Pages

Sunday, June 23, 2019

Sukseskan KB, Para Ibu di PALI Ikuti MOW dan MOP

PALI, SININEWS.COM -  Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP) kembali di gelar Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu (22/6) di RSUD Talang Ubi. 

Sedikitnya 25 ibu-ibu Pasangan Usia Subur (PUS) dan 5 pria ikuti program KB tersebut, dimana kegiatan tersebut memang dilaksanakan rutin setiap tahun. 

Dikatakan Yenni Nopriani, Kepala DPPKBPPPA PALI bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah dalam mensukseskan program KB dalam menekan pertumbuhan penduduk. 

"Alhamdulillah antusias masyarakat cukup tinggi, ada 25 wanita dan 5 pria ikut dalam kegiatan itu," ungkap Yenni. 

Hanya saja untuk MOP, diakui Yenni masih banyak warga terutama kaum pria masih ragu untuk ikuti program KB metode mantap atau vasektomi. 

Ditambahkannya bahwa banyak masyarakat yang salah paham antara kebiri dengan MOP, dimana kebiri adalah pengangkatan testis, sementara MOP dilakukan dengan membuat satu atau dua sayatan kecil pada kulit scrotum (kantung buah zakar), kemudian saluran keluarnya diikat sehingga ketika keluar tidak mengandung sperma lagi. Dengan MOP, produksi hormon testoteron pria tetap berjalan seperti biasa. Sementara kebiri membuat laki-laki tidak bisa memproduksi sperma lagi. 

"Jangan takut, MOP bukan kebiri dan ini tidak perlu dikhawatirkan menimbulkan impotensi, semua fungsi kejantanan laki-laki masih normal dengan metode MOP saluran benih tertutup, sehingga tidak dapat menyalurkan sperma," terang Yenni. 

Sementara itu, Adam (32) salahsatu peserta MOP asal Tempirai Kecamatan Penukal Utara menyebutkan bahwa dirinya tergerak ikuti program KB metode mantap atau vasektomi karena saat ini dirinya telah dikaruniai enam orang anak. 

"Saya kasihan dengan istri saya, ketika memakai alat kontrasepsi belum ada yang cocok. Untuk itulah saya bertanya pada penguluh lapangan manfaat MOP dan resikonya. Setelah dijelaskan penyuluh bahwa minim resiko, membulatkan saya untuk ikut MOP," katanya. (sn)

0 komentar:

Post a Comment