Pages

Thursday, May 16, 2019

Bakal lahan transmigrasi di PALI. Kades : 39 tahun lalu tanah ini menjadi lumbung padi

PALI - Bakal lahan transmigrasi yang ada di Desa Tempirai Selatan dan Desa Persiapan Tempirai Barat Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) rupanya di tahun 1970an sempat menjadi lumbung padi di wilayah tersebut. Karena pada saat itu menurut Kepala Desa Persiapan Tempirai Barat, Dedi Handayani, warga setempat belum mengenal tanaman karet, dan secara serentak membuka lahan tersebut untuk pesawahan.

"Saat itu pernah mencapai 6 sampai 7 ton/hektar padi, untuk itu warga setempat menyerahkan lebih 2.200 hektar lebih  ke pemerintah untuk dibuka menjadi lahan transmigrasi," ungkap Dedi Handayani, Rabu (15/5).

Hanya saja, diakui Kades bahwa sekitar tahun 1980an, hama burung menyerang tanaman padi petani, membuat lahan tersebut ditinggalkan dan hingga kini jadi lahan tidur.

"Apabila dibuka jadi lahan transmigrasi, dan harapan kami dikabulkan untuk pesawahan, kemudian banyak warga luar PALI atau dari pulau jawa yang biasa bertani padi datang bertransmigrasi ke sini, maka dipastikan, kejayaan Desa kami sebagai lumbung padi bisa bangkit kembali," terangnya.

Dipaparkan Kades, bahwa saat ini lahan yang bakal dibuka untuk lahan transmigrasi tahap pertama seluas 900 hektar yang bakal menampung lebih kurang 400 kepala keluarga, dimana ada pembagian 40 persen trasmigran luar PALI dan 60 persen transmigran lokal.

"Disitu bakal ada perbauran antara transmigran datangan dan lokal dalam mengelola lahan transmigrasi. Untuk mewujudkan itu, kami berharap, rencana buka lahan transmigrasi di desa kami bisa cepat direalisasikan oleh pemerintah pusat," harapnya.

Terpisah, Usman Dani,  Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten PALI membenarkan 900 hektar lahan di Desa Tempirai bakal dibuka untuk lahan transmigrasi.

Bahkan sudah ada beberapa daerah di pulau jawa yang telah melakukan penjajakan.

"Ada dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan Semarang Jawa Tengah yang datang ke PALI meninjau bakal lahan transmigrasi, mereka tertarik untuk mengirim warganya untuk bertransmigrasi ke PALI," terangnya. (sn)

0 komentar:

Post a Comment