Pages

Tuesday, July 23, 2019

Nilai Sama Tapi Tak Lolos, Hasil Psikotes Dipertanyakan

PALI, SININEWS.COM - Pengumuman hasil psikotes bagi bakal Calon Kepala Desa (Cakades) yang desanya memiliki lebih dari lima calon Kades pada Pilkades yang dijadwalkan bakal digelar pada 29 Agustus 2019 mendatang yang dikeluarkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Selasa (23/7) mendapat protes dari beberapa bakal Cakades yang menurutnya tidak lolos. 

"Hasil psikotes calon Kepala Desa Tanjung Kurung dengan nilai yang sama tapi rekomendasi berbeda patut di pertanyakan. Diketahui hal itu setelah dicocokan antara milik saya dan sesama bakal Cakades yang direkomendasikan disarankan atau lolos, sementara nilai yang tertera dari IQ 88, itu sama persis dengan milik saya, namun milik saya mendapat rekomendasi tidak disarankan alias gugur," jelas Efendi, salah satu bakal Cakades yang direkomendasikan tidak disarankan kepada media ini melalui pesan whatsapp, Selasa (23/7).

Diakui Efendi bahwa dari jumlah bakal Cakades yang ikuti kontestasi Pilkades di Desa Tanjung Kurung berjumlah enam orang, namun setelah melihat hasilnya, hanya dua orang yang direkomendasikan disarankan. 

"Kami mempertanyakan penilaian psikotes kriterianya seperti apa dari penyelenggara dalam hal ini DPMD, dan kenapa hanya dua orang yang dianggap lolos, itupun salah satu yang lolos nilainya sama dengan milik saya. Padahal syatat maksimal calon Kades lima orang," kata Efendi.

Sama halnya diutarakan Sarkowi yang merasa tidak puas dengan hasil psikotes. "Kami akan datangi DPMD besok pagi untuk mempertanyakan hasil psikotes ini," tandasnya. 

Sebelumnya, A Gani Akhmad Kepala DPMD PALI menyatakan bahwa untuk keputusan hasil Psikotes, DPMD hanya fasilitas penyelenggaraan bukan penentuan kelulusan, yang menentukan kelulusan adalah peserta sendiri atau yang bersangkutan.

"Karena yang bersangkutan yang mengisi dan mereka jugalah yang menjawab pertanyaan penguji," tandasnya. 

Untuk hasil Psikotes, A Gani menerangkan bahwa dari jumlah peserta 59 orang berasal dari 9 desa yang bakal ikuti Pilkades serentak, yang lolos hanya 26 orang. 

"Desa yang miliki calon lebih dari lima orang, maka harus lalui psikotes. Dan hasilnya belum tentu diambil lima orang, tergantung nilai yang ditentukan dari tim penguji yang telah kita datangkan dari Kabupaten Muara Enim," terangnya.(sn)

0 komentar:

Post a Comment