Kesal Terhadap Pertamina Adera, Warga Tanam Pisang di Jalan Rusak


PALI. SININEWS.COM --  Warga Talang Kampai dusun IV desa Benuang kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ramai-ramai menanam pisang pada titik jalan desa mereka yang rusak. Aksi tersebut menurut warga setempat adalah bentuk kekesalan terhadap perusahaan Migas PT Pertamina EP Asset Adera Field yang dinilainya hanya numpang melintas untuk menuju sumur minyak milik perusahaan plat merah itu yang tidak jauh dari desa tersebut.


"Selain dilalui perusahaan, jalan Kampai ini juga merupakan akses perekonomian masyarakat sekitar, jika jalan ini rusak, maka aktivitas masyarakat akan terganggu, terutama saat mengeluarkan hasil tani," keluh Burlian, salah satu warga setempat, Kamis (26/11).

Padahal dikatakan Burlian bahwa desa tersebut masih wilayah kerja perusahaan Migas yang masih aktif. 

"Setiap hari kendaraan perusahaan melintas di jalan desa kami, namun mereka mengabaikan kepentingan umum dan terkesan hanya numpang lewat," tukasnya.


Sementara itu, Hairillah anggota DPRD Kabupaten PALI dari fraksi PDI-P yang yang saat itu meninjau langsung ke lokasi, meminta agar hadirnya perusahaan Migas terutama milik negara disuatu wilayah, dapat berdampak positif bagi masayarakat sekitar dan dapat membantu daerah.

"Perusahaan ini sudah puluhan tahun berada dan beroprasi wilayah Talang Kampai, seharusnya sudah banyak dampak positif yang dirasakan masyarakat dengan keberadaan perusahaan Migas, apalagi perusahaan BUMN. Seharusnya lebih besar dampaknya untuk masyarakat," ucapnya. 

Sebagai wakil rakyat, dirinya akan berusaha untuk memperjuangkan keinginan masyarakatnya, terhadap keberadaan perusahaan Migas yang beroprasi diwilayah tersebut.

"Saat keinginan atau harapan masyarakat terkait keberadaan perusahaan plat merah tersebut tidak sesuai, atau bahkan malah merugikan masyarakat, wajar jika ada bentuk protes sebagai orang awam dari masyarakat," tambahnya 

Terpisah, Nursella Humas Pertamina Adera mengaku bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala desa untuk membantu perbaikan jalan di Talang Kampai. 

"Sebelum ditanam pisang, kami sedang koordinasi dengan pak Kades untuk perbaikan dan saat ini sedang menunggu alatnya yang masih digunakan di Desa Panta Dewa," terang Nursella. (sn/perry)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers


Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts