Masjid Yang Dibangun Pertamina Ini Bakal Jadi Icon Pendopo, Ini Bentuknya..

PALI--Warga kota Pendopo kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada khususnya sebentar lagi bakal memiliki sebuah masjid megah dengan kubah berwarna emas, dan masjid yang dibangun oleh pihak Pertamina ini bakal menjadi icon kota Pendopo.

Pengerjaanya saat ini sudah dalam tahap finishing, dan diperkirakan saat hari raya Idul Fitri tahun ini,masjid bernama masjid Mukhlisin tersebut sudah bisa digunakan.

Hal itu dikatakan pihak PT Pertamina EP Asset 2 Field Pendopo melalui Asisten Managernya Feri Prasetyo Wibowo.

Hanya saja, untuk finishing dalam pembangunan tersebut secara bertahap.

"Insya Allah Idul Fitri tahun ini sudah bisa digunakan. Cuma kalau untuk finishing, mungkin masih belum selesai. Karena, kita tidak ingin terburu-buru dalam finishing. Takutnya malah jadi jelek," ujarnya.

Diakuinya pula, masjid yang terletak di dalam komplek Pertamina Pendopo itu terjadi beberapa permasalahan dalam pelaksanaan pembangunannya beberapa waktu lalu.

"Akibatnya, saat ini pelaksanaan pembangunan dilakukan secara swakelola," bebernya.

Disinggung soal berapa habis biaya pembangunan masjid tersebut, Feri mengaku tidak mengetahui hal itu.

"Soal keuangan mengenai pembangunan masjid itu diatur semua oleh Pertamina Asset 2 di Prabumulih. Kita tidak mengetahui hal itu," ungkapnya.(marsindo)
Share:

Dukung Program PKK, Desa Persiapan Tanah Abang Timur Terus Berbenah

PALI-- Meskipun masih berstatus desa persiapan,namun desa Tanah Abang Timur Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dibawah kepemimpinan Yoga Saputra sebagai Pjs Kepala Desanya terus berbenah menata desanya menyongsong desanya menjadi desa definitif.

Selain itu, semangat gotong royong warganya patut di contoh warga desa lainnya, sebab kekompakan warga setempat tak hanya dilakukan kaum pria saja, namun kebersamaan kaum hawanya juga yang tergabung di PKK tak kalah semangatnya dengan kaum Adam.

Hampir setiap kesempatan saat waktu luang, warga kompak dibawah komando sang Kades yang selalu aktif paling depan selalu membersihkan lingkungan sekitar secara bergotong royong.

"Kami ingin lingkungan kami bersih, mewujudkan lingkungan bersih itu dari kita sendiri. Dengan lingkungan bersih maka keluarga sehat akan tercipta, sumber penyakit bakal jauh dan lingkungan akan tertata rapi," ungkap Yoga Saputra, kepala desa setempat.

Budaya gotong royong akan dipelihara di desa tersebut, dan Yoga menyebut bahwa kegiatan bersih-bersih merupakan wujud masyarakat Tanah Abang Timur mendukung program Bupati dan TP-PKK Kabupaten PALI.

"Pak bupati ingin PALI bersih,aman nyaman dan sejahtera. TP-PKK juga ingin memberdayakan kaum hawa agar bisa menopang ekonomi keluarganya. Maka kami berinisiatif, untuk selalu kompak membersihkan lingkungan, menata dan mempercantik desa ini agar desa ini rapi,bersih dan indah. Kami juga menggali potensi yang ada, seperti menghidupkan kembali kerajinan anyaman, merajut atau menjahit yang bisa dilakukan ibu-ibu disela-sela waktu luangnya agar hasilnya nanti bisa menambah penghasilan keluarganya," terangnya. (marsindo)
Share:

Digigit Anjing Gila, Marlena Masuk Rumah Sakit

PALI-- Marlena (30) warga Desa Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi karena menjadi korban gigitan anjing gila,saat perempuan yang berprofesi sebagai petani karet tersebut hendak pulang ke rumahnya usai melakukan aktivitasnya di kebun karet miliknya pada Kamis (8/3) sekitar pukul 13:00 WIB.

Enam luka gigitan diderita Marlena,dan dua luka gigitan harus dijahit oleh tim medis RSUD Talang Ubi,serta Marlena terpaksa harus dirawat inap karena lukanya yang cukup serius.

"Aku hendak pulang, tapi tiba-tiba dari arah samping seekor anjing berwarna kuning menggigit tangan, karena kaget, aku tepis anjing tersebut, namun malah gigit kaki.Kemiduan aku terjatuh, dan rupanya anjing itu belum berhenti menggigit.Lalu aku minta tolong," ucap Marlena, Kamis (8/3) di ruang UGD RSUD Talang Ubi.

Setelah meminta tolong, kemudian warga berhamburan menolong korban. Dan korban pun di larikan ke rumah sakit.

"Aku tak ingat lagi,setelah warga berdatangan. Ingat kembali sudah dirumah sakit," akunya.

Sementara Andi, suami korban mengungkapkan bahwa mengetahui ada anjing gila menggigit istrinya, sebagian warga mengejar anjing tersebut dan membunuhnya.

"Anjingnya sudah mati diburu warga," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, dr H.Muzakir membenarkan ada salahsatu warga terkena gigitan anjing, dirinya mengetahui hal itu saat berada di ruang UGD RSUD Talang Ubi.

"Saya perintahkan kepada dokter jaga untuk segera menangani pasien tersebut dan segera memberikan suntikan anti rabies.Karena dikhawatirkan anjing yang menggigit mengidap rabies. Kita juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memberikan suntikan rabies kepada anjing peliharaan warga agar kejadian serupa tidak terulang," tandasnya.(marsindo)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts