu, Lurah Talang Ubi Barat Misz Rita memberikan apresiasi terhadap kepedulian pemerintah.


"Talang Ubi Barat ini menerima 1.303 KK dari total keseluruhan 2.606 kg  beras. Harapan kedepan, data penerima dievaluasi sehingga tepat sasaran dan bagi warga yang mampu tetapi masih menerima bisa dialihkan kepada keluarga yang layak menerima," kata Lurah.(sn/perry)

Share:

Jalan Simpang Raja Arah Jerambah Besi Segera Diperbaiki, Begini Harapan Ketua DPRD PALI


Ground Breaking perbaikan Jalan Simpang Raja – Simpang 4 pada Rabu 22 April 2026.


PALI. SININEWS.COM -- Jalan poros Simpang Raja arah Jerambah Besi Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI segera diperbaiki dengan rencana di cor beton sepanjang 1,5 kilometer dengan lebar 7 meter.


Jalan Simpang Raja arah Jerambah Besi yang merupakan akses vital masyarakat dalam menggerakkan ekonomi juga dijadikan akses mobilisasi sejumlah perusahaan yang kondisinya saat ini berdebu kala kemarau dan berlumpur saat penghujan.


Tetapi berkat desakan masyarakat dan ditindaklanjuti pemerintah, nasib jalan Simpang Raja arah Jerambah Besi dalam waktu dekat ini bakal dibangun melalui dana CSR perusahaan salah satunya dari PT.MHP.


Rencana dimulainya rencana itu diketahui melalui kegiatan Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru yakni Ground breaking perbaikan Jalan Simpang Raja – Simpang 4 pada Rabu 22 April 2026.


Tentu saja, atas rencana itu banyak pihak memberikan apresiasi karena sudah lama ditunggu masyarakat yang selama ini terkadang memendam kekesalan lantaran kondisi jalan tersebut seperti dianaktirikan padahal jalur tersebut akses sangat vital naik turunnya perekonomian masyarakat.


Salah satu tokoh yang memberikan apresiasi terhadap rencana perbaikan jalan Simpang Raja - Simpang 4 arah Jerambah Besi adalah ketua DPRD PALI H. Ubaidillah.


Ketua DPRD PALI menaruh harapan dengan dibangunnya akses tersebut bisa memperlancar roda perekonomian masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah semakin subur.


"Pembangunan sepanjang 1,5 km dengan lebar 7 meter ini menjadi wujud nyata sinergi dan kolaborasi melalui program CSR perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten PALI. InsyaAllah, proyek ini akan berjalan hingga Agustus 2026 dan diharapkan mampu meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," tulis ketua DPRD PALI dalam unggahannya di media sosial Facebook miliknya.


Ketua DPRD PALI juga menyampaikan terimakasihnya atas dukungan semua pihak atas terlaksananya rencana pembangunan jalan Simpang Raja arah Jerambah Besi.


"Terima kasih atas dukungan dan kerja sama semua pihak yang telah berkontribusi. Bersama, kita wujudkan Sumatera Selatan yang semakin maju dan sejahtera," tulisnya lagi. (sn/perry)

Share:

Dihadapan Gubernur, Bupati Asgianto Jabarkan Program Unggulan dan Capaian di PALI


Bupati Asgianto saat menjabarkan program unggulan dihadapan Gubernur Sumatera Selatan saat rapat paripurna istimewa DPRD pada peringatan hari jadi kabupaten PALI ke-13

PALI, SININEWS.COM --  Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Asgianto, ST menjabarkan program unggulan yang menjadi visi misinya serta menyampaikan capaian selama memimpin dihadapan Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru.


Penjabaran itu disampaikan Bupati Asgianto dihadapan Gubernur Sumatera Selatan saat pidatonya pada rapat paripurna istimewa DPRD PALI dalam memperingati hari jadi kabupaten PALI ke-13 pada Rabu 22 April 2026.


Bupati PALI bersama Gubernur Sumatera Selatan melakukan pemotongan tumpeng peringatan hari jadi kabupaten PALI ke-13


Dimana Bupati Asgianto telah memprioritaskan 13 program unggulan, yaitu PALI Sehat Bersama, PALI Kerja Keras Bebas Cemas, PALI Terdidik, PALI Bebas Buta Baca Al-Quran, Kreatif Bersama PALI, PALI Berkarya Mandiri, Satu Desa Satu Produk, Satu Desa Satu Penyuluh, Desa Maju dan Sehat, Desa Maju dan Modern, PALI Terang Bahagia, PALI Bersinergi dan PALI Rukun Bersama.


Dalam pidatonya juga Bupati PALI menyampaikan bahwa peringatan hari jadi ke-13 itu bukan sekadar seremonial, melainkan momen refleksi dan syukur.

‎"Tepat tanggal 22 April 2026, tidak terasa Kabupaten PALI telah menginjak usia ke-13 tahun. Usia yang tergolong sangat muda dan terus tumbuh berkembang untuk mencapai kemajuan yang dicita-citakan," ungkap Asgianto.

‎Bupati menekankan makna tema yang diangkat adalah keberlanjutan pembangunan dimulai dari sinergi yang kuat dan tata kelola pemerintahan yang baik, yakni Kompak, Bergerak, Berdampak.



"Tema kali ini bermakna bahwa pembangunan harus berorientasi kepada pelayanan masyarakat dan membawa perubahan nyata," jelasnya.

‎Dalam upaya mewujudkan visi daerah, Bupati PALI saat ini fokus melaksanakan prioritas pembangunan dan menurunkan angka kemiskinan dan stunting.

‎"Untuk tahun 2026, prioritas pembangunan difokuskan pada penurunan angka kemiskinan dan stunting, peningkatan infrastruktur konektivitas, ekonomi kerakyatan, reformasi birokrasi, serta ketahanan lingkungan dan keamanan," jabarnya.

‎Bupati Asgianto memaparkan sejumlah capaian gemilang berdasarkan data BPS tahun 2026 diantaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 70,55, tertinggi ke-4 di Sumsel, angka kemiskinan turun menjadi 9,27%, satu digit, angka pengangguran terbuka menurun signifikan menjadi 3,69%, pertumbuhan ekonomi mencapai rata-rata 5,02% dan rasio gizi mencapai 0,243.

‎"Prestasi membanggakan lainnya, Kabupaten PALI saat ini menempati peringkat 1 dalam cakupan BPJS Ketenagakerjaan se-Sumatera Selatan, khususnya bagi buruh harian lepas, sehingga memberikan perlindungan maksimal terhadap risiko kerja," sebutnya.(sn/ADV)

Share:

Demi Cegah Kenakalan Remaja, Jaksa Masuk Sekolah di Gorontalo Utara


Cegah Kenakalan Remaja, Kejaksaan Gelar "Jaksa Masuk Sekolah" di Gorut

 

Gorontalo Utara, SININEWS.COM – Sebanyak 150 siswa dan siswi perwakilan dari 8 sekolah di Kabupaten Gorontalo Utara mengikuti kegiatan "Jaksa Masuk Sekolah" yang digelar di Aula Germas Pemkab Gorontalo Utara, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

 

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Gorontalo Utara, Bapak Riyono, S.H., M.Hum, bertindak sebagai narasumber utama dalam kegiatan yang mengusung tema “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman” ini.

 

Para peserta merupakan perwakilan dari berbagai institusi pendidikan, antara lain SMA 1 Gorut, SMA 5 Gorut, SMA 7 Gorut, SMP 1 Kwandang, SMP 2 Kwandang, SMP Muhammadiah Kwandang, SMP 5 Kwandang, serta SMP Negeri Miftahulhuda Kwandang.

 

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Bupati Gorontalo Utara, Wakil Bupati Gorut, Asisten Intelijen Kejati Gorut, Kajari Gorut beserta jajaran, Kapolres Gorut, Dansat AURI, serta Kabag TU Kejati Gorut.

 

Program ini dilaksanakan sebagai upaya preventif untuk memberikan pemahaman hukum sejak dini agar siswa terhindar dari pelanggaran dan sanksi hukum. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan dan memperkenalkan peran kejaksaan kepada generasi muda.

 

Acara berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni seperti pembacaan puisi dan tari-tarian. Suasana semakin hangat dengan antusiasme peserta saat mengikuti penyampaian materi dan motivasi dari Kajati, serta sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.

 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Gorontalo Utara, Dr. Aditya Narwanto, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasinya sehingga bisa berbagi ilmu kepada anak anak sekolah. Ia berharap para siswa yang hadir dapat menyebarkan pengetahuan yang didapat kepada teman-temannya, sehingga seluruh pelajar di Gorontalo Utara dapat memahami hukum dan menjauhi hal-hal yang melanggar aturan. Kegiatan berakhir pukul 13.00 WITA dengan suasana penuh semangat. (sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Usulkan Penambahan Kantor Imigrasi di Sejumlah Daerah Sumsel


Gubernur Herman Deru Usulkan Penambahan Kantor Imigrasi di Sejumlah Daerah Sumsel


PALEMBANG, SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, meminta Kementerian Imigrasi untuk membuka kantor layanan imigrasi di sejumlah kabupaten dan kota di Sumsel, termasuk di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).


Permintaan tersebut disampaikan Herman Deru saat menerima Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Sumsel yang baru menjabat pada awal April 2026, Johanes Fanny Satria, di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Selasa (21/4/2026).


Menurut Herman Deru, luas wilayah Sumsel menjadi salah satu alasan penting perlunya penambahan kantor layanan imigrasi di berbagai daerah.


“Di Sumatera Selatan, kantor layanan imigrasi saat ini baru terdapat di Palembang, Muara Enim, dan Lubuk Linggau. Seperti di Baturaja, itu perlu ada layanan paspor,” ujarnya.


Ia menambahkan, keberadaan kantor imigrasi juga sangat penting dalam mendukung program pengembangan wisata, khususnya wisata kesehatan di Sumsel.


“Ini sangat mendukung program kita,” katanya.


Herman Deru menegaskan, imigrasi memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara, terutama dalam mengawasi arus keluar-masuk orang.


“Imigrasi ini benteng negara. Semua arus masuk dan keluar manusia harus melalui pintu imigrasi,” tegasnya.


Selain itu, tingginya minat masyarakat untuk melaksanakan ibadah umrah juga menjadi salah satu faktor yang mendorong perlunya penambahan layanan imigrasi di daerah.


Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap tenaga kerja asing yang masuk ke Sumsel.


“Kalau kompetensinya untuk pekerjaan tertentu seperti tukang, cukup tenaga lokal saja,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Sumsel, Johanes Fanny Satria, menyambut baik usulan tersebut. Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah merencanakan penambahan kantor layanan imigrasi di beberapa daerah.


“Kami sudah memetakan rencana pembukaan kantor, di antaranya di Baturaja dan Pagaralam,” katanya.(sn)

Share:

Pemprov Sumsel di Bawah Kepemimpinan Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Terima Penghargaan CSR dari Kemendes PDT


Pemprov Sumsel di Bawah Kepemimpinan Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Terima Penghargaan CSR dari Kemendes PDT


Jakarta. SININEWS.COM — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di bawah kepemimpinan Gubernur H. Herman Deru dan Wakil Gubernur H. Cik Ujang menerima penghargaan atas capaian Corporate Social Responsibility (CSR) dan pengembangan desa berkelanjutan pada program perikanan dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) Republik Indonesia, yang diserahkan dalam ajang CSR dan PDB Awards 2026 di Jakarta, Selasa (21/4/2026).


Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumsel di bawah kepemimpinan Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru, dan diserahkan langsung kepada Cik Ujang di Jakarta, Selasa (21/4/2026).


Penghargaan ini diberikan dalam rangka mengapresiasi kontribusi pemerintah daerah, BUMN, serta pihak swasta dalam mendukung pembangunan desa melalui program CSR yang berkelanjutan.


Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto dan Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria dalam ajang CSR dan PDB Awards 2026 yang digelar di Operational Room, Jakarta.


Mengusung tema “Kontribusi Dunia Usaha dan Organisasi Lainnya dalam Mendukung Rencana Aksi Bangun Desa Bangun Indonesia demi Tercapainya Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan desa.


Dalam sambutannya, Mendes PDT Yandri Susanto menyampaikan bahwa penghargaan diberikan kepada kepala daerah yang memiliki komitmen kuat dalam pembangunan desa melalui pemanfaatan CSR dari dunia usaha.


Ia juga mengapresiasi peran BUMN dan sektor swasta yang telah menyalurkan CSR secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.


“CSR dari dunia usaha ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa karena disertai program pendampingan dan pemberdayaan,” ujarnya.


Yandri menekankan pentingnya sinergi antara dana CSR perusahaan dengan program pembangunan desa berkelanjutan. Ia berharap perusahaan tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga terlibat dalam membangun fondasi kemandirian desa yang kokoh dan berdampak jangka panjang.(sn)

Share:

PEP Zona 4 Perkuat Sinergi dengan Pangdam II Sriwijaya Demi Dukung Ketahanan Energi Nasional


PEP Zona 4 Perkuat Sinergi dengan Pangdam II Sriwijaya Demi Dukung Ketahanan Energi Nasional


Prabumulih, SININEWS.COM -- PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis dan jajarannya demi mendukung ketahanan energi nasional.


Melalui pertemuan yang digelar di Kantor PEP Zona 4, Kota Prabumulih, Kamis (16/4/2026), kedua pihak menegaskan komitmen mendukung program pemerintah, terutama di bidang energi.


General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto menyampaikan kelancaran operasi hulu migas yang dijalankan PEP Zona 4 tidak terlepas dari peran penting para pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasi.


"Kolaborasi dan sinergi dengan Kodam II/Sriwijaya selama ini menjadi bagian penting dari keberhasilan operasi hulu migas PEP Zona 4," kata Djudjuwanto.


Djudjuwanto mengapresiasi dukungan Pangdam II/Sriwijaya beserta jajaran dalam pengamanan objek vital nasional (obvitnas) serta stabilitas di sekitar wilayah operasi. Menurutnya, hal ini berdampak positif bagi operasi PEP Zona 4.


Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Ujang Darwis menyampaikan dukungan penuh dalam menjaga kondusivitas wilayah di sekitar area operasional PEP Zona 4 dari berbagai potensi gangguan. Ia mengatakan stabilitas energi adalah bagian integral dari ketenangan hati rakyat dan ketahanan nasional.


"Di tangan Bapak dan Ibu sekalian, terdapat amanah besar untuk menjaga denyut nadi energi bangsa. Dedikasi dalam mengelola sumber daya alam ini adalah bentuk pengabdian nyata bagi kesejahteraan rakyat Indonesia," ucap Mayjen TNI Ujang Darwis.


Dalam kesempatan tersebut, GM PEP Zona 4 Djudjuwanto didampingi oleh Senior Manager Production Agung Wibowo, Manager PEP Zadera Field Adam Nasution, Manager HSSE Irwan Gasgoro, Manager Relations Frans Alexander Hukom, dan jajaran manajemen PEP Zona 4,sementara itu, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis didampingi Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud, Asrendam II/Swj Kolonel Inf Mustamim, Kazidam II/Swj Kolonel Czi Rahadian Firnandi, Danyonzipur 2/SG Prabumulih, serta jajaran Kodam II/Sriwijaya, Kasdam II/Sriwijaya, dan Danrem 044/Gapo.(sn)

Share:

Momen HUT PALI ke-13, Begini Tanggapan Mantan Wabup 'Pak De'


Mantan Wakil Bupati PALI, Drs Soemarjono 


‎PALI. SININEWS.COM -- Momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ke-13 yang jatuh pada 22 April 2026 menjadi ajang refleksi bagi seluruh elemen masyarakat. Sejak resmi berdiri pada 22 April 2013, kabupaten ini terus berbenah dan berkembang dalam berbagai sektor pembangunan.

‎Salah satu tokoh masyarakat PALI, Soemarjono yang akrab disapa “Pak De”, mengajak seluruh warga untuk memaknai hari jadi ini dengan rasa syukur kepada Allah SWT. Ia menilai perjalanan 13 tahun PALI merupakan amanah besar yang harus dijaga bersama.

‎“Sudah 13 tahun kita diberi amanah menjadi sebuah kabupaten. Sudah selayaknya kita bersyukur dan terus berupaya mengisi pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Soemarjono.

‎Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, alim ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan warga dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di Bumi Serepat Serasan.

‎Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada peran aktif masyarakat dalam menjaga kerukunan dan persatuan.

‎“Saya mengajak kita semua untuk terus menjaga kebersamaan, persatuan, dan kesatuan. Ini menjadi kunci utama dalam membangun PALI yang lebih baik ke depan,” tambah mantan wakil bupati Pali tersebut

‎Saat ini, Soemarjono masih diberi amanah sebagai bagian dari Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP). Dalam kapasitas tersebut, ia berharap dukungan dan doa dari masyarakat agar program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata.

‎“Mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat. Mari kita bangun PALI untuk masa depan anak cucu kita,” ungkapnya.

‎Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan ucapan selamat ulang tahun untuk Kabupaten PALI ke-13, seraya berharap daerah ini terus maju dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya.

‎“Selamat ulang tahun ke-13 untuk PALI tercinta. Dirgahayu PALI kita,” tutupnya. (sn)

Share:

Dorong Kemandirian Ekonomi, PTBA dan BKMT Muara Enim Gelar Kelas Kreasi Vol.7


Dorong Kemandirian Ekonomi, PTBA dan BKMT Muara Enim Gelar Kelas Kreasi Vol.7


Muara Enim. SININEWS.COM – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan UMKM melalui penyelenggaraan Kelas Kreasi Vol. 7 di Rumah BUMN Bukit Asam.


Kegiatan yang diselenggarakan melalui sinergi dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Muara Enim ini diikuti 30 peserta. Program ini menjadi ruang pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat. 


Wakil Bupati Muara Enim yang juga Ketua BKMT Kabupaten Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., mengapresiasi penyelenggaran kegiatan tersebut. Menurutnya, Kelas Kreasi merupakan program positif yang memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat.


“Majelis taklim tidak hanya menjadi tempat untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga dapat berkembang menjadi wadah pemberdayaan ekonomi umat. Dengan adanya kegiatan seperti ini, kita berharap para peserta dapat lebih mandiri, produktif, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujar Sumarni.


Ia juga menekankan pentingnya peran perempuan dalam keluarga dan lingkungan sosial, serta mendorong peserta untuk terus mengasah kreativitas dan keterampilan sebagai peluang membuka sumber penghasilan baru.


“Sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan dunia usaha harus terus dijaga. Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan yang mendorong kreativitas dan kemandirian masyarakat,” tambahnya.


Sementara itu, Micro & Small Enterprise Funding Section Head PTBA, Weny Yuliastuti, menyampaikan bahwa Kelas Kreasi merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PTBA dalam mendukung pengembangan UMKM dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.


“Melalui program ini, kami berharap para peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, tetapi juga mampu mengembangkan usaha yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” jelas Weny.


Ke depan, program Kelas Kreasi diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat, sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, khususnya di Kabupaten Muara Enim. (sn)

Share:

AP3 DAN ALIANSI NUSANTARA APRESIASI OPEN REKRUITMEN TDP INDONESIA SELAKU SUBKONTRAKTOR PERTAMINA


AP3 DAN ALIANSI NUSANTARA APRESIASI OPEN REKRUITMEN TDP INDONESIA SELAKU SUBKONTRAKTOR PERTAMINA


PALI. SININEWS COM — Ketua Asosiasi Pemuda Peduli PALI (AP3), Harmoko, bersama Ketua Aliansi Nusantara Kabupaten PALI, Akuan, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan open rekrutmen yang dilakukan oleh subkontraktor TDP Indonesia dalam penerimaan tenaga kerja.


Rekrutmen yang difokuskan pada posisi Petugas Keamanan (Security) di wilayah kerja PT Pertamina EP Adera Field, Pengabuan Abab, dinilai sebagai langkah positif dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal, khususnya di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Harmoko menyampaikan bahwa proses rekrutmen yang dilakukan secara terbuka memberikan harapan baru bagi masyarakat dan mencerminkan komitmen terhadap prinsip transparansi serta keadilan dalam dunia kerja.


“Kami dari AP3 sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh pihak subkontraktor TDP Indonesia. Open rekrutmen ini menjadi bukti adanya upaya memberikan kesempatan yang adil kepada masyarakat lokal untuk ikut serta dalam dunia kerja,” ujarnya.


Senada dengan itu, Ketua Aliansi Nusantara Kabupaten PALI, Akuan, menegaskan bahwa pihaknya bersama AP3 berkomitmen untuk terus mengawal seluruh tahapan proses rekrutmen hingga selesai.


“Kami siap mengawal proses ini dari awal hingga tahap akhir, sebagai bentuk tanggung jawab kami dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai prosedur, transparan, dan tidak merugikan masyarakat,” tegas Akuan.


Kedua organisasi ini menilai bahwa pengawasan yang dilakukan merupakan bagian penting dalam menjaga ketertiban serta mencegah potensi penyimpangan dalam proses rekrutmen tenaga kerja.


Dengan adanya kolaborasi antara masyarakat, organisasi kepemudaan, dan pihak perusahaan, diharapkan proses rekrutmen ini dapat berjalan lancar, profesional, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Kabupaten PALI.(sn/perry)

Share:

Semangat Kartini Menggelora, Sekda Sumsel Edward Candra Pimpin Apel Gabungan Peringatan Hari Kartini 2026


Semangat Kartini Menggelora, Sekda Sumsel  Edward Candra Pimpin Apel Gabungan Peringatan Hari Kartini 2026


PALEMBANG. SININEWS.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar apel gabungan dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026 di lingkungan Pemprov Sumsel. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H. membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia,Selasa(21/04/2026)


Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hari Kartini merupakan simbol berkelanjutan dari perjuangan Raden Ajeng Kartini yang tetap relevan lintas generasi.


“Hari kelahiran Kartini telah diperingati bangsa Indonesia dari masa ke masa. Esensi semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini melalui pemikiran-pemikirannya terbukti bukan hanya menjadi pendobrak domestifikasi peran perempuan pada masanya, tetapi juga terus relevan dan memberi inspirasi bagi perempuan Indonesia lintas generasi hingga saat ini,” demikian disampaikan dalam amanat tersebut.


Lebih lanjut, Kartini melalui pemikirannya menegaskan pentingnya pendidikan sebagai jalan pembebasan perempuan dan kemajuan bangsa.


“Beliau menekankan bahwa pendidikan merupakan jalan pembebasan bagi perempuan, karena tanpa akses terhadap pendidikan, yang sesungguhnya terhambat adalah masa depan bangsa,” lanjutnya.


Saat ini, perempuan Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dengan mengambil peran di berbagai sektor publik. Namun, tantangan kesetaraan gender masih terus dihadapi.


“Meski demikian, berbagai tantangan menuju kesetaraan gender masih terus kita hadapi. Tantangan tersebut hadir dalam berbagai bentuk, seperti ketimpangan akses, partisipasi, kontrol dalam proses pembangunan, serta manfaat yang diperoleh perempuan dari hasil pembangunan,” kutipnya.


Data menunjukkan capaian Indeks Pembangunan Gender (IPG) tahun 2024 berada pada angka 91,85, sementara Indeks Ketimpangan Gender (IKG) berada pada angka 0,421. Kondisi ini menandakan masih adanya ketimpangan di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga ketenagakerjaan dan politik.


Dalam amanat tersebut juga ditegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pemberdayaan perempuan melalui kebijakan nasional.


“Asta Cita ke-4 memuat komitmen untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas,” ujarnya.


Peringatan Hari Kartini juga dimaknai sebagai momentum refleksi untuk menghadirkan keadilan dalam pembangunan.


“Peringatan Hari Kartini harus kita maknai sebagai panggilan bersama untuk memastikan bahwa pembangunan yang kita lakukan benar-benar menghadirkan keadilan,” tegasnya.


Dalam kesempatan itu, seluruh elemen bangsa diajak untuk memperkuat langkah bersama dalam mendorong pemberdayaan perempuan.


“Untuk itu, saya mengajak kita semua untuk terus memperkuat langkah bersama dalam memastikan setiap perempuan memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas dan responsif gender, menjamin setiap anak perempuan dapat mengakses dan menyelesaikan pendidikan tanpa hambatan, serta membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan di berbagai sektor,” imbuhnya.


Di akhir amanat, disampaikan pesan inspiratif yang menjadi semangat perjuangan Kartini.


“Habis gelap, terbitlah terang. Terang itu tidak datang dengan sendirinya, tetapi harus kita hadirkan melalui keberpihakan, keberanian, dan kerja nyata yang kita lakukan bersama,” tutupnya.


Sebelum menutup apel, Sekda Sumsel Edward Candra juga menyampaikan salam dari Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang kepada seluruh peserta apel.


Ia turut mengucapkan selamat Hari Kartini serta menyampaikan apresiasi kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah mengenakan kebaya dalam peringatan tersebut.


“Selamat Hari Kartini, dan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah mengenakan kebaya pada hari ini,” ucapnya.


Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas apel yang telah menjalankan tugas dengan baik.


“Terima kasih kepada para petugas apel yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga kegiatan ini dapat berjalan tertib dan lancar,” tandasnya.(sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts