Pages

Wednesday, July 24, 2019

Sungai Bungen Tertutup Sampah, DLH PALI Bakal Tarik Bentor Kalau


PALI, SININews.com -  Pemandangan tidak sedap terlihat dibeberapa sungai yang ada di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) karena sampah berserakan dan menumpuk ditengah sungai tat kala debit sungai tengah surut. Salahsatunya di Sungai Bungen yang membentang Di Desa Tanah Abang Jaya dan Desa Raja Kecamatan Tanah Abang. 

Kondisi ini tentu mengganggu warga yang kebetulan melintas disekitar sungai tersebut, sebab selain merusak pemandangan, juga bau busuk menyengat keluar dari arah tumpukan sampah tersebut. 

Hal ini pun mengundang keprihatinan sejumlah warga, sebab akibat sampah tersebut keindahan sungai jadi hilang. 

"Hilang lenyaplah sudah keindahan sungai dialiran sungai Bungen hulu dan sungai Bungen hilir. Belum ada tanda kesadaran dari masyarakat setempat untuk tidak membuang sampah dialiran sungai," ungkap Bambang, salah satu warga Tanah Abang, Rabu (24/7).

Dirinya juga meminta pemerintahan  desa dan kecamatan ataupun pihak terkait lainnya agar mengambil tindakan atau mencari solusi supaya permasalahan sampah yang menumpuk ditengah sungai bisa diatasi. 

"Kami berharap ada upaya pemerintah mengatasi masalah ini. Terlebih saat penghujan tiba, sampah itu bakal menyumbat aliran air yang berimbas meluapnya sungai Bungen," pintanya. 

Terpisah, Bakrin, Kabid LH pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI menyebut bahwa pihaknya telah meminjam pakaikan satu unit mobil pengangkut sampah, bahkan operasionalnya dibantu. 

Bukan hanya itu, hampir seluruh desa di Kecamatan Tanah Abang telah menerima kendaraan Bentor pengangkut sampah. 

"Untuk apa ada Bentor kalau masih mengeluh dan meminta angkut pada dinas LH terkait sampah yang berada ditengah sungai. Bentor khusus mengangkut sampah, jangan disalahgunakan untuk dipakai selain atasi sampah. Apabila ada disalahgunakan, kami bakal tarik Bentor tersebut untuk dialihkan ke desa lain," tandas Bakrin. 

Sebenarnya diakui Bakrin, sampah tidak akan menumpuk ditengah sungai apabila pemerintah desa menyiapkan TPS atau penampungan sementara, kemudian diangkut Bentor menuju TPA. 

" Terpenting adalah kesadaran masyarakatnya, percuma fasilitas disiapkan tapi masyarakat masih buang sampah sembarangan. Untuk itu, kami mengajak agar jaga lingkungan dari sampah agar bersih dan air dalam sungai tidak tercemar," ajaknya.(sn)

0 komentar:

Post a Comment