Pages

Tuesday, September 10, 2019

Meski Jadi Tercepat Turunkan Angka Kemiskinan, Bupati PALI Sebut Tingginya Angka Kemiskinan dan Rendahnya IPM Dampak Masa Lalu

PALI, SININEWS.COM - Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Heri Amalindo akui bahwa menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten PALI menjadi yang tercepat dalam menurunkan angka kemiskinan dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di 17 kabupaten/kota dalam provinsi Sumatera Selatan.

Hal itu dikatakan orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan belum lama ini. Menurut Bupati bahwa memang dari data BPS angka kemiskinan di PALI tahun 2015 sebesar 14,88 persen turun menjadi 14,26 persen di tahun 2016.

"Namun tahun 2017 naik kembali menjadi 14,53 persen. Itu akibat dampak adanya PHK pada perusahaan dan turunnya harga karet," ungkap Bupati.

Namun selanjutnya, di tahun 2018 Bupati menyebut bahwa angka kemiskinan berhasil diturunkan kembali menjadi  13,81 persen.

"Angka kemiskinan di PALI saat ini menduduki peringkat ke tujuhbelas yaitu 63,49 persen," tukasnya.

Namun demikian, Bupati menyatakan bahwa penurunan angka kemiskinan dan peningkatan IPM, PALI menjadi yang tercepat di provinsi Sumatera Selatan.

"Yang harus kita pahami adalah tingginya angka kemiskinan dan rendahnya IPM merupakan dampak masa lalu sebelum pemekaran," pungkas Bupati. (sn)



PALI,SININEWS.COM - Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Heri Amalindo akui bahwa menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten PALI menjadi yang tercepat dalam menurunkan angka kemiskinan dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di 17 kabupaten/kota dalam provinsi Sumatera Selatan.

Hal itu dikatakan orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan belum lama ini. Menurut Bupati bahwa memang dari data BPS angka kemiskinan di PALI tahun 2015 sebesar 14,88 persen turun menjadi 14,26 persen di tahun 2016.

"Namun tahun 2017 naik kembali menjadi 14,53 persen. Itu akibat dampak adanya PHK pada perusahaan dan turunnya harga karet," ungkap Bupati.

Namun selanjutnya, di tahun 2018 Bupati menyebut bahwa angka kemiskinan berhasil diturunkan kembali menjadi  13,81 persen.

"Angka kemiskinan di PALI saat ini menduduki peringkat ke tujuhbelas yaitu 63,49 persen," tukasnya.

Namun demikian, Bupati menyatakan bahwa penurunan angka kemiskinan dan peningkatan IPM, PALI menjadi yang tercepat di provinsi Sumatera Selatan.

"Yang harus kita pahami adalah tingginya angka kemiskinan dan rendahnya IPM merupakan dampak masa lalu sebelum pemekaran," pungkas Bupati. (sn)

0 komentar:

Post a Comment