Pages

Sunday, August 4, 2019

Aka Cholik Darlin : Pentingnya Kuasa Hukum Desa Agar DD / ADD Tepat Sasaran

PALI, SININEWS.COM - Desa merupakan bagian dari pemerintahan di tingkat yang paling rendah. Tapi, desa memiliki arti dan fungsi yang sangat penting dalam pemerintahan, karena desa merupakan tingkat pemerintahan terendah yang langsung berhadapan dengan masyarakatnya. Desa pun menjadi ujung tombak dalam pelayanan publik, hampir semua aspek yang berkaitan dengan legalitas berawal dari desa.

Dewasa ini keberadaan desa semakin diperhatikan oleh pemerintah pusat. Diantaranya dengan adanya undang-undang no 6 tahun 2014 tentang desa semakin menegaskan kewenangan dan kemandirian desa dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Kemudian diikuti oleh peraturan pemerintah no 43 tahun 2014 tentang peraturan pelaksanaan dari undang-undang No. 6 tahun 2014 tentang Desa. Kemudian peraturan pemerintah No 60 tahun 2014 tentang Dana Desa.

Selanjutnya menteri Dalam Negeri memperjelas kembali dengan mengeluarkan peraturan dalam negeri no. 113 tahun 2014 tentang pengelolaan keuangan desa yang menyempurnakan peraturan sebelumnya.

Anggaran yang diterima oleh desa baik dari APBN, APBD Provinsi maupun APBD kabupaten/kota semakin diperbesar untuk digunakan sesuai dengan peruntukannya guna kepentingan masyarakat, dengan demikian jelas bahwa pemerintahan desa harus benar-benar menerapkan anggaran-anggaran dengan baik dan benar. Tentu sumber daya perangkat desa sangat menentukan dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan desa.

Dengan semakin besarnya anggaran yang didapatkan desa, maka potensi penyalahgunaan wewenang pun menjadi besar pula. Oleh karenanya seorang kepala desa tentu harus benar-benar melakukan kajian terlebih dahulu sebelum pelaksanaan program-programnya terutama yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan.

Maka dengan demikian kekhawatiran terjadinya penyelewengan yang berawal dari kurangnya pemahaman yang yang baik terhadap suatu aturan diperlukan pihak lain yang memiliki kompetensi di dalam bidang hukum tentunya.

Pentingkah Kuasa Hukum Desa?
Advokat atau lebih dikenal dengan istilah pengacara atau penasehat hukum adalah profesi yang dilindungi oleh undang-undang sesuai dengan undang-undang No 18 tahun 2003 tentang advokat, maka advokat adalah salah satu pihak yang dapat digunakan dalam membantu memberikan pemahaman yang baik terkait dengan peraturan perundang-undangan.

Terkait dengan kepentingan desa dalam melakukan pengelolaan keuangan, maka advokat dapat menjadi salah satu solusi dalam meminimalkan penyalahgunaan wewenang dalam penggunaan anggaran pemerintahan desa.

Tentu seorang advokat sesuai dengan UU No. 18 Tahun 2003 Bab I pasal 1 dapat memberikan jasa hukum yang berarti memiliki kewenangan untuk memberikan konsultasi hukum, bantuan hukum, menjalankan kuasa, mewakili, mendampingi, membela dan melakukan tindakan hukum lain untuk kepentingan hukum klien. menjadi rujukan betapa pentingnya pemerintahan desa memiliki penasehat hukum sebelum terjadi sesuatu yang tidak diharapkan oleh semua pihak.

Maka  penasehat hukum dapat dijadikan salah satu solusi untuk meningkatkan sumber daya aparatur pemerintahan desa dalam memahami setiap peraturan-peraturan yang terkait dengan pengelolaan pemerintahan desa termasuk didalamnya peraturan tentang pengelolaan keuangan pemerintahan desa. 

Atas dasar itulah, Aka Cholik Darlin, Ketua Umum Himpunan masyarakat Lematang ( 
Fakar Lematang) yang juga tergabung dalam Kantor Hukum AGFN Sumsel itu menyarankan agar desa-desa dalam wilayah Bumi Serepat Serasan memiliki penasihat hukum. 

"Tujuannya agar sasaran DD/ADD yang diterima desa-desa dalam Kabupaten PALI tepat sasaran sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sebagai contoh pembangunan insfratruktur desa di lahan hibah atau penggunaan serta pemeliharaan asset desa yang saat ini masih terkesan belum tersusun dengan baik," ujar Aka Cholik. (sn/acd)

0 komentar:

Post a Comment