Wagub Sumsel Cik Ujang Dorong Transformasi Pembelajaran dan Penguatan Karakter pada Hardiknas 2026


Wagub Sumsel Cik Ujang Dorong Transformasi Pembelajaran dan Penguatan Karakter pada Hardiknas 2026


PALEMBANG, sininews com — Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang mendorong transformasi pembelajaran serta penguatan karakter peserta didik dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026.


Hal tersebut disampaikannya saat bertindak sebagai pembina upacara Hardiknas di halaman Kantor Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Senin (4/5/2026).


Dalam amanatnya, Cik Ujang menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan merupakan kunci utama kemajuan daerah. Ia menyebut, pendidikan yang berkualitas tidak hanya mencerdaskan secara intelektual, tetapi juga mampu mengangkat harkat dan martabat daerah di masa depan.


Pada kesempatan itu, Cik Ujang membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa pendidikan merupakan proses mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun watak, serta membentuk peradaban.


“Pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan potensi manusia sehingga menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, demokratis, serta memiliki kepribadian utama,” ujar Cik Ujang.


Sebagai bagian dari upaya mewujudkan tujuan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam (deep learning) sebagai program prioritas. Pendekatan ini menempatkan proses belajar sebagai pengalaman bermakna yang berpusat pada pengembangan potensi murid secara menyeluruh.


“Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas. Pembelajaran mendalam merupakan ikhtiar untuk mencapai cita ideal pendidikan nasional,” tambahnya.


Untuk mendukung implementasi tersebut, Kemendikdasmen menetapkan sejumlah kebijakan strategis, di antaranya program revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto.


Disebutkan, pada 2025 program revitalisasi telah menjangkau 16.167 satuan pendidikan. Sementara itu, digitalisasi pembelajaran melalui penyediaan Interactive Flat Panel (IFP) telah dimanfaatkan di lebih dari 288 ribu satuan pendidikan.


Selain itu, Kemendikdasmen juga terus mendorong pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, serta kesejahteraan guru sebagai kunci utama terciptanya pembelajaran berkualitas.


Penguatan karakter peserta didik turut menjadi perhatian melalui penciptaan lingkungan dan budaya sekolah yang aman dan nyaman, sesuai arahan Presiden melalui budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), sehingga sekolah dapat menjadi rumah kedua bagi para murid.


Di sisi lain, peningkatan kualitas pembelajaran diperkuat melalui penguatan literasi, numerasi, serta pengembangan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA).


Upaya tersebut juga diiringi dengan perluasan akses layanan pendidikan yang lebih mudah, terjangkau, dan fleksibel melalui berbagai skema, seperti sekolah satu atap, pendidikan jarak jauh, komunitas belajar, dan sekolah terbuka.


Upacara Hardiknas ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Sumsel Dr. H. Edward Candra, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala sekolah, serta siswa SD, SMP, dan SMA, juga ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.


Di akhir kegiatan, panitia menyerahkan trofi kepada para pemenang lomba dalam rangka Hardiknas 2026 yang terdiri dari siswa dan guru.(sn)

Share:

Maju di PWI OKU Selatan, Ayik Usung Visi ‘Rumah Besar’ Wartawan yang Profesional dan Solid


Maju di PWI OKU Selatan, Ayik Usung Visi ‘Rumah Besar’ Wartawan yang Profesional dan Solid




OKU Selatan Sumsel, sininews.com - Kontestasi pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan mulai memasuki fase penjaringan. Sejumlah nama bermunculan, menandai dinamika baru dalam perebutan kepemimpinan organisasi profesi wartawan di daerah tersebut. Senin (04/05/2026)


Salah satu kandidat yang memastikan diri maju adalah Sri Fitriyana, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) OKU Selatan. Figur yang akrab disapa Ayik itu bukan wajah baru di PWI, mengingat sebelumnya ia pernah mengemban amanah sebagai Bendahara PWI OKU Selatan.


Keputusan Ayik untuk maju tidak terlepas dari pembacaan atas perubahan lanskap media yang kian kompleks. Transformasi digital, masifnya arus informasi di media sosial, serta meningkatnya tuntutan profesionalisme menjadi latar yang membentuk arah gagasan yang ia tawarkan.


Dengan pengalaman organisasi yang dimilikinya, Ayik mengusung pendekatan yang menitikberatkan pada keberlanjutan sekaligus adaptasi. Ia menilai PWI OKU Selatan tidak cukup hanya berfungsi sebagai organisasi formal, melainkan harus menjadi ruang kolektif yang mampu memperkuat kapasitas, menjaga marwah profesi, dan responsif terhadap perkembangan zaman.


Dalam pencalonannya, Ayik mengajukan visi menjadikan PWI OKU Selatan sebagai “rumah besar” bagi wartawan,  sebuah organisasi yang solid, profesional, dan adaptif terhadap dinamika media, termasuk media sosial.


Menurutnya, PWI harus menjadi ruang yang tidak hanya menaungi secara struktural, tetapi juga mendorong aktivitas dan peningkatan kompetensi anggotanya.


Untuk mewujudkan visi tersebut, ia merumuskan sejumlah misi strategis. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kapasitas wartawan melalui pelatihan jurnalistik, uji kompetensi, serta penguatan pemahaman terhadap kode etik. Ia menilai sertifikasi kompetensi, setidaknya pada level wartawan muda, merupakan fondasi penting dalam membangun profesionalisme pers di daerah.


Di sisi lain, Ayik juga menekankan pentingnya penguatan fungsi PWI sebagai penjaga etika dan independensi pers. Dalam pandangannya, posisi wartawan sebagai pilar keempat demokrasi menuntut komitmen terhadap prinsip keberimbangan dan integritas dalam pemberitaan.


Dalam konteks relasi eksternal, ia menyatakan komitmen untuk membangun sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, tanpa mengorbankan prinsip kebebasan pers. Sinergi tersebut, menurutnya, harus ditempatkan dalam kerangka profesional yang tetap menjaga jarak kritis.


Menariknya, Ayik juga memasukkan pembinaan di bidang olahraga sebagai bagian dari agenda organisasi. Ia menilai potensi wartawan OKU Selatan dalam ajang Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) maupun Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) perlu didukung secara lebih terstruktur melalui kerja sama dengan Dispora dan KONI.


Dengan rangkaian visi dan misi tersebut, Ayik menempatkan isu konsolidasi internal, peningkatan kompetensi, serta penguatan etika sebagai poros utama dalam kontestasi PWI OKU Selatan kali ini. (sn)

Share:

AP3 Bersama DPC Aliansi Nusantara Kawal Tes Fisik Security di Adera


AP3 Bersama DPC Aliansi Nusantara Kawal Tes Fisik Security di Adera

Banyuasin, sininews.com – Aliansi Pemuda Peduli PALI (AP3) bersama Dewan Pengurus Cabang (DPC) Aliansi Nusantara turut mengawal langsung pelaksanaan tes fisik (kesamaptaan) calon tenaga keamanan (security) yang berlangsung di lingkungan Batalion Arhanud 12/SBP, Sukomoro, Banyuasin, Palembang.

Kegiatan tes kesamaptaan tersebut berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif. Para peserta mengikuti seluruh tahapan uji fisik dengan penuh disiplin di bawah pengawasan panitia dan pihak terkait.

Pelaksanaan tes ini mendapat dukungan penuh dari pihak Batalion Arhanud 12/SBP Banyuasin yang turut membantu dalam proses teknis di lapangan. Kegiatan ini juga dipimpin langsung oleh Kepala Tim Panitia dari TDP Indonesia, Bapak Elvis, yang memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur dan standar yang telah ditetapkan.

Kehadiran AP3 bersama DPC Aliansi Nusantara dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mengawal proses rekrutmen agar berjalan secara transparan, profesional, dan akuntabel. Selama ini, isu transparansi dalam rekrutmen tenaga kerja kerap menjadi perhatian di tengah masyarakat, sehingga pengawalan ini diharapkan mampu menjawab keraguan tersebut.

Perwakilan AP3 dan DPC Aliansi Nusantara menyampaikan bahwa proses tes yang terbuka dan melibatkan berbagai pihak menjadi langkah positif dalam membangun kepercayaan publik.

“Pelaksanaan tes hari ini menunjukkan bahwa proses rekrutmen dapat berjalan secara terbuka, jujur, dan profesional. Ini menjadi bukti bahwa transparansi bukan hanya wacana, tetapi benar-benar diterapkan di lapangan,” ujar perwakilan AP3.

Lebih lanjut, mereka berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh atau standar (role model) bagi perusahaan lain, khususnya yang beroperasi di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), agar mengedepankan prinsip transparansi dan keadilan dalam setiap proses rekrutmen tenaga kerja.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini secara baik, diharapkan ke depan sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan organisasi kepemudaan dapat terus terjalin guna menciptakan peluang kerja yang adil dan berkualitas bagi putra-putri daerah.(sn)

Share:

Peringati Hari HKP Sedunia, Puluhan Pewarta di PALI Diajak 'Mang Dede' Duduk Santai


Puluhan Pewarta di PALI Diajak 'Mang Dede' Duduk Santai 


PALI. SININEWS.COM -- Puluhan pewarta dari berbagai media yang bertugas di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam memperingati Hari Kebebasan Pers (HKP) Sedunia tahun 2026 diajak Mang Dede duduk santai dipinggir kolam ikan untuk mengikuti lomba mancing di Depan Lapangan Golf kawasan Kelurahan Handayani Mulya. 


Kegiatan dalam rangka memperingati HKP Sedunia tersebut dilaksanakan pada Senin 4 Mei 2026 tampak puluhan pewarta semringah, lantaran dalam lomba mancing tersebut, Mang Dede tak lain karena selalu Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) PALI menyiapkan hadiah door prize dengan hadiah yang cukup menarik.


Tak hanya itu, Mang Dede juga menyiapkan hadiah utama bagi pemenang lomba mancing berupa uang tunai yang diambil dari beberapa kategori.


Dikatakan Mang Dede bahwa kegiatan tersebut selain menjadi ajang hiburan untuk melepas tugas para wartawan juga sebagian ajang silaturahmi.


"Dalam memperingati HKP Sedunia tahun ini kita adakan lomba mancing di kolam pemancingan milik kami pribadi. Acara ini menjadi ajang silaturahmi antar sesama wartawan," ungkap Mang Dede.


Ditambahkan Mang Dede bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan rutin dan bukan hanya dilaksanakan saat memperingati HKP Sedunia.


"Acara HPN dan beberapa kegiatan lain juga sering kita laksanakan lomba mancing di tempat sama. Harapan kami dengan adanya kegiatan ini bisa mempererat hubungan dan kekompakan seluruh awak media di kabupaten PALI," harapnya. (sn/perry)

Share:

AP3 dan Aliansi Nusantara Komitmen Kawal Transparansi Rekrutmen di PALI


AP3 dan Aliansi Nusantara Komitmen Kawal Transparansi Rekrutmen di PALI

PALI — Asosiasi Pemuda Peduli PALI (AP3) bersama Dewan Pengurus Cabang (DPC) Aliansi Nusantara menegaskan komitmennya dalam mengawal dan mengawasi proses rekrutmen tenaga keamanan (security) di lingkungan PT Pertamina EP Adera Field Abab yang dilaksanakan oleh TDP Indonesia.

Ketua AP3, Harmoko, bersama Ketua DPC Aliansi Nusantara, Akuan, menyampaikan harapan agar seluruh tahapan seleksi berjalan secara transparan, profesional, dan sportif hingga tahap akhir. Mereka menekankan bahwa proses rekrutmen yang bersih dan terbuka merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat serta memberikan kesempatan yang adil bagi putra-putri daerah.

“Pengawasan ini kami lakukan agar seluruh proses berjalan sesuai aturan, tanpa praktik yang merugikan masyarakat, serta menjunjung tinggi nilai keadilan,” ujar Harmoko.

Senada dengan itu, Akuan menegaskan bahwa langkah ini bukan hanya untuk memastikan kelancaran rekrutmen saat ini, tetapi juga menjadi contoh bagi perusahaan lainnya.

Di akhir pernyataannya, Ketua AP3 dan Ketua DPC Aliansi Nusantara berharap agar proses ini dapat menjadi kiblat atau standar bagi perusahaan-perusahaan baru yang beroperasi di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Mereka menekankan bahwa setiap perusahaan, khususnya yang memenangkan tender di wilayah kerja PT Pertamina EP Adera Field Abab, wajib melaksanakan rekrutmen secara transparan dan mengikuti aturan yang berlaku.


Dengan adanya pengawalan dari Masyarakat, AP3 dan Aliansi Nusantara, serta pihak pihak lain diharapkan tercipta sistem rekrutmen yang lebih akuntabel, berintegritas, serta berpihak kepada masyarakat lokal.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Kepercayaan Nasabah pada Pengundian Super Grand Prize BSB


Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Kepercayaan Nasabah pada Pengundian Super Grand Prize BSB


Palembang. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, menyoroti pentingnya kepercayaan nasabah dalam kegiatan Pengundian Super Grand Prize Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel (BSB) yang digelar di Stadion Gelora Jakabaring, Sabtu (2/5/2026). Acara tahunan tersebut berlangsung meriah dan dihadiri ribuan nasabah serta masyarakat umum.


Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada seluruh nasabah yang telah mempercayakan pengelolaan keuangan mereka kepada Bank Sumsel Babel. Ia menegaskan bahwa BSB merupakan satu-satunya bank umum milik masyarakat Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, sehingga kepercayaan nasabah menjadi aset yang sangat berharga.


“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan nasabah yang telah mempercayai bank milik kita ini. Kepercayaan tersebut menjadi alasan kuat bagi Bank Sumsel Babel untuk terus memberikan apresiasi terbaik kepada para nasabahnya,” ujar Herman Deru.


Ia menjelaskan, bentuk apresiasi tersebut diwujudkan melalui pemberian berbagai hadiah kepada nasabah, termasuk puluhan kendaraan.

“Tadi kita sudah menyaksikan penyerahan hadiah berupa 27 kendaraan. Puncaknya adalah Super Grand Prize senilai Rp550 juta, yang merupakan hadiah paling besar. Semoga doa para nasabah diijabah,” tambahnya.


Adapun pemenang Super Grand Prize tahun ini diketahui berasal dari Manggar, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.


Sementara itu, Pejabat Sementara Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Marzuki, mengungkapkan bahwa kegiatan ini dihadiri sekitar 14 ribu orang yang terdiri dari nasabah, keluarga besar BSB, serta masyarakat umum.


“Undian ini merupakan agenda tahunan sebagai bentuk komitmen kami dalam memberikan apresiasi atas kontribusi masyarakat yang telah menjadi nasabah setia,” jelasnya.


Marzuki juga menambahkan bahwa selain Tabungan Pesirah, BSB memiliki produk Simpeda yang turut memberikan kesempatan hadiah hingga Rp550 juta. Ia mengapresiasi dukungan masyarakat serta keterlibatan pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut.


“Kami juga mengajak nasabah UMKM binaan BSB untuk ikut serta dalam pameran dan memasarkan produknya. Seluruh transaksi dalam kegiatan ini menggunakan BSB Mobile dan QRIS,” katanya.


Ia berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat hubungan antara Bank Sumsel Babel dengan masyarakat di Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.


“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat hubungan kami dengan masyarakat Sumsel dan Babel,” pungkasnya.


Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, yang turut dihibur oleh penampilan band papan atas ibu kota, Ungu.


Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, Dr. Drs. H.  Edward Candra,M.H (sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Ajak Warga Aktif Berolahraga dan Meriahkan Piala Dunia 2026


Gubernur Herman Deru Ajak Warga Aktif Berolahraga dan Meriahkan Piala Dunia 2026


Palembang. SININEWS.COM — Gubernur Sumatera Selatan, Dr.H. Herman Deru, menyebut sepak bola sebagai olahraga yang mampu mempersatukan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat talkshow bersama TVRI, stasiun televisi yang menjadi satu-satunya pemegang hak siar Piala Dunia 2026, di pelataran Kambang Iwak, Minggu (3/5/2026) pagi.


“Sepak bola bisa mempersatukan rakyat karena mudah, murah, dan meriah, sehingga disukai masyarakat dan menjadi tontonan favorit,” ujar Herman Deru.


Ia menilai capaian TVRI dalam menyiarkan Piala Dunia 2026 merupakan hal yang luar biasa dan tidak terlepas dari peran Presiden dalam menghadirkan hiburan bagi rakyat. Menurutnya, jangkauan siaran TVRI yang hingga ke pelosok desa menjadi nilai tambah tersendiri.


“Siaran TVRI menjangkau hingga ke desa-desa. TVRI juga terus memperbaiki layanannya, dan kita tentu mengapresiasi peningkatan kualitas tersebut,” katanya.


Herman Deru mengungkapkan bahwa dirinya merupakan pecinta sepak bola sejak kecil. Bahkan, saat masih berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN), ia pernah menjadi pemain inti dalam tim sepak bola.


“Atas nama masyarakat Sumatera Selatan, saya mengucapkan terima kasih kepada TVRI yang telah memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan Piala Dunia,” ujarnya.


Mengenang masa remajanya, ia juga menyebut sosok idolanya dalam dunia sepak bola. “Waktu remaja saya mengidolakan Maradona, sehingga saya mengunggulkan Argentina dalam Piala Dunia,” kenangnya sambil tersenyum.


Ia menegaskan bahwa pemerintah dan masyarakat Sumatera Selatan akan mendukung penuh penyelenggaraan ajang sepak bola terbesar tersebut. Sosialisasi akan terus digencarkan agar euforia Piala Dunia dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.


Selain itu, Herman Deru juga mendorong keterlibatan masyarakat secara langsung, termasuk melalui pembuatan merchandise bernuansa kearifan lokal Sumatera Selatan.


Tak hanya mengajak masyarakat untuk menonton, ia juga mengimbau agar warga tetap aktif berolahraga di tengah euforia Piala Dunia.


“Saya sendiri setiap hari berkegiatan, dalam sehari bisa mencapai 10 titik lokasi,” ungkapnya.


Ia juga memberikan instruksi khusus kepada seluruh instansi agar turut memeriahkan Piala Dunia dengan menggelar kegiatan nonton bareng (nobar), terutama di lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas pekerja informal.


“Saya minta setiap jenjang instansi menggelar nobar di titik-titik tempat pekerja informal berkumpul. Mari kita ajak masyarakat bergembira bersama,” tegas Herman Deru.(sn)

Share:

Polda Sumsel Pastikan Kelancaran Lalu Lintas Saat Uji Coba CFD Sudirman–Jakabaring

 Polda Sumsel Pastikan Kelancaran Lalu Lintas Saat Uji Coba CFD Sudirman–Jakabaring



PALEMBANG. SININEWS.COM — Polda Sumatera Selatan melalui Polrestabes Palembang memperkuat dukungan terhadap program peningkatan kualitas hidup masyarakat dengan mengawal pelaksanaan uji coba Car Free Day (CFD) tahap II di Kota Palembang, Minggu (3/5/2026).


Pengamanan dilakukan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Fly Over Jakabaring, dengan melibatkan personel gabungan guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Ribuan warga memanfaatkan kawasan bebas kendaraan tersebut untuk berolahraga, berinteraksi sosial, serta menikmati ruang publik yang lebih sehat dan nyaman.


Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H., turun langsung memantau jalannya kegiatan bersama unsur Pemerintah Kota Palembang. Turut mendampingi, Kasat Lantas AKBP Finan S. Radipta, S.H., S.I.K., M.H., serta instansi terkait seperti Satpol PP dan Dinas Pariwisata.


Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 05.30 hingga 08.00 WIB ini tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah menghadirkan ruang publik yang inklusif dan ramah lingkungan. Kehadiran Polri dalam pengamanan menjadi faktor penting dalam menjamin keselamatan masyarakat selama kegiatan berlangsung.


Selain pengamanan, kepolisian juga melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik strategis, seperti kawasan Jembatan Musi 4, Musi 6, Simpang Gelora, hingga Kantor Pos Merdeka. Langkah ini bertujuan meminimalisir kepadatan akibat pengalihan arus selama CFD berlangsung.


Kapolrestabes Palembang menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat.


“Kami memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman, sekaligus menjaga kelancaran mobilitas warga lainnya melalui pengaturan lalu lintas yang presisi,” ujarnya.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arahan Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho dalam mendukung program pemerintah daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.


“Polda Sumsel mendukung penuh kegiatan yang memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Kami memastikan setiap agenda publik berjalan aman dan kondusif,” tegasnya.


Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kegiatan berlangsung tertib dengan beberapa titik kepadatan yang akan menjadi bahan evaluasi bersama Pemerintah Kota Palembang. Evaluasi ini penting untuk penyempurnaan konsep CFD ke depan agar semakin optimal, baik dari sisi keamanan, kenyamanan, maupun kelancaran lalu lintas.


Dengan pengamanan yang humanis dan terukur, Polda Sumsel memastikan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat terus dirasakan dalam setiap aktivitas publik di Sumatera Selatan.( SN/PERRY)

Share:

Maling Meteran PDAM Kembali Beraksi, Warga Tebing Sanip Resah

 Maling Meteran PDAM Kembali Beraksi, Warga Tebing Sanip Resah



PALI, sininews.com -- Aksi pencurian terhadap meteran PDAM Kembali terjadi di wilayah Tebing Sanip Kelurahan Talang Ubi Selatan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Kali ini menimpa Ibu Sunardi warga RT.01 RW.02 yang mendapati meteran PDAM raib pada Minggu 3 Mei 2026.


"Kejadian tersebut diketahui korban pada Minggu siang ini," ungkap Arven, tetangga korban.


Menurutnya aksi pencurian dilakukan pada malam hari, namun pemilik rumah baru menyadari meteran PDAM hilang minggu siang.


"Diduga pencuri beraksi malam hari, dan dari bekas aksi pencurian itu diketahui meteran atau amper PDAM diambil paksa dengan cara digergaji," imbuhnya.


Atas maraknya aksi pencurian meteran PDAM, warga sekitar resah dan meminta pelaku segera ditangkap.


"Sudah banyak korban yang kehilangan amper PDAM, kami berharap penegak hukum bisa mengungkap kasus yang meresahkan warga Tebing Sanip," tandasnya. (sn/perry)

Share:

Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Kepercayaan Nasabah pada Pengundian Super Grand Prize BSB


Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Kepercayaan Nasabah pada Pengundian Super Grand Prize BSB


Palembang, sininews.com – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, menyoroti pentingnya kepercayaan nasabah dalam kegiatan Pengundian Super Grand Prize Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel (BSB) yang digelar di Stadion Gelora Jakabaring, Sabtu (2/5/2026). Acara tahunan tersebut berlangsung meriah dan dihadiri ribuan nasabah serta masyarakat umum.


Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada seluruh nasabah yang telah mempercayakan pengelolaan keuangan mereka kepada Bank Sumsel Babel. Ia menegaskan bahwa BSB merupakan satu-satunya bank umum milik masyarakat Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, sehingga kepercayaan nasabah menjadi aset yang sangat berharga.


“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan nasabah yang telah mempercayai bank milik kita ini. Kepercayaan tersebut menjadi alasan kuat bagi Bank Sumsel Babel untuk terus memberikan apresiasi terbaik kepada para nasabahnya,” ujar Herman Deru.


Ia menjelaskan, bentuk apresiasi tersebut diwujudkan melalui pemberian berbagai hadiah kepada nasabah, termasuk puluhan kendaraan.

“Tadi kita sudah menyaksikan penyerahan hadiah berupa 27 kendaraan. Puncaknya adalah Super Grand Prize senilai Rp550 juta, yang merupakan hadiah paling besar. Semoga doa para nasabah diijabah,” tambahnya.


Adapun pemenang Super Grand Prize tahun ini diketahui berasal dari Manggar, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.


Sementara itu, Pejabat Sementara Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Marzuki, mengungkapkan bahwa kegiatan ini dihadiri sekitar 14 ribu orang yang terdiri dari nasabah, keluarga besar BSB, serta masyarakat umum.


“Undian ini merupakan agenda tahunan sebagai bentuk komitmen kami dalam memberikan apresiasi atas kontribusi masyarakat yang telah menjadi nasabah setia,” jelasnya.


Marzuki juga menambahkan bahwa selain Tabungan Pesirah, BSB memiliki produk Simpeda yang turut memberikan kesempatan hadiah hingga Rp550 juta. Ia mengapresiasi dukungan masyarakat serta keterlibatan pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut.


“Kami juga mengajak nasabah UMKM binaan BSB untuk ikut serta dalam pameran dan memasarkan produknya. Seluruh transaksi dalam kegiatan ini menggunakan BSB Mobile dan QRIS,” katanya.


Ia berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat hubungan antara Bank Sumsel Babel dengan masyarakat di Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.


“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat hubungan kami dengan masyarakat Sumsel dan Babel,” pungkasnya.


Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, yang turut dihibur oleh penampilan band papan atas ibu kota, Ungu.


Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, Dr. Drs. H.  Edward Candra,M.H. (sn)

Share:

Aipda Zulkarnain Monitoring Lahan Jagung di Kecamatan Penukal

 

Aipda Zulkarnain Monitoring Lahan Jagung di Kecamatan Penukal



PALI. SiniNews.Com -Kepala Kepolisian Sektor Penukal Abab AKP Dedi Kurnia, SH., Diwakili Bhabinkamtibmas Polsek Penukal Abab, Aipda Zulkarnain, melaksanakan kegiatan pengecekan dan kontrol lahan ketahanan pangan berupa tanaman jagung di Desa Air Itam, Kecamatan Penukal. Lahan yang diperiksa tersebut memiliki luas sekitar 2 hektar dan menjadi bagian dari program ketahanan pangan yang didukung pemerintah,Sabtu, (2/5/2026). sekitar pukul 10.00 WIB.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk monitoring serta memastikan kondisi lahan tetap terjaga dan produktif. Selain itu, kehadiran polisi di tengah masyarakat juga bertujuan memberikan motivasi kepada petani agar terus mengelola lahan secara optimal guna mendukung ketersediaan pangan.

Kapolsek Penukal, AKP Dedi Kurnia, S.H, menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah saat ini. Ia menegaskan bahwa jajaran kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas, memiliki peran penting dalam mendampingi masyarakat di sektor pertanian.

“Kami dari Polsek Penukal sangat mendukung penuh program ketahanan pangan ini. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan diharapkan dapat memberikan semangat serta memastikan lahan pertanian masyarakat tetap terjaga dan produktif,” ujar AKP Dedi Kurnia, S.H.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Zulkarnain juga berinteraksi langsung dengan warga setempat guna mengetahui perkembangan tanaman jagung serta kendala yang dihadapi petani di lapangan. Hal ini menjadi bagian dari upaya pendekatan humanis kepolisian dalam membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

“Kami rutin melakukan pengecekan dan kontrol untuk memastikan tanaman jagung tumbuh dengan baik serta memberikan hasil maksimal. Ini juga sebagai bentuk dukungan kami kepada petani dalam menjaga ketahanan pangan,” ungkap Aipda Zulkarnain.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga stabilitas pangan di wilayah Kecamatan Penukal. (SN/Perry )

Share:

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Ketum SMSI Firdaus Tegaskan Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi


Hari Kebebasan Pers Sedunia, Ketum SMSI Firdaus Tegaskan Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi



JAKARTA, sininews.com - Mendirikan perusahaan pers dalam berbagai platform, termasuk media siber adalah hak asasi manusia yang lindungi oleh PBB dan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28. 


Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang beranggotakan sekitar 3000 perusahaan pers siber mengapresiasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang selama ini memberi kemudahan perusahaan pers untuk mengurus badan hukum. 


Demikian ditegaskan oleh Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus dalam keterangan pers menyambut Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Press Freedom Day), Minggu, 3 Mei 2026 di Jakarta. 


Hari Kebebasan Pers Sedunia, dirayakan setiap 3 Mei sejak dideklarasikan oleh Majelis Umum PBB tahun 1993. 


PBB telah menetapkan Hari Kebebasan Pers Sedunia 3 Mei, menyusul inisiatif para wartawan Afrika yang berkumpul di Windhoek, Namibia 1991. 


Pertemuan yang memperjuangkan kebebasan pers itu diselenggarakan oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) dan menetapkan 3 Mei sebagai Hari Kebebasan Pers Sedunia. 


Hari ini, 3 Mei 2026, peringatakan Hari Kebebasan Pers Sedunia dipusatkan di Zambia. “Tidak berlebihan kalau hari ini kami meminta semua lapisan masyarakat, dan apatur negara turut mendukung kebebasan pers, mendukung hak asasi manusia dan sekaligus menghargai  Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang telah memberi  legitimasi hukum pada perusahaan media,” kata Firdaus yang kini menjalani dua periode kepemimpinannya sebagai ketua umum SMSI.


“Untuk mempercepat kebebasan pers kami pikir tidak perlu legitimasi lain yang menyulitkan usaha pers, seperti verifikasi perusahaan pers oleh Dewan Pers. Cukup berbadan hukum seperti dijelaskan dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun  1999,” tambah Firdaus. 


Menurut Firdaus, untuk mengukuhkan kebebasan pers telah ditegaskan dalam pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan, “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.”


Kebebasan atau kemerdekaan pers selanjutnya ditetapkan melalui Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Dalam konsiderans UU tentang pers itu disebutkan, kemerdekaan pers diperlukan untuk menegakkan keadilan dan kebenaran, memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa. 


Kemerdekaan pers  dalam UU Pers pada Bab II Pasal 2 disebutkan, “Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berdasarkan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum”. 


Kemudian di bab yang sama pada pasal 4 ayat 1 dilanjutkan, “Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara”. 


Dilanjutkan ayat 2 sebagai penegasan: “Terhadap  pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran. 


Pada ayat 3 pasal yang sama ditegaskan lagi, “Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi”.


“Itulah kebebasan pers yang dikuatkan oleh undang-undang,” kata Firdaus. (sn)

Share:

Edarkan Pil Ekstasi, Warga Karta Dewa Ditangkap Polisi di Rumahnya

 Edarkan Pil Ekstasi, Warga Karta Dewa Ditangkap Polisi di Rumahnya




PALI. SININEWS.COM — Satuan Reserse Narkoba Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ekstasi dengan menangkap seorang perempuan yang diduga sebagai pengedar di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Sumatera Selatan.

Tersangka diketahui berinisial PA (34), seorang ibu rumah tangga warga Dusun I Desa Karta Dewa. Ia diamankan pada Kamis, 30 April 2026 sekitar pukul 20.30 WIB di kediamannya setelah petugas melakukan operasi penyamaran (undercover buy).

Kasat Resnarkoba Polres PALI, AKP Dedy Suandy, S.H., mengatakan penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, tersangka diduga kerap menjual narkotika jenis ekstasi. Selanjutnya kami lakukan penyelidikan hingga akhirnya dilakukan undercover buy untuk memastikan keterlibatan tersangka,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 30 butir pil ekstasi dengan berbagai logo dan warna. Rinciannya, 15 butir pil berlogo WhatsApp warna hijau dengan berat bruto 5,09 gram, 10 butir pil berlogo Heineken warna merah muda seberat 4,69 gram, serta 5 butir pil berlogo granat warna merah muda dengan berat bruto 1,97 gram.

Selain itu, turut diamankan satu unit telepon genggam merek Vivo Y21, plastik klip, tisu, serta bantal yang digunakan untuk menyimpan barang haram tersebut.

AKP Dedy Suandy menegaskan, penangkapan dilakukan saat transaksi berlangsung sehingga memperkuat bukti keterlibatan tersangka sebagai pengedar.

“Anggota kami berhasil mendapatkan barang bukti langsung dari tersangka saat proses transaksi, sehingga tidak ada ruang bagi yang bersangkutan untuk mengelak,” tegasnya.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres PALI untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga akan melakukan uji laboratorium terhadap barang bukti serta tes urine terhadap tersangka.

“Langkah selanjutnya, kami akan melengkapi berkas perkara dan berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum untuk proses hukum lebih lanjut,” tambahnya.

Polres PALI mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi terkait peredaran narkotika guna mendukung upaya pemberantasan yang lebih luas di wilayah tersebut.(SN/PERRY)

Share:

Advokat Sebagai Pancawangsa Penegak Hukum; PERADI PROFESIONAL Dorong Kesetaraan Advokat sebagai Aparat Penegak Hukum Indonesia


Dr. Misyal B Achmad SH. MH Waketum PERADI PROFESIONAL  

Sininews.com -- Undang-undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) sudah berlaku, bahwa pengawasan pelaksanaan kewenangan penegak hukum yang dilakukan oleh Advokat jelas dalam kerangka sistem peradilan pidana Indonesia. 


Terkait kewenangan penegak hukum diatur secara detil dan sedemikian rupa di dalam KUHAP baru, bahwa salah satu pengawasan tersebut dilakukan oleh Advokat yang dapat mendampingi pada setiap tahapan dalam kerangka sistem peradilan pidana terpadu, sejak tahap penyelidikan sampai ke tahap-tahap selanjutnya. 


Dijelaskan oleh Dr. Misyal B Achmad SH. MH Waketum PERADI PROFESIONAL  "Bahwa  Perubahan mendasar dalam KUHAP jelas terlihat terkait keberadaan Advokat yakni Advokat dapat mendampingi seseorang yang belum berstatus tersangka, seperti orang yang dipanggil untuk memberikan keterangan oleh penegak hukum, jadi Advokat tidak lagi duduk manis, melainkan dapat mengajukan keberatan kepada penyidik dan keberatannya tersebut harus dicatatkan dan dilampirkan didalam berita acara pemeriksaan dengan tujuan agar Hakim dapat membacanya ketika persidangan sebagai informasi penting, sehingga Hakim dapat menilai secara objektif dalam tahapan pemeriksaan yang dilakukan di kepolisian maupun kejaksaan" tegasnya.


Menurut Waketum PERADI PROFESIONAL "Bahwa dalam KUHAP baru, Konsep Panca Wangsa Penegak Hukum merupakan lima pilar utama dalam sistem peradilan pidana terpadu, hal ini menegaskan pengembangan dari konsep "Catur Wangsa" (Polisi, Jaksa, Hakim, Organ Lapas), menuju konsep "Panca Wangsa" yakni yang kelima plus Advokat, dalam KUHAP baru ditegaskan sebagai unsur kelima yakni keberadaan Advokat hadir mulai dari tahap awal dalam sistem peradilan pidana, hal ini menggambarkan bagaimana keadilan dapat terwujud secara subtantif tidak hanya prosedural".


Lebih jauh lagi Waketum PERADI PROF menjelaskan "Kedepan PERADI PROF berkomitmen, bahwa advokat sebagi pilar penegak hukum yang sejajar dengan penegak hukum lainnya "Polisi, Jaksa, Hakim dan Organ Lapas" maka kelembagaan advokat harus diperkuat dalam Revisi UU Advokat dan Pendidikan Advokat kualitasnya harus diperbaiki "ada standardisasi dari kementrian pendidikan tinggi, sains dan teknologi" serta perlu ada lembaga pengawas yang independen yang mengawasi profesi advokat secara ketat terkait etika profesi advokat" tegasnya.


"PERADI PROF akan menjadi motor penggerak dalam mewujudkan kesetaraan aparat penegak hukum dalam kerangka sistem peradilan Pidana dan professionalisme advokat" tegas Misyal B Achmad Waketum PERADI PROFESIONAL.(sn)

Share:

Jon Heri Kembali Nahkodai SMSI Sumsel


Ketua SMSI Sumsel Jon Heri 



PALEMBANG, sininews.com -- Jon Heri M kembali dipercaya memimpin Serikat Media Siber Indonesia [SMSI] Provinsi Sumatera Selatan.


Penunjukan ini tertuang dalam Surat Keputusan Pengurus Pusat SMSI Nomor 060/KPTS/SMSI-PUSAT/V/2026 tentang perpanjangan masa bakti pengurus SMSI Sumsel.


Surat keputusan [SK] ditandatangani langsung Ketua Umum SMSI Firdaus dan Sekretaris Jenderal Makali Umar, ditetapkan di Jakarta tertanggal 02 Mei 2026.


Adapun susunan Dewan Pengurus Harian SMSI Sumsel di antaranya, Ketua Jon Heri M [Jodanews.com], Wakil Ketua Bidang Pengawasan dan Penyehatan Usaha Edo Novandi [Liputanpublik], Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Kerjasama Irwanto [sibanews].


Selanjutnya, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Daerah Abdullah Donny [sumateranews.co.id], Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Riset : Muhammad Azhari [simburnews.com], Wakil Ketua Bidang Hukum dan Arbitrase Ishak Nasroni [lahathotline.com].


Untuk jabatan Sekretaris Sonny Kushardian [palembangbaru.com], Wakil Sekretaris : Al-Abror Vandozer [Wideazone.com], Bendahara NM Charles [liputansumatera.id]

Wakil Bendahara dan Ulpa Yusmadi [sumaterannews].


Sementara, Seksi Bidang Teknologi dan Informasi Wahyu Hidayat [beritasumatera.co.id], Andrian Pratama [SumselNews.com], Seksi Pendataan dan Verifikasi : Sofuan [halosumsel.co], Taufik Mada [haluansumatera.co].


Seksi Pengembangan Daerah Diding Karnadi [Buanaindonesia.com], Seksi Literasi Media MA Joda Pratama [maylanews.co,id], Seksi Komunikasi Waluyo. (sn)

Share:

Kinerja Gubernur Herman Deru Diapresiasi Menko Pangan, Sumsel Surplus Beras


Kinerja Gubernur Herman Deru Diapresiasi Menko Pangan, Sumsel Surplus Beras


Palembang, sininews.com — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr.H Herman Deru, mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, dalam kegiatan Rembuk Tani bersama PT Pupuk Sriwijaya Palembang. Kegiatan tersebut digelar di Ballroom Pusri Palembang, Jumat (1/5/2026), dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.


Dalam kunjungannya, Zulkifli Hasan memastikan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah Sumatera Selatan berjalan lancar dan tepat sasaran. Hal ini dinilai menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung produktivitas pertanian nasional.


“Pupuk di Sumsel, alhamdulillah, lancar. Harga gabah juga sudah di angka Rp6.500. Diskon pupuk diberikan langsung atas perintah Bapak Presiden kita,” ujar Zulkifli Hasan dalam sambutannya.


Ia menegaskan bahwa harga gabah yang diterima petani saat ini telah sesuai dengan ketetapan pemerintah, sehingga memberikan keuntungan yang lebih adil bagi para petani.


“Harga gabah sudah Rp6.500 dan diterima petani juga Rp6.500. Oleh karena itu, kita berterima kasih kepada Presiden RI, Prabowo Subianto,” tambahnya.


Selain itu, Menko Pangan turut mengapresiasi kinerja Gubernur Sumsel yang dinilai berhasil mendorong sektor pertanian menjadi lebih maju dan produktif. Ia menyebut kepemimpinan Herman Deru sebagai salah satu faktor penting keberhasilan Sumsel di sektor pangan.


“Saya lihat Gubernur Sumsel ini sangat hebat, bekerja keras luar biasa. Sumsel bisa surplus beras dan menjadi salah satu daerah penyumbang pangan terbesar di Indonesia,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Zulkifli Hasan menyampaikan optimismenya terhadap capaian swasembada pangan nasional. Menurutnya, melalui berbagai program terobosan pemerintah, Indonesia berpotensi besar mencapai surplus beras secara berkelanjutan.


“Pada tahun 2025, kita surplus beras 4,2 juta ton, dan Sumsel menjadi salah satu penyumbangnya. Terima kasih kepada Gubernur Sumsel atas kontribusinya,” tuturnya.


Sementara itu, Herman Deru menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya melalui peningkatan produksi dan kesejahteraan petani di Sumatera Selatan.


Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan seperti PT Pupuk Sriwijaya Palembang akan terus diperkuat guna memastikan keberlanjutan sektor pertanian di Sumsel.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Dampingi Menko Pangan Tinjau PSEL Palembang, Progres Capai 83 Persen


Gubernur Herman Deru Dampingi Menko Pangan Tinjau PSEL Palembang, Progres Capai 83 Persen


PALEMBANG, sininews.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, meninjau lokasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Palembang di PT Indo Green Power, Jumat (1/5/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan PSEL di Palembang yang disebut sebagai yang pertama di kota tersebut, sekaligus menjadi salah satu pionir di Indonesia.


Ia mengungkapkan, saat ini progres pembangunan PSEL Kota Palembang telah mencapai 83 persen dan segera siap untuk dioperasikan.


“Kita melihat PSEL pertama di Kota Palembang ini, pengolahan sampah berbasis insinerator atau alat atau mesin pembakaran sampah yang dirancang khusus untuk mengolah sampah dengan suhu tinggi sehingga tidak menimbulkan bau, racun, dan merusak alam,” ujarnya.


Menurutnya, hasil pengolahan sampah tersebut akan dikonversi menjadi energi listrik yang nantinya disalurkan melalui kerja sama dengan PLN.


“Kebijakan ini berkat adanya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025, yakni kebijakan mengenai penanganan sampah perkotaan melalui pengolahan sampah menjadi energi terbarukan (PSEL) berbasis teknologi ramah lingkungan. Perpres ini menggantikan Perpres Nomor 35 Tahun 2018 untuk mengatasi darurat sampah, menyederhanakan aturan, dan mempercepat konversi sampah menjadi listrik, biogas, atau biofuel,” tambahnya.


Zulkifli Hasan menjelaskan, skema pengelolaan PSEL dilakukan dengan melibatkan pihak swasta sebagai pengembang, sementara pemerintah daerah berperan dalam menyuplai sampah dengan tarif yang sama sebesar 20 sen. Adapun pembangunan transmisi listrik akan dilakukan oleh PLN.


“Kita usahakan dalam enam bulan ini persyaratan selesai. Pada 2027, daerah yang darurat sampah akan kita selesaikan,” ujarnya.


Ia juga menambahkan, untuk daerah dengan volume sampah di bawah 1.000 ton per hari akan disesuaikan dengan pengembangan teknologi lain melalui kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung, Badan Riset dan Inovasi Nasional, serta instansi terkait lainnya.


Sementara itu, Gubernur Herman Deru menyampaikan terima kasih atas kunjungan langsung Menko Pangan RI yang telah meninjau progres pembangunan PSEL pertama di Kota Palembang tersebut.


“Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sangat mendukung percepatan operasional PSEL ini sebagai solusi konkret penanganan sampah sekaligus penghasil energi baru terbarukan. Kami berharap kehadiran fasilitas ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Herman Deru.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Siap Sampaikan Aspirasi Buruh Sumsel ke Presiden Terkait Pajak dan Kesejahteraan


Gubernur Herman Deru Siap Sampaikan Aspirasi Buruh Sumsel ke Presiden Terkait Pajak dan Kesejahteraan


Palembang, sininews.com — Gubernur Sumatera Selatan, Dr.H. Herman Deru, menggelar Rembuk Buruh bersama Aliansi Serikat Buruh Sumsel dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026).


Dalam pertemuan yang berlangsung di halaman Kantor DPRD Sumsel tersebut, berbagai aspirasi mendesak disampaikan langsung oleh perwakilan buruh.


Hermawan, perwakilan Aliansi Serikat Buruh Sumsel, menyampaikan sejumlah tuntutan utama. Pertama, meminta agar Surat Keputusan segera disahkan. Kedua, menolak dan menghapus sistem outsourcing yang dinilai merugikan pekerja.


Selain itu, buruh juga menuntut revisi pajak yang dinilai membebani, seperti pajak penghasilan (gaji) dan pajak tunjangan hari raya (THR). “Pendapatan buruh masih minimum,” tegas Hermawan.


Aliansi juga mendesak agar Dewan Pengupahan dibentuk di seluruh wilayah Sumsel. Saat ini, baru tujuh daerah yang memiliki Dewan Pengupahan, sementara delapan daerah lainnya belum terbentuk. Kondisi ini dinilai merugikan daerah yang belum memiliki Dewan Pengupahan.


“Buruh meminta perhatian Pemprov Sumsel terhadap kasus pemutusan hubungan kerja (PHK). Sering kali, saat terjadi PHK, buruh menang di pengadilan, namun tidak mendapatkan pesangon. Belum lagi pelanggaran hak-hak normatif buruh, seperti upah, cuti, dan fasilitas kesehatan yang masih kerap terjadi,” jelas Hermawan.


Menanggapi hal tersebut, Gubernur Herman Deru langsung merespons tegas. Ia menyatakan akan menyurati pemerintah pusat agar segera mengakomodasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Tahun 2024.


“Sekda dan Sekwan segera membuat surat kepada Presiden, juga kepada DPR RI atau komisi yang membidangi. Surat ini akan saya tanda tangani pada hari Senin, begitu juga Ketua DPRD Sumsel. Perwakilan buruh nantinya turut hadir sebagai saksi saat surat tersebut diserahkan,” tegas Herman Deru.


Terkait persoalan pajak, Herman Deru menyatakan dukungan penuh terhadap aspirasi buruh. “Pendapatan buruh masih minimum, tentu ini harus ada perhitungan mengenai besaran pajaknya,” ujarnya.


Ia juga menginstruksikan seluruh kepala daerah di Sumsel untuk segera membentuk Dewan Pengupahan di wilayah masing-masing.


Untuk kasus PHK, Gubernur meminta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) agar lebih aktif menjembatani permasalahan tersebut. “Buruh yang terkena PHK harus mendapatkan pesangon. Disnaker harus aktif, khususnya bagi pekerja perempuan yang terkena PHK agar memperoleh hak-haknya. Jika ada data korban yang belum mendapatkan hak normatifnya, Disnaker harus menjembatani,” kata Deru.


Ia juga menyoroti masih banyaknya korban PHK yang tidak terdeteksi dan kerap lebih dulu mendapatkan sanksi sosial. Karena itu, fungsi pengawasan ketenagakerjaan (Binwas) harus dioptimalkan sebagai wadah pengaduan buruh.


Herman Deru turut mengapresiasi para buruh yang hadir dalam rembuk tersebut. “Sumsel mencatat sejarah, seluruh buruhnya memiliki rasa kebersamaan yang tinggi. Buruh sejahtera, investasi maju,” pungkasnya.


Rembuk buruh tersebut turut dihadiri Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, Sekda Sumsel Edward Candra, serta anggota DPRD Sumsel.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Peringati May Day 2026 Lewat Dialog, Tegaskan Komitmen Sejahterakan Buruh


Gubernur Herman Deru Peringati May Day 2026 Lewat Dialog, Tegaskan Komitmen Sejahterakan Buruh


Palembang. SININEWS.COM — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan pendekatan dialogis melalui kegiatan sarasehan bersama perwakilan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumsel dan pihak terkait. Kegiatan tersebut digelar di Auditorium Bina Praja, Jumat (01/05/2026), dengan mengusung tema kolaborasi dalam mewujudkan kemajuan industri dan kesejahteraan pekerja.


Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi terhadap cara organisasi pekerja dalam menyampaikan aspirasi secara tertib dan konstruktif melalui forum dialog.


“Pertama, kita apresiasi cara teman-teman organisasi pekerja yang menyampaikan aspirasi dengan sangat baik melalui dialog di tempat yang telah disediakan tanpa mengurangi esensi perjuangan,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa pendekatan dialog seperti ini perlu terus dikedepankan agar aspirasi buruh dapat tersampaikan secara efektif, tidak hanya melalui aksi massa semata.


Menurut Herman Deru, Pemerintah Provinsi Sumsel siap merespons berbagai aspirasi dari 11 organisasi pekerja yang hadir, selama tidak mengganggu iklim investasi di daerah.


“Ini adalah sebuah ekosistem. Pekerja, industri, dan pengusaha memiliki keterkaitan yang tidak bisa dipisahkan. Bagaimana perusahaan tetap bertahan (survive), sementara buruh juga bisa sejahtera, itu yang harus kita jaga bersama,” jelasnya.


Ia juga menambahkan, untuk aspirasi yang berkaitan dengan perubahan regulasi di tingkat nasional, pihaknya akan meneruskan usulan tersebut ke pemerintah pusat bersama DPRD Sumsel.


“Jika menyangkut revisi undang-undang, kami bersama Ketua DPRD akan menyampaikan ke Presiden dan DPR RI. Namun, untuk kebijakan di tingkat daerah, tentu akan kita respons dan eksekusi sebaik mungkin,” tegasnya.


Lebih lanjut, Herman Deru menyebutkan bahwa Pemprov Sumsel terus mendorong peningkatan serapan tenaga kerja lokal, termasuk memberikan perhatian khusus kepada penyandang disabilitas serta penguatan keterampilan tenaga kerja melalui program pelatihan.


Melalui momentum May Day 2026 ini, Herman Deru berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pekerja, pemerintah, dan dunia usaha dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan di Sumatera Selatan.


Sementara itu, Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah (DPD) KSPSI Sumsel, Cecep Wahyudin, menyampaikan lima tuntutan. Di antaranya, meminta pemerintah pusat segera mengesahkan undang-undang ketenagakerjaan baru yang adil bagi semua, sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).


“Kami mohon dorongan surat dari Gubernur dan DPRD untuk mendorong aspirasi ini ke Presiden. Bahwa aspirasi dari pekerja Sumsel dibuatkan surat karena kami merindukan undang-undang ketenagakerjaan itu,” jelasnya.


Selain itu, pihaknya juga mendesak realisasi janji Presiden Prabowo pada May Day 2025 lalu untuk membentuk Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional.


Di tingkat daerah, KSPSI mengajukan sejumlah aspirasi, antara lain meminta Gubernur Sumsel membuat peraturan daerah yang mengutamakan pekerja lokal serta melibatkan perwakilan KSPSI dalam penyusunan kebijakan ketenagakerjaan, termasuk dalam pembahasan Musrenbang dan RPJMD.


“Kami ingin kebijakan Pemprov di bawah kepemimpinan Gubernur HD ini benar-benar pro terhadap kepentingan kesejahteraan buruh Sumsel,” ujarnya.


Sarasehan dan dialog yang berlangsung selama hampir dua jam tersebut berjalan dengan aman dan tertib.


Turut hadir mendampingi Gubernur Sumsel, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, SE, MM; Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A.; Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.; serta perwakilan Kejati Sumsel, Kasubbag Perencanaan Rasidi.(sn)

Share:

Meninggalnya dr Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RS Penugasan


Meninggalnya dr Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RS Penugasan


OKU Selatan, Sumsel, sininews.com— Kepergian dr Myta Aprilia Azmy menyisakan duka mendalam sekaligus sorotan serius terhadap sistem kerja dokter internship. Dokter muda yang dikenal hangat dan berdedikasi itu meninggal dunia setelah sebelumnya dirawat kritis di ICU RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.


Di balik kabar duka tersebut, tersimpan sosok dr Myta sebagai tenaga medis yang mencintai profesinya. Ia merupakan dokter umum yang tengah menjalani masa internship dengan semangat tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pasien.


Dalam catatan pribadinya di LinkedIn, dr Myta menegaskan komitmennya terhadap dunia medis.


“Saya benar-benar menikmati pekerjaan saya dan berkomitmen memberikan yang terbaik di setiap situasi klinis,” tulisnya.


Ia juga dikenal menjunjung tinggi nilai empati dan keselamatan pasien dalam setiap praktiknya. Bagi dr Myta, keluarga menjadi sumber kekuatan utama. Ia kerap menyebut orang tua dan adiknya sebagai motivasi terbesar dalam menjalani profesi sebagai dokter.


Tak hanya profesional, dr Myta juga dikenal sebagai pribadi sederhana dan hangat. Di tengah kesibukannya, ia tetap meluangkan waktu untuk hal-hal kecil yang ia sukai, seperti merawat kucing peliharaan dan bermain gim.


Namun, kepergian dr Myta kini memunculkan pertanyaan besar. Kabar meninggalnya yang beredar luas sejak Jumat (01/05/2026) di media sosial memicu reaksi publik dan desakan agar kasus yang menimpanya diusut tuntas.


Sorotan itu diperkuat oleh langkah Pengurus Besar Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (IKA FK Unsri) yang lebih dulu melayangkan surat resmi ke Kementerian Kesehatan RI.


Dalam surat tertanggal 30 April 2026, IKA FK Unsri mengungkap temuan yang dinilai mengkhawatirkan terkait kondisi kerja dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi lokasi penugasan dr Myta.


“Kami menemukan berbagai rangkaian fakta yang sangat mengkhawatirkan dan berpotensi membahayakan keselamatan dokter internship,” tulis IKA FK Unsri.


Mereka menyebut dr Myta diduga mengalami beban kerja berat tanpa istirahat memadai. Bahkan, meski kondisi kesehatannya menurun sejak Maret 2026, ia tetap dijadwalkan menjalani jaga malam.


“dr Myta telah melaporkan gejala sakit, namun tetap dijadwalkan jaga malam dalam kondisi sesak napas dan demam tinggi,” demikian isi surat tersebut.


Kondisinya terus memburuk hingga saturasi oksigen dilaporkan berada di bawah 80 persen, sebelum akhirnya dirujuk ke RSMH Palembang untuk penanganan intensif.


IKA FK Unsri juga menyoroti sejumlah persoalan lain, mulai dari dugaan minimnya supervisi dokter pembimbing, keterbatasan fasilitas termasuk kekosongan obat, hingga adanya indikasi tekanan untuk menutup informasi.


“Adanya arahan untuk merahasikan kondisi ini serta narasi yang menyudutkan dokter internship menjadi perhatian serius kami,” tegas mereka.


Atas dasar itu, IKA FK Unsri mendesak Kementerian Kesehatan segera melakukan audit menyeluruh terhadap RSUD K.H. Daud Arif sebagai wahana internship.


“Kami mendesak Kemenkes RI untuk segera melakukan audit menyeluruh,” tulisnya.


Hingga kini, pihak IKA FK Unsri memilih tidak memberikan komentar lebih lanjut dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada Kemenkes RI. Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari keluarga terkait kabar duka tersebut.


Berdasarkan informasi dari rekan sejawat, jenazah dr Myta rencananya akan dikebumikan hari ini, di pemakaman kampung rengas, Simpang pendagan, kelurahan pasar Muaradua, kecamatan Muaradua, kabupaten OKU Selatan.


Kepergian dr Myta tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga dan kolega, tetapi juga menjadi pengingat keras akan pentingnya perlindungan, pengawasan, dan sistem kerja yang manusiawi bagi dokter muda di masa internship.(sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts