Jembatan Pandan Tahun Ini Rampung, Dewan PALI Pantau Proses Pengerjaan

PALI -- Pembangunan jembatan penghubung antara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan Kabupaten Muara Enim yang membentang melintasi Sungai Lematang letaknya di Desa Pandan Kecamatan Tanah Abang  yang saat ini telah dimulai kembali pengerjaannya dipinta masyarakat setempat untuk dirampungkan tahun ini. 

Sebab, jembatan tersebut sangat dinanti masyarakat sebagai pendukung dalam beraktivitas. Terlebih banyak warga Pandan memakamkan jenazah anggota keluarga yang meninggal di seberang sungai Lematang, yang saat ini menggunakan perahu sebagai akses menuju seberang.

Agar hasil serta kualitas bangunan sesuai harapan suatu proyek, Dewan Perwalian Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI melalui Komisi II terus rutin turun kelapangan memantau proses pengerjaan.

"Kami sengaja turun ke beberapa lokasi proyek, salah satunya proyek jembatan di desa Pandan untuk mengetahui secara langsung proses pekerjaan. Dan mengingatkan dinas terkait untuk melakukan pengawasan secara rutin," kata Mulyadi STP, ketua komisi II DPRD PALI didampingi anggota komisi II, Apias, Saiful Hamid dan Irwanto.

Ditambahkan Mulyadi bahwa jembatan yang berada di desa Pandan tersebut sudah sejak tahun 2017 dikerjakan secara bertahap melalui APBD PALI.

"Tahun ini tahap terakhir dan mudah-mudahan akhir tahun ini bisa digunakan untuk mempermudah masyarakat beraktivitas. Karena selama ini penghubung dua daerah itu menggunakan perahu untuk menyeberang sungai Lematang," tukasnya. 

Sementara itu, Hilmansyah Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten PALI menjelaskan bahwa pembangunan jembatan Pandan dilakukan empat tahap. 

"Tahap akhir ini ditargetkan selesai tanggal 19 Desember 2020 dengan pagu anggaran sebesar Rp 19,6 M. Untuk akses jalan di seberang, yakni daerah Talang Nangka, kita akan koordinasi dengan Pemkab Muara Enim. Tetapi saat ini akses jalan diseberang sudah ada, hanya saja kapasitasnya untuk kendaraan roda dua," terang Hilmansyah. (sn/ril
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts