Istri Kaget Temukan Suami Tewas Tergantung

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Meigi Yanti, warga Talang Jawa, Kelurahan Pasar Tanjung Enim sangat terkejut saat mengetahui sang suami Wahyudi Irfan (33) sudah dalam keadaan tidak bernyawa tergantung di ruang makan rumahnya pada, Kamis (07/05/2020) sekitar pukul 09.00.

Dijelaskan Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra S.H., S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Lawang Kidul AKP Azizir Alim SH MM, pihaknya membenarkan adanya peristiwa gantung diri di wilayah hukum Polsek Tanjung Enim.

Dijelaskan Kapolsek, peristiwa gantung diri diketahui pertamakali oleh istri korban Meigi Yanti yang hendak menuju ke Ruang makan. Terkejutnya sang istri saat melihat korban sudah dalam keadaan tergantung dengan menggunakan tali Tambang dan dalam keadaan meninggal dunia.

Melihat peristiwa tersebut, Meigi Yanti langsung  menjerit minta tolong. Tudak lama, tetangga dekat rumah korban, Tanti, langsung kerumah korban bersama warga sekitar untuk melakukan pertolongan terhadap korban yang tergantung.

Menurut Kapolsek, barang bukti di temukan di TKP adalah Tali Tambang warna orange dengan panjang 3 meter, 1 buah pisau Carter warna orange, 1 stel baju korban pada saat melakukan gantung diri.

“Saat kami ke TKP, Keadaan korban masih tergantung dengan posisi leher korban terikat tali tambang warna orange dan tergantung di atap kayu diruang makan di dalam rumah korban,” ujar Kapolsek.

Selain itu, lanjut Kapolsek, TKP merupakan rumah orang tua korban. Dan pada saat itu korban hanya menggunakan celana pendek warna hijau bermotif abu - abu dan menggunakan baju kaos oblong bermotif loreng.

Saat korban di turunkan, pihak Puskemas Lawang Kidul melakukan pemeriksaan fisik. Didapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. terdapat luka leher akibat jeratan tali. Dikemaluan korban mengeluarkan Cairan sperma dan di dubur korban mengeluarkan kotoran.

“Tidak di temukan adanya tanda tanda akibat kekerasan di sekujur tubuh korban,” tambah Kapolsek.

Berdasarkan keterangan sang istri, korban selama ini sering melamun . Kuat dugaan korban mengalami depresi akibat korban sudah tidak bekerja lagi dan memiliki masalah ekonomi. Pihak keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban. Dan akan langsung dimakamkan.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts