Ada Aturan Asimilasi, Lapas Muara Enim Jadi Sedikit Lega

MUARA ENIM, SININEWS.COM
Dengan diberlakukannya Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19, Lembaga Pemasyarakatan Muara Enim jadi sedikit lega.

Pasalnya, terhitung bulan Juli 2020, sudah sebanyak 138 WBP di Lapas Muara Enim menjalani asimilasi sesuai dengan Keputusan Kembkum HAM. Hal ini dikatakan Kepala Lapas Muara Enim, Herdianto dihadapan wartawan, Rabu (15/07/2020).

“Dengan keputusan Kemenkumham jumlah WBP saat ini berkurang yang sebelumnya mencapai 1.000 lebih saat ini sudah berkurang menjadi 998 orang. Dan jumlah ini sedikit membuat lega kita sebagai petugas pengamanan yang jumlahnya jauh dari kata ideal dengan jumlah penghuni saat ini,” ujarnya.

Dijelaskannya, saat ini dari 998 WBP pemghuni lapas, 856 merupakan warga binaan yang sedang menjalani masa hukuman, 142 tahanan, 1 orang napi teroris, 30 orang wanita dan 14 anak anak. “Sementara, kapasitas ideal untuk Lapas adalah 486 orang. Dimana 1 petugas menjaga 11 WBP,”tambahnya.

Untuk saat ini, lanjut Herdianto, pihak Lapas tidak menerima tahanan titipan baik dari Kejaksaan maupun Kepolisian. “Ini tujuannya untuk memperkecil kemungkinan tertularnya virus covid-19 di dalam Lapas karena kita tidak tau kondisi tahanan yang dititipkan,” ujarnya.

Selain itu, untuk menjaga kondusifitas didalam Lapas yang ober kapasitas, pihak Lapas melakukan pendekatan kekeluargaan, tidak melakukan diskriminasi antar WBP, juga melakukan pendekatan spiritual. “Ini upaya kita agar situasi di dalam Lapas aman dan terkendali,” tambahnya.

Perlu diketahui, dominasi WBP penghuni Lapas Muara Enim adalah kasus Narkoba yang mencapai 60 persen penghuni. Salam satu kamar idealnya dihuni oleh 12 WBP, namun saat ini karena kondisi ober kapasitas makan dihuni 25-30 WBP. “Dan dengan adanya asimilasi ini kita sangat terbantu,” terangya lagi.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts