Memahami Pepatah 'MECAH BAKE'



gambar. ilustrasi 

PALI. SININEWS.COM -- MECAH BAKE merupakan pepatah barai (lame),  pada akhir-akhir ini sudah jarang didengar atau dipakai dalam komunikasi di Desa Tempirai Raya. 


MECAH BAKE biasa diucapkan oleh orang tua atau dituakan kepada anaknya dalam suasana dan keadaan yang syahdu, hening dan penuh makna seperti malam tandang penganten, nasehat/khotbah pernikahan atau waktu khusus yang intinya waktu yang spesial untuk memberikan nasehat kehidupan kepada anak, pasangan suami istri atau kepada cucunya untuk mengarungi lautan kehidupan. Atau sering juga diucapkan oleh masyarakat yang mengomentari atas capaian prestasi  gemilang dari seseorang yang sangat fantastis sebagai bentuk apresiasi kekagumannya.

Jadi pepatah MECAH BAKE selalu digunakan dalam memaknai yang berhubungan dengan yang positif.

Secara filosofi MECAH BAKE mengandung makna pemberian motivasi/dorongan untuk mengukir prestasi GEMILANG yang ISTIMEWA dengan loncatan besar yang melampaui batasan kewajaran. 

Contoh : Anak seorang petani karet berprestasi jadi dokter, Kapolres, Dandim, Bupati atau Gubernur bahkan Presiden. Pokoknya keluar meningkat yang lebih baik dari kelas kehidupan dari kehidupan orang tuanya.

Secara harfiah MECAH BAKE mengandung makna kekaguman atas loncatan perubahan atau terjadi capaian prestasi besar yang terjadi dalam kehidupan seseorang, yang kebanyakan orang menganggap capaian itu sesuatu keajaiban karena diasumsikan capaian prestasi itu sulit atau tidak mungkin  dicapai, tetapi capaian prestasi itu bisa dicapai orang tersebut.

Jadilah generasi MECAH BAKE merupakan narasi motivasi dan ajakan kepada generasi muda Tempirai Raya yang masih terbentang luas harapan hidupnya untuk mengukir prestasi yang gemilang dan istimewa.

Hambatan terbesar untuk jadi generasi MECAH BAKE adalah tidak sedikit orang sanggup menantang dirinya sendiri (challenge), keluar dari zona nyaman (comport zone). 

Maka generasi MECAH BAKE merupakan hasil dari suatu proses mengubah sikap mental dari zona nyaman ke sikap yang selalu memberikan tantangan kepada diri sendiri yang dianggap orang lain tidak mungkin menjadi mungkin, melewati proses ujian ketahanan mental menghadapi cobaan, rintangan, hambatan dan halangan yang besar sekalipun tidak mundur dan pantang menyerah sebelum terwujud yang dicita-citakan.

'Jadilah generasi MECAH BAKE'

(penulis tim MPPDT) 
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers


Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts