Pages

Sunday, April 14, 2019

Masa Tenang, Bawaslu Sweeping APK


MUARAENIM - Memasuki masa tenang hari pertama, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muara Enim, Minggu (14/4) melakukan sweeping penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) yang masih banyak terpasanga.

Dalam penertiban ini, Bawaslu Muara Enim beserta anggotanya dibantu oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpolpp) Kabupaten Muara Enim beserta peralatan dan kendaraan untuk mengangkut APK yang ditertibkan yang juga dikawal oleh anggota Kepolisian.

Pada pelaksanaan penertiban APK yang dilakukan mulai pukul 9.00 wib,  ratusan APK berbagai ukuran ditertibkan. Baik yang berada di pinggir jalan maupun di rumah rumah warga. Bahkan, APK yang terpasang di rumah calon legislatif (caleg) pun turut ditertibkan petugas.

Sebagian warga tak keberatan APK yang terpasang di rumahnya ditertibkan petugas. Beberapa warga lain memilih untuk melepaskan sendiri APK di rumahnya agar bisa digunakan untuk hal lain.

Ketua Bawaslu Muaraenim Suprayitno mengatakan, pada masa tenang semua jalan dan rumah warga harus bersih dari APK peserta pemilu. Penertiban ini, katanya, melibatkan semua pihak baik Pemda, KPU, Sat Pol PP dan Polri.

"Penertiban APK ini dilakukan serentak di seluruh wilayah Kabupaten Muaraenim. Kita hanya menyisir wilayah kota, untuk daerah-daerah dilakukan oleh Panwascam bekerjasama dengan pemerintah kecamatan dan PPK," kata ketua Bawaslu Muaraenim Suprayitno.

Yitno mengapresiasi warga yang senang hati melepaskan APK yang berada di rumahnya. Pada saat penertiban, ujar Yitno, petugas sempat bersitegang dengan caleg karena memasang APK di rumah.

"Alasan mereka (caleg, red) rumah mereka adalah posko. Namun setelah dijelaskan kalau tidak ada istilah posko caleg dan APK hanya boleh dipasang di Sekretariat Parpol, mereka akhirnya memaklumi dan bersedia APKnya ditertibkan," papar Yitno.

"Beberapa caleg memilih melapaskan sendiri APK di rumahnya. Kita beri limit waktu sampai sore ini, kalau APKnya tidak ditertibkan maka kita turunkan paksa," pungkasnya. (Sn)

0 komentar:

Post a Comment