Ditengah Pandemi Covid19, Puluhan TKA China Banjiri PLTU Sumsel 1 Desa Tanjung Menang


Foto : Puluhan TKA asal China mengantri pemeriksaan di PLTU Sumsel#1,minggu 27/9/20

MUARA ENIM, SININEWS.COM – Sebanyak 38 OrangTenaga Kerja Asing (TKA) asal China kembali masuk Indonesia untuk dipekerjakan di Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PT.SGLPI di Desa Tanjung Menang Kecamatan Rambang Niru Kabupaten Muara Enim, minggu (27/9/20)

Kedatangan puluhan TKA China itu sempat memicu kemarahan warga setempat dengan melakukan penghadangan dua bus pengangkut 38 orang pekerja asal negeri tirai bambu sekira pukul 02.00 wib dini hari

“semalam itu warga Desa Belimbing Jaya yang melakukan penyetopan (diberhentikan) bus pengangkut pekerja china, kemudian kami dapat kabar dari mereka hingga kami bergerak memantau kelokasi” jelas Nurul selaku Tokoh Masyarakat Desa Tanjung Menang saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon 

Kedatangan pekerja asal china itu sempat direkam warga menggunakan ponsel hingga viral dibeberapa media sosial yang menunjukan kedatangan TKA China

SIMAK VIDEO LENGKAPNYA KLIK DIBAWAH

Sementara itu, Usai kejadian unsur tripika dan Kecamatan Rambang Niru Fredy Febriansyah pagi tadi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) kelokasi di PLTU Sumsel #1 PT.SGLPI dengan meminta beberapa dokumen TKA seperti Paspor,Visa hingga hasil Swab tes dari negara asal pekerja

“ya kami menerima laporan ada mobilisasi TKA asal China sekitar pukul satu malam sebanyak 38 orang dan hari ini kami melakukan sidak untuk meminta dan konsultasi dengan pihak perusahaan apa tujuan kedatangan mereka dan memeriksa kelengkapan dokumen” jelas Fredy 

Dari hasil Sidak 38 orang TKA china diklaim merupakan tenaga kerja ahli mulai dari Enginering, Petugas Laboratorium dan kedatangannya juga untuk mendidik tenaga kerja lokal yang nantinya akan dipekerjakan di PLTU Sumsel #1, senin (28/9/20)

Terpisah, Joel selaku Penerjemah Mandarin sekaligus Humas PT.SGLPI PLTU Sumsel #1 mengatakan telah melakukan rapat bersama dengan unsur tripika kecamatan Rambang Niru dan Kecamatan Belimbing, pihaknya juga mengklaim jika dokumen para pekerja asal China sudah lengkap 

“Berdasarkan ini kan Surat-surat kita lengkap dan itu kita kedepannya akan ajukan juga ke departemen masing-masing terkait dengan masuknya tenaga kerja asing” 

Dalam rapat tersebut salah satunya pihak perusahaan akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Disnaker, Pihak Kepolisian ,Kepala Desa setempat serta Bupati. Hingga saat ini TKA asal China itu masih menjalani Isolasi mandiri didalam lingkungan perusahaan selama dua pekan

“Standar Protokol Kesehatan Perusahaan mewajibkan para pekerja untuk isolasi dan kembali melakukan Swab tes walau sebelumnya sudah dilakukan di negara mereka, itu semua tenaga ahli ya” lanjut Joel 

Sebagian masyarakat sekitar tambang PLTU Sumsel #1 sangat menyayangkan ditengah pandemi Covid-19 dan masih banyaknya warga pribumi yang butuh pekerjaan ada puluhan tenaaga kerja asing (TKA) Asal China yang masuk untuk bekerja (sn/tau)

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts