Dada Remaja Asal Talang Bulang Bolong, Hal Ini Penyebabnya

PALI,SININEWS.COM - Randi anak pasangan Tatang dan Leka warga Desa Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini terbaring lemah, dan kalau pun beraktivitas hanya bisa duduk diatas kursi lantaran dibagian dadanya terlihat lubang menganga serta dibagian belakang punggungnya, tulang belakang menonjol keluar karena menurut keluarganya didiagnosa dokter mengalami tumor jinak serta tulang belakangnya sudah terjepit.

Akibat penyakit tersebut, Randi yang baru beranjak remaja yakni baru masuk usia 17 tahun yang saat ini tercatat masih salah satu siswa di kelas X SMAN 6 Talang Ubi tersebut tidak bisa lagi melanjutan pendidikan disekolahnya.

Dari pengakuan Randi, penyakitnya tersebut sudah menjalar sejak satu tahun terakhir ini. Dimana awalnya, hanya sebuah benjolan mirip bisul dibagian dadanya.

Namun ketika benjolan pecah, membentuk lubang yang nyaris memperlihatkan isi dalam dada remaja tersebut dan hingga kini tak kunjung sembuh.

"Kala itu aku masih sekolah meski ada luka menganga di dada, tetapi sejak tiga minggu ini, aku kesulitan untuk berjalan. Kalau pun berjalan, tidak bisa jauh dan pinggang terasa sakit, yang memaksa aku tidak bisa bersekolah lagi," ujar Randi.

Dan belakangan ini, diakui Randi luka serupa bertambah lagi, tetapi belum separah seperti luka yang lama.

"Kalau sakit tidak aku rasakan dibagian luka yang bolong ini, tapi aku tutup pakai kain karena banyak lalat dikhawatirkan luka ini terjadi infeksi. Pernah dibawa ke rumah sakit, namun tidak dirawat, karena kata dokter hanya tumor jinak," katanya.

Pengakuan Randi dibenarkan Ibu kandungnya, Leka. Menurutnya pemerintah kabupaten PALI pernah membantu melalui Dinas Sosial dengan memberikan paket Sembako serta dari Dinkes juga telah memfasilitasi Randi saat dibawa ke rumah sakit.

"Saat ini kami hanya pasrah karena ketiadaan biaya, sebab saat masih baru terjangkit, kami pernah bawa Randi untuk lakukan operasi di salah satu rumah sakit swasta, dimana saat itu tidak sedikit kami mengeluarkan biaya, tetapi malah tambah parah," ungkap Leka.

Beruntung ada tim Public Safety Center ( PSC 119 ) dari Dinkes PALI yang datang disaat keluarga Randi nyaris putus asa, sebab harapan untuk sembuh dikatakan Leka masih ada setelah dr Zamir, kepala Puskesmas Talang Ubi yang datang bersama tim PSC 119 meyakinkan bahwa putranya bisa disembuhkan tetapi melalui proses pengobatan rutin.

"Alhamdulillah tadi sore (Rabu), dr Zamir dan tim PSC datang memeriksa anak kami, dan Randi disarankan dokter untuk datang ke Puskesmas Talang Ubi dua hari kemudian dengan diantar bidan desa. Kami berharap besar anak bungsu kami ini bisa sembuh dan bisa bersekolah kembali," harap Leka.

Sementara itu, dr Zamir menyebut bahwa luka Randi diduga akibat infeksi dan perlu penanganan medis secara rutin.

"Untuk luka dibagian dada, insyaallah kami bisa tangani, namun butuh proses. Tetapi untuk tulang belakang yang terjepit, harus dilakukan operasi, dan rumah sakit yang bisa lalukan operasi tersebut harus ke Palembang," terang dr Zamir

Atas kejadian tersebut, dr Zamir mengimbau warga agar tidak menyepelekan benjolan mirip bisul.

"Harus berhati-hati apabila dibagian tubuh kita terdapat benjolan mirip bisul. Segeralah periksakan ke dokter atau puskesmas terdekat, karena kalau dibiarkan atau salah penanganan bisa saja terjadi seperti yang dialami Randi," sarannya. (sn)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts