Wujudkan Sekolah Ramah Anak, DPPKBPPPA PALI Lakukan Koordinasi Lintas Sektoral

PALI -- Implementasikan pengembangan Kabupaten Layak Anak (KLA) di wilayah Bumi Serepat Serasan, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lakukan pertemuan lintas sektoral, Senin (3/2/2020) di kantor DPPKBPPPA, Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi.

Pada pertemuan lintas sektoral ini, DPPKBPPPA PALI mengajak seluruh pihak terkait untuk mewujudkan Sekolah Ramah Anak (SRA) agar pemenuhan hak atas anak bisa diberikan secara maksimal. 

Dikatakan Yenni Nopriani, Kepala DPPKBPPPA PALI bahwa instansinya mempunyai peran dalam mendorong pihak-pihak terkait untuk mewujudkan suatu kondisi sekolah atau lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, sehat, ramah dan menyenangkan. 

"SRA sangat penting bagi anak. Sebab 8 jam lebih anak berada di lingkungan sekolah setiap hari sehingga menjaga dan melindungi anak harus diprioritaskan semua unsur secara bersama-sama dari pihak sekolah, dan bila perlu harus lakukan kerjasama dengan orang tua, dunia usaha, LSM maupun alumni sekolah," ujar Yenni. 

Ditambahkan Yenni bahwa tujuan pertemuan itu dalam rangka menyamakan visi misi serta koordinasi dalam pencapaian terbentuknya SRA.

"Tujuan dari SRA ini adalah memberi ruang bagi anak untuk berpartisipasi terutama dalam perencanaan kebijakan, pembelajaran, pengawasan dan  mekanisme pengaduan di lingkungan sekolah sesuai dengan usia dan tingkat kematangan anak," tukasnya. 

Adapun hasil yang diharapkan terbentuknya SRA dijabarkan Yenni adalah terwujudnya sekolah yang aman dan menyenangkan bagi peserta didik yang bebas dari kekerasan yang dilakukan sesama peserta didik atau tenaga pendidik.

"Juga terbentuk perilaku pendidik dan tenaga pendidik yang berprespektif anak. Penerapan disiplin  positif yang membantu anak untuk berpikir dan bertindak benar untuk anak yang dianggap melalaikan kewajibannya bukan sanksi atau hukuman yang selama ini dilakukan. Selain itu meningkatkan partisipasi peserta didik dalam proses pembelajaran dan dalam pengambilan keputusan di sekolah," terangnya. (sn) 


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers


Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts