Pages

Thursday, July 18, 2019

Aktifis Lematang Turun Gunung Bakal Tutup Jalan Servo, Begini Alasannya

PALI, SININEWS.COM - Akibat banyaknya permasalahan serta kejadian pada areal jalan khusus batubara milik PT Servo, salah satunya debu tebal yang mengganggu masyarakat serta kecelakaan lalulintas yang sering menelan korban jiwa, Aka Cholik Darlin, tokoh muda Lematang berencana menggelar aksi.

Mantan aktivis pasca reformasi ini kembali turun gunung dengan berpegang pada UU No No 9 Tahun 1998 untuk aksi damai pemblokiran jalan Servo yang saat PT Titan sebagai owner jalan tersebut.

"Kita akan kerahkan petani karet dan warga di sekitar jalan Servo, untuk mendesak pertanggungjawaban perusahaan terhadap pencemaran debu serta menuntut Servo agar segera tunaikan janji mereka untuk membangun jalan ekonomi rakyat sesuai kesepakatan sebelum berdiri," tandas Aka Cholik, Kamis (18/7).

Ditanya data dan dekomen, Aka Cholik yang saat ini menjabat ketua umum Himpunan Masyarakat Lematang Fakar Lematang menyatakan sudah siapkan dokumen dari pertama kali PT Servo akan beroperasi, saat Asisten 1 Kabupaten Muara Enim, Bulgani saat itu.

"Kita sudah siap menempuh jalur hukum jika perusahaan tidak memberikan solusi," tukasnya.

Untuk waktu aksi demonstrasi, Aka Cholik pastikan bakal digelar dibawah bulan Agustus ini.

"Saya sudah koordinasi bersama Kapolsek dan akan kita segera layangkan pemberitahuan ke Polres. Namun demikian Fakar Lematang tetap membuka ruang diskusi antara masyarakat dan perusahaan untuk mencari solusi terbaik," tambahnya.

Rencana aksi tersebut mendapat dukungan dari mantan presiden mahasiswa tahun 1998-1999, Firdaus Hasbullah SH. Menurut kuasa hukum Pemkab PALI ini bahwa sudah selayaknya perusahaan peduli terhadap lingkungan apalagi perusahaan tersebut melalui banyak pemukiman penduduk.

Dikatakan Firdaus Hasbullah bahwa polusi debu apabila sudah meresahkan maka itu sudah melanggar undang undang, apabila masyarakat menuntut maka pihak perusahaan dapat terkena denda berupa konvensasi yang harus diberikan kepada masyarakat yang dirugikan.

"Memang kalau saat ini belum terlihat dampaknya, namun kedepannya pasti akan muncul masalah kesehatan yang dialami masyarakat yang setiap hari menghirup debu batubara. Dan saya juga bakal turuk;n langsung kelapangan untuk pimpin aksi demo kalau pihak per.k
;.usahaan tidak merespon keluhan masyarakat," tegas tokoh muda Sumsel asli PALI ini.

Sementara itu, pihak perusahaan dalam hal ini Humas PT Servo belum bisa dikonfirmasi.ya, (sn)

0 komentar:

Post a Comment