Pages

Monday, May 20, 2019

Dewan Segera Panggil MHP dan Dinas PU terkait Perbaikan Jalan Simpang Raja

PALI - Perbaikan jalan poros Simpang Raja Kecamatan Talang Ubi yang saat ini dikerjakan pihak PT Musi Hutan Persada (MHP) karena menjadi rute utama angkutan kayu milik perusahaan itu, mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Dewan PALI menekankan pihak MHP agar serius dalam pengerjaan perbaikan untuk disesuaikan dengan bobot angkutan logging.

Karena sudah banyak keluhan warga yang biasa menggunakan jalan tersebut terkait rusaknya jalan itu, sementara perbaikan yang dilakukan pihak perusahaan dinilai warga lelet dan teknis pelaksanaan dianggap salah.

"Dinas PU seharusnya mendampingi, agar pelaksanaan pekerjaan perbaikan tidak asal-asalan. Warga banyak mengeluh karena jalan semakin hancur meskipun tengah diperbaiki," ujar H Soemarjono, Ketua DPRD PALI, Senin, (20/5).

Dalam waktu dekat ini, ditegaskan Ketua DPRD bahwa pelaksana atau pihak MHP dan Dinas PU bakal dipanggil. "Kami akan pangggil pelaksana dan dinas PU, kami ingin memastikan bahwa pekerjaan perbaikan jalan yang telah dibangun Pemkab PALI yang saat ini rusak karena aktivitas MHP, sesuai ketentuan agar tidak ada keluhan lagi dari masyarakat," tandasnya.

Sementara itu, Jhon (35) salahsatu warga Tanah Abang yang sering berlalu lintas di jalan tersebut meminta agar pihak MHP mengevaluasi proses pekerjaan perbaikan jalan tersebut.

Diakuinya bahwa sering kali terjadi kemacetan akibat adanya armada logging yang terjebak lubang, yang tentunya menghambat seluruh aktivitas. Dirinya juga meminta pihak MHP untuk melakukan penyiraman jalan dari Simpang Raja sampai simpang jalan logging, karena debu tebal sering terhirup warga terutama pengendara sepeda motor ketika berlintasan armada logging.

"Alat berat selalu bolak balik di jalan tersebut membuat jalan tambah hancur, belum lagi puluhan armada logging kulu kilir setiap hari, membuat perbaikan jalan molor tak kunjung selesai, juga menimbulkan debu tebal. Tolonglah pada pihak MHP untuk crosscek kelapangan, benahi agar seluruh aktivitas baik warga dan perusahaan lancar," ungkap Jhon.


Sebelumnya, perwakilan PT MHP, Mutakabir SH saat dikonfirmasi media ini, Minggu (12/5) menyebut bahwa pekerjaan perbaikan jalan direncanakan rampung 21 Agustus 2019.

"Terdapat 44 point perbaikan di ruas jalan cor tersebut dengan lebar 5.126,75 M2 dan Panjang 962 M. Ditargetkan 21 Agustus 2019 sudah selesai pekerjaan , saat ini sudah berjalan 30% proses pekerjaan ( 40 hari kerja ) sdh berjalan. Umur beton 21-28 hari dan volume beton 1.026 m3 . Faktor cuaca menjadi faktor utama pendukung percepatan perbaikan jalan tersebut," terang Mutakabir yang sering di sapa Obby. (sn)

0 komentar:

Post a Comment